0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
0 tayangan30 halaman

Modul Offering Help New

Dokumen ini adalah rencana pembelajaran untuk mata pelajaran Bahasa Inggris di SMA Negeri 1 Alahan Panjang, yang berfokus pada materi Offering Help/Service selama tahun pelajaran 2025-2026. Peserta didik diharapkan dapat memahami dan mempraktikkan ungkapan menawarkan bantuan dalam konteks sosial yang relevan, serta mengembangkan keterampilan komunikasi dalam bahasa Inggris. Rencana ini juga mencakup integrasi dengan disiplin ilmu lain seperti Sosiologi, PAI, dan PKn untuk memperkuat nilai-nilai sosial dan kewarganegaraan.

Diunggah oleh

vionabella015
Hak Cipta
© All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai DOCX, PDF, TXT atau baca online di Scribd
0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
0 tayangan30 halaman

Modul Offering Help New

Dokumen ini adalah rencana pembelajaran untuk mata pelajaran Bahasa Inggris di SMA Negeri 1 Alahan Panjang, yang berfokus pada materi Offering Help/Service selama tahun pelajaran 2025-2026. Peserta didik diharapkan dapat memahami dan mempraktikkan ungkapan menawarkan bantuan dalam konteks sosial yang relevan, serta mengembangkan keterampilan komunikasi dalam bahasa Inggris. Rencana ini juga mencakup integrasi dengan disiplin ilmu lain seperti Sosiologi, PAI, dan PKn untuk memperkuat nilai-nilai sosial dan kewarganegaraan.

Diunggah oleh

vionabella015
Hak Cipta
© All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai DOCX, PDF, TXT atau baca online di Scribd

RENCANA PEMBELAJARAN MENDALAM DEEP LEARNING

NAMA : MAITRIS SUHARTI,[Link]


MATA PELAJARAN : BAHASA INGGRIS
SATUAN PENDIDIKAN
: SMA NEGERI 1 ALAHAN PANJANG
TAHUN PELAJARAN
: 2025-2026
JENJANG SEKOLAH
: SMA
KELAS / FASE/ SEM
: XII / F / 1
MATERI POKOK
: Offering Help/Service
ALOKASI WAKTU
: 12x 45 menit (4 X PERTEMUAN)

IDENTIFIKASI
Peserta Didik
A. Identifikasi Kesiapan Peserta Didik
Peserta didik kelas XII SMA berada pada tahap perkembangan
remaja akhir yang telah memiliki kemampuan berpikir abstrak,
kritis, dan mampu menghubungkan materi pembelajaran
dengan kehidupan nyata. Peserta didik memiliki pengalaman
belajar Bahasa Inggris sejak jenjang sebelumnya sehingga telah
mengenal berbagai ungkapan komunikasi sederhana, termasuk
ungkapan meminta dan memberikan [Link]
pembelajaran, peserta didik memiliki kemampuan yang
beragam (heterogen), baik dari segi kemampuan akademik
maupun gaya belajar. Sebagian peserta didik lebih mudah
memahami materi melalui media visual seperti video dan
gambar, sebagian melalui penjelasan lisan, sedangkan peserta
didik lainnya lebih menyukai praktik langsung melalui diskusi
dan role [Link] tersebut menjadi dasar dalam
pemilihan strategi pembelajaran yang berpusat pada peserta
didik (student-centered learning), sehingga setiap peserta didik
memperoleh kesempatan yang sama untuk aktif berpartisipasi
dalam proses pembelajaran.

1. Pengetahuan awal

Memahami dasar interaksi sosial dan penggunaan modal verbs


sederhana.

2. Minat

Ketertarikan pada komunikasi praktis, simulasi dunia


kerja, dan pemecahan masalah komunikasi
3. Latar belakang

● Peserta didik berasal dari lingkungan yang sering


menjumpai orang oangyang memerlukan bantuann

● Sebagian peserta didik pernah melihat langsung oang


orangyang mempunyai masalah

4. Kebutuhan belajar

Penjelasan konkret, simulasi interaktif, dan penggunaan media


visual (video/animasi Semua murid reguler dengan kemampuan
rendah, sedang, tinggi, dan gaya belajar kinestetik, audio, dan
visual.

Identifikasi Materi Pelajaran

1. Jenis Pengetahuan yang Dicapai:

o Pengetahuan Faktual:

▪ Offering Help adalah ungkapan yang


digunakan untuk menawarkan bantuan
kepada orang lain.

▪ Unsur kebahasaan Offering Help:

Penggunaan modal verbs (can, could, may,


might, would, shall), simple present tense,
dan ungkapan sopan (polite expressions).

o Pengetahuan Konseptual:

▪ Perbedaan antara offering help formal dan


informal.

▪ Struktur kalimat untuk menawarkan


bantuan

(e.g., "May I help you?", "Can I do anything


for you?", "What can I do for you?").

▪ Fungsi sosial dari ungkapan Offering Help.

o Pengetahuan Prosedural:

▪ Prosedur atau langkah-langkah dalam


menyusun dialog/teks menawarkan
bantuan secara sistematis: mengidentifikasi
situasi, memilih ungkapan yang tepat,
menyusun kalimat.

▪ Menyusun kalimat menggunakan modal


verbs dan simple present tense.

▪ Mengembangkan dialog/teks sesuai


konteks.

▪ Menulis dan mempraktekkan dialog/teks


berdasarkan struktur dan unsur kebahasaan
yang telah dipelajari.

Pengetahuan Metakognitif:

▪ Semua murid menyadari gaya belajar


mereka dan memilih strategi belajar yang
paling efektif.

▪ Semua murid merefleksikan kekuatan serta


kelemahan dalam dialog/tulisan mereka.

▪ Semua murid mengevaluasi pemahaman


diri terhadap struktur dan unsur
kebahasaan Offering Help.

▪ Semua murid melakukan perbaikan yang


diperlukan.

2. Relevansi dengan Kehidupan Nyata Peserta Didik:

o Kontekstual: Dalam kehidupan sehari-hari, siswa


sering menawarkan atau menerima bantuan dari
teman, keluarga, guru, dan orang lain. Dengan
belajar tentang Offering Help, Semua murid dapat
merefleksikan dan mempraktikkan ungkapan
tersebut dalam komunikasi yang runtut dan
bermakna.

o Aplikatif: Kemampuan menggunakan Offering Help


memiliki aplikasi nyata dalam kehidupan peserta
didik, seperti membantu teman yang kesulitan,
menawarkan bantuan dalam kegiatan sosial, atau
berinteraksi dalam situasi sehari-hari.

o Sosial: Semua murid belajar bagaimana


menyampaikan tawaran bantuan kepada orang lain
secara sopan, tulus, dan efektif. Semua murid
belajar menghargai bantuan orang lain,
meningkatkan empati, serta memperkuat hubungan
sosial di lingkungan sekolah dan masyarakat.

3. Tingkat Kesulitan:

o Mudah: Semua murid mengidentifikasi fungsi sosial,


ciri-ciri, dan ungkapan dalam Offering Help.

o Sedang: Semua murid menemukan ide pokok,


informasi umum, dan informasi rinci dari
dialog/teks.

o Semua murid menyusun kalimat dan dialog


sederhana berdasarkan situasi yang diberikan
dengan memperhatikan ungkapan dan penggunaan
tata bahasa yang tepat.

o Sulit: Semua murid membuat dialog/teks Offering


Help yang lengkap dan utuh secara mandiri, dengan
memperhatikan konteks, unsur kebahasaan, dan
fungsi sosial.

Dimensi Profil Lulusan (DPL):

● Keimanan dan Ketaqwaan terhadap Tuhan YME: Semua


murid merefleksikan sikap saling membantu dan peduli
sesama sebagai bentuk nilai keimanan.

● Penalaran Kritis: Semua murid menganalisis situasi untuk


menentukan jenis bantuan yang tepat dan cara
menawarkannya.

● Kewarganegaraan: Semua murid dapat menawarkan


bantuan dalam kegiatan sosial dan memiliki rasa kepedulian
terhadap sesama.

● Kreativitas: Semua murid menyampaikan tawaran bantuan


secara unik dan menarik dalam berbagai skenario.

● Kolaborasi: Semua murid berdiskusi, saling memberi


masukan terhadap dialog teman, serta bekerja dalam
kelompok saat menganalisis contoh dialog Offering Help.

● Kemandirian: Semua murid menulis dialog Offering Help


secara mandiri dan merevisi berdasarkan masukan.
● Kesehatan: Semua murid bisa menulis tentang menawarkan
bantuan terkait menjaga kesehatan fisik dan mental.

● Komunikasi: Kegiatan mendengar, membaca, menulis, dan


berbicara dalam menyampaikan Offering Help baik lisan
maupun tulisan memperkuat kemampuan komunikasi
Semua murid.

Topik Pelajaran Offering Help in daily life situations

Dimensi profil lululsan Dimensi Profil Lulusan (DPL):


(DPL)
● Keimanan dan Ketaqwaan terhadap Tuhan YME: Semua
murid merefleksikan sikap saling membantu dan peduli
sesama sebagai bentuk nilai keimanan.

● Penalaran Kritis: Semua murid menganalisis situasi untuk


menentukan jenis bantuan yang tepat dan cara
menawarkannya.

● Kewarganegaraan: Semua murid dapat menawarkan


bantuan dalam kegiatan sosial dan memiliki rasa kepedulian
terhadap sesama.

● Kreativitas: Semua murid menyampaikan tawaran bantuan


secara unik dan menarik dalam berbagai skenario.

● Kolaborasi: Semua murid berdiskusi, saling memberi


masukan terhadap dialog teman, serta bekerja dalam
kelompok saat menganalisis contoh dialog Offering Help.

● Kemandirian: Semua murid menulis dialog Offering Help


secara mandiri dan merevisi berdasarkan masukan.

● Kesehatan: Semua murid bisa menulis tentang menawarkan


bantuan terkait menjaga kesehatan fisik dan mental.

● Komunikasi: Kegiatan mendengar, membaca, menulis, dan


berbicara dalam menyampaikan Offering Help baik lisan
maupun tulisan memperkuat kemampuan komunikasi
Semua murid.
Capaian pembelajaran Peserta didik menggunakan bahasa Inggris untuk
berkomunikasi dengan guru, teman sebaya dan orang
lain dalam berbagai macam situasi dan tujuan. Peserta
didik menggunakan dan merespons pertanyaan terbuka
dan menggunakan strategi untuk memulai,
mempertahankan dan menyimpulkan percakapan dan
diskusi. Peserta didik memahami dan mengidentifikasi
ide utama dan detail relevan dari teks lisan dalam diskusi
atau presentasi mengenai berbagai macam topik. Peserta
didik menggunakan bahasa Inggris untuk menyampaikan
opini terhadap isu sosial dan untuk membahas minat,
perilaku dan nilai-nilai lintas konteks budaya yang dekat
dengan kehidupan mereka. Peserta didik memberikan
dan mempertahankan pendapatnya, membuat
perbandingan dan mengevaluasi perspektifnya. Peserta
didik menggunakan strategi koreksi dan perbaikan diri,
dan menggunakan elemen non-verbal (gestur, kecepatan
bicara dan/atau nada suara) untuk dapat
memperkuat/mendukung pesan/informasi/pendapat yang
ingin disampaikan.
A. MEMBACA & MEMIRSA

Pada akhir Fase F, peserta didik membaca dan merespons


berbagai jenis teks secara mandiri. Peserta didik membaca
untuk mempelajari sesuatu dan membaca untuk hiburan.
Peserta didik mencari, membuat sintesis dan mengevaluasi
detil spesifik dan inti dari berbagai jenis teks. Teks ini
dapat berbentuk cetak atau digital, termasuk di antaranya
teks visual, multimodal atau interaktif. Peserta didik
menunjukkan pemahaman terhadap ide pokok, isu-isu atau
pengembangan plot dalam berbagai jenis teks. Peserta
didik mengidentifikasi tujuan penulis dan melakukan
inferensi untuk memahami informasi tersirat dalam teks.

B. MENULIS & MEMPRESENTASIKAN


Pada akhir Fase F, peserta didik menulis berbagai jenis
teks fiksi dan faktual (non-fiksi) secara mandiri,
menunjukkan pemahaman mereka terhadap tujuan dan
target pembaca/pemirsa. Peserta didik merencanakan,
menuliskan, mengulas dan merevisi teks dengan
menunjukkan strategi koreksi diri dalam kaidah menulis.
Peserta didik menyampaikan ide kompleks dan
menggunakan berbagai kosakata dan tata bahasa yang
beragam dalam tulisannya. Peserta didik menyajikan
informasi menggunakan berbagai moda presentasi dalam
bentuk cetak dan digital untuk menyesuaikan dengan
pemirsa dan untuk mencapai tujuan yang berbeda-beda.

Lintas disiplin ilmu Lintas Disiplin Ilmu :


Sosiologi, PAI dan PKn
1. Integrasi dengan Sosiologi
Tema Hubungan: Interaksi Sosial dan Solidaritas Kelompok
Dalam Sosiologi, menawarkan bantuan adalah bentuk nyata
dari interaksi sosial positif (asosiatif) yang membangun
integrasi dan mencegah konflik.

● Konsep Sosiologi: Tindakan Sosial, Interaksi Sosial, dan


Solidaritas Sosial (Émile Durkheim).

● Aplikasi Materi "Offering Help":

o Analisis Konteks Sosial: Siswa mempelajari


bagaimana menawarkan bantuan secara formal
("Would you like some assistance?") vs.
informal ("Need a hand?") berdasarkan status
sosial, usia, dan hubungan antar-individu di
masyarakat.
o Solidaritas Mekanis & Organis: Menawarkan
bantuan di desa (gotong royong spontan)
berbeda dengan di kota (profesional/relawan
terorganisir). Siswa mempraktikkan ekspresi
yang tepat untuk kedua situasi tersebut.

● Contoh Tugas/Proyek: Siswa melakukan role-play


menawarkan bantuan kepada kelompok rentan di
masyarakat (lansia, penyandang disabilitas)
menggunakan Bahasa Inggris, lalu menganalisis
dampak interaksi tersebut terhadap keharmonisan
sosial.

2. Integrasi dengan PAI (Pendidikan Agama Islam)


Tema Hubungan: Ta'awun (Tolong-Menolong) dan
Kepedulian Sesama
Dalam PAI, menawarkan bantuan adalah cerminan dari
konsep Ta'awun (saling menolong dalam kebaikan) dan
perwujudan karakter Akhlakul Karimah (akhlak terpuji).

● Konsep PAI: QS. Al-Maidah ayat 2 ("Dan tolong-


menolonglah kamu dalam kebaikan dan takwa...") dan
konsep Hablum minannas (hubungan baik antar-
manusia).

● Aplikasi Materi "Offering Help":

o Keikhlasan dalam Bahasa: Menawarkan


bantuan dalam Islam harus didasari keikhlasan.
Dalam Bahasa Inggris, ini tercermin dari
intonasi dan pilihan kata yang tulus, bukan
memaksa atau merendahkan orang yang
dibantu.
o Etika Menerima/Menolak Bantuan: Bagaimana
merespons tawaran bantuan dengan sopan
(Accepting & Declining Help) diajarkan sebagai
bentuk rasa syukur (Syukur) dan menghargai
niat baik orang lain.

● Contoh Tugas/Proyek: Siswa membuat dialog


"Offering Help" yang berlatar belakang situasi islami
(misalnya: menawarkan bantuan kepada takmir
masjid, membantu teman yang sedang berpuasa, atau
menggalang dana sosial) dan mengaitkannya dengan
dalil Ta'awun.

3. Integrasi dengan PKn (Pendidikan Pancasila dan


Kewarganegaraan)
Tema Hubungan: Gotong Royong dan Hak Asasi Manusia
(HAM)
Dalam PKn, menawarkan bantuan adalah implementasi
langsung dari Nilai Pancasila (khususnya Sila ke-2 dan Sila ke-
5) serta perwujudan warga negara yang bertanggung jawab
(good citizenship).

● Konsep PKn: Gotong Royong, Kemanusiaan yang Adil


dan Beradab, serta hak dan kewajiban warga negara
untuk saling melindungi.

● Aplikasi Materi "Offering Help":

o Global Citizenship (Warga Dunia):


Menawarkan bantuan dalam skala
internasional, seperti bantuan kemanusiaan
untuk korban bencana alam di luar negeri
menggunakan Bahasa Inggris sebagai bahasa
pengantar.
o Sikap Demokratis: Mempelajari bahwa
menawarkan bantuan harus menghargai hak
asasi orang lain—jika orang tersebut menolak
(declining help), kita harus menghormati
keputusannya tanpa merasa tersinggung.

● Contoh Tugas/Proyek: Siswa membuat simulasi atau


video pendek (misalnya kampanye Social Movement)
tentang cara menawarkan bantuan kepada masyarakat
yang terkena dampak bencana alam atau ketimpangan
sosial, mengaitkannya dengan nilai gotong royong
Pancasila.

Tujuan pembelajaran

Peta Konsep
Offering Help / Service


Social Function


Expressions of Offering Help
(Formal and Informal Expressions)


Accepting and Declining Help


Modal Verbs
(Can, Could, May, Would, Shall)


Dialogue Construction


Role Play / Presentation

Tujuan Pembelajaran :

● Peserta didik mampu mengidentifikasi fungsi sosial dan


struktur teks penawaran jasa melalui pengamatan video
dan diskusi.

● Peserta didik mampu menganalisis unsur kebahasaan


(modal auxiliaries) dalam konteks penawaran jasa secara
kritis.

● Peserta didik mampu menyusun draf dialog penawaran jasa


berdasarkan situasi nyata.

● Peserta didik mampu mempresentasikan/mempraktikkan


dialog penawaran jasa dengan pelafalan dan sikap yang
santun

Indikator Ketercapaian Tujuan Pembelajaran

Setelah mengikuti pembelajaran, peserta didik diharapkan mampu:

1. Mengidentifikasi fungsi sosial ungkapan Offering Help


dengan benar.

2. Mengidentifikasi ungkapan Offering Help dalam situasi


formal maupun informal.

3. Menentukan respons yang tepat untuk menerima


(Accepting Help) maupun menolak (Declining Help)
bantuan.

4. Menggunakan modal verbs (can, could, may, would, shall)


secara tepat dalam kalimat Offering Help.

5. Menyusun dialog sederhana tentang Offering Help sesuai


konteks.

6. Mempraktikkan dialog Offering Help dengan pelafalan,


intonasi, dan ekspresi yang tepat.

Materi pembelajaran What is Offering Help/Service?

Offering Help adalah ungkapan yang digunakan untuk menawarkan


bantuan atau jasa kepada orang lain yang sedang membutuhkan.

● Fungsi Sosial: Untuk membantu interaksi interpersonal


antara manusia, mempererat hubungan sosial,
menunjukkan rasa kepedulian (empathy), serta
membangun kerja sama yang harmonis di lingkungan
sekolah maupun masyarakat.

● Hubungan Nyata (Karakter Ta'awun & Gotong Royong):


Menolong sesama bukan sekadar materi bahasa Inggris,
melainkan cerminan dari budaya Gotong Royong
(Pancasila) dan konsep Ta'awun (saling menolong dalam
kebaikan).

Ungkapan Offering Help dan Responsnya

Declining /
Accepting
Offering Help Refusing
Tingkat Help
(Menawarkan Help
Formalitas (Menerima
Bantuan) (Menolak
Bantuan)
Bantuan)
* May I assist
you with...? * Yes, * No, thank
please. I you.
really
appreciate
Formal / Polite your help.
* Would you
like me to help * That’s
you...? very kind of
you, but I
(Digunakan * That think I can
untuk guru, would be manage.
orang tua, great, thank
* Should I get you.
orang asing,
it for you?
atau situasi
kerja) * Thank
you, but
* That is please don't
* Do you need very kind of trouble
any assistance, you. yourself.
sir/madam?

* Yes,
* No,
* Can I help please!
thanks.
you with that?

Informal / * That
* It's okay,
Casual * Can I lend would be
I can do it
you a hand? awesome!
myself.

(Digunakan
untuk teman * Do you want * Thanks a
* Don't
sebaya, me to help lot!
worry, I've
sahabat, atau you?
got this.
adik)

* Oh,
* Need a cheers!
* I’m fine,
hand? You're a
thank you.
lifesaver.

Offering Help merupakan ungkapan yang digunakan untuk


menawarkan bantuan kepada orang lain. Dalam kehidupan sehari-
hari, kemampuan menawarkan bantuan sangat penting karena
mencerminkan sikap peduli, sopan santun, dan empati terhadap
[Link] Offering Help dapat digunakan dalam situasi
formal maupun informal. Pada situasi formal digunakan ungkapan
yang lebih sopan, misalnya May I assist you? atau Would you like
me to help you? Sedangkan pada situasi informal dapat digunakan
ungkapan seperti Can I help you? atau Need a hand? Respon
terhadap Offering Help dapat berupa menerima bantuan (Accepting
Help) maupun menolak bantuan (Declining Help). Dalam kedua
situasi tersebut, peserta didik diharapkan mampu menggunakan
ungkapan yang santun sesuai konteks komunikasi.

Vocabulary List
Vocabulary Meaning

Assist Membantu

Carry Membawa

Borrow Meminjam

Lend Meminjamkan

Lift Mengangkat

Support Mendukung

Guide Membimbing

Repair Memperbaiki

Fix Memperbaiki

Volunteer Sukarelawan

Offer Menawarkan

Accept Menerima

Decline Menolak

Service Pelayanan

Assistance Bantuan
Grammar Summary

Dalam materi Offering Help, penggunaan Modal Verbs sangat


penting untuk menunjukkan kesopanan ketika menawarkan
bantuan.

Modal Verb Example

Can Can I help you?

Could Could I help you?

May May I assist you?

Would Would you like me to help you?

Shall Shall I carry your bag?

Pola Kalimat

Modal Verb + Subject + Verb 1 + Object + ?

Contoh:

● Can I help you?

● May I carry your books?

● Shall I open the door?

UNSUR KEBAHASAAN (GRAMMAR FOCUS)

Untuk membuat kalimat menawarkan bantuan yang benar, kita


menggunakan kombinasi dari Modal Verbs dan Simple Present
Tense.

A. Penggunaan Modal Verbs

Rumus dasar yang sering digunakan dalam kalimat tanya


(Interrogative) adalah:

$$\text{Modal Verb} + \text{Subject} + \text{Verb 1} + \dots ?$$

● Can / Could: Can I help you? (Casual) atau Could I assist


you? (Lebih sopan).
● May: May I bring your books? (Sangat sopan/Formal).

● Would: Would you like some tea? (Formal/Menawarkan


sesuatu).

● Shall: Shall I close the window for you? (Menawarkan


tindakan spontan).

4. CONTOH DIALOG DALAM BERBAGAI KONTEKS

Konteks 1: Di Sekolah (Formal - Antara Siswa dan Guru)

● Siswa: "Good morning, Mrs. Apri. You look busy with those
test papers. May I assist you to carry them to the teacher's
room?"

● Guru: "That is very kind of you, Aditya. Please put them on


my desk. Thank you."

● Siswa: "You are very welcome, Ma'am."

Konteks 2: Di Kafe/Tempat Umum (Informal - Antara Teman


Sebaya)

● Chelsea: "Oh my god, this math project is driving me crazy! I


don't understand this formula."

● Davina: "Need a hand? I’ve finished that part yesterday. Do


you want me to help you explain it?"

● Chelsea: "That would be awesome! Thanks a lot, Davina!


You're a lifesaver."

Sumber Pembelajaran: Buku paket Bahasa Inggris Kementrian dan


kebudayaan Republik Indonesia Kelas Xii, Internet ,Tiktok buku lain
yang relefan

Praktik pedagogis Praktik Pedagogis:

Strategi pembelajaran Student-centered dengan metode Discovery


Learning (diskusi kelompok kecil, role play, peer review, dan
presentasi).

Kemitraan pembelajaran Kemitraan Pembelajaran:


lingkungan pembelajaran
pemanfaatan digital Semua murid, guru, orang tua, dan pihak lain, seperti guru lintas
mata pelajaran.

Pengalaman belajar

Kegiatan pembelajaran
✔ pentingnya memberikan bantuan dan
menerimanya dengan baik.

✔ Semua murid menyadari pentingnya


memahami ungkapan Offering Help karena
seringkali ditemukan dan diaplikasikan di
kehidupan nyata (e.g., dalam percakapan
sehari-hari, film, dll.).

Bermakna:

✔ Dalam konteks Offering Help, Semua murid


belajar bahwa kemampuan menawarkan
bantuan secara jelas dan sopan akan
membantu mereka dalam banyak situasi
nyata, seperti:

o Berinteraksi sosial dengan lebih baik.

o Menyelesaikan masalah bersama.

o Membangun hubungan yang harmonis

Menggembirakan

✔ Permainan, ice breaking, dan tantangan


memicu dopamine (hormon
kebahagiaan)

KEGIATAN AWAL

Pertemuan 1 (15 menit

Orientasi (Bermakna)

● Guru menyapa murid dengan menugucapkan salam

● Guru beserta murid membuat kesepakatan KLs

● Kegiatan Guru: Guru membuka kelas dengan


menyapa siswa menggunakan ekspresi yang hangat,
lalu memberikan pandangan besar (big picture)
tentang esensi menolong.

● Skrip Guru (Contoh):

"Good morning, everyone! How’s life? Sebelum kita mulai,


Miss mau tanya. Pernah gak kalian melihat teman kalian
mukanya panik karena pulpennya hilang pas mau ujian? Atau
melihat ibu kalian repot bawa belanjaan berat?

Nah, hari ini kita akan belajar 'Offering Help or Service'.


Materi ini penting banget. Kenapa? Karena di dunia nyata,
kemampuan menawarkan bantuan dengan sopan dan tepat
bisa mengubah hari seseorang, bikin kita punya banyak
teman, bahkan nanti di dunia kerja, ini adalah skill pelayanan
nomor satu. Being helpful is a superpower, and today we will
learn how to use it in English!"

Apersepsi (Kontekstual)

Tujuan: Mengaitkan materi dengan pengalaman langsung


atau tren yang sedang dekat dengan kehidupan sehari-hari
siswa.

● Kegiatan Guru: Guru berpura-pura kesusahan


membawa barang atau menampilkan meme/foto
situasi yang relatable di layar (misalnya: foto
seseorang yang kebingungan mencari jalan, atau foto
teman yang sedang stres dengan tumpukan buku).

● Skrip Guru (Contoh):

(Guru sengaja menjatuhkan spidol atau pura-pura kesulitan


membuka laptop/LCD projector) > "Aduh, laptopnya agak
error nih... Eh, kalau di situasi nyata seperti ini, dalam bahasa
Indonesia biasanya apa yang kalian ucapkan ke Miss/Mister?
Pasti bilangnya, 'Ada yang bisa dibantu, Miss?' atau 'Mau
saya ambilkan spidolnya, Sir?', kan?

Nah, kalau situasinya kalian lagi nongkrong di kafe, terus lihat


ada turis asing kebingungan melihat menu, gimana cara
kalian menawarkan bantuan ke mereka supaya kalian gak
terdengar sok tahu atau malah bikin mereka takut? Ada yang
tahu cara bilangnya dalam bahasa Inggris?"
Motivasi (Menggembirakan)

Tujuan: Membakar semangat, memicu hormon dopamin


lewat kompetisi kecil, dan membuat siswa tidak takut
berbicara.

● Kegiatan: "The Secret Helper" Game (Ice Breaking


Singkat) Guru mengajak siswa bermain roleplay kilat
yang interaktif dan kompetitif.

● Skrip Guru (Contoh):

"Biar makin semangat, kita main game cepat ya! Nama game-
nya 'The Secret Helper'.

Sekarang, coba lihat teman sebangku kalian. Bayangkan


mereka adalah seorang selebritas dunia atau karakter anime
favorit mereka yang lagi kesusahan. Tugas kalian dalam
waktu 30 detik: tawarkan bantuan segila dan sekreatif
mungkin dalam bahasa Inggris!

Contohnya: 'Hey Gojo, you look tired. Can I buy you a cup of
boba?' atau 'Hey Jennie Blackpink, may I help you carry your
bag?' > Yuk, mulai dari sekarang! Tiga orang dengan tawaran
bantuan paling kreatif dan bikin ketawa akan dapat reward
stiker poin dari Miss/Mister hari ini. Let's go!"

KEGIATAN INTI :

Pertemuan 1 (90 menit)


Tahap Memahami (mindful, meaningful, joyful)

✔ Semua murid menyimak video

[Link]

[Link]

✔ Semua murid melengkapi kalimat


rumpang yang diambilkan dari video
dengan mendengarkan video secara
seksama.
✔ Semua murid memahami isi dari video
dengan menjawab pertanyaan lisan dari
guru

Prinsip Pembelajaran : Bermakna (meaningful)


Tahap Mengaplikasi (mindful, meaningful, joyful)

✔ Semua murid bertanya jawab dengan


teman sekelas tentang isi video.

✔ Games kosakata terkait kata-kata yang


ditemukan dalam teks lisan (video)

Prinsip pembelajaran: Menggembirakan (joyful)


Tahap Merefleksi (mindful, meaningful, joyful)

Semua murid menjawab beberapa pertanyaan seperti:

a. Bagaimanakah menurutmu
pembelajaran hari ini?

b. Apakah kamu dapat memahami materi


listening dengan baik?

c. Apa kesulitanmu ketika bertanya jawab


dengan teman?

d. Manfaat apa yang kamu rasakan dari


kegiatan belajar hari ini?

e. Apa yang kamu harapkan untuk


pembelajaran selanjutnya?

Pertemuan 2 (3x45 menit)

Guru menyapa peserta didik , mencek kehadiran peserta


didik, sekaligus menanyakan alasan ketidakhadiran peserta
didik minggu lalu dan menginatkan kembali kesepakatan
bagi temannya yang melanggar

Tahap Memahami (mindful, meaningful, joyful)

● Semua murid menyimak video pembelajaran tentang


ungkapan Offering Help. Berikut adalah pilihan video yang
bisa langsung Anda gunakan atau putar di kelas:

● Pilihan Utama (Video Contoh Percakapan):

● [Link]

● Pilihan Alternatif (Video Ungkapan & Respon):

● [Link]

● Semua murid menyimak penjelasan guru terkait materi


Offering Help.

● Semua murid mencatat atau membuat resume tentang


materi.

● Prinsip pembelajaran: Bermakna (meaningful)

Tahap Mengaplikasi (mindful, meaningful, joyful)

● Semua murid melihat gambar situasi, dan menjawab


pertanyaan seputar gambar tentang kemungkinan tawaran
bantuan.

● Semua murid membaca nyaring secara bergantian


dialog/teks tentang Offering Help.

● Semua murid menjawab pertanyaan tentang dialog/teks


(fungsi sosial, struktur, topik, main idea, informasi rinci, dan
makna kata).

● Semua murid berlatih melengkapi kalimat dengan


menggunakan modal

● Semua murid dan guru membahas jawaban bersama-sama.

● Prinsip pembelajaran: Bermakna (meaningful)

Tahap Merefleksi (mindful, meaningful, joyful)

● Semua murid menjawab beberapa pertanyaan seperti:

Bagaimanakah menurutmu pembelajaran hari ini?


Berkesadaran:

✔ Semua murid menyatakan pendapat dan


sarannya tentang suatu permasalahan yang
berhubungan dengan keseharian mereka,
seperti pentingnya saling membantu, cara
meminta bantuan, dll.

o Apakah kamu dapat memahami materi pelajaran


dengan baik?

o Apa kesulitanmu ketika menjawab pertanyaan


tentang teks?

o Manfaat apa yang kamu rasakan dari kegiatan


belajar hari ini?

o Apa yang kamu harapkan untuk pembelajaran


selanjutnya?

Prinsip pembelajaran: Berkesadaran (mindful)

Pertemuan 3 (3x45 menit)

Guru menyapa peserta didik , mencek kehadiran peserta


didik, sekaligus menanyakan alasan ketidakhadiran peserta
didik minggu lalu dan menginatkan kembali kesepakatan
bagi temannya yang melanggar

Tahap Memahami (mindful, meaningful, joyful)

● Semua murid menyimak pembelajaran tentang unsur


kebahasaan dari Offering Help, yaitu tentang Modal Verbs
(can, could, may, might, would, shall) dan polite
expressions.

● Semua murid mendengarkan penjelasan guru tentang


membuat "outline" (kerangka dialog/skenario) untuk
Offering Help

● Semua murid berdiskusi dalam membuat outline dan dialog


lengkap sesuai tema yang dipilih.

● Prinsip pembelajaran: Bermakna (meaningful)

Tahap Mengaplikasi (mindful, meaningful, joyful)


● Semua murid berlatih melengkapi kalimat dengan
menggunakan modal verbs yang tepat.

● Semua murid bekerja berkelompok (4 orang) memilih satu


tema dari beberapa tema yang diberikan oleh guru (e.g.,
offering help at school, offering help at home, offering help
in public places).

● Semua murid berlatih menggunakan polite expressions


dalam dialog rumpang.

● Semua murid dan guru membahas jawaban bersama-sama.

● Semua murid bermain games dari tayangan video (misalnya,


membuat kalimat offering help dari gambar yang
ditampilkan).

● Prinsip pembelajaran: Bermakna (meaningful),


menggembirakan (joyful)

Tahap Merefleksi (mindful, meaningful, joyful)

● Semua murid menjawab beberapa pertanyaan seperti:

o Bagaimanakah menurutmu pembelajaran hari ini?

o Apakah kamu dapat memahami materi pelajaran


dengan baik?

o Apa kesulitanmu ketika melengkapi kalimat?

o Manfaat apa yang kamu rasakan dari kegiatan


belajar hari ini?

o Apa yang kamu harapkan untuk pembelajaran


selanjutnya?

● Prinsip pembelajaran: Berkesadaran (mindful)

Pertemuan 4 (3x45 menit)

Guru menyapa peserta didik , mencek kehadiran peserta


didik, sekaligus menanyakan alasan ketidakhadiran peserta
didik minggu lalu dan menginatkan kembali kesepakatan
bagi temannya yang melanggar

● Fokus: Keterampilan berbicara dan evaluasi menyeluruh.


● Aktivitas Utama:

o Performance: Praktik role-play di depan kelas atau


membuat video simulasi singkat.

o Peer-Assessment: Kelompok lain memberikan


umpan balik menggunakan rubrik yang disediakan.

o Closing: "Tepuk Semangat" dan penguatan.

Kegiatan penutup

Tahap Merefleksi (mindful, meaningful, joyful)

● Semua murid menjawab beberapa pertanyaan seperti:

o Bagaimanakah menurutmu pembelajaran selama 3


minggu ini?

o Apakah kamu dapat memahami materi pelajaran


dengan baik?

o Apa kesulitanmu ketika membuat materi


presentasi?

o Manfaat apa yang kamu rasakan dari kegiatan


belajar hari ini?

o Apa yang kamu harapkan untuk pembelajaran


selanjutnya?

ASESMEN ● ASESMEN AWAL

Tujuan:
Mengetahui pengetahuan awal peserta didik tentang ungkapan Offering
Help, struktur kalimat, serta pengalaman dalam menawarkan atau
menerima bantuan.

Bentuk Asesmen:
● Pertanyaan pemantik/kuis ringan seputar pemahaman Semua murid
dalam bentuk pertanyaan singkat melalui google form.
Contoh Soal:
o Situasi apa yang biasanya membuat Anda menawarkan bantuan?

o Bagaimana cara Anda menawarkan bantuan dalam Bahasa Inggris?

o Apa yang akan Anda katakan jika seseorang menawarkan bantuan


kepada Anda?

o Manakah yang termasuk ungkapan Offering Help?

o Lengkapilah dialog berikut dengan ungkapan Offering Help yang


sesuai.

ASESMEN DIAGNOSTIK (AWAL)

A. Pilihan Ganda

Petunjuk:
Pilihlah jawaban yang paling tepat dengan memberi tanda silang (×) pada huruf A,
B, C, D, atau E.

1. What is the main purpose of Offering Help?


A. To offer assistance to someone
B. To tell someone about an experience
C. To describe a person
D. To ask about someone's hobby
E. To give an opinion

2. Which expression is appropriate for offering help to a teacher?


A. Need a hand, Ma'am?
B. May I assist you, Ma'am?
C. Hey, do you need help?
D. Wanna help, Ma'am?
E. What's up, Ma'am?

3. Rina: “You look busy carrying those books. ______?”


Dina: “Yes, please. Thank you.”

A. Do you like books?


B. Where are you going?
C. Can I help you carry them?
D. Did you buy those books?
E. Why are you carrying them?

4. Which response shows accepting help?


A. No, thank you.
B. I can manage it myself.
C. Don't worry, I've got this.
D. That would be great, thank you.
E. I'm fine, thank you.

5. Which response shows declining help politely?


A. That would be awesome!
B. Yes, please!
C. Thanks a lot!
D. You're a lifesaver.
E. No, thank you. I can manage.

6. “_____ I carry your bag for you?”


The best modal verb to complete the sentence is …
A. Shall
B. Did
C. Does
D. Is
E. Has

7. Which expression is generally more suitable for an informal situation with


a close friend?
A. May I assist you?
B. Would you like me to help you?
C. Do you need any assistance, sir?
D. Need a hand?
E. Should I get it for you, Sir?

8. The word “assist” has a similar meaning to …


A. refuse
B. help
C. decline
D. borrow
E. offer

9. Read the dialogue below.

Chelsea: “I don't understand this math formula.”


Davina: “Need a hand? I've finished that part yesterday.”
Chelsea: “That would be awesome! Thanks a lot!”

What does Davina do?


A. She asks Chelsea to leave.
B. She refuses to help Chelsea.
C. She offers help to Chelsea.
D. She asks Chelsea for money.
E. She gives Chelsea a test.

10. Which sentence has the correct structure for Offering Help?
A. Can helping I you?
B. I can help you?
C. Can I helping you?
D. Can I help you?
E. Can help you I?

B. Essay

Answer the questions briefly and clearly!

11. What do you understand by Offering Help?

12. Write two expressions of Offering Help that you can use with your
friends.

13. Write two expressions of Offering Help that are appropriate for a formal
situation, such as talking to a teacher.

14. What is the difference between Accepting Help and Declining Help?

15. Write one short dialogue consisting of two or three exchanges about
offering help to a friend.

C. Uraian Answer the questions completely!

16. Imagine your friend is carrying many books and looks tired. Write an
appropriate expression to offer your help and explain why the expression is
suitable.

17. Complete and develop the following dialogue appropriately.

Teacher: “These books are quite heavy.”


Student: “________________________________?”
Teacher: “Yes, please. That would be very kind of you.”

18. Your teacher is having difficulty carrying some papers to the teacher's
room. Write one formal Offering Help expression and one appropriate
response.

19. Explain the difference between formal and informal Offering Help.
Give one example of each.

20. Create a short situation in daily life where Offering Help is needed. Then
write:

 the situation,
 one Offering Help expression,
 one Accepting Help response or Declining Help response.

● ASESMEN FORMATIF

Tujuan:

Mengukur ketercapaian kompetensi dasar selama proses pembelajaran,


memberi umpan balik, dan memperbaiki proses belajar secara
berkelanjutan.

Bentuk Asesmen:

● Observasi aktivitas Semua murid saat memahami teks, menyusun


dan mempresentasikan hasil kerja kelompok

● Pertanyaan reflektif pada LKPD dan saat presentasi kelompok

● Peer assessment

Contoh Aktivitas:

● Guru membuat daftar cheklist untuk melihat Semua murid yang aktif
selama proses pembelajaran

● Semua murid mengerjakan LKPD dan menjawab pertanyaan


mengenai materi pelajaran

● Semua murid saling menilai tulisan/materi presentasi berdasarkan


rubrik sederhana atau form penilaian (struktur teks, penggunaan
simple

Contoh format Peer Review

Group : ___________

Group Content (70-100) Appearance (70-100) Comment

1.

2.

3.
Dst

Asesmen Dimensi Profil Lulusan

Contoh Format Asesmen :

Dimensi Profil Lulusan


Nama Semua
No Penalaran Komunikas Kolaborasi Kreativita
murid
Kritis i s

1 Aditya 4 3 3 4

2 Chelsea 2 2 4 4

3 Davina 3 3 4 3

dst

Keterangan:

4 = sangat baik

3 = baik

2 = cukup

1 = kurang

ASESMEN AKHIR PEMBELAJARAN

● Tujuan: Menilai pencapaian akhir siswa terhadap kompetensi


pembelajaran Offering Help secara menyeluruh.

● Bentuk Asesmen:

o Produk akhir: (materi presentasi dari siswa) Siswa membuat


materi presentasi yang berisi dialog Offering Help .

o Presentasi lisan: Siswa mempresentasikan hasil kerja kelompok


dan memerankan dialog Offering Help.

o Penilaian test tulis.

Contoh Format Asesmen Produk Akhir

No Nama Semua Aspek yang Dinilai Jumlah


Akurasi (40) Kelengkapan (30) Keindahan (30) Skor(Nilai
murid
)

Contoh Format Asesmen Presentasi Lisan

Nama Aspek yang Dinilai Jumlah


No Semua Kelancaran Ekspresi/ Skor(Nilai
murid Pelafalan (40) )
(40) Gestur (20)

Program Remedial

Peserta didik yang belum mencapai indikator ketercapaian tujuan


pembelajaran akan memperoleh bimbingan secara individu maupun
kelompok kecil melalui kegiatan:

● Mengulang materi mengenai Offering Help.


● Mengerjakan latihan tambahan.
● Membuat dialog sederhana berdasarkan contoh yang diberikan
guru.
● Melakukan praktik percakapan bersama guru atau teman sebaya.

Program Pengayaan

Peserta didik yang telah mencapai tujuan pembelajaran diberikan kegiatan


pengayaan berupa:

● Menulis dialog Offering Help dengan tingkat kesulitan yang lebih


tinggi.
● Membuat video role play menggunakan Bahasa Inggris.
● Menjadi tutor sebaya bagi teman yang membutuhkan bantuan.
● Membuat presentasi tentang pentingnya Offering Help dalam
kehidupan sehari-hari.

Refleksi Guru

Setelah proses pembelajaran selesai, guru melakukan refleksi terhadap


pelaksanaan pembelajaran dengan menjawab beberapa pertanyaan berikut.

1. Apakah tujuan pembelajaran telah tercapai?


2. Apakah seluruh peserta didik aktif selama pembelajaran
berlangsung?
3. Strategi pembelajaran apa yang paling efektif?
4. Hambatan apa yang ditemukan selama pembelajaran?
5. Apa tindak lanjut yang akan dilakukan pada pertemuan berikutnya?

Mengetahui Guru Mata Pelajaran


Kepala SMAN 1 Lembah Gumanti Bahasa inggris

DORI RAFLI, [Link], [Link] MAITRIS SUHARTI, [Link]


NIP. 19781001 200312 1002 NIP. 19681204 200701 2 002

Anda mungkin juga menyukai