0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
2 tayangan12 halaman

Defensive Driving

Defensive Driving adalah teknik mengemudi yang menekankan kesadaran, antisipasi risiko, dan kepatuhan terhadap aturan lalu lintas untuk meningkatkan keselamatan berkendara. Prinsip utama mencakup tetap waspada, menjaga jarak aman, mematuhi batas kecepatan, dan berkomunikasi dengan pengemudi lain. Tujuan dari Defensive Driving adalah mengurangi risiko kecelakaan kerja dan membangun budaya keselamatan berkendara.

Diunggah oleh

tikadinita
Hak Cipta
© All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai PDF, TXT atau baca online di Scribd
0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
2 tayangan12 halaman

Defensive Driving

Defensive Driving adalah teknik mengemudi yang menekankan kesadaran, antisipasi risiko, dan kepatuhan terhadap aturan lalu lintas untuk meningkatkan keselamatan berkendara. Prinsip utama mencakup tetap waspada, menjaga jarak aman, mematuhi batas kecepatan, dan berkomunikasi dengan pengemudi lain. Tujuan dari Defensive Driving adalah mengurangi risiko kecelakaan kerja dan membangun budaya keselamatan berkendara.

Diunggah oleh

tikadinita
Hak Cipta
© All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai PDF, TXT atau baca online di Scribd

DEFENSIVE

DRIVING
Tujuan • • Meningkatkan keselamatan berkendara
karyawan
Defensive • • Mengurangi risiko kecelakaan kerja
Driving • • Membangun budaya safety driving
Apa itu
Defensive
Driving?
• Defensive Driving
adalah teknik
mengemudi dengan
kesadaran penuh,
antisipasi risiko, dan
kepatuhan terhadap
aturan lalu lintas.
• Safety Driving : fokus pada keselamatan diri sendiri dengan
Safety Driving mematuhi aturan lalu lintas dan prosedur standar.

atau Defensive • Defensive Driving : fokus pada antisipasi bahaya dari orang
Driving? lain di jalan, lebih proaktif dan preventif.
Prinsip Utama
Tetap
Waspada
dan Fokus

Komunikasi Pandangan
dengan Luas dan
Pengemudi Jauh ke
Lain Depan

Perhatikan
Titik Buta Jaga Jarak
(Blind Aman
Spots)

Mematuhi
Batas
Kecepatan
Tetap
Waspada
dan Fokus
• Hindari gangguan
seperti menggunakan
ponsel, makan, atau
aktivitas lain yang
mengalihkan perhatian
dari jalan.
• Pastikan Anda dalam
kondisi fit (tidak
mengantuk atau di
bawah pengaruh
alkohol/obat-obatan)
sebelum mengemudi.
Pandangan
Luas dan Jauh
ke Depan
• Jangan hanya melihat kendaraan
di depan, pindahkan pandangan
Anda jauh ke depan dan
perhatikan apa yang terjadi di
sekitar (pejalan kaki, pesepeda,
hewan, kondisi jalan).

• Waspadai persimpangan jalan,


area sekolah, dan zona
konstruksi di mana bahaya lebih
mungkin terjadi.
Jaga Jarak Aman

Pertahankan jarak yang


cukup antara kendaraan
Anda dan kendaraan di
depan Anda. Metode
"aturan 3 detik" membantu
memastikan Anda memiliki
waktu dan ruang yang cukup
untuk berhenti mendadak
jika diperlukan.
Mematuhi
Batas
Kecepatan
Sesuaikan kecepatan Anda
dengan batas kecepatan
yang ditentukan dan kondisi
lalu lintas, cuaca, serta jalan
saat itu. Mengemudi terlalu
cepat mengurangi waktu
reaksi Anda.
Waspadai titik buta kendaraan
Anda sendiri dan kendaraan
Perhatikan lain, terutama saat berpindah
jalur. Selalu periksa kaca spion
Titik Buta dan lakukan shoulder
(Blind Spots) check (menoleh sebentar)
sebelum berpindah jalur atau
berbelok.
Komunikasi dengan
Pengemudi Lain

• Gunakan lampu sein untuk menunjukkan


niat Anda (berbelok atau berpindah jalur)
dengan jelas dan tepat waktu.
• Gunakan klakson atau lampu depan jika
diperlukan untuk memperingatkan
pengemudi lain tentang potensi bahaya.
Sponsored by

Anda mungkin juga menyukai