Modul 6
METODE GAYA BERAT
Yulianto Indrawan P, Adam M, Budiono, Erlandy D, Muhammad Abduh, Nur Adhi N, Syahrul C.
10210049, 10210036, 10210105, 10210083, 10210007, 10210017, 10210099
Program Studi Fisika, Institut Teknologi Bandung, Indonesia
E-mail: yulianto_i@[Link]
Asisten: Camar Remoa/10209020
Tanggal Praktikum: 21 April 2013
Abstrak
Metode gaya berat adalah salah satu metode geofisika yang berdasarkan pada variasi medan gaya berat di
permukaan untuk setiap titik pengamatan. Metode ini digunakan untuk mengukur variasi di permukaan
bumi akibat adanya variasi distribusi rapat massa di bawah permukaan. Dari hasil pengukuran percepatan
gravitasi di permukaan bumi dapat dipetakan struktur bawah permukaan bumi berdasarkan pada distribusi
rapat massa batuan. Nilai yang diperoleh dari hasil pengukuran dipengaruhi oleh beberapa faktor. Oleh
sebab itu, dilakukan koreksi untuk mereduksi pembacaan gaya berat menjadi harga yang seharusnya yaitu
gaya berat yang hanya dipengaruhi oleh variasi densitas bawah permukaan. Koreksi-koreksi ini antara lain
koreksi pasang surut, koreksi drift, koreksi lintang, koreksi udara bebas, koreksi Bouguer, dan koreksi
terrain. Setelah pembacaan gravitasi pengamatan dikoreksi akan diperoleh anomali Bouguer. Dibuat kontur
anomali Bouguer dan elevasi menggunakan software Surfer 9.
Kata Kunci: anomali Bouguer, gravimeter, gravity
I. Pendahuluan
Metode gaya berat merupakan salah satu
metode
eksplorasi
geofisika
yang
berdasarkan pada variasi medan gaya berat
di permukaan bumi pada setiap titik
pengamatan. Pada metode gaya berat,
struktur bawah permukaan bumi dapat
diselidiki berdasarkan variasi medan gaya
berat bumi yang ditimbulkan dari variasi
densitas batuan bawah permukaan bumi[1].
Hukum dasar pada metode gaya berat ialah
Hukum Gravitasi Newton, yang menyatakan
bahwa gaya tarik antara dua benda
bermassa m1 dan m2 yang berjarak r,
diberikan oleh[1]
(1)
Keterangan:
: gaya tarik-menarik antara kedua
benda
: massa benda 1
: massa benda 2
: jarak antara m1 dan m2
:
konstanta
gravitasi
umum
(6.672x10-11 Nm2kg-2)
Jika m2 adalah massa suatu objek di
permukaan bumi, m1 adalah massa bumi
(me), dan r adalah radius bumi (Re), maka
dengan menggunakan Hukum II Newton
dapat ditentukan percepatan yang dialami
benda m2. Dalam hal ini, percepatan yang
dialami benda m2 ialah percepatan gravitasi.
(2)
Dengan mensubstitusi persamaan (1) ke
persamaan (2) akan didapatkan
(
Keterangan:
: percepatan gravitasi bumi
: massa bumi
: radius bumi
:
konstanta
gravitasi
(6.672x10-11 Nm2kg-2)
(3)
umum
Gravimeter merupakan alat yang
digunakan untuk mengukur medan gravitasi
bumi. Secara umum, prinsip kerja gravimeter
ialah dengan memanfaatkan pegas. Pegas
digantungi benda dengan massa konstan .
Variasi gaya berat yang dialami benda
bermassa
disebabkan karena adanya
variasi percepatan gravitasi yang dapat
diamati pada perubahan panjang pegas.
Dengan menggunakan Hukum Hooke dapat
diturunkan hubungan perubahan panjang
pegas akibat variasi percepatan gravitasi.
Hukum Hooke dituliskan seperti di bawah
ini.
(4)
Dengan mensubstitusikan Hukum II Newton
pada persamaan (4) akan diperoleh
dipengaruhi oleh variasi densitas. Koreksikoreksi ini antara lain koreksi pasang surut,
koreksi drift, koreksi lintang, koreksi udara
bebas, koreksi Bouguer, dan koreksi Terrain.
Koreksi Pasang Surut
Koreksi ini dilakukan untuk mereduksi
efek tarikan matahari dan bulan. Koreksi ini
bergantung pada waktu dan posisi lintang.
Nilai koreksi ini berkisar 0.3 mGal. Koreksi ini
biasanya dicakup pada koreksi drift dari alat
karena variasi koreksi pasang surut smooth
dan perubahannya lambat.
(5)
Keterangan:
: perubahan panjang pegas
: massa benda yang digantung pada
pegas
: konstanta elastisitas pegas
: perubahan percepatan gravitasi
Koreksi Drift
Koreksi drift dilakukan untuk menghitung
faktor kelelahan alat. Cara penentuan
koreksi drift yaitu dilakukan secara looping,
yaitu dari titik pengamatan awal kembali lagi
ke titik pengamatan awal. Persamaan
koreksi drift diberikan oleh persamaan (6).
(
(6)
Keterangan:
: koreksi drift
: bacaan nilai gaya berat pada akhir
looping (mGal)
: bacaan nilai gaya berat pada awal
looping (mGal)
: waktu pengambilan data ke-n
: waktu pengambilan data saat akhir
looping
: waktu pengambilan data saat awal
looping
Gambar 1. Prinsip kerja gravimeter dengan
[1]
memanfaatkan Hukum Hooke
Dalam melakukan pengukuran, nilai yang
terukur masih oleh efek-efek lain seperti
efek tarikan bulan atau matahari, efek
ketinggian
stasiun
pengukuran
dari
permukaan laut, dan lainnya. Oleh sebab itu,
perlu dilakukan koreksi untuk mereduksi
efek-efek yang mempengaruhi pengukuran
sehingga nilai hasil pengukuran gaya berat
menjadi harga seharusnya yaitu hanya
Koreksi Lintang
Koreksi lintang dilakukan karena gaya
berat akan bervariasi bergantung pada
lintang. Hal ini disebabkan bentuk bumi tidak
bola sempurna melainkan pepat di kedua
kutubnya. Bentuk bumi yang tidak bola
sempurna diakibatkan kecepatan angular
pada suatu titik di permukaan bumi akan
menurun dari katulistiwa menuju kutub
dengan nilai maksimum pada katulistiwa dan
nol pada kutub.
: densitas material yang berada di
antara stasiun pengukuran dan bidang
datum (g/cm3)
: ketinggian stasiun ukur terhadap
bidang datum (m)
Gambar 2. (a)Variasi kecepatan angular terhadap
lintang direpresentasikan dengan vektor dimana
semakin panjang vektor, nilai kecepatan angular
semakin besar. (b) Bentuk bumi tidak bulat
sempurna, melainkan pepat akibat kecepatan
angular (maksimum di katulistiwa dan nol di
[1]
kutub)
Koreksi lintang dapat dihitung dengan
persamaan di bawah ini.
(
)mGal (7)
dimana:
: 978031.846
: 0.005278895
: 0.000023462
: posisi lintang (lattitude)
Koreksi Udara Bebas
Koreksi ini mereduksi keberadaan
material yang mengisi ruang antara stasiun
pengukuran dan permukaan datum.
mGal/m
(8)
Keterangan:
: koreksi udara bebas (mGal)
: ketinggian (m)
Koreksi Bouguer
Koreksi ini menghitung efek tarikan
massa yang berada di antara stasiun
pengukuran dan bidang datum. Koreksi
Bouguer diungkapkan dalam persamaan di
bawah ini.
mGal
Keterangan:
: koreksi Bouguer (mGal)
(9)
Koreksi Terrain
Koreksi ini menghitung pengaruh
ketidakberaturan permukaan atau induksi di
sekitar stasiun pengukuran.
Anomali Bouguer adalah gaya berat
pengamatan dikurangi gaya berat normal
yang telah dikoreksi oleh efek-efek
ketinggian dan topografi[2]. Anomali Bouguer
dapat diungkapkan dalam persamaan di
bawah ini.
(10)
Keterangan:
: anomali Bouguer
: bacaan dalam mGal + koreksi tidal
koreksi drift (yang selanjutnya diikat
dengan nilai gaya berat absolut)
: gravitasi normal/teoritis (mGal)
: koreksi udara bebas (mGal)
: koreksi Bouguer (mGal)
: koreksi Terrain (mGal)
II. Metode Percobaan
Dalam praktikum ini digunakan metode
gaya berat untuk menetukan gaya berat di
permukaan bumi untuk tiap titik amat.
Selanjutnya, dari variasi gaya berat dapat
ditentukan variasi densitas batuan bawah
permukaan.
Langkah percobaannya ialah diawali
dengan penentuan lokasi titik ukur. Nama
operator, tipe alat gravimeter yang
digunakan, nama stasiun, koordinat, elevasi,
serta waktu pengukuran untuk tiap lokasi
titik ukur dicatat. Selanjutnya, piringan besi
ditempatkan pada posisi datar. Gravimeter
ditempatkan di atas piringan besi dengan
terlebih dahulu mengunci pegas gravimeter.
Kemudian posisi gravimeter diatur dengan
memutar
knob
waterpass
sehingga
gelembung pada waterpass tepat berada di
tengah. Setelah itu, kunci pegas dibuka.
Reading line diatur sehingga cross hair tepat
berada pada nilai 2.8 dengan cara memutar
nulling dial. Selanjutnya, pegas dikunci
kembali dan bacaan alat dan skaka
noniusnya dicatat. Langkah di atas dilakukan
untuk titik pengukuran yang lainnya.
III. Data dan Pengolahan
Gambar 5. Peta elevasi dalam 3D
Gambar 3. Peta kontur anomali Bouguer dengan
Easting sebagai sumbu x dan Northing sebagai
sumbu y
Gambar 4. Peta kontur elevasi dengan Easting
sebagai sumbu x dan Northing sebagai sumbu y
IV. Pembahasan
Pada Gambar 3 dapat dilihat sebaran
anomali Bouguer dari data yang telah diolah
menggunakan software Surfer 9. Daerah
dengan warna merah menandakan nilai
anomali Bouguer di daerah tersebut tinggi
dengan rentang nilai antara 500 mGal
sampai 540 mGal. Di sisi lain, anomali
Bouguer yang rendah terdapat pada daerah
berwarna ungu dengan rentang nilai antara
0 sampai 40 mGal. Daerah dengan anomali
Bouguer yang tinggi menandakan di daerah
tersebut kontras densitasnya juga besar. Hal
ini berarti di daerah tersebut terdapat suatu
material yang densitasnya berbeda dengan
daerah
sekitarnya.
Dengan
kontras
densitasnya, kita dapat mengestimasi
material bawah permukaan yang terkandung
di daerah tersebut.
Dari peta kontur anomali Bouguer
(Gambar 3) terlihat bahwa warna di daerah
sekitar stasiun pengukuran berwarna kuning
hingga merah. Anomali Bouguer pada
daerah sekitar titik pengukuran berkisar 320520 mGal. Ini menandakan bahwa di daerah
sekitar titik pengukuran terdapat daerah
yang memiliki nilai anomali Bouguer yang
cukup tinggi. Nilai anomali Bouguer yang
cukup tinggi ini mengindikasikan terdapat
suatu material yang memiliki kontras
densitas yang tinggi terhadap daerah sekitar.
Dengan melakukan proses lebih lanjut dapat
diestimasi material yang terkandung di
daerah sekitar titik pengukuran.
Pada Gambar 4 dan Gambar 5 dapat
dilihat elevasi (ketinggian) dari daerah di
sekitar titik pengamatan. Warna merah
menandakan daerah dengan ketinggian
paling besar (sekitar 2230 meter), sedangkan
warna ungu menandakan daerah di sekitar
titik pengamatan dengan ketinggian paling
rendah (sekitar 2010 meter). Dari kedua
gambar tersebut (Gambar 4 dan Gambar 5)
terlihat bahwa daerah semakin ke arah
tenggara, ketinggian juga semakin besar.
Peta elevasi (Gambar 4 dan Gambar 4) dapat
digunakan
sebagai
referensi
dalam
menentukan
koreksi-koreksi
akibat
pengaruh ketinggian seperti koreksi udara
bebas, koreksi Bouguer, dan koreksi terrain.
Pada gravimeter tipe Lacoste & Romberg
G-928, nilai temperatur di dalam alat ialah
53oC. Temperatur ini merupakan temperatur
ideal dimana pegas akan memberikan gaya
pemulih maksimal saat terjadi perubahan
percepatan gravitasi. Apabila temperatur di
dalam gravimeter tidak sama dengan
temperatur idealnya, maka sensitivitas
pegasnya akan menurun. Selain itu, apabila
temperatur di dalam gravimeter meningkat,
maka pegas akan memuai sehingga akan
menimbulkan error pada pembacaan alat.
Oleh sebab itu, temperatur di dalam
gravimeter perlu dibuat konstan.
V. Simpulan
Metode gaya berat digunakan untuk
mengukur variasi percepatan gravitasi di
permukaan bumi akibat adanya variasi
distribusi densitas bawah permukaan.
Pembacaan gaya berat perlu dikoreksi
sehingga didapatkan harga gaya berat yang
hanya dipengaruhi oleh variasi densitas.
Koreksi ini disebabkan antara lain karena
efek tarikan matahari dan bulan, pengaruh
bentuk bumi yang pepat, pengaruh
ketinggian, dan pengaruh topografi.
Anomali
Bouguer
dapat
merepresentasikan kelainan di bawah
permukaan. Semakin besar nilai anomali
Bouguer, kontras densitasnya semakin
besar. Kontras densitas yang besar
menandakan terdapat suatu material yang
densitasnya jauh berbeda terhadap daerah
sekitarnya.
VI. Pustaka
[1] Kearey, Brooks, and Hill. An Introduction
to Geophysical Exploration. 3rd ed. Blackwell
Publishing; 2002.
[2][Link]
w=article&catid=52%3Acontent-menuutama&id=138%3Apenyelidikan-gaya-beratdaerah-panas-bumisipoholon&tmpl=component&print=1&page
=&option=com_content&Itemid=175,
diakses 24 April 2013, pukul 12:48.
LAMPIRAN
Bacaan alat
(mGal)
Koreksi drift
(mGal)
107.73814
107.73532
107.73473
107.73441
107.73388
107.73337
107.73271
107.73212
107.73166
107.73106
107.73057
107.73016
107.73006
Elev
asi
(m)
2018
2182
2176
2178
2183
2188
2195
2196
2200
2201
2210
2220
2221
4794.94794
4482.01951
4494.19456
4496.10022
4478.41993
4464.97444
4445.91784
4433.74279
4423.57927
4416.59185
4401.55831
4378.58452
4385.14846
107.73814
107.73047
107.73112
107.73174
107.73219
107.73282
107.73321
107.73374
107.73447
107.735
107.73547
107.73518
107.73478
107.73429
107.73382
107.73326
2018
2219
2209
2207
2202
2191
2183
2180
2184
2183
2184
2167
2165
2168
2174
2174
4796.32412
4398.59395
4413.9451
4425.48493
4429.08451
4451.21134
4467.19771
4480.74907
4459.36333
4459.04572
4458.83398
4510.07506
4511.98072
4502.13481
4483.28995
4479.05515
stasi
un
Waktu
(WIB)
dt (s)
East
(lat.)
South
(long.)
base
g1
g2
g3
g4
g5
g6
g7
g8
g9
g10
g11
base
9:23:36
10:41:49
10:53:19
11:09:26
11:21:00
11:26:25
11:34:09
11:40:25
11:49:20
11:59:00
12:25:40
12:34:35
12:46:05
33816
38509
39199
40166
40860
41185
41649
42025
42560
43140
44740
45275
45965
7.30663
7.31676
7.31661
7.31668
7.31682
7.31669
7.31672
7.31677
7.31677
7.31671
7.31666
7.31661
7.3171
base
g12
g13
g14
g15
g16
g17
g18
g19
g20
g21
g22
g23
g24
g25
g26
8:38:00
9:45:00
9:53:00
9:59:50
10:06:30
10:20:00
10:28:05
10:37:54
10:45:40
10:57:00
11:08:45
11:19:00
11:28:45
11:35:50
11:44:30
11:50:35
31080
35100
35580
35990
36390
37200
37685
38274
38740
39420
40125
40740
41325
41750
42270
42635
7.30663
7.31709
7.3171
7.31714
7.31718
7.31702
7.31706
7.31708
7.31706
7.31705
7.31704
7.31626
7.31621
7.31636
7.31626
7.31613
0
-158.300186
-181.5746647
-214.1926659
-237.6020691
-248.5646858
-264.2159294
-276.8988338
-294.9449875
-314.509042
-368.4788476
-386.5250013
-409.79948
Koreksi
tidal
(mGal)
0.007
0.078
0.087
0.099
0.106
0.109
0.113
0.116
0.12
0.123
0.129
0.129
0.129
Koreksi
lintang
(mGal)
978115.3603
978115.5908
978115.5873
978115.5889
978115.5921
978115.5892
978115.5898
978115.591
978115.591
978115.5896
978115.5885
978115.5873
978115.5985
Free air
corection
(mGal)
622.7548
673.3652
671.5136
672.1308
673.6738
675.2168
677.377
677.6856
678.92
679.2286
682.006
685.092
685.4006
Koreksi
Bouger
(mGal)
186.108032
201.232768
200.679424
200.863872
201.324992
201.786112
202.43168
202.523904
202.8928
202.985024
203.81504
204.73728
204.829504
486.0864995
366.784433
400.9481209
435.9149404
442.729746
441.3347126
439.4473052
440.1733971
448.9255348
461.7229115
502.6136994
499.8509616
529.8945996
0
-0.37231601
-0.416771654
-0.454744182
-0.491790551
-0.566809449
-0.611728171
-0.66627895
-0.70943797
-0.772416798
-0.837711024
-0.894669816
-0.948850131
-0.70943797
-1.036372178
-1.07017699
-0.054
-0.007
0
0.005
0.01
0.022
0.029
0.036
0.043
0.053
0.061
0.069
0.075
0.08
0.085
0.089
978115.3603
978115.5983
978115.5985
978115.5994
978115.6003
978115.5967
978115.5976
978115.598
978115.5976
978115.5974
978115.5971
978115.5794
978115.5782
978115.5816
978115.5794
978115.5764
622.7548
684.7834
681.6974
681.0802
679.5372
676.1426
673.6738
672.748
673.9824
673.6738
673.9824
668.7362
668.119
669.0448
670.8964
670.8964
186.108032
204.645056
203.722816
203.538368
203.077248
202.062784
201.324992
201.04832
201.417216
201.324992
201.417216
199.849408
199.66496
199.941632
200.494976
200.494976
486.0864995
132.0292213
145.2678393
156.416979
158.9758146
178.8131706
193.1195406
206.082868
185.6132464
185.1524669
185.2306248
232.8760306
234.4102573
224.9756481
207.763255
203.5692194
Anomali
Bouger
g27
g28
g29
g30
g31
g32
base
12:00:30
12:09:45
12:17:00
12:23:00
12:29:10
12:38:15
14:59:00
43230
43785
44220
44580
44950
45495
53940
7.31631
7.31631
7.31632
7.31625
7.31626
7.31615
7.30663
107.73272
107.73197
107.73158
107.73101
107.7305
107.72991
107.73814
2179
2186
2193
2191
2190
2220
2018
4449.83503
4435.43671
4419.55621
4422.94405
4423.89688
4362.0688
4794.20692
0
-154.557244
-119.0987153
-84.5630541
-78.82694093
-81.30681417
-84.70817055
-84.19731624
-76.3106825
-63.73104798
-24.7887824
-29.71641866
0.122
Absolut G
obs.
978164.8
978010.2428
978045.7013
978080.2369
978085.9731
978083.4932
978080.0918
978080.6027
978088.4893
978101.069
978140.0112
978135.0836
978164.922
Lat.
derajat
7
7
7
7
7
7
7
7
7
7
7
7
7
Lat.
menit
18
19
18
19
19
19
19
19
19
19
18
18
19
0
-397.310854
-381.9082483
-370.3254458
-366.6838194
-344.4699706
978164.8
977767.4891
977782.8918
977794.4746
977798.1162
977820.33
7
7
7
7
7
7
18
19
19
19
19
19
G obs.
Delta G obs.
4794.95494
4640.397696
4675.856225
4710.391886
4716.127999
4713.648126
4710.246769
4710.757624
4718.644257
4731.223892
4770.166158
4765.238521
4795.07694
4796.27012
4398.959266
4414.361872
4425.944674
4429.586301
4451.800149
-1.125283465
-1.176685302
-1.216973228
-1.250314961
-1.284582852
-1.33505853
-2.1172
0.094
0.098
0.102
0.104
0.106
0.108
0.074
978115.5805
978115.5805
978115.5807
978115.5791
978115.5794
978115.5769
978115.3603
672.4394
674.5996
676.7598
676.1426
675.834
685.092
622.7548
200.956096
201.601664
202.247232
202.062784
201.97056
204.73728
186.108032
175.4869879
162.6587017
148.336894
151.3289174
152.1014116
96.81959165
486.2144995
Long.
menit
44
44
44
44
44
44
43
43
43
43
43
43
43
Long.
detik
17.304
7.152
5.028
3.876
1.968
0.132
57.756
55.632
53.976
51.816
50.052
48.576
48.216
easthing
northing
23.868
0.336
59.796
0.048
0.552
0.084
0.192
0.372
0.372
0.156
59.976
59.796
1.56
Long.
derajat
107
107
107
107
107
107
107
107
107
107
107
107
107
197659.2758
197,977.70
198042.795
198078.2013
198,136.86
198193.1252
198,266.07
198,331.30
198,382.13
198,448.39
198,502.50
198,547.77
198,559.15
9191434.69
9,190,315.49
9190332.486
9190324.954
9,190,309.82
9190324.546
9,190,321.67
9,190,316.53
9,190,316.84
9,190,323.88
9,190,329.75
9,190,335.56
9,190,281.39
23.868
1.524
1.56
1.704
1.848
1.272
107
107
107
107
107
107
44
43
43
43
43
43
17.304
49.692
52.032
54.264
55.884
58.152
197,659.28
198,513.84
198,442.02
198,373.54
198,323.84
198,254.12
9,191,434.69
9,190,282.23
9,190,280.68
9,190,275.84
9,190,271.11
9,190,288.39
Lat. detik
4467.838438
4481.451349
4460.115768
4459.871137
4459.732691
4511.03873
4513.00457
4502.924248
4484.411322
4480.214327
4451.054313
4436.711395
4420.875183
4424.298365
4425.287463
4363.511859
4796.39812
-328.4316818
-314.818771
-336.154352
-336.3989832
-336.537429
-285.2313902
-283.2655499
-293.345872
-311.8587978
-316.055793
-345.2158065
-359.5587247
-375.3949368
-371.971755
-370.9826571
-432.7582615
0.128
977836.3683
977849.9812
977828.6456
977828.401
977828.2626
977879.5686
977881.5345
977871.4541
977852.9412
977848.7442
977819.5842
977805.2413
977789.4051
977792.8282
977793.8173
977732.0417
978164.928
7
7
7
7
7
7
7
7
7
7
7
7
7
7
7
7
7
19
19
19
19
19
18
18
18
18
18
18
18
18
18
18
18
18
1.416
1.488
1.416
1.38
1.344
58.536
58.356
58.896
58.536
58.068
58.716
58.716
58.752
58.5
58.536
58.14
23.868
107
107
107
107
107
107
107
107
107
107
107
107
107
107
107
107
107
43
44
44
44
44
44
44
44
44
43
43
43
43
43
43
43
44
59.556
1.464
4.092
6
7.692
6.648
5.208
3.444
1.752
59.736
57.792
55.092
53.688
51.636
49.8
47.676
17.304
198,211.05
198,152.50
198,071.83
198,013.26
197,961.32
197,992.84
198,037.00
198,091.25
198,143.11
198,204.90
198,264.69
198,347.57
198,390.67
198,453.60
198,509.96
198,575.08
197,659.28
9,190,283.71
9,190,281.14
9,190,282.86
9,190,283.61
9,190,284.40
9,190,370.92
9,190,376.72
9,190,360.45
9,190,371.83
9,190,386.60
9,190,367.04
9,190,367.54
9,190,366.70
9,190,374.83
9,190,374.06
9,190,386.63
9,191,434.69