0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
10 tayangan6 halaman

Penyuluhan Kehamilan Risiko Tinggi

Dokumen ini membahas tentang penyuluhan kehamilan resiko tinggi yang dilakukan di Desa Karangpucung. Penyuluhan ini memberikan informasi tentang pengertian, kriteria, tanda-tanda dan cara mencegah kehamilan resiko tinggi.

Diunggah oleh

Ikhsan Honggo
Hak Cipta
© All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai DOC, PDF, TXT atau baca online di Scribd
0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
10 tayangan6 halaman

Penyuluhan Kehamilan Risiko Tinggi

Dokumen ini membahas tentang penyuluhan kehamilan resiko tinggi yang dilakukan di Desa Karangpucung. Penyuluhan ini memberikan informasi tentang pengertian, kriteria, tanda-tanda dan cara mencegah kehamilan resiko tinggi.

Diunggah oleh

Ikhsan Honggo
Hak Cipta
© All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai DOC, PDF, TXT atau baca online di Scribd

SATUAN ACARA PENYULUHAN

Pokok Bahasan

: Kehamilan

Sub Pokok Bahasan

: Kehamilan Resiko Tinggi

Sasaran

: Ibu hamil dan pasangannya di Desa Karangpucung


Kecamatan Tambak

Pemberi materi

: Resita Herliani

Tempat

: Balai Desa Karangpucung Kecamatan Tambak

Waktu

: 30 menit

Hari, tanggal

: 21 Maret 2016

A. Tujuan Instruksional Umum ( TIU )


Setelah diberikan penyuluhan selama 20 menit diharapkan ibu hamil
dan pasangannya dapat memahami tentang kehamilan resiko tinggi.
B. Tujuan Instruksional Khusus ( TIK )
Setelah diberikan penyuluhan selama 20 menit, keluarga dapat :
1.

Menyebutkan kembali pengertian kehamilan resiko tinggi

2.

Menyebutkan kembali kriteria ibu hamil dengan faktor resiko

3.

Menyebutkan kembali ibu hamil yang tergolong resiko tinggi

4.

Menyebutkan kembali tanda bahaya dalam kehamilan

5.

Menyebutkan kembali bahaya yang dapat ditimbulkan dari


kehamilan risiko tinggi

6.

Menyebutkan kembali cara mencegah kehamilan risiko tinggi

C. Materi
1. Pengertian kehamilan risiko tinggi
2. Kriteria ibu hamil dengan faktor risiko
3. Ibu hamil yang tergolong risiko tinggi
4. Tanda bahaya dalam kehamilan
5. Bahaya yang dapat ditimbulkan dari kehamilan risiko tinggi
6. Cara mencegah kehamilan risiko tinggi

D. Metode
1. Ceramah
2. Diskusi
3. Tanya jawab
E. Media
1. LCD
2. Leaflet
F. Susunan Acara
Tahap
Pembuka

Kegiatan Penyuluh
1. Memberi
salam

Kegiatan Peserta
dan 1. Menjawab salam

Waktu

memperkenalkan diri
2. Menjelaskan
tujuan 2. Memperhatikan
penyuluhan

dan

tema

penyuluhan

5 menit

3. Menyebutkan materi yang 3. Memperhatikan


akan diberikan
4. Menyampaikan
Isi

waktu
1. Menggali

kontrak 4. Memperhatikan
pengetahuan 1. Memperhatikan

peserta tentang kehamilan

memberikan

risiko tinggi

balik

2. Menjelaskan

dan
umpan

tentang 2. Memperhatikan

pengertian kehamilan risiko


tinggi
3. Menjelaskan tentang kriteria 3. Memperhatikan
ibu hamil risiko tinggi
4. Menjelaskan

tentang

ibu 4. Memperhatikan

hamil yang tergolong risiko


tinggi
5. Menjelaskan tentang tanda 5. Memperhatikan
bahaya dalam kehamilan

15 menit

6. Menjelaskan bahaya yang 6. Memperhatikan


dapat

ditimbulkan

dari

kehamilan risiko tinggi


7. Cara mencegah kehamilan 7. Memperhatikan
risiko tinggi
Penutup

1. Memberikan

pertanyaan 1. Menjawab

akhir sebagai evaluasi


2. Menyimpulkan
bersama- 2. Memperhatikan
sama

hasil

kegiatan

penyuluhan
3. Menutup penyuluhan dan 3. Menjawab salam
mengucapkan salam
G. EVALUASI
1. Sebutkan kembali pengertian kehamilan resiko tinggi
2. Sebutkan minimal 3 dari 5 kriteria ibu hamil dengan faktor resiko
3. Sebutkan minimal 3 dari 5 ibu hamil yang tergolong resiko tinggi
4. Sebutkan kembali 4 dari 7 tanda bahaya dalam kehamilan
5. Sebutkan kembali bahaya yang ditimbulkan dari kehamilan risiko
tinggi
6. Sebutkan kembali cara mencegah kehamilan risiko tinggi

Lampiran Materi
KEHAMILAN RESIKO TINGGI

10 menit

A. Pengertian
Kehamilan resiko tinggi adalah ibu hamil dengan berbagai faktor
resiko yang dapat mengganggu proses kehamilan sampai bersalin atau
mengancam jiwa ibu dan janin
B. Kriteria Ibu Hamil dengan Faktor Resiko
1. Umur di bawah 20 tahun, karena rahim dan panggul ibu belum
berkembang
2. Umur diatas 35 tahun, karena kesehatan dan keadaan rahim sudah
tidak sebaik umur sebelumnya
3. Pernah mengalami kesulitan dan kehamilan dalam persalinan
sebelumnya
4. Jumlah anak lebih dari 4 orang, karena makin banyak anak, rahim ibu
makin lemah
5. Jarak persalinan terakhir dengan awal kehamilan sekarang kurang dari
2 tahun, karena pada keadaan tersebut rahim dan kesehatan ibu belum
pulih kembali dengan baik
6. Jarak persalinan terakhir dengan awal kehamilan sekarang lebih dari
10 tahun (terlalu lama)
7. Tinggi badan kurang dari 145 cm, karena ibu mungkin mempunyai
panggul sempit, sehingga sulit melahirkan
8. Kebiasaan ibu (merokok,alkohol, dan obat-obatan)
C. Ibu Hamil yang Tergolong Resiko Tinggi
1.

Ibu hamil yang sering pusing berat, penglihatan kabur, kaki bengkak
dan

kenaikan tekanan darah

2.

Ibu hamil dengan kelainan letak (sungsang atau lintang)

3.

Ibu hamil yang diperkirakan bayinya kembar

4.

Riwayat kehamilan jelek

5.

Ibu dengan riwayat penyakit jantung, ginjal, TBC, liver, hipertensi dan
penyakit berat lainnya

D. Tanda Bahaya dalam Kehamilan


1.

Muntah terus menerus, tidak bisa makan, keadaan ini akan


membahayakan ibu

2.

Perdarahaan
Perdarahan pada hamil muda dapat menyebabkan keguguran

3.

Pucat
Pucat pada conjungtiva, muka, telapak tangan menunjukkan anemia
(kekurangan darah)

4.

Bengkak di kaki, tangan dan wajah, atau sakit kepala kadangkala


disertai

kejang, kondisi ini dapat membahayakan keselamatan

ibu dan bayi dalam kandungan


5.

Demam tinggi, biasanya karena infeksi. Demam yang tinggi bisa


membahayakan keselamatan jiwa ibu, menyebabkan keguguran atau
kelahiran kurang bulan

6.

Keluar air ketuban sebelum waktunya, merupakan tanda adanya


gangguan pada kehamilan, dapat membahayakan bayi dalam
kandungan

7.

Bayi dalam kandungan gerakannya berkurang atau tidak bergerak,


keadaan ini merupakan tanda bahaya pada janin

E. Bahaya yang dapat Ditimbulkan


1. Bayi lahir belum cukup bulan.
2. Bayi lahir dengan berat kahir rendah (BBLR).
3. Keguguran (abortus).
4. Persalinan tidak lancar / macet.
5. Perdarahan sebelum dan sesudah persalinan
F. Cara Mencegah Kehamilan Risiko Tinggi
1. Usia hamil tidak kurang dari 20 tahun atau lebih dari 35 tahun.
2. Rencanakan jumlah anak 2 orang saja.
3. Hindari jarak kehamilan terlalu dekat atau terlalu jauh.
4. Memeriksa kehamilan secara teratur kepada tenaga kesehatan.

5. Menggunakan alat kontrasepsi untuk menunda kehamilan.


6. Melahirkan denan pertolongan tenaga kesehatan.

Anda mungkin juga menyukai