SPLDV
SPLDV
B. KOMPETENSI AWAL
Capaian Pembelajaran Matematika Setiap FaseD
Pada akhir fase D, peserta didik dapat menyelesaikan masalah kontekstual peserta didik
dengan menggunakan konsep-konsep dan keterampilan matematika yang dipelajari pada
fase ini. Mereka mampu mengoperasikan secara efisien bilangan bulat, bilangan rasional
dan irasional, bilangan desimal, bilangan berpangkat bulat dan akar, bilangan dalam notasi
ilmiah; melakukan pemfaktoran bilangan prima, menggunakan faktor skala, proporsi dan
laju perubahan. Mereka dapat menyajikan dan menyelesaikan persamaan dan
pertidaksamaan linier satu variabel dan sistem persamaan linier dengan dua variabel
dengan beberapa cara, memahami dan menyajikan relasi dan fungsi. Mereka dapat
menentukan luas permukaan dan volume bangun ruang (prisma, tabung, bola, limas dan
kerucut) untuk menyelesaikan masalah yang terkait, menjelaskan pengaruh perubahan
secara proporsional dari bangun datar dan bangun ruang terhadap ukuran panjang, luas,
dan/atau volume. Mereka dapat membuat jaring-jaring bangun ruang (prisma, tabung,
limas dan kerucut) dan membuat bangun ruang tersebut dari jaring-jaringnya. Mereka
dapat menggunakan sifat-sifat hubungan sudut terkait dengan garis transversal, sifat
kongruen dan kesebangunan pada segitiga dan segiempat. Mereka dapat menunjukkan
kebenaran teorema Pythagoras dan menggunakannya. Mereka dapat melakukan
transformasi geometri tunggal di bidang koordinat Kartesius. Mereka dapat membuat dan
menginterpretasi diagram batang dan diagram lingkaran. Mereka dapat mengambil sampel
yang mewakili suatu populasi, menggunakan mean, median, modus, range untuk
menyelesaikan masalah; dan menginvestigasi dampak perubahan data terhadap pengukuran
pusat. Mereka dapat menjelaskan dan menggunakan pengertian peluang, frekuensi relatif
dan frekuensi harapan satu kejadian pada suatu percobaan sederhana.
F. MODEL PEMBELAJARAN
Model pembelajaran tatap muka
KOMPONEN INTI
B. PEMAHAMAN BERMAKNA
Meningkatkan kemampuan siswa tentang memahami konsep persamaan linear dua
variabel serta menentukan penyelesaian persamaan linear dua variabel.
C. PERTANYAAN PEMANTIK
Apa yang dimaksud dengan persamaan linear dua variabel?
Apa rumus persamaan linear?
D. KEGIATAN PEMBELAJARAN
Kegiatan Pendahuluan
Peserta didik melakukan do’a sebelum belajar (meminta seorang peserta didik untuk
memimpin do’a)
Guru mengecek kehadiran peserta didik dan meminta peserta didik untuk
mempersiapkan perlengkapan dan peralatan yang diperlukan
Aktivitas Pembuka
Pada aktivitas pembuka, Bapak/Ibu guru dapat menggunakan metode pembelajaran
memilih dan menalar (M1). Bapak/Ibu guru dapat menggali pengetahuan awal peserta
didik dengan mengajak mereka untuk memilih salah satu grafik pada Gambar 1.1 yang
menurut mereka berbeda dan mintalah mereka untuk memberikan alasannya.
Beberapa kemungkinan jawaban dari peserta didik adalah sebagai berikut.
o Ketika peserta didik memilih grafik (1), mungkin mereka beralasan titik-titik
tersebut dilalui satu garis dengan gradien positif.
o Untuk peserta didik yang memilih grafik (2), kemungkinan mereka beralasan titik-
titik tersebut dilalui oleh beberapa garis.
o Untuk peserta didik yang memilih grafik (3), kemungkinan beralasan titik-titik
tersebut dilalui tepat dua garis.
o Untuk peserta didik yang memilih grafik (4), mungkin mereka beralasan titik-titik
tersebut dilalui satu garis dengan gradient negatif.
Selain itu, mintalah peserta didik untuk mempresentasikan hasil pekerjaannya ke
kelas. Tanyakan kepada peserta didik lain apakah setuju atau tidak setuju. Arahkan
peserta didik untuk menggunakan konsep menentukan titik-titik yang dilalui garis
lurus yang sudah diajarkan di kelas VIII. Kemudian Bapak/Ibu guru menyampaikan
tujuan pembelajaran.
Kegiatan Inti
Aktivitas
Bapak/Ibu guru dapat menggunakan metode pembelajaran diskusi matematika
produktif (M6). Pada perencanaan pembelajaran, Bapak/ Ibu guru menyiapkan
kemungkinan jawaban dari peserta didik pada kegiatan Eksplorasi 1.1. Ajaklah peserta
didik untuk membentuk kelompok. Bapak/ibu guru memberikan informasi kepada
peserta didik bahwa mereka akan diajak menemukan konsep persamaan linear dua
variabel. Mereka diminta untuk mendiskusikan kegiatan Eksplorasi 1.1. Pada saat
mereka berdiskusi, Bapak/ibu guru berkeliling untuk memonitor jawaban dan
kemajuan pekerjaan mereka
Setelah mengerjakan kegiatan Eksplorasi 1.1, Bapak/Ibu guru memilih dan
mengurutkan 2 atau 3 kelompok untuk mempresentasikan hasil pekerjaannya.
Bapak/Ibu guru mengkoneksikan hasil presentasi agar peserta didik dapat
menyimpulkan yang mereka ketahui tentang persamaan linear dua variabel. Bapak/Ibu
guru dapat menggunakan Definisi 1.1 untuk memberikan penegasan terhadap
kesimpulan yang dibuat oleh peserta didik. Untuk lebih memahami konsep persamaan
linear dua variabel, tugaskan peserta didik untuk mencermati Contoh 1.1 kemudian
ajak mereka mengerjakan kasus di Ayo Mencoba yang bersesuaian dengan Contoh 1.1
secara mandiri.
Setelah peserta didik memahami konsep persamaan linear dua variabel, mintalah
mereka berdiskusi untuk menjawab pertanyaan berikut.
“Dapatkah kalian menentukan harga 1 buku tulis dan harga 1 bolpoin pada kasus
Contoh 1.1? Jelaskan.” Berikan penjelasan tentang penyelesaian persamaan linear dua
variabel pada kasus Contoh 1.1.
Ajak peserta didik untuk mencermati Contoh 1.2, kemudian mintalah mereka untuk
mengerjakan kasus di Ayo Mencoba yang bersesuaian dengan contoh tersebut secara
mandiri.
Kegiatan Penutup
Peserta didik dan guru membuat kesimpulan dan melaksanakan refleksi dari
pembelajaran yang sudah dilakukan.
Guru menyampaikan materi yang akan dipelajari pada pertemuan berikutnya dan
menutup kegiatan dengan do’a.
E. ASESMEN/ PENILAIAN
Penilaian Hasil Belajar
Penerapan Konsep
1. Tentukan persamaan dari grafik berikut.
2. Tentukan himpunan penyelesaian dari persamaan linear duavariabel jika:
ⓐNilai x dan y adalah bilangan cacah;
ⓑNilai x dan y adalah bilangan real.
3. Nyatakan pernyataan berikut ke dalam bentuk persamaan lineardua variabel.
ⓐDiketahui harga tiket film di suatu bioskop Rp35.000,00. ymenyatakan pendapatan
dari hasil penjualan tiket dan xmenyatakan banyak tiket terjual.
ⓑTarif listrik R-1/tegangan rendah dengan daya 1300 watt padatahun 2022 adalah
Rp1.444,70 per kWh dan dikenakan biayaadministrasi Rp6.000,00 per bulan.
ⓒHarga 2 ekor sapi dan 5 ekor kambing Rp64.000.000,00.
F. REFLEKSI
Refleksi Guru
Ingat-ingat kembali pengalaman mengajar di Bab 1 Sistem PersamaanLinear Dua Variabel
ini. Setelah itu, refleksikan pengalaman mengajardengan menanggapi pertanyaan atau
pernyataan panduan berikut.
1. Apakah aktivitas pembuka yang Bapak/Ibu lakukan dapatmengarahkan dan
mempersiapkan peserta didik dalam belajar Bab 1?
2. Strategi-strategi mengajar seperti apa yang Bapak/Ibu gunakanuntuk mengajar Bab 1
Sistem Persamaan Linear Dua Variabel?
Apakah semua strateginya sudah membantu peserta didik untukbelajar secara optimal?
3. Pelajaran berharga apa yang telah Bapak/Ibu dapatkan? Bagaimanacaranya agar
pembelajaran yang telah dilakukan dapat lebih baiklagi? Kemampuan apa yang perlu
Bapak/Ibu kembangkan lagi agardapat menghadapi situasi tersebut dengan lebih baik
lagi?
Remedial
Remedial dapat diberikan kepada peserta didik yang capaian pembelajarannya (CP)
belum tuntas.
Guru memberi semangat kepada peserta didik yang belum tuntas mencapai capaian
pembelajaran (CP)
Guru akan memberikan tugas bagi peserta didik yang belum tuntas dalam bentuk
pembelajaran ulang, bimbingan perorangan, belajar kelompok, pemanfaatan tutor
sebaya bagi peserta didik yang belum mencapai ketuntasan belajar sesuai hasil analisis
penilaian.
LAMPIRAN- LAMPIRAN
LAMPIRAN 1
LEMBAR KERJA PESERTA DIDIK (LKPD)
LEMBAR KERJA PESERTA DIDIK (LKPD)
1.1. Konsep Persamaan Linear Dua Variabel
Nama Siswa: ……………………….
Kelas :……………………….
Tanggal :……………………….
Petunjuk!
Kalian diajak untuk menemukankonsep persamaan linear dua variabel. Perhatikan
permasalahanberikut.
Veronika pergi ke toko sembako. Ia berencana membeli beras merahdan tepung terigu.
Harga 1 kg beras merah Rp20.000,00, sedangkanharga 1 kg tepung terigu Rp10.000,00.
Uang yang dibayarkanVeronika Rp120.000,00.
1. Tulislah kemungkinan berat (dalam kg) tepung terigu dan berasmerah yang dibeli
Veronika.
Tabel 1.1 Berat Beras Merah dan Tepung Terigu
Berat Berat
berasmerah tepung
Uang yang dibayarkan
terigu
(dalam kg) (dalam kg)
0 12 0(20.000)+12(10.000)=120.000
0,5 11 0,5(20.000)+11(10.000)=120.000
1 ………… …………………………………...
………… …………………………………...
3. Buatlah sebuah persamaan yang menghubungkan berat berasmerah dan tepung terigu
(dalam kg) dengan total uang yangdibayarkan Veronika!
4. Persamaan yang kalian temukan pada kasus ini disebut denganpersamaan linear dua
variabel. Tuliskan yang kalian ketahuitentang persamaan linear dua variabel!
LAMPIRAN 2
BAHAN BACAAN GURU DAN PESERTA DIDIK
Guru dan peserta didik mencari berbagai informasi tentang sistem persamaan linear dua
variabel (persamaan linear dua variabel)media atau website resmi dibawa nauangan
kementerian pendidikan, kebudayaan, riset dan teknologi.
Buku Panduan Guru dan Siswa Matematikauntuk SMP/MTs Kelas IX : Penerbit, Pusat
Perbukuan Badan Standar, Kurikulum, dan Asesmen PendidikanKementerian
Pendidikan Kebudayaan, Riset, dan Teknologi Tahun 2022
LAMPIRAN 3
GLOSARIUM
Persamaan linear dua variabel adalah persamaan yang dapatdinyatakan dalam bentuk
ax+by=c, dengan x, y adalah variabeldan .
Sistem persamaan linear dua variabel Apabila terdapat dua buahpersamaan linear
dua variabel yang berbentuk ax + by = c dandx + ey = f , dengan persamaan satu dan
lainnya saling berkaitanmaka persamaan-persamaan tersebut dinamakan
sistempersamaan linear dua variabel. Bentuk umum sistem persamaanlinear dua
,∈
variabel adalah adalah variabel dengana,b,c,d, e,f R
Metode campuran Dalam menyelesaikan sistem persamaan linear dua variabel,
metode campuran adalah metode yang menggabungkan metode eliminasi dan metode
substitusi.
Metode eliminasi Dalam menyelesaikan sistem persamaan linear dua variabel, metode
eliminasi adalah metode yang menghilangkan (mengeliminasi) salah satu variabel dari
sistem persamaan tersebut untuk menentukan nilai variabel lain.
Metode substitusi Dalam menyelesaikan sistem persamaan linear dua variabel, metode
substitusi adalah metode yang mensubstitusi nilai salah satu variabel dari salah satu
persamaan ke persamaanlainnya
LAMPIRAN 4
DAFTAR PUSTAKA
Adinawan, M.C. Matematika Kelas VIII Semester 2 SMP Jilid 3A. Jakarta:Erlangga, 2018.
Adinawan, M.C. Matematika Kelas VIII Semester 2 SMP Jilid 3B. Jakarta:Erlangga, 2018.
Anton, H., & Rorres, C. Elementary Linear Algebra (11th ed.). Canada:Anton Textbooks,
Inc., 2014.
As’ari, Abdur Rahman, Mohammad Tohir, Erik Valentino, Zainul Imron,and Ibnu Taufiq.
Matematika Kelas VIII Semester 1. SIBI – SistemInformasi Perbukuan Indonesia.
Jakarta: Pusat Kurikulum danPerbukuan, Balitbang, Kemendikbud, 2017.
[Link]
Bakker, Arthur, Monica Wijers, and Gail Burrill. “Second Chance.” [Link] Mathematics
in Context, edited by Wisconsin Center for EducationResearch & Freudenthal
Institute. Chicago, IL: EncyclopædiaBritannica, Inc., 2006.
Bertsekas, Dimitri P., and John N. Tsitsiklis. Introduction to Probability.2nd ed. Belmont,
MA: Athena Scientific, 2008.
Black, Keith, Ryan, Alison, Haese, Michael, Haese Robert, Haese, Sandra,Humphries,
Mark. IGCSE Cambridge International [Link]: Haese & Haris
Publication, 2009.
BPS. Statistik Indonesia 2022. Jakarta: Badan Pusat Staistik, [Link], John D., and
Kenneth W. Johnson. Physics. 9th ed. Hoboken, NJ:John Wiley &Sons, 2012.
Greenwood, David, Sara Wooley, Jenny Vaughan, Franca Frank, andJenny Goodman.
Essential mathematics for the Australian Curriculumyear 10. Cambridge
University Press, 2011.
Desmos. “Rigid Transformations and Congruence.” DesmosClassroom Activities, 2020.
[Link]
Ditjen Dukcapil. “Dirjen Dukcapil: Indonesia Miliki Bank Data 37,9 JutaGolongan
Darah.” Ditjen Dukcapil Kemendagri, April 15, 2021.
[Link]
milikibank-data-379-juta-golongan-darah.
English, Lyn D., Peter Hudson, and Les Dawes. “Engineering-BasedProblem Solving in
the Middle School: Design and Construction withSimple Machines.” Journal of
Pre-College Engineering EducationResearch (J-PEER) 3, no. 2 (2013): Article 5.
[Link]
Gill, Richard David. “Monty Hall Problem.” StatProb: The EncyclopediaSponsored by
Statistics and Probability Societies, 2011.
[Link]
[Link].
Harel, Guershon. “Common Core State Standards for Geometry: AnAlternative
Approach.” Notices of the American Mathematical Society61, no. 1 (2014): 24–35.
[Link]
Illustrative Mathematics. “5.1 Finding Volume.” Illustrative Mathematics,2019.
[Link]
[Link]
Illustrative Mathematics. “6.1 Are and Surface Area.” IllustrativeMathematics, 2019.
[Link]
Illustrative Mathematics. “8.1 Rigid Transformations and Congruence.”Illustrative
Mathematics, 2019.
[Link]
Illustrative Mathematics. “8.2 Dilations, Similarity, and Introducing Slope.”Illustrative
Mathematics, 2019.
[Link]
Illustrative Mathematics. “8.4 Linear Equations and Linear Systems.”Illustrative
Mathematics, 2019.
[Link]
Illustrative Mathematics. “8.5 Function and Volume.” IllustrativeMathematics, 2019.
[Link]
Illustrative Mathematics. “Geo.5 Solid Geometry.” IllustrativeMathematics, 2019.
[Link]
Kindt, Martin, Abels, M., Spence, Mary S., Brinker, Laura J., and Burrill,Gail. Packages
and polygons. In Wisconsin Center for EducationResearch & Freudenthal Institute
(Eds.), Mathematics in [Link]: Encyclopædia Britannica, Inc., 2006.
Kristanto, Yosep Dwi, and Russasmita Sri Padmi. Super Modul MatematikaSMP/MTs
Kelas VII, VIII, IX. Jakarta: Gramedia WidiasaranaIndonesia, 2018.
Kristanto, Yosep Dwi. Metode Statistik: Jilid 1. Yogyakarta: PT Kanisius,2021.
Morrison, Karen, and Nick Hamshaw. Cambridge IGCSE MathematicsCore and Extended
Coursebook. 2nd ed. Cambridge: CambridgeUniversity Press, 2018.
Nugroho H, dkk. Matematika untuk SMP Kelas VIII. Jakarta: PusatPerbukuan Departemen
Pendidikan Nasional, 2009.
Open Up Resources. “Grade 7 Mathematics, Unit 3.8.” Open Up Resources,2019.
[Link]
8/[Link].
Open Up Resources. “Grade 7 Mathematics, Unit 8.1.” Open Up Resources,2019.
[Link]
1/[Link].
Open Up Resources. “Grade 8 Mathematics, Unit 4.10.” Open UpResources, 2019.
[Link]
10/[Link].
Pishro-Nik, Hossein. Introduction to Probability, Statistics, and RandomProcesses. Blue
Bell, PA: Kappa Research, 2014.
Quinn, Robert J., and Stephen Tomlinson. “Random Variables:Simulations and Surprising
Connections.” The Mathematics Teacher92, no. 1 (1999): 4–9.
[Link]
Rukmana, Indra, and Wahid Rasyid Saputra. “Transformasi Geometri.”GeoGebra,
September 4, 2022. [Link]
Serra, M. Discovery Geometry An Investigative Approach. Emeryville,CA: Key
Curriculum Press, 2008.
Setiawan & Widdiharto R. Kapita Selekta Pembelajaran Aljabar KelasVIII SMP.
Yogyakarta: PPPPTK, 2009.
SMILE. “Probability.” STEM Learning. SMILE, 2009.
[Link]
Soebagyo J. Matematika Teknik Aljabar Linear dan Matriks. Bandung:Manggu Makmur
Tanjung Lestari, 2020.
Spence L, Insel A, Friedberg S. Elementary Linear Algebra a MatrixApproach. England:
Pearson Education Limited, 2014.
Subchan, Winarni, M. Setirjo Winarko, Lukman Hanafi, MuhammadSyifa`ul Mufid,
Kistosil Fahim, and Wawan Hafid [Link] Kelas IX. SIBI - Sistem
Informasi Perbukuan [Link]: Pusat Kurikulum dan Perbukuan,
Balitbang, [Link] November 19, 2022.
[Link]
Sullivan, Patrick. “Is the Last Banana Game Fair?” Mathematics Teacher:Learning and
Teaching PK-12 113, no. 1 (2020): 33–38. [Link]
Suprihatin, Tatin. “Sistem Persamaan Linear Dua Variabel.” SumberBelajar Kemdikbud,
October 9, 2021.
[Link]
04aabca282ef6a4730.
Surles, William, Jake Crosby, Jonathan McNeil, Malinda SchaeferZarske, and Carleigh
Samson. “Launch into Learning: Catapults!”TeachEngineering. Regents of the
University of Colorado,
[Link]://[Link]/lessons/view/cub_catapult_lesson01.
Swokowski E. W, Cole J. A. Algebra and Trigonometry with AnalyticGeometry, Classic
Twelfth Edition, 2010.
United Nations. “Documentation and Downloads.” Human DevelopmentReports, 2022.
[Link]
Watson, Jane, Noleine Fitzallen, Suzie Wright, and Ben Kelly.“Characterizing Student
Experience of Variation Within a STEMContext: Improving Catapults.” Statistics
Education Research Journal21, no. 1 (2022): Article 9.
[Link]
MODUL AJAR
BAB I SISTEM PERSAMAAN LINEAR DUA VARIABEL
SUBBAB B. SISTEM PERSAMAAN LINEAR DUA VARIABEL
INFORMASI UMUM
B. KOMPETENSI AWAL
Capaian Pembelajaran Matematika Setiap FaseD
Pada akhir fase D, peserta didik dapat menyelesaikan masalah kontekstual peserta didik
dengan menggunakan konsep-konsep dan keterampilan matematika yang dipelajari pada
fase ini. Mereka mampu mengoperasikan secara efisien bilangan bulat, bilangan rasional
dan irasional, bilangan desimal, bilangan berpangkat bulat dan akar, bilangan dalam notasi
ilmiah; melakukan pemfaktoran bilangan prima, menggunakan faktor skala, proporsi dan
laju perubahan. Mereka dapat menyajikan dan menyelesaikan persamaan dan
pertidaksamaan linier satu variabel dan sistem persamaan linier dengan dua variabel
dengan beberapa cara, memahami dan menyajikan relasi dan fungsi. Mereka dapat
menentukan luas permukaan dan volume bangun ruang (prisma, tabung, bola, limas dan
kerucut) untuk menyelesaikan masalah yang terkait, menjelaskan pengaruh perubahan
secara proporsional dari bangun datar dan bangun ruang terhadap ukuran panjang, luas,
dan/atau volume. Mereka dapat membuat jaring-jaring bangun ruang (prisma, tabung,
limas dan kerucut) dan membuat bangun ruang tersebut dari jaring-jaringnya. Mereka
dapat menggunakan sifat-sifat hubungan sudut terkait dengan garis transversal, sifat
kongruen dan kesebangunan pada segitiga dan segiempat. Mereka dapat menunjukkan
kebenaran teorema Pythagoras dan menggunakannya. Mereka dapat melakukan
transformasi geometri tunggal di bidang koordinat Kartesius. Mereka dapat membuat dan
menginterpretasi diagram batang dan diagram lingkaran. Mereka dapat mengambil sampel
yang mewakili suatu populasi, menggunakan mean, median, modus, range untuk
menyelesaikan masalah; dan menginvestigasi dampak perubahan data terhadap pengukuran
pusat. Mereka dapat menjelaskan dan menggunakan pengertian peluang, frekuensi relatif
dan frekuensi harapan satu kejadian pada suatu percobaan sederhana.
F. MODEL PEMBELAJARAN
Model pembelajaran tatap muka
KOMPONEN INTI
B. PEMAHAMAN BERMAKNA
Meningkatkan kemampuan siswa tentang memahami konsep sistem persamaan linear dua
variabel, menentukan penyelesaian sistem persamaan linear dua variabel dengan metode
grafik, menentukan penyelesaian sistem persamaan linear dua variabel dengan metode
substitusi, menentukan penyelesaian sistem persamaan linear dua variabel dengan metode
eliminasi serta menentukan penyelesaian sistem persamaan linear dua variabel dengan
metodecampuran.
C. PERTANYAAN PEMANTIK
Apa saja metode penyelesaian sistem persamaan linear dua variabel?
Apa yang dimaksud dengan sistem persamaan linear dua variabel dan contohnya?
Apa rumus persamaan linear?
Apa ciri dari sistem persamaan linear dua variabel?
D. KEGIATAN PEMBELAJARAN
Kegiatan Pendahuluan
Peserta didik melakukan do’a sebelum belajar (meminta seorang peserta didik untuk
memimpin do’a)
Guru mengecek kehadiran peserta didik dan meminta peserta didik untuk
mempersiapkan perlengkapan dan peralatan yang diperlukan
Aktivitas Pembuka
Pada aktivitas ini, peserta didik diingatkan kembali tentang materi persamaan garis
lurus. Kemudian Bapak/Ibu guru dapat menggunakan metode menyusun bersama
pertanyaan, permasalahan, dan cerita (M11). Bapak/Ibu guru mengajak peserta didik
untuk mengerjakan Eksplorasi 1.2, yaitu bercerita bercerita berdasarkan grafik yang
sudah disediakan. Bapak/Ibu guru mengajak peserta didik untuk membentuk
kelompok yang terdiri dari dua orang (berpasangan). Mintalah tiap-tiap peserta didik
membagikan ceritanya secara bergantian. Kemudian peserta didik menghubungkan
peristiwa-peristiwa yang ada dalam cerita pasangannya dengan grafik. Berikan waktu
10 menit bagi setiap pasangan untuk berdiskusi.
Garis berwarna merah muda menggambarkan kisah aku ketikapulang ke rumah untuk
mengambil buku. Ketika aku melakukanperjalanan pulang ke rumah, jarak aku
terhadap rumah akanturun tiap waktunya. Garis berwarna biru menggambarkan
kisahkakakku ketika berangkat sekolah, jarak kakakku terhadap rumahnaik setiap
waktunya. Perpotongan dua garis menggambarkanketika aku berpapasan dengan
kakakku.
Setelah itu, mintalah beberapa pasangan peserta didik untuk mempresentasikan hasil
diskusi ke kelas. Kegiatan eksplorasi ini bertujuan agar peserta didik dapat memahami
makna dari grafik dan makna dari perpotongan dua garis.
Kegiatan Inti
Aktivitas 1
Tujuan Aktivitas 1 adalah memahami konsep sistem persamaan linear dua variabel.
Metode yang dapat Bapak/Ibu guru gunakan pada aktivitas ini adalah M6 diskusi
matematika produktif. Aktivitas ini dimulai dengan mengerjakan Eksplorasi 1.3 secara
berkelompok.
Bapak/Ibu guru memonitor jalannya diskusi dan memastikan bahwasetiap anggota
kelompok dapat bekerja sama dengan baik.
Sebagai alternatif kegiatan Eksplorasi 1.3, peserta didik dapatbereksplorasi melalui
aktivitas interaktif berikut.
Mintalah beberapa kelompok untuk berbagi hasil diskusi dan beri kesempatan
kelompok lain untuk menanggapi. Berikan penghargaan bagi kelompok yang
presentasi dengan memberikan nilai tambahan.
Bapak/Ibu guru memberikan penegasan bahwa sebuah sistem persamaan linear dua
variabel dapat memiliki satu penyelesaian, banyak penyelesaian, dan tidak memiliki
penyelesaian.
Berikutnya peserta didik diminta untuk mendiskusikan masalah dalam Ayo Berpikir
Kritis 1.1
Aktivitas 3
Tujuan aktivitas ini adalah menentukan penyelesaian sistem persamaanlinear dua
variabel dengan metode substitusi. Bapak/Ibu guru dapatmenggunakan metode diskusi
berpasangan (M5). Aktivitas ini diawalidengan mengerjakan kegiatan Eksplorasi 1.5.
Kegiatan ini dikerjakansecara individu.
Setelah itu Bapak/Ibu guru dapat mengatur peserta didik secaraberpasangan untuk
saling membagikan hasil pekerjaan masing-masing.
Mintalah beberapa kelompok berpasangan untuk berbagi hasildiskusi dan beri
kesempatan kelompok lain untuk menanggapi. Berilahpenegasan mengenai cara
penyelesaian sistem pesamaan linear duavariabel dengan metode sustitusi. Bapak/Ibu
guru dapat memintapeserta didik untuk mencermati Contoh 1.5 kemudian
mengerjakankegiatan Ayo Mencoba yang bersesuaian dengan contoh tersebut.
Bapak/Ibu guru dapat mengajak peserta didik untuk berpikir kritis dengan
mengerjakan kegiatan Ayo Berpikir Kritis 1.2 secara berpasangan. Pada saat
mengerjakan kegiatan ini, Bapak/Ibu guru dapat menggunakan metode mengkritik,
mengkoreksi, dan mengklarifikasi (M9). Peserta didik diberikan waktu tiga menit
untuk mengidentifikasi pekerjaan Joko.
Mintalah perwakilan kelompok untuk presentasi. Pada saatpresentasi, peserta didik
menunjukkan kesalahan pekerjaan Joko,kemudian peserta didik memperbaiki
pekerjaan Joko agar menjadipenyelesaian yang tepat.
Aktivitas 4
Aktivitas ini bertujuan menentukan penyelesaian dari sistem persamaanlinear dua
variabel dengan metode eliminasi. Bapak/Ibu guru dapatmenggunakan metode yang
sama seperti aktivitas ke 3 yaitu diskusiberpasangan. Mintalah peserta didik
mengerjakan kegiatan Eksplorasi1.6 secara mandiri.
Bapak/Ibu guru dapat mengatur peserta didik secara berpasangan untuk saling
membagikan hasil pekerjaannya masing-masing.
Mintalah beberapa pasangan untuk berbagi hasil diskusi dan beri kesempatan
kelompok lain untuk menanggapi. Berilah penegasan mengenai cara penyelesaian
sistem pesamaan linear dua variabel dengan metode eliminasi.
Bapak/Ibu guru dapat meminta peserta didik untuk mencermati contoh 1.6 kemudian
mengerjakan kegiatan Ayo Mencoba yang bersesuaian dengan contoh tersebut secara
mandiri.
Bapak/Ibu guru dapat mengajak peserta didik untuk berkomunikasi dengan temannya
tentang matematika dengan mengerjakan kegiatan Ayo Bekerja Sama 1.1 secara
berpasangan. Pada saat mengerjakan kegiatan ini, Bapak/Ibu guru dapat menggunakan
metode kartu berpasangan (M10). Bapak/Ibu guru mengatur peserta didik secara
berpasangan kemudian membagi dua kartu kepada tiap peserta didik dalam pasangan.
Peserta didik A mendapat kartu masalah dan peserta didik B mendapat kartu data.
E. ASESMEN/ PENILAIAN
Penilaian Hasil Belajar
Pemahaman Konsep
[Link] atau salah. Pasangan (x, y ) merupakan penyelesaian suatusistem persamaan
linear dua variabel apabila nilai x dan y tersebutmemenuhi semua persamaan pada
sistem persamaan tersebut.
Uji Pemahaman
3. Benar atau salah. Cara satu-satunya yang dilakukan pada metodeeliminasi adalah
menambahkan persamaan satu dan persamaandua.
Penerapan
[Link]. Harga 3 tangkai bunga lili dan 10 tangkai bungamawar adalah
Rp86.000,00. Buatlah persamaan linear dari masalahtersebut.
[Link] sistem persamaan berikut.
[Link]. Diketahui dua sudut salingberpenyiku. Besar sudut yang lebih besar
adalah 6° lebih dariempat kali ukuran sudut yang lebih kecil. Tentukan besar
keduasudut tersebut.
[Link]. Alex dan Dava adalah atlet balap sepeda, merekasedang melakukan
balapan dengan jarak rute balap sejauh 2 km.
Kedua pembalap mulai pada waktu yang sama dan melaju dengankecepatan konstan.
Berikut tabel yang memberikan informasitentang waktu dan jarak tempuh Dava
mengendarai sepeda:
Alex menempuh seluruh balapan dengan kecepatan tetap 30 meterper detik. Apakah
ada pemenang dari balapan tersebut?
[Link]. Seorang pedagang meminjam uang untuk modalusahanya. Ia
mengambil dua pinjaman dengan total Rp8.000.000,[Link] pertama dengan
bunga sebesar 5% per tahun danpinjaman kedua dengan bunga tahunan sebesar 3%.
Bunga tahunpertama adalah Rp310.000,00. Berapa besar pinjaman masingmasing?
[Link]. Sebuah motor menempuh jarak 240 km dalam waktuyang sama
dengan sebuah mobil yang menempuh jarak 222 km.
Jika laju motor adalah 6 km/jam lebih cepat dari laju mobil, tentukankecepatan mobil
dan motor tersebut.
[Link] DENGAN ARUS. Sebuah bolapingpong dilempar dari ketapel (lihatGambar
1.22). Ketika berlawanandengan angin kecepatannya adalah 6m/s sedangkan ketika
searah denganangin kecepatannya 10 m/s. Tentukankecepatan angin dan kecepatan
bolapingpong.
[Link]. Seorang apoteker memiliki dua bubuk suplemen vitamin.
Bubuk pertama mengandung 20% vitamin B1 dan 10% vitamin B2.
Bubuk kedua mengandung 15% vitamin B1 dan 20% vitamin B2.
Berapa miligram masing-masing bubuk yang harus digunakanapoteker untuk
membuat campuran yang mengandung 130 mgvitamin B1 dan 80 mg vitamin B2?
[Link] INVESTASI. Allegra memiliki uang Rp84.000.000,00
untukdiinvestasikan. Ia membagi uangnya untuk diinvestasikan padadua rekening
yang berbeda. Hasil investasi tahunan rekeningnyaadalah 4% dan 6%. Pada akhir
tahun Allegra memperoleh hasilinvestasi Rp4.560.000,00. Tentukan besar uang yang
diinvestasikanpada setiap rekening.
[Link]. Tentukan sudut x dan y pada gambar berikut.
Penalaran
[Link] nilai x dan y dari sistem persamaan berikut.
[Link]. Ampong adalah kakak dari Mores. Mereka sekolah ditempat yang
sama. Ampong berangkat sekolah pukul 06.30 dengankecepatan 40 km/jam. Mores
berangkat 15 menit setelah Ampongdengan melalui jalan yang sama dengan Ampong.
Berapa kecepatankendaraan Mores agar dapat menyusul Ampong dalam waktu
45menit?
[Link] KESALAHAN. Diberikan sistem persamaan linearberikut.
Apabila sistem persamaan tersebut digambar grafik, kedua garisnyasejajar. Jika kedua
garis tidak berpotongan, maka sistem persamaanlinear tersebut tidak memiliki
penyelesaian. Pernyataan ini salah.
Kesalahan apa yang dibuat?
Panel Surya
Energi listrik sangatlah penting untuk memenuhi kebutuhan manusia.
Banyak yang menawarkan energi baru, tetapi terkadang sumber energibaru lebih mahal.
Tahukah kalian tentang panel surya? Panel suryaadalah pembangkit listrik tenaga surya
yang dapat mengubah cahayamatahari menjadi energi listrik. Apakah panel surya lebih
efektifdaripada perusahaan listrik?
Selesaikan permasalahan berikut.
ⓐ Berapakah biaya listrik di rumah kalian setiap bulannya? Asumsikanbiaya dan
penggunaan tetap untuk setiap bulan kemudian isilahtabel berikut untuk melihat biaya
listrik.
ⓑ Berapakah biaya pembelian panel surya dengan daya yang samadengan daya listrik di
rumah kalian? Biaya panel surya tidakdiasumsikan untuk memenuhi 24 jam karena
banyak faktor yangmempengaruhi seperti penggunaan beban yang tidak terkontrol,sinar
matahari tidak stabil, dan keterbatasan sistem. Panel suryaini bertahan sampai 10 tahun.
ⓒ Buatlah model matematika yang kalian peroleh pada poin a dan [Link] gambarlah
grafik pada bidang koordinat.
ⓓ Tentukan titik potong grafik, jelaskan makna dari titik potongtersebut.
ⓔ Kapan perusahaan listrik menjadi pilihan terbaik?
ⓕ Kapan perusahaan listrik berhenti menjadi pilihan terbaik?
ⓖ Kapan perusahaan panel surya menjadi pilihan terbaik?
ⓗ Jika suatu hari kalian membeli rumah, apakah kalian berpikir akanmenggunakan panel
surya? Berikan alasanmu.
F. REFLEKSI
Refleksi Guru
Ingat-ingat kembali pengalaman mengajar di Bab 1 Sistem PersamaanLinear Dua Variabel
ini. Setelah itu, refleksikan pengalaman mengajardengan menanggapi pertanyaan atau
pernyataan panduan berikut.
1. Apakah aktivitas pembuka yang Bapak/Ibu lakukan dapatmengarahkan dan
mempersiapkan peserta didik dalam belajar Bab 1?
2. Strategi-strategi mengajar seperti apa yang Bapak/Ibu gunakanuntuk mengajar Bab 1
Sistem Persamaan Linear Dua Variabel?
Apakah semua strateginya sudah membantu peserta didik untukbelajar secara optimal?
3. Pelajaran berharga apa yang telah Bapak/Ibu dapatkan? Bagaimanacaranya agar
pembelajaran yang telah dilakukan dapat lebih baiklagi? Kemampuan apa yang perlu
Bapak/Ibu kembangkan lagi agardapat menghadapi situasi tersebut dengan lebih baik
lagi?
Remedial
Remedial dapat diberikan kepada peserta didik yang capaian pembelajarannya (CP)
belum tuntas.
Guru memberi semangat kepada peserta didik yang belum tuntas mencapai capaian
pembelajaran (CP)
Guru akan memberikan tugas bagi peserta didik yang belum tuntas dalam bentuk
pembelajaran ulang, bimbingan perorangan, belajar kelompok, pemanfaatan tutor
sebaya bagi peserta didik yang belum mencapai ketuntasan belajar sesuai hasil analisis
penilaian.
LAMPIRAN- LAMPIRAN
LAMPIRAN 1
LEMBAR KERJA PESERTA DIDIK (LKPD)
1.2. Waktunya Bercerita!
Nama Siswa: ……………………….
Kelas :……………………….
Tanggal :……………………….
Petunjuk!
Sekarang kalian diminta untuk bercerita. Apakah kalian siap? Ayoperhatikan Gambar 1.10
berikut!
[Link] situasi yang pernah kalian lihat atau alami dan dapatdimodelkan ke dalam grafik
pada Gambar 1.10!
2. Buatlah sebuah cerita tentang situasi pada nomor 1!
3. Sampaikan cerita tersebut pada teman kalian dan mintalah diamenghubungkan cerita
kalian dengan grafik pada Gambar 1.10
ⓐ Perhatikan Gambar 1.12, garis berwarna apa yang menyatakankasus Putri? Garis
berwarna apa yang menyatakan kasusAkbar?
ⓑ Jelaskan makna dari kemiringan setiap garis.
ⓒ Tentukan titik potong kedua garis, kemudian jelaskan maknadari titik potong dua
garis.
Apabila harga 1 botol susu kedelai dinyatakan dengan x dan harga1 botol susu sapi
dinyatakan dengan y, modelkan informasi padaGambar 1.13 ke dalam sistem persamaan
linear dua variabel.
LAMPIRAN 2
BAHAN BACAAN GURU DAN PESERTA DIDIK
Guru dan peserta didik mencari berbagai informasi tentang sistem persamaan linear dua
variabel media atau website resmi dibawa nauangan kementerian pendidikan,
kebudayaan, riset dan teknologi.
Buku Panduan Guru dan Siswa Matematikauntuk SMP/MTs Kelas IX : Penerbit, Pusat
Perbukuan Badan Standar, Kurikulum, dan Asesmen PendidikanKementerian
Pendidikan Kebudayaan, Riset, dan Teknologi Tahun 2022
LAMPIRAN 3
GLOSARIUM
Bilangan bulat adalah bilangan nol, bilangan asli, atau negatif dari bilangan asli.
Bilangancacah adalah bilangan 0 atau bilangan asli.
Bilanganreal adalah bilangan yang dapat ditempatkan pada garis bilangan, misalnya
Bola adalah kumpulan semua titik dalam ruang yang berjarak sama terhadap titik
tertentu.
Persamaan linear dua variabel adalah persamaan yang dapat dinyatakan dalam
bentuk ax+by=c, dengan x, y adalah variabel dan .
Sistem persamaan linear dua variabel Apabila terdapat dua buah persamaan linear
dua variabel yang berbentuk ax + by = c dan dx + ey = f , dengan persamaan satu dan
lainnya saling berkaitan maka persamaan-persamaan tersebut dinamakan sistem
persamaan linear dua variabel. Bentuk umum sistem persamaan linear dua variabel
,∈
adalah adalah variabel dengan a,b,c,d, e,f R
Metode campuran Dalam menyelesaikan sistem persamaan linear dua variabel,
metode campuran adalah metode yang menggabungkan metode eliminasi dan metode
substitusi.
Metode eliminasi Dalam menyelesaikan sistem persamaan linear dua variabel, metode
eliminasi adalah metode yang menghilangkan (mengeliminasi) salah satu variabel dari
sistem persamaan tersebut untuk menentukan nilai variabel lain.
Metode substitusi Dalam menyelesaikan sistem persamaan linear dua variabel, metode
substitusi adalah metode yang mensubstitusi nilai salah satu variabel dari salah satu
persamaan ke persamaanlainnya