100% menganggap dokumen ini bermanfaat (1 suara)
172 tayangan11 halaman

Metode Setengah Interval untuk Akar

Dokumen tersebut menjelaskan metode iterasi untuk menemukan akar persamaan f(x) dengan menghitung nilai f(x) pada interval antara dua titik sampai perubahan tanda fungsi terjadi, kemudian memperketat interval tersebut hingga nilai f(x) memenuhi batas yang ditentukan.

Diunggah oleh

harri purnomo
Hak Cipta
© All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai DOCX, PDF, TXT atau baca online di Scribd
100% menganggap dokumen ini bermanfaat (1 suara)
172 tayangan11 halaman

Metode Setengah Interval untuk Akar

Dokumen tersebut menjelaskan metode iterasi untuk menemukan akar persamaan f(x) dengan menghitung nilai f(x) pada interval antara dua titik sampai perubahan tanda fungsi terjadi, kemudian memperketat interval tersebut hingga nilai f(x) memenuhi batas yang ditentukan.

Diunggah oleh

harri purnomo
Hak Cipta
© All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai DOCX, PDF, TXT atau baca online di Scribd

1.

Hitung nilai f(x) pada interval antara dua titik,


sampai pada perubahan tanda dari fungsi f(xn) dan
f(xn+1)
2. Hitung nilai akar xt

3. Buat evaluasi untuk menentukan di dalam sub


interval mana akar persamaan berada
Apakah f(xt) dan f(xn) bertanda sama ?
4. Apabila perkiraan f(xt) kecil ? (sesuai dengan batas
yang di tentukan). jika ya selesai, jika belum
kembali ke No.2

Contoh :
Hitung salah satu akar dari persamaan
f(x) = x3 + x2 -3x 3 = 0
Penyelesaian :
Hitung f(x). Misal xn= 1 dan xn+1=2 (bisa sembarang..!!)
Untuk f(xn=1)=(1)3 + (1)2 3.(1) 3 = - 4
Untuk f(xn+1=2)=(2)3 + (2)2 3.(2) 3 = 3
ITERASI 1

Untuk f(xt=1,5)=(1,5)3 + (1,5)2 3.(1,5) 3 = - 1,875


Maka akar terletak antara x=1,5 dan x=2 [hasil f(x)
berbeda tanda !!]
ITERASI 2

Untuk f(xt=1,75)=(1,75)3 + (1,75)2 3.(1,75) 3 =


0,17187
Maka akar terletak antara x=1,5 dan x=1,75 [hasil f(x)
berbeda tanda !!]

)
]

ITERASI 3

Untuk f(xt3=1,625)=(1,625)3 + (1,625)2 3.(1,625) 3 = 0,94335


Maka akar terletak antara x=1,625 dan x=1,75 [hasil
f(x) berbeda tanda !!]
[

)
]

ITERASI 4

Untuk f(xt4=1,6875)=(1,6875)3 + (1,6875)2 3.(1,6875)


3 = 0,40942
Maka akar terletak antara x=1,6875 dan x=1,75 [hasil
f(x) berbeda tanda !!]
[

)
]

ITERASI 5

Untuk f(xt5=1,71875)=(1,71875)3 + (1,71875)2


3.(1,71875) 3 = -0,12478
Maka akar terletak antara x=1,71875 dan x=1,75 [hasil
f(x) berbeda tanda !!]
[

)
]

ITERASI 6

Untuk f(xt5=1,73437)=(1,73437)3 + (1,73437)2


3.(1,73437) 3 = -0,02198
Maka akar terletak antara x=1,73437 dan x=1,75 [hasil
f(x) berbeda tanda !!]
[

)
]

Dst....
Sampai dengan f(xtn) = nilai yang ditentukan ..(misal ei <
1%

Contoh :
Hitung salah satu akar dari persamaan
f(x) = x3 + x2 -3x 3 = 0
Penyelesaian :
Hitung f(x). Misal xn= 1 dan xn+1=2 (bisa sembarang..!!)
Untuk f(xn=1)=(1)3 + (1)2 3.(1) 3 = - 4
Untuk f(xn+1=2)=(2)3 + (2)2 3.(2) 3 = 3
ITERASI 1
(
(
(

))

)=1,57142

Untuk f(xt1=1,57142)=(1,57142)3 + (1,57142)2


3.(1,57142) 3 = - 1,36449
Maka akar terletak antara x=1,57142 dan x=2 [hasil f(x)
berbeda tanda !!]
ITERASI 2
(

)=1,70540

Untuk f(xt=1,7054)=(1,7054)3 + (1,7054)2 3.(1,7054)


3 = - 0,24784
Maka akar terletak antara x=1,7054 dan x=2 [hasil f(x)
berbeda tanda !!]
[

)
]

ITERASI 3
(

)=1,72788

Untuk f(xt3=1,72788)=(1,72788)3 + (1,72788)2


3.(1,72788) 3 = -0,03936
Maka akar terletak antara x=1,72788 dan x=2 [hasil f(x)
berbeda tanda !!]
[

)
]

ITERASI 4
(

)=1,7314

untuk f(xt4=1,7314)=(1,7314)3 + (1,7314)2 3.(1,7314)


3 = -0,00615

Maka akar terletak antara x=1,7314 dan x=2 [hasil f(x)


berbeda tanda !!]
[

)
]

Dst....
Sampai dengan f(xtn) = nilai yang ditentukan ..(misal ei <
1%

Contoh :
Hitung salah satu akar dari persamaan
f(x) = x3 + x2 -3x 3 = 0
Penyelesaian :
Turunan pertama f(x) :
( )
Pilih nilai xi sembarang, misal x1 = 1
f(x1=1) = (1)3 + (1)2 3.(1) 3 = -4
f(x1=1) = 3.(1)2 + 2.(1) 3 = 2
x2 =
[

)
]

ITERASI 2
f(x2=3) = (3)3 + (3)2 3.(3) 3 = 24
f(x2=3) = 3.(3)2 + 2.(3) 3 = 30
x3 = 3

)
]

ITERASI 3
f(x3=2,2) = (2,2)3 + (2,2)2 3.(2,2) 3 = 5,888
f(x3=2,2) = 3.(2,2)2 + 2.(2,2) 3 = 15,92
x4 = 2,2
[

)
]

ITERASI 4
f(x4=1,83) = (1,83)3 + (1,83)2 3.(1,83) 3 = 0,9874
f(x4=1.83) = 3.(1,83)2 + 2.(1,83) 3 = 10,7067
x5 = 1,83
[

)
]

ITERASI 5
f(x5=1,7378) = (1,7378)3 + (1,7378)2 3.(1,7378) 3 =
0,05442

f(x5=1.7378) = 3.(1,7378)2 + 2.(1,7378) 3 = 9,5354


x6 = 1,7378
[

)
]

Dst....
Sampai dengan f(xtn) = nilai yang ditentukan ..(misal ei <
1%

Contoh :
Hitung salah satu akar dari persamaan
f(x) = x3 + x2 -3x 3 = 0
Penyelesaian :

X=1

f(x=1) = -4

X=2

f(x=2) = 3
( )(
( )

( )(
( )

)
( )

)
)

(
(
(

)
)

Anda mungkin juga menyukai