7.Form RK3K
7.Form RK3K
DAFTAR ISI
A. KebijakanK3
B. PerencanaanK3
B.1. Identifikasi Bahaya, Sasaran K3 Proyek, Pengendalian Risiko K3, Program K3, dan
BiayaK3
B.2. Pemenuhan Peraturan Perundang-undangan dan PersyaratanLainnya
C. Pengendalian OperasionalK3
A. KEBIJAKAN K3
………………………………………………………………………………………………………………………………………………….
(diisi oleh penyedia jasa berupa pernyataan tertulis yang berisi komitmen untuk
menerapkan K3 berdasarkan skala risiko dan peraturan perundang-undangan K3 yang
dilaksanakan secara konsisten)
B. PERENCANAAN K3
Di dalam membuat rencana K3, PPK memberikan identifikasi awal dan penyedia jasa
harus menyampaikan pengendalian risiko pada saat penawaran berdasarkan
identifikasi awal tersebut.
B.1. Identifikasi Bahaya, Sasaran K3 Proyek, Pengendalian Risiko K3, Program K3,dan
Biaya
Penyusunan Identifikasi Bahaya, Sasaran K3 Proyek, Pengendalian Risiko K3,
Program K3, dan Biaya K3 sesuai dengan format pada Tabel. 1.
TABEL 1. IDENTIFIKASI BAHAYA, PENILAIAN RISIKO, PENGENDALIAN RISIKO K3,
PROGRAM K3, DAN BIAYA
CONTOH
[digunakan untuk usulan penawaran]
- Kecelakaan akibat
2. Pekerjaan Tanah kendaraan menurunkan
- Timbunan PasirUrug bahan material di tempat
- Urugan tanahsubur lokasi timbunan pada saat
pelaksanaanberlangsung
- Kecelakaan akibat
tumpukan bahan galian
yang akan digunakan
untuktimbunan
-
3.
4.
5.
- -
6.
7.
PT/CV/Firma/Kemitraan(KSO)
[pilih yang sesuai dan cantumkan nama]
.............................................
Jabatan
II. BENTUK RK3K PELAKSANAAN PEKERJAAN CONTOH
Dibuat oleh penyedia jasa pada saat pelaksanaan kontrak, dibahas dan ditetapkan oleh
PPK pada saat rapat persiapan pelaksanaan.
DAFTAR ISI
A. KebijakanK3
B. OrganisasiK3
C. PerencanaanK3
C.1. Identifikasi Bahaya, Sasaran K3 Proyek, Pengendalian Risiko K3, Program K3, dan
BiayaK3
C.2. Pemenuhan Peraturan Perundang-undangan dan PersyaratanLainnya
C.3. Sasaran dan ProgramK3
D. Pengendalian OperasionalK3
E. Pemeriksaan dan Evaluasi KinerjaK3
F. Tinjauan Ulang KinerjaK3
A. KEBIJAKANK3
…………………………………………………………………………………………………………………………………………………. [Berupa
pernyataan tertulis yang berisi komitmen untuk menerapkan K3 berdasarkan skala resiko
dan peraturan perundang – undangan K3 yang dilaksanakan secara konsisten dan harus
ditandatangani oleh manajer proyek / kepalaproyek]
A.1. Perusahaan Penyedia Jasa harus menetapkan Kebijakan K3 pada kegiatan konstruksi
yangdilaksanakan.
B. ORGANISASI K3
Contoh:
C. PERENCANAAN K3
Penyedia jasa wajib membuat Identifikasi Bahaya, Penilaian Risiko, Skala Prioritas,
Pengendalian Risiko K3, dan Penanggung Jawab untuk diserahkan, dibahas, dan
disetujui PPK pada saat Rapat Persiapan Pelaksanaan Kontrak / Pre Construction
Meeting (PCM) sesuai lingkup pekerjaan yang akan dilaksanakan.
C.1. Identifikasi Bahaya, Sasaran K3 Proyek, Pengendalian Risiko K3, Program K3, dan
Biaya
Penyusunan Identifikasi Bahaya, Sasaran K3 Proyek, Pengendalian Risiko K3,
Program K3, dan Biaya sesuai dengan format pada Tabel 1.1.
8
CONTOH
TABEL 1. IDENTIFIKASI BAHAYA, PENILAIAN RISIKO, SKALA PRIORITAS, PENGENDALIAN RISIKO K3 DAN PENANGGUNG JAWAB
NamaPerusahaan :............................................
Kegiatan :............................................
Lokasi :............................................
Tanggaldibuat :............................................ Halaman :.................../.....................
Dst.
Standar Dokumen Pengadaan Secara Elektronik
Jasa Konsultansi Badan Usaha
Metode e-Seleksi Sederhana
(dengan Pascakualifikasi)
9
Keterangan :
1. Eliminasi adalah mendesain ulang pekerjaan atau mengganti material/bahan sehingga
bahaya dapat dihilangkan ataudieliminasi.
Contoh : seorang pekerja harus menghindari bekerja di ketinggian namun pekerjaan
tetap dilakukan dengan menggunakan alat bantu.
2. Substitusi adalah mengganti dengan metode yang lebih aman dan/atau material yang
tingkat bahayanya lebihrendah.
Contoh : penggunaan tangga diganti dengan alat angkat mekanik kecil untuk bekerja
diketinggian.
5. APD adalah alat pelindung diri yang memenuhi standard dan harus dipakai oleh
pekerja pada semua pekerjaan sesuai dengan jenispekerjaannya.
Contoh: Pemakaian kacamata las dan sarung tangan kulit pada pekerjaan pengelasan.
Kolom(9) : Diisi penanggung jawab (nama petugas) pengendali risikoK3.
TABEL 1. IDENTIFIKASI BAHAYA, PENILAIAN RISIKO, SKALA PRIORITAS, PENGENDALIAN
RISIKO K3 DAN PENANGGUNG JAWAB
NamaPerusahaan :............................
Kegiatan :............................
Lokasi :............................
Tanggaldibuat :............................ Halaman :......../.........
PROGRAM
IDENTIFIKASI SASARAN PENGENDALIAN PENANGGUNG
No. URAIAN PEKERJAAN SUMBER
BAHAYA K3 PROYEK RISIKO K3 JAWAB
DAYA
(1) (2) (3) (4) (5) (6) (7)
- Kecelakaan dan gangguan
1. Mobilisasi & demobilisasi kesehatan akibat dari
peralatan tempat kerja kurang
memenuhisyarat
- Gangguan kesehatan
akibat dari penyimpanan
peralatan dan bahan
material kurang
memenuhisyarat
- Bahaya akibat polusiyang
dihasilkan oleh kegiatan
pelaksanaan
- Kecelakaan akibat
2. Pekerjaan Tanah kendaraan menurunkan
- Timbunan PasirUrug bahan material di tempat
- Urugan tanahsubur lokasitimbunan.
- Kecelakaan akibat
tumpukan bahan galian
yang akan digunakan
untuktimbunan
- Kecelakaan akibat
3. Pekerjaan Saluran pengaturan lalu lintas
kurangbaik.
- Kecelakaan akibat jenis
dan cara pengunaan
peralatan salah dan Luka
karena alat gali,
(cangkul, balencongdll).
- Kecelakaan akibat lereng
galian longsor pada saat
pelaksanaan.
- Luka terkena mortar dan
batujatuh.
- Luka terkena pecahan
batu.
- Kecelakaan akibat
penempatan stok
material terutama batu
yang tidaktepat.
- Kecelakaan karena
4. Pekerjaan Jalan Lingkungan tertabrak oleh kendaraan
yang melintas pada saat
pelaksanaan pekerjaan
pemasangan paving blok
dank koralsikat.
- Terjadi iritasi pada kulit
dan paru-paru akibat
debu material yang
kering.
- Kecelakaan tertimpa
material.
- Terjadi gangguan
8. Pekerjaan Struktur kesehatan atau fisikakibat
- Beton mutu sedang fc’20 pekerja tidak memakai
MPa (PlatDeuker) perlengkapan kerja yang
- Beton mutu rendahfc’15 sesuai dengansyarat.
Mpa (Beton Rabat, Bahu - Terjadi iritasi pada kulit
Jalan &Kanstin) dan mata akibat percikan
- Beton mutu rendahfc’10 adukan yang mengandung
Mpa semen.
- Baja Tulangan U 24Polos - Luka terkena besitulangan
- [Link] yang menjorok keluar.
- Terjadi kecelakaan atau
terluka pada saat
melakukan pemotongan
besitulangan.
- Terluka atau kecelakaan
akibat pengecoran tidak
kuat ataurusak.
- Terluka akibat terkena
percikan beton pada saat
penuangan beton dari bak
muatan.
- Kecelakaan oleh
ambruknya beton yang
sedang mengeras akibat
getaran, bahan kimia atau
pembebanan.
- Terjadi kecelakaan atau
terluka oleh mesin
penggetar ketika
pengecorandilakukan.
- Terjadi gangguan lalu
lintas.
C.3.1. Sasaran
1. Sasaran Umum:
Nihil Kecelakaan Kerja yang fatal (Zero Fatal Accidents) pada
pekerjaan konstruksi.
2. Sasaran Khusus:
Sasaran khusus adalah sasaran rinci dari setiap pengendalian resiko
yang disusun guna tercapainya Sasaran Umum, contoh
sebagaimana Tabel 2. Penyusunan Sasaran dan Program K3.
C.3.2. ProgramK3
Program K3 meliputi sumber daya, jangka waktu, indikator pencapaian,
monitoring, dan penanggung jawab, contoh sebagaimana Tabel 2.
Penyusunan Sasaran dan Program K3.
13
JANGKAWAKTU
PENANGGUNG
SUMBERDAYA
MONITORING
URAIAN PENGENDALIAN BIAYA
PENCAPAIAN
TOLOKUKUR
No.
INDIKATOR
PEKERJAAN RISIKO (Rp.)
URAIAN
JAWAB
(1) (2) (3) (4) (5) (6) (7) (8) (9) (10) (11)
1 Pekerjaan 1.1 Penggunaan Seluruh Penggunaan Bahan (turap, Sebelum Turap Checklist Pengawas /
Galian pada Turap pekerjaan turap peralatan bekerja harus terpasang petugas
basement galian memenuhi kerja, dll yang sudah lengkap sesuai gambar terkait
bangunan dipastikan spesifikasi terkait) SDM dan spesifikasi
gedung memenuhi ............. sesuai dengan
dengan prinsip (ditetapkan kebutuhan
kondisi tanah keselamatan quality
labil engineering)
1.2 Menggunakan Tersedianya Sesuai dengan Dokumen Sesuai jadwal Tertib Checklist
Metode metode metode yang (manual pelaksanaan melaksanakan Quality
Pemancangan telah instruction / sesuai metode Engineering
ditetapkan petunjuk
kerja)
1.3 Menyusun Tersedianya Sesuai dengan Dokumen Sesuai jadwal Tertib Checklist
Instruksi Kerja instruksi kerja instruksi kerja petunjuk kerja pelaksanaan melaksanakan Quality
Pekerjaan petunjuk kerja Engineering
Galian
1.4 Menggunakan Seluruh lokasi Rambu dan Rambu dan Sebelum 100% sesuai Checklist
Standar Dokumen Pengadaan Secara Elektronik
Jasa Konsultansi Badan Usaha
Metode e-Seleksi Sederhana
(dengan Pascakualifikasi)
Rambu galian barikade barikade SDM bekerja harus standar Petugas K3
Peringatan Dan diberikan standar (dicari sesuai dengan sudah lengkap
Barikade rambu dan contoh dari kebutuhan
barikade jasa marga,
standar NFPA)
1.5 Melakukan Seluruh Lulus tes dan Instruktur, Sebelum 100% lulus dan Evaluasi hasil
pelatihan pekerja terkait paham program, bekerja harus paham penyuluhan / Petugas K3,
kepada pekerja telah mengenai materi/modul, sudah lengkap pelatihan unit pelatihan
mengikuti sistem tes / HRD
pelatihan dan keselamatan pemahaman,
penyuluhan galian dan peserta
1.6 Penggunaan Seluruh SNI helm, Sebelum Sebelum 100% sesuai Disediakan
APD yang pekerja masker dan bekerja harus bekerja harus standar petugas yang Inspektor K3 /
sesuai menggunakan sepatu (dicari sudah lengkap sudah lengkap melakukan petugas
APD standar jumlah pengawasan pengawas
pekerja) selama pelaksanaan
pekerjaan pekerjaan
galian
berlangsung
Ketentuan Pengisian Tabel 2 :
SASARAN
PROGRAM
KHUSUS
SUMBERDAYA
PENANGGUNG
MONITORING
PENCAPAIAN
TOLOKUKUR
BIAYA
No. URAIAN PEKERJAAN PENGENDALIAN RISIKO
INDIKATOR
(Rp.)
JANGKA
URAIAN
WAKTU
JAWAB
(1) (2) (3) (4) (5) (6) (7) (8) (9) (10) (11)
berkewajiban menerapkan berbagai aturan , standar untuk
1. Mobilisasi & demobilisasi peralatan meningkatkan K3 dan juga harus mengawasi pekerja dalam keselamatan
pekerja sebagai upaya untuk menghindari terjadi kecelakaan dan
permasalahan dalam proyek konstruksi dengan cara : mengarahkan
pada pekerja utuk menggunakan peralatan dan pengamanan sesuai
standar keselamatan
2. Pekerjaan Tanah - Pada saat menggali harus menjaga jarak aman antara pekerja
- Timbunan PasirUrug penggalian
- Urugan tanahsubur - Penggalian yang dilakukan pada saat gelap atau malam hari harus
menggunakan penerangan lampu yangmemadai
- Harusmelakukanpengeringanpadabekasgalianyangterendamair
- Penggalian harus dilakukan oleh orang yang ahli dengan metode yang
benar
5. Pekerjaan Beautification Mengarahkan pekerja memakai pakaian kerja dan perlengkapan seperti
sarung tangan, helm, sepatu boot sebelum mulai pelaksanaan pekerjaan
7. Pekerjaan Pengecatan
D. PENGENDALIAN OPERASIONAL
F. TINJAUAN ULANGK3
Hal – hal yang tidak sesuai, termasuk bilamana terjadi kecelakaan kerja
dilakukan peninjauan ulang untuk diambil tindakan perbaikan.
Dibuat oleh,
[Penanggung Jawab
Lapangan / Team
Leader]
(.................................)
Penyedia Jasa