SCENE 01 — CHAT AWAL
00:00–00:07 | PAGI
SHOT 01 — ECU HP
Fajar sedang duduk di teras pagi hari. Dia membuka WhatsApp.
Terlihat chat lama dengan seseorang.
Fajar :
“Tadi aku lewat tempat kita dulu.”
Beberapa detik kemudian muncul balasan:
Mantan :
“Hehe… masih ingat juga?”
SFX: TING.
Karakter berhenti.
Tidak langsung membalas.
SHOT 02 — CLOSE UP WAJAH
Fajar tersenyum kecil.
Bukan senyum bahagia, tapi seperti teringat sesuatu.
VO:
“Ada beberapa orang yang sudah lama nggak ada…”
Beat.
“…tapi entah kenapa, ceritanya masih sering muncul di kepala.”
SCENE 02 — TERAS
00:07–00:14
Fajar masih melihat chat.
Jempol mengetik:
“Aku masih sering lewat sana.”
Berhenti.
Hapus.
Kunci HP.
Dia menghela napas.
Kemudian mengambil HP lagi.
Buka kontak temannya.
TELEPON.
Fajar :
“Hallo man, kau di mana?”
Rahman :
“Di Ruang Sapta ni aku kenapa jar?”
Fajar :
“Okee join ya otw”
Rahman :
“Tumben.”
Dia diam sebentar.
Fajar :
“Enda bosan aja di rumah.”
Temannya seperti tahu ada sesuatu.
Rahman :
“hallah keingat mantan kah ahaha”
Karakter tersenyum kecil.
Fajar :
“Sedikit.”
Rahman :
“Yaudah sini lah Ruang Sapta a”
CUT.
SCENE 03 — PREPARATION
Tetap seperti sebelumnya:
Kunci → jaket → helm → motor → berangkat.
Tapi VO-nya aku ubah:
“Kadang bukan karena masih mau kembali…”
Cut motor mulai berjalan.
“…cuma ada beberapa kenangan yang belum benar-benar hilang.”
MUSIC mulai lebih upbeat.
SCENE 04 — RUANG SAPTA
Pagi menuju siang.
Cahaya natural masuk dari jendela.
Karakter dan temannya duduk.
Minuman datang.
Rahman :
“Hari gini masih kepikiran aja bro”
Fajar :
“Ya mau bagaimana lagi”
Rahman :
“Mau sampai kapan Kocak”
Fajar :
“Ya… diingat ingat aja.”
Teman tertawa kecil.
TEMAN:
“Kau ini.”
Mereka berdua tertawa ringan.
Lalu temannya mengambil HP.
SCENE 05 — PROMO
SHOT CLOSE UP HP
Teman membuka poster STANDUP NITE 5.
Rahman :
“Nih, daripada keingat terus”
Fajar :
“Apa cuk”
Rahman melihatkan poster.
Rahman :
“Nih Standup Nite 5 tanggal 29 Agustus Ada Yono Bakrie sama Mukmin tiketnya cuman
200ribu dijamin bakal ketawa ini.”
Karakter membaca poster.
Kemudian tersenyum.
Fajar :
“Boleh sih”
Rahman :
“Nah. Gitu.”
CLOSING TAMBAHAN
00:53–00:56
CLOSE UP
Karakter mengambil HP.
Sekilas dia melihat lagi chat lama tadi.
Kali ini dia tidak membuka chat.
Dia hanya tersenyum kecil.
Kemudian LOCK HP.
SFX: CLICK.
Dia kembali ngobrol dengan temannya.
00:56–01:00
CUT TO BLACK.
00:56–01:00
VO, pelan:
“Kita nggak butuh melupakan…”
Beat 1 detik.
VO lanjut:
“…cuma butuh keluar dan tertawa.”
CUT → POSTER STANDUP NITE 5
Lalu jangan pakai VO lagi.
Biarkan poster berbicara:
STANDUP NITE 5
[TANGGAL]
[LOKASI]
[INFO TIKET]