PERENCANAAN PEMBELAJARAN MENDALAM (DEEP LEARNING)
Satuan Pendidikan :SMP Negeri 1 Kebakkramat
Nama Guru :Maulana Reza Palevi, [Link]
Mata Pelajaran :Bahasa Indonesia
Kelas/Fase :VIII (Delapan) / D
Tahun Pelajaran :2026/2027
Materi :Mengidentifikasi Paragraf Deskripsi dan Eksposisi dalam Teks LHO
Alokasi Waktu :2 JP (2 x 40 menit)
A. Identifikasi Murid
1. Murid sudah mampu membaca teks Laporan Hasil Observasi (LHO) secara umum, namun
masih kesulitan membedakan gaya penyampaian penulis yang bersifat menggambarkan
(deskripsi) dengan yang memaparkan informasi (eksposisi).
2. Murid cenderung menyamaratakan semua paragraf berisi fakta sebagai paragraf yang sama,
padahal tujuannya bisa berbeda (merangsang pancaindra vs menambah pengetahuan).
3. Murid terbiasa dengan teks visual dan imajinatif, sehingga mereka dapat dibimbing untuk
membedakan 'kata kunci' spesifik dari setiap jenis paragraf.
4. Murid antusias saat diajak menganalisis sesuatu secara konkret dan bekerja sama dalam
kelompok kecil.
B. Materi Pelajaran
Mengidentifikasi Paragraf Deskripsi dan Eksposisi dalam Laporan Hasil Observasi (LHO).
Materi meliputi definisi Paragraf Deskripsi (menggambarkan suatu keadaan secara detail
sehingga pembaca dapat melihat, membayangkan, dan merasakan), definisi Paragraf Eksposisi
(menjelaskan sebuah informasi, maksud, dan tujuan), serta kata kunci perbedaannya
('menggambarkan' vs 'informasi').
C. Dimensi Profil Lulusan / Profil Pelajar Pancasila
Dimensi Profil Lulusan Implementasi dalam Pembelajaran
DPL 1: Beriman, Bertakwa kepada Murid menggunakan tutur kata yang baik
Tuhan YME, dan Berakhlak Mulia dan santun saat berdiskusi dan
menyampaikan argumen mengenai jenis
paragraf.
DPL 3: Bernalar Kritis Murid menganalisis isi paragraf untuk
menemukan kata kunci dan memutuskan
apakah paragraf tersebut bertujuan
mendeskripsikan atau mengeksposisikan
informasi.
DPL 4: Kreatif Murid menyajikan hasil temuan analisis
jenis paragraf beserta alasannya secara
sistematis.
DPL 5: Gotong Royong / Kolaborasi Murid bekerja sama dalam kelompok untuk
menyelesaikan LKPD terkait
pengklasifikasian paragraf deskripsi dan
eksposisi.
DPL 6: Mandiri Murid bertanggung jawab secara mandiri
untuk memahami materi dasar sebelum
masuk ke diskusi kelompok.
D. Desain Pembelajaran
1. Capaian Pembelajaran
Menyimak
Peserta didik mampu menganalisis dan memaknai informasi berupa gagasan, pikiran,
perasaan, pandangan, arahan atau pesan yang tepat dari berbagai tipe teks audio visual dan
aural dalam bentuk monolog, dialog, dan gelar wicara.
Membaca dan Memirsa
Peserta didik mampu memahami informasi berupa gagasan, pikiran, pandangan, arahan
atau pesan dari teks visual dan audiovisual untuk menemukan makna yang tersurat dan
tersirat. Peserta didik mampu mengeksplorasi dan mengevaluasi berbagai topik aktual yang
dibaca dan dipirsa.
Berbicara dan Mempresentasikan
Peserta didik mampu menyampaikan gagasan, pikiran, pandangan, arahan atau pesan untuk
tujuan pengajuan usul, pemecahan masalah, dan pemberian solusi secara lisan dalam
bentuk monolog dan dialog logis, kritis, dan kreatif.
Menulis
Peserta didik mampu menulis gagasan, pikiran, pandangan, arahan atau pesan tertulis untuk
berbagai tujuan secara logis, kritis, dan kreatif.
2. Lintas Disiplin Ilmu
Seni Budaya: Memahami teknik penggambaran (deskripsi) yang merangsang pancaindra
layaknya sebuah lukisan visual.
IPS: Mengolah pemaparan informasi faktual (eksposisi) terkait fenomena sosial atau
transportasi di masyarakat.
3. Tujuan Pembelajaran
Melalui kegiatan pengamatan teks, peserta didik mampu merumuskan pengertian
paragraf deskripsi dan paragraf eksposisi dengan tepat.
Melalui diskusi dan analisis kata kunci, peserta didik mampu membedakan tujuan
paragraf deskripsi (menggambarkan) dengan paragraf eksposisi (memberi informasi).
Melalui penugasan LKPD, peserta didik mampu mengklasifikasikan 4 paragraf teks
observasi ke dalam jenis deskripsi atau eksposisi beserta alasan yang kritis.
Melalui kegiatan presentasi, peserta didik mampu menyampaikan hasil klasifikasi
paragraf dengan argumentasi yang santun dan logis.
4. Topik Pembelajaran
Mengidentifikasi Paragraf Deskripsi dan Eksposisi dalam Teks LHO
5. Praktik Pedagogis
Pendekatan Pembelajaran: Pembelajaran Mendalam / Deep Learning.
Model Pembelajaran: Discovery Learning.
Metode Pembelajaran: Membaca komparatif, analisis kata kunci, diskusi kelompok,
presentasi, refleksi.
6. Kemitraan Pembelajaran
Guru IPS: Bekerja sama menyajikan teks informatif/eksposisi tentang fenomena sosial.
Pustakawan: Menyediakan teks laporan ensiklopedia sebagai contoh bacaan eksposisi.
Teman Sebaya: Melakukan peer-review terhadap alasan penentuan jenis paragraf di
LKPD.
7. Lingkungan Pembelajaran
Lingkungan Fisik: Penataan kelas bentuk kelompok (4-5 siswa) untuk memfasilitasi
diskusi teks secara langsung.
Lingkungan Virtual/Digital: Pemanfaatan Papan Interaktif Digital (PID) untuk
memvisualisasikan beda kata kunci 'menggambarkan' dan 'menginformasikan'.
Lingkungan Budaya / Sosio-Emosional: Membangun budaya literasi kritis dimana
murid tidak hanya membaca, tetapi meresapi tujuan penulisan sebuah paragraf.
Pemanfaatan Digital
Slide presentasi interaktif (Canva/PPT) yang memuat ilustrasi pancaindra untuk deskripsi
dan ikon ensiklopedia untuk eksposisi.
Aplikasi game interaktif kuis tebak jenis paragraf di Papan Interaktif Digital.
E. Langkah-Langkah Pembelajaran
1. Pengalaman Belajar
No. Alur Pembelajaran Keterangan / Nilai yang
Dikembangkan
AWAL (10 Menit)
1 Guru membuka DPL: Keimanan dan
pembelajaran dengan salam, Ketakwaan
memeriksa kesiapan kelas,
dan mengajak murid berdoa.
2 Guru melakukan apersepsi: Berkesadaran / Mindful
'Jika Ibu menceritakan
bentuk sepeda motor yang
berwarna merah dan punya
keranjang, apakah kalian
bisa membayangkannya?
Kalau Ibu menceritakan cara
kerja mesin motor, apakah
kalian membayangkannya
atau justru mendapat ilmu
baru?'
3 Murid merespons perbedaan Manajemen Diri - PSE
antara 'membayangkan
bentuk' dengan 'mendapat
ilmu/informasi'.
4 Guru menyampaikan tujuan Bermakna / Meaningful
pembelajaran mengenai
Paragraf Deskripsi dan
Eksposisi.
INTI (60 Menit)
Tahap 1: Pemberian Rangsangan (Stimulation)
1 Guru menayangkan dua Menggembirakan / Joyful
paragraf berdampingan di
PID. Satu paragraf
mendeskripsikan suasana
bus kota yang penuh sesak
(deskripsi), satu paragraf
menjelaskan sejarah
penemuan Bendi (eksposisi).
2 Murid membaca dan Berkesadaran / Mindful
membandingkan sensasi saat
membaca kedua teks
tersebut.
3 Guru memberikan DPL: Bernalar Kritis
tantangan: 'Teks mana yang
membuat kalian merasa
seperti sedang melihat
langsung kejadiannya?'
Tahap 2: Identifikasi Masalah (Problem Statement)
1 Guru memunculkan DPL: Bernalar Kritis
masalah: 'Apa ciri khas
kalimat yang digunakan
penulis agar kita bisa seolah-
olah melihat suatu objek
(deskripsi) dibandingkan
dengan kalimat yang hanya
memaparkan pengetahuan
(eksposisi)?'
2 Murid mendiskusikan bahwa Kemampuan Berelasi - PSE
teks deskripsi banyak
menggunakan rincian yang
melibatkan pancaindra.
Tahap 3: Pengumpulan Data (Data Collection)
1 Guru menjelaskan materi Bermakna / Meaningful
inti berdasarkan buku
referensi mengenai
pengertian dan kata kunci
Paragraf Deskripsi
('menggambarkan') dan
Eksposisi ('informasi').
2 Guru membagikan LKPD Manajemen Diri - PSE
yang berisi 4 potongan
paragraf berbeda mengenai
sepeda motor, suasana bus,
dan sepeda.
Tahap 4: Pengolahan Data (Data Processing)
1 Guru membagi murid ke Kolaboratif
dalam kelompok kecil
beranggotakan 4-5 orang.
2 Murid secara berkelompok DPL: Gotong Royong /
menganalisis 4 paragraf di Kolaborasi
LKPD, menentukan apakah
itu paragraf Deskripsi atau
Eksposisi.
3 Murid menuliskan alasan DPL: Bernalar Kritis
analisis mereka berdasarkan
keberadaan rincian detail
atau paparan uraian
informasi.
4 Guru berkeliling Kesadaran Sosial - PSE
memberikan bimbingan,
memancing murid untuk
mencari kata kunci dari
masing-masing paragraf.
Tahap 5: Pembuktian (Verification)
1 Perwakilan kelompok Komunikatif
mempresentasikan hasil
klasifikasi 4 paragraf
tersebut di depan kelas.
2 Kelompok lain memberikan Kemampuan Berelasi - PSE
tanggapan. Terutama
berdiskusi pada paragraf
yang membingungkan.
3 Guru meluruskan dan Kesadaran Diri - PSE
memberikan konfirmasi
jawaban yang tepat beserta
analisis kata kuncinya.
Tahap 6: Menarik Kesimpulan (Generalization)
1 Murid menyimpulkan Prinsip: Komunikatif, Kritis
perbedaan utama: Deskripsi
fokus pada penggambaran
detail agar pembaca bisa
merasakan/melihat,
sedangkan Eksposisi fokus
pada penyampaian informasi
faktual untuk menambah
pengetahuan.
2 Murid menyadari bahwa Bermakna / Meaningful
sebuah Laporan Hasil
Observasi bisa memuat
kedua jenis paragraf ini
untuk saling melengkapi.
PENUTUP (10 Menit)
1 Guru memandu game Menggembirakan / Joyful
refleksi cepat di PID:
'Deskripsi atau Eksposisi?'.
Guru membacakan satu
kalimat, murid mengangkat
tangan dan menjawab
jenisnya.
2 Guru memandu refleksi diri Kesadaran Diri - PSE
pemahaman materi hari ini.
3 Guru menutup kegiatan Mandiri
dengan doa dan salam.
2. Asesmen Pembelajaran
Jenis Asesmen Bentuk Asesmen
Asesmen pada Awal Pembelajaran Pertanyaan pemantik lisan membedakan
pengalaman 'membayangkan' dan
'mendapatkan ilmu'.
Asesmen pada Proses Pembelajaran Lembar observasi aktivitas diskusi
kelompok (Gotong Royong & Bernalar
Kritis).
Asesmen pada Akhir Pembelajaran Penilaian LKPD (Ketepatan klasifikasi 4
paragraf Deskripsi/Eksposisi) dan alasan
pendukungnya.
Mengetahui,
Kepala Sekolah Guru Mata Pelajaran
[Link] Lestari, [Link] Maulana Reza Palevi, [Link]
NIP.196906051994032007 NIP.199803292025211078
LAMPIRAN 1
BAHAN AJAR
Mengidentifikasi Paragraf Deskripsi dan Eksposisi dalam LHO
Semua teks laporan hasil observasi menampilkan data pengamatan dalam paragraf berjenis
deskripsi dan eksposisi. Paragraf deskripsi bertujuan menggambarkan suatu hal secara detail,
sedangkan paragraf eksposisi bertujuan menguraikan atau menyampaikan sebuah informasi.
1. Paragraf Deskripsi
Paragraf deskripsi adalah paragraf yang menggambarkan suatu hal dengan terperinci
dan detail, seperti dapat dilihat, didengar, dicium, diraba, dan dirasakan.
Kata Kunci: Menggambarkan.
Tujuan: Menggambarkan suatu keadaan secara detail sehingga pembaca dapat melihat,
membayangkan, dan merasakan apa yang sedang dideskripsikan.
Contoh Paragraf Deskripsi (dari teks 'Penumpang Bus Kota'):
"Tepat di depan peserta didik berseragam SMP itu, seorang ibu lain duduk sembari
memangku anak balitanya. Tidak jauh dari ibu itu, duduk seorang laki-laki penyandang
disabilitas atau difabel dengan kruk yang disandarkan pada kursi."
2. Paragraf Eksposisi
Menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI), eksposisi berarti uraian atau paparan yang
bertujuan menjelaskan maksud dan tujuan sebuah karangan. Jadi, paragraf eksposisi adalah
paragraf yang memaparkan informasi, maksud, dan tujuan tertentu agar pembaca
memperoleh tambahan pengetahuan.
Kata Kunci: Informasi.
Tujuan: Menjelaskan sebuah informasi tentang suatu hal.
Contoh Paragraf Eksposisi 1 (Teks 'Sepeda Motor di Indonesia'):
"Sepeda motor adalah alat transportasi roda dua yang digerakkan oleh mesin. Ada bermacam-
macam tipe sepeda motor. Ada sepeda motor jenis sport yang berkecepatan tinggi, bersuara
bising, dan biasa digunakan oleh pembalap. Ada sepeda motor skuter matik yang dapat hidup
otomatis tanpa menggunakan operan gigi manual. Ada sepeda motor bebek manual tanpa
kopling. Ada sepeda motor trail yang biasa digunakan di medan berat/off road. Terakhir, ada
sepeda motor cruiser yang dikenal dengan motor gede (moge) yang berkecepatan tinggi."
Contoh Paragraf Eksposisi 2 (Teks 'Bendi di Kota Padang'):
"Bendi pertama kali ditemukan oleh sarjana Hindia Belanda bernama Charles Theodore
Deeleman. Di beberapa daerah lain di Indonesia bendi dikenal dengan sebutan delman sesuai
dengan nama penemunya. Di Pulau Jawa, bendi dikenal dengan sebutan dokar, andong, dan
kahar atau keretek. Di Nusa Tenggara Barat bendi dikenal dengan sebutan cidomo."
LAMPIRAN 2
MEDIA AJAR
Media Presentasi Interaktif (PPT/Canva)
Slide presentasi digunakan untuk memvisualisasikan perbedaan kedua paragraf secara
berdampingan. Visualisasi menggunakan ikon 'Mata/Pancaindra' untuk paragraf Deskripsi
dan ikon 'Buku/Informasi' untuk paragraf Eksposisi.
Papan Interaktif Digital (PID) - Game 'Deskripsi atau Eksposisi?'
Guru menayangkan kalimat tunggal, murid menjawab dengan cepat jenis paragrafnya.
No. Kalimat yang Ditayangkan Kunci Jawaban
1. Bulu kucing itu sangat halus Deskripsi
berwarna putih bersih,
dengan mata bulat berwarna
biru terang.
2. Kucing persia adalah ras Eksposisi
kucing domestik berbulu
panjang dengan karakter
wajah bulat dan moncong
pendek.
3. Gunung Bromo memiliki Eksposisi
ketinggian 2.329 meter di
atas permukaan laut dan
berada dalam empat wilayah
kabupaten.
LAMPIRAN 3
LEMBAR KERJA PESERTA DIDIK (LKPD)
Nama Kelompok :..............................................................
Anggota Kelompok :
..........................................................
..........................................................
..........................................................
..........................................................
..........................................................
Kelas : ..............................................................
Kegiatan: Menemukan Paragraf Deskripsi dan Eksposisi dalam Teks LHO
Petunjuk: Berilah tanda centang (V) pada kolom yang sesuai dengan contoh paragraf,
kemudian tuliskan alasan logis kalian di bawah tabel!
Paragraf Deskripsi Eksposisi
1. Sepeda motor banyak
digunakan untuk pergi
bekerja karena termasuk
salah satu alat
transportasi yang hemat.
Dengan bahan bakar
seharga Rp7.800,00 per
liter, pengendara sepeda
motor bisa menempuh
jarak sejauh 47 kilometer.
Selain itu, sepeda motor
juga bermanfaat untuk
memudahkan pengendara
dalam mengakses rute-
rute sulit, gang-gang
sempit, dan jalan-jalan
yang macet untuk
mencapai tujuan.
2. Penumpang bus nomor
17 penuh sesak. Sebagian
penumpang berdiri
karena tidak
mendapatkan tempat
duduk. Beberapa
penumpang yang berdiri
bersandar pada kursi
penumpang, sementara
penumpang lainnya
memegang handle grip.
Penumpang yang duduk
ibu hamil, ibu dengan
anak balita, dan
penyandang difabel.
3. Sepeda adalah kendaraan
yang umum dipakai anak
SMP Perwira. Setiap hari
puluhan anak mengayuh
sepeda ke sekolah dan
menaruhnya di tempat
parkir khusus sepeda
yang dibangun sekolah
dua tahun lalu. Datang ke
sekolah dengan sepeda
seperti menjadi sebuah
kebanggaan. Anak-anak
yang dahulu diantar
orang tua mereka dengan
mobil atau motor, kini
memilih ke sekolah
dengan bersepeda.
4. Sepeda baru Mira
berwarna merah, punya
keranjang, dan memiliki
bangku boncengan di
bagian belakang. Bel
sepedanya terletak di
setang sebelah kanan.
Ada kaca spion kecil di
setang kiri dan kanan
yang berfungsi untuk
melihat jika ada
kendaraan dari belakang.
Tuliskan alasan kelompokmu di sini:
Alasan Paragraf 1:
..........................................................................................................................................
Alasan Paragraf 2:
..........................................................................................................................................
Alasan Paragraf 3:
..........................................................................................................................................
Alasan Paragraf 4:
..........................................................................................................................................
LAMPIRAN 4
INSTRUMEN PENILAIAN
Penilaian Sikap (Observasi Profil Pelajar Pancasila)
Teknik: Observasi selama kegiatan diskusi kelompok dan presentasi. Aspek yang dinilai:
Gotong Royong dan Bernalar Kritis.
No Nama Peserta Gotong Royong (1- Bernalar Kritis (1-
Didik 4) 4)
1
2
3
4
5
Penilaian Pengetahuan & Keterampilan (LKPD & Presentasi)
Kunci Jawaban LKPD: P1 (Eksposisi), P2 (Deskripsi), P3 (Eksposisi), P4 (Deskripsi).
Kriteria Sangat Baik (4) Cukup (2-3) Perlu Bimbingan
(1)
Klasifikasi Jenis Mampu Terdapat 1-2 Terdapat >2
Paragraf mengklasifikasikan kesalahan klasifikasi kesalahan atau gagal
4 paragraf dengan jenis paragraf. mengklasifikasikan.
tepat tanpa
kesalahan.
Ketepatan Alasan Alasan sangat kritis, Alasan cukup tepat, Alasan tidak relevan
menggunakan kata namun argumen atau tidak diisi.
kunci kurang mengaitkan
'menggambarkan' dengan kata kunci.
atau 'informasi/fakta'
dengan logis.
Presentasi Menyampaikan hasil Menyampaikan hasil Membaca teks
Kelompok dengan sangat dengan cukup jelas secara pasif, suara
percaya diri, meski masih terlihat tidak terdengar jelas.
artikulasi jelas, dan ragu-ragu.
santun.