0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
0 tayangan10 halaman

Sigma

Dokumen ini membahas tentang larutan asam, basa, dan garam, serta interaksi makhluk hidup dalam ekosistem yang meliputi komponen biotik dan abiotik. Selain itu, dijelaskan juga tentang simbiosis, rantai makanan, jaring makanan, dan klasifikasi makhluk hidup berdasarkan kingdom. Informasi ini memberikan pemahaman tentang fungsi dan hubungan antar organisme serta lingkungan mereka.
Hak Cipta
© All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai DOCX, PDF, TXT atau baca online di Scribd
0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
0 tayangan10 halaman

Sigma

Dokumen ini membahas tentang larutan asam, basa, dan garam, serta interaksi makhluk hidup dalam ekosistem yang meliputi komponen biotik dan abiotik. Selain itu, dijelaskan juga tentang simbiosis, rantai makanan, jaring makanan, dan klasifikasi makhluk hidup berdasarkan kingdom. Informasi ini memberikan pemahaman tentang fungsi dan hubungan antar organisme serta lingkungan mereka.
Hak Cipta
© All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai DOCX, PDF, TXT atau baca online di Scribd

Rangkuman ilmu pengetahuan alam

perubahan wujut

Larutan asam,basah dan garam


Larutan Asam
asam adalah zat yang ketika dilarutkan dalam air dapat melepaskan ion H+.
Ciri-ciri larutan asam, yaitu:
 Cenderung memiliki rasa asam.
 pH kurang dari 7.
 Bisa mengubah kertas lakmus biru menjadi merah.
Contoh asam

 Asam askorbat yang terdapat dalam buah-buahan dikenal sebagi vitamin C.


 Asam asetat yang ada dalam cuka dapur.
 Asam klorida yang terdapat dalam asam lambung, pembersih lantai.
 Asam laktat yang ada pada susu asam.
 Asam sulfat yang terdapat dalam aki mobil dan bahan pupuk.

Larutan basah

Basa adalah jenis senyawa yang ketika dilarutkan dalam air dapat melepaskan ion OH atau zat yang dapat
menerima ion H+ yang terdapat dalam larutan.

Ciri-ciri dari larutan basa,

 Terasa agak pahit


 PH > 7

 Bisa mengubah kertas lakmus merah menjadi biru.

Contoh senyawa basah

 Kalsium hidroksida yang dimanfaatkan dalam air kapur dan cat tembok.
 Magnesium hidroksida yang digunakan dalam obat antacid.
 Natrium hidroksida adalah larutan basa yang digunakan dalam sabun dan pembersih.
Larutan Garam
garam merupakan jenis senyawa yang bersifat netral dan tidak tergolong ke dalam zat yang bersifat asam
maupun basa.
Ciri ciri garam
 Tidak mengubah warna kertas lakmus.
 pH=7.
 Bersifat netral.

Interaksi makluk hidup


a. Komponen Biotik
Merupakan bagian hidup dari lingkungan, termasuk semua organisme yang dapat berinteraksi satu sama lain.
Makhluk hidup sebagai komponen biotik terdiri dari individu, populasi dan komunitas.
1) Individu
Bila kita mengamati organisme satu persatu sebagai individu, maka individu ini dapat kita lihat, dihitung,
diukur, dipakai percobaan. Kadang-kadang organisme itu berkelompok menjadi satu sehingga keseluruhannya
terlihat sebagai individu. Misalnya binatang karang, rumpun bambu dan lain-lain.

2) Populasi Populasi adalah kumpulan individu yang hidup di suatu tempat pada suatu waktu tertentu.
Spesies adalah kelompok organisme yang mampu berbiak
silang sesamanya dan menghasilkan keturunan yang fertil
(pada kondisi alami). Populasi berhubungan dengan jenis
individu, waktu dan tempat. Kepadatan populasi artinya
individu-individu dihubungkan dengan ruang yang ditempati,
Misalnya, sekelompok Flamingo berjumlah 20 ekor, dapat
dikatakan populasi flamingo.

3) Komunitas Kelompok organisme yang hidup bersama-sama


terdiri dari bermacam-macam populasi disebut komunitas.
Suatu komunitas biotik terdiri dari tumbuh-tumbuhan, hewan
dan manusia. Contoh dalam komunita sawah terdapat populasi
padi, populasi burung, populasi tikus.

Setiap makhluk hidup mempunyai fungsi dan tugas yang berbeda dalam lingkungannya. Secara garis
besar jabatan atau fungsi organisme dalam suatu komunitas dibedakan menjadi 4 kelompok, yaitu produsen,
konsumen, pengurai, dan detritivor.
1) Produsen atau penghasil terdiri atas organisme autotrof, yaitu organisme yang dapat mensintesis
(membuat) makanan sendiri. Organisme autotrof menyusun senyawa organik dari senyawa anorganik
melalui fotosintes atau kemosintesis. Organisme autotrof biasanya adalah tumbuhan berklorofil,
beberapa jenis bakteri dan ganggang biru.

2) Konsumen terdiri atas organisme heterotrof, yaitu organisme yang menggunakan senyawa organik
yang dihasilkan oleh produsen. Termasuk ke dalam konsumen adalah hewan dan manusia. Konsumen
dapat dibedakan menjadi 3 jenis yaitu:
 Konsumen 1: organisme yang mengkonsumsi produsen yang merupakan hewan herbivora contohnya
adalah kelinci, tikus, burung pemakan biji, sapi, kambing, dll
 Konsumen 2: organisme/ hewan pemakan produsen dan konsumen 1 contohnya adalah, rubah, ayam,
anjing dll
 Konsumen 3: organisme yang memakan konsumen 2 contohnya ular, elang, singa, harimau, manusia.
3) Pengurai disebut juga perombak atau dekomposer, adalah organisme heterotrof yang menguraikan
produsen dan konsumen yang sudah mati. penguraiannya materi organik yang kompleks akan diubah
menjadi materi yang lebih sederhana dan akhirnya menjadi mineral-mineral yang dimanfaatkan kembali
oleh produsen. Pengurai umumnya berupa mikroorganisme seperti bakteri dan jamur. Selain pengurai
ada kelompok mikroorganime yang termasuk detritivor.
4) Detritivor adalah organisme yang memakan bahan organik (sampah-serasah) menjadi partikel-partikel
yang lebih kecil (detritus), misalnya cacing tanah, serangga tanah, siput, keluwing dan teripang.

b. Komponen Abiotik
Abiotik merupakan komponen fisik atau bagian yang tidak hidup dari lingkungan. Kemampuan organisme
untuk hidup dan berkembang biak tergantung pada faktor fisika dan kimia lingkungannya. Misalnya air, tanah,
suhu, cahaya, udara, tekanan udara, topografi, tekanan udara.
1) Air diperlukan oleh tumbuhan untuk fotosintesis. Selain itu, juga air berguna untuk melarutkan mineral
dalam tanah sehingga mudah diserap oleh akar tumbuhan, dan menjaga kesegaran tumbuhan. Bagi
hewan darat air berguna untuk minum, bagi hewan air untuk melarutkan oksigen. Sebagian besar
tubuh mahluk hidup terdiri dari air dan setiap hari membutuhkan air. Sedangkan air berfungsi:
 Sebagai pelarut zat yang diperlukan tubuh
 Sebagai alat transpor zat dalam tubuh
 Mengatur suhu tubuh
 Tempat bereaksinya zat dalam tubuh.
2) Tanah selain berfungsi sebagai tempat berpijaknya makhluk hidup juga bertindak sebagai substrat atau
tempat hidup organisme. Tanah juga menyediakan kebutuhan makhluk hidup seperti unsur hara dan
mineral. Suatu jenis individu mungkin tidak cocok hidup di sembarang tanah, sebab tanah yang
berbeda mungkin memiliki pH yang berbeda, kelembapan yang berbeda maupun tingkat kesuburan
yang berbeda.
3) Suhu Makhluk hidup dapat hidup dengan suhu tertentu, yaitu:
 Suhu maksimum: suhu yg paling tinggi yang masih memungkinkan untuk hidup
 Suhu optimum: suhu yang paling baik untuk hidup
 Suhu minimum: suhu yg paling rendah yg masih memungkinkan untuk hidup.
4) Cahaya matahari, merupakan sumber energi di bumi. Semua mahluk hidup baik langsung maupun tak
langsung energinya berasal dari matahari. Cahaya matahari merupakan komponen abiotik yang
berfungsi sebagai energi primer bagi ekosistem. Sebagai sumber energi utama, cahaya penting untuk
proses fotosintesis.
5) Udara Komponen udara yang terpenting adalah O2 (Oksigen) untuk proses pembakaran zat dalam
tubuh, sedangkan CO2 (karbon dioksida) bahan mentah dalam proses asimilasi.
6) Tekanan udara Faktor ini tidak berpengaruh secara langsung pada mahluk hidup, karena makhluk
hidup dapat menyesuaikan diri.
7) Iklim merupakan komponen abiotik yang terbentuk sebagai hasil interaksi berbagai komponen abiotik
lainnya, seperti kelembaban udara, suhu dan curah hujan. Iklim sangat memengaruhi kesuburan tanah,
tetapi kesuburan tanah tidak berpengaruh terhadap iklim.
Simbiosis
Simbiosis adalah Simbiosis adalah hubungan erat antara dua organisme dan spesies yang berbeda yang
hidup bersama di suatu daerah.
Predasi adalah hubungan antara pemangsa (predator) dengan mangsa.
1) Kompetisi Kompetisi adalah bentuk hubungan antara spesies yang satu dengan yang lain jika terjadi
persaingan di antara mereka. Persaingan dapat terjadi karena faktor makanan, tempat hidup, atau
pasangan hidup. Contohnya antara lain:

 Kompetisi antara singa dan macan dalam usaha memenuhi kebutuhan makan.

 Kompetisi antara tanaman jagung dengan rumput dalam memenuhi unsur hara dalam tanah.
a) Simbiosis mutualisme, jika kedua organisme mendapatkan keuntungan dari hubungan tersebut.
Contoh:

 Simbiosis antara Iebah dengan tanaman berbunga. Lebah mendapatkan makanan berup nektar,
sebaliknya lebah membantu penyerbukan.
 Simbiosis antara kerbau dan burung jalak, kerbau mendapat keuntungan dari burung jalak karena

memakan kutunya sedangkan burung jalak mendapatkan makanan dari kutu badak

 Simbiosis antara rayap dengan sejenis Flagellata yang hidup di dalam usus rayap. Flagellata yang
hidup dalam usus rayap membantu pencernaan selulosa, dalam rangka memenuhi kebutuhan
makannya.
b) Simbiosis komensalisme, jika salah satu organisme mendapat keuntungan, sedang organisme yang
lain tidak dirugikan. Contoh:

 Simbiosis antara ikan remora dengan ikan hiu. Ikan remora mendapatkan sisa-sisa makanan dan ikan
hiu.

 Simbiosis antara tanaman epifit dengan tumbuhan bertajuk tinggi. Tumbuhan menyediakan medium
tumbuh atau tempat menempel bagi tanaman epifit.

 Simbiosis antara ikan badut dengan anemon laut. Anemon laut menyediakan persembunyian atau
perangkap makanan bagi ikan badut.
c) Simbiosis parasitisme, jika salah satu organisme mendapat keuntungan, sedang organisme yang lain
dirugikan. Organisme yang mendapat keuntungan dinamakan parasit, sedang yang mendapat kerugian
dinamakan inang atau hospes. Organisme parasit mendapat keuntungan karena mendapat zat-zat
makanan dan tubuh inang.:

 Kutu rambut pada kepala manusia (ektoparasit). Manusia dirugikan karena kepala menjadi gatal dan
kotor, tetapi kutu diuntungkan karena mendapatkan makanan

 Lalat buah dan buah pisang, lalat mendapat makanan tetapi buah pisang menjadi rusak
Rantai makanan dan jaring makanan
Rantai makanan Hubungan antar faktor biotik yang menyusun rantai makanan dengan faktor abiotik
(lingkungan) dapat terjadi secara langsung maupun tidak langsung.
Jaring-jaring makanan adalah sekumpulan rantai makanan yang saling berhubungan satu sama lain
Piramida makanan
Piramida makanan yaitu tingkatan organisasi makhluk hidup yang didasarkan atas hubungan makan
memakan. Semakin rendah tingkat trofiknya, semakin besar kandungan energi atau biomassanya.
Menurut fungsinya, piramida ekologi terbagi menjadi beberapa macam yaitu piramida jumlah, piramida energi,
dan piramida biomassa.
Klasifikasi makluk hidup
Ciri ciri kingdom
Monera
- -bersifat prokariotik
- -uniseluler
Protista
- -Bersifat eukariotik
- -Uniseluler dan multiseluler
Fungi
- -eukariotik
- -uniseluler dan multiseluler
- -tubuhnya terdiri dari hifa/berupa benang
- -heterotof
Plantae
- Eukariotik
- Multisesuler
- Autotrof
Animalia
- Eukariotik
- Multisesuler
- heterotof
Ciri ciri makluk hidup
- Bernafas
- Bergerak
- Membutuhkan makanan
- Bereaksi pada rangsangan
- tumbuh dan berkembang
- Berkembang biak
- Mengeluarkan zat sisa
Klasifikasi kingdom
- monera
- Protista
- fungi
- Plantae
- Animalia
Sel dan jaringan
fungsinya mengatur semua aktifitas sel
berfungsi memberi bentuk tubuh

sitospasma
berfungsi tempat berlangsungnya reaksi kimia

RE kasar berfungsi membuat protein


RE halus berfungsi metabolisme

badan golgi berfungsi sebagai


berfuni sebagai tempat sintetis

Fungsi lisosom pada sel hewan adalah sebagai organ


pencernaan pada sel hewan.

Mitokandriat
kloroplas

Anda mungkin juga menyukai