MODUL AJAR KBC
MATA PELAJARAN : INFORMATIKA
BAB 3 : TEKNOLOGI INFORMASI DAN KOMUNIKASI (TIK)
A. IDENTITAS MODUL
Nama Sekolah : MAN Model 1 Manado
Nama Penyusun : Ridwan Eko Pujiyanto. SST
Mata Pelajaran : Informatika
Kelas / Fase /Semester : X/ E / Ganjil
Alokasi Waktu : 12 JP (6 Pertemuan)
Tahun Pelajaran : 2026 / 2027
B. IDENTIFIKASI KESIAPAN PESERTA DIDIK
● Pengetahuan Awal: Peserta didik pada umumnya memiliki pengetahuan dasar dan
pengalaman langsung dalam menggunakan berbagai perangkat TIK (ponsel pintar,
laptop) dan aplikasi dasar (media sosial, aplikasi chat, pengolah kata sederhana).
Beberapa mungkin sudah familiar dengan konsep integrasi antar aplikasi secara
intuitif (misalnya, menyalin dari satu aplikasi ke aplikasi lain).
● Minat: Topik TIK sangat relevan dan menarik bagi peserta didik karena merupakan
bagian tak terpisahkan dari kehidupan sehari-hari mereka. Mereka mungkin tertarik
pada fitur-fitur baru, efisiensi kerja, atau cara kerja teknologi di balik layar.
● Latar Belakang: Tingkat literasi digital peserta didik bervariasi. Ada yang sangat
mahir dan terbiasa dengan berbagai aplikasi, ada pula yang masih terbatas pada
penggunaan dasar. Perbedaan akses terhadap perangkat atau internet juga perlu
dipertimbangkan.
● Kebutuhan Belajar: Ada peserta didik yang lebih suka belajar melalui hands-on
practice (langsung mencoba), ada yang melalui eksplorasi mandiri, dan ada yang
membutuhkan instruksi langkah demi langkah yang jelas. Beberapa mungkin
membutuhkan tantangan lebih lanjut, sementara yang lain memerlukan dukungan
dalam mengatasi hambatan teknis.
C. KARAKTERISTIK MATERI PELAJARAN
● Jenis Pengetahuan: Materi ini mencakup pengetahuan konseptual (konsep dasar
TIK, fitur lanjut aplikasi perkantoran, integrasi antar aplikasi), prosedural (langkah-
langkah menggunakan fitur lanjut, melakukan integrasi), dan metakognitif (memilih
aplikasi yang tepat, merefleksikan efisiensi penggunaan TIK).
● Relevansi dengan Kehidupan Nyata: Sangat relevan. Kemampuan
mengintegrasikan aplikasi perkantoran dan menggunakan fitur lanjut adalah
keterampilan esensial di era digital, baik untuk tujuan pendidikan (tugas sekolah),
profesional (pekerjaan), maupun pribadi (pengelolaan informasi).
● Tingkat Kesulitan: Cukup beragam. Konsep dasar TIK mungkin mudah dipahami,
tetapi penggunaan fitur lanjut dan integrasi antar aplikasi memerlukan latihan,
pemahaman logika, dan ketelitian. Tingkat kesulitan dapat disesuaikan dengan
memberikan tantangan bertingkat.
● Struktur Materi: Berdasarkan buku yang diunggah (Bab 3), materi ini terstruktur
dengan baik, dimulai dari melakukan integrasi antaraplikasi perkantoran hingga
menggunakan fitur lanjut. Materi ini menekankan pada pemahaman konsep dan
praktik penggunaan.
● Integrasi Nilai dan Karakter: Materi ini kuat dalam mengintegrasikan nilai
Kreativitas (memanfaatkan fitur TIK untuk membuat presentasi/dokumen yang
menarik), Kolaborasi (bekerja sama dalam proyek yang melibatkan integrasi TIK),
Kemandirian (menyelesaikan tugas TIK secara mandiri), Penalaran Kritis (memilih
aplikasi dan fitur yang sesuai kebutuhan), dan Komunikasi (menyajikan informasi
secara digital).
D DIMENSI PROFIL LULUSAN
● Penalaran Kritis: Mampu mengevaluasi kebutuhan informasi dan memilih aplikasi
TIK serta fitur yang paling efisien untuk menyelesaikan tugas.
● Kreativitas: Mampu menciptakan konten digital yang efektif dan menarik dengan
memanfaatkan fitur lanjut dan integrasi antar aplikasi.
● Kolaborasi: Bekerja sama dengan rekan dalam proyek TIK, berbagi data, dan
mengintegrasikan hasil pekerjaan.
● Kemandirian: Mampu menguasai dan menggunakan aplikasi TIK secara mandiri
untuk berbagai keperluan.
● Komunikasi: Mampu menyajikan informasi secara efektif dan profesional
menggunakan aplikasi presentasi dan fitur-fitur TIK lainnya.
DESAIN PEMBELAJARAN
A. CAPAIAN PEMBELAJARAN (CP) NOMOR : 32 TAHUN 2024
Pada akhir Fase E, peserta didik mampu menerapkan proses berpikir efektif dan efisien
untuk menyelesaikan persoalan secara algoritmik sebagai solusi atas rancangan instruksi
dan data yang dapat dijalankan secara efektif dan efisien oleh sistem komputasi,
menerapkan berpikir kritis dalam menyikapi beragam data yang tersedia di internet untuk
menjadi informasi yang bermanfaat, mempunyai wawasan tentang profesi informatika,
serta memahami hak dan kewajiban sebagai warga digital dan aspek hukumnya. Capaian
Pembelajaran setiap elemen adalah sebagai berikut.
Elemen Capaian Pembelajaran
Berpikir Peserta didik mampu memahami validitas sumber data;
Komputasional memahami konsep struktur data dan algoritma standar;
menerapkan proses komputasi yang dilakukan manusia secara
mandiri atau berkelompok untuk mendapatkan data yang bersih,
benar, dan terpercaya; menerapkan struktur data dan algoritma
standar untuk menghasilkan berbagai solusi dalam menyelesaikan
persoalan yang mengandung himpunan data berstruktur kompleks
dengan volume tidak kecil; serta menuliskan solusi rancangan
program sederhana dalam format pseudocode yang dekat dengan
bahasa komputer.
Peserta didik mampu memahami model dan menyimulasikan
dinamika Input-Proses-Output dalam sebuah komputer Von
Neumann, serta memahami peran sistem operasi.
Literasi Digital Peserta didik mampu memahami penggunaan mesin pencari
dengan variabel yang lebih banyak; mengetahui ekosistem periksa
fakta untuk memilah fakta dan bukan; menggunakan cara
membaca lateral untuk mengevaluasi berbagai informasi digital;
memahami pemanfaatan lebih beragam perkakas teknologi digital
untuk membuat laporan, presentasi, serta analisis dan interpretasi
data; memahami konsep dan penerapan serta konfigurasi
keamanan dasar untuk konektivitas jaringan data lokal dan internet
baik kabel maupun nirkabel; serta memahami pemanfaatan media
digital untuk produksi dan diseminasi konten, partisipasi dan
kolaborasi.
Peserta didik mampu menghargai hak atas kekayaan intelektual,
mengenal profesi bidang Informatika, memahami penerapan
digitalisasi budaya Indonesia, menyaring konten negatif di dunia
digital, menerapkan pengelolaan kata sandi dengan manajer kata
sandi, dan menerapkan autentikasi dua langkah secara sederhana,
serta menerapkan konfigurasi privasi dan keamanan pada akun
platform digital.
B. LINTAS DISIPLIN ILMU
● Bahasa Indonesia: Penulisan dan penyusunan dokumen (pengolah kata), presentasi
yang efektif.
● Matematika: Pengolahan data (pengolah angka), grafik, dan statistik sederhana.
● Seni Budaya: Desain visual dalam presentasi, penggunaan fitur gambar/grafis.
● Proyek Ilmu Pengetahuan (Fisika, Biologi, Kimia, dll.): Penyusunan laporan
praktikum, presentasi hasil penelitian menggunakan integrasi data dan teks.
● Ekonomi/Kewirausahaan: Penyusunan proposal bisnis, laporan keuangan sederhana
menggunakan aplikasi perkantoran.
C. TUJUAN PEMBELAJARAN
Pertemuan 1: Integrasi Antaraplikasi Perkantoran (Pengolah Kata & Angka)
● Melalui demonstrasi dan latihan, peserta didik mampu mengintegrasikan data dari
aplikasi pengolah angka ke dalam dokumen pengolah kata dengan tepat
(Keterampilan).
● Dengan menggunakan fitur copy-paste spesial atau link object, peserta didik dapat
menjelaskan keuntungan dan kekurangan setiap metode integrasi (Pengetahuan).
● Peserta didik menunjukkan sikap teliti dan sistematis dalam melakukan integrasi
data (Sikap).
Pertemuan 2: Integrasi Antaraplikasi Perkantoran (Pengolah Kata/Angka &
Presentasi)
● Melalui proyek sederhana, peserta didik mampu mengintegrasikan teks dan grafik
dari aplikasi pengolah kata dan angka ke dalam aplikasi presentasi secara efektif
(Keterampilan).
● Dengan berdiskusi, peserta didik dapat mengidentifikasi skenario penggunaan
integrasi antaraplikasi untuk meningkatkan efisiensi kerja (Pengetahuan).
● Peserta didik menunjukkan sikap kreatif dalam menyajikan informasi melalui
presentasi terintegrasi (Sikap).
Pertemuan 3: Menggunakan Fitur Lanjut Aplikasi Perkantoran (Studi Kasus)
● Melalui studi kasus masalah nyata, peserta didik mampu mengidentifikasi kebutuhan
akan fitur lanjut aplikasi perkantoran (misalnya, mail merge, fungsi kondisional,
transisi presentasi) (Pengetahuan).
● Dengan eksplorasi mandiri dan panduan, peserta didik dapat menggunakan minimal
dua fitur lanjut yang relevan pada salah satu aplikasi perkantoran untuk
menyelesaikan masalah (Keterampilan).
● Peserta didik menunjukkan sikap inisiatif dan kemauan untuk belajar mandiri dalam
menguasai fitur-fitur baru (Sikap).
D. TOPIK PEMBELAJARAN KONTEKSTUAL
● "Laporan Proyek Sainsku: Menggabungkan Hasil Eksperimen (Angka) dengan
Analisis (Kata) dan Presentasi (Slide)": Peserta didik diminta membuat laporan
proyek sains yang mengintegrasikan data dari spreadsheet dengan teks laporan dan
presentasi visual.
● "Surat Undangan Massal Acara Sekolah: Otomatisasi dengan Mail Merge":
Peserta didik belajar menggunakan fitur mail merge untuk membuat surat undangan
atau sertifikat dalam jumlah banyak dengan data yang berbeda.
● "Analisis Data Keuangan Sederhana (Jajan Harian/Tabungan):
Memvisualisasikan Pengeluaran dengan Grafik": Peserta didik mengumpulkan
data pengeluaran/pemasukan pribadi dalam spreadsheet, menggunakan fungsi dasar,
dan membuat grafik untuk analisis kebiasaan finansial.
E. KERANGKA PEMBELAJARAN
1. PRAKTIK PEDAGOGIK:
○ Model: Pembelajaran Berbasis Proyek (PBP) dan Blended Learning. Peserta didik
akan mengerjakan proyek yang melibatkan integrasi dan fitur lanjut aplikasi, dengan
kombinasi pembelajaran tatap muka dan daring.
○ Strategi:
■ Hands-on Practice: Fokus pada praktik langsung di komputer/laptop.
■ Guided Discovery: Guru memberikan masalah dan memandu peserta didik untuk
menemukan solusinya menggunakan fitur TIK.
■ Peer Teaching/Collaborative Learning: Peserta didik saling membantu dan
berbagi pengetahuan.
■ Problem-Based Learning: Menyelesaikan tugas-tugas yang mensimulasikan
situasi dunia nyata.
○ Metode: Praktikum, demonstrasi, diskusi kelompok, studi kasus, proyek mini,
presentasi.
2. KEMITRAAN PEMBELAJARAN:
○ Lingkungan Sekolah: Guru mata pelajaran lain (untuk kolaborasi proyek antar-
mapel), Laboran komputer (untuk dukungan teknis).
○ Lingkungan Luar Sekolah: Profesional IT (jika memungkinkan untuk narasumber
singkat tentang aplikasi TIK di dunia kerja), Komunitas freelancer /desainer (untuk
insight penggunaan aplikasi office).
○ Masyarakat: Melalui contoh-contoh penggunaan TIK dalam berita, kampanye
sosial, atau aplikasi yang digunakan sehari-hari.
3. LINGKUNGAN BELAJAR:
○ Ruang Fisik: Laboratorium komputer (dengan perangkat yang memadai dan
koneksi internet stabil), atau kelas dengan akses perangkat pribadi (BYOD).
○ Ruang Virtual: Google Classroom (untuk distribusi materi, tutorial, pengumpulan
tugas, forum diskusi), YouTube (untuk tutorial video), situs web resmi aplikasi
(misalnya, Microsoft Office Support, Google Docs Help) sebagai referensi.
○ Budaya Belajar: Lingkungan yang eksploratif, di mana mencoba dan melakukan
kesalahan adalah bagian dari proses belajar. Guru mendorong berbagi tips dan trik,
serta menciptakan suasana yang kolaboratif dan problem-solving.
4. PEMANFAATAN DIGITAL:
○ Perpustakaan Digital: Akses e-book, manual, atau tutorial online tentang aplikasi
perkantoran dan fitur-fiturnya.
○ Forum Diskusi Daring: Google Classroom untuk forum tanya jawab, berbagi
screenshot masalah, atau berbagi tips cepat.
○ Penilaian Daring: Penugasan proyek di Google Classroom. Kuis singkat via
Kahoot/Quizizz tentang fitur-fitur atau konsep TIK. Penilaian kinerja melalui
pengumpulan file tugas.
○ Aplikasi Produktivitas Daring: Google Workspace (Docs, Sheets, Slides) atau
Microsoft 365 (Word, Excel, PowerPoint) untuk praktik langsung.
F. LANGKAH-LANGKAH PEMBELAJARAN BERDIFERENSIASI
KEGIATAN PENDAHULUAN
○ Pembukaan (Mindful): Guru memulai dengan mengajak peserta didik menarik
napas sejenak, memfokuskan pikiran. Guru kemudian bertanya: "Bayangkan semua
informasi yang kalian hasilkan di sekolah (laporan, tugas, presentasi). Pernahkah
kalian berpikir bagaimana cara membuatnya lebih mudah dan efisien?"
○ Apersepsi (Meaningful & Joyful):
■ Guru menampilkan dua versi dokumen: satu yang dibuat secara manual dan
terpisah-pisah, dan satu lagi yang terintegrasi (misalnya, laporan dengan grafik
Excel yang tertanam di Word, atau presentasi dengan tabel dan teks yang rapi).
■ Diferensiasi Konten/Proses: Guru bertanya: "Mana yang lebih
rapi/profesional? Mengapa? Menurut kalian, bagaimana cara membuatnya?"
(memancing ide tentang integrasi). Bagi yang sudah tahu, bisa diminta
menjelaskan secara singkat. Bagi yang belum, guru memberikan petunjuk awal.
■ Guru meminta peserta didik berbagi pengalaman singkat tentang kesulitan yang
pernah mereka alami saat membuat tugas yang melibatkan banyak jenis data
(misalnya, menyalin angka dari Excel ke PowerPoint). (Diferensiasi ekspresi).
○ Motivasi (Joyful): Guru menyampaikan: "Hari ini kita akan belajar 'kekuatan super'
di dunia digital: membuat berbagai aplikasi bekerja sama dan menguasai fitur-fitur
yang akan membuat pekerjaan kalian jauh lebih mudah dan keren!"
○ Kesepakatan Kelas: Bersama-sama menyepakati aturan di lab komputer (jika ada),
pentingnya mencoba, dan saling membantu.
KEGIATAN INTI
○ Fase 1: Memahami (Understanding - Konsep Integrasi & Fitur Lanjut)
■ Eksplorasi Konsep:
■ Guru menjelaskan konsep integrasi antaraplikasi dan pentingnya fitur lanjut
dalam meningkatkan produktivitas.
■ Diferensiasi Konten/Proses: Guru menyediakan berbagai sumber belajar:
■ Video tutorial singkat tentang "Mail Merge" atau "Membuat
PivotTable" (untuk pembelajar visual/auditori).
■ Artikel atau panduan langkah-demi-langkah (untuk pembelajar analitis).
■ File latihan dengan instruksi bertingkat (untuk praktik langsung).
■ Diskusi Kelompok (Kolaborasi): Peserta didik dalam kelompok kecil
berdiskusi tentang manfaat dan contoh penggunaan integrasi serta fitur
lanjut TIK dalam konteks pendidikan atau kehidupan sehari-hari.
■ Pembelajaran Bermakna: Setiap kelompok mengidentifikasi satu masalah
yang bisa diselesaikan dengan integrasi atau fitur lanjut TIK.
■ Guru Berperan: Menjelaskan konsep, menjawab pertanyaan, dan
memastikan peserta didik memahami mengapa integrasi itu penting.
○ Fase 2: Mengaplikasi (Applying - Praktik Integrasi & Fitur Lanjut)
■ Latihan Terstruktur & Proyek Mini:
■ Guru mendemonstrasikan langkah-langkah dasar integrasi (misalnya,
menyalin grafik dari Excel ke Word dengan link) dan penggunaan satu fitur
lanjut (misalnya, tracking changes di Word atau fungsi IF di Excel).
■ Diferensiasi Proses:
■ Jalur 1 (Dasar): Peserta didik yang masih kesulitan fokus pada latihan
integrasi dasar (copy-paste, linking objek) dan penggunaan satu fitur
lanjut yang sudah ditentukan guru.
■ Jalur 2 (Menengah/Lanjut): Peserta didik yang sudah mahir diberi
proyek mini yang lebih kompleks, misalnya membuat "Laporan
Anggaran Kelas" yang mengintegrasikan data keuangan dari Excel ke
Word, lalu membuat presentasi ringkasan di PowerPoint, dan
menggunakan fitur seperti Conditional Formatting di Excel.
■ Aktivitas Mandiri & Kolaborasi: Peserta didik bekerja di komputer
masing-masing. Guru berkeliling, memberikan bimbingan individual, dan
memfasilitasi peer-help (saling membantu).
■ Guru Berperan: Memberikan scaffolding (bantuan bertahap), memastikan
keamanan data, dan mendorong peserta didik untuk mencoba berbagai cara.
○ Fase 3: Merefleksi (Reflecting - Efisiensi dan Pemilihan Tools)
■ Presentasi Hasil Proyek/Latihan (Komunikasi):
■ Beberapa kelompok atau individu mempresentasikan hasil proyek mini atau
latihan mereka. Mereka menjelaskan fitur yang digunakan, langkah-langkah,
dan manfaatnya.
■ Refleksi Personal (Mindful & Meaningful): Guru meminta peserta didik
menuliskan refleksi singkat: "Fitur atau teknik integrasi mana yang paling
saya rasa bermanfaat? Bagaimana hal ini mengubah cara saya mengerjakan
tugas di masa depan? Apa tantangan terbesar saya hari ini dan bagaimana
saya mengatasinya?"
■ Diskusi Efisiensi & Pilihan Tools (Penalaran Kritis):
■ Guru memandu diskusi tentang kapan harus menggunakan fitur tertentu,
aplikasi mana yang paling cocok untuk tugas tertentu, dan bagaimana
menghindari penggunaan TIK yang tidak efisien.
■ Uji Pemahaman Singkat (Joyful): Guru dapat menggunakan kuis interaktif
(misalnya, Quizizz) tentang pilihan fitur TIK yang tepat untuk skenario
tertentu.
KEGIATAN PENUTUP
○ Umpan Balik Konstruktif (Assessment as Learning):
■ Guru memberikan apresiasi atas usaha dan kemajuan peserta didik dalam
menguasai fitur TIK yang baru.
■ Guru meninjau hasil proyek atau latihan dan memberikan umpan balik
individual atau kelompok tentang ketepatan penggunaan fitur, efisiensi, dan
kualitas hasil.
■ Guru mengidentifikasi area umum yang masih memerlukan perhatian dan
memberikan arahan untuk perbaikan.
○ Menyimpulkan Pembelajaran (Meaningful Learning):
■ Guru mengajak peserta didik untuk menyimpulkan bersama tentang pentingnya
literasi TIK yang mendalam, bukan hanya penggunaan dasar, untuk menjadi
pribadi yang produktif dan kompeten di era digital.
■ Pertanyaan Penutup (Joyful): "Satu kata atau fitur yang paling kalian sukai
dari pembelajaran TIK hari ini?" (dapat ditulis di sticky note atau Mentimeter).
○ Perencanaan Pembelajaran Selanjutnya (Mindful Learning):
■ Guru menginformasikan topik untuk pertemuan berikutnya (misalnya, Dampak
Sosial Informatika atau Berpikir Komputasional).
■ Peserta didik diminta untuk mencari contoh-contoh nyata lain penggunaan
integrasi aplikasi atau fitur lanjut di luar konteks sekolah (misalnya, di kantor, di
media, di bisnis) sebagai bekal eksplorasi mandiri. Ini melatih kemandirian dan
relevansi.
○ Doa Penutup: Bersama-sama menutup pembelajaran dengan doa.
G. ASESMEN PEMBELAJARAN
● Asesmen sebagai Pembelajaran (Assessment as Learning - Selama Proses
Belajar):
○ Observasi Langsung: Guru mengamati proses peserta didik saat mencoba fitur
atau melakukan integrasi di komputer, mencatat kesulitan dan kemajuan mereka.
(Menggunakan daftar cek keterampilan).
○ Jurnal Belajar/Refleksi Diri: Peserta didik menulis catatan singkat tentang
pemahaman, tantangan teknis yang dihadapi, dan solusi yang ditemukan selama
praktik.
○ Peer Feedback: Peserta didik saling memberikan umpan balik pada hasil proyek
mini atau latihan yang dibuat.
● Asesmen untuk Pembelajaran (Assessment for Learning - Untuk Memperbaiki
Proses Belajar):
○ Kuis Diagnostik: Kuis singkat di awal bab (misalnya, pilihan ganda via Google
Form) untuk mengukur pengetahuan awal tentang TIK atau pengalaman
menggunakan aplikasi.
○ Latihan Terstruktur: Penilaian terhadap kelengkapan dan ketepatan hasil
latihan menggunakan fitur tertentu (misalnya, membuat tabel di Word dari data
Excel). Guru memberikan umpan balik segera.
○ Checklist Progres Proyek: Guru menggunakan checklist untuk memantau
progres peserta didik dalam menyelesaikan proyek dan memberikan bimbingan
sesuai kebutuhan.
● Asesmen Hasil Pembelajaran (Assessment of Learning - Untuk Mengukur
Pencapaian Kompetensi):
○ Penilaian Kinerja (Proyek Integrasi Aplikasi): Peserta didik diberikan
skenario tugas (misalnya, membuat laporan keuangan dan presentasi untuk
kegiatan OSIS) yang memerlukan integrasi beberapa aplikasi (Word, Excel,
PowerPoint).
■ Rubrik penilaian mencakup: kemampuan mengintegrasikan data, ketepatan
penggunaan fitur lanjut, efisiensi pengerjaan, dan kualitas produk akhir.
○ Tes Praktik Komputer: Peserta didik diberikan serangkaian instruksi untuk
melakukan integrasi atau menggunakan fitur lanjut dalam waktu tertentu.
○ Portofolio: Kumpulan tugas-tugas praktik terbaik peserta didik, termasuk file-file
proyek yang telah diselesaikan dan refleksi personal.
○ Tes Tertulis (opsional, jika ada konsep teoritis yang perlu diuji): Soal-soal
tentang definisi TIK, jenis integrasi, atau fungsi umum dari fitur-fitur yang
dipelajari.