0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
441 tayangan6 halaman

Metode Secant dalam Penyelesaian Akar

Metode Secant merupakan modifikasi dari metode Newton-Raphson untuk menentukan akar suatu fungsi tanpa perlu menghitung turunannya. Metode ini menggunakan dua nilai tebakan sebelumnya untuk memperkirakan nilai berikutnya. Contoh soal menunjukkan proses iterasi metode Secant untuk menentukan akar dari dua fungsi berbeda hingga mencapai konvergensi.

Diunggah oleh

Castiqliana Luo
Hak Cipta
© Attribution Non-Commercial (BY-NC)
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai DOCX, PDF, TXT atau baca online di Scribd
0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
441 tayangan6 halaman

Metode Secant dalam Penyelesaian Akar

Metode Secant merupakan modifikasi dari metode Newton-Raphson untuk menentukan akar suatu fungsi tanpa perlu menghitung turunannya. Metode ini menggunakan dua nilai tebakan sebelumnya untuk memperkirakan nilai berikutnya. Contoh soal menunjukkan proses iterasi metode Secant untuk menentukan akar dari dua fungsi berbeda hingga mencapai konvergensi.

Diunggah oleh

Castiqliana Luo
Hak Cipta
© Attribution Non-Commercial (BY-NC)
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai DOCX, PDF, TXT atau baca online di Scribd

METODE SECANT

OLEH : CASTIQLIANA / 110405062 (KELOMPOK V)


Modifikasi dari metode Newton Raphson adalah metode Secant. Modifikasi ini
dilakukan karena adanya kelemahan dari metode Newton Raphson, yaitu mengenai
evaluasi nilai turunan dari f(x). Tidak semua f(x) mudah dicari turunannya. Suatu
saat mungkin saja ditemukan suatu fungsi yang sukar dicari turunannya. Untuk
menghindari hal tersebut diperkenalkan metode Secant.
Metode Newton Raphson : x i 1 x i

f(x i )
f' (x i )

Yang membedakan antara metode Secant dan Newton Raphson dalam menentukan
sebuah akar dari suatu fungsi adalah dalam menentukan besarnya xi+1.
Metode Secant : x i1 x i

f(x i )(x i 1 x i )
f(x i 1 ) f(x i )

Metode Secant dikerjakan dengan melakukan iterasi dari rumus yang diberikan
hingga diperoleh hasil perulangan yang mendekati satu sama lain.
Contoh soal :
1.

Hitung salah satu akar dari f(x) = ex 2 x2 dengan tebakan awal 1,4 dan 1,5.
x i 1 x i

f(x i )(x i 1 x i )
f(x i 1 ) f(x i )

Iterasi I
xi = 1,5

f(xi)

= e1,5 2 (1,5)2
= 4,482 2 2,25
= 0,232

xi 1 = 1,4 f(xi 1 ) = e1,4 2 (1,4)2


= 4,055 2 1,96
= 0,095

x i 1 x i

f(x i )(x i 1 x i )
f(x i 1 ) f(x i )

1,5

0,232 (1,4 1,5)


0,095 0,232

1,5

0,232 (0,1)
0,137

1,5

0,0232
0,137

x i1 1,331

Iterasi II
xi = 1,331 f(xi)

= e1,331 2 (1,331)2
= 3,785 2 1,772
= 0,013

xi 1 = 1,5 f(xi 1) = e1,5 2 (1,5)2


= 4,482 2 2,25
= 0,232

x i 1 x i

f(x i )(x i 1 x i )
f(x i 1 ) f(x i )

1,331

0,013 (1,5 1,331)


0,232 0,013

1,331

0,013 (0,169)
0,219

1,331

0,0022
0,219

x i1 1,321

Iterasi III
xi = 1,321 f(xi)

= e1,321 2 (1,321)2
= 3,747 2 1,745
= 0,002

xi 1 = 1,331 f(xi 1) = e1,331 2 (1,331)2


= 3,785 2 1,772
= 0,013

x i 1 x i

f(x i )(x i 1 x i )
f(x i 1 ) f(x i )

1,321

0,002 (1,331 1,321)


0,013 0,002

1,321

0,002 (0,01)
0,011

1,331

0,00002
0,011

x i1 1,319

Iterasi IV
xi = 1,319 f(xi)

= e1,319 2 (1,319)2
= 3,74 2 1,74
= 0

xi 1 = 1,321 f(xi 1) = e1,321 2 (1,321)2


= 3,747 2 1,745
= 0,002

x i 1 x i

f(x i )(x i 1 x i )
f(x i 1 ) f(x i )

1,319

0(1,321 1,319)
0,002 0

x i1 1,319

Tabel Iterasi
Iterasi

xi + 1

1,331

II

1,321

III

1,319

IV

1,319

Iterasi berhenti pada iterasi IV karena telah mengalami hasil yang sama dengan
iterasi sebelumnya yaitu dimana hasil xi
x

+ 1

adalah 1,319. Jadi, salah satu akar

dari f(x) = e 2 x adalah 1,319.

2.

Hitung salah satu akar dari f(x) = x2 (x+1) ex = 0 dengan tebakan awal 0,8 dan
0,9.
x i 1 x i

f(x i )(x i 1 x i )
f(x i 1 ) f(x i )

Iterasi I
f(xi)

xi = 0,9

= (0,9)2 (0,9 + 1) e 0,9


= 0,81 (1,9) e 0,9
= 0,81 0,7725
= 0,0375

xi 1 = 0,8 f(xi 1) = (0,8)2 (0,8 + 1) e 0,8


= 0,64 (1,8) e 0,8
= 0,64 0,8088
= 0,1688

x i 1 x i

f(x i )(x i 1 x i )
f(x i 1 ) f(x i )

0,9

0,0375 (0,8 0,9)


0,1688 0,0375

0,9

0,0375 (0,1)
0,2063

0,9

0,00375
0,2063

x i1 0,8818

Iterasi II
xi = 0,8818 f(xi)

= (0,8818)2 (0,8818 + 1) e 0,8818


= 0,7776 (1,8818) e 0,8818
= 0,7776 0,7791
= 0,0015

xi 1 = 0,9 f(xi 1) = (0,9)2 (0,9 + 1) e 0,9


= 0,81 (1,9) e 0,9
= 0,81 0,7725
= 0,0375

x i 1 x i

f(x i )(x i 1 x i )
f(x i 1 ) f(x i )

0,8818

0,0015 (0,9 0,8818)


0,0375 (0,0015)

0,8818

0,0015 (0,0182)
0,039

0,8818

0,0000273
0,039

x i1 0,8825

Iterasi III
xi = 0,8825 f(xi)

= (0,8825)2 (0,8825 + 1) e 0,8825


= 0,7788 (1,8825) e 0,8825
= 0,7788 0,7789
= 0,0001

xi 1 = 0,8818 f(xi 1) = (0,8818)2 (0,8818 + 1) e 0,8818


= 0,7776 (1,8818) e 0,8818
= 0,7776 0,7791
= 0,0015

x i 1 x i

f(x i )(x i 1 x i )
f(x i 1 ) f(x i )

0,8825

0,0001(0,8818 0,8825)
0,0015 (0,0001)

0,0001(0,0007)
0,0014
0,00000007
0,8825
0,0014

0,8825

x i1 0,8825

Tabel Iterasi
Iterasi

xi + 1

0,8818

II

0,8825

III

0,8825

Iterasi berhenti pada iterasi III karena telah mengalami hasil yang sama dengan
iterasi sebelumnya yaitu dimana hasil xi + 1 adalah 0,8825. Jadi, salah satu akar
dari f(x) = x2 (x+1) ex = 0 adalah 0,8825.

Anda mungkin juga menyukai