100% menganggap dokumen ini bermanfaat (1 suara)
30 tayangan2 halaman

Fungsi dan Prinsip Kerja Manometer

Manometer adalah alat ukur tekanan paling dasar yang bekerja dengan mengukur ketinggian cairan di dalam tabung U. Perbedaan ketinggian cairan menunjukkan besarnya perbedaan tekanan di dua titik yang diukur. Manometer sering digunakan dalam audit energi untuk mengukur kecepatan aliran udara atau gas di saluran dengan memanfaatkan hubungan antara perbedaan tekanan dan kecepatan aliran.

Diunggah oleh

juan is the best
Hak Cipta
© Attribution Non-Commercial (BY-NC)
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai DOC, PDF, TXT atau baca online di Scribd
100% menganggap dokumen ini bermanfaat (1 suara)
30 tayangan2 halaman

Fungsi dan Prinsip Kerja Manometer

Manometer adalah alat ukur tekanan paling dasar yang bekerja dengan mengukur ketinggian cairan di dalam tabung U. Perbedaan ketinggian cairan menunjukkan besarnya perbedaan tekanan di dua titik yang diukur. Manometer sering digunakan dalam audit energi untuk mengukur kecepatan aliran udara atau gas di saluran dengan memanfaatkan hubungan antara perbedaan tekanan dan kecepatan aliran.

Diunggah oleh

juan is the best
Hak Cipta
© Attribution Non-Commercial (BY-NC)
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai DOC, PDF, TXT atau baca online di Scribd

MANOMETER

Manometer adalah alat ukur tekanan dan manometer tertua adalah manometer
kolom cairan. Alat ukur ini sangat sederhana, pengamatan dapat dilakukan langsung dan
cukup teliti pada beberapa daerah pengukuran. Manometer kolom cairan biasanya
digunakan untuk pengukuran tekanan yang tidak terlalu tinggi (mendekati tekanan
atmosfir).

Fungsi manometer

Manometer adalah alat yang digunakan secara luas pada audit energi untuk
mengukur perbedaan tekanan di dua titik yang berlawanan. Jenis manometer tertua
adalah manometer kolom cairan. Versi manometer sederhana kolom cairan adalah bentuk
pipa U (lihat Gambar 4-4) yang diisi cairan setengahnya (biasanya berisi minyak, air atau
air raksa) dimana pengukuran dilakukan pada satu sisi pipa, sementara tekanan (yang
mungkin terjadi karena atmosfir) diterapkan pada tabung yang lainnya. Perbedaan
ketinggian cairan memperlihatkan tekanan yang diterapkan.

Prinsip kerja manometer adalah sebagai berikut


Gambar a. Merupakan gambaran sederhana manometer tabung U yang diisi cairan
setengahnya, dengan kedua ujung tabung terbuka berisi cairan sama tinggi.
Gambar b. Bila tekanan positif diterapkan pada salah satu sisi kaki tabung, cairan
ditekan kebawah pada kaki tabung tersebut dan naik pada sisi tabung yang lainnya.
Perbedaan pada ketinggian, “h”, merupakan penjumlahan hasil pembacaan diatas dan
dibawah angka nol yang menunjukkan adanya tekanan.
Gambar c. Bila keadaan vakum diterapkan pada satu sisi kaki tabung, cairan akan
meningkat pada sisi tersebut dan cairan akan turun pada sisi lainnya. Perbedaan
ketinggian “h” merupakan hasil penjumlahan pembacaan diatas dan dibawah nol yang
menunjukkan jumlah tekanan vakum.
Dimana manometer digunakan

Selama pelaksanaan audit energi, manometer digunakan untuk menentukan


perbedaan tekanan diantara dua titik di saluran pembuangan gas atau udara. Perbedaan
tekanan kemudian digunakan untuk menghitung kecepatan aliran di saluran dengan
menggunakan persamaan Bernoulli (Perbedaan tekanan = v2/2g). Rincian lebih lanjut
penggunaan manometer diberikan pada bagian tentang bagaimana mengoperasikan
manometer. Manometer harus sesuai untuk aliran [Link] aliran cairan
diberikan oleh perbedaan tekanan = f LV2/2gD dimana f adalah factor gesekan dari
bahan pipa, L adalah jarak antara dua titik berlawanan 183 dimana perbedaan tekanan
diambil, D adalah diameter pipa dan g adalah konstanta gravitasi.

[Link]
pengukuran/manometer/

Anda mungkin juga menyukai