0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
187 tayangan6 halaman

Pengertian dan Metode Sorting Data

Pengurutan data (sorting) adalah proses menyusun kembali data secara teratur menggunakan aturan tertentu seperti ascending atau descending. Ada beberapa metode sorting seperti bubble sort, selection sort, dan insertion sort. Bubble sort bekerja dengan membandingkan pasangan elemen dan menukar posisi jika urutannya salah. Selection sort mencari elemen terkecil untuk ditukar posisinya. Insertion sort menyisipkan elemen ke tempat yang tepat secara berulang.

Diunggah oleh

Septian Fajar
Hak Cipta
© All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai DOC, PDF, TXT atau baca online di Scribd
0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
187 tayangan6 halaman

Pengertian dan Metode Sorting Data

Pengurutan data (sorting) adalah proses menyusun kembali data secara teratur menggunakan aturan tertentu seperti ascending atau descending. Ada beberapa metode sorting seperti bubble sort, selection sort, dan insertion sort. Bubble sort bekerja dengan membandingkan pasangan elemen dan menukar posisi jika urutannya salah. Selection sort mencari elemen terkecil untuk ditukar posisinya. Insertion sort menyisipkan elemen ke tempat yang tepat secara berulang.

Diunggah oleh

Septian Fajar
Hak Cipta
© All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai DOC, PDF, TXT atau baca online di Scribd

Pengertian Sorting

Pengurutan data dalam struktur data sangat penting terutama untuk data yang beripe data numerik
ataupun karakter. Pengurutan dapat dilakukan secara ascending (urut naik) dan descending (urut
turun). Pengurutan (Sorting) adalah proses pengurutan data yang sebelumnya disusun secara acak
sehingga tersusun secara teratur menurut aturan tertentu.
Contoh:
Data Acak :
5 6 8 1 3 25 10
Ascending : 1 3 5 6 8 10 25
Descending : 25 10 8 6 5 3 1

Deklarasi Array Sorting


Mendeklarasikan array secara global:
int data[100];
int n; //untuk jumlah data
Fungsi Tukar 2 Buah Data:
void tukar(int a,int b)
{
int tmp;
tmp = data[a];
data[a] = data[b];
data[b] = tmp;
}
Sorting merupakan suatu proses untuk menyusun kembali himpunan obyek menggunakan aturan
tertentu. Sorting disebut juga sebagai suatu algoritma untuk meletakkan kumpulan elemen data
kedalam urutan tertentu berdasarkan satu atau beberapa kunci dalam tiap-tiap elemen.
Pada dasarnya ada dua macam urutan yang biasa digunakan dalam suatu proses sorting:
1. Urut naik (ascending) Mengurutkan dari data yang mempunyai nilai paling kecil sampai paling besar.
2. Urut turun (descending) Mengurutkan dari data yang mempunyai nilai paling besar sampai paling
kecil.
Mengapa harus melakukan sorting data?
Ada banyak alasan dan keuntungan dengan mengurutkan data. Data yang terurut mudah untuk dicari,
mudah untuk diperiksa, dan mudah untuk dibetulkan jika terdapat kesalahan. Data yang terurut dengan
baik juga mudah untuk dihapus jika sewaktu-waktu data tersebut tidak diperlukan lagi. Selain itu,
dengan mengurutkan data maka kita semakin mudah untuk menyisipkan data atapun melakukan
penggabungan data.
Metode-metode sorting meliputi:
[Link] sort(Metode Gelembung)
2. Selection Sort (Metode Seleksi)
3. Insertion Sort (Metode Penyisipan)
==>Bubble Sort

Bubble Sort merupakan cara pengurutan yang sederhana. Konsep dari ide dasarnya adalah
sepertigelembung air untuk elemen struktur data yang semestinya berada pada posisi awal. Cara
kerjanya adalah dengan berulang-ulang melakukan traversal(proses looping) terhadap elemen-elemen
struktur data yang belum diurutkan. Di dalam traversal tersebut,nilai dari dua elemen struktur data
dibandingkan. Jika ternyata urutannya tidak sesuai dengan pesanan,maka dilakukan pertukaran
(swap). Algoritma sorting ini disebut juga dengan comparison sort dikarenakan hanya mengandalkan
perbandingan nilai elemen untuk mengoperasikan elemennya. Algoritma Bubble Sort Algoritma bubble
sort dapat diringkas sebagai berikut, jika N adalah panjang elemen struktur data, dengan elemenelemennya adalah T1, T2, T3, , TN-1,TN, maka:
1.) Lakukan traversal untuk membandingkan dua elemen berdekatan. Traversal ini dilakukan dari
belakang.
2.) Jika elemen pada TN-1 > TN, maka lakukan pertukaran (swap). Jika tidak, lanjutkan ke proses
traversal berikutnya sampai bertemu dengan bagian struktur data yang telah diurutkan.
3.) Ulangi langkah di atas untuk struktur data yang tersisa.

Contoh program Bubble sort :

Hasil setelah program dijalankan akan seperti ini :

==>Insertion Sort
Cara kerja insertion sort sebagaimana [Link]-tama, dilakukan proses iterasi, dimana di
setiap iterasi insertion sort memindahkan nilai elemen,kemudian menyisipkannya berulang-ulang
sampai ketempat yang tepat. Begitu seterusnya dilakukan. Dari proses iterasi, seperti biasa,
terbentuklah bagian yang telah di-sorting dan bagian yang belum.
Algoritma Insertion Sort. Algoritma Insertion Sort dapat dirangkum sebagai berikut:
1.) Simpan nilai Ti kedalam variabel sementara, dengan i = 1.
2.) Bandingkan nilainya dengan elemen sebelumnya.
3.) Jika elemen sebelumnya (Ti-1) lebih besar nilainya daripada Ti, maka tindih nilai Ti dengan nilai Ti-1
tersebut. Decrement i (kurangi nilainya dengan 1).
4.) Lakukan terus poin ke-tiga, sampai Ti-1 Ti.
5.)Jika Ti-1 Ti terpenuhi, tindih nilai di Ti dengan variabel sementara yang disimpan sebelumnya.
6.) Ulangi langkah dari poin 1 di atas dengan i di-increment (ditambah satu).

Contoh Program Insertion Sort:

Hasil program setelah dijalankan:

==>Selection Sort
Algoritma sorting sederhana yang lain adalah Selection Sort. Ide dasarnya adalah melakukan beberapa
kali pass untuk melakukan penyeleksian elemen struktur data. Untuk sorting ascending (menaik),
elemen yang paling kecil di antara elemen-elemen yang belum urut, disimpan indeksnya,kemudian
dilakukan pertukaran nilai elemen dengan indeks yang disimpan tersebut dengan elemen yang paling
depan yang belum urut. Sebaliknya, untuk sorting descending (menurun), elemen yang paling besar
yang disimpan indeksnya kemudian ditukar.

Algoritma Selection Sort Algoritma selection sort dapat dirangkum sebagai berikut:
1.) Temukan nilai yang paling minimum (atau sesuai keinginan) di dalam struktur data. Jika ascending,
maka yang harus ditemukan adalah nilai yang paling minimum. Jika descending, maka temukan nilai
yang paling maksimum.
2.) Tukar nilai tersebut dengan nilai pada posisi pertama di bagian struktur data yang belum diurutkan.
3.) Ulangi langkah di atas untuk bagian struktur data yang tersisa.

Contoh Program Selection Sort :

Hasil setelah dijalankan:

Sekianlah pembahasan saya tentang Materi Sorting kali ini ^,^


Sumber:
[Link] dari Buku : ALGORITMA DAN PEMROGRAMAN DENGAN C++ (edisi II)
Oleh : Andri Kristanto,[Link]
2. [Link]

Anda mungkin juga menyukai