0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
0 tayangan7 halaman

Bab 2

Modul ajar ini dirancang untuk kelas III dengan fokus pada pengenalan sifat-sifat Allah dalam Pendidikan Agama Islam dan Budi Pekerti. Materi mencakup pemahaman tentang Sifat Wajib, Mustahil, dan Jaiz, serta Asmaulhusna Al-Wahhab dan Al-Kabir, dengan pendekatan pembelajaran yang menyenangkan dan interaktif. Tujuan akhir adalah meningkatkan keimanan dan akhlak peserta didik melalui pengenalan sifat-sifat Allah dan penerapannya dalam kehidupan sehari-hari.
Hak Cipta
© All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai DOCX, PDF, TXT atau baca online di Scribd
0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
0 tayangan7 halaman

Bab 2

Modul ajar ini dirancang untuk kelas III dengan fokus pada pengenalan sifat-sifat Allah dalam Pendidikan Agama Islam dan Budi Pekerti. Materi mencakup pemahaman tentang Sifat Wajib, Mustahil, dan Jaiz, serta Asmaulhusna Al-Wahhab dan Al-Kabir, dengan pendekatan pembelajaran yang menyenangkan dan interaktif. Tujuan akhir adalah meningkatkan keimanan dan akhlak peserta didik melalui pengenalan sifat-sifat Allah dan penerapannya dalam kehidupan sehari-hari.
Hak Cipta
© All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai DOCX, PDF, TXT atau baca online di Scribd

MODUL AJAR DEEP LEARNING

MATA PELAJARAN : PENDIDIKAN AGAMA ISLAM DAN BUDI PEKERTI


BAB 2 : AYO MENGENAL TUHAN KITA

A. IDENTITAS MODUL
Nama Sekolah : UPT SD NEGERI 060959
Nama Penyusun : FINA HASFIKA, [Link].I
Mata Pelajaran : Pendidikan Agama Islam dan Budi Pekerti
Kelas / Fase / Semester : III / B / Ganjil
Alokasi Waktu : 4 JP (2 kali pertemuan)
Tahun Pelajaran : 2025 / 2026

B. IDENTIFIKASI KESIAPAN PESERTA DIDIK


● Pengetahuan Awal: Peserta didik sudah mengetahui bahwa Tuhan pencipta alam
semesta adalah Allah Swt. dan mungkin sudah hafal beberapa Asmaulhusna tingkat
dasar.
● Minat: Peserta didik memiliki minat pada cerita-cerita (kisah teladan), nyanyian, dan
kegiatan visual seperti mengamati gambar alam ciptaan Allah.
● Latar Belakang: Peserta didik umumnya telah mendapatkan pengenalan dasar tentang
konsep ketuhanan dari lingkungan keluarga dan masyarakat.
● Kebutuhan Belajar:
○ Visual: Belajar melalui gambar pemandangan alam, tabel sifat-sifat Allah, dan video
singkat yang menunjukkan kebesaran ciptaan-Nya.
○ Auditori: Belajar melalui penjelasan lisan dari guru, lagu tentang sifat Allah, dan
diskusi kelompok.
○ Kinestetik: Belajar melalui permainan mencocokkan kartu sifat Allah, kegiatan
menulis kaligrafi Asmaulhusna, dan demonstrasi sikap yang mencerminkan
keyakinan pada sifat Allah.

C. KARAKTERISTIK MATERI PELAJARAN


● Jenis Pengetahuan yang Akan Dicapai:
○ Konseptual: Memahami pengertian dan makna Sifat Wajib, Sifat Mustahil, dan Sifat
Jaiz bagi Allah Swt. serta memahami arti dari Asmaulhusna (Al-Wahhab dan Al-
Kabir).
○ Prosedural: Menghafalkan 20 Sifat Wajib Allah Swt., mengidentifikasi contoh-
contoh kebesaran Allah di alam semesta, dan meneladani sifat Al-Wahhab (Maha
Pemberi) dalam kehidupan sehari-hari.
● Relevansi dengan Kehidupan Nyata Peserta Didik: Materi ini membantu peserta didik
untuk mengenal Tuhannya lebih dekat melalui sifat-sifat-Nya yang tercermin dalam
setiap ciptaan yang mereka lihat dan rasakan setiap hari.
● Tingkat Kesulitan: Sedang. Materi ini mengandung banyak istilah dalam bahasa Arab
yang perlu dihafalkan dan dipahami maknanya, sehingga memerlukan metode
pengajaran yang repetitif dan menarik.
● Struktur Materi: Dimulai dengan pengenalan sifat-sifat umum Allah (Wajib, Mustahil,
Jaiz) lalu dilanjutkan dengan pendalaman sifat-sifat khusus melalui Asmaulhusna (Al-
Wahhab, Al-Kabir) beserta cara meneladaninya.
● Integrasi Nilai dan Karakter: Menanamkan nilai keimanan, rasa syukur, rendah hati
(tidak sombong), dan kedermawanan (suka memberi).

D. DIMENSI PROFIL LULUSAN


● Keimanan dan Ketakwaan terhadap Tuhan Yang Maha Esa, dan Berakhlak Mulia:
Fondasi utama dari bab ini, yaitu mengenal Allah untuk meningkatkan keimanan dan
membentuk akhlak yang terpuji seperti bersyukur dan rendah hati.
● Kewargaan: Menjadi individu yang menyadari perannya sebagai makhluk ciptaan
Tuhan yang harus menjaga alam semesta.
● Penalaran Kritis: Mampu membedakan antara Sifat Wajib dan Sifat Mustahil Allah
serta mengaitkan bukti-bukti di alam semesta dengan sifat-sifat Allah.
● Kreativitas: Mengekspresikan pemahaman tentang Asmaulhusna melalui pembuatan
kaligrafi yang indah.
● Kolaborasi: Bekerja dalam kelompok untuk mendiskusikan cara meneladani
Asmaulhusna dan saling menyimak hafalan.
● Kemandirian: Bertanggung jawab untuk menghafalkan sifat-sifat Allah dan
mengaplikasikannya dalam sikap sehari-hari.
● Kesehatan: Menjaga kesehatan sebagai wujud syukur atas karunia (pemberian) dari
Allah Al-Wahhab.
● Komunikasi: Mampu menjelaskan arti sifat-sifat Allah dan Asmaulhusna dengan bahasa
yang sederhana.
DESAIN PEMBELAJARAN

A. CAPAIAN PEMBELAJARAN (CP)


Pada akhir Fase B, murid memiliki kemampuan sebagai berikut.
 Akidah
Memahami sifat-sifat Allah Swt., beberapa asmaulhusna, iman kepada kitab-kitab Allah
Swt. dan rasul-rasul Allah Swt..

B. LINTAS DISIPLIN ILMU


● Ilmu Pengetahuan Alam (IPA): Mengamati fenomena alam (gunung, laut, hewan,
tumbuhan) sebagai bukti keberadaan dan kebesaran Allah Swt.
● Bahasa Indonesia: Memahami arti dan makna dari Sifat Allah dan Asmaulhusna, serta
menceritakan kembali kisah teladan.
● Seni Budaya dan Prakarya (SBDP): Membuat karya kaligrafi Asmaulhusna Al-
Wahhab dan Al-Kabir.

C. TUJUAN PEMBELAJARAN
● Pertemuan 1: Peserta didik mampu menjelaskan dan menghafal Sifat Wajib, Sifat
Mustahil, dan Sifat Jaiz bagi Allah Swt. dengan benar. (2 JP)
● Pertemuan 2: Peserta didik mampu menjelaskan makna Asmaulhusna Al-Wahhab dan
Al-Kabir, serta menemukan cara meneladaninya dalam kehidupan sehari-hari. (2 JP)

D. INDIKATOR KETERCAPAIAN TUJUAN PEMBELAJARAN


1. Menjelaskan pengertian Sifat Wajib, Mustahil, dan Jaiz bagi Allah Swt.
2. Menyebutkan minimal 10 dari 20 Sifat Wajib Allah Swt. beserta artinya.
3. Menjelaskan arti Asmaulhusna Al-Wahhab (Maha Pemberi) dan Al-Kabir (Maha Besar).
4. Memberikan contoh perilaku yang mencerminkan keyakinan terhadap Asmaulhusna Al-
Wahhab dan Al-Kabir.
5. Menunjukkan sikap rendah hati sebagai implementasi pemahaman sifat-sifat Allah.

E. TOPIK PEMBELAJARAN KONTEKSTUAL


Melihat Kebesaran Allah dalam Setiap Ciptaan dan Menjadi Pribadi yang Dermawan serta
Rendah Hati.

F. KERANGKA PEMBELAJARAN
PRAKTIK PEDAGOGIK
● Model Pembelajaran: Direct Instruction & Cooperative Learning.
● Pendekatan: Deep Learning (Mindful, Meaningful, Joyful Learning)
○ Mindful Learning: Peserta didik diajak merenung (tafakur) saat melihat gambar-
gambar ciptaan Allah untuk merasakan kebesaran-Nya.
○ Meaningful Learning: Peserta didik mengaitkan sifat "Al-Wahhab" (Maha
Pemberi) dengan nikmat yang mereka terima (kesehatan, keluarga, makanan)
sehingga menumbuhkan rasa syukur.
○ Joyful Learning: Pembelajaran diselingi dengan nyanyian Asmaulhusna, permainan
kartu, dan kegiatan kreatif membuat kaligrafi.
● Metode Pembelajaran: Ceramah interaktif, Tanya Jawab, Diskusi, Bernyanyi, Latihan
(Drill), Bercerita.
● Strategi Pembelajaran Berdiferensiasi:
○ Diferensiasi Konten: Untuk hafalan, guru menyediakan tabel Sifat Wajib dan lagu.
Untuk pemahaman, digunakan cerita dan gambar.
○ Diferensiasi Proses: Peserta didik bisa memilih menghafal sendiri, berpasangan,
atau dalam kelompok kecil. Guru memberikan bimbingan lebih pada siswa yang
kesulitan menghafal istilah Arab.
○ Diferensiasi Produk: Peserta didik dapat menunjukkan pemahaman Asmaulhusna
dengan membuat kaligrafi, menulis cerita pendek tentang kedermawanan, atau
membuat puisi tentang kebesaran Allah.
KEMITRAAN PEMBELAJARAN
● Lingkungan Sekolah: Memanfaatkan taman atau halaman sekolah sebagai lokasi
pengamatan ciptaan Allah (tumbuhan, serangga).
● Lingkungan Luar Sekolah/Masyarakat: Orang tua dilibatkan untuk membimbing anak
dalam menghafal Sifat Allah di rumah dan mengingatkan untuk bersyukur.
● Mitra Digital: Menggunakan video dari platform online tentang keajaiban alam semesta
untuk memperkuat konsep kebesaran Allah (Al-Kabir).
LINGKUNGAN BELAJAR
● Ruang Fisik:
○ Menempelkan poster 20 Sifat Wajib Allah dan kaligrafi Asmaulhusna di dinding
kelas.
○ Mengatur meja untuk kerja kelompok saat sesi diskusi.
● Ruang Virtual:
○ Menggunakan proyektor untuk menampilkan gambar alam, video, dan lirik lagu.
● Budaya Belajar:
○ Menciptakan lingkungan yang menghargai setiap pertanyaan tentang Tuhan.
○ Membiasakan ucapan syukur (Alhamdulillah) saat membahas nikmat Allah.
○ Memberi pujian bagi siswa yang menunjukkan sikap rendah hati dan mau berbagi.
PEMANFAATAN DIGITAL
● Audio player untuk memutar lagu-lagu tentang Sifat Allah dan Asmaulhusna.
● Proyektor untuk menampilkan video dokumenter singkat tentang keindahan alam
(misalnya, planet di tata surya, keindahan bawah laut).

G. LANGKAH-LANGKAH PEMBELAJARAN BERDIFERENSIASI


PERTEMUAN 1 (2 JP : 70 MENIT)
Topik: Mengenal Sifat Wajib, Mustahil, dan Jaiz Allah Swt.
KEGIATAN PENDAHULUAN (10 MENIT)
● Pembukaan: Guru membuka pelajaran dengan salam dan doa.
● Apersepsi (Meaningful): Guru menunjukkan gambar pemandangan alam yang indah
(gunung/laut) dan bertanya, "Siapa yang menciptakan semua ini? Pencipta itu pasti
punya sifat-sifat yang hebat, kan? Hari ini kita akan kenalan dengan sifat-sifat Allah."
● Motivasi (Joyful): Guru mengajak siswa bernyanyi lagu "Sifat Wajib Allah" (Wujud,
Qidam, Baqa...).
● Penyampaian Tujuan: Guru menjelaskan bahwa di akhir pelajaran, siswa akan bisa
membedakan mana sifat yang pasti dimiliki Allah dan yang tidak mungkin dimiliki
Allah.
KEGIATAN INTI (50 MENIT)
● Penjelasan (Mindful): Guru menjelaskan secara sederhana pengertian Sifat Wajib, Sifat
Mustahil (sebagai kebalikannya), dan Sifat Jaiz.
● Drill Hafalan: Guru membimbing siswa menghafalkan 20 Sifat Wajib Allah secara
bertahap (misalnya 5 sifat sekali hafal) menggunakan lagu atau gerakan.
● Aktivitas Kelompok: Siswa dibagi menjadi kelompok-kelompok kecil. Setiap kelompok
diberi kartu berisi Sifat Wajib dan Sifat Mustahil secara acak, kemudian mereka diminta
untuk memasangkan sifat dengan kebalikannya (misal: Wujud-Adam, Qudrah-'Ajzun).
● Pembelajaran Berdiferensiasi:
○ Proses: Kelompok yang cepat selesai bisa melanjutkan menghafal lebih banyak sifat.
Kelompok yang butuh bantuan akan didampingi guru.
○ Konten: Bagi siswa kinestetik, hafalan bisa dilakukan sambil bertepuk tangan sesuai
irama.
KEGIATAN PENUTUP (10 MENIT)
● Refleksi: Guru bertanya, "Sifat Allah mana yang paling kalian ingat hari ini? Mengapa
penting bagi kita untuk tahu sifat-sifat Allah?"
● Rangkuman: Guru bersama siswa menyimpulkan bahwa Allah memiliki sifat-sifat
sempurna yang tidak mungkin sama dengan makhluk-Nya.
● Tindak Lanjut: Siswa ditugaskan untuk mengulang hafalan 20 Sifat Wajib di rumah.
● Penutup: Pelajaran ditutup dengan hamdalah dan doa.

PERTEMUAN 2 (2 JP : 70 MENIT)
Topik: Meneladani Asmaulhusna Al-Wahhab dan Al-Kabir
KEGIATAN PENDAHULUAN (10 MENIT)
● Pembukaan: Salam, doa, dan menanyakan kabar.
● Review: Guru bertanya, "Siapa yang masih ingat arti dari sifat 'Wujud'? Kalau 'Qudrah'?"
● Apersepsi (Meaningful): Guru bertanya sambil menunjukkan gambar buah-buahan,
"Siapa yang memberi kita semua ini? Allah Maha Pemberi. Dalam Asmaulhusna, disebut
apa ya?"
KEGIATAN INTI (50 MENIT)
● Penjelasan (Mindful): Guru menjelaskan makna Asmaulhusna Al-Wahhab (Maha
Pemberi Karunia) dan Al-Kabir (Maha Besar) menggunakan contoh-contoh sederhana
(Al-Wahhab: memberi kesehatan, rezeki. Al-Kabir: besarnya langit, gunung).
● Bercerita (Joyful): Guru menceritakan kisah teladan tentang seorang dermawan untuk
mengilustrasikan cara meneladani Al-Wahhab.
● Diskusi Kelompok: Siswa berdiskusi untuk menjawab pertanyaan: (1) "Apa saja
pemberian Allah yang harus kita syukuri?" (2) "Bagaimana cara kita bersikap agar tidak
sombong, karena hanya Allah yang Maha Besar?"
● Pembelajaran Berdiferensiasi:
○ Produk: Siswa diberi pilihan untuk mengerjakan tugas:
■ (Visual) Membuat kaligrafi "Al-Wahhab" atau "Al-Kabir".
■ (Auditori/Lisan) Menceritakan kembali kisah kedermawanan.
■ (Kinestetik/Tulisan) Menuliskan 3 contoh perbuatan berbagi sebagai cerminan
Al-Wahhab.
KEGIATAN PENUTUP (10 MENIT)
● Refleksi: Guru bertanya, "Apa yang akan kalian lakukan setelah belajar tentang Allah
Maha Pemberi dan Maha Besar?"
● Rangkuman: Guru menyimpulkan bahwa dengan mengenal Al-Wahhab kita menjadi
gemar berbagi, dan dengan mengenal Al-Kabir kita menjadi rendah hati.
● Tindak Lanjut: Mengajak siswa untuk mempraktikkan satu kebaikan (berbagi) sepulang
sekolah.
● Penutup: Doa dan salam.

H. ASESMEN PEMBELAJARAN
ASESMEN DIAGNOSTIK
● Tanya Jawab: "Siapa pencipta langit dan bumi?", "Sebutkan nama-nama baik Allah
yang kamu tahu!"
● Kuis Singkat: Menebak arti dari beberapa Asmaulhusna yang populer (Ar-Rahman, Ar-
Rahim).
ASESMEN FORMATIF
● Tanya Jawab: Seputar materi, seperti "Apa arti Al-Kabir?", "Kapan kita harus bersikap
rendah hati?"
● Diskusi Kelompok: Mengobservasi partisipasi dan ide siswa saat membahas cara
meneladani Asmaulhusna.
● Latihan Soal/LKPD:
○ Menjodohkan Sifat Wajib dengan artinya.
○ Memberi tanda centang pada sikap yang mencerminkan sifat dermawan.
● Observasi: Mengamati sikap siswa, apakah menunjukkan rasa syukur dan antusiasme.
ASESMEN SUMATIF
● Produk (Proyek):
○ Kaligrafi: Menilai keindahan dan kerapian karya kaligrafi Asmaulhusna Al-Wahhab
atau Al-Kabir.
● Praktik (Kinerja):
○ Hafalan: Meminta siswa menyetorkan hafalan 10 dari 20 Sifat Wajib Allah Swt.
secara lisan.
○ Studi Kasus Lisan: Guru memberikan cerita singkat, misalnya: "Rio punya dua kue,
sedangkan temannya tidak punya. Apa yang sebaiknya Rio lakukan sebagai anak
yang meneladani sifat Al-Wahhab?".
● Tes Tertulis:
○ Pilihan ganda tentang arti Sifat Wajib dan Asmaulhusna.
○ Isian singkat: Melengkapi kalimat "Allah Maha Besar, maka aku tidak boleh
bersikap .....".
Mengetahui, Medan, 12 Juni 2026
Kepala Sekolah Guru Mata Pelajaran

Ade Hermansyah Pohan, [Link]., [Link] Fina Hasfika, [Link].I


NIP. 198812212010011002 NIP. 199407172025212007

Anda mungkin juga menyukai