0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
0 tayangan9 halaman

TUGAS2

Dokumen ini membahas tentang modulasi digital dalam telekomunikasi, yang mencakup tiga sistem utama: Amplitude Shift Keying (ASK), Frequency Shift Keying (FSK), dan Phase Shift Keying (PSK). Setiap metode modulasi dijelaskan dengan keuntungan, tantangan, dan aplikasi praktisnya, serta disertai dengan simulasi menggunakan MATLAB. Tujuan dari tugas ini adalah untuk memahami dan menjelaskan konsep modulasi digital secara mendalam.

Diunggah oleh

killkrab21
Hak Cipta
© All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai PDF, TXT atau baca online di Scribd
0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
0 tayangan9 halaman

TUGAS2

Dokumen ini membahas tentang modulasi digital dalam telekomunikasi, yang mencakup tiga sistem utama: Amplitude Shift Keying (ASK), Frequency Shift Keying (FSK), dan Phase Shift Keying (PSK). Setiap metode modulasi dijelaskan dengan keuntungan, tantangan, dan aplikasi praktisnya, serta disertai dengan simulasi menggunakan MATLAB. Tujuan dari tugas ini adalah untuk memahami dan menjelaskan konsep modulasi digital secara mendalam.

Diunggah oleh

killkrab21
Hak Cipta
© All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai PDF, TXT atau baca online di Scribd

TUGAS KELOMPOK

TELEKOMUNIKASI ANALOG
DAN DIGITAL

SIMULASI MODULASI DIGITAL ASK, FSK


DAN PSK

Fakultas Program Studi Disusun Oleh


Teknik Teknik Elektro 1. Rafael Ferdian Divo
2. Sindy Monika Br Karo

Abstract Kompetensi
Modulasi digital merupakan proses • Dapat memahami, mengerti
penumpangan sinyal digital (bit stream) ke dan menjelaskan konsep
dalam sinyal carrier. Pada dasarnya dikenal modulasi digital.
3 prinsip atau sistem modulasi digital yaitu:
ASK, FSK, dan PSK

2019 Telekomunikasi Analog dan Digital TUGAS KELOMPOK Telekomunikasi Analog dan Digital
1 Teknik Elektro [Link]
Pendahuluan
Pengertian Modulasi Digital

Modulasi digital merupakan proses penumpangan sinyal digital (bit stream) ke dalam
sinyal carrier. Modulasi digital sebetulnya adalah proses mengubah-ubah
karakteristik dan sifat gelombang pembawa (carrier) sedemikian rupa sehingga
bentuk hasilnya (modulated carrier) memeiliki ciri-ciri dari bit-bit (0 atau 1) yang
dikandungnya. Berarti dengan mengamati modulated carriernya, kita bisa
mengetahui urutan bitnya disertai clock (timing, sinkronisasi). Melalui proses
modulasi digital sinyal-sinyal digital setiap tingkatan dapat dikirim ke penerima
dengan baik. Untuk pengiriman ini dapat digunakan media transmisi fisik (logam
atau optik) atau non fisik (gelombang-gelombang radio). Pada dasarnya dikenal 3
prinsip atau sistem modulasi digital yaitu: ASK, FSK, dan PSK.

Gambar 1. Modulasi Digital

Amplitude Shift Keying (ASK)

Amplitude Shift Keying (ASK) atau pengiriman sinyal berdasarkan pergeseran


amplitude, merupakan suatu metoda modulasi dengan mengubah-ubah amplitude.
Dalam proses modulasi ini kemunculan frekuensi gelombang pembawa tergantung
pada ada atau tidak adanya sinyal informasi digital.

Keuntungan yang diperoleh dari metode ini adalah bit per baud (kecepatan digital)
lebih besar. Sedangkan kesulitannya adalah dalam menentukan level acuan yang
dimilikinya, yakni setiap sinyal yang diteruskan melalui saluran transmisi jarak jauh
2019 Telekomunikasi Analog dan Digital TUGAS KELOMPOK Telekomunikasi Analog dan Digital
2 Teknik Elektro [Link]
selalu dipengaruhi oleh redaman dan distorsi lainnya. Oleh sebab itu meoda ASK
hanya menguntungkan bila dipakai untuk hubungan jarak dekat saja.

Dalam hal ini faktor derau harus diperhitungkan dengan teliti, seperti juga pada
sistem modulasi AM. Derau menindih puncak bentuk-bentuk gelombang yang
berlevel banyak dan membuat mereka sukar mendeteksi dengan tepat menjadi level
ambangnya.

Frequncy Shift Keying (FSK)

Frequency Shift Keying (FSK) atau pengiriman sinyal melalui penggeseran


frekuensi. Metoda ini merupakan suatu bentuk modulasi yang memungkinkan
gelombang modulasi menggeser frekuensi output gelombang pembawa.
Pergeseran ini terjadi antara harga- harga yang telah ditentukan semula dengan
gelombang output ang tidak mempunyai fasa terputus-putus.

Dalam proses modulasi ini besarnya frekuensi gelombang pembawa berubah-ubah


sesuai dengan perubahan ada atau tidak adanya sinyal informasi digital.

FSK merupakan metode modulasi yang paling populer. Dalam proses ini gelombang
pembawa digeser ke atas dan ke bawah untuk memperoleh bit 1 dan bit 0. Kondisi
ini masing-masing disebut space dan mark. Keduanya merupakan standar transmisi
data yang sesuai dengan rekomendasi CCITT.

FSK juga tidak tergantung pada teknik on-off pemancar, seperti yang telah
ditentukan sejak semula. Kehadiran gelombang pembawa dideteksi untuk
menunjukkan bahwa pemancar telah siap.

Dalam hal penggunaan banyak pemancar (multi transmitter), masing-masingnya


dapat dikenal dengan frekuensinya. Prinsip pendeteksian gelombang pembawa
umumnya dipakai untuk mendeteksi kegagalan sistem bekerja.

Bentuk dari modulated Carrier FSK mirip dengan hasil modulasi FM. Secara konsep,
modulasi FSK adalah modulasi FM, hanya disini tidak ada bermacam-macam variasi
/deviasi ataupun frekuensi, yang ada hanya 2 kemungkinan saja, yaitu More atau
Less (High atau Low, Mark atau Space). Tentunya untuk deteksi (pengambilan
kembali dari kandungan Carrier atau proses demodulasinya) akan lebih mudah,
kemungkinan kesalahan (error rate) sangat minim/kecil.

Umumnya tipe modulasi FSK dipergunakan untuk komunikasi data dengan Bit Rate
(kecepatan transmisi) yang relative rendah, seperti untuk Telex dan Modem-Data
dengan bit rate yang tidak lebih dari 2400 bps (2.4 kbps).

2019 Telekomunikasi Analog dan Digital TUGAS KELOMPOK Telekomunikasi Analog dan Digital
3 Teknik Elektro [Link]
Phase Shift Keying (PSK)

Phase Shift Keying (PSK) atau pengiriman sinyal melalui pergeseran fasa. Metoda
ini merupakan suatu bentuk modulasi fasa yang memungkinkan fungsi pemodulasi
fasa gelombang termodulasi di antara nilai-nilai diskrit yang telah ditetapkan
sebelumnya. Dalam proses modulasi ini fasa dari frekuensi gelombang pembawa
berubah-ubah sesuai denganperubahan status sinyal informasi digital. Sudut fasa
harus mempunyai acuan kepada pemancar dan penerima. Akibatnya, sangat
diperlukan stabilitas frekuensi pada pesawat penerima.

Guna memudahkan untuk memperoleh stabilitas pada penerima, kadang-kadang


dipakai suatu teknik yang koheren dengan PSK yang berbeda-beda. Hubungan
antara dua sudut fasa yang dikirim digunakan untuk memelihara stabilitas. Dalam
keadaan seperti ini , fasa yang ada dapat dideteksi bila fasa sebelumnya telah
diketahui. Hasil dari perbandingan ini dipakai sebagai patokan (referensi).

Untuk transmisi Data atau sinyal Digital dengan kecepatan tinggi, lebih efisien dipilih
system modulasi PSK. Dua jenis modulasi PSK yang sering kita jumpai yaitu :

• Binary Phase Shift Keying (BPSK)

BPSK adalah format yang paling sederhana dari PSK. Menggunakan dua yang
tahap yang dipisahkan sebesar 180° dan sering juga disebut 2-PSK. Modulasi ini
paling sempurna dari semua bentuk modulasi PSK. Akan tetapi bentuk modulasi ini
hanya mampu memodulasi 1 bit/simbol dan dengan demikian maka modulasi ini
tidak cocok untuk aplikasi data-rate yang tinggi dimana bandwidthnya dibatasi.

• Quadrature Phase Shift Keying (QPSK)

Kadang-Kadang dikenal sebagai quarternary atau quadriphase PSK atau 4-PSK,


QPSK menggunakan empat titik pada diagram konstilasi, terletak di sekitar suatu
lingkaran. Dengan empat tahap, QPSK dapat mendekode dua bit per simbol. Hal ini
berarti dua kali dari BPSK. Analisa menunjukkan bahwa ini mungkin digunakan
untuk menggandakan data rate jika dibandingkan dengan sistem BPSK. Walaupun
QPSK dapat dipandang sebagai sebagai suatu modulasi quaternary, lebih mudah
untuk melihatnya sebagai dua quadrature carriers yang termodulasi tersendiri.
Dengan penafsiran ini, maka bit yang digunakan untuk mengatur komponen phase
pada sinyal carrier ketika digunakan untuk mengatur komponen quadrature-phase
dari sinyal carrier tersebut. BPSK digunakan pada kedua carrier dan dapat
dimodulasi dengan bebas.

2019 Telekomunikasi Analog dan Digital TUGAS KELOMPOK Telekomunikasi Analog dan Digital
4 Teknik Elektro [Link]
• Phase Shift Keying (8 PSK)

Sesuai dengan M-ary coding untuk modulasi 8 PSK jumlah n yang digunakan adalah
n=3 sehingga menghasilkan beda fasa sebanyak delapan atau M=8. Modulasi 8
PSK memiliki delapan posisi beda fasa yang masing-masing sebesar 45° dengan 3
bit setiap simbol, diantaranya 000, 001, 010, 011, 100, 101, 110 dan 111.

2019 Telekomunikasi Analog dan Digital TUGAS KELOMPOK Telekomunikasi Analog dan Digital
5 Teknik Elektro [Link]
Simulasi Matlab
1. Amplitude Shift Keying (ASK)
➢ Source Code

F1=20;('Masukan Frekuensi Gelombang Pembawa= ');


F2=10;('Masukan Frekuensi Pulsa= ');
A=3;('Masukan Amplitudo Sinyal=');
t = 0:0.001:1;
x=A.*sin(2*pi*F1*t);
u=A/2.*square(2*pi*F2*t)+(A/2);
v=x.*u;
subplot(3,1,1);
plot(t,x);
xlabel('Time');
ylabel('Amplitude');
title('Gelombang Pembawa');
grid on;
subplot(3,1,2);
plot(t,u);
xlabel('Time');
ylabel('Amplitude');
title('Sinyal Informasi dalam Bentuk Pulsa');
grid on;
subplot(3,1,3);
plot(t,v);
xlabel('Time');
ylabel('Amplitude');
title('Sinyal ASK');
grid on;
➢ Output Signal

Gambar 2. Output Signal ASK


Input :
Frekuensi gelombang pembawa : 20 Hz
Frekuensi pulsa : 10 Hz
Amplitudo sinyal : 3 v

2019 Telekomunikasi Analog dan Digital TUGAS KELOMPOK Telekomunikasi Analog dan Digital
6 Teknik Elektro [Link]
2. Frequency Shift Keying (FSK)
➢ Source Code

clc %for clearing the command window


close all %for closing all the window except command
window
clear all %for deleting all the variables from the
memory
fc1=input('Enter the freq of 1st Sine Wave carrier:');
fc2=input('Enter the freq of 2nd Sine Wave carrier:');
fp=input('Enter the freq of Periodic Binary pulse
(Message):');
amp=input('Enter the amplitude (For Both Carrier &
Binary Pulse Message):');
amp=amp/2;
t=0:0.001:1; % For setting the sampling interval
c1=amp.*sin(2*pi*fc1*t);% For Generating 1st Carrier
Sine wave c2=amp.*sin(2*pi*fc2*t);% For Generating 2nd
Carrier Sine wave subplot(4,1,1); %For Plotting The
Carrier wave
plot(t,c1) xlabel('Time') ylabel('Amplitude')
title('Carrier 1 Wave')
subplot(4,1,2) %For Plotting The Carrier wave
plot(t,c2) xlabel('Time')
ylabel('Amplitude')
title('Carrier 2 Wave')
m=amp.*square(2*pi*fp*t)+amp;%For Generating Square wave
message
subplot(4,1,3) %For Plotting The Square Binary Pulse
(Message)
plot(t,m)
xlabel('Time') ylabel('Amplitude')
title('Binary Message Pulses')
for i=0:1000 %here we are generating the modulated wave
if m(i+1)==0
mm(i+1)=c2(i+1); else mm(i+1)=c1(i+1);
end
end
subplot(4,1,4) %For Plotting The Modulated wave
plot(t,mm)
xlabel('Time')
ylabel('Amplitude')
title('Modulated Wave')

2019 Telekomunikasi Analog dan Digital TUGAS KELOMPOK Telekomunikasi Analog dan Digital
7 Teknik Elektro [Link]
➢ Output Signal

Gambar 3. Output Signal FSK

Input :
Frekuensi gelombang pembawa 1 : 10 Hz
Frekuensi gelombang pembawa 2 : 50 Hz
Frekuensi pulsa : 3 Hz
Amplitudo sinyal informasi dan sinyal pembawa : 4 v

3. Phase Shift Keying (PSK)


➢ Source Code

F1=20;('Masukan Frekuensi Gelombang Pembawa');


F2=10;('Masukan Frekuensi Informasi');
A=10;('Masukan Amplitudo Sinyal');
t = 0:0.001:1;
x=A.*sin(2*pi*F1*t);
u=square(2*pi*F2*t);
v=x.*u;
subplot(3,1,1);
plot(t,x);
xlabel('Time');
ylabel('Amplitude');
title('Sinyal Pembawa');
grid on;
subplot(3,1,2);
plot(t,u);
xlabel('Time');
ylabel('Amplitude');
title( 'Sinyal Informasi');
grid on;
subplot(3,1,3);
plot(t,v);
xlabel('Time');
ylabel('Amplitude');
title('Sinyal FSK');
grid on;

2019 Telekomunikasi Analog dan Digital TUGAS KELOMPOK Telekomunikasi Analog dan Digital
8 Teknik Elektro [Link]
➢ Output Signal

Gambar 4. Output Signal PSK

Dengan input :
Frekuensi gelombang pembawa : 20 Hz
Frekuensi pulsa : 10 Hz
Amplitudo sinyal : 10 v

2019 Telekomunikasi Analog dan Digital TUGAS KELOMPOK Telekomunikasi Analog dan Digital
9 Teknik Elektro [Link]

Anda mungkin juga menyukai