INTERPOLASI
BAB
5
INTERPOLASI
Interpolasi adalah teknik mencari harga suatu fungsi
pada suatu titik diantara 2 titik yang nilai fungsi pada
ke-2 titik tersebut sudah diketahui
Cara menentukan harga fungsi f dititik x* [x0,xn]
dengan menggunakan informasi dari seluruh atau
sebagian titik-titik yang diketahui ( x0, x1, ., xn)
x
x0
x1
x2
xn
f(x)
f(x0)
f(x1)
f(x2)
f(xn)
2
TEKNIK UMUM YANG DIGUNAKAN
(i)
Membentuk polinomial berderajat n yg
mempunyai harga fungsi di titik-titik yang
diketahui
Polinomial Interpolasi
(ii) Masukkan titik yang ingin dicari harga fungsinya
ke dalam polinomial interpolasi
INTERPOLASI LINIER
ide dasar : pada saat
data dalam bentuk
tabel tidak begitu
bervariasi, sehingga
memungkinkan untuk
dilakukan pendekatan
dengan
menggunakan sebuah
garis lurus di antara
dua titik yang
berdekatan.
INTERPOLASI LINIER
CONTOH :
Jarak yang dibutuhkan sebuah
kendaraan untuk berhenti adalah fungsi
kecepatan. Data percobaan berikut ini
menunjukkan hubungan antara
kecepatan dan jarak yang dibutuhkan
untuk menghentikan kendaraan.
Perkirakan jarak henti yang dibutuhkan
bagi sebuah kenderaan yang melaju
dengan kecepatan 45 mil/jam.
CONTOH :
maka untuk mencari nilai x=45 maka,
EXAMPLE
The upward velocity of a rocket is given as
a function of time in Table 1. Find the
velocity at t=16 seconds using linear splines.
t
v(t)
m/s
10
227.04
15
362.78
20
517.35
22.5
602.97
30
901.67
Table : Velocity as a
function of time
Figure : Velocity vs. time data
for the rocket example
LINEAR INTERPOLATION
t 0 15,
v (t 0 ) 362.78
t1 20,
v (t1 ) 517.35
v(t ) v (t 0 )
v (t ) v(t 0 ) 1
(t t 0 )
t1 t 0
517.35
500
ys
f ( range)
362.78
517.35 362.78
fx
(t 15) desired
20 15
v (t ) 362.78 30.913( t 15)
At t 16,
393.7
m/s
450
400
362.78
v (16) 362.78 30.913(16 15)
550
350
10
12
x s 10
0
14
16
18
x s range x desired
20
22
24
x s 10
1
INTERPOLASI KUADRAT
F(x) = ax2 + bx + c
INTERPOLASI KUADRAT
Titik-titik data (x1,y1) (x2,y2) (x3,y3)
Hitung a, b dan c dari sistem
persamaan tersebut dengan Metode
Eliminasi Gauss
CONTOH :
Diberikan titik ln(8) = 2.0794, ln(9) = 2.1972, ln(9.5) =
2.2513. Tentukan nilai ln(9.2) dengan interpolasi
kuadrat
Sistem Pers Linier yang terbentuk.
64 a + 8 b + c = 2.0794
81 a + 9 b + c = 2.1972
90.25 a + 9.5 b + c = 2.2513
Penyelesaian a= -0.0064 b = 0.2266
c = 0.6762
Sehingga p2(9.2) = 2.2192
POLINOM NEWTON
Persamaan Polinom Linier
( y1 y0 )
p1 ( x) y0
( x x0 )
( x1 x0 )
Bentuk pers ini dapat ditulis :
p1 ( x) a0 a1 ( x x0 )
Yang dalam hal ini a0 y 0 f ( x0 )
( y1 y0 ) f ( x1 ) f ( x0 )
Dan
a1
( x1 x0 )
( x1 x0 )
(1)
(2)
Pers ini mrpk bentuk selish terbagi (divideddifference)
a1 f [ x1 , x0 ]
POLINOM NEWTON
Polinom kuadratik
Atau
p2 ( x) a0 a1 ( x x0 ) a2 ( x x0 )( x x1 )
p2 ( x) p1 ( x) a2 ( x x0 )( x x1 )
Dari pers ini menunjukkan bahwa p2(x) dapat dibentuk dari pers
sebelumnya p1(x). Nilai a2 dapat ditemukan dengan mengganti
x=x2 untuk mendapatkan
(3)
f ( x2 ) a0 a1 ( x2 x0 )
a2
( x2 x0 )( x2 x1 )
Nilai a0 dan a1 pada pers 1 dan 2 dimasukkan pada pers 3
f ( x2 ) f ( x0 ) f ( x1 ) f ( x0 )
x 2 x0
x1 x0
a2
x2 x1
POLINOM NEWTON
Dengan melakukan utak-atik aljabar,
pers ini lebih disukai
f ( x2 ) f ( x0 ) f ( x1 ) f ( x0 )
x2 x1
x1 x0
f [ x2 , x1 ] f [ x1 , x0 ]
a2
x 2 x0
x 2 x0
POLINOM NEWTON
Jadi tahapan pembentukan polinom
Newton :
p1 ( x) p0 ( x) a1 ( x x0 )
p1 ( x) a0 a1 ( x x0 )
p2 ( x) p1 ( x) a2 ( x x0 )( x x1 )
p2 ( x) a0 a1 ( x x0 ) a2 ( x x0 )( x x1 )
p3 ( x) p 2 ( x) a3 ( x x0 )( x x1 )( x x2 )
p3 ( x) a0 a1 ( x x0 ) a2 ( x x0 )( x x1 ) a3 ( x x0 )( x x1 )( x x2 )
POLINOM NEWTON
Nilai konstanta a0, a1, a2,, an, merupakan nilai selisih terbagi ,
dg nilai
a f (x )
0
a1 f [ x1 , x0 ]
a 2 f [ x 2 , x1 , x0 ]
a n f [ x n , x n 1 ,..., x1 , x0 ]
Yang dalam hal ini
f [ xi , x j ]
f ( xi ) f ( x j )
f [ xi , x j , x k ]
xi x j
f [ xi , x j ] f [ x j , x k ]
f [ x n , x n 1 ,..., x1 , x0 ]
xi x k
f [ x n , x n 1 ,..., x1 ] f [ x n 1 , x n 2 ,..., x1 , x0 )
x n x0
POLINOM NEWTON
Dengan demikian polinom Newton dapat
ditulis dalam hub rekursif sebagai :
Rekurens
pn ( x) pn1 ( x) ( x x0 )( x x1 )...( x xn1 ) f [ xn , xn1 ,..., x1 , x0 ]
basis
p 0 ( x) f ( x 0 )
Atau dalam bentuk polinom yang lengkap
sbb :
p n ( x) f ( x0 ) ( x x0 ) f [ x1 , x0 ] ( x x0 )( x x1 ) f [ x 2 , x1 , x0 ]
( x x0 )( x x1 )...( x xn 1 ) f [ xn , xn 1 ,..., x1 , x0 ]
CONTOH SOAL :
Bentuklah polinom Newton derajat satu, dua, tiga dan
empat yang menghampiri f(x)=cos(x) dalam range[0.0, 4]
dan jarak antar titik adalah 1.0. Lalu taksirlah f(x) dengan
x=2.5 dengan Polinom Newton derajat 3.
xi
yi
ST-1
ST-2
ST-3
ST-4
0.0
-0.4597
-0.2484
0.1466
-0.0147
1.0
0.5403
-0.9564
0.1913
0.0880
2.0
-0.4161
-0.5739
0.4551
3.0
-0.99
0.3363
4.0
-0.6536
CONTOH SOAL :
Contoh cara menghitung nilai selisih
terbagi pada tabel :
f ( x1 ) f ( x0 ) 0.5403 1
f [ x1 , x0 ]
0.4597
( x1 x0 )
1 0
f [ x 2 , x1 ]
f ( x 2 ) f ( x1 ) 0.4161 0.5403
0.9564
( x 2 x1 )
2 1
f [ x 2 , x1 ] f [ x1 , x0 ] 0.9564 0.4597
f [ x 2 , x1 , x0 ]
0.2484
( x 2 x0 )
20
CONTOH SOAL :
Maka polinom Newton derajat 1,2 dan 3 dengan x0
= 0 sebagai titik pertama :
cos( x) p1 ( x) 1.0 0.4597( x 0.0)
cos( x) p 2 ( x) 1.0 0.4597 ( x 0.0) 0.2484( x 0.0)( x 1.0)
cos( x) p3 ( x) 1.0 0.4597 ( x 0.0) 0.2484( x 0.0)( x 1.0)
0.1466( x 0.0)( x 1.0)( x 2.0)
cos( x) p 4 ( x) 1.0 0.4597 ( x 0.0) 0.2484( x 0.0)( x 1.0)
0.1466( x 0.0)( x 1.0)( x 2.0) 0.0147( x 0.0)( x 1.0)( x 2.0)( x 3.0)
Nilai sejati f(2.5) adalah
F(2.5) = cos(2.5)=-0.8011