0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
37 tayangan8 halaman

Prinsip Kerja Inverter Tiga Fasa

Inverter adalah alat yang mengubah tegangan DC menjadi AC dengan berbagai amplitudo dan frekuensi. Inverter dapat berupa tunggal atau tiga fasa, dan digunakan untuk berbagai aplikasi seperti motor listrik, pemanas induksi, dan UPS. Kinerja inverter diukur melalui faktor harmonik, distorsi total, dan faktor distorsi. Modulasi lebar pulsa digunakan untuk menghasilkan tegangan keluaran sinusoidal.
Hak Cipta
© Attribution Non-Commercial (BY-NC)
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai PDF, TXT atau baca online di Scribd
0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
37 tayangan8 halaman

Prinsip Kerja Inverter Tiga Fasa

Inverter adalah alat yang mengubah tegangan DC menjadi AC dengan berbagai amplitudo dan frekuensi. Inverter dapat berupa tunggal atau tiga fasa, dan digunakan untuk berbagai aplikasi seperti motor listrik, pemanas induksi, dan UPS. Kinerja inverter diukur melalui faktor harmonik, distorsi total, dan faktor distorsi. Modulasi lebar pulsa digunakan untuk menghasilkan tegangan keluaran sinusoidal.
Hak Cipta
© Attribution Non-Commercial (BY-NC)
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai PDF, TXT atau baca online di Scribd

INVERTER Alat Elda yang mengubah dari DC ke AC(DC to AC converter amplitudo 110V,220V,380V,20KV , frekuensi jala2 50 Hz,60Hz) Jenis : -single

phase (half/full bridge) or three phase (tiga fasa) -gain inverter = ratio ac output to dc input voltage (perbandingan tegangan output AC/input DC) -Tegangan output dapat diubah dengan mengatur gain melalui teknik PWM(Variable output can be achieve by variying gain inverter,acomplished by PWM. Hal-hal diinginkan dalam pembuatan inverter adalah : Tegangan output berbentuk sinus (sinusoidal voltage is inverter ideal output) dalam prakteknya ada komponen harmonisa (practical inverter nonsinusoidal contain harmonics) -For Low&medium power quasi/square wave are may be acceptable. Salah satu cara mengatasi harmonisa yaitu dengan filter dan teknik switching. (harmonic contain can be reduce by switching technique) Aplikasi dari inverter : AC motor drive (kecepatan, arah putar, frekuensi) induction heating (memerlukan tegangan AC) standby power supply, Uninterruptable Power supply UPS ( memerlukan battery cadangan) keperluan entertainment (TV mobil dll) Sumber tegangan Input:(DC voltage input source) A Battery, fuel cell (H2 + O2 2H2O), solar cell, From rectifier (AC to dc MULTISTAGE POWER SUPPLY) Parameter unjuk kerja (Performance parameters) : 1. Harmonic factor (Faktor Harmonisa) HF, HFn = Vn/V1, V1= komponen dasar tegangan, Vn = tegangan pada harmonisa ke n 2. Total Harmonic Distortion (THD) mengukur kedekatan bentuk gelombang ouput trhadp bentuk komponen dasar THD = 1/V1( sigma (Vn)^2) ( n = 1 s.d ke n) 3. Distortion factor (DF), ukuran tingkat keefektifan dalam menghilangkan harmonisa. DFn = sigma Vn/V1n^2 4. Lowest-order harmonic, LOH, tingkat harmonisa terendah yang frekuensi terdekat ke frekuensi dasar dan amplitudonya lebih besar atau sama dengan 3% dari komponen dasarnya.

Contoh:

Inverter satu fasa setengah jembatan Beban load R = 2.4 Ohm Teg input 2 x Ed = 48 V, Ed = 24 Volt Tentukan: a. Komponen dasar tegangan output rms(v1) b. Daya output c. Arus puncak d. Tegangan balik puncak e. THD f. DF g. HF. LOH solusi: a. teg eff. V1 = 0,45 Vs = 0.45 x 48 = 21.6 Volt b. Teg rata2, Vo = Vs/2 = 24 volt Po = Vo^2/R = 240 WATT c. Ip = Vo/R = 24/2.4= 10 A d. Vb = 2 x 24 = 48 Volt e. THD =(1/V1)(( sigma (Vn)^2))^0.5 ? ( sigma (Vn)^2 ) = ( vo^2-V1^2) =0.2176 Vs THD =0.2176 Vs/0.45 Vs = 48.34% f. DF = sigma Vn/sigma Vn1 sigma Vn = [(v3/3)^2 + (v5/5)^2 + (v7/7)^2 + . . .)]^0.5 = ? 0.01712 Vs DF = (0.45 Vs)/(0.01712 Vs) = 2.80% g. tingkat harmonisa terendah adalah orde 3, V3 = V1/3 HF3 = V3/V1 = 33.33% dan DF3 = (V3/3^2)/V1 = 1/27 = 3.704%

Inverter satu fasa Jembatan penuh (full bridge Inverter single phase)

Contoh soal Diketahui Sumber Vs=Ed = 48 Volt Beban(load) R murni = 2.4 Ohm Tentukan: a. komponen dasar tegangan ouput effektif (v1) b. Daya output c. Arus puncak d. Tegangan balik puncak pada komponen daya (Vb) [Link] f. DF g. HF. LOH Solusi: a. V1 = 0,9 x 48 Volt = 43,2 Volt b. Vo = Vs = Ed = 48 Volt Daya output, Po = (Vs)^2/R = 48^2/2.4= 960 Watt c. Arus puncak pada transistor = Ip = 48/2.4 = 20 A

Karena dutycycle =50%, maka arus rata-rata masing2 switch(transistor) ID= 0.5 x 20= 10 A [Link] balik puncak pada komponen daya (Vb)= 48 Volt e. . THD =(1/V1)(( sigma (Vn)^2))^0.5 ? ( sigma n=3,5,7... (Vn)^2 )^0.5 = ( vo^2-V1^2) =0.4325 Vs THD =0.4325 Vs/0.9 Vs = 48.34% f. DF = sigma Vn/sigma Vn1 sigma Vn = [(v3/3)^2 + (v5/5)^2 + (v7/7)^2 + . . .)]^0.5 = ? 0.01712 Vs DF = (0.03424 Vs)/(0.9 Vs) = 3.804% g. tingkat harmonisa terendah adalah orde 3, V3 = V1/3 HF3 = V3/V1 = 33.33% dan DF3 = (V3/3^2)/V1 = 1/27 = 3.704% INVERTER TIGA FASA Untuk keperluan daya yang besar, terdiri dari tipe half/fullbridge. trigger/gating harus berbeda fasa masing-masing 120 derajat.

Contoh. Inverter tiga fasa dengan beban(load) R terhubung Y(bintang) R = 10 Ohm Frekuensi inverter 60 Hz, Tegangan DC input Ed=220 Volt a. Tunjukan teganan saluran(line-line) dan arus sesaat V (t) & i(t) b. Tegangan saluran effektif c. Tegangan fasa d. Tegangan antar saluran pada frekuensi dasar

[Link] fasa pada frekuensi dasar f. THD (total harmonics distortion) [Link] h. harmonic factor and distortion factor of the lowest-order harmonic i. Daya beban j. Arus rata2 pada switch k. arus rms pada switch Solusi: Vs=Ed=220 V R= 10 Ohm fo = 60 Hz w = 377 rad/s a. tegangan saluran(line-line) dan arus sesaat V (t)=242.58 sin (377t + 30 deg ) - 48.52 sin 5(377 + 30 deg) 34.66 sin 7( 377t + 30 deg) + 22.05 sin 11( 377t + 30 deg) ... The phase voltage is Van(t) = Vab(t)/(3^0.5) with delay 30 [Link] dividing the voltage by the load resistance (R=10 ohm) gives instantaneous (phase) current as i(t) = 14 sin (377t) - 2.8 sin 5(377t) - 2sin 7(377t) + 1.277 sin 11(377t) + ... b. VL = 0,8165 x 220 = 179.63 V c. Vp = 0.4714 x 220 = 103.7 Volt d,e,f,g ??? i. Po = 3 [Link] = 103,7 x 10,37 = 3226.4 Watt.

PWM Modulasi penggabungan dua sinyal yang berbeda frekuensi, menghasilkan pulsa baru dengan lebar tertentu untuk mentriger devais daya. Sinyal gergaji pembawa (carrier) dengan Amplitudo Ac Index modulasi M = Ar/Ac Sinyak referensi(berupa DC konstan,sinus) dengan amplitudo Ar.

Anda mungkin juga menyukai