0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
0 tayangan11 halaman

Form RPM Ok

Dokumen ini adalah rencana pembelajaran untuk kelas IV SD mengenai perkalian bilangan cacah sampai 100, yang mencakup identifikasi murid, desain pembelajaran, dan asesmen. Pembelajaran menggunakan model Problem Based Learning dengan media konkret dan melibatkan diskusi kelompok serta refleksi. Tujuan utama adalah agar siswa dapat memahami dan menerapkan konsep perkalian dalam konteks kehidupan sehari-hari.

Diunggah oleh

reza azizah
Hak Cipta
© All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai DOCX, PDF, TXT atau baca online di Scribd
0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
0 tayangan11 halaman

Form RPM Ok

Dokumen ini adalah rencana pembelajaran untuk kelas IV SD mengenai perkalian bilangan cacah sampai 100, yang mencakup identifikasi murid, desain pembelajaran, dan asesmen. Pembelajaran menggunakan model Problem Based Learning dengan media konkret dan melibatkan diskusi kelompok serta refleksi. Tujuan utama adalah agar siswa dapat memahami dan menerapkan konsep perkalian dalam konteks kehidupan sehari-hari.

Diunggah oleh

reza azizah
Hak Cipta
© All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai DOCX, PDF, TXT atau baca online di Scribd

RENCANA PEMBELAJARAN MENDALAM

1. Nama : ISFANOLA, [Link]


Instansi : SDN 30/III Lempur Tengah
Tahun : 2025/2026
2. Jenjang Sekolah : SD
3. Kelas/Fase : IV / B
4. Semester : I (Ganjil)
5. Alokasi/Waktu : 2 x 35 Menit
6. Materi : Perkalian Bilangan Cacah Sampai 100

IDENTIFIKASI A. Murid
 Kesiapan: Sebagian besar peserta didik telah memiliki
pemahaman dasar tentang bilangan cacah dan operasi
penjumlahan.
 Minat: Minat peserta didik terhadap pembelajaran perkalian
bilangan cacah cukup tinggi, terutama jika dikaitkan dengan
konteks kehidupan nyata dan aktivitas yang menyenangkan.
B. Materi Pelajaran
 Jenis Pengetahuan:
Faktual: Mengenal simbol perkalian (×), bilangan cacah, dan
hasil perkalian dasar (misalnya 2 × 3 = 6)
Konseptual: Memahami perkalian sebagai penjumlahan
berulang dan pengelompokan
 Relevansi: Sangat relevan untuk kehidupan sehari-hari:
menghitung jumlah barang, membagi kelompok, memahami
pola
 Tingkat kesulitan: Kesulitan meningkat saat berpindah dari
benda konkret ke simbol abstrak
 Struktur materi: Perkalian sebagai penjumlahan berulang,
Menuliskan operasi perkalian dengan angka dan symbol,
Menyelesaikan masalah sehari-hari menggunakan perkalian
C. Dimensi Profil Lulusan
 Keimanan dan Ketakwaan terhadap Tuhan YME
 Kolaborasi
 Penalaran Kritis

DESAIN  CAPAIAN PEMBELAJARAN


PEMBELAJARAN  Peserta didik dapat menghitung perkalian dan pembagian
bilangan cacah sampai 100. Mereka dapat menyelesaikan
masalah berkaitan dengan kelipatan dan faktor, masalah
berkaitan dengan uang menggunakan ribuan sebagai satuan.
 TOPIK PEMBELAJARAN : Konsep Bilangan Cacah

 TUJUAN PEMBELAJARAN
 Dengan menggunakan media konkrit peserta didik dapat
memahami perkalian merupakan bentuk penjumlahan yang
berulang
 Pada saat diskusi kelompok peserta didik dapat
menyelesaikan masalah kontekstual yang melibatkan
perkalian
 LINTAS DISIPLIN ILMU : IPAS, PKN

 PRAKTIK PEDAGOGIS
 Model pembelajaran: Problem Based Learning (PBL)
 Strategi: concrete, scaffolding
 Metode Pembelajaran: Diskusi Kelompok, Ceramah,
Demonstrasi
 KEMITRAAN PEMBELAJARAN
peserta didik di kelas dan guru
 LINGKUNGAN PEMBELAJARAN
Ruang Kelas yang aman, nyaman dan mendukung
 PEMANFAATAN DIGITAL
video pembelajaran, Proyektor, laptop, kuis educaplay

PENGALAMAN
AWAL (10 MENIT)
BELAJAR
prinsip pembelajaran : Berkesadaran, bermakna, menggembirakan.
Kegiatan:
Orientasi:

 Guru membuka pembelajaran dengan salam


 Dipandu oleh guru, peserta didik melakukan kegiatan
berdoa
 Guru menanyakan kabar serta mengecek kehadiran peserta
didik dan apersepsi
 Guru dan peserta didik merefleksi pembelajaran
sebelumnya (berkesadaran)
 Guru menyampaikan tujuan pembelajaran
 Guru memberikan Gambaran proses pembelajaran
yang akan dilakukan pada pertemuan ini
 Guru menyampaikan manfaat pembelajaran

INTI (50 MENIT)


Memahami
Orientasi pada masalah
 Untuk meningkatkan konsentrasi, Peserta didik diajak
bermain game “sambung perkalian”.

 Guru menggali pengetahuan awal peserta didik, dengan


memberikan pertanyaan pemantik.
 Guru menempelkan media gambar berbagai macam kue
tradisional di papan tulis.
 Peserta didik mengambil potongan gambar kue tradisional
di papan tulis dengan masalah kontekstual yang di berikan
oleh guru (berkesadaran & menggembirakan)
 Guru menayangkan PPT konsep perkalian dan cara
perkalian bilangan cacah di papan tulis serta
menjelaskan
 Agar pembelajaran lebih mendalam guru juga
menggunakan media papan perkalian
 Setelah mendengar penjelasan guru peserta didik
diminta mengaplikasikan konsep perkalian dengan
menggunakan papan perkalian. (Bermakna &
menggembirakan)

Mengorganisasikan belajar

 Peserta didik di bagi menjadi 4 kelompok


 Masing – masing kelompok di berikan masalah
kontekstual yang berbeda – beda
 Guru membagikan LKPD dan menjelaskan cara
pengerjaannya.

Mengaplikasi
 Peserta didik menggunakan benda konkrit ( S t i k e s )
dalam memecahkan operasi perkalian (Bermakna &
Menggembirakan)
 Guru berkeliling membimbing diskusi dan
mendampingi peserta didik apabila ada peserta didik
yang kesulitan dalam mengerjakan LKPD
 Guru dan peserta didik melakukan ice breaking

Presentasi hasil
 Setiap kelompok mempresentasikan hasil diskusi
 Peserta didik membuktikan hasil diskusi dengan
menggunakan media papan perkalian
 Guru membantu menyimpulkan strategi yang
digunakan dan menghubungkannya dengan konsep
perkalian
 Peserta didik mengerjakan asasemen kognitif dengan
media wayground

PENUTUP (10 MENIT)


Merefleksi

 Guru membimbing peserta didik menyimpulkan


pembelajaran yang telah dilakukan
 Siswa menuliskan refleksi pada kertas sticky note dan
tanya jawab untuk mengevaluasi kegiatan
pembelajaran yang telah dilaksanakan.
 Guru mengakhiri kegiatan belajar dengan memberikan
pesan dan motivasi tetap semangat belajar dan diakhiri
dengan berdoa.

Asesmen
Asesmen Awal
Pembelajaran
Pertanyaan Pemantik (Lisan)
apa yang kamu ketahui tentang perkalian?
Menurutmu 3 × 4 artinya apa?
Mana yang lebih mudah: 4+4+4 atau 3×4? Mengapa?

Asesmen Proses
Diskusi Kelompok
Mempresentasikan hasil diskusi

Asesmen Akhir
Tes akhir menggunakan game interaktif

Mengetahui, Lempur Tengah, 2026


Kepala Sekolah Guru Kelas IV

VIKTORWOT, [Link] ISFANOLA, [Link]


NIP. 19810429 200604 1 008 NIP. 19941123 201903 2 007

ASESMEN/PENILAIAN
1. Asesmen Diagnostik (Sebelum Pembelajaran)
Untuk mengetahui kesiapan siswa dalam memasuki pembelajaran, dengan
pertanyaan:
Pertanyaan Pemantik (Lisan)

apa yang kamu ketahui tentang perkalian?


Menurutmu 3 × 4 artinya apa?
Mana yang lebih mudah: 4+4+4 atau 3×4? Mengapa?

2. Asesmen Formatif (Selama Proses Pembelajaran)


Asesmen formatif dilakukan oleh guru selama proses pembelajaran berlangsung,
khususnya saat siswa melakukan kegiatan
• Bentuk Instrumen : Lembar diskusi, presentasi dan refleksi tertulis.
1) Teknik Asesmen : Observasi, Unjuk Kerja
2) Bentuk Instrumen : Pedoman/lembar observasi
Aspek indikator Skor 4 Skor 3 Skor 2 Skor 1
yang (sangat baik) (baik) (cukup) (perlu
dinilai bimbingan)
Pemaha Menjelaska Menjelaskan Menjelaskan Menyebutkan Belum
man n perkalian dengan jelas dengan sebagian memahami
konsep sebagai dan bantuan konsep konsep
penjumlah memberi guru dasar
an contoh
berulang
Penggun Menyusu Mengelompo Mengelompo Mengelompo Tidak dapat
aan n model kkan benda kkan dengan kkan dengan mengelompo
benda perkalian dengan sedikit banyak kkan benda
konkret dengan tepat dan bantuan bantuan
bend mandiri
a
nyata
Pemeca Menyelesai Menyelesaika Menyelesaika Menyelesaika Tidak
h an kan soal n dengan n dengan n sebagian menyelesaika
masalah cerita strategi tepat bantuan n atau
kontekst perkalian dan mandiri jawaban tidak
ual relevan

3. Asesmen Sumatif
a. Asesmen Pengetahuan
Teknik Asesmen
• Tes
Non Tes : Observasi Bentuk Instrumen:
• Asesmen tidak tertulis : Daftar pertanyaan
• Asesmen tertulis : Jawaban singkat

b. Asesmen Keterampilan
• Teknik Asesmen : Kinerja
• Asesmen formatif dilakukan oleh guru selama proses pembelajaran berlangsung,
khususnya saat siswa melakukan kegiatan diskusi, presentasi dan refleksi tertulis

PENGAYAAN DAN REMEDIAL


Pengayaan
 Pengayaan diberikan kepada peserta didik yang telah mencapai kompetensi dan tujuan
pembelajaran.
 Program pengayaan dilakukan di luar jam belajar efektif.

Remedial
 Remedial diberikan kepada peserta didik yang belum mencapai kompetensi dan tujuan
pembelajaran
 Guru melakukan pembahasan ulang terhadap materi yang telah diberikan dengan
cara/metode yang berbeda untuk memberikan pengalaman belajar yang lebih
memudahkan peserta didik dalam memaknai dan menguasai materi ajar misalnya lewat
diskusi dan permainan.
 Program remedial dilakukan di luar jam belajar efektif.

REFLEKSI GURU DAN PESERTA DIDIK


Refleksi Guru:
Pertanyaan kunci yang membantu guru untuk merefleksikan kegiatan pengajaran di kelas,
misalnya:
 Apakah didalam kegiatan pembukaan siswa sudah dapat diarahkan dan siap untuk
mengikuti pelajaran dengan baik?
 Apakah dalam memberikan penjelasan teknis atau intruksi yang disampaikan dapat
dipahami oleh siswa?
 Bagaimana respon siswa terhadap sarana dan prasarana (media pembelajaran)
serta alat dan bahan yang digunakan dalam pembelajaran mempermudah dalam
memahami materi pada bab ini?
 Bagaimana tanggapan siswa terhadap materi atau bahan ajar yang disampaikan
sesuai dengan yang diharapkan?
 Bagaimana tanggapan siswa terhadap pengelolaan kelas dalam pembelajaran?
 Bagaimana tanggapan siswa terhadap latihan dan penilaian yang telah dilakukan?
 Apakah dalam kegiatan pembelajaran telah sesuai dengan alokasi waktu yang
direncanakan?
 Apakah dalam berjalannya proses pembelajaran sesuai dengan yang diharapkan?
 Apakah 100% siswa telah mencapai penguasaan sesuai tujuan pembelajaran yang
ingin dicapai?
 Apakah arahan dan penguatan materi yang telah dipelajari dapat dipahami oleh
siswa.

Refleksi Peserta Didik:


No Pertanyaan Refleksi Jawaban Refleksi
1 Pada bagian mana dari materi bab ini yang
dirasa kurang dipahami?
2 Apa yang akan kamu lakukan untuk
memperbaiki hasil belajar pada materi ini?
3 Kepada siapa kamu meminta bantuan untuk
lebih memahami materi ini?
4 Berapa nilai yang akan kamu berikan terhadap
usaha yang kamu lakukan untuk memperbaiki
hasil belajarmu? (jika nilai yang diberikan
dalam pemberian bintang 1- bintang 5)

LAMPIRAN- LAMPIRAN

LAMPIRAN 1
LEMBAR KERJA PESERTA DIDIK (LKPD)

LKPD 1
Nama Kelompok :
Nama Anggota :

LKPD 2
Nama Kelompok :

Nama Anggota :
1. Judul: Menggambar Perkalian
Petunjuk: Gambar situasi perkalian sesuai soal. Gunakan baris-kolom
atau kelompok. Tuliskan simbol dan hasilnya.

NO SOAL GAMBAR SIMBOL HASIL


PERKALIAN
1. Gambar 3 kelompok
berisi 6 benda 3x6=

2. Gambar 5 kelompok
berisi 4 benda 5x4=

3. Buat gambar sendiri


dan tuliskan --- x --- =
perkaliannya

LKPD 3
Nama :
Kelas :

No Soal Cerita Simbol Perkalian Hasil


1. Di kantin ada 10 meja. Setiap
meja diberi 2 gelas. Berapa total
gelas?
2. Ada 8 rak buku. Setiap rak berisi
5 buku. Berapa total buku?

3. Buat soal cerita sendiri dan


selesaikan

MEDIA GAMBAR

Kue Klepon Kue Mangkok


Kue Lapis

LAMPIRAN 2
BAHAN AJAR

teks bahan ajar :


[Link]

LAMPIRAN 3
DAFTAR PUSTAKA
Hobri, dkk. 2022. Buku Guru Matematika untuk kelas IV. Jakarta: Kementerian Pendidikan,
Kebudayaan, Riset, dan Teknologi. Jakarta
Hobri, dkk. 2022. Buku Siswa Matematika untuk kelas IV. Jakarta: Kementerian Pendidikan,
Kebudayaan, Riset, dan Teknologi. Jakarta

Anda mungkin juga menyukai