PERENCANAAN PEMBELAJARAN MENDALAM
SEKOLAH : SMPIT ZAID BIN TSAABIT
NAMA GURU : SITI NURWAHIDAH, [Link]
MATA PELAJARAN : ILMU PENGETAHUAN ALAM (IPA)
KELAS / SEMESTER : VII / GANJIL
ALOKASI WAKTU : 2 X 40 MENIT
Peserta Didik 1. Latar Belakang Peserta Didik
Peserta didik kelas VII dengan rentang usia 12–13 tahun, berada pada tahap
perkembangan remaja awal.
Memiliki rasa ingin tahu tinggi, suka bereksperimen, tetapi konsentrasi masih mudah
teralihkan.
2. Karakteristik Umum
Senang belajar melalui pengalaman langsung (observasi, praktik).
Menyukai pembelajaran kolaboratif (kerja kelompok, diskusi).
IDENTIFIKASI Perbedaan kemampuan akademik cukup bervariasi; ada yang cepat memahami
konsep, ada yang butuh pendampingan.
3. Gaya Belajar
Visual → lebih mudah memahami materi melalui gambar, video, dan poster.
Auditori → suka mendengar penjelasan guru/diskusi.
Kinestetik → suka melakukan percobaan langsung di lapangan.
4. Minat & Motivasi
Tertarik pada hal-hal nyata yang berkaitan dengan kehidupan sehari-hari (lingkungan,
hewan, tumbuhan).
Termotivasi jika pembelajaran dikaitkan dengan isu lingkungan sekitar (misalnya
sampah, taman sekolah, kebersihan sungai)
Materi Pelajaran 1. Komponen ekosistem: biotik & abiotik.
2. Bentuk interaksi antar makhluk hidup (predasi, simbiosis, kompetisi).
3. Peran manusia dalam menjaga keseimbangan ekosistem.
Dimensi Profil Lulusan 1. Beriman, bertakwa, dan berakhlak mulia → Mensyukuri ciptaan Tuhan.
(DPL) 2. Berkebinekaan global → Menghargai keragaman ekosistem di Indonesia.
3. Gotong royong → Diskusi & kerja kelompok.
4. Mandiri → Menyusun laporan pengamatan.
5. Bernalar kritis → Menganalisis data hasil observasi.
6. Kreatif → Membuat poster ajakan menjaga lingkungan.
7. Peduli lingkungan → Melakukan aksi nyata di sekolah.
8. Tanggung jawab sosial → Melaporkan hasil kerja sesuai fakta.
Capaian Pembelajaran “Peserta didik mampu memahami komponen ekosistem serta interaksi antar makhluk hidup
dan lingkungannya, menyajikan hasil pengamatan sederhana, serta menunjukkan sikap peduli
terhadap lingkungan.”
Lintas Disiplin Ilmu 1. IPA (Biologi)
Konsep ekosistem, interaksi biotik–abiotik, simbiosis, rantai makanan.
2. Geografi (IPS)
Pengaruh kondisi lingkungan (iklim, tanah, air) terhadap keberlangsungan ekosistem.
Dampak aktivitas manusia terhadap lingkungan.
3. Matematika
Membuat tabel dan grafik hasil pengamatan jumlah organisme.
Menghitung persentase atau perbandingan komponen ekosistem.
4. Bahasa Indonesia
Menulis laporan hasil observasi.
Presentasi dan komunikasi ilmiah dalam diskusi kelas.
5. PPKn
Nilai tanggung jawab dan gotong royong dalam menjaga lingkungan.
DESAIN
Kewajiban warga negara melestarikan lingkungan.
PEMBELAJAR
6. Seni Budaya
AN
Membuat poster atau karya seni bertema peduli lingkungan.
7. Prakarya/IPS Ekonomi
Pemanfaatan sumber daya alam secara berkelanjutan.
Ide usaha ramah lingkungan (daur ulang sampah, eco-brick).
Tujuan Pembelajaran 1. Menjelaskan komponen biotik dan abiotik dalam ekosistem.
2. Mengidentifikasi bentuk interaksi antar makhluk hidup.
3. Menyajikan laporan hasil pengamatan ekosistem sederhana.
4. Menunjukkan sikap peduli lingkungan melalui tindakan nyata.
Topik Pembelajaran Interaksi Makhluk Hidup dengan Lingkungan
Praktik Pedagogis 1. Inkuiri berbasis proyek: observasi ekosistem sekolah.
2. Kolaboratif: diskusi kelompok dan presentasi.
3. Kontekstual: mengaitkan konsep dengan kondisi nyata sekitar.
4. Reflektif: menulis kesadaran baru tentang lingkungan.
Kemitraan -
Pembelajaran
Lingkungan 1. Fisik: taman sekolah, kebun, lapangan.
Pembelajaran 2. Digital: video ekosistem, aplikasi kuis dan desain
3. Sosial: kerja kelompok, diskusi kelas, presentasi.
Pemanfaatan Digital 1. Video pada platform “Youtube”
2. Aplikasi Canva
3. Aplikasi kuis “wordwall”
Pertemuan 1
AWAL (berkesadaran, bermakna, menggembirakan) (10’)
1. Apersepsi dengan gambar ekosistem.
2. Tanya jawab pengalaman menjaga lingkungan.
4. Menyampaikan tujuan pembelajaran.
INTI. (55’)
Memahami (berkesadaran, bermakna, menggembirakan)
1. Apersepsi: Guru menayangkan gambar/video ekosistem (hutan, laut, sawah).
2. Tanya jawab: siswa menyebutkan makhluk hidup (biotik) dan benda tak hidup (abiotik) yang tampak.
3. Guru menjelaskan konsep dasar ekosistem, komponen biotik–abiotik, serta bentuk interaksi (simbiosis, predasi,
kompetisi).
4. Siswa membaca teks singkat/lembar kerja tentang ekosistem dan mendiskusikan contoh di sekitar rumah/sekolah.
Mengaplikasi ( berkesadaran, bermakna, menggembirakan)
1. Siswa membuat peta konsep sederhana tentang komponen ekosistem.
PENGALAMA 2. Guru membimbing diskusi kelas: bagaimana jika salah satu komponen ekosistem hilang?
N BELAJAR
Merefleksi (berkesadaran, bermakna, menggembirakan)
(Pertemuan 1)
1. Siswa menuliskan satu hal baru yang dipahami tentang ekosistem.
2. Guru memberi penguatan dan menghubungkan dengan kepedulian lingkungan di sekolah.
PENUTUP (berkesadaran, bermakna, menggembirakan) (10’)
1. Guru Menyampaikan rencana pertemuan berikutnya
2. Menutup pembelajaran dengan salam dan motivasi: “Menjaga ekosistem adalah menjaga kehidupan kita bersama.”
AWAL (berkesadaran, bermakna, menggembirakan) (10’)
1. Apersepsi dengan gambar dan video
2. Menyampaikan Tujuan Pembelajaran
INTI (60’)
Memahami (berkesadaran, bermakna, menggembirakan)
3. Review pertemuan sebelumnya dengan kuis singkat pada apliaksi wordwall (menyebutkan komponen ekosistem &
bentuk interaksi).
4. Guru memberi contoh kasus sederhana: “Mengapa sawah yang tercemar pestisida bisa memengaruhi rantai
PENGALAMA
makanan?”
N BELAJAR
(PERTEMUAN Mengaplikasi (berkesadaran, bermakna, menggembirakan)
2)
3. Observasi Lapangan: siswa keluar kelas (taman/kebun sekolah).
Mengamati dan mencatat komponen biotik–abiotik.
Mengidentifikasi bentuk interaksi (misalnya kupu-kupu dengan bunga, cacing dengan tanah).
4. Diskusi Kelompok: membuat laporan hasil pengamatan (teks + tabel).
5. Kreativitas: membuat poster ajakan menjaga lingkungan berdasarkan hasil pengamatan pada aplikasi canva
Merefleksi (berkesadaran, bermakna, menggembirakan)
1. Presentasi hasil kelompok (laporan + poster).
2. Refleksi individu tertulis:
Hal yang dipelajari dari observasi.
Sikap nyata yang bisa dilakukan untuk menjaga lingkungan rumah/sekolah.
3. Guru menutup dengan penguatan: menjaga ekosistem adalah bagian dari tanggung jawab bersama.
PENUTUP (berkesadaran, bermakna, menggembirakan) (10’)
1. Guru menekankan nilai Profil Pelajar Pancasila: peduli lingkungan, gotong royong, dan tanggung jawab sosial.
2. Menegaskan keterkaitan IPA dengan kehidupan nyata.
3. Menutup pembelajaran dengan salam dan motivasi: “Menjaga ekosistem adalah menjaga kehidupan kita bersama.”
Asesmen pada Awal Pembelajaran Pertemuan 1 : tanya jawab tentang lingkungan (pree test secara lisan)
ASESMEN Pertemuan 2 : Kuis (review pertemuan 1)
PEMBELAJAR
Asesmen pada Proses Pembelajaran Terlampir
AN
Asesmen pada Akhir Pembelajaran Asesmen Sumatif (terlampir)
Bekasi, September 2025
Guru Mata Pelajaran Kepala SMPIT Zaid Bin Tsaabit
Siti Nurwahidah, [Link] Siti Nurwahidah, [Link]
Lampiran 1 :
Asesmen Proses Pembelajaran
Aspek Indikator Skor 3 Skor 2 Skor 1
Sikap Refleksi kepedulian Komitmen nyata menjaga Umum, tanpa contoh Tidak menunjukkan
lingkungan nyata sikap
Pengetahuan Pemahaman interaksi ekosistem ≥2 contoh benar 1 contoh benar Tidak ada
Keterampilan Produk (laporan/peta konsep/poster) Jelas, sistematis, kreatif Kurang lengkap/kurang Tidak sesuai/tidak ada
menarik
Konversi skor: 9 = Sangat Baik, 7–8 = Baik, 5–6 = Cukup, <5 = Perlu Bimbingan
Bekasi, September 2025
Guru Mata Pelejaran
Siti Nurwahidah, [Link]
Lampiran 2 :
Asesmen Sumatif pada Akhir Pembelajaran
A. Pilihan Ganda
1. Komponen berikut yang termasuk abiotik dalam ekosistem adalah ….
a. Rumput b. Kelinci c. Tanah d. Elang
2. Hubungan antara kupu-kupu dengan bunga dalam proses penyerbukan disebut ….
a. Komensalisme b. Mutualisme c. Parasitisme d. Predasi
3. Jika jumlah ular dalam suatu ekosistem menurun drastis, maka populasi tikus kemungkinan akan ….
a. Bertambah b. Berkurang c. Tetap d. Hilang
4. Berikut yang merupakan contoh rantai makanan adalah ….
a. Padi → Tikus → Ular → Elang b. Elang → Ular → Tikus → Padi c. Tanah → Padi → Elang → Tikus d. Tikus → Padi → Ular → Elang
5. Hubungan benalu dengan pohon mangga adalah ….
a. Mutualisme b. Komensalisme c. Parasitisme d. Predasi
B. Isian Singkat
1. Sebutkan dua contoh komponen biotik dan dua contoh komponen abiotik dalam ekosistem!
2. Apa yang dimaksud dengan jaring-jaring makanan?
3. Tuliskan contoh simbiosis mutualisme selain kupu-kupu dan bunga!
4. Mengapa manusia harus menjaga keseimbangan ekosistem
C. Uraian
1. Amatilah gambar ekosistem sawah (misalnya padi, tikus, ular, elang). Jelaskan rantai makanan yang terbentuk!
2. Bagaimana dampak penggunaan pestisida berlebihan terhadap ekosistem sawah? Jelaskan hubungan biotik dan abiotik yang terganggu!
3. Buatlah poster atau slogan singkat yang berisi ajakan menjaga lingkungan sekolah agar tetap bersih dan seimbang!
Pedoman Penskoran :
- Pilihan Ganda: skor 1 per soal (total 5).
- Isian Singkat: skor 2 per soal (total 8).
- Uraian: skor 4 per soal (total 12).
- Skor Maksimal = 25 → bisa dikonversi ke nilai 100.
Kategori:
- 85–100 = Sangat Baik
- 70–84 = Baik
- 55–69 = Cukup
- <55 = Perlu Bimbingan
Bekasi, September 2025
Guru Mata Pelejaran
Siti Nurwahidah, [Link]