A.
Analisis Multivariat Normal
Analisis multivariat adalah analisis statistika yang dikenakan pada data yang terdiri dari banyak
variabel dan antar variabel saling berkorelasi. Data multivariat tidak hanya terdiri atas satu variabel saja
melainkan dapat terdiri atas lebih dari satu variabel. Analisis statistika multivariat digunakan dalam
menganalisis lebih dari satu variabel dependen untuk mengetahui apakah rata-rata kelompok berbeda
secara signifikan. Asumsi yang harus dipenuhi dalam melakukan analisis multivariat adalah
X 11 , X 12 , , X 1 k ,
1.
dengan rata-rata
(k=1, 2,..,n) adalah sampel acak berukuran
n1
dari suatu populasi
1 .
2. Data berasal dari populasi yang berdistribusi multivariat normal
3. Homogenitas matriks varian kovarians
B. Distribusi Multivariat Normal
Distribusi multivariat normal merupakan suatu distribusi yang diperoleh dari perluasan
distribusi normal univariat, dimana perbedaannya dilihat dari dimensinya. Pada univariat,
dimensi yang digunakan adalah 1 (p=1), sedangkan untuk bivariat, dimensi yang digunakan
adalah 2 (p=2) dan untuk multivariat dimensi yang digunakan lebih dari 2 (p>2). Fungsi
kepadatan probabilitasnya adalah
1
f ( x )=
e( x ) (x )/ 2
1 /2
p/2
(2 ) ||
'
Dimana :
< x i < , i=1,2,.. , p
11 12
12 22
C. Pengujian Asusmi Multivariat Normal
Metode statistika multivariat MANOVA mensyaratkan terpenuhinya asumsi distribusi
normalitas dengan hipotesis adalah:
H 0 : Data berdistribusi normal multivariat
H 1 : Data tidak berdistribusi normal multivariat.
Jika
X 1 , X 2 , . , X p
berditribusi
berdistribusi
normal
multivariat
maka
( X ) ( X )
p . Berdasarkan sifat ini maka pemeriksaan distribusi normal multivariat dapat
dilakukan pada setiap populasi dengan cara membuat q-q plot atau scatter-plot dari nilai
t 1
2
) ,i=1,2, , n
d i =( X i X ) S ( X i X
.
Tahapan dari pembuatan q-q plot ini adalah sebagai berikut (Johnson & Wichern, 2002: 187):
X
1) Menentukan nilai vektor rata-rata:
2) Menentukan nilai matriks varians-kovarians:
3) Menentukan nilai jarak mahalanobis atau kuadrat general setiap titik pengamatan dengan vektor rataratanya
t 1
2
) ,i=1,2, , n .
d i =( X i X ) S ( X i X
4) Mengurutkan nilai
5) Menentukan nilai
2
2
2
2
2
d dari kecil ke besar: d (1) d(2) d(3) d (n ) .
pi=
i1/2
, i=1, 2, , n .
n
qi
qi sedemikian hingga
6) Menentukan nilai
f ( 2 ) d 2 = pi
atau
((
qi , p ( p i )= 2p ni+
1
/n
2
) )
.
7) Membuat scatter-plot
d 2(i ) dengan qi
8) Jika scatter-plot ini cenderung membentuk garis lurus dan lebih dari 50% nilai
maka
d i p ( 0,50 ) ,
H 0 diterima artinya data berdistribusi normal multivariate
D. Sumber Data
Data yang digunakan pada penelitian ini adalah data yang didapatkan pada laporan kerja
praktek di PT. (Persero) Angkasa Pura I Bandar Udara Juanda Surabaya tentang Analisis Data
Jumlah Kedatangan dan Keberangkatan Pesawat, Penumpang, Bagasi, Kargo, dan Pos Tahun
2003-2004. Namun data yang digunakan pada penelitian ini hanya data kedatangan dan
keberangkatan penumpang pada bandar udara internasional dan domestik pada tahun 2003-2004.
Jumlah Kedatangan dan Keberangkatan Penumpang di Bandar Udara Juanda
Surabaya Tahun 2003-2004
Bulan
Januari
Februari
Maret
April
Mei
Juni
Juli
Agustus
September
Oktober
November
Desember
Internasional
datang berangkat
27894
44594
41602
26480
40442
20531
12418
13350
12258
12131
18162
17223
24061
23122
22968
22230
23225
22645
21732
21081
32580
21503
25356
37521
Domestik
datang berangkat
175737
173873
186930
186395
170043
169125
182933
171132
194383
191218
236297
212478
242205
228155
206348
199732
220049
212348
228135
223573
236789
183403
227994
270763
2
E. Pengujian Asumsi Multivariat Normal dengan Minitab X ( p) ,(0,50)=1,39
a. Terminal Internasional
2
Tabel 1. Nilai Jarak Mahalanobis ( d ( j) )
bulan
1
2
3
4
5
6
7
8
9
10
11
12
x1
27894
41602
40442
12418
12258
18162
24061
22968
23225
21732
32580
25356
x2
44594
26480
20531
13350
12131
17223
23122
22230
22645
21081
21503
37521
d
2.374693
1.796925
1.94155
1.493854
1.568862
0.860154
0.124344
0.245685
0.213747
0.393555
0.977549
1.642402
d2
5.639168
3.22894
3.769617
2.231599
2.461329
0.739864
0.015461
0.060361
0.045688
0.154886
0.955602
2.697484
Berdasarkan tabel 1 di atas, maka dapat dilakukan penghitungan nilai proporsi jarak mahalanobis
d
2
X ( p) ,(0,50) . Proporsi nilai jarak mahalanobis
(
2
( j)) yang nilainya kurang dari
( 2 ( j))
adalah
yang nilainya kurang dari
X ( p) ,(0,50)
yang berasal dari terminal internasional
6
=
0,5, artinya dari 12 titik, hanya 6 titik yang berada di dalam grafik elips.
12
b. Terminal Domestik
2
Tabel 2. Nilai Jarak Mahalanobis ( d ( j) )
bulan
1
2
3
x3
17573
7
18693
0
17004
3
x4
17387
3
18639
5
16912
5
d
1.27658
3
0.85255
7
1.49509
6
d2
1.62966
3
0.72685
4
2.23531
3
18293 17113
1.21839
4
3
2
1.10381
7
19438 19121 0.56240 0.31630
5
3
8
7
1
23629 21247 1.17777 1.38714
6
7
8
3
8
24220 22815 1.27393 1.62291
7
5
5
6
2
20634 19973 0.10119 0.01024
8
8
2
6
1
22004 21234 0.43125 0.18598
9
9
8
8
3
22813 22357 0.79477 0.63167
10
5
3
9
4
23678 18340 2.21982 4.92762
11
9
3
6
9
22799 27076 2.66606 7.10788
12
4
3
2
4
Berdasarkan tabel 2 di atas,, maka dapat dilakukan perhitungan nilai proporsi jarak mahalanobis
d
2
X ( p) ,(0,50) . Proporsi nilai jarak mahalanobis
(
2
( j)) yang nilainya kurang dari
( 2 ( j))
adalah
yang nilainya kurang dari
X 2( p) ,(0,50)
yang berasal dari terminal internasional
6
=
0,5artinya dari 12 titik, hanya 6 titik yang berada di dalam grafik elips.
12
F. Pengujian Asumsi Multivariat Normal dengan Minitab
a. Terminal Internasional
Data diolah menggunakan minitab, dan diperoleh nilai proporsi sebesar 0,5. Hal tersebut
berarti bahwa terdapat 0,5 dari jumlah data yang masuk kedalam elips. Apabila dibuat plot chisquare dari terminal internasional, maka diperlukan jarak mahalonobis.
bulan
x1
x2
27894 44594
41602 26480
40442 20531
12418 13350
d
2.37469
3
1.79692
5
1.94155
1.49385
4
d2
5.639168
3.22894
3.769617
2.231599
dist2
0.01546
1
0.04568
8
0.06036
1
0.15488
6
cu-prob
0.04166
7
0.125
0.20833
3
0.29166
7
chiquant
0.085119229
0.267062785
0.467229702
0.689680973
12258 12131
18162 17223
24061 23122
22968 22230
23225 22645
10
21732 21081
11
32580 21503
12
25356 37521
1.56886
2
0.86015
4
0.12434
4
0.24568
5
0.21374
7
0.39355
5
0.97754
9
1.64240
2
2.461329
0.739864
0.015461
0.060361
0.045688
0.154886
0.955602
2.697484
0.73986
4
0.95560
2
2.23159
9
2.46132
9
2.69748
4
3.22894
3.76961
7
5.63916
8
0.375
0.45833
3
0.54166
7
0.940007258
0.625
0.70833
3
0.79166
7
1.961658506
0.875
0.95833
3
4.158883083
1.226208946
1.560317115
2.464287363
3.137231834
6.356107659
Jarak mahalonobis yang diperoleh tersebut ditransformasi ke dalam plot chi-square sebagai
berikut.
Scatterplot of dist2 vs chiquant
6
5
dist2
4
3
2
1
0
0
3
4
chiquant
Gambar 1. Plot Chi-square Jarak Mahalanobis Terminal Internasional
Berdasarkan gambar diatas diperoleh informasi bahwa ada 6 dari 12 plot membentuk garis
lurus yang menunjukkan data berdistribusi normal.
b. Terminal Domestik
Data diolah menggunakan minitab, dan diperoleh nilai proporsi sebesar 0,5. Hal tersebut
berarti bahwa terdapat 0,5 dari jumlah data yang masuk kedalam elips.
Apabila dibuat plot chi-square dari terminal domestik, maka diperlukan jarak mahalonobis.
bulan
x3
x4
d
d2
dist^2
cuprob
Chiquad
17387
0.041666
1
175737
3
1.276583 1.629663 0.010241
7
0.085119
18639
2
186930
5
0.852557 0.726854 0.185983
0.125
0.267063
16912
5
170043
182933 171132
19121
194383
8
21247
236297
8
22815
242205
5
19973
206348
2
21234
220049
8
22357
228135
3
18340
236789
3
27076
227994
3
5
6
7
8
9
10
11
12
1.495096 2.235313 0.316301
1.10381
1.218397 0.631674
0.562407 0.316301 0.726854
1.177773 1.387148 1.218397
1.273936 1.622912 1.387148
0.101196 0.010241 1.622912
0.431258 0.185983 1.629663
0.794779 0.631674 2.235313
2.219826 4.927629 4.927629
2.666062 7.107884 7.107884
0.208333
3
0.291666
7
0.46723
0.689681
0.375
0.458333
3
0.541666
7
0.940007
0.625
0.708333
3
0.791666
7
1.961659
0.875
0.958333
3
4.158883
1.226209
1.560317
2.464287
3.137232
6.356108
Jarak mahalonobis yang diperoleh tersebut ditransformasi ke dalam plot chi-square sebagai
berikut.
Scatterplot of dist^2 vs Chiquad
8
7
6
dist^2
5
4
3
2
1
0
0
3
4
Chiquad
Gambar 2. Plot Chi-square Jarak Mahalanobis Terminal Domestik
Berdasarkan gambar diatas diperoleh informasi bahwa ada 6 dari 12 plot di awal membentuk
garis lurus yang menunjukkan data berdistribusi normal.