Diktat EAGLE Layout Editor ver 6.5.
BAB I
PENGENALAN EAGLE LAYOUT EDITOR
Pendahuluan
EAGLE merupakan singkatan dari Easily Aplicable Graphic Layout Editor. Merupakan software yang
dikembangkan oleh Cadsoft Computer USA ([Link] Software ini banyak digunakan
sebagai alat bantu untuk mendesain skema rangkaian elektronika dan PCB (Printed Circuit Board).
Fitur dan database komponen yang lengkap dan mudah menjadikannya sebagai salah satu software
yang populer di kalangan akademisi maupun praktisi.
Software
ini
pun
dapat
di-download
secara
gratis
maupun
berbayar
di
[Link] . Versi terbaru saat tulisan ini dibuat adalah versi 6.5.0.
Setelah men-download, anda dapat menggunakan versi yang gratis (freeware) dan sudah sangat cukup
untuk keperluan pembelajaran dan perancangan skema rangkaian dan PCB.
Fitur EAGLE
Untuk versi gratis/light edition, berikut fiturnya :
-
Ukuran PCB hanya sampai 100 x 80mm (4x3.2 inc)
Maksimum dua lapis jalur rangkaian sinyal (atas dan bawah)
Pada Schematic Editor hanya bisa mendesain satu sheet saja (akan dijelaskan di bab berikutnya).
Memulai EAGLE
Untuk memulai menggunakan EAGLE, ikuti langkah sebagai berikut (penulis menggunakannya pada OS
Windows XP) :
1. Start > All Program Program > EAGLE Layout Editor 6.5.0 > EAGLE 6.5.0 > OK. Maka akan
muncul jendela sebagai berikut :
Gambar 1.1 Tampilan awal EAGLE Layout Editor versi 6.2.0
Copyright Deni Kurnia 2014 Politeknik Enjinering Indorama
Diktat EAGLE Layout Editor ver 6.5.0
2. Buat Project Baru dengan cara klik File > New > Project
Gambar 1.2 Tampilan membuat project baru
3. Secara default, EAGLE akan membuat folder dengan nama New Project. Folder ini dapat diubah
dengan cara klik kanan > Rename. Lalu ubah dengan nama Latihan1 misalnya.
Gambar 1.3 Tampilan mengubah folder New_Project
4. Buat skema baru dengan cara klik kanan di folder latihan1 > New > Schematic
Gambar 1.4 Tampilan membuat skema baru
Copyright Deni Kurnia 2014 Politeknik Enjinering Indorama
Diktat EAGLE Layout Editor ver 6.5.0
Maka akan muncul tampilan sebagai berikut :
Gambar 1.5 Tampilan schematic editor
Keterangan :
1. Toolbar
2. Menu utama
3. Area penempatan komponen/skema
4. Command Bar
Berikut keterangan toolbar beserta fungsinya pada schematic editor :
A
A1
C1
E1
G1
I1
B1
D1
F1
H1
Copyright Deni Kurnia 2014 Politeknik Enjinering Indorama
J1
Diktat EAGLE Layout Editor ver 6.5.0
Keterangan :
A : SHOW -> untuk menampakkan hubungan jalur yang dipilih
B : MARK -> untuk menentukan tanda/batasan di area gambar
C : COPY -> untuk menyalin komponen
D : ROTATE -> untuk memutar komponen 90 derajat
E : CHANGE -> untuk mengubah properties komponen/elemen
F : ADD -> untuk menambah komponen/elemen kedalam area schematic
G : REPLACE -> untuk menimpa komponen lama dengan yang baru
H : VALUE -> untuk mengubah nilai komponen
I : MITER -> untuk mengubah sudut siku menjadi tumpul/bulat
J : INVOKE -> untuk menambahkan bagian power/ground seperti pada IC/Linier
K : TEXT -> untuk memberikan tulisan/text pada skema rangkaian
L : ARC -> untuk menggambar arc (busur lingkaran)
M : POLYGON -> untuk menggambar obyek/bidang seperti kotak, dll. pada lembar kerja
N : NET -> untuk membuat jalur/garis penghubung antar komponen yang akan diberi power
supply dan menggunakan ERC (Electronic Rule Check)
O : LABEL -> untuk memberikan label pada masing-masing komponen
P : DIMENSION -> untuk menambahkan ukuran pada schematic
Q : ERRORS -> untuk menampilkan kesalahan yang ditemukan saat menggunakan ERC
R : INFO -> untuk menampilkan dan memodifikasi properties komponen yang dipilih
S : LAYER SETTINGS -> untuk mengubah/menentukan layer yang dipakai/aktif.
T : MOVE -> untuk memindahkan komponen
U : MIRROR -> untuk membalik komponen posisi 180 derajat
V : GROUP -> untuk mengelompokkan komponen menjadi satu grup
W : PASTE -> untuk menempel komponen setelah perintah copy
X : DELETE -> untuk menghapus komponen
Y : PINSWAP -> untuk menukar pin atau pad
Z : GATESWAP -> untuk menukar gates yang sama pada skema
A1 : NAME -> untuk mengubah nama tiap komponen
B1 : SMASH -> untuk mengedit posisi/rotasi label dan value pada komponen
C1 : SPLIT -> untuk mengedit/mengubah posisi wire/polygon
D1 : WIRE -> untuk membuat jalur/garis penghubung antar komponen
E1: CIRCLE -> untuk membuat obyek lingkaran
F1 : RECT -> untuk membuat obyek persegi
G1 : BUS -> untuk membuat jalur bus
H1 : JUNCTION -> untuk menempatkan titik perpotongan pada wire
I1 : ATTRIBUTE -> untuk menentukan atribut pada part
J1 : ERC -> singkatan dari Electrical Rule Check
Copyright Deni Kurnia 2014 Politeknik Enjinering Indorama
Diktat EAGLE Layout Editor ver 6.5.0
BAB 2
PEMBUATAN SKEMA DENGAN SCHEMATIC EDITOR
2.1 Menambahkan komponen pada skema
Tujuan utama pada langkah ini adalah menempatkan komponen pada lembar kerja kemudian
menyusunnya menjadi suatu rangkaian utuh. Adapun langkahnya adalah sebagai berikut :
1.
2.
3.
4.
5.
Klik Edit>Add (bisa juga dilakukan dengan menekan tombol add pada sidebar)
Pilih komponen yang akan dipakai, misalnya resistor.
Klik dua kali (double click) untuk menempatkan komponen.
Klik Edit>Stop command
Selesai (lihat gambar 2.1 dan 2.2)
Gambar 2.1 Langkah awal memasukkan symbol komponen ke bidang kerja
Gambar 2.2 Tampilan saat memasukkan symbol resistor ke bidang kerja
Copyright Deni Kurnia 2014 Politeknik Enjinering Indorama
Diktat EAGLE Layout Editor ver 6.5.0
2.2 Menambahkan Catu Daya/Power Supply dan Ground
Power supply diperlukan saat akan melakukan pengecekan rangkaian schematic melalui perintah ERC,
apakah terdapat error atau tidak. Selain itu juga berfungsi untuk memudahkan penempatan ground agar
berada pada satu blok rangkaian saat mengubah rangkaian schematic menjadi board. Untuk lebih
jelasnya lakukan langkah sebagai berikut :
1.
2.
3.
4.
5.
Edit>Add
Pilih supply1
Pilih misalnya +5V
Tempatkan pada jalur yang memerlukan supply tegangan (lihat gambar 2.4)
Untuk menambahkan ground klik Add > supply1>GND
Gambar 2.3 Tampilan saat memasukkan komponen supply ke bidang kerja
Gambar 2.4 Tampilan saat komponen supply ke rangkaian schematic
Copyright Deni Kurnia 2014 Politeknik Enjinering Indorama
Diktat EAGLE Layout Editor ver 6.5.0
2.3 Menambahkan Frame
Frame biasanya digunakan pada schematic diagram. Frame berisi informasi pembuat gambar, tanggal,
revisi, dll. Dengan frame maka dokumentasi gambar menjadi lebih rapih dan tertib. Untuk
menambahkan frame lakukan langkah sebagai berikut :
1. Edit>Add
2. Frame>A4P-LOC
3. klik dua kali/double click
Gambar 2.5 Tampilan saat memasukkan frame ke bidang kerja
2.4 Menambahkan Teks/Text
Teks diperlukan untuk memberikan keterangan tambahan baik pada schematic maupun board. Caranya,
lakukan langkah sebagai berikut :
1. Klik icon text pada sidebar menu
2. Tulis text yang akan dibuat, klik OK.
Gambar 2.6 Tampilan saat memasukkan text ke bidang kerja
Copyright Deni Kurnia 2014 Politeknik Enjinering Indorama
Diktat EAGLE Layout Editor ver 6.5.0
2.5 Menambahkan Nilai pada Komponen
Pada schematic diagram, kadang suatu komponen perlu diberi nilai, misalnya resistor 1 K Ohms. Untuk
menambahkan nilai pada komponen, lakukan langkah sebagai berikut :
1. Klik icon value (lihat gambar 2.7)
2. Klik komponen yang akan diberi nilai>OK
Gambar 2.6 Tampilan icon value untuk menambahkan nilai pada komponen
Gambar 2.7 Tampilan saat menambahkan nilai pada komponen
2.6 Menggeser, Memutar dan Menghapus Komponen
Langkahnya untuk menggeser dan memutar komponen adalah sebagai berikut :
1. Klik icon Move button pada sidebar menu
2. Klik kiri komponen lalu geser sesuai dengan keperluan
3. Klik kanan untuk memutar
Gambar 2.8 Tampilan saat menggeser dan memutar komponen
Adapun langkah untuk menghapus komponen adalah sebagai berikut :
1. Klik icon Delete
2. Pilih komponen yang akan dihapus
3. Klik kiri, maka komponen akan terhapus
Copyright Deni Kurnia 2014 Politeknik Enjinering Indorama
Diktat EAGLE Layout Editor ver 6.5.0
Gambar 2.9 Tampilan untuk menghapus komponen
2.7 Menggunakan Perintah Group
Perintah group berguna saat akan memindahkan atau menyalin seluruh maupun sebagian komponen
pada rangkaian schematic yang dipilih. Adapun langkahnya adalah sebagai berikut :
1. Klik icon Group
2. Klik kelompok komponen yang akan dipilih (lihat gambar 2.10)
3. Klik kanan , Move Group kalau mau memindahkan semua rangkaian schematic
Gambar 2.10 Tampilan menggunakan perintah Group
2.8 Menggunakan Perintah Net
Perintah net sama halnya dengan line, perbedaannya ketika mengunakan net, maka pada perpotongan
rangkaian akan otomatis membentuk junction, berbeda dengan line yang harus membuat junction
manual. Lihat gambar 2.11
Perintah Line
Perintah Net
Gambar 2.11 Tampilan penggunaan perintah net
Copyright Deni Kurnia 2014 Politeknik Enjinering Indorama
Diktat EAGLE Layout Editor ver 6.5.0
Untuk menggunakan perintah net lakukan langkah sebagai berikut :
1. Klik icon net
2. Klik ujung kaki komponen, lalu sambungkan ke ujung kaki komponen yang lainnya sehingga
membentuk rangkaian yang diinginkan
Contoh rangkaian utuh hasil perintah net terdapat pada gambar 2.12:
Gambar 2.12 menghubungkan komponen dengan penggunaan perintah net
2.9 Menggunakan Electrical Rule Check (ERC)
ERC merupakan fasilitas untuk memeriksa apakah ada jalur yang error pada skema rangkaian, misalnya
jalur tidak tersambung ke komponen, ada jalur yang short (terhubung singkat), dll. Langkahnya adalah
sebagai berikut :
1. Klik icon ERC (lihat langkah 2.13)
2. Perhatikan tampilan popup windows. Kalau tidak ada error berarti rangkaian schematic sudah
benar.
3. Selain pesan error, ada juga pesan warning, biasanya pesan warning ini jika komponen belum
diberi nilai seperti tampak pada gambar 2.13
Gambar 2.13 Mengecek rangkaian dengan penggunaan perintah ERC
Copyright Deni Kurnia 2014 Politeknik Enjinering Indorama
10
Diktat EAGLE Layout Editor ver 6.5.0
2.10 Menampilkan dan menyeting Grid
Grid diperlukan baik pada schematic diagram maupun pada board diagram, fungsinya sebagai alat
bantu untuk menempatkan komponen/layout secara mudah dan enak dipandang penyusunannya.
Untuk menampilkan dan menyeting grid lakukan langkah sebagai berikut :
1. Tekan F6 untuk langsung memunculkan grid tanpa menyetingnya, atau;
2. Tekan icon grid seperti gambar 2.14A
3. Setting di jendela popup, lalu setting parameter sebagai berikut :
Display : On
Style : Line/Dots (lihat perbedaannya setelah menakan OK)
Size : 1mm (atau coba ukuran lain) lalu tekan OK. Amati perubahan yang terjadi.
B
Gambar 2.14 Menampilkan dan Menyeting grid
Copyright Deni Kurnia 2014 Politeknik Enjinering Indorama
11
Diktat EAGLE Layout Editor ver 6.5.0
12
BAB 3
PEMBUATAN SKEMA DENGAN BOARD EDITOR
Pembuatan skema PCB dengan board editor bisa dilakukan dengan dua cara :
1. Mendesain rangkaian terlebih dahulu di schematic editor kemudian memakai fasilitas switch to
board.
2. Mendesain rangkaian langsung di board editor,namun cara ini memerlukan pengalaman dan
pemahaman tentang ukuran dan jenis komponen, karena kita tidak bisa menempatkan langsung
komponen seperti halnya di schematic editor
Dalam diktat ini, penulis hanya akan menjelaskan cara pertama yaitu mendesain terlebih dahulu di
schematic editor kemudian mengubahnya dengan menggunakan switch to board. Karena cara ini lebih
praktis dan mudah untuk pemula dalam melakukan analisis rangkaian.
2.1 Menggunakan Menu Switch to board
Tahap demi tahap pembuatan schematic editor akan dijelaskan pada bab 5. Pada bab ini anggap anda
sudah memiliki contoh rangkaian bel sederhana seperti gambar 3.1 :
Gambar 3.1 Menggunakan menu Switch to Board
Lakukan langkah sebagai berikut :
1.
2.
3.
4.
Klik File> Switch to Board
Perhatikan perubahan yang terjadi seperti gambar 3.2. Klik Yes.
Pilih dengan menggunakan icon group
Klik kanan>move group
Copyright Deni Kurnia 2014 Politeknik Enjinering Indorama
Diktat EAGLE Layout Editor ver 6.5.0
13
Gambar 3.2 Tampilan dialog setelah menggunakan switch to board
Gambar 3.2 Tampilan board diagram setelah menggunakan switch to board
2.2 Mengedit jalur menggunakan fasilitas autorouter
Fasilitas autorouter sangat membantu dalam penyusunan jalur pada PCB secara otomatis,
namun penulis menyarankan perlu melakukan editing manual juga agar jalur rangkaian tampak
bagus dan menarik juga secara estetika. Untuk memanfaatkan fasilitas ini lakukan langkah
sebagai berikut :
1. Klik icon autorouter(lihat gambar 3.3), lalu akan muncul dialog seperti gambar 3.4
Gambar 3.3 Tampilan icon autorouter
Copyright Deni Kurnia 2014 Politeknik Enjinering Indorama
Diktat EAGLE Layout Editor ver 6.5.0
14
Gambar 3.4 Tampilan dialog autorouter
2. Pilih 1 Top menjadi : N/A dan 16 Bottom menjadi : - atau / atau | atau * silahkan
bereksperiman lalu lihat perubahan route yang terjadi.
3. Klik OK, maka akan tampak hasilnya seperti gambar 3.5
Gambar 3.5 Tampilan PCB setelah menggunakan autorouter
Copyright Deni Kurnia 2014 Politeknik Enjinering Indorama
Diktat EAGLE Layout Editor ver 6.5.0
3.2 Mengedit jalur menggunakan fasilitas route dan ripup
Selain menggunakan autorouter, kita dapat juga menggunakan fasilitas route. Apabila
menggunakan autorouter ada jalur yang aneh atau tidak seperti kita inginkan, maka kita dapat
mengembalikan dan mengedit jalur dengan menggunakan fasilitas ripup.
Langkahnya adalah sebagai berikut:
1. Klik icon ripup (lihat gambar 3.6)
2. Edit menggunakan route dengan menekan icon route (lihat gambar 3.7)
Gambar 3.6 Tampilan icon ripup dan route
route
ripup
Gambar 3.6 Tampilan saat mengedit jalur menggunakan ripup dan route
3.3 Menggunakan fasilitas Polygon dan Ratsnest
Fasilitas polygon berguna untuk membuat blok pada PCB, sehingga tidak banyak bagian yang terbuang
saat proses pelarutan PCB. Kita hanya membuang pemisah jalur saja. Biasanya polygon ini
dikombinasikan dengan fasilitas ratsnest dan umumnya dihubungkan dengan jalur ground. Untuk
mengetahui fasilitas ini lakukan langkah sebagai berikut :
1.
2.
3.
4.
Klik icon polygon (lihat gambar 3.7A)
Buat gambar misalnya kotak (lihat gambar 3.8)
Klik icon name (Lihat gambar 3.7B)
Klik polygon yang sudah dibuat, lalu ubah namanya menjadi GND atau GNDA. (gambar 3.9)
Gambar 3.7 Tampilan icon polygon(A) dan icon name(B)
Copyright Deni Kurnia 2014 Politeknik Enjinering Indorama
15
Diktat EAGLE Layout Editor ver 6.5.0
buat
polygon
seperti ini
Gambar 3.8 Contoh pembuatan polygon
Klik di
polygon ini
Gambar 3.9 mengubah nama polygon menjadi GNDA
Setelah nama polygon diubah, lakukan langkah sebagai berikut :
1. Klik icon ratsnest (lihat gambar 3.10)
2. Perhatikan gambar yang terjadi (lihat gambar 3.11)
Gambar 3.10 icon ratsnest
Copyright Deni Kurnia 2014 Politeknik Enjinering Indorama
16
Diktat EAGLE Layout Editor ver 6.5.0
17
Gambar 3.10 tampilan PCB setelah menggunakan perintah ratsnest
3.4 Menambahkan Hole
Hole dibutuhkan untuk memasang baut kedalam chasis. Untuk menambahkan hole ini bisa
melalui schematic diagram atau langsung pada board. Apabila langsung pada board maka
lakukan langkah sebagai berikut :
1. Klik icon hole (gambar 3.11A)
2. Atur ukuran hole dengan drill (gambar 3.11B)
3. Tempatkan di keempat sudut PCB seperti gambar 3.12
Gambar 3.11 tampilan icon hole (A) dan drill (B)
Gambar 3.12 PCB setelah diberikan hole di setiap sudutnya
Copyright Deni Kurnia 2014 Politeknik Enjinering Indorama
hole di
sudut PCB
Diktat EAGLE Layout Editor ver 6.5.0
3.6
Mencetak file Board
Mencetak file adalah langkah yang diperlukan agar desain kita bisa dipindahkan kedalam PCB. Proses
pencetakan bisa dilakukan melalui kertas A4 biasa, kertas transparan ataupun kertas kalkir, tergantung
proses apa yang dipilih nantinya untuk memindahkan desain kedalam PCB. Dalam diktat ini, desain akan
dicetak kedalam kertas A4, kemudian difotokopi kedalam plastik transparan dan dipindahkan dengan
alat pemanas kedalam PCB.
Sebelum melakukan pencetakan, tentukan terlebih dahulu layer yang aktif dan yang mau dicetak,
misalnya kita hanya akan mencetak jalur PCB saja dahulu di lembar pertama, kemudian di lembar kedua
akan mencetak lambang komponennya. Langkahnya adalah sebagai berikut :
1. Klik icon layer setting(gambar 3.13)
2. Perhatikan jendela popup yang muncul, lalu coba klik layer yang tidak mau di-print (silahkan
coba-coba) seperti pada gambar 3.14.
3. Klik apply untuk melihat hasilnya, kalau sudah cocok sesuai dengan yang diinginkan klik OK.
(tips : kalau ingin mencetak bagian bawah PCB maka non-aktifkan dengan cara klik bagian TOP
dan yang didepannya ada huruf t-nya misalnya tPlace, tNames, tDocu, dll.)
Gambar 3.13 tampilan icon layer setting
Gambar 3.14 mengedit layer mana saja yang akan ditampilkan saat pencetakan
Kalau sudah selesai menyeting layer/bagian mana saja yang mau ditampilkan, maka kini saatnya
melakukan pencetakan dengan langkah sebagai berikut :
1. Klik File>Print
2. Lihat jendela popup yang muncul lalu edit seperti gambar seperti gambar 3.15, Klik OK.
Kini anda akan memiliki file PCB dalam format pdf yang siap cetak.
Copyright Deni Kurnia 2014 Politeknik Enjinering Indorama
18
Diktat EAGLE Layout Editor ver 6.5.0
Catatan : Jika PC/Laptop sudah terhubung ke printer, maka secara otomatis file akan dicetak ke
printer.
Gambar 3.15 Contoh seting saat melakukan pencetakan
Copyright Deni Kurnia 2014 Politeknik Enjinering Indorama
19
Diktat EAGLE Layout Editor ver 6.5.0
20
BAB 4
PEMBUATAN CUSTOM LIBRARY
4.1 Tujuan
Custom library dibuat ketika kita memerlukan komponen elektronika yang belum masuk kedalam library
EAGLE. Software ini memberikan keleluasaan terhadap user-nya untuk mendesain sendiri komponen
yang kita inginkan.
4.2 Langkah Pembuatan
Sebelum mengetahui langkah-langkah pembuatan library baru pada EAGLE, gambar 4.1 menunjukan
hirarki setiap komponen elektronika dalam library EAGLE.
Library File
*.lbr
Device File
*.lbr
Package File
*.pac
Komponen Lain
Symbol File
*.sym
Gambar 4.1 Hirarki Library pada EAGLE
Untuk lebih jelasnya, ikuti langkah sebagai berikut :
1. Buka EAGLE
2. Buat library baru dengan cara klik File>New >Library
3. Simpan library dengan nama [Link]
Gambar 4.2 Memulai membuat library
Copyright Deni Kurnia 2014 Politeknik Enjinering Indorama
Diktat EAGLE Layout Editor ver 6.5.0
21
Setelah itu maka akan muncul jendela library seperti pada gambar 4.3.
\
Gambar 4.3 Jendela Library
Setelah muncul jendela library, lakukan langkah sebagai berikut :
1. Klik Library>Device (Lihat gambar 4.4)
2. Beri nama COBADEVICE, klik OK>Yes (Lihat gambar 4.5)
Gambar 4.4 Membuat Device
Copyright Deni Kurnia 2014 Politeknik Enjinering Indorama
Diktat EAGLE Layout Editor ver 6.5.0
22
Gambar 4.5 Jendela popup untuk memberi nama device
Setelah membuat device, selanjutnya adalah membuat Package dengan langkah sebagai berikut :
1. Klik Library>Package (Lihat gambar 4.6)
2. Beri nama COBAPACKAGE, klik OK>Yes (Lihat gambar 4.7)
Gambar 4.6 Membuat Package
Copyright Deni Kurnia 2014 Politeknik Enjinering Indorama
Diktat EAGLE Layout Editor ver 6.5.0
23
Gambar 4.7 Jendela popup untuk memberi nama package
Setelah membuat package, selanjutnya membuat symbol dengan langkah sebagai berikut :
1. Klik Library>Symbol (Lihat gambar 4.8)
2. Beri nama COBASYMBOL>OK (Lihat gambar 4.9)
Gambar 4.8 Membuat Symbol
Gambar 4.9 Jendela popup untuk memberi nama symbol
Copyright Deni Kurnia 2014 Politeknik Enjinering Indorama
Diktat EAGLE Layout Editor ver 6.5.0
Setelah semua langkah selesai, tahap berikutnya adalah mendesain komponen pada jendela symbol.
Lakukan langkah sebagai berikut :
1.
2.
3.
4.
-
Close Program EAGLE.
Bukalah file [Link] dengan cara :
Buka Program EAGLE
Klik File>Open>Library
Cari nama file [Link]
Setelah terbuka, klik Library>Symbol lalu COBASYMBOL klik OK.
Mulai mendesain komponen dengan cara :
Klik icon pin (lihat gambar 4.10)
Dalam diktat ini kita akan membuat switch 3 way/posisi (lihat gambar 4.11)
Gunakan pin, wire dan text untuk membuat gambar seperti 4.11
Untuk mengubah layer aktif, lihat gambar 4.12
Sub menu Direction
Gambar 4.10 icon pin pada jendela symbol
Buat menggunakan text tool,
pastikan layer yang aktif di layer
name untuk membuat >NAME
dan value untuk membuat >VALUE
Buat mark titik
tumpu/acuan komponen
dengan cara Klik
View>Mark
Buat menggunakan wire tool
Cara mengubah layer lihat gambar
4.12
Wire tool
Text tool
Buat menggunakan pin tool,
pastikan sub menu Direction
(gambar 4.10) yang terpilih adalah
pas.
Pin tool
Gambar 4.11 contoh symbol komponen switch yang akan dibuat
Copyright Deni Kurnia 2014 Politeknik Enjinering Indorama
24
Diktat EAGLE Layout Editor ver 6.5.0
25
Klik untuk memilih layer
yang aktif>Apply>OK
Gambar 4.12 icon dan pilihan mengubah layer yang aktif
Setelah symbol komponen selesai dibuat, langkah berikutnya adalah membuat package.
Lakukan langkah sebagai berikut :
1. Klik Library>Package
2. Buka file COBAPACKAGE>OK
3. Buatlah gambar seperti 4.13
Buat menggunakan wire tool
Buat menggunakan text tool,
pastikan layer yang aktif di layer
tname untuk membuat >name
dan tvalue untuk membuat >value
Wire tool
Buat menggunakan pad tool, pada
saat diklik, maka sub menu pad
tool aktif untuk memilih jenis pad
Text tool
Pad tool
Gambar 4.13 package switch
Copyright Deni Kurnia 2014 Politeknik Enjinering Indorama
Diktat EAGLE Layout Editor ver 6.5.0
Setelah symbol dan package selesai, saatnya kita menghubungkan keduanya menggunakan fasilitas
device, langkahnya adalah sebagai berikut :
1.
2.
3.
4.
5.
Pastikan jendela library [Link] masih aktif.
Klik Menu Library>device
Buka file COBADEVICE>OK
Klik Edit>Add
Klik file COBASYMBOL>OK (lihat gambar 4.14)
Gambar 4.14 Add COBASYMBOL
Klik connect untuk
menghubungkan symbol
dengan package
Gambar 4.15 Tampilan Jendela COBADEVICE untuk menghubungkan COBASYMBOL dengan COBAPACKAGE
Copyright Deni Kurnia 2014 Politeknik Enjinering Indorama
26
Diktat EAGLE Layout Editor ver 6.5.0
Langkah menghubungkan antara symbol dengan package adalah dengan cara sbb :
27
1. Klik Connect (lihat gambar 4.15)
2. Setelah muncul jendela Connect, Lakukan langkah berikutnya (Lihat gambar 4.16)
Klik connect untuk
menghubungkan pin
dengan pad, lalu tekan OK
Gambar 4.15 Menghubungkan pin (symbol) dengan pad (package)
3. Selesai, komponen siap digunakan.
Supaya muncul di library, lakukan langkah sebagai berikut :
1.
2.
3.
4.
Tutup EAGLE, kemudian buka kembali
Buat/buka file schematic
Klik Library>Update
Buka file [Link]>OK (Gambar 4.16)
Gambar 4.15 Update library
Copyright Deni Kurnia 2014 Politeknik Enjinering Indorama
Diktat EAGLE Layout Editor ver 6.5.0
BAB 5
STEP BY STEP MEMBUAT SCHEMATIC DAN BOARD
5.1 Pengantar
Setelah anda memahami bab 1 sd 4, pada bab ini pembahasan difokuskan pada langkah demi langkah
membuat skema rangkaian sampai jadi desain PCB yang siap dicetak.
Contoh yang akan dibuat yaitu membuat PCB Bel Sepeda. Berikut rangkaian yang akan dibuat pada
schematic diagram :
Gambar 5.1 Skema Rangkaian Bel Sepeda
Keterangan Komponen Elektronika gambar 5.11
Resistor :
R1 = 27K
R2 = 68K
Kapasitor:
C1 = 100uF/12V
C2 = 0,02 uF
C3 = 50 uF/12V
Transistor:
TR1 = 2N 554
TR2 = 2N 554
Speaker:
2 inch
Copyright Deni Kurnia 2014 Politeknik Enjinering Indorama
28
Diktat EAGLE Layout Editor ver 6.5.0
5.2 Langkah Pembuatan Schematic Diagram
Untuk membuat skema rangkaian pada gambar 5.1 ikuti langkah sebagai berikut :
1.
2.
3.
4.
5.
Buka EAGLE
Klik File>New Schematic
Klik File>Save
Buat folder baru dengan nama latihan
Beri nama file dengan nama skema_bel_sepeda (lihat gambar 5.2)
Gambar 5.2 Menyimpan File Schematic
6. Masukkan komponen Kapasitor dengan cara Klik Edit>Add
7. Pilih RCL ->(Resistors, Capasitors, Inductors)
8. Pilih CPOL-EU->CPOL-EUETR1 Lalu klikdua kali >OK (Lihat gambar 5.3)
Gambar 5.3 Memasukkan komponen Polaritas Capasitor dengan symbol Euro
Copyright Deni Kurnia 2014 Politeknik Enjinering Indorama
29
Diktat EAGLE Layout Editor ver 6.5.0
9. Masukkan sebanyak tiga buah capasitor (sesuai diagram kita butuh 3 capasitor) klik tombol stop
10. Selanjutnya memasukkan transistor dengan cara Edit > Add
11. Pilih transistor tipe npn dengan cara klik Transistor > 2N5038 Klik dua kali (gambar 5.4)
Gambar 5.4 Memasukkan symbol transistor
12. Selanjutnya memasukkan 2 buah resistor dengan cara Edit > Add
13. Pilih RCL>R-EU (Gambar 5.5)
14. Pilih R-EU 0207/10 Klik dua kali
Gambar 5.5 Memasukkan symbol resistor
Copyright Deni Kurnia 2014 Politeknik Enjinering Indorama
30
Diktat EAGLE Layout Editor ver 6.5.0
15. Selanjutnya memasukkan speaker dan switch
16. Klik Edit>Add
17. Pilih Buzzer>AL11P (Lihat Gambar 5.6)
Gambar 5.6 memasukkan symbol speakers
18. Selanjutnya memasukkan saklar
19. Klik Add> Switch-Omron>31-XX (lihat gambar 5.7)
20. Klik lalu klik dua kali.
Gambar 5.7 Memasukkan symbol saklar
Copyright Deni Kurnia 2014 Politeknik Enjinering Indorama
31
Diktat EAGLE Layout Editor ver 6.5.0
Setelah lengkap semua komponen, langkah selanjutnya memasukkan solpad, caranya adalah sebagai
berikut :
1. Klik Add>Solpad>LSP-10
2. Klik dua kali
Gambar 5.8 Memasukkan symbol solpad
Setelah symbol solpad dimasukkan susunlah semua komponen sesuai dengan skema awal yang menjadi
acuan. Lalu gunakan wire
untuk menghubungkan komponen sehingga tampak seperti gambar
5.9. Lalu beri nilai setiap komponen dengan menggunakan value
dengan menggunakan
name
dan edit nama komonen
. Untuk membuat hubungan antar wire gunakan junction
3. Schematic Diagram selesai (lihat gambar 5.9)
Copyright Deni Kurnia 2014 Politeknik Enjinering Indorama
32
Diktat EAGLE Layout Editor ver 6.5.0
33
Gambar 5.9 Hasil akhir schematic diagram
Langkah terakhir setelah semua selesai adalah mengecek rangkaian dari kemungkinan error dengan cara
menekan icon ERC
hasilnya akan tampak seperti pada gambar 5.10
Gambar 5.10 Hasil pengecekan dengan ERC
Gambar 5.10 menunjukkan bahwa rangkaian tidak menunjukkan error, Anda tinggal klik warning saja
lalu klik Approved. Selesai !
Copyright Deni Kurnia 2014 Politeknik Enjinering Indorama
Diktat EAGLE Layout Editor ver 6.5.0
5.3 Langkah Pembuatan Board Diagram
Setelah selesai membuat schematic diagram, kini saatnya kita membuat board diagram dengan cara :
1. Klik File>Switch to Board
2. Muncul dialog seperti pada gambar 5.11 tekan Yes
3. Hasilnya seperti gambar 5.12
4. Tekan F6 utuk memunculkan grid
Gambar 5.11 Dialog Membuat Board Diagram
Gambar 5.12 Board Diagram
5. Klik icon group
untuk menyeleksi semua komponen (gambar 5.13 a)
6. Tampilan akan berubah menjadi seperti gambar 5.13b
7. Klik Kanan>Move Group, pindahkan ke tengah PCB, lalu susun ulang posisi komponen (gambar
5.13c dan 5.16a)
Copyright Deni Kurnia 2014 Politeknik Enjinering Indorama
34
Diktat EAGLE Layout Editor ver 6.5.0
8. Tekan icon autorouter
35
pilih 1 Top : N/A dan pilih 16 Bottom : I, lalu OK.
Gambar 5.13 Tampilan saat menyeleksi dan memindahkan komponen
Gambar 5.14 Tampilan saat semua komponen dipindahkan ke tengah board
Gambar 5.15 Dialog saat icon autorouter di klik
Copyright Deni Kurnia 2014 Politeknik Enjinering Indorama
Diktat EAGLE Layout Editor ver 6.5.0
36
Gambar 5.16 PCB setelah disusun ulang dan menggunakan perintah Autorouter (a) dan pcb setelah menggunakan fasilitas polygon (b)
Langkah selanjutnya adalah membuat blok PCB dengan mengunakan fasilitas polygon. Caranya adalah :
1.
2.
3.
4.
Klik icon polygon
Buat kotak persegi melingkari semua komponen (gambar 5.16b)
Klik kanan di salah satu garis polygon>properties
Pada bagian Signal, ubah nama menjadi GND>OK
Gambar 5.17 Jendela property mengubah nama Signal
Copyright Deni Kurnia 2014 Politeknik Enjinering Indorama
Diktat EAGLE Layout Editor ver 6.5.0
5. Klik tombol ratsnest
6. Selesai.
maka hasilnya akan tampak seperti gambar 5.18
Gambar 5.18 Hasil akhir setelah menggunakan perintah ratsnest
5.4 Mencetak Board Diagram
Untuk mencetak Board Diagram lakukanlah langkah sebagai berikut :
1. Pilih bagian mana saja yang mau di tampilkan terlebih dahulu (misalnya pilih bagian
bawah PCB/jalurnya saja)
2. Klik View>Layer Setting (Gambar 5.19)
Gambar 5.19 Mengubah Layer Setting
Copyright Deni Kurnia 2014 Politeknik Enjinering Indorama
37
Diktat EAGLE Layout Editor ver 6.5.0
3. Klik None>Apply di Display ( gambar 5.20)
4. Lalu klik Bottom dan Pads > Apply>OK sehingga tampil seperti gambar 5.21.
Gambar 5.19 Mengubah Layer Setting
Gambar 5.20 Tampilan PCB saat layer aktif hanya Bottom dan Pad saja
5. Klik File>Print
6. Lakukan setting seperti pada gambar 5.21 kalau komputer anda belum di-install printer (boleh
coba-coba setting lain), jadi file diubah dulu menjadi format *.PDF
7. Browse lokasi file pdf tersebut, lalu cetak di printer.
8. Selesai!
Copyright Deni Kurnia 2014 Politeknik Enjinering Indorama
38
Diktat EAGLE Layout Editor ver 6.5.0
39
Gambar 5.21 Setting printer
Copyright Deni Kurnia 2014 Politeknik Enjinering Indorama