Proposal
Pengertian Proposal
Proposal adalah rencana kegiatan yang ditulis dalam bentuk rancangan kerja yang
akan dilaksanakan. Rencana tersebut bertujuan agar pihak yang berkepentingan dapat
memahami dengan baik, memberikan izin, atau menyumbangkan dana supaya kegiatan
tersebut bisa terlaksana.
Contoh: Panitia SMA Nusantara ingin mengadakan pentas seni. Mereka membutuhkan izin
dari kepala sekolah, keamanan setempat, serta sponsor untuk menyukseskan acara mereka.
Fungsi Proposal
1. Menjelaskan Suatu Proyek
2. Mendapatkan Persetujuan
3. Pengumpulan Dana
4. Pendekatan pada Klien atau Pelanggan
5. Perencanaan Anggaran
Tujuan Proposal
1. Mendapatkan Dukungan atau Persetujuan
2. Mengajukan Ide atau Rencana Kegiatan
3. Menjelaskan Rincian Kegiatan
4. Merencanakan Anggaran dan Sumber Daya
Jenis Proposal
1. Proposal Kegiatan
Proposal Kegiatan disusun agar pihak-pihak yang berkepentingan bisa mendukung
acara yang diselenggarakan, terutama dalam hal pendanaan. Biasanya, panitia
menggunakan proposal untuk mengajukan izin serta meminta bantuan dari pihak yang
disebut sebagai sponsor. Misalnya, ketika mengunjungi pensi di sekolah, kamu akan
melihat brand air mineral atau makanan ringan di sekeliling panggung.
Proposal kegiatan juga penting diketahui oleh pihak-pihak keamanan, seperti
kepolisian setempat. Mereka harus tahu waktu, lokasi, dan kapasitas pengunjung agar tidak
menimbulkan kerusuhan atau merugikan masyarakat yang tinggal di sekitar.
2. Proposal Penelitian
Jika sebuah penelitian mengharuskan untuk datang ke suatu tempat, mengambil dokumentasi,
hingga mewawancarai narasumber, perlu yang namanya proposal penelitian. Proposal
penelitian disusun untuk mendapat persetujuan dari pihak terkait untuk melakukan
penelitian.
Contoh: Kamu mau meneliti tentang “Pengaruh Bimbingan Belajar terhadap Keberhasilan
Siswa SMA Nusantara Masuk ke PTN”. Kamu harus mencantumkan latar belakang, tujuan
penelitian, manfaat, serta daftar pertanyaan apabila ingin mewawancarai narasumber di sana.
Struktur Proposal
Sistematika atau struktur adalah bagian-bagian yang harus tercantum dalam proposal.
Berdasarkan jenisnya, struktur proposal dibagi 2:
1. Struktur Proposal Kegiatan
Sistematika proposal kegiatan terdiri dari 10 bagian, yaitu:
a. Judul Proposal
Bagian pertama dalam proposal kegiatan adalah mencantumkan judul acara yang akan
diselenggarakan. Contoh: Proposal Kegiatan Pentas Seni SMA Nusantara Tahun 2022.
b. Latar Belakang Kegiatan
Sebuah acara tidak bisa diselenggarakan begitu saja. Ada tujuan dan manfaat yang ingin
dicapai. Maka dari itu, kamu perlu menuliskan alasan diadakannya kegiatan tersebut pada
bagian latar belakang.
Contoh: Pentas Seni SMA Nusantara adalah kegiatan tahunan sekolah yang bertujuan untuk
mempererat solidaritas antar siswa, menggali minat dan bakat, serta hiburan usai ujian akhir
semester dengan menghadirkan musisi ternama di penghujung acara.
c. Tujuan Kegiatan
Sebenarnya, tujuan kegiatan sudah kamu jelaskan pada bagian latar belakang dalam bentuk
narasi. Akan tetapi, supaya lebih jelas, kamu bisa menuliskannya kembali ke dalam
poin-poin seperti di bawah ini:
Contoh:
Berdasarkan latar belakang di atas, tujuan diadakannya Pentas Seni SMA Nusantara adalah
sebagai berikut:
● Mempererat tali persahabatan peserta didik
● Melepas kepenatan siswa melalui hal-hal positif
● Wadah untuk mengekspresikan diri, minat, dan bakat siswa
d. Tema Kegiatan
Tema acara harus disesuaikan dengan kegiatan yang diselenggarakan. Misalnya, tema pentas
seni SMA Nusantara adalah “Temukan Bakatmu”.
e. Peserta Kegiatan
Peserta kegiatan di sini adalah siswa siswi SMA Nusantara.
f. Waktu dan Tempat Kegiatan
Berisi hari, tanggal, bulan, tahun, serta durasi acara. Hal ini penting untuk diketahui
pihak-pihak yang berkepentingan agar kegiatan yang kamu adakan tidak bentrok dengan
acara lainnya, apalagi jika kamu menggunakan fasilitas umum.
Proposal juga hendaknya dibuat dan diserahkan jauh-jauh hari sebelum acara berlangsung.
Mengapa demikian? Karena memperoleh persetujuan dari keamanan atau sponsor perlu
waktu yang lama.
g. Ketentuan dalam Kegiatan
Setiap acara harus memiliki peraturan, larangan, atau imbauan agar berjalan tertib.
Contohnya, dilarang membawa minuman beralkohol, membawa senjata tajam, membuat
kericuhan, memotret dengan kamera profesional, dan lain-lain. Hal ini bertujuan supaya
peserta maupun penonton merasa nyaman selama acara berlangsung.
h. Susunan Panitia
Susunan panitia adalah daftar orang-orang yang bertanggung jawab atas keseluruhan
acara. Dimulai dari ketua, wakil ketua, sekretaris, bendahara, humas, dokumentasi, seksi
acara, seksi konsumsi, seksi pendaftaran, tim medis, dan sebagainya. Semakin besar kegiatan,
semakin banyak pula panitia yang dibutuhkan.
i. Rencana Anggaran
Rencana anggaran berisi rincian biaya yang menjadi pertimbangan calon sponsor.
Bantuan dari sponsor bisa berbentuk uang, barang, atau jasa gratis. Sebagai imbalan, kamu
wajib mencantumkan logo mereka di spanduk, media sosial, atau menyebutkan nama sponsor
pada saat acara berlangsung.
2. Struktur Proposal Penelitian
Proposal penelitian mempunyai sistematika yang terdiri dari 6 bagian:
a. Latar Belakang
Di bagian ini perlu dituliskan hal apa saja yang menjadi latar belakang pentingnya
penelitian. Kalau kamu masih bingung, latar belakang proposal penelitian mirip dengan latar
belakang skripsi. Hanya saja paragraf yang dibuat lebih singkat dan padat.
b. Rumusan Masalah
Rumusan masalah dituangkan dalam bentuk kalimat tanya. Misalnya “Apakah ada
hubungan antara bimbingan belajar dengan keberhasilan siswa SMA Nusantara untuk lolos
ke PTN?“
c. Tujuan Penelitian
Singkatnya, tujuan penelitian adalah bentuk kalimat pernyataan dari rumusan masalah.
Jika mengacu pada rumusan masalah di atas, tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui
hubungan antara bimbingan belajar dengan keberhasilan siswa SMA Nusantara lolos ke PTN.
d. Manfaat Penelitian
Manfaat penelitian itu ada 2, yakni manfaat akademis dan manfaat praktis. Manfaat
akademis berhubungan dengan kemajuan bidang ilmu pengetahuan, sedangkan manfaat
praktis berhubungan dengan kebijakan maupun evaluasi yang dapat dilakukan oleh
pihak-pihak yang ada dalam penelitian.
Contoh:
● Manfaat akademis dari penelitian ini tak lain untuk mengembangkan ilmu
pengetahuan di bidang pendidikan.
● Manfaat praktis dari penelitian ini yaitu sebagai landasan kebijakan dan bahan
evaluasi bagi guru, tempat bimbingan belajar, maupun orangtua siswa dalam
memotivasi peserta didik untuk lolos ke PTN.
e. Landasan Teori
Teori diperlukan untuk memecahkan masalah penelitian secara sistematis dan terarah. Jika
masalah yang kamu teliti berhubungan dengan pendidikan, maka pilihlah teori yang berkaitan
dengan ilmu pendidikan.
f. Metode Penelitian
Metode penelitian dibagi menjadi 2. Ada metode penelitian kuantitatif dan metode penelitian
kualitatif. Kuantitatif lebih menekankan pada kuantitas data dengan menggunakan
hitungan statistik. Metode kualitatif melibatkan analisis yang lebih mendalam dengan data
yang tidak begitu banyak.
g. Rencana Anggaran
Rencana anggaran atau biaya pada proposal penelitian sifatnya opsional. Boleh dicantumkan
atau justru tidak sama sekali. Apabila penelitian yang kamu lakukan berskala besar dan
mengharuskan kamu untuk pergi ke beberapa lokasi, anggaran mungkin saja diperlukan.
Syarat Proposal
Saat akan menulis proposal, ada beberapa hal yang harus diperhatikan. Berikut adalah syarat
dari proposal, khususnya proposal kegiatan.
1. Proposal harus memiliki unsur-unsur yang tersusun dengan sistematis.
2. Proposal harus dibuat dengan jelas, logis, dan mudah dimengerti.
3. Jenis kegiatan yang akan dilakukan harus dituliskan secara detail serta harus dapat
direalisasikan.
4. Apabila terdapat rencana anggaran atau biaya kegiatan, hal tersebut harus ditulis
secara realistis dan akuntabel.
Kaidah Kebahasaan Proposal
1. Pernyataan Argumentatif
Proposal banyak menggunakan kalimat argumentatif yang bersifat memberikan alasan untuk
memperkuat atau menolak suatu pendapat. Ditandai dengan kata sebab, karena, dan oleh
karena itu.
Contoh: Oleh karena itu, kegiatan Pentas Seni SMA Nusantara tidak hanya sebagai wadah
untuk menggali minat bakat siswa, tetapi juga media untuk melepas penat
2. Pernyataan Persuasif
Karena bertujuan untuk memperoleh izin dari pihak-pihak yang berwenang, proposal juga
menggunakan kalimat persuasif yang berisi ajakan, bujukan, atau imbauan terhadap sesuatu.
3. Istilah Ilmiah
Istilah ilmiah adalah kosakata bidang ilmu pengetahuan tertentu yang mengandung makna
khusus.
Contoh: Di bidang pendidikan, kita mengenal kata afektif, kurikulum, buku pelajaran,
media belajar, dan peserta didik.
4. Verba
Verba adalah kata yang menggambarkan proses, perbuatan, atau keadaan. Verba dikenal juga
sebagai kata kerja. Ketika menulis proposal, tak jarang kamu menggunakan kata kerja di
dalamnya.
Contoh: Kegiatan perlombaan akan didokumentasikan oleh pihak panitia.
5. Kata Definisi
Kata definisi adalah kata yang memberikan penjelasan umum mengenai benda, hal, aktivitas,
dan sebagainya. Ditandai dengan kata adalah, merupakan, yaitu, yakni.
6. Kalimat Perincian
Kalimat perincian adalah kalimat yang mengandung bagian kecil dari suatu uraian. Ditandai
dengan kata selain itu, pertama, dan kedua.
Contoh: Hal pertama yang harus dilakukan panitia kegiatan pensi adalah menentukan tema
acara.
7. Kata Keakanan
Kalau kamu perhatikan, sering ditemukan kata akan, diharapkan, atau direncanakan dalam
sebuah proposal. Deretan kata ini disebut sebagai kata keakanan yang menyatakan kejadian
di masa depan.
8. Kata Bermakna Lugas
Masih ingat kata denotasi? Itu lho, kata yang bermakna sebenarnya, lugas, dan sesuai arti
yang sesungguhnya. Kata ini juga digunakan dalam menulis proposal.