Quality - Function.Deployment (QFD)
Quality - Function.Deployment (QFD)
Deployment (QFD)
tingkat kepuasan pelanggan. Hasil klasifikasi tersebut kemudian menjadi dasar dalam
Berdasarkan hasil pengolahan data kuesioner diperoleh sejumlah atribut kebutuhan pelanggan
yang menjadi dasar penyusunan House of Quality. Atribut tersebut merupakan hasil integrasi
antara Voice of Customer dan klasifikasi Kano sehingga kebutuhan pelanggan tidak hanya
pelanggan
Customer Requirement / WHATS
Voice of Customer (VoC) yang telah diperoleh dari hasil identifikasi kebutuhan pelanggan
merupakan upaya atau tindakan yang dapat dilakukan oleh pihak perusahaan untuk memenuhi
kebutuhan dan harapan pelanggan yang telah diidentifikasi sebelumnya. Penentuan respon
teknis dilakukan berdasarkan hasil diskusi, sehingga setiap kebutuhan pelanggan dapat
Tingkat hubungan dinilai menggunakan tiga kategori, yaitu hubungan kuat dengan bobot 9,
Melakukan evaluasi kinerja layanan secara
hubungan sedang dengan bobot 3, dan hubunganberkala
lemah dengan
menggunakan KPI bobot 1. Pembobotan ini
digunakan sebagai dasar dalam menentukan prioritas respon teknis yang akan dikembangkan
berbasis online
dipersonalisasi
waktu respons
ekspedisi
real-time
SOP)
Customer Requirement / WHATS H1 H2 H3 H4 H5 H6 H7 H8 H9
Matriks Hows merupakan bagian dari House of Quality (HOQ) yang berisi respon teknis
(technical responses) atau tindakan yang dirancang untuk memenuhi kebutuhan pelanggan
(Whats). Setiap respon teknis yang disusun memiliki keterkaitan satu sama lain, baik berupa
hubungan yang saling mendukung (positif) maupun hubungan yang saling bertentangan
(negatif). Oleh karena itu, analisis hubungan antar respon teknis perlu dilakukan untuk
mengetahui sejauh mana suatu tindakan dapat memengaruhi tindakan lainnya. Hubungan
Kinerja
Importance rasio=
Harapan
Untuk nilai improvement ratio kebutuhan konsumen yang lainnya dapat dilihat pada Tabel
Teknikal Priority
Technical Matrix merupakan bagian dari House of Quality (HOQ) yang berisi sasaran atau target
kinerja teknis yang harus dicapai berdasarkan hasil analisis kebutuhan pelanggan. Target kinerja
teknis ditetapkan sebagai acuan dalam merancang strategi perbaikan sehingga setiap respon teknis
Costumer Importance
(foto HD, video, deskripsi lengkap)
berbasis online
dipersonalisasi
waktu respons
ekspedisi
real-time
SOP)
Customer Requirement / WHATS H1 H2 H3 H4 H5 H6 H7 H8 H9
Kemasan produk saat diterima rapi, aman, profesional, dan higienis. 3 9 4,64
Identitas produk, label, dan informasi stok barang akurat di marketplace. 3 9 9 4,56
Technical Priority 27,78 59,81 111,9 27,96 43,58 54 41,04 52,56 129,8
Berdasarkan hasil perhitungan pada Technical Matrix House of Quality (HOQ), diperoleh nilai
Technical Priority untuk masing-masing respon teknis, yaitu sebesar 84; 73,50; 114,54; 113,70;
Technical Priority
Normalisasi Priority= ×100 %
Total Priority
Technical Priority 27,78 59,81 111,9 27,96 43,58 54 41,04 52,56 129,8
Total Technical Priority 548,43
Normalisasi Prioritas 5,1% 10,9% 20,40% 5,10% 7,95% 9,85% 7,48% 9,58% 23,67%
Ranking Prioritas 9 3 2 8 6 4 7 5 1
Total keseluruhan nilai Technical Priority adalah 925,54, yang kemudian digunakan sebagai dasar
dalam menghitung Normalisasi Prioritas setiap respon teknis. Hasil normalisasi menunjukkan bahwa
respon teknis ke-9 memiliki nilai prioritas tertinggi sebesar 18,28%, sehingga menempati peringkat
House of Quality ini berdasarkan dari hasil integrase IPA-Kano yang perlu ditingkatkan. House of
Quality dibuat berdasarkan penggabungan pengolah data dari penentuan customer needs hingga
penentuan priority pada technical matrix. Berikut merupakan hasil dari House of Quality yang dibuat
dan analisa per indikator yang perlu di perbaiki dari House of Quality:
Costumer Importance
(foto HD, video, deskripsi lengkap)
Improvement Ratio
Kategori Kano (k)
Performance
berkala menggunakan KPI
(tracking) secara real-time
Kode
berbasis online
dipersonalisasi
waktu respons
ekspedisi
real-time
SOP)
Customer Requirement / WHATS H1 H2 H3 H4 H5 H6 H7 H8 H9
Tangible (Bukti
T2 Kemasan produk saat diterima rapi, aman, profesional, dan higienis. 3 9 4,64 One-Dimension 3,80 1,2
Fisik)
T3 Identitas produk, label, dan informasi stok barang akurat di marketplace. 3 9 9 4,56 Must-be 4,20 1,1
Ketersediaan fitur pendukung (misal: tautan pada chat/live shopping) yang Attractive
T4 9 3 4,56 4,34 1,1
informatif.
Produk yang diterima sesuai persis dengan pesanan (varian, ukuran, One-Dimension
(Keandalan)
Produk diterima dalam kondisi baik, tidak cacat, tidak rusak, dan tidak One-Dimension
R2 9 3 9 4,70 3,28 1,4
kadaluarsa.
(Daya Tanggap)
Responsiveness
RS2 Kecepatan proses pengiriman produk dari gudang ke pihak ekspedisi. 1 9 3 4,62 Must-be 3,88 1,2
A4 Kebijakan retur produk yang jelas dan adil bagi pelanggan. 4,38 One-Dimension 3,22 1,4
One-Dimension
(Empati)
Technical Priority 27,78 59,81 111,9 27,96 43,58 54 41,04 52,56 129,8
Total Technical Priority 548,43
Normalisasi Prioritas 5,1% 10,9% 20,40% 5,10% 7,95% 9,85% 7,48% 9,58% 23,67%
Ranking Prioritas 9 3 2 8 6 4 7 5 1