0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
0 tayangan4 halaman

Materi Rugi Rugi Trafo

Dokumen ini membahas tentang rugi-rugi pada transformator yang terdiri dari rugi tembaga dan rugi besi, serta jenis-jenisnya seperti rugi histerisis, rugi arus eddy, rugi kopling, rugi kapasitas liar, dan rugi efek kulit. Upaya untuk mengurangi rugi-rugi ini meliputi pemilihan material inti dan kawat yang tepat. Contoh soal juga diberikan untuk menghitung jatuh tegangan dan rugi-rugi tembaga pada transformator.

Diunggah oleh

Junaedi
Hak Cipta
© All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai DOCX, PDF, TXT atau baca online di Scribd
0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
0 tayangan4 halaman

Materi Rugi Rugi Trafo

Dokumen ini membahas tentang rugi-rugi pada transformator yang terdiri dari rugi tembaga dan rugi besi, serta jenis-jenisnya seperti rugi histerisis, rugi arus eddy, rugi kopling, rugi kapasitas liar, dan rugi efek kulit. Upaya untuk mengurangi rugi-rugi ini meliputi pemilihan material inti dan kawat yang tepat. Contoh soal juga diberikan untuk menghitung jatuh tegangan dan rugi-rugi tembaga pada transformator.

Diunggah oleh

Junaedi
Hak Cipta
© All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai DOCX, PDF, TXT atau baca online di Scribd

RUGI-RUGI TRANSFORMATOR

Karena tidak terdapat bagian-bagian yang bergerak atau berputar dari suatu transformator
maka transformator tidak memiliki rugi-rugi gesekan. Akibatnya sebagian besar transformator
memiliki efisiensi 90%. Meskipun demikian, terdapat juga rugi-rugi yang muncul pada
transformator yang secara umum dapat dikelompokkan menjadi dua kelompok rugi-rugi utama
yaitu rugi-rugi tembaga dan rugi-rugi besi. Rugi-rugi tembaga terjadi karena resistansi dalam
belitan. Rugi-rugi ini akan berbanding lurus dengan besarnya beban sehingga meningkatkan arus
beban akan meningkatkan rugi-rugi tembaga. Selain itu ada juga Rugi kopling, Rugi kapasitas
liar, dan Rugi efek kulit.

JENIS-JENIS RUGI-RUGI TRANSFORMATOR


Rugi-rugi daya transformator berupa rugi inti atau rugi besi dan rugi tembaga yang
terdapat pada kumparan primer maupun kumparan sekunder.

1. Rugi Tembaga (Pcu)


Rugi Tembaga (PCU) adalah rugi yang disebabkan arus beban mengalir pada kawat
tembaga. Rugi-rugi tembag terjadi di kedua kumparan. Kumparan primer atau sekunder
dibuat dari gulungan kawat tembaga yang dilapisi oleh isolator tipis yang disebut enamel.
Umumnya kumparan dibuat dari gulungan kawat yang cukup panjang. Gulungan kawat
yang panjang ini akan meningkatkan hambatan dalam kumparan. Pada saat trafo dialiri
arus listrik maka hambatan kumparan ini akan mengubah sejumlah kecil arus listrik
menjadi panas yaitu sebesar (i2R). Semakin besar harga R maka semakin besar pula
energi panas yang timbul di dalam kumparan. Mutu kawat yang bagus dengan nilai
hambatan jenis yang kecil dapat mengurangi rugi – rugi tembaga. Rumusnya dapat ditulis
sebagai berikut :

2. Rugi Besi (Pi)


Rugi-rugi besi (Pi) dapat dibagi menjadi 2 jenis yaitu :
a. Rugi Histerisis
Hysterisis losses (rugi-rugi histerisis) adalah Kerugian pada transformator yang
disebabkan oleh gesekan molekul yang melawan aliran gaya magnet di dalam inti
besi. Gesekan molekul dalam inti besi ini menimbulkan panas. Panas yang timbul
ini menunjukan kerugian energi, karena sebagian kecil energi listrik tidak
dipindahkan , tetapi diubah bentuk menjadi energi panas. Panas yang tinggi juga
dapat merusak trafo ,sehingga pada trafo – trafo transmisi daya listrik ukuran
besar, harus didinginkan dengan media pendingin. Umumnya digunakan minyak
khusus untuk mendinginkan trafo ini Sebuah trafo didesain untuk bekerja pada
rentang frekuensi tertentu. Menurunnya frekuensi arus listrik dapat menyebabkan
meningkatnya rugi-rugi histerisis dan menurunkan kapasitas (VA) trafo. Selain itu
Rugi histeresis, yaitu rugi yang disebabkan fluks bolak-balik pada inti besi, yang
dinyatakan sebagai berikut :

Kh = konstanta (0.26)
Bmaks = fluks maksimum (weber)
b. Rugi Eddy current
Kerugian karena Eddy current (eddy current losses) adalah Kerugian pada
transformator yang disebabkan oleh aliran sirkulasi arus yang menginduksi
logam. Ini disebabkan oleh aliran fluk magnetik disekitar inti besi. Karena inti
besi trafo terbuat dari konduktor (umumnya besi lunak), maka arus Eddy yang
menginduksi inti besi akan semakin besar. Eddy current dapat menyebabkan
kerugian daya pada sebuah trafo karena pada saat terjadi induksi arus listrik pada
inti besi, maka sejumlah energi listrik akan diubah menjadi panas. Ini merupakan
[Link] mengurangi arus Eddy, maka inti besi trafo dibuat berlapis-lapis,
tujuannya untuk memecah induksi arus Eddy yang terbentuk di dalam inti besi.
Perbedaan induksi arus Eddy di dalam inti besi tunggal dengan inti besi berlapis
dapat dilihat berlapis. Rugi arus eddy yaitu disebabkan arus pusar pada inti besi.
Dirumuskan sebagai berikut :

Jadi, rugi besi (inti) adalah


3. Rugi Kopling
Kerugian yang terjadi karena kopling primer-sekunder tidak sempurna, sehingga tidak
semua fluks magnet yang diinduksikan primer memotong lilitan sekunder. Kerugian ini
dapat dikurangi dengan menggulung lilitan secara berlapis-lapis antara primer dan
sekunder.
4. Rugi Kapasitas Liar
Kerugian yang disebabkan oleh kapasitas liar yang terdapat pada lilitan-lilitan
transformator. Kerugian ini sangat memengaruhi efisiensi transformator untuk frekuensi
tinggi. Kerugian ini dapat dikurangi dengan menggulung lilitan primer dan sekunder
secara semi-acak (bank winding).
5. Rugi Efek Kulit
Sebagaimana konduktor lain yang dialiri arus bolak-balik, arus cenderung untuk mengalir
pada permukaan konduktor. Hal ini memperbesar kerugian kapasitas dan juga menambah
resistansi relatif lilitan. Kerugian ini dapat dikurang dengan menggunakan kawat Litz,
yaitu kawat yang terdiri dari beberapa kawat kecil yang saling terisolasi. Untuk frekuensi
radio digunakan kawat geronggong atau lembaran tipis tembaga sebagai ganti kawat
biasa.

UPAYA UNTUK MENGURANGI RUGI-RUGI PADA TRANSFORMATOR


Untuk mengurangi rugi-rugi besi haruslah diambil inti besi yang penampangnya cukup
besar agar fluks magnit mudah mengalir didalamnya. Untuk memperkecil rugi rugi tembaga,
harus diambil kawat tembaga yang penampangnya cukup besar untuk mengalirkan arus listrik
yang diperlukan. Rugi inti terdiri dari rugi arus eddy dan rugi histerisis. Rugi arus eddy timbul
akibat adanya arus pusar pada inti yang dapat menghasilkan panas. Adapun arus pusar inti
ditentukan oleh tegangan induksi pada inti yang menghasilkan perubahan-perubahan fluks
magnet.
Arus pusar adalah arus yang mengalir pada material inti karena tegangan yang diinduksi
oleh fluks. Arah pergerakan arus pusar adalah 90˚ terhadap arah fluks seperti terlihat pada
Gambar dibawah ini.
CONTOH SOAL
Suatu transformator fasa tunggal 20 kVA, 3300/440 Volt mempunyai tahanan 2,5 ohm pada sisi
tegangan tinggi dan 0,046 ohm pada sisi tegangan rendah. Hitung jatuh tegangan di tahanan dan
rugi-rugi tembaga pada beban penuh?
Penyelesaian :
 Tahanan total transformator pada sisi 440 Volt
= 0,046 + (440/3300)2 x 2,5 ohm
= 0,09044 ohm
 Arus beban penuh pada sisi 440 Volt
20× 1000
¿ =45 , 5Ampere
440
 Jadi, jatuh tegangan di tahanan
= 45,5 x 0,09044
= 4,11502 Volt
 Rugi-rugi tembaga pada beban penuh

= (45,5)2 x 0,09044
= 187,23341 Watt

Anda mungkin juga menyukai