BAB I
PENDAHULUAN
A. Latar Belakang
Fungsi utama bahasa baik bahasa lisan maupun tulisan adalah sebagai alat
komunikasi. Karena itu pada dasarnya tujuan pembelajaran bahasa adalah untuk
membekali pelajar dengan keterampilan berkomunikasi dalam bahasa sasaran,
bahasa Nasional dan bahasa Ibu, dalam hal ini Bahasa Inggris, Bahasa Indonesia
dan Bahasa Madura. Untuk mencapai tujuan tersebut harus diciptakan proses
pembelajaran yang aktif, inovatif, kreatif, efektif dan menyenangkan. Salah satu
upaya untuk mendukung penciptaan proses pembelajaran yang berkualitas
adalah penyedian sarana media pembelajaran.
Salah satu sarana yang dapat menunjang penciptaan proses pembelajaran
bahasa yang berkualitas adalah laboratorium bahasa. Laboratorium bahasa
dalam pengertian sederhana hanya dapat terdiri dari Audio Vidio Player
sedangkan dalam pengertian yang canggih, laboratorium bahasa dapat berupa
ruang multimedia yang dilengkapi dengan berbagai macam sumber belajar baik
dalam bentuk konvensional maupun digital.
Agar laboratorium bahasa dapat dimanfaatkan secara maksimal dan terarah
perlu dilengkapi dengan berbagai sumber belajar dan diatur penggunaannya
sehingga laboratorium bahasa tidak hanya sekedar alat untuk memutar file audio
video, tetapi juga untuk melatih keempat komponen bahasa yaitu menyimak
(listening), berbicara (speaking), membaca (reading) dan menulis (writing).
Setiap guru yang akan menggunakan fasilitas laboratorium harus dibekali
dengan keterampilan atau pelatihan bagaimana menggunakan laboratorium
bahasa dan menggunakan laboratorium sesuai dengan jadwal yang sudah
diatur.
B. Tujuan
Tujuan penulisan program kerja ini adalah agar laboratorium bahasa
sebagai media pembelajaran dapat dimanfaatkan secara maksimal, efektif dan
terarah dan dapat memfasilitasi semua guru bahasa khususnya dan guru mata
pelajaran yang lain pada umumnya untuk dapat menggunakan laboratorium
bahasa sebagai salah satu media pembelajaran.
BAB II
VISI dan MISI
A. VISI
a. Melaksanakan pelatihan / pembelajaran bahasa yang efektif.
b. Menjadikan Laboratorium Bahasa sebagai tempat penelitian, pendidikan
dan pengkajian keterampilan kebahasaan kepada sekolah (siswa dan guru)
maupun perorangan.
B. MISI
a. Mengelola kegiatan pengajaran dan pengembangan keterampilan
berbahasa bagi guru dan siswa.
b. Mengelola kegiatan pengkajian IPTEK pengajaran dan pengembangan
keterampilan berbahasa.
c. Membangun dan mengembangkan kerja sama dengan berbagai pihak, baik
nasional maupun internasional dalam melakukan riset dan pengembangan
pengajaran bahasa.
d. Membangun dan mengembangkan sistem informasi pengajaran dan
pengembangan keterampilan berbahasa.
BAB III
LABORATORIUM BAHASA SEBAGAI MEDIA
PEMBELAJARAN BAHASA
A. Peranan Laboratorium Bahasa dalam Pembelajaran Bahasa
Laboratorium bahasa tidak sekedar sebagai alat untuk memutar audio atau
video apalagi difungsikan sebagai pengganti guru. Laboratorium bahasa sebagai
media pembelajaran bertujuan untuk pelatihan berkomunikasi. Sebagai media
pembelajaran, laboratorium bahasa dapat digunakan untuk mengembangkan
tidak hanya keterampilan menyimak tetapi juga berbicara, membaca dan
menulis dengan menggunakan pendekatan komunikatif.
Berikut Adalah beberapa prinsip penting dalam pembelajaran dengan
pendekatan komunikatif :
1. Transfer of information (transfer informasi)
2. Information gap (kesenjangan Informasi)
3. Task dependency (keberlanjutan tugas)
4. Self – motivated participation (motivasi sendiri)
5. Student – centered activity (kegiatan berpusat pada siswa)
6. Inter – student communication (komunikasi antar siswa)
7. Student interaction and coorperation (kerjasama dan interaksi siswa)
8. Non – judgemental evaluation (penilaian yang tidak memvonis)
9. Correction of the content (koreksi isi informasi bukan tata bahasa)
10. Group problem solving (memechkan masalah bersama)
B. Perangkat Keras dan Lunak Laboratorium Bahasa
Pada prinsipnya perangkat keras laboratorium bahasa dapat dibedakan
dalam dua bagian yaitu meja guru (master console) dan meja siswa (booth). Pada
umumnya peralatan yang ada pada meja guru adalah :
1. Komputer/Laptop Server
2. Proyektor
3. Layar proyektor
4. Piranti masukan program
5. Piranti komunikasi melalui headset dan microphone
6. Piranti pengaturan komunikasi dengan siswa
7. Piranti penguat suara (amplifier / speaker aktiv)
8. Televisi besar/LED
9. Router jaringan lokal.
Peralatan pada meja siswa (booth) terdiri atas :
1. Headset dan microphone
2. Komputer klien
Pada umumnya yang dimaksud dengan perangkat lunak dalam laboratorium
bahasa adalah perangkat seperti audio, video, film, CD / VCD/ DVD dan bahan-
bahan pembelajaran cetak.
C. Program Laboratorium Bahasa
Laboratorium Bahasa SMP Negeri 5 Sampang memiliki program sebagai
berikut:
a. Jangka Panjang :
- Akreditasi Laboratorium Bahasa
- Autonomous Learning/Pembelajaran Inisiatif siswa.
- Self Access Learning Center/Pembelajaran Mandiri diluar materi kelas
- Hibah peralatan dan sejenisnya.
- Mini Library
b. Jangka Pendek:
- Membuat Profil Laboratorium Bahasa
- Membuat Pedoman Operasional Laboratorium Bahasa
- Menginventarisasi Prasarana Laboratorium Bahasa
- Membuat Panduan Mutu Laboratorium Bahasa
- Pelatihan instruktur Laboratorium Bahasa
- Perbaikan/persiapan ruangan & perangkat
- Praktikum pembelajaran bahasa bagi siswa SMP Negeri 5 Sampang.
- Penambahan Bahan Ajar (kamus, alat peraga, media pembelajaran, dll)
- Orientasi Laboratorium Bahasa untuk siswa baru.
- Transfer sumber belajar dari flashdisc ke komputer/laptop oleh guru
- Workshop pengajaran Listening
- English Offering Class
- Self Accessed Listening Practice
- Ekstrakurikuler bahasa Inggris
BAB IV
PENGELOLAAN LABORATORIUM BAHASA
A. Pengelolaan Administrasi
1. Struktur Organisasi
Laboratorium bahasa akan berfungsi secara optimal apabila dikelola
dengan mengikuti prosedur kerja berdasarkan standar pengelolaan
laboratorium bahasa. Salah satu kelengkapan yang harus ada agar
pengelolaan laboratorium bahasa dapat berjalan dengan optimal adalah
struktur organisasi laboratorium. Struktur organisasi laboratorium bahasa
SMP Negeri 5 Sampang tahun Pelajaran 2020/2021 adalah sebagai
berikut.
KEPALA SEKOLAH
Drs. SYAFIUDDIN, [Link]
WAKIL KEPALA BIDANG
SARANA
Eni Purwanti, [Link], [Link]
KEPALA LAB BAHASA
ZAINAL ARIFIN, [Link]
SEKRETARIS BENDAHARA
................... ....................
ANGGOTA
...................
............
............
2. Uraian Tugas
Tugas dan fungsi masing – masing pengelola laboratorium bahasa adalah
sebagai berikut :
a. Kepala Sekolah
Bertanggung jawab dan mengawasi jalannya pelaksanaan pengelolaan,
pemanfaatan, dan pengembangan laboratorium.
b. Wakil Kepala Sekolah Bidang Sarana dan Prasarana
Bertugas mengoordinasikan kegiatan – kegiatan pengelola,
perlengkapan lab, teknisi dan guru sesuai dengan program kerja yang
telah dijabarkan dan disepakati bersama dan yang telah mendapat
persetujuan kepala Sekolah.
c. Kepala Laboratorium
Bertugas merencanakan program pemanfaatan laboratorium dan
pengelolaan pemakaian laboratorium, menyusun jadwal penggunaan
laboratorium, memberi masukan program – program yang berkaitan
dengan penggunaan dan pengembangan laboratorium.
d. Anggota
Bertugas: (1) membantu kepala/koordinator laboratorium dalam
pemeliharaan dan perawatan laboratorium, (2) bertanggung jawab
terhadap kebersihan laboratorium, (3) mengidentifikasi kebutuhan
peralatan/administrasi laboratorium, (4) menyiapkan perangkat lunak
/program/peralatan yang akan digunakan dalam pembelajaran, (5)
melaporkan kepada koordinator/Kepala laboratorium tentang hal-hal
yang menyangkut kerusakan, kehilangan, ataupun hal-hal mengenai
kebutuhan laboratorium yang di perlukan. (6) Bertugas memeriksa,
mengecek dan memelihara secara rutin piranti-piranti atau fasilitas
yang ada di laboratorium bahasa dan mengadakan perbaikan yang di
perlukan.
3. Tata Tertib (terlampir)
Tata tertib merupakan aturan khusus yang harus di taati dalam pemakain
laboratorium.
BAB V
PENUTUP
Demikianlah program kerja laboratorium bahasa SMP Negeri 5 Sampang.
Semoga dengan adanya program kerja laboratorium bahasa ini dapat menunjang
terselenggaranya proses belajar mengajar mata pelajaran bahasa terutama
Bahasa Inggris secara efektif dan efisien sehingga peran laboratorium bahasa
dapat dimanfaatkan secara optimal.
Kami harap semua guru atau pengguna laboratorium dapat menjaga
fasilitas laboratorium secara bersama-sama dan memanfaatkannya secara
maksimal sehingga target yang sudah di tetapkan dapat tercapai.
Kami mohon maaf apabila ada kekurangan atau kelemahan dalam
penyusunan buku program kerja ini dan kami berterima kasih apabila ada
masukan dan sumbang saran yang membangun.
Sampang, 03 Maret 2021
Mengetahui,
Kepala SMP Negeri 5 Sampang Kepala Laboratorium
Bahasa
TATA TERTIB PENGGUNAAN LABORATORIUM BAHASA
SMP NEGERI 5 SAMPANG TAHUN PELAJARAN 2020-2021
A. Penggunaan Laboratorium
Pengguna Laboratorium Bahasa SMP Negeri 5 Sampang adalah guru/siswa
SMP Negeri 5 Sampang atau pihak lain yang telah mendapatkan persetujuan
dari Kepala SMP Negeri 5 Sampang.
Pengguna harus:
a. Dibawah pengawasan guru, instruktur atau laboran untuk dapat
menggunakan laboratorium.
b. Duduk di tempat kosong berdasarkan nomor kehadiran siswa di kelas
(khusus untuk siswa) kondisional.
c. Melepas sepatu dan tidak membawa tas atau perlengkapan lainnya ke
laboratorium kecuali buku teks dan alat tulis.
d. Mendengarkan perintah atau instruksi dari guru, instruktur atau asisten
laboratorium sebelum memulai kegiatan.
e. Mengerjakan dan menuntaskan semua pekerjaan laboratorium di
laboratorium.
f. Menuntaskan pekerjaan / tugas laboratorium dengan penuh tanggung
jawab.
g. Tidak mengerjakan kegiatan yang tidak ada hubungannya dengan tugas
di laboratorium.
h. Tidak memindahkan materi-materi, file atau benda apapun yang ada
dalam ruangan keluar dari laboratorium.
i. Menjaga dan memelihara fasilitas laboratorium.
j. Tidak mencorat-coret meja, kursi, dinding atau fasilitas lain yang ada di
laboratorium.
k. Menjaga kebersihan dan ketenangan laboratorium.
l. Tidak membawa makanan, minuman, permen karet dan tidak merokok
di laboratorium.
m. Tidak menggandakan/mengcopy materi-materi, program-program yang
digunakan di laboratorium tanpa izin.
n. Segera melaporkan apabila ada kerusakan alat kepada
guru/instruktur/laboran/ teknisi.
o. Mengembalikan alat yang dipakai ke tempat semula dengan rapi.
Sanksi jika pengguna terbukti melakukan pelanggaran atas Tata Tertib adalah :
1. Sanksi peringatan,
2. Sanksi memperbaiki alat apabila melakukan perusakan dengan sengaja,
3. Sanksi mengganti alat atau membayar denda sesuai dengan harga alat,
4. Sanksi membersihkan apabila dengan sengaja membuang sampah atau
mencoret-coret tembok.
B. Pengelolaan Perangkat
Salah satu aspek yang mendukung pemberdayaan laboratorium bahasa
adalah pengelolaan perangkat laboratorium yang baik. Kegiatan administrasi
perangkat laboratorium merupakan bagian terpenting dari unsur pengelolaan
laboratorium.
Kegiatan pengelolaan perangkat laboratorium meliputi kegiatan pencatatan
data teknis barang/peralatan laboratorium, data kegiatan pemakaian
laboratorium, dan data-data lain yang diperlukan untukk proses pengontrolan
barang. Beberapa kartu/buku/catatan yang diperlukan dalam administrasi
laboratorium bahasa adalah sebagai berikut:
1. Buku Peminjaman Barang
Petugas tidak dibenarkan meminjamkan barang atau peralatan
laboratorium tanpa tanda bukti peminjaman barang.
2. Kartu Inventaris Barang
Buku ini berguna untuk mengetahui data tentang keseluruhan peralatan
atau fasilitas yang ada di laboratorium bahasa.
3. Buku Harian/Jurnal Lab
Berguna untuk mengontrol kegiatan sehari-hari yang dilakukan
pengguna (guru/instruktur/laboran/teknisi/siswa) di laboratorium
bahasa.
4. Buku Keadaan Sarana Laboratorium Bahasa
Untuk mengetahui sejarah alat, bila suatu alat rusak dan diperbaiki,
dilakukan pencatatan pada kartu reparasi alat.
C. Penggunaan Ruang Laboratorium Bahasa
1. Digunakan 6 hari dalam seminggu (Senin s.d Sabtu),
2. Dibuat jadwal penggunaan laboratorium bahasa,
3. Ruang laboratorium bahasa sebaiknya tidak dipergunakan untuk ruang
belajar yang tidak sesuai dengan fungsi laboratorium bahasa tersebut.