KHUTBAH JUM’AT 1443 H – 5 November 2021 َٰذِلَك ُه َدى ٱلَّل ِه َيۡهِدي ِبِهۦ َمن َيَش ٓاُء ِم ۡن ِع َب اِدِه ۚۦ َوَل
ه َيۡهِدي ِبِهۦ َمن َيَش ٓاُء ِم ۡن ِع َب اِدِه ۚۦ َوَل ۡو َأ ۡشَر ُكوْا
MASJID NURUL HUDA
“Janganlah mati kecuali dengan Keadaan Muslim” ٨٨ َلَح ِبَط َع ۡنُهم َّما َكاُنوْا َي ۡعَمُلوَن
Oleh: Ustadz Fendy Budi R. –غفر الله له ولوالديه-
“Itulah petunjuk Allah, yang dengannya Dia memberi petunjuk kepada siapa yang
dikehendaki-Nya di antara hamba-hamba-Nya. Seandainya mereka mempersekutukan
Allah, niscaya lenyaplah dari mereka amalan yang telah mereka kerjakan”
ْلَح ْمُد ِلّٰلِه اَّلِذي َخ َلَق اْلَمْوَت َواْلَحَياَة ِلَيْبُلَوُكْم
َأُّيُكْم َأْح َس ُن َعَماًل، Hal yang sama Alloh SWT tegaskan pada Surah Azzumar Ayat ke 65 :
َأ َوَلَق ۡد ُأوِح َي ِإَل ۡيَك َوِإَلى ٱَّل ِذيَن ِمن َق ۡبِل
Jama’ah sholat jum’at yang dimulyakan Alloh SWT,
َك َلِئ ۡن ۡشَر ۡكَت
Alloh SWT berfirman dalam Surah Ali Imron ayat 102 : ٦٥ َلَي ۡحَبَطَّن َعَمُلَك َوَلَتُكوَنَّن ِمَن ٱ ۡلَٰخ ِس ِريَن
َٰٓيَأُّيَها ٱَّلِذيَن َءاَمُنوْا ٱَّتُقوْا ٱلَّلَه َح َّق ُتَقاِتِهۦ َواَل َتُم وُتَّن ِإاَّل َوَأنُتم “Dan sesungguhnya telah diwahyukan kepadamu dan kepada (nabi-nabi) yang
sebelummu. "Jika kamu mempersekutukan (Tuhan), niscaya akan hapuslah amalmu dan
١٠٢ ُّم ۡسِلُموَن tentulah kamu termasuk orang-orang yang merugi”
“Wahai Orang yang beriman bertaqwa kepada Alloh dengan taqwa yang sebenarnya dan
Perintah Alloh SWT kepada kita semua adalah beribadah kepada Alloh SWT dan tidak
jangan kalian mati kecuali dengan keadaan muslim”
mensyirikannya sedikitpun, ketika Alloh SWT sudah menegaskan Qulhuwalloh Hu Ahad
Ayat ini mengandung 2 perintah tegas Alloh SWT kepada kita, yang pertama Alloh perintah katakan Muhammad Alloh Maha Esa, yang hari ini ke-Esa Alloh SWT sepertinya diiinginkan
kita untuk bertaqwa dengan sebenarnya, taqwa dengan sepenuh hati, taqwa yang hadir oleh sebagian orang di bangsa ini, untuk tidak lagi mencantumkan kalimat Ketuhanan yang
dari jiwa yang paling dalam, karena ketaqwaaan kepada Alloh SWT pasti akan membawa maha esa, dari sila pertama pancasila kita, cukup membahayakan, bila kita umat islam
keselamatan, kebahagian, kehidupan dunia dan akherat, ketika Alloh SWT perintah kepada tidak meneguhkan kembali keimanan pemahaman kita tentang ke-Tuhan yang maha esa
kita bertaqwa dengan sebenarnya dan sesungguhnya, maka para sahabat bertanya kepada kita akan terbawa dalam kemusyrikan, kesyirikan yang dasyat bila kita mati dalam syirik
Nabi…Ya Rosululloh tidak akan mampu kami bertaqwa kepada Alloh dengan taqwa yang hapuslah segala amal ibadah kita, Alloh SWT menegaskan dalam Surah Al Bayyinah Ayat
sesungguhnya, lantas Nabi menjelaskna taqwa yang sesungguhnya yang sebenarnya 6:
adalah hendaknya kalian tidak mensyirikkan Alloh SWT, hendaklah kalian meninggalkan َأ
kesyirikan sekecil apapun kepada Alloh SWT, karena kesyirikan itu adalah noda amal ِإَّن ٱَّل ِذيَن َكَف ُر وْا ِم ۡن ۡهِل ٱ ۡلِكَٰتِب َوٱ ۡلُم ۡشِرِكيَن ِفي َن اِر َج َهَّنَم
ibadah, karena kesyirikan akan menghancurkan, menghapuskan dan menghilangkan amal ٦ َٰخ ِلِديَن ِفيَه ۚٓا ُأْوَٰٓلِئَك ُه ۡم َش ُّر ٱ ۡلَبِرَّيِة
ibadah kita, seperti yang Alloh SWT jelaskan pada Surah Al An’am Ayat 88 :
“Sesungguhnya orang-orang yang kafir yakni ahli Kitab dan orang-orang yang musyrik
(akan masuk) ke neraka Jahannam; mereka kekal di dalamnya. Mereka itu adalah seburuk-
buruk
Hal. makhluk”
Jama’ah sholat jum’at yang dimulyakan Alloh SWT, boleh takut hanya kepada Alloh SWT, kepada corona wajib waspada bukan takut, jangan
salah menggunakan bahasa, takut hanya kepada Alloh SWT, kepada semua makhluk
Kita hari ini sudah sampai dipenghujung bulan robi’ul awal yaitu tanggal 29 robiul’awal,
ciptaan Alloh kita wajib waspada, saling menghomati, saling menghargai
sebagai ummat yang terbaik kenapa dikatakan ummat yang terbaik, karena kita ummatnya
Nabi Muhammad SAW…mari kita harus lebih meningkatkan ketaqwaan kita kepada Alloh Jama’ah yang dimulyakan Alloh SWT,
SWT seperti yang dijelaskan pada surah Ali Imron tadi, sampai taqwa yang sebenarnya
Mari berbenah …Tidak ada yang baik, kita hari ini, hari ini yang baik hanya sahabat-sahabat
adalah ketika kita tidak mensyirikkan Alloh sedikitpun dalam kehidupan kita kalau kita sakit
nabi yang baik, kenapa kita katakan sahabat-sahabat nabi yang baik karena SK Surganya
berobatlah secara medis, tidak harus mendatangi orang pintar, kalau kita ada hajatan ingin
sudah turun ketika mereka masih di dunia, sementara kita hari ini jangankan SK Surga, SK-
bersyukur do’a selamat atas pernikahan anak kita, kita berdoa’ ditengah malam sholat
SK lain pun kita belum dapat agaknya, maka kita belum dikatakan orang baik..
hajat, bukan kita mendatangi pawang, karena itu perbuatan-perbuatan syirik, tidak sedikit
dalam kehidupan umat islam hari ini praktik kemusrikan luar biasa, kadang-kadang mau
Yuk kita berbenah dengan satu semangat dengan kalimat Iyya Kana’budu Wa
naik pangkat saja mendatangi orang pintar/ dukun, *Naudzubiah Tsumma Naudzubilah*
Iyyakanasta’in dan kalimat Laiilahaillah tidak ada tempat untuk beribadah, mengabdi dan
bila hobinya mendatangi orang pintar atau dukun sampai mati tidak dihentikannnya
tunduk kecuali kepada Alloh SWT, hanya kepada Alloh, hanya kepada Alloh
habis ..habis terhapuslah segala amal ibadahnya, sebanyak apapun amal ibadahnya
La haula walaquata illahbillah..g ada yang hebat ga ada yang kuat kecuali Alloh SWT.
sebanyak apapun akan terhapus *Naudzubiah Tsumma Naudzubilah*
Fira’un merasa hebat dizamannya mati, dalam keadaan kafir, Qorun yang merasa hebat
Ayo kita semua sekali kita mengatakan Iyya Kana’budu Wa Iyyakanasta’in, Ya Alloh hanya dizamannya, Alloh tenggelamkan bersama hartanya mati dalam keadaan kafir , siapa saja
kepadamu lah kami mengabdikan diri untuk beribadah tunduk patuh hanya kepadamu ya di abad ini dizaman ini merasa hebat, merasa kuat dengan pangkat dan jabatannya lantas
Alloh..kami meminta tolong tidak kepada yang lain, pernyataan ini kita ulang-ulang setiap berbuat semena-mena terhadap mahkluk kepada manusia kepada ummat, hati-hati Alloh
sholat paling tidak 17 kali sehari semalam kita ungkapkan kalimat Iyya Kana’budu Wa tidak tinggal diam….yuk buang rasa kesombongan pada diri kita....apapun pangkat dan
Iyyakanasta’in, bukannya setiap membaca iftitah kita nyatakan kepada Alloh Innasolati jabatan kita, kita adalah Hamba Alloh, rendah hati, berbesar hati jangan seperti Fir’aun
Wanusuki Wama Yahya… jangan seperti Qorun nanti kita mati dalam keadaan kafir
Ya Alloh sesungguhnya sholatku, ibadahku hidup dan matiku hanya untukmu ya Alloh
Jama’ah yang dimulyakan Alloh SWT
bukan untuk yang lain….Attaubah ayat 13
Dunia pasti kita tinggalkan, hidup kita tinggal beberapa detik lagi dalam ukuran hari
َأ َأ َأ akhirat, langkah kita semakin dekat menuju kubur, hari ini harus jum’at, besok hari sabtu
َت ۡخَش ۡوَنُه ۚۡم َفٱلَّلُه َح ُّق ن َت ۡخَش ۡوُه lusa hari ahad langkah kita terus maju menuju kubur kita masing-masing. Maka tidak ada
Apakah kamu takut kepada mereka, padahal Allah-lah yang lebih berhak untuk kamu yang perlu kita sombongkan didunia selain kita terus meningkatkan taqwa kita kepada
takut.. Alloh SWT, ketundukan kita kepada Alloh SWT.
Adakah didunia ini makluk yang ditakuti selain Alloh, padahal yang lebih [Link] Bila sholat kita belum cukup 5 waktu, segerakan cukupkan 5 waktu , jangan sampai kita
adalah Alloh SWT, berapa banyak pada musim corona orang pada takut kepada corona Hal.
mati masih dalam keadaan suka meninggalkan sholat karena kesibukan tugas dan dunia
ketimbang takut kepada Alloh SWT, bukan kita mengabaikan corona tidak…..tetap kita kita, bila seorang yang beragama islam mati dalam keadaan suka meninggalkan sholat
wajib waspada, segala protokol kesehatan kita ikuti kepada corona kita tidak boleh takut,
wajibnya, kematiannya dikatakan Fasiq, Alloh SWT menegaskan dalam Surah As Sajadah semalam kita ke masjid, ratusan langkah, ratusan putaran sepeda motor kita, MasyaAlloh
ayat ke 20 : betapa sayang Rosul kepada kita, ungkapan sayangnya diucapkannya detik-detik wafatnya
َوَأَّما ٱَّلِذيَن َفَس ُقوْا َفَم ۡأَوٰىُهُم ٱلَّنا ُۖر
terungkap dari bibirnya ummati ummati ummati, umatku umatku umatku, beliau tidak
sebut istri anaknya, tapi disebut kita sebagai umatnya, nabi cukup sayang kepada kita ,
cuman kadang kita tidak tau disayangi nabi , yuk InsyaAlloh,,terutama subuh kita ke masjid,
Siapa yang mati Fasiq/Kafir kata Allah tempat mereka adalah neraka Naudzubiah Tsumma
sebab subuh kita rajanya sholat, sholat rajanya ibadah, semua ibadah yang banyak
Naudzubilah*
ditentukan nasibnya oleh sholat dan shubuh rajanya sholat , maka kita tingkatkan iman
Yuk kita berbenah, Alloh tidak pernah mempermasalahkan berapa besar berapa banyak dan ketaqwaan kita kepada Alloh, kampung abadi kita adalah akhirat, yuk kita bersiap-siap,
dosa kita, tak masalah bagi Alloh , yang terpenting kata Alloh adalah pada Surah At Tahrim siapkan diri kita lakukan tugas apa pun pangkat kita, lakukan dengan sepenuh hati bukan
ayat 8 : dengan kesombongan
َٰٓيَأُّيَها ٱَّلِذيَن َءاَمُنوْا ُتوُبٓوْا ِإَلى ٱلَّلِه َتۡوَبٗة َّنُصوًح ا Ada cerita menarik orang-orang kampung. Ustadz..anak si fulan ditangkap, ditangkap
kenapa, ditangkap karena narkoba, berapa tahun lepas ustadz berapa 30
Bertobatah dengan tobat yang sepenuh hati segera menuju keampunan Alloh juta ..MasyaAlloh..memang tidak bisa dibuktikan, dia seperti buang angin, ada bau tapi
tidak bisa dibuktikan sedih kita
Yuk cukupkan sholat kita lima waktu, andai kita masih suka sholat dirumah ketimbang
dimasjid , yuk semangatkan sholat 5 waktu dimasjid. Ada orang bertanya sah kah kita Kalau ada narkoba masuk kedalam lafadz, Astagfirulloh, seperti apa negeri kita
sholat dirumah, kita sehat, tidak ada udzur syar’I, kita dengar adzan kita dengar iqomah kedepan….ayuk kita berbenah tanpa harus menyalahkan siapa-siapa kita pun akan ditanya
kita sholat dirumah syah? Cuma Alloh dan Rosul tidak suka kepada kita, alangkah tidak Alloh, tidak ada pun pangkat dan jabatan kita, diri kita yang kita pimpin pun akan ditanya
enaknya kalau Alloh dan Rosul tidak suka kepada kita Usahakan Alloh dan Rosul suka Alloh apalagi ada pangkat dan jabatan kita..yuk kita berbenah yuk kita berbenah..wahai
kepada kita saudara-saudaraku seiman seakidah mari kita bekali jasadiyah dan ruhiyah kita dengan
senantiasa menjalakan perintah Alloh dan Menjauhi larangan Alloh, semoga kita semua
Atasan kita aja (BOS) tidak suka kepada kita, kita tidak nyaman tentu tidak, bagaimana
dalam lindungNya…Aamiin
kalau Alloh dan Rosul tidak suka kepada kita, tidak ditegur istri kita saja selama 2 hari
pening kepala kita, gimana kalau Alloh dan Rosul tidak suka kepada kita, secara fiqih sah
sholatnya tapi kita dalam status tidak disukai Alloh dan Rosul َوالّلُه ُس ْبَح اَنُه َوَتَعالى.إَّن َاْح َس َن اْلَكَالِم َكَالُم الّلِه اْلَمِلِك اْلَعَّالِم
َأ
Yuk kita berjama’ahlah ke Masjid, ini adalah Amal Primadona , coba kita berhitung sejak َيُقْوُل َوِبَقْوِلِه َيْهَتِدى اْلُمْهَتُدْوَن َوإَذا ُقِر اْلُقرأُن َفاْس َتِمُعْوا َلُه
nanti kita hidup dialam kubur sampai meniti diatas siroj memakan waktu ribuan tahun َأُعْوُذ ِبالّلِه ِمَن الَّش ْيَطاِن الَّر ِج ْيِم َٰٓيَأُّيَها. َوَاْنِصُتْوا َلَعَّلُكْم ُتْر َح ُمْوَن
س َّما َقَّدَم ۡت ِلَغ ٖۖد َوٱَّتُقوْا ٱلَّل َۚه ِإَّن ٱلَّلَهٞ ٱَّلِذيَن َءاَمُنوْا ٱَّتُقوْا ٱلَّلَه َو ۡلَتنُظ ۡر َن ۡف
sementara umur kita paling panjang 70 tahun, sementara amal ibadah kita paling banyak
30, 40 tahun, cukupkah amal yang 40 tahun menjalani hidup yang ribuan tahun? kalau kita
ambil kesempatan-kesempatan, momen-momen ibadah yang luar biasa sampai Nabi َخ ِبي ُۢر ِبَما َت ۡعَمُلوَن
menegaskan langkahmu satu langkah ke masjid kata Nabi menghapuskan 10 dosa,
memberikan 10 kebaikan mengangkat 10 kemulyaanmu, 1 langkah kalau 5 kali sehari Hal.
Hal.
َباَر َك اللُه ِلْي َوَلُكْم ِفي اْلُقْر آِن اْلَعِظْيِم َوَنَفَعِنْي َوِإَّياُكْم ِبَما ِفْيِه َتَذَّكُرْوَن َواْذُكُر وا اللَه ْالَعِظْيَم َيْذُكْر ُكْم َواْش ُكُرْوُه َعلَى ِنَعِمِه
َأ
ِمَن اآلَياِت َوالِّذْكِر اْلَح ِكْيِم َوَتَقَّبَل ِمِّنْي َوِمْنُكْم ِتَالَوَتُه ِإَّنُه ُهَو َيِزْدُكْم َوَلِذْكُر اللِه ْكَبْر
الَّس ِمْيُع اْلَعِلْيُم
________________________________________________________________
َأ
َاْلَح ْمُد للِه َعلَى ِإْح َس اِنِه َوالُّش ْكُر َلُه َعلَى َتْوِفْيِقِه َوِاْمِتَناِنِهَ .و ْش َهُد
َأْن َال ِاَلَه ِإَّال اللُه َوْحَدُه َال َش ِرْيَك َلُه َوَأْش َهُد أَّن َس ِّيَدَنا ُمَح َّمًدا
َعْبُدُه َوَر ُس ْوُلُه الَّداِع ى إلَى ِرْضَواِنِه .اللُهَّم َصِّل َعَلى َس ِّيِدَنا ُمَح َّمٍد
وَعَلى َاِلِه َوَأْصَح اِبِه َوَس ِّلْم َتْس ِلْيًما ِكثْيًر ا َ -أَّما َبْعُد َ -فيَا َاُّيَها
َأ َأ
الَّناُس ِاَّتُقوااللَه ِفْيَما َمَر َواْنَتُهْوا َعَّما َنَهى َواْعَلُمْوا َّن اللَه
َأَمَر ُكْم ِبَأْمٍر َبَدَأ ِفْيِه ِبَنْفِسِه َوَثـَنى ِبَمآل ِئَكِتِه ِبُقْدِسِه َوَقاَل َتعَاَلى
ِإَّن اللَه َوَمآلِئَكَتُه ُيَصُّلْوَن َعلَى الَّنِبى يآ َاُّيَها اَّلِذْيَن آَمُنْوا َصُّلْوا َعَلْيِه
َوَس ِّلُمْوا َتْس ِلْيًماَ .الَّلُهَّم َصِّل َوَس ِّلْم َعَلى َس ِّيِدَنا ُمَح َّمِد َوَعَلى َاِلِه
َوَصْح ِبِه َاْج َمِعْيَن َوَّتاِبِعْيَن َلُهْم ِبِاْح َس اٍن ِاَلى َيْوِم الِّدْيِن َ -واْرَض
َ.عَّناَمَعُهْم ِبَر ْح َمِتَك َياَاْر َح َم الَّر اِح ِمْيَن
َاللُهَّم اْغِفْر ِلْلُمْؤِمِنْيَن َوْالُمْؤِمَناِت َوْالُمْس ِلِمْيَن َوْالُمْس ِلَماِت
َاَالْح يآُء ِمْنُهْم َوْاَالْمَواِت .اللُهَّم َأِع َّز ْاِإلْس َالَم َوْالُمْس ِلِمْيَن َوَأِذَّل
الِّش ْر َك َوْالُمْش ِرِكْيَن َواْنُصْر ِع َباَدَك ْالُمَوِّحِدَّيَة َواْنُصْر َمْن َنَصَر
َأ
الِّدْيَن َواْخ ُذْل َمْن َخ َذَل ْالُمْس ِلِمْيَن َو َدِّمْر ْعَداَء الِّدْيِن َواْعِل
َكِلَماِتَك ِإَلى َيْوَم الِّدْيِن .اللُهَّم اْدَفْع َعَّنا ْالَبَالَء َوْالَوَباَء َوالَّز َالِزَل
َوْالِمَح َن َوُس ْوَء ْالِفْتَنِة َوْالِمَح َن َما َظَهَر ِمْنَها َوَما َبَطَن َعْن َبَلِدَنا
ِاْنُدوِنْيِسَّيا خآَّصًة َوَس اِئِر ْالُبْلَداِن ْالُمْس ِلِمْيَن عآَّمًة َيا َر َّب ْالَعاَلِمْيَن .
َر َّبَنا آِتنَا ِفى الُّدْنَيا َح َس َنًة َوِفى ْاآلِخ َر ِة َح َس َنًة َوِقَنا َعَذاَب الَّناِر.
َر َّبَنا َظَلْمَنا َاْنُفَس َنا َواإْن َلْم َتْغِفْرْأ َلَنا َوَتْر َح ْمَنا َلَنُكْوَنَّن ِمَن
ْالَخاِس ِرْيَن ِ .ع َباَداللِه ! ِإَّن اللَه َي ُمُر ِبْالَعْدِل َوْاِإلْح َس اِن َوِإْيتآِء ِذي Hal.
ْالُقْر بَى َوَيْنَهى َعِن ْالَفْح شآِء َوْالُمْنَكِر َوْالَبْغي َيِعُظُكْم َلَعَّلُكْم
Hal.