Soal Pengkayaan Uji Kompetensi (UKOM)
Program Studi D3 Keperawatan Universitas Aisyiyah Palembang
Dosen : Khoirin, SKM., [Link]
Tahun Akademik 2025-2026
1. Seorang perempuan berusia 40 tahun dirawat di ruang syaraf dengan diagnosa
stroke hemoragik. Perawat melakukan pemeriksaan dengan hasil TD: 140/90
mmHg, P: 22 x/menit, N: 106 x/menit. Terdapat adanya hemiparesis kiri. Nilai
GCS adalah respons mata merespons terhadap nyeri dan tangan fleksi abnormal
serta pasien mengerang kesakitan.
Berapakah nilai GCS kasus di atas?
A. E2M3V2
B. E2M3V3
C. E2M4V4
D. E3M3V2
E. E3M2V2
2. Seorang laki-laki berusia 65 tahun dirawat di ruang ICU dengan keluhan sakit
kepala, bicara tidak jelas dan kesadarannya menurun. Hasil pengkajian, TD: 160/90
mmHg, N: 90 x/menit, P: 24 x/menit, dan S: 38°C, hasil CT scan adanya
hematoma serebri.
Apakah tindakan kolaborasi yang tepat pada kasus tersebut?
A. Memasang monitor
B. Pemantauan kesadaran
C. Pemantauan tanda-tanda vital
D. Pemantauan keseimbangan cairan
E. Pemberian manitol 200 mg x 6 perhari
3. Seorang laki-laki 20 tahun di bawa ke IGD dengan penurunan kesadaran. Hasil
pengkajian TD: 100/70 mmHg, N: 116 x/menit, dan P: 20 x/menit, GCS: 334.
Korban diduga melakukan percobaan bunuh diri dengan meminum cairan
pestisida. Keluarga mengatakan di rumah korban sempat muntah sebanyak 2 kali.
Apakah tindakan keperawatan utama pada kasus tersebut?
A. Memasang kateter
B. Melakukan gastric lavage
C. Memantau tanda-tanda vital
D. Melakukan pemasangan infus
E. Memberikan antidotum atropine sulfas
4. Seorang laki-laki 22 tahun korban kecelakaan lalu lintas dibawa ke IGD dengan
cedera otak sedang. Dari hasil pemeriksaan didapatkan TD: 145/80 mmHg, N: 50
x/menit, P: 10 x/menit, GCS: 252, PTIK (+), dan hasil CT scan edema serebri.
Apakah tindakan keperawatan utama yang tepat pada kasus di atas?
A. Memberikan drip Mannitol
B. Memberikan injeksi Citicoline
C. Melakukan pemasangan kateter
D. Memberikan oksigenasi dengan NRM
E. Melakukan pemeriksaan CT scan berkala
5. Seorang perempuan 70 tahun datang ke IGD dengan keluhan sesak napas. Hasil
pemeriksaan didapatkan TD: 150/90 mmHg, P: 28 x/menit, N: 110x/menit. Hasil
BGA: pH 7,7; PaCO
❑2: 81 mmHg; PaO
❑2: 40 mmHg; HCO
❑3 : 24 mEq/L. Pasien nampak bingung, diaphoresis dan lemah.
-
Bagaimanakah interpretasi hasil analisa gas darah pada kasus tersebut?
A. Asidosis metabolik respiratorik
B. Alkalosis respiratorik
C. Asidosis respiratorik
D. Alkalosis metabolik
E. Asidosis metabolik
6. Seorang perempuan 55 tahun, korban kecelakaan lalu lintas dibawa ke IGD. Dari
pemeriksaan fisik didapatkan data TD: 90/60 mmHg, N: 115 x/menit, P: 30
x/menit, terdapat luka di wajah, tampak memar pada bagian abdomen, distensi
abdomen (+), fraktur terbuka 1/3 femur dextra, akral dingin.
Apakah label triage yang diberikan perawat pada pasien tersebut?
A. Kuning
B. Merah
C. Hitam
D. Hijau
E. Biru
7. Seorang laki-laki, 25 tahun, pengendara sepeda motor mengalami kecelakaan dan
dibawa di IGD. Hasil pemeriksaan TD: 90/60 mmHg, N: 115 x/menit, S: 36,7°C,
P: 32 x/menit, SpO
❑2: 89%, nampak tanda klinis sesak dan gelisah, jejas pada dada kiri, disertai
distensi vena jugularis, perkusi dada kiri hipersonor dan auskultasi tidak terdengar,
palpasi tidak ada fraktur costae.
Apakah tindakan keperawatan yang tepat untuk pasien tersebut?
A. Plester lebar dan berikan oksigen
B. Needle pericardiocentesis
C. Needle thoracocentesis
D. Segera pasang infus
E. Plester 3 sisi
8. Seorang laki-laki usia 27 tahun menjadi korban kebakaran pabrik dan dibawa ke
IGD. Kebakaran terjadi sejak 1 jam yang lalu. Hasil pengkajian TD: 130/80
mmHg, N: 105 x/menit, P: 28 x/menit, terdapat luka bakar pada area semua
kepala, dada, perut, paha kiri sampai ke penis, pasien mengerang kesakitan dan
diketahui BB 60 kg.
Berapakah kebutuhan cairan pasien dalam 8 jam pertama?
A. 11280 cc
B. 6640 cc
C. 5640 cc
D. 4440 cc
E. 3740 cc
9. Saat berdinas di IGD, ada 5 pasien kecelakaan datang secara bersamaan. Pasien
pertama berteriak-teriak dengan perdarahan di tungkai kaki. Pasien kedua tampak
diam, perdarahan di kepala. Pasien ketiga mengeluh nyeri dada sejak 2 jam yang
lalu, pasien keempat mengeluh napas berat dan nampak gelisah sedangkan pasien
kelima mengalami fraktur terbuka tibia dextra.
Manakah prioritas pasien yang harus ditolong terlebih dahulu?
A. Pasien pertama
B. Pasien kedua
C. Pasien ketiga
D. Pasien keempat
E. Pasien kelima
10. Seorang perempuan berusia 44 tahun, dibawa ke IGD karena mengalami
kecelakaan. Hasil pengkajian didapatkan data: pasien tidak sadar, GCS 9 tekanan
darah 140/70 mmHg, frekuensi nadi 110x/menit, pernafasan 28 x/menit nilai
GCS, terdapat jejas pada pelipis sebelah kanan, terdengar snoring.
Apakah tindakan yang tepat untuk kasus tersebut?
A. Suction
B. Intubasi
C. Jaw Thrust
D. Pemasangan OPA
E. Head tilt and chin lift
11. Seorang laki-laki berusia 40 tahun mengalami kecelakaan. Dari hasil pengkajian
didapatkan : luka tusuk di dada sebelah kiri, pasien sesak napas, RR: 30x/menit,
deviasi trakea, auskultasi vesikuler melemah di paru kiri, perkusi hipersonor di
lapang paru sebelah kiri.
Apakah tindakan yang tepat untuk kasus diatas?
A. Intubasi
B. Tracheostomy
C. Abdominal thrust
D. Water seal drainage
E. Needle thoracosintesis
12. Seorang pasien perempuan berusia 45 tahun mengalami kecelakaaan. Hasil
pengkajian: membuka mata ketika diberikan rangsang suara yang keras,
melakukan gerakan menarik dari sumber rangsang nyeri dan mengucapkan suara
yang tidak jelas dan tanpa mengandung arti.
Berapakah nilai pemeriksaan GCS yang tepat pada kasus tersebut?
A. E2V2M2
B. E2V2M3
C. E3V2M4
D. E3V3M3
E. E3V3M2
13. Seorang laki-laki berusia 50 tahun diantar ke IGD karena tidaksadarkan diri. Hasil
pengkajian riwayat jatuh di kamar mandi, GSC E2M4V3, tampak jejas diarea
frontal, lemah dan terdengar bunyi napas gurgling. TD 140/90 mmHg, frekuensi
nadi 80x/menit, frekuensi napas 26x/menit dan akral dingin. Hasil CT Scan:
stroke infark hemisfer sinistra.
Apakah tindakan yang harus dilakukan pada kasus tersebut?
A. Melakukan penghisapan lendir
B. Mengatur posisi semi fowler
C. Memasang oksigen
D. Memasang ETT
E. Memasang OPA
14. Seorang laki-laki berusia 34 tahun diantar ke IGD karena luka mengalami luka
bakar. Hasil pengkajian: luas luka bakar derajat II dengan presentase luka bakar
27%, BB pasien 72 kg.
Berapakah kebutuhan cairan 8 jam pertama pada pasien tersebut?
A. 7.776 cc
B. 3.888 cc
C. 1.944 cc
D. 972 cc
E. 672 cc
15. Seorang laki – laki berusia 50 tahun dibawa ke IGD dengan keluhan nyeri dada
sebelah kiri, nyeri terasa seperti ditusuk tusuk, pasien berkeringat, pasien memiliki
riwayat IMA. Tekanan Darah 140/90 mmHg, Nadi 90 x/menit, Suhu : 37,4°C,
Pernafasan 28 x/menit ireguler.
Apakah tindakan pertama yang tepat untuk pasien tersebut ?
A. Pasang infus
B. Periksa CK-MB
C. Berikan oksigen
D. Berikan anti nyeri
E. Lakukan pemeriksaan EKG
16. Seorang perempuan, berumur 20 tahun, datang ke IGD dengan keluhan sesak
nafas sejak tadi malam. TD: 120/80 mmHg, P: 100 x/menit, RR: 28 x/menit, T:
36,5°C, terdapat suara wheezing, terlihat pengguanaan otot bantu pernafasan.
Gejala ini muncul karena udara yang sangat dingin. Keluarga mengatakan pasien
memiliki Riwayat asma sejak berusia 5 tahun.
Apakah masalah keperawatan prioritas pada kasus tersebut ?
A. Intoleransi aktivitas
B. Pola nafas tidak efektif
C. Defisit volume cairan
D. Gangguan rasa nyaman
E. Jalan nafas tidak efektif
17. Seorang ibu hamil 35 minggu sedang makan camilan di luar bersama teman-
temannya ketika tiba-tiba tersedak dengan makanan. Dia berusaha batuk tetapi
tampaknya makin kesulitan bernapas. Ia menunjukkan ekspresi panik dan gelisah.
Teman-temannya tidak tahu bagaimana cara memberikan pertolongan.
Apakah tindakan pertama yang harus dilakukan perawat pada kasus tersebut?
A. Heimlich maneuver
B. Back blow
C. Abdominal thrust
D. Chest thrustc
E. Kompresi dada
18. Seorang pria berusia 50 tahun tiba-tiba pingsan di tempat kerja. Hasil pemeriksaan
nadi karotis dan pernafasan tidak ada.
Apakah tindakan yang seharusnya dilakukan pada kasus tersebut?
A. Intubasi
B. Tracheostomy
C. Endo tracheal tube
D. Water Seal Drainage
E. Cardio pulmonary resuscitation
19. Seorang perawat sedang melakukan resusitasi jantung paru (CPR) pada pasien
yang mengalami cardiac arrest. Setelah 30 menit berlangsungnya CPR, pasien
masih tidak menunjukkan tanda-tanda kehidupan.
Apa langkah yang perlu diambil sebelum memutuskan untuk menghentikan CPR
dalam kasus tersebut?
[Link] pupil
B. Memeriksa nadi karotis
C. Memeriksa pernapasan
D. Memeriksa denyut jantung
E. Menanyakan Keputusan keluarga
20. Seorang Perempuan, 30 tahun hamil 24 minggu datang ke IGD, Hasil pengkajian,
pasien mengatakan tersedak 5 menit yang lalu , Nampak sesak dan memegang
bagian lehernya, TD 110/80mmHg, frekuensi nadi 88x/menit, frekuensi napas
24x/menit.
Apakah tindakan perawat pada pasien tersebut?
A. Membebaskan jalan napas dengan chest thrust
B. Membebaskan jalan napas dengan memasang OPA
C. Membebaskan jalan napas dengan memasang NPA
D. Membebaskan jalan napas dengan abdominal thrust
E. Membebaskan jalan napas dengan back block manuver
21. Seorang laki-laki 50 tahun korban kecelakaan lalu lintas di bawa ke IGD. Hasil
pengkajian: TD 90/60 mmHg, frekuensi nadi 115x/menit, frekuensi napas
32x/menit, terdapat luka di wajah, tampak memar pada bagian abdomen, distensi
abdomen (+), fraktur terbuka femur sinistra, akral dingin.
Apa kategori TRIASE pada pasien tersebut?
A. Merah
B. Kuning
C. Hijau
D. Hitam
E. Putih
22. Seorang laki-laki, 30 tahun, diantar keluarga ke IGD dengan menggunakan mobil
setelah mengalami kecelakaan lalu lintas. Hasil pengkajian: adanya cidera kepala.
Setelah dilakukan pemeriksaan CT Scan, pasien didiagnosis edema cerebral.
Segera direncanakan untuk osmotherapy IV dengan Manitol 20% 0,5gr/kgBB/jam.
Apakah tindakan perawat yang wajib dilakukan sebelum pemberian obat tersebut?
A. Mengukur tekanan darah
B. Mengukur frekuensi nadi
C. Mengukur frekuensi napas
D. Mengukur saturasi oksigen
E. Memonitor status kesadaran
23. Remaja , 16 tahun korban pemukulan diantar keluarga ke IGD dengan keluhan
nyeri dada. Hasil pengkajian, pasien mengeluh nyeri saat menarik napas, terdapat
jejas pada bagian dada, TD 110/70mmHg, frekuensi nadi 88x/menit, frekuensi
napas 24x/menit. Perawat akan melakukan pemeriksaan fisik dengan melakukan
palpasi.
Apakah hal yang dijumpai perawat pada saat melakukan palpasi?
A. Tampak jejas luka
B. Krepitasi, nyeri tekan
C. Gerak pernapasan terbatas
D. Adanya tension pneumothoraks
E. Perubahan posisi trachea dan jantung
24. Seorang laki-laki, 35 tahun, ditemukan di tergeletak di jalan akibat kecelakaan
lalu lintas. Hasil pengkajian : pasien tidak sadarkan diri dan terdapat luka laserasi,
perdarahan pada area mulut dan hidung. Saat dirangsang nyeri didapatkan pasien
tidak berespon terhadap nyeri yang diberikan, tidak bernapas, nadi karotis tidak
teraba.
Apakah tindakan prioritas pada pasien tersebut?
A. Membersihkan area mulut dan hidung, kemudian memberikan ventilasi
B. Menunggu bantuan tim code blue yang lebih kompeten
C. Melakukan BHD tanpa memberikan ventilasi
D. Melakukan BHD dengan ventilasi
E. Tidak melakukan BHD
25. Seorang anak perempuan, 13 tahun, dibawa ke IGD karena tenggelam di
kolam renang. Hasil pengkajian, keluarga mengatakan anaknya masih terlihat
bernapas dan masih teraba nadi sebelum dibawa ke RS. Setelah diberikan 5
siklus RJP dilakukan evaluasi dan denyut nadi karotis masih belum teraba.
Dokter dibantu perawat IGD telah berhasil memasang airway definitive dengan
menggunakan ETT.
Apakah tindakan perawat selanjutnya?
A. Melakukan tindakan defibrilasi 2 joule/kgBB
B. Melanjutkan pemberian kompresi dan ventilasi (30:2)
C. Melanjutkan pemberian kompresi dan ventilasi (15:1)
D. Melanjutkan pemberian ventilasi saja sampai 3 detik
E. Melanjutkan kompresi 100-200x/menit dan ventilasi 20x/menit
26. Seorang perempuan, 35 tahun, datang ke IGD dengan luka terbuka pada lengan
kanan. Hasil pengkajian, pasien mengatakan jatuh dari motor, skala nyeri 7, TD
120/90mmhg, frekuensi nadi 100x/menit, frekuensi napas 22x/menit, suhu badan
36°C, hasil rontgen adanya patah pada radius cominutif dextra, direncanakan
dilakukan OREF.
Apakah masalah keperawatan utama pada pasien tersebut?
A. Cemas
B. Nyeri akut
C. Hypertermia
D. Gangguan mobilitas fisik
E. Kerusakan integritas jaringan
27. Seorang perempuan, 47 tahun, dirawat di Ruang ICU dengan CHF ventrikel
takikardi. Setelah tim code blue melakukan CPR, dilakukan tindakan defibrasi dan
CPR kembali, hasil monitor EKG berupa sinus takikardi namun nadi masih belum
teraba.
Apa tindakan selanjutnya yang tepat pada pasien tersebut?
A. Hentikan CPR dan beri posisi recovery
B. Hentikan CPR dan pasang akses intravena
C. Lanjutkan CPR dan berikan tindakan defibrilasi
D. Hentikan CPR dan berikan ventilasi 10-12 x/menit
E. Lanjutkan CPR dan ditambah pemberian epinephrine 1mg/IV
28. Seorang laki-laki (49 tahun) diantar oleh keluarganya ke IGD dengan penurunan
kesadaran. Hasil pengkajian ; TD 100/60mmHg, frekuensi nadi 116x/menit,
frekuensi napas 20x/menit, GCS 334. Pasien diduga melakukan percobaan bunuh
diri dengan minuman cairan pembersih lantai, keluarga mengatakan, pasien sempat
muntah 3 kali dirumah.
Apakah tindakan keperawatan utama pada pasien tersebut?
A. Memasang infus
B. Melakukan gastric lavage
C. Memasang dower kateter
D. Memantau tanda-tanda vital
E. Memberikan antidotum atropine sulfas
29. Seorang perempuan 30 tahun datang ke IGD keluhan nyeri perut. Hasil
pengkajian, nyeri dirasakan pada perut kanan bawah, skala nyeri 8, mual, muntah,
serta tidak nafsu makan, TD 130/80 mmHg, frekuensi nadi 88 x/menit frekuensi
napas 26x/menit.
Apa tindakan selanjutnya yang dilakukan oleh perawat?
A. Identifikasi lokasi nyeri
B. Observasi status nutrisi
C. Pemeriksaan Laboratorium
D. Palpasi pada titik Mc Burney
E. Observasi tanda-tanda dehidrasi
30. Seorang Perempuan 45 tahun korban kecelakaan lalu lintas dibawa ke IGD
dengan fraktur femur dextra terbuka. Hasil pemeriksaan : pasien tampak meringis
kesakitan, TD 145/90 mmHg, frekuensi nadi 90x/menit, frekuensi napas
20x/menit, suhu tubuh 37,4° C, terpasang bidai 8 ikatan, perdarahan sudah
berhenti, luka sudah ditutup, deformitas,
Apakah tindakan keperawatan pada pasien tersebut?
A. Pemeriksaan rontgen
B. Kolaborasi pemberian analgetik
C. Istirahatkan daerah yang patah
D. Anjurkan teknik relaksasi napas dalam
E. Pasang infus 2 jalur sesuai instruksi dokter
31. Balita laki-laki, dibawa ke IGD, mengalami sesak napas. Hasil
pengkajian : frekuensi nadi 120x/menit, frekuensi napas 45x/menit, ronkhi di
paru-paru kanan dan kiri, sebelumya ada Riwayat tersedak pada saat minum susu.
Saat ini perlu diberikan O2.
Apakah metode pemberian O2 yang paling tepat pada kasus tersebut?
A. Nasal kanula
B. Masker venturi
C. Masker sederhana
D. Rebreathing mask (RM)
E. Non rebreathing mask (NRM)