0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
150 tayangan6 halaman

Memahami Kepribadian Introvert

Berdasarkan dokumen tersebut, dapat disimpulkan bahwa: 1. Introvert cenderung tertarik dengan pikiran dan perasaan diri sendiri serta membutuhkan privasi. 2. Mereka lebih suka menghabiskan waktu untuk kegiatan soliter dan kurang menyukai interaksi sosial yang intensif. 3. Walaupun kadang dicap pemurung, introvert mampu berprestasi dan berpikir mendalam.

Diunggah oleh

Rob-in Lie Roberto
Hak Cipta
© All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai DOCX, PDF, TXT atau baca online di Scribd
0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
150 tayangan6 halaman

Memahami Kepribadian Introvert

Berdasarkan dokumen tersebut, dapat disimpulkan bahwa: 1. Introvert cenderung tertarik dengan pikiran dan perasaan diri sendiri serta membutuhkan privasi. 2. Mereka lebih suka menghabiskan waktu untuk kegiatan soliter dan kurang menyukai interaksi sosial yang intensif. 3. Walaupun kadang dicap pemurung, introvert mampu berprestasi dan berpikir mendalam.

Diunggah oleh

Rob-in Lie Roberto
Hak Cipta
© All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai DOCX, PDF, TXT atau baca online di Scribd

[Link]

com/introvert-ekstrovert-dan-ambievert/

Manusia dengan kepribadian introvert cenderung menutup diri dari dunia luar. Tipe ini lebih banyak
menghabiskan sebagian besar waktu mereka untuk kegiatan soliter, seperti membaca, menulis,
menggunakan komputer, serta lebih menyukai berada dalam kesunyian atau tempat tenang. Mereka
analitis sebelum berbicara, merasa kurang nyaman karena terlalu banyak pertemuan dan keterlibatan
sosial, lebih senang bekerja sendirian, serta lebih suka berinteraksi secara 1 on 1 interaction.
Keunggulan dari tipe kepribadian ini adalah mereka berpikir dulu sebelum berbicara atau melakukan
sesuatu, mereka adalah pendengar yang baik, dan bersikap analitis.

[Link]

Kepribadian Introvert merupakan kepribadian manusia yang tertutup, sehingga mereka cenderung
memilih untuk sendirian atau bertemu dengan sedikit orang. Orang dengan tipologi kepribadian introvert
adalah orang yang mengarahkan orang ke dunia dalam. Orang Introvert lebih berpikir ke arah subjektif
atau dirinya sendiri.
Oleh karena itu rata-rata orang yang berkepribadian introvert kurang menikmati keramaian. Wajar jika
orang yang interovert biasanya memilih berkarir dalam bidang yang tidak banyak bertemu dengan banyak
orang seperti sekretaris, peneliti, akuntan.
Biasanya para introvert hanya berbicara seperlunya, kalau memang ada informasi yang ingin dia
sampaikan. dan mereka hanya berbicara mengenai apa yang memang ingin mereka bicarakan. Pada
kadar yang tinggi orang introvert jika ditanya akan diam terlebih dahulu memikirkan apa yang akan
mereka ucapkan, setelah itu baru mereka berbicara.
Bahasa, bagi mereka adalah alat untuk menyampaikan informasi. introvertterkesan lebih menutup diri.
Bagi seorang introvert, apa untungnya ngobrol, basa-basi, kalau tidak ada yang ingin disampaikan?
Sehingga, kalau memang tidak ada informasi, maka diam tidak apa-apa. Dua orang di satu tempat
berdekatan, tanpa bicara satu sama lain, bagi mereka, itu oke-oke aja.
Orang yang naturally introvert : sumber semangatnya/ energinya berasal dari dalam diri sendiri. Orang
introvert, tidak selalu orang yang pasif, pemurung, atau tidak bisa bergaul. Orang yang introvert bisa saja
orang yang aktif, periang dan suka bersosialisasi, namun biasanya setelah sekian waktu bersosialisasi,
orang introvert perlu privacy, butuh ketenangan, Bagi seorang Introvert keramaian membuat tenaga
mereka cepat terkuras. Oleh karena itu biasanya mereka hanya sekali-kali berinteraksi, kemudian diam.
Ketika sedang stress, introvert lebih senang menyendiri atau hanya mau berbagi kepada satu atau dua
orang yang mereka percaya. Bagi introvertsuasana sepi adalah suasana yang nyaman.
Menurut Carl Gustav Jung, orang-orang introvert adalah mereka yang terampil dalam melakukan
perjalanan ke dunia dalam, yaitu diri mereka sendiri. Mereka selalu mencoba memahami diri mereka
sendiri dengan melakukan banyak perenungan dan berkontemplasi. Pada akhirnya, mereka menjadi
orang yang memahami dirinya, berpendirian keras, tidak mudah terpengaruh oleh orang lain, dan
mengetahui apa yang menjadi tujuan dalam hidupnya.
Dalam hal hubungan pria dan wanita, orang Introvert cenderung lebih sulit melakukan approach, tetapi
dalam hal dating mereka lebih unggul karena mereka biasanya bisa membuat suatu hubungan personal

yang lebih dalam. Di sinilah keunggulan seorang introvert. Ketika berinteraksi dengan
seorang introvert arah pembicaraan akan lebih dalam, berbeda dengan ekstrovert yang lebih general.
Mengapa demikian?
Seorang introvert seringkali disibukkan dengan dirinya sendiri dan kurang peka terhadap lingkungannya.
Pada akhirnya lingkungannya juga tidak dapat menerima seorang introvert dengan baik. Mereka tahu apa
yang mereka mau, namun sulit untuk mengkomunikasikannya kepada orang lain. Hal ini membuat
orang introvert seringkali dicap sebagai orang aneh. Untuk mengerti pemikiran seorang introvert, maka
anda harus meluangkan waktu lebih banyak untuk berkomunikasi dengannya. Inilah mengapa ketika kita
berbicara dengan seorang introvert, maka kita akan diajak menuju pembicaraan yang lebih dalam.

Dari penjelasan di atas dapat disimpulkan beberapa ciri kepribadian Introvert sebagai berikut
Tertarik dengan pikiran dan perasaannya sendiri

Memerlukan teritori atau dunia mereka sendiri

Perfeksionis

Tampil dengan muka pendiam dan tampak penuh pemikiran

Biasanya tidak mempunyai banyak teman

Sulit membuat hubungan baru

Menyukai konsentrasi dan kesunyian

Tidak suka denga kunjungan yang tidak diharapkan dan tidak suka mengunjungi orang lain

Bekerja dengan baik sendirian

Biasanya pemalu

Tidak suka atau tidak berani tampil di depan umum


Faktor Pembentuk Kepribadian
Kepribadian, dalam beberapa hal memang dibentuk oleh lingkungan, terutama oleh pola asuh. Anak yang
diasuh oleh orangtua yang pendiam, cenderung berkepribadian introvert bila dibandingkan dengan anak
yang diasuh oleh orangtua yang memiliki jiwa sosial yang tinggi, yang nantinya akan cenderung menjadi
anak ekstovert.
Kelebihan dan Kekurangan
Setiap kepribadian memiliki kelebihan dan kekurangan masing-masing. Orang yang berkepribadian
introvert, tidak jarang disisihkan teman-temannya. Namun di sisi lain orang yang jenius biasanya berasal
dari manusia yang berkepribadian introvert, selain itu mereka biasanya sensitif serta detail dalam berpikir.
Karena cara berfikirnya yang mendalam, maka seringkali orang menganggap, orang yang introvert
adalah orang yang tidak menarik. Tentu yang terbaik adalah meninjau kepribadian sendiri-sendiri dan
melihat kelemahannya masing-masing dan kemudian membuat langkah yang sistematik untuk
melakukan perbaikan.
Introvert lebih mengacu kepada orang yang sibuk dengan apa yang ada di pikirannya dibandingkan
dengan apa yang terjadi di sekelilingnya. Orang yang introvert juga akan memilih untuk menyendiri jika
ingin menyegarkan hati dan pikirannya.
Jika setelah seharian mereka lelah bekerja dan menghabiskan waktu dengan banyak orang, orang yang
introvert lebih suka menghabiskan sisa harinya dengan menyendiri. Orang yang introvert tidak terlalu
suka berkumpul dan menceritakan pengalamannya, maka orang-orang mengatakan orang introvert
adalah para penyendiri, sendirian, Orang introvert lebih suka berpikir sebelum berbicara.

Orang introvert memang harus mebutuhkan waktu lebih banyak, untuk bisa nyaman dengan orang asing.
Ini bukan berarti ia harus menghabiskan waktu dengan berlatih bergaul. Lebih baik cobalah selektif dalam
memilih pertemuan tertentu yang mungkin bisa bermanfaat untuk karier dan hidup.
Jika ingin membangun jaringan professional atau jaringan pertemanan sosial, media internet, mungkin
merupakan sarana yang sangat baik, bagi mereka. Wadah ini membuat orang introver bisa berpikir
sejenak sebelum berbicara'. Internet adalah kekuatan, bagi orang introvert. Karena itulah, Internet,
menjadi media yang populer bagi para introvert. Karena di Internet sebagian besar komunikasi dilakukan
untuk menyampaikan informasi.

[Link]

Dibawah ini ada beberapa klarifikasi dari si Introvert tentang kesalah


pahaman terhadap kepribadian mereka :

Introvert itu arogan?


Tidak juga. Kesalahpahaman ini mungkin ada hubungannya dengan wujud para introvert yang
lebih cerdas, lebih berkepala dingin, lebih tenang, lebih reflektif, dan lebih sensitif dibanding
ekstrovert. Selain itu, mungkin karena kami kurang melakukan basa basi. Introvert cenderung
berpikir sebelum berbicara sedangkan ekstrovert berbicara sambil berpikir.
Introvert hampir selalu memperkirakan setiap perkataannya atau bisa dibilang cenderung
kalkulatif. Apakah perkataan ini penting, bisa dianggap lucukah, cocokkah ini dengan konteks,
bagaimana kira-kira reaksi pendengarnya, atau bagaimana efek jangka panjangnya. Dengan
demikian introvert kemungkinan besar tidak pernah keceplosan, semua kata-katanya terencana.
Kalaupun pernah terdengar seperti keceplosan, pasti itu disengaja.
Introvert itu pendiam? Mahal suaranya?
Introvert bukan pendiam walaupun kami memang cenderung diam alias tidak banyak bicara.
Hanya saja introvert tidak suka berbicara dengan sembarangan orang, apalagi dengan orang yang
baru pertama kali ditemui. Dengan demikian introvert hanya berbicara jika memang
dibutuhkan. Introvert lebih suka menjadi pengamat (observer) dan menganalisa keadaan.
Bukankah orang yang terkuat dalam suatu ruangan atau rapat biasanya yang paling pendiam,
bukan? Jika dia sudah bicara yang lain pasti mengangguk-angguk.
Intinya introvert bukan tidak suka berbicara. Mereka hanya tidak suka basa-basi kecuali mungkin
dengan teman dekat. Mereka juga cenderung lebih suka pembicaraan yang serius dan mendalam
dibanding pembicaraan yang melebar. Kemudian, coba saja ajak saja seorang introvert
mengobrol hal yang dia sukai, bisa tidak berhenti-berhenti bicaranya. Mereka juga bukan orang
yang tidak pandai berbicara. Banyak seorang introvert yang bisa memberikan presentasi yang

hebat. Bahkan banyak CEO yang mengaku bahwa mereka itu sebenarnya introvert, misalnya Bill
Gates.
Karena berpikir sebelum bicara dan tidak suka basa-basi, orang yang bicara dengan introvert
biasanya tidak luwes, kadang berhenti atau jeda canggung di tengah. Mentok. Akan tetapi,
karena sifat mereka yang cenderung diam dan kalkulatif, mereka bisa menjadi pendengar yang
baik dan terkadang solutif.
Introvert cenderung tertutup?
Mungkin benar. Karena tidak banyak bicara, introvert cenderung tertutup. Introvert juga tidak
suka membicarakan dirinya atau hal pribadi ke sembarangan orang. Tidak seperti ekstrovert yang
biasanya bicara sampai berbusa-busa dan sering melakukan dialog semi internal, mengutarakan
kekecewaan, menjelaskan siapa dirinya, dan apa yang telah ia perbuat ke semua orang.
Oh ya, karena introvert cenderung tertutup berbahagialah kalian yang mendapati orang introvert
sebagai teman Anda yang bisa bicara terbuka tentang dirinya kepada Anda. Ia bisa menjadi
teman setia sepanjang hidup.
Introvert juga tidak suka dirinya dibesar-besarkan atau jadi perhatian orang. Berbeda dengan
ekstrovert yang tidak akan ragu atau canggung saat memamerkan pencapaian IP atau target di
blognya atau detail mata kuliah yang diambil semester lalu beserta nilainya atau berhasil wisuda
dengan cum laude. Introvert tidak. Kami tidak suka jadi bahan pembicaraan. Kami akan
cenderung diam misalkan saat menang lomba, mendapat penghargaan, atau saat akan melakukan
hal terbesar dalam hidup kami.
Introvert tidak sopan?
Sama sekali salah. Saya sudah menyebutkan bahwa introvert tidak suka basa-basi bukan. Kami
hanya ingin semua orang hidup jujur apa adanya tanpa ada kata-kata remeh temeh penghalus
belaka.
Kami tidak begitu suka mengucapkan selamat, baik itu selamat ulang tahun, selamat lebaran,
selamat jalan, atau selamat tinggal. Bahkan kami hanya akan memberikan sapaan sedikit
(seperlunya) kepada teman yang ketemu di jalan.
Oleh karena itu, jangan heran terhadap orang yang tidak mau memulai menyapa Anda setelah ia
pulang dari bepergian jauh karena bisa jadi dia itu introvert dan menganggap hal itu tidak perlu
atau bahkan berlebihan. Sebaliknya, jika Anda mampu datangilah dia dan beri sapaan duluan.
Yakinlah mereka akan membalas dengan senyum.
Oh ya, meskipun tidak suka basa-basi, tidak berarti introvert tidak suka atau tidak bisa melucu
loh ya. Justru biasanya mereka memiliki humor masing-masing yang orisinil dan berbeda.
Introvert antisosial?

Sama sekali tidak. Memang introvert lebih nyaman dengan pikirannya sendiri. Mereka suka
berpikir, suka berkhayal, dan cenderung beraktifitas sendirian atau melibatkan sedikit orang.
Akan tetapi, seperti yang ditekankan di atas, introvert bukan benci berinteraksi. Hanya saja kami
cenderung tidak ingin melakukan hal yang tidak perlu.
Bertentangan dengan pendapat kebanyakan, introvert juga suka bersosialiasi tetapi dalam cara
yang berbeda dan frekuensi yang lebih sedikit dibanding ekstrovert. Kami juga suka kok diajak
pergi jalan-jalan hanya saja jika ada kepentingan misal untuk membeli sesuatu, menonton film,
atau foto-foto, bukan cuma kongkow tidak jelas. Setelah itu, kami butuh waktu untuk mengecas
energi lagi dan mengatur pikiran kami.
Akan tetapi, memang introvert lebih nyaman relaksasi di tempat yang tenang dibanding di
tempat ramai (seperti pesta). Itulah mengapa kami susah diajak ke acara-acara atau pesta yang
ramai. Jika kami datang pun kami tidak tahu harus berbuat apa disana. Tidak ada yang menarik.
Terus kalau ketemu orang introvert gimana?
Jika bertemu orang introvert sapalah dan ajak bicara. Intinya mulailah percakapan. Sudah
saatnya orang ekstrovert mengenail lebih jauh orang-orang introvert dan melatih diri
berkomunikasi dengan mereka. Mereka tidak menyapa Anda bukan karena mereka tidak sopan,
Anda tidak penting, atau bagaimana. Hanya saja itu sudah menjadi bagian dari psikologi mereka.
Akan tetapi jangan terlalu banyak bicara keluar topik atau tidak sesuai konteks (atau basa basi
lah kasarnya) dengan mereka. Hal itu justru akan membuat mereka tidak mood..
Kelebihan si Introvert :
Ternyata karakter introvert gak seburuk yang kita duga. Di balik kelemahannya, seseorang yang
introvert ternyata bisa mengubah dunia. Memang semua itu tidak bisa terjadi secara radikal, tapi
jangan remehkan kemampuan mereka. Mereka bisa sangat mengejutkan dalam sebuah
kesempatan.
1. Orang introvert itu mandiri
Were not an individualist! Kita cuma senang menyendiri. Orang introvert lebih senang
mengerjakan segala sesuatu sendiri. Mereka tak akan meminta bantuan orang lain selama
masih bisa mengerjakannya sendiri.
2. Orang introvert itu mempunyai toleransi yang tinggi
Siapa bilang mereka cuek dan arogan? Justru dibalik sifat diam mereka ada suatu empati.
Mereka lebih baik mengalah daripada harus terjadi konflik. Mereka sangat menghargai
kehadiran orang-orang yang ada di sekitar mereka.
3. Orang introvert itu punya idealis tinggi
Introvert itu prinsipal sekali. Mereka akan melakukan apapun untuk mewujudkan mimpimimpi mereka. Mereka cenderung obsesif dan tidak mudah digoyahkan oleh pemikiran
sekilas.

4. Orang introvert itu kreatif


Karena mereka lebih senang memikirkan segala sesuatu sendiri, maka ide-ide yang keluar
dari pikiran mereka pun cenderung orisinil. Kebanyakan mereka cocok bekerja dalam
bidang kreatif seperti seni atau sains yang memiliki tingkat orisinalitas yang tinggi.
5. Orang introvert itu loyalis
Yap, mereka akan selalu berpegang teguh dengan apa yang mereka yakini. Mereka adalah
sahabat yang setia. Mereka akan menjadi karyawan yang loyal bila mereka dipercaya dan
dihargai.
6. Orang introvert itu peduli
Tidak banyak yang tahu akan hal ini. Mereka itu sebenarnya peduli. Mereka akan
melakukan apapun untuk orang yang mereka sayangi. Mereka akan selalu siap membantu
siapa pun juga. Hanya saja mereka tak ingin bantuan atau pertolongan mereka diketahui
orang lain. Mereka tidak mau semua orang tahu karena mereka tidak ingin menonjolkan
diri. Menonjolkan diri membuat mereka tak nyaman. Menjadi pusat perhatian adalah
sebuah beban. Mereka hanya ingin mengulurkan tangan. Tak ada niat lain selain untuk
memberi pertolongan.

Anda mungkin juga menyukai