Tutorial Lengkap: Instalasi
YAPS2 di R36S
(ArkOS/dArkOS)
Dari Nol Sampai Muncul Ikon di
EmulationStation
⚠️ Ekspektasi Dulu, Sebelum Mulai
R36S pakai chip RK3326 (quad-core Cortex-A35, 1.3–
1.5GHz, GPU Mali-G31, RAM 1GB). Ini jauh di bawah
spesifikasi ideal untuk emulasi PS2. Realistisnya:
Game 2D/ringan (menu Disgaea, Persona, fighting
game 2D) → mungkin mendekati full speed
dengan sedikit underclock.
Game 3D berat (God of War, Shadow of the
Colossus) → kemungkinan cuma dapat 15–20
FPS meski sudah dioptimasi maksimal.
Anggap ini proyek eksperimen, bukan solusi main PS2
dengan lancar. Kalau sudah siap dengan ekspektasi
itu, lanjut.
📋 Yang Perlu Disiapkan
[ ] R36S dengan ArkOS/dArkOS sudah terpasang
dan bisa boot normal
[ ] Akses Terminal/SSH ke perangkat (lihat
Langkah 1)
[ ] PC/laptop untuk download file dan (kalau perlu)
ekstrak
[ ] Kabel USB atau card reader untuk transfer file ke
perangkat
[ ] File BIOS PS2 hasil dump dari konsol PS2 asli
milikmu sendiri (BIOS adalah keharusan hukum &
teknis — YAPS2 tidak akan jalan tanpa ini)
[ ] File game PS2 (.iso/.chd) yang sudah legal
kamu miliki
Langkah 0: Verifikasi Lingkungan
Aktual di Perangkat
Jangan skip ini. Setiap unit R36S dan versi
ArkOS/dArkOS bisa sedikit berbeda, jadi verifikasi dulu
daripada menebak.
Nyalakan Terminal di perangkat (biasanya ada opsi
"Advanced > Terminal" di menu ArkOS, atau aktifkan
SSH lewat menu Wi-Fi/Network lalu ssh dari PC ke IP
perangkat).
uname -m
cat /etc/os-release
which apt opkg apk
Catat hasilnya:
uname -m idealnya menunjukkan aarch64 (64-bit).
Kalau muncul armv7l , binary YAPS2 (yang
aarch64-only) tidak akan bisa jalan — stop di sini
dan cari alternatif emulator PS2 32-bit, atau lewati
proyek ini.
/etc/os-release menunjukkan base OS
sebenarnya (beberapa build ArkOS untuk R36S
berbasis Ubuntu lama).
which apt/opkg/apk menunjukkan package
manager apa yang tersedia, kalau ada.
Langkah 1: Unduh Build YAPS2 yang
Tepat
Buka di browser (PC atau langsung di perangkat kalau
ada browser/network):
👉
[Link]
Cari asset dengan pola nama yaps2-linux-arm64-
[Link] (bukan yang -qt- , itu
untuk Rocknix/Batocera dengan Wayland). Nama file
berubah tiap nightly build karena hash commit-nya
beda, jadi cek nama filenya di halaman rilis, jangan
pakai nama dari tutorial lama.
Unduh file itu.
Langkah 2: Ekstrak Binary
Jika apt / opkg tersedia dan bisa install zstd di
perangkat:
sudo apt update && sudo apt install zstd -y
# (kalau repo sudah EOL/mati, edit
/etc/apt/[Link] ganti ke old-
[Link]/ubuntu)
cd /tmp
tar --zstd -xvf yaps2-linux-arm64-sdl-sha-
[Link]
Jika tidak ada package manager / gagal install:
Ekstrak saja di PC (Windows: 7-Zip/PeaZip; Linux/Mac:
tar --zstd -xvf ... ), lalu salin hasil ekstraknya ke
perangkat lewat USB/SCP.
Hasil ekstraksi akan berisi file binary bernama yaps2-
sdl (bukan cuma "yaps2").
Langkah 3: Tempatkan Binary & Beri
Izin
mkdir -p /roms/ports/yaps2
# salin file yaps2-sdl ke folder ini
(SCP/USB kalau dari PC)
chmod +x /roms/ports/yaps2/yaps2-sdl
(Pakai /roms/ports/yaps2/ supaya nanti gampang
diintegrasikan ke menu "Ports" — lihat Langkah 7.)
Langkah 4: Cek Dependensi Library
ldd /roms/ports/yaps2/yaps2-sdl
Kemungkinan besar akan muncul:
[Link].0 => not found
Karena YAPS2 build ini pakai SDL3, dan kebanyakan
repo OS lama belum punya paket SDL3. Kalau muncul
"not found":
1. Cari file [Link].0 untuk arsitektur aarch64
dari sumber tepercaya (rilis resmi SDL3, atau build
dari distro yang sudah menyediakannya).
2. Salin ke folder yang sama:
/roms/ports/yaps2/[Link].0
3. Nanti dijalankan dengan LD_LIBRARY_PATH
diarahkan ke folder itu (sudah ada di script
launcher Langkah 6).
Langkah 5: Tes Jalan dari Terminal
(Sebelum Masuk Frontend)
cd /roms/ports/yaps2
export LD_LIBRARY_PATH=./:$LD_LIBRARY_PATH
./yaps2-sdl --help
Muncul teks bantuan/opsi → aman, binary jalan.
Illegal instruction (core dumped) → binary
kemungkinan dikompilasi dengan instruksi LSE
yang tidak didukung Cortex-A35 (ARMv8.0-A
murni). Solusi paling pasti: compile ulang dari
source dengan flag -march=armv8-a (tanpa
+lse ) — butuh toolchain cross-compile, lebih
rumit, tapi itu satu-satunya cara memastikan
kompatibel 100%.
Error lain soal library → ulangi Langkah 4, mungkin
ada dependensi lain yang belum ketemu.
Kalau --help sudah berhasil tampil, lanjut ke
integrasi frontend.
Langkah 6: Siapkan Folder BIOS &
ROM
mkdir -p /roms/bios
mkdir -p /roms/ps2
Salin file BIOS PS2 kamu (mis. [Link] ) ke
/roms/bios/ .
Salin file game (.iso/.chd) ke /roms/ps2/ .
Buka yaps2-sdl sekali secara manual (lihat
Langkah 5) untuk cek di menu pengaturannya di
mana dia expect folder BIOS — beberapa build
minta di ~/.config/yaps2/bios , sesuaikan kalau
perlu (bisa symlink daripada duplikat file):
mkdir -p ~/.config/yaps2
ln -s /roms/bios ~/.config/yaps2/bios
Langkah 7: Buat Script Launcher
(Supaya Muncul Ikon di Menu "Ports")
Kebanyakan ArkOS/dArkOS sudah punya sistem
"Ports" bawaan di EmulationStation — folder
/roms/ports/ otomatis discan, dan setiap file .sh di
dalamnya muncul sebagai entri sendiri dengan ikon di
menu. Ini cara paling gampang untuk pemula
dibanding bikin sistem custom baru.
Buat file /roms/ports/[Link] :
#!/bin/bash
DIR="/roms/ports/yaps2"
export
LD_LIBRARY_PATH="$DIR:$LD_LIBRARY_PATH"
export SDL_VIDEODRIVER=kmsdrm
cd "$DIR"
if [ -z "$1" ]; then
# Buka YAPS2 tanpa game (masuk ke
menu/browser bawaan yaps2)
./yaps2-sdl --fullscreen
else
# Dipanggil dengan path game sebagai
argumen
./yaps2-sdl --fullscreen "$1"
fi
Beri izin eksekusi:
chmod +x /roms/ports/[Link]
Kasih Ikon/Box Art
Supaya entri "YAPS2" di menu Ports punya gambar
(bukan cuma teks polos), taruh gambar box-art dengan
nama file sama persis dengan script, di folder gambar
yang dipakai ArkOS untuk Ports (biasanya
/roms/ports/images/ atau
/roms/downloaded_media/ports/ , cek dengan find
/roms -iname "*ports*images*" -o -iname
"*media*ports*" di perangkatmu untuk memastikan
lokasi persisnya):
[Link] (atau [Link] tergantung
skema penamaan tema)
Ukuran disarankan sekitar 400×225px (rasio 16:9),
format PNG transparan kalau temanya mendukung.
Langkah 8 (Opsional/Lanjutan):
Sistem "PlayStation 2" Sendiri, Bukan
di Dalam Ports
Kalau kamu mau tile khusus "PlayStation 2" di carousel
utama (bukan menempel di dalam menu Ports), perlu
edit es_systems.cfg — tapi ini lebih berisiko karena
file ini bisa ter-overwrite saat update ArkOS di masa
depan.
Cari file konfigurasi custom yang aman diedit
(biasanya /roms/es_systems.cfg , kalau belum ada,
salin dari /etc/emulationstation/es_systems.cfg ),
tambahkan:
<system>
<name>ps2</name>
<fullname>PlayStation 2</fullname>
<path>/roms/ps2</path>
<extension>.iso .ISO .chd .CHD .bin .BIN
.cue .CUE</extension>
<command>/roms/ports/[Link] %ROM%
</command>
<platform>ps2</platform>
<theme>ps2</theme>
</system>
Ikon/logo sistem ini bergantung pada tema
EmulationStation yang aktif di perangkatmu — cek
apakah tema kamu (mis. Art Book Next, Nsphere, dsb)
sudah punya folder ps2 di dalamnya ( find / -type
d -iname "ps2" 2>/dev/null | grep theme ). Kalau
belum ada, sistem akan tetap muncul tapi pakai
ikon/logo generik/default dari tema tersebut — bukan
error, cuma tidak ada logo custom.
Langkah 9: Restart EmulationStation
Dari menu: Start → Quit → Restart EmulationStation,
atau reboot penuh perangkat.
Langkah 10: Uji Coba
1. Masuk ke menu Ports (atau tile PlayStation 2
kalau pakai Langkah 8).
2. Pilih YAPS2.
3. Kalau lewat Ports tanpa argumen game, biasanya
YAPS2 akan buka browser filenya sendiri —
arahkan ke /roms/ps2/ .
4. Jalankan game, cek FPS di overlay (biasanya bisa
diaktifkan di menu YAPS2).
🔧 Troubleshooting Cepat
Kemungkinan
Gejala Solusi
Penyebab
Salah nama
Pastikan pakai
No such file binary
nama file asli hasil
or directory ( yaps2 vs
ekstrak
yaps2-sdl )
[Link].0 Library belum Salin manual + set
=> not found ada di sistem LD_LIBRARY_PATH
Binary pakai
Illegal Compile ulang dari
instruksi LSE,
instruction source dengan -
CPU tidak
(core dumped) march=armv8-a
dukung
Kemungkinan
Gejala Solusi
Penyebab
Nama file
Samakan nama
Ikon tidak muncul gambar tidak
persis, cek folder
di Ports cocok
media yang benar
dengan script
Coba EE Cycle Rate
underclock (-1/-2),
Cycle Skipping
Ekspektasi
Game jalan tapi ringan, resolusi
normal untuk
sangat lambat internal 1x native,
RK3326
ZRAM aktif,
governor CPU
"performance"
Cek ulang tag
EmulationStation
<system> tertutup
tidak mau start Ada typo
dengan benar, atau
setelah edit XML
kembalikan dari
es_systems.cfg
backup
Catatan Penting
Nama file rilis ( sha-XXXXXXX ) berubah tiap nightly
build — selalu cek link rilis terbaru, jangan
hardcode dari tutorial manapun (termasuk ini).
Simpan salinan es_systems.cfg asli sebelum
mengedit, untuk jaga-jaga.
Kalau ada error spesifik yang tidak masuk ke
daftar di atas, salin pesan errornya persis untuk
didiagnosis lebih lanjut.