PROGRAM MPLS
SD N 05 SEGEDONG
Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah
2025/2026
LATAR BELAKANG
Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah bagi peserta didik baru
secara edukatif, kreatif, dan juga menyenangkan diperlukan
dalam rangka mendukung proses pembelajaran yang sesuai
dengan visi misi dan tujuan pendidikan yang telah ditetapkan.
Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) bagi calon peserta
didikbaru sekolah dasar sangat diperlukan untuk membantu
kesiapan anak bersekolah di lingkungan yang baru. Peran serta
warga sekolah dalam masa transisi dari PAUD ke SD bagi anak
sangat diperlukan mengingat cara dan tujuan pembelajaran
pada jenjangi sekolah dasar berbeda dengan jenjang PAUD.
Pengenalan lingkungan sekolah adalah kegiatan pertama masuk
sekolah untuk pengenalan program, sarana dan prasarana
sekolah, cara belajar, penanaman konsep pengenalan diri, dan
pembinaan awal kultur (budaya) sekolah. Masa pengenalan
lingkungan sekolah bagi peserta didik baru dilakukan dalam
bentuk kegiatan yang bersifat edukatif dan kreatif untuk
mewujudkan sekolah sebagai taman belajar yang nyaman dan
aman bagi mereka.
Untuk telaksananya kegiatan sesuai dengan tujuan dan harapan
tentunya memerlukan adanya dukungan baik sumber dana
maupun sumber daya. Dukungan ini akan sangat menentukan
dalam proses pelaksanaan kegiatan yang efektif efisien,
akuntabel dan menyenangkan bagi peserta didik.
TUJUAN MPLS
Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) bertujuan sebagai
berikut.
1. Mengenali potensi diri peserta didik baru.
2. Membantu siswa baru beradaptasi dengan lingkungan sekolah
dan sekitarnya, antara lain terhadap aspek keamanan, fasilitas
umum, dan sarana prasarana sekolah.
3. Menumbuhkan motivasi, semangat, dan cara belajar efektif
sebagai peserta ddik baru.
4. Mengembangkan interaksi positif antar peserta didik dan
warga sekolah lainnya.
5. Menumbuhkan perilaku positif antara lain kejujuran,
kemandirian, sikap saling menghargai, menghormati
keanekaragaman dan persatuan, kedisplinan, hidup bersih dan
sehat untuk mewujudkan siswa yang
LANDASAN HUKUM
Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) bertujuan sebagai
berikut.
1. Undang-undang nomor 20 Tahun 2003 tentang Sistem
Pendidikan Nasional;
2. Peraturan Menteri Pendidikan Dan Kebudayaan No. 1 Tahun
2021 tentang PPDB
3. Surat edaran Dirjen Pauddikdasmen No.
0759/C/HK..04.01/2023 tentang Penguatan Transisi PAUD ke
SD Kelas Awal ;
4. Perda Purwakarta No. 9 Tahun 2021 tentang
Penyelenggaraan Pendidikan ;
5. Peraturan Bupati Purwakarta nomor 62 Tahun 2023 tentang
PPDB;
6. Perbup Purwakarta No.131 Tahun 2022 tentang Pendidikan
Karakter;
BENTUK KEGIATAN
Materi Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah yang bersifat
teoritis dan edukatif, antara lain sebagai berikut.
[Link] Wiyata Mandala
Peserta didik akan diberikan pengetahuan mengenai arti dan makna
wawasan wiyata mandala dan juga unsur-unsur wiyata mandala.
Peserta didik juga diarahkan untuk mengenal sekolahnya melalui cara
pandang mereka terhadap sekolah sebagai tempat untuk menimba
ilmu dengan segala unsur-unsurnya yang meliputi gedung sekolah,
kepala sekolah, guru, karyawan, komite sekolah, orangtua/wali, dan
masyarakat sekitar.
[Link]
Peserta didik dikenalkan secara lebih luas dan mendalam mengenai
pentingnya mengikuti kegiatan pramuka di sekolah. Pramuka adalah
proses pendidikan di luar lingkungan sekolah untuk membentuk
watak, akhlak. dan budi pekerti luhur. Pramuka akan membentuk
peserta didik menjadi warga negara berjiwa Pancasila setia dan patuh
kepada Negara Kesatuan Republik Indonesia serta menjadi anggota
masyarakat yang baik dan berguna.
BENTUK KEGIATAN
Materi Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah yang bersifat
teoritis dan edukatif, antara lain sebagai berikut.
[Link] Berbangsa dan Bernegara
Peserta didik akan diberi pemahaman mengenai pentingnya
kesadaran berbangsa dan bernegara. Pengaruh globalisasi akan
menjadikan generasi muda lebih mementingkan diri sendiri dan
kelompoknya daripada mementingkan kepentingan bangsa dan
negara. Peserta didik harus disiapkan untuk mampu memajukan
bangsa dan negaranya sendiri melalui kesadaran berbangsa dan
bernegara.
[Link] Efektif
Pada tahap ini peserta didik akan diberikan materi mengenai cara
belajar yang baik, sehingga mereka akan lebih mudah mencapai
tujuan belajar. Selain itu, peserta didik juga akan mendapatkan
metode belajar yang efektif dan menyenangkan agar mereka tidak
cepat bosan dalam belajar.
[Link] Karakter
Penguatan Pendidikan karakter adalah gerakan pendidikan di bawah
tanggung jawab satuan pendidikan untuk memperkuat karakter
peserta didik melalui harmonisasi hati, olah rasa, olah pikir, dan olah
raga dengan pelibatan dan kerja sama antara satuan pendidikan,
keluarga dan masyarakat sebagai bagian dari Gerakan Nasional
Revolusi Mental.
BENTUK KEGIATAN
Materi Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah yang bersifat
teoritis dan edukatif, antara lain sebagai berikut.
[Link] Krama Siswa
Pengenalan tata krama diberikan untuk menegakkan kembali tata
krama peserta didik yang sudah mulai memudar dan luntur. Peserta
didik akan dikenalkan jenis-jenis tata krama dan contoh tata krama
dalam kehidupan mereka sehari-hari, baik di sekolah, di rumah,
maupun di lingkungan tempat tinggalnya.
[Link] Kurikulum Sekolah
Peserta didik akan mendapatkan penjelasan mengenai Kurikulum
yang diterapkan di sekolah agar mengetahui berbagai hal terkait
kurikulum yang diterapkan.
LINIMASA KEGIATAN
AKTIVITAS DURASI
Mengajak peserta didik
10 - 15 Menit
untuk melakukan ice breaking
Mengajak peserta didik untuk
menciptakan 10 Menit
lingkungan belajar yang inklusif
dan aman bagi semua.
Mengajak peserta didik untuk
menonton bareng film pendek 20 Menit
pencegahan kekerasan
Memainkan permainan
15 Menit
kosa kata.
MENYANYIKAN LAGU
HARI PERTAMA MASUK SEKOLAH
Hari ini hari pertamaku
Hari pertama ke sekolah
Senangnya hatiku diantar ayah ibu
Pergi berangkat ke sekolah
Senangnya hatiku bertemu teman baru
Guru baru tentulah ramah
Ayo ke sekolah
Ayo ke sekolah
MEMULAI DENGAN ICE BREAKING
Dalam mengenalkan lingkungan sekolah kepada peserta didik
baru, Bapak dan Ibu Guru dapat mengisinya dengan ice breaking
saat perkenalan, awal acara, atau di sela-sela acara. Ice breaking
akan menciptakan suasana rileks dan ceria sehingga peserta didik
lebih bersemangat untuk mengikuti acara
REFERENSI ICE BREAKING :
A. Tepuk 7 Kebiasaan Anak Indonesia Hebat
Bangun pagi, beribadah, olahraga (tepuk 3x )
Gemar belajar, makan sehat, dan bergizi ( tepuk 3x)
Ayo bermasyarakat, tak lupa istirahat ( tepuk 3x )
Aku adalah anak Indonesia Hebat ( tepuk 3x )
B. A - I - U - E - O
Buka mulutnya... a a a
Mana giginya... i i i
Maju mulutnya... u u u
Mana senyumnya... e e e
Bulat mulutnya... o o o
Ini huruf vokal A I U E O
C. Tangan di Putar-putar
Tangan di putar-putar, bertepuk tangan.
Tangan di putar-putar, peganglah bahu.
Tangan di putar-putar, peganglah lutut.
Digoyang-goyang, digoyang-goyang, digoyang-goyang. ( 2 x )
Diputar-putar diputar ke atas,
Diputar-putar diputar ke bawah,
Diputar-putar diputar ke kanan,
Diputar-putar diputar ke kiri.
EDUKASI PESERTA DIDIK DENGAN MENONTON
VIDEO ANTI PERUNDUNGAN / KEKERASAN
Bullying kerap terjadi di lingkungan sekolah, salah satunya dari jenjang
Sekolah Dasar. Oleh karena itu perlu dilakukan tindakan untuk
edukasi peserta didik baru mengenai bahaya dari perundungan atau
bullying.
Berikut adalah video yang bisa di tonton bersama peserta didik baru :
Link video :
[Link]
Source : Animasi Biyani
Link video :
[Link]
CARA MEMAINKAN GAME TEBAK KATA
Jika Anda memiliki anak lebih dari 5, anda bisa mengajak anak-anak
anda untuk bermain tebak kata.
Meski terdengar sederhana, permainan ini bisa menjadi salah satu
pilihan game edukasi untuk anak SD.
Cara memainkan game edukasi untuk anak SD ini mudah, yakni
sebagai berikut.
Anda memilihkan sebuah kata yang Anda beri tahu kepada anak
pertama.
Kemudian biarkan anak pertama memperagakan kata tersebut
sehingga anak kedua bisa menebaknya.
Jika anak kedua berhasil menebak kata tersebut, biarkan mereka
bertukar posisi, dan lakukan seterusnya secara bergantian.
Selain mendorong anak agar lebih percaya diri, permainan ini
mungkin bisa jadi salah satu cara agar anak-anak Anda lebih akur dan
kompak.
Permainan tebak kata juga bisa memperkaya kosakata bahasa yang
dimiliki oleh anak-anak Anda.
sumber : [Link]
Catatan : apabila masih bingung bisa lihat contohnya disini ya
Referensi GAME :
Pertualangan Harta Karun
Anak-anak dibagi menjadi kelompok. Mereka harus mencari “ Harta
Karun” (misalnya, stiker bintang atau mainan kecil. ) berdasarkan
petunjuk yang disebar di berbagai tempat di sekolah ( perpustakaan,
ruang guru, UKS, dl. )
Tujuannya untuk mengenal lingkungan sekolah secara menyenangkan.
Memahami Warna dan Bentuk Bangunan
Anak-anak memilih satu warna dan satu bentuk yang disediakan oleh
gurunya. Anak dapat berjalan atau melompat di warna dan bentuk
sesuai yang di pilihnya.
Tujuannya untuk melatih fokus anak.
RENCANA KEGIATAN
Sesuai dengan kalender pendidikan yang ditetapkan sekolah kegiatan
Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) di SD Negeri 05
Segedong akan dilaksanakan pada:
Hari : Senin s/d Jumat
Tanggal : 14 Juli s/d 18 Juli 2025
Tempat : SD Negeri 05 Segedong
SUMBER DAN ANGGARAN
NO KEBUTUHAN JUMLAH BIAYA
Konsumsi rapat persiapan
1
kegiatan
Penyusunan laporan
2
kegiatan
3 Sarana Pendukung
JUMLAH
PERATURAN KEGIATAN MPLS
1. Seluruh peserta didik baru kelas 1 (satu) wajib mengikuti kegiatan
MPLS yang dilaksanakan pada tanggal 14 s/d 18 Juli 2025.
2. Ketentuan pakaian peserta kegiatan MPLS adalah sebagai berikut :
[Link] rapi bersih dan sopan; [Link] untuk peserta didik laki-
laki: panjang rambut bagian depan tidak menyentuh alis, bagian
samping tidak menyentuh telinga dan bagian belakang tidak
menyentuh kerah baju. (tersisir rapih, tidak di cat, tidak bermodel
punk ataupun jabrik dan model lain yang tidak sesuai dengan aturan
yang berlaku); c. Khusus untuk peserta didik perempuan: Rambut yang
panjang melebihi bahu harus diikat atau dikepang dan untuk yang
memakai hijab diwajibkan memakai ciput serta tidak menggunakan
perhiasan yang berlebihan.
3. Peserta wajib bersikap sopan, santun dan tidak meninggalkan
kegiatan selama kegiatan berlangsung tanpa ijin panitia kegiatan.
4. Peserta wajib berperan aktif dalam setiap informasi dan instruksi
yang telah disampaikan panitia kegiatan.
5. Peserta wajib mengisi daftar kehadiran sebagai bukti telah
mengikuti kegiatan MPLS.
6. Apabila tidak dapat mengikuti kegiatan MPLS, maka orang tua
diwajibkan membuat surat pemberitahuan kepada panitia
kegiatan.
PENUTUP
Kegiatan Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) Tahun Ajaran
2025/2026 merupakan salah satu agenda tahunan di SD Negeri 05
Segedong namun seiring dengan berjalanya waktu kegiatan ini
memerlukan perhatian khusus karena harus mengikuti berbagai
kebijakan serta keberpihakan kepada anak sehingga pelaksanaan
kegiatan dapat menyenangkan bagi calon peserta didik baru.
Agar kegiatan dapat berjalan dengan tertib dan lancar serta sesuai
dengan regulasi maka keterlibatan dari seluruh warga sekolah mutlak
diperlukan. Dengan keterlibatan berbagai pihak termasuk stake holder
pendidikan dengan pemahaman yang sama, visi yang sama serta misi
bersama akan sangat memungkinkan tercapainya tujuan kegiatan
yang lebih baik.