0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
0 tayangan17 halaman

Array Pada Program CPP

Dokumen ini menjelaskan tentang konsep dasar array dalam C++, termasuk jenis-jenis array seperti satu dimensi, dua dimensi, dan multidimensi. Setiap jenis array memiliki cara deklarasi dan akses elemen yang berbeda, serta contoh penggunaannya dalam program. Selain itu, terdapat analisis dan kesimpulan mengenai penggunaan array dalam pemrograman, serta referensi yang digunakan.

Diunggah oleh

arief
Hak Cipta
© All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai DOCX, PDF, TXT atau baca online di Scribd
0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
0 tayangan17 halaman

Array Pada Program CPP

Dokumen ini menjelaskan tentang konsep dasar array dalam C++, termasuk jenis-jenis array seperti satu dimensi, dua dimensi, dan multidimensi. Setiap jenis array memiliki cara deklarasi dan akses elemen yang berbeda, serta contoh penggunaannya dalam program. Selain itu, terdapat analisis dan kesimpulan mengenai penggunaan array dalam pemrograman, serta referensi yang digunakan.

Diunggah oleh

arief
Hak Cipta
© All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai DOCX, PDF, TXT atau baca online di Scribd

ARRAY

A. DASAR TEORI

Array adalah sebuah variabel yang menyimpan sekumpulan data yang mempunyai tipe sama atau Array
juga dapat disebut sebagai kumpulan dari nilai-nilai data yang bertipe sama (misal int) dalam urutan tertentu
yang memakai sebuah nama yang sama. Setiap data tersebut menempati alamat memori atau lokasi yang
berbeda-beda dan selanjutnya disebut dengan elemen array. Elemen array sendiri dapat diakses melalui
indeks yang terdapat di dalamnya. Namun, penting sekali untuk diperhatikan bahwa dalam C++ indeks array
selalu dimulai dari 0, bukan 1. Dilihat dari dimensinya, array dapat dibagi menjadi array dimensi satu, array
dimensi dua, dan array multi dimensi.

1. ARRAY DIMENSI SATU


Array satu dimensi merupakan array yang terdiri dari n buah kolom atau Array satu dimensi
adalah array yang terdiri dari 1 subskrip array saja, setiap elemen array satu dimensi dapat diakses
melalui indeks yang terdapat di dalamnya. Setiap elemen array dapat diakses melalui
indeks, Indeks array secara default dimulai dari 0,Deklarasi array.
Bentuk umum:

Tipe_array nama_array[ukuran];

Contoh
: int
Nilai[5]; Nilai[0] Nilai[1] Nilai[2] Nilai[3] Nilai[4]
70 80 82 60 75

Catatan :

String juga sebenarnya merupakan array yang bertipe karakter. Jumlah elemen array menyatakan
jumah string.
2. ARRAY DUA DIMENSI

Array dua dimensi merupakan array yang terdiri dari n buah baris dan m buah kolom, bentuknya
dapat sobat bayangkan seperti matriks atau tabel. dimana indeks pertama menunjukan baris dan
indeks kedua menunjukan kolom. Array dua dimensi biasa digunakan untuk pendataan nilai,
pendataan penjualan dan lain sebagainya.

a. Array dimensi dua merupakan array yang terdiri dari m buah baris dan n buah kolom.
Bentuknya dapat berupa matriks atau tabel.

b. Deklarasi array:
Tipe_array nama_array[baris][kolom];
Contoh: int X[3][4];

c. Cara mengakses array: Untuk mengakses array, misalnya kita ingin mengisi elemen array
baris 2 kolom 3 dengan 10 maka perintahnya adalah sebagai berikut:
X[1][2] = 10;

d. Untuk mengisi dan menampilkan isi elemen array ada dua cara

yaitu: Row Major Order (secara baris per baris)

Column Major Order (secara kolom per kolom)

X[0][0] X[0][1] X[0][2] X[0][3]


X[1][0] X[1][1] X[1][2] X[1][3]
X[2][0] X[2][1] X[2][2] X[2][3]

Contoh Deklarasi Array Dua Dimensi:

tipe_data nama_array [jumlah_elemen_baris] [jumlah_elemen_kolom];

Catatan :

tipe_array : menyatakan jenis elemen array (int, char, unsigned, dan lain-lain)
nama_array : menyatakan nama untuk array yang kita buat.
elemen_m : menyatakan jumlah maksimal elemen array pada baris
elemen_n : menyatakan jumlah maksimal elemen array pada kolom

3. ARRAY MULTI DIMENSI


Array multidimensi merupakan array yang mempunyai ukuran lebih dari dua dimensi.
Bentuk deklarasi array multidimensi serupa dengan deklarasi array satu dimensi maupun dua
dimensi.
Bentuk umumnya yaitu :
tipe_array nama_array[ukuran1][ukuran2]…[ukuranN];
Contoh : float X[2][4][3];

X[0][0][0] X[0][0][1] X[0][0][2]


X[0][1][0] X[0][1][1] X[0][1][2]
X[0][2][0] X[0][2][1] X[0][2][2]
X[0][3][0] X[0][3][1] X[0][3][2]

X[1][0][0] X[1][0][1] X[1][0][2]


X[1][1][0] X[1][1][1] X[1][1][2]
X[1][2][0] X[1][2][1] X[1][2][2]
X[1][3][0] X[1][3][1] X[1][3][2]

Karena kali ini kita akan membahas konsep dasar array, maka kita akan menggunkan array satu dimensi
untuk menjelaskan konsepnya, hal tersebut karena array satu dimensi merupakan bentuk dasar dari array dua
dimensi dan array multidimensi.

Untuk mendeklarasikan sebuah array dalam C++, kita harus menggunakan tanda [ ] (bracket). Adapun
bentuk umum dari pendeklarasian array adalah sebagai berikut

tipe_data nama_array [jumlah_elemen];

Sebagai contoh misal kita ingin mendeklarasikan sebuah array (misalnya dengan nama LARIK) yang
memiliki 10 elemen dengan tipe data int, maka bentuk array nya adalah sebagai berikut:

int LARIK [10];

Seandainya array LARIK akan kita beri nilai saat pendeklarasian (inisialisasi), maka contoh
penulisannya adalah sebagai barikut :

int LARIK [10] = {2, 5, 4, 8, 1, 3, 7, 1, 10, 6};


B. ANALISIS

SOAL

1. Buatlah sebuah program untuk menginput, menghitung dan mencetak


perkalian matriks 3 x 3

Main Program :

Hasil Program :
Analisis :

- # include <iostream> digunakan untuk memerintah kompiler untuk menyertakan header


iostream di dalam program tersebut
- Using namespace std; instruksi kepada kompiler untuk menggunakan semua fungsi yang
terkait dengan program.
- Int main () berfungsi yang harus ada di dalam program dan diletakkan dibagian tertentu yang
menunjukan kepada compiler dimana awal suatu program.
- Int matrik1,matrik2,dan hasil yaitu sebagai main input program yang berupa kareakter interger
- Interger i,j,k,dan jumlha yaitu masukkan disetiap main input sebelumnya sehingga dapat
salaing berhubungan antara satu dengan yang lain
- Input keterangan dalam penjelasan masukkan matriks pertama
- Kondisi untuk nilai matrik pertama dengan program
- For(I=0;I<3;I++) :fungsi for ini sebagai fungsi perulangan yang mencangkup variabel
didalamnya.(variabel=nilai_awal ; kondisi_saat_berjalan ; variabel++) inilah susunan di dalam
kurung daripada fungsi For lakukan, yang nantinya variabel I bernilai awal nol yang akan
berjalan kurang dari tiga baris yang akan terbaca.
- {for(j=0;j<3;j++) :dalam fungsi for ini terdapat lagi pengulangan di dalamnya yaitu
fungsi for juga yang nantinya akan menjadi satu matrik dimana terdapat nilai x [I], y[j].
dalam matrik 1.
- Cout<<”matrik a[…. : mencetak atau menampilkan isi perintahnya yaitu matrik a [I][j] :
yang nantinya akan muncul di layar seperti itu.
- Cin>>[I][j] : memasukkan data I dan j yang sudah di tuliskan akan di
masukkan dalam memori yang tersedia.
- Cout<<endl : untuk memulai paragraf barunya.
- pengulangan for : terjadi pengulangan fungsi for yang sama seperti pada atasnya yang
nantinya akan menjadi matrik 2.
- For(I =0;I <3;I++){fungsi for dsini di rangkap menjadi tiga yang maksudnya adalah
nantinya data yang akan ke;luar menjadi tiga yaitu I, J, K menjadi satu matrik satu baris .
- Jumlah= jumlah + matrik[I][j]…. : menjadi proses terbentuknya atau menjadi proses keluar
nya matriknya proses aritmatikanya dan akan menghasilkan hasil dari matriknya.
- Cout<<”matrik…. : yang akan menampilkan tulisan atau isi perintah selanjutnya.
- For :dimana fungsi ini menyatakan pengulangan dari fungsi for sebelum
sebelumnya yang nantinya akan membentuk matrik yang seperti pada layar. Yang
melalui proses sebelumya yaitu penjumlahan aritmatika nya, lalu akan di tampilkan
dalam proses selanjutnya yaitu proses ini, nantinya akan tertampil di layar sebagai matrik
pertama yang sudah berupa angkanya dari [I][j].
- Pengulangan ini terus terjadi hingga mencapai 3 matrik yang di inginkan dengan ukuran 3x3
seperti pada intruksi karena pada proses aritmatikanya kmita memproses [I][j][k] akan menjadi
matrik 3x3.

Flowchart :
Algoritma :

1. Start/mulai program
2. Memberikan input berupa bagian dalam perhitungan matriks
3. Memberikan input nilai dalam matriks yang akan digunakan nantinya
4. Persamaan pada matriks a dan matriks b
5. Mencari nilai perkalian kedua elemen matriks tersebut
6. Hasil dari nilai jumlah matriks a * matriks b
7. Setelah mendapatkan nilai eleman matriks di setiap nilai maka selanjutnya akan
mencari nilai interger dari setiap unsur matriksnya
8. Mencari nilai unsur matriks 1 dan matrik 2
9. Persamaan pada matriks 1 dan matriks 2
10. Hasil dari perkalian dua matriks 3x3 didapatkan hasilnya
11. End/Program selesa
2. Jelaskan apa yang tercetak dari program berikut ini :

Main program :

Hasil Program :

Analisis :

- Mengunakan deklarasi #include <iostream> dan mengunakan pendefinisian #define size


10 dalam program ini
- Using namespace, untuk mendeklarasikan ke compiler mengenai fungsi dan definisi
file header iostream yang akan digunakan didalam program
- Memberi inputan yaitu interger [] dan angka atau karakter interger yang akan
diproses oleh program ini
- Int main (),berfungsi untuk mengeksekusi compiler untuk mengaktifkan fungsi
yang akan digunakan selama program berjalan
- Memberi nilai inputan yang kedua yaitu nilai total untuk hasil penjumlahan
nantinya,a[size] ukuran dari angka yang akan dimasukan ke program yaitu angka
1-10 dalam program penjumlahan ini
- Persamaan mencari nilai jumlah dari angka ynag dimasukan
- Baris masukan berupa kondisi yang sebelumnya telah diproses maka akan
diinputkan ke dalam teks penjelasan serta akan tertampil di layer berupa nilai
karakter interger oleh compiler sebelumnya
- Merikan input untuk perkondisian yaitu interger b,dan interger size
- Menggunakan perkondisian (if..else...) yang dimana jika kondisi bernilai benar
maka size==1 dan jika selain kondisi itu maka akan masuk ke nilai sallah
dengan nilai b[size-1] + (b,size-1 ;)
- Hasil dari program ini yaitu nilai jumlah dari angka yang telah
dimasukan berupa deret 1-10 dengan jumlah 55 dari program tersebut
- Program penjumlahan deret angka 1-10 selesai

Hasil atau inti dari program ini yaitu mencari nilai jumlha dari bilangan angka deret yang telah
Dimasukkan atau diinput sebelumnya yaitu interger angka 1-10 sehingga didapatkan nilai 55 dari hasil
penjumlahan bilangan deret tersebut.

Flowchart :
Algoritma :

1. Start/memulia program
2. Memasukan main input berupa kurung dan angka interger
3. Masukan inputan ke dua yaitu nilai a dan jumlah angka yang akan di program
4. Masukan lagi nilai input ketiga yaitu nilai b dan ukuran karakter interger
5. Beri perkondisian jika jumlah karakter =1
6. Bila bernilai benar/true maka akan langsung menuju akhir dari program ini
7. Bila bernilai salah/false akan diproses oleh persamaan berikut setelah diperoleh
hasil yang sama dengan kondisi benar/true maka akan menuju akhir program
juga
8. End/akhir dari program ini
C. KESIMPULAN

Dari praktikum pemrograman dasar Bahasa pemrograman C++ mengenai array atau larik dapat
kita ambil beberapa kesimpulan antara lain sebagai berikut :

- Dalam pengunaan array atau larik dalam Bahasa C++ memiliki tiga macam dimensi dengan
pengunaan yang berbeda-beda :
 ARRAY DIMENSI SATU
Array Satu Dimensi yaitu array tunggal, yang artinya hanya ada satu
kelompok data yang dapat diolah dan dimanipulasi. Array satu dimensi juga
bisa disebut array vector karena hanya memiliki satu arah.

Bentuk deklarasi dari array satu dimensi :


tipe_array nama_array[jumlah_elemen]

 ARRAY DUA DIMENSI


Array dua dimensi hampir sama dengan array berdimensi satu,
namun biasanya array berdimensi dua banyak digunakan untuk
penyajian data berbentuk tabel atau juga berbentuk matriks.

Bentuk deklarasi dari array dua deminsi :


Tipe_array nama_array [elemen_m][elemen_n]

 ARRAY MULTI DIMENSI


Array multidimensi merupakan array yang mempunyai ukuran lebih dari
dua. Bentuk pendeklarasian array multidimensi sama saja dengan deklarasi
array dimensi satu maupun dimensi dua.

Bentuk deklarasi dari array dua deminsi :


Tipe_array nama_array [elemen_1][elemen_2] . . . [elemen_N]

- Dapat membuat dan menjalankan suatu program untuk untuk menginput,


menghitung dan mencetak perkalian matriks 3 x 3 sesuai nilai
masukanya
- Mampu membuat ulang dan menjelaskan program yang telah tersedia
dan fungsi perbagianya
D. DAFTAR PUSTAKA

- Modul Praktikum “Pemrogram Dasar Bahasa C++”,Laboratorium perangkat lunak dan


computer,DTEDI SV UGM,2020
- Materi dosen “ Konsep Array dalam C++, Lengkap Contoh Program dan Penjelasan”,
[Link] Mei 2017
- werlaputra, “ Pengertian array dalam C++ “,[Link] 3 Januari 2017
- Eding Muh. Saprudin, [Link],[Link], “ Pengertian array/larik C++ “ ,
[Link] 10 November 2018
E. LAMPIRAN

1. Buatlah sebuah program untuk menginput, menghitung dan mencetak


perkalian matriks 3 x 3

Main Program :

Hasil Program :
Flowchart :
2. Jelaskan apa yang tercetak dari program berikut ini :

Main program :
Hasil Program :
Flowchart :

Anda mungkin juga menyukai