0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
0 tayangan7 halaman

Program Kerja OSIS

Dokumen ini menjelaskan tentang Organisasi Siswa Intra Sekolah (OSIS) sebagai wadah pembinaan karakter dan pengembangan potensi siswa di sekolah. Program kerja OSIS disusun untuk memberikan pedoman pelaksanaan kegiatan, mengembangkan kepemimpinan, dan meningkatkan prestasi siswa, serta didasarkan pada peraturan yang berlaku. Dengan visi dan misi yang jelas, OSIS bertujuan untuk menciptakan lingkungan pendidikan yang kondusif dan mendukung pembentukan Profil Pelajar Pancasila.

Diunggah oleh

sekolahmq
Hak Cipta
© All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai DOCX, PDF, TXT atau baca online di Scribd
0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
0 tayangan7 halaman

Program Kerja OSIS

Dokumen ini menjelaskan tentang Organisasi Siswa Intra Sekolah (OSIS) sebagai wadah pembinaan karakter dan pengembangan potensi siswa di sekolah. Program kerja OSIS disusun untuk memberikan pedoman pelaksanaan kegiatan, mengembangkan kepemimpinan, dan meningkatkan prestasi siswa, serta didasarkan pada peraturan yang berlaku. Dengan visi dan misi yang jelas, OSIS bertujuan untuk menciptakan lingkungan pendidikan yang kondusif dan mendukung pembentukan Profil Pelajar Pancasila.

Diunggah oleh

sekolahmq
Hak Cipta
© All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai DOCX, PDF, TXT atau baca online di Scribd

BAB I

PENDAHULUAN
A. Latar Belakang
Organisasi Siswa Intra Sekolah (OSIS) merupakan satu-satunya organisasi
resmi yang mewadahi seluruh peserta didik di tingkat sekolah. OSIS
berperan sebagai sarana pembinaan karakter, pengembangan
kepemimpinan, peningkatan kreativitas, serta penguatan sikap tanggung
jawab peserta didik dalam kehidupan sekolah. Melalui berbagai program dan
kegiatan, OSIS menjadi media bagi siswa untuk belajar berorganisasi,
bekerja sama, berkomunikasi, serta berpartisipasi aktif dalam mendukung
terciptanya lingkungan sekolah yang aman, nyaman, tertib, dan berprestasi.
Di era globalisasi dan perkembangan teknologi informasi yang semakin
pesat, peserta didik dituntut tidak hanya memiliki kemampuan akademik,
tetapi juga keterampilan sosial, kepemimpinan, kemampuan berpikir kritis,
kreativitas, serta kepedulian terhadap lingkungan dan masyarakat. Oleh
karena itu, keberadaan OSIS menjadi sangat penting sebagai wadah
pembinaan yang mampu mengembangkan potensi siswa secara menyeluruh
melalui kegiatan yang positif, edukatif, inovatif, dan berkarakter.
Program kerja OSIS disusun sebagai pedoman pelaksanaan seluruh kegiatan
organisasi selama satu tahun pelajaran. Penyusunan program kerja ini
dilakukan berdasarkan kebutuhan sekolah, aspirasi peserta didik, visi dan
misi sekolah, serta mengacu pada peraturan yang berlaku mengenai
pembinaan kesiswaan. Dengan adanya program kerja yang terencana, setiap
kegiatan dapat dilaksanakan secara efektif, efisien, terarah, dan dapat
dipertanggungjawabkan.
Melalui program kerja ini diharapkan seluruh pengurus OSIS mampu
menjalankan tugas dan tanggung jawabnya dengan baik, menjalin kerja
sama yang harmonis dengan kepala sekolah, guru, tenaga kependidikan,
serta seluruh warga sekolah, sehingga tercipta lingkungan pendidikan yang
mendukung pembentukan Profil Pelajar Pancasila.

B. Tujuan
Penyusunan Program Kerja Organisasi Siswa Intra Sekolah (OSIS) bertujuan
untuk:
1. Menjadi pedoman bagi pengurus OSIS dalam melaksanakan seluruh
program dan kegiatan selama satu tahun pelajaran.
2. Mengembangkan sikap kepemimpinan, tanggung jawab, disiplin, dan
kemampuan berorganisasi peserta didik.
3. Menumbuhkan karakter peserta didik yang beriman, bertakwa kepada
Tuhan Yang Maha Esa, berakhlak mulia, mandiri, kreatif, bernalar
kritis, bergotong royong, dan berkebinekaan global sesuai dengan
Profil Pelajar Pancasila.
4. Mengembangkan bakat, minat, potensi, dan kreativitas peserta didik
melalui berbagai kegiatan akademik maupun nonakademik.
5. Meningkatkan rasa persatuan, kebersamaan, dan solidaritas
antarsiswa dalam kehidupan sekolah.
6. Mendorong peserta didik untuk berpartisipasi aktif dalam menciptakan
lingkungan sekolah yang bersih, sehat, aman, nyaman, tertib, dan
berbudaya.
7. Menumbuhkan jiwa kepedulian sosial, semangat pengabdian, dan rasa
cinta tanah air melalui kegiatan kemasyarakatan dan kebangsaan.
8. Mendukung pencapaian visi, misi, dan tujuan sekolah melalui
pelaksanaan program-program kesiswaan yang berkualitas.
9. Menjalin kerja sama yang baik antara OSIS, guru, tenaga kependidikan,
komite sekolah, orang tua, dan masyarakat.
10. Meningkatkan prestasi sekolah melalui kegiatan yang inovatif,
produktif, dan berorientasi pada pengembangan potensi peserta didik.

C. Manfaat Program Kerja OSIS


Pelaksanaan Program Kerja OSIS diharapkan memberikan manfaat sebagai
berikut:
 Bagi peserta didik, menjadi sarana belajar berorganisasi,
mengembangkan kepemimpinan, meningkatkan rasa percaya diri, dan
mengasah kemampuan bekerja sama.
 Bagi sekolah, membantu mewujudkan lingkungan belajar yang
kondusif, disiplin, kreatif, dan berprestasi.
 Bagi pengurus OSIS, menjadi pedoman dalam merencanakan,
melaksanakan, mengevaluasi, dan mempertanggungjawabkan setiap
kegiatan organisasi.
 Bagi masyarakat, membentuk generasi muda yang memiliki karakter
positif, berintegritas, peduli terhadap lingkungan, dan siap menjadi
pemimpin di masa depan.
Dengan adanya Program Kerja OSIS yang tersusun secara sistematis,
diharapkan seluruh kegiatan organisasi dapat berjalan secara optimal,
memberikan manfaat nyata bagi peserta didik, serta mendukung
peningkatan mutu pendidikan di sekolah.
BAB II

DASAR HUKUM, VISI, MISI, MOTTO, DAN


STRUKTUR ORGANISASI OSIS
A. Dasar Hukum
Penyusunan Program Kerja Organisasi Siswa Intra Sekolah (OSIS) Tahun
Pelajaran 2025/2026 didasarkan pada ketentuan peraturan perundang-
undangan dan kebijakan pendidikan yang berlaku sebagai berikut:
11. Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 20 Tahun 2003
tentang Sistem Pendidikan Nasional.
12. Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 14 Tahun 2005
tentang Guru dan Dosen.
13. Peraturan Pemerintah Republik Indonesia Nomor 17 Tahun 2010
tentang Pengelolaan dan Penyelenggaraan Pendidikan beserta
perubahan yang berlaku.
14. Peraturan Menteri Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi
mengenai pembinaan kesiswaan yang berlaku.
15. Peraturan dan Tata Tertib Sekolah.
16. Visi, Misi, dan Tujuan Sekolah.
17. Hasil Musyawarah Pengurus OSIS bersama Pembina OSIS Tahun
Pelajaran 2025/2026.
Dasar hukum tersebut menjadi landasan dalam merencanakan,
melaksanakan, mengevaluasi, dan mempertanggungjawabkan seluruh
kegiatan OSIS agar sesuai dengan tujuan pendidikan nasional dan kebijakan
sekolah.

B. Visi OSIS
“Terwujudnya Organisasi Siswa Intra Sekolah yang beriman dan
bertakwa kepada Tuhan Yang Maha Esa, berakhlak mulia, disiplin,
kreatif, inovatif, berprestasi, peduli lingkungan, serta mampu
menjadi teladan dalam mewujudkan Profil Pelajar Pancasila.”
Visi ini menjadi arah bagi seluruh pengurus OSIS dalam menyelenggarakan
kegiatan yang mampu mengembangkan potensi peserta didik secara
akademik maupun nonakademik serta membentuk karakter yang unggul.
C. Misi OSIS
Untuk mewujudkan visi tersebut, OSIS memiliki misi sebagai berikut:
1. Menumbuhkan keimanan dan ketakwaan kepada Tuhan Yang Maha
Esa melalui kegiatan keagamaan.
2. Menanamkan nilai-nilai karakter, kedisiplinan, kejujuran, tanggung
jawab, dan kepedulian sosial.
3. Mengembangkan bakat, minat, dan potensi peserta didik melalui
kegiatan akademik maupun nonakademik.
4. Meningkatkan prestasi siswa di bidang ilmu pengetahuan, olahraga,
seni, budaya, dan teknologi.
5. Menumbuhkan budaya literasi, numerasi, serta pemanfaatan teknologi
informasi secara bijaksana.
6. Mendorong terciptanya lingkungan sekolah yang bersih, sehat, aman,
nyaman, dan ramah lingkungan.
7. Menjalin kerja sama yang baik antara pengurus OSIS, peserta didik,
guru, tenaga kependidikan, orang tua, dan masyarakat.
8. Menumbuhkan semangat persatuan, gotong royong, nasionalisme, dan
cinta tanah air.
9. Menjadikan OSIS sebagai organisasi yang transparan, demokratis,
kreatif, inovatif, dan bertanggung jawab.

D. Motto OSIS
“Bersama Berkarya, Berprestasi, Berkarakter, dan Menginspirasi.”
Makna motto tersebut adalah bahwa seluruh pengurus dan peserta didik
diharapkan mampu bekerja sama, menghasilkan karya yang bermanfaat,
meraih prestasi, memiliki karakter yang baik, serta menjadi teladan bagi
lingkungan sekolah.

E. Struktur Organisasi OSIS


Struktur organisasi OSIS disusun untuk memperjelas pembagian tugas,
wewenang, dan tanggung jawab setiap pengurus sehingga seluruh program
kerja dapat dilaksanakan secara efektif.

No Jabatan Tugas Pokok


1 Pelindung (Kepala Memberikan kebijakan, arahan,
Sekolah) dan persetujuan terhadap seluruh
kegiatan OSIS.
2 Pembina OSIS Membimbing, mengawasi, dan
No Jabatan Tugas Pokok
mengevaluasi pelaksanaan
program kerja OSIS.
3 Ketua OSIS Memimpin organisasi,
mengoordinasikan seluruh
kegiatan, serta bertanggung jawab
atas pelaksanaan program kerja.
4 Wakil Ketua OSIS Membantu ketua dan
menggantikan tugas ketua apabila
berhalangan.
5 Sekretaris I Mengelola administrasi, surat-
menyurat, notulen rapat, dan
dokumentasi organisasi.
6 Sekretaris II Membantu tugas Sekretaris I
dalam administrasi organisasi.
7 Bendahara I Mengelola keuangan organisasi
secara tertib, transparan, dan
akuntabel.
8 Bendahara II Membantu tugas Bendahara I
dalam administrasi keuangan.
9 Koordinator Seksi Bidang Mengoordinasikan pelaksanaan
program kerja sesuai bidang
masing-masing.
10 Anggota OSIS Berpartisipasi aktif dalam seluruh
kegiatan dan mendukung
pelaksanaan program kerja.

Seksi Bidang OSIS


Untuk mendukung pelaksanaan program kerja, pengurus OSIS dibagi ke
dalam beberapa seksi bidang sesuai kebutuhan sekolah, antara lain:
1. Seksi Bidang Keimanan dan Ketakwaan kepada Tuhan Yang Maha Esa.
2. Seksi Bidang Budi Pekerti dan Karakter.
3. Seksi Bidang Pendidikan, Prestasi Akademik, dan Literasi.
4. Seksi Bidang Organisasi, Kepemimpinan, dan Demokrasi.
5. Seksi Bidang Keterampilan, Kewirausahaan, dan Teknologi.
6. Seksi Bidang Olahraga, Kesehatan, dan Kebugaran.
7. Seksi Bidang Seni, Budaya, dan Kreativitas.
8. Seksi Bidang Lingkungan Hidup dan Adiwiyata.
9. Seksi Bidang Hubungan Masyarakat dan Bakti Sosial.
10. Seksi Bidang Bela Negara, Nasionalisme, dan Disiplin.
Penutup BAB II
Dengan adanya dasar hukum, visi, misi, motto, dan struktur organisasi yang
jelas, diharapkan seluruh pengurus OSIS memiliki pedoman dalam
menjalankan tugas dan tanggung jawabnya secara profesional, transparan,
serta mampu memberikan kontribusi nyata terhadap kemajuan sekolah dan
pengembangan karakter peserta didik.

Anda mungkin juga menyukai