0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
2 tayangan20 halaman

Jenis Routing

Dokumen ini menjelaskan tentang routing dalam jaringan komputer, termasuk definisi, tujuan, dan cara kerja router. Terdapat klasifikasi routing menjadi statis, dinamis, dan default, serta perbandingan antara berbagai protokol routing seperti RIP, OSPF, EIGRP, dan BGP. Selain itu, dokumen ini juga memberikan langkah-langkah praktis untuk mengonfigurasi routing statis dan dinamis.

Diunggah oleh

forlearnjapan8
Hak Cipta
© All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai PDF, TXT atau baca online di Scribd
0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
2 tayangan20 halaman

Jenis Routing

Dokumen ini menjelaskan tentang routing dalam jaringan komputer, termasuk definisi, tujuan, dan cara kerja router. Terdapat klasifikasi routing menjadi statis, dinamis, dan default, serta perbandingan antara berbagai protokol routing seperti RIP, OSPF, EIGRP, dan BGP. Selain itu, dokumen ini juga memberikan langkah-langkah praktis untuk mengonfigurasi routing statis dan dinamis.

Diunggah oleh

forlearnjapan8
Hak Cipta
© All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai PDF, TXT atau baca online di Scribd

JENIS ROUTING

Jaringan Komputer
Kelompok 4

Lisa
Fadillah Ali
Rohid Dwijaya Apriansyah
M Repansaff Andespa
Indry Jeffry Fauziah
Apa Itu Routing?
Definisi

Routing adalah proses memilih jalur terbaik untuk mengirim data


antar jaringan.
Dilakukan oleh router.

Tujuan

Data sampai ke tujuan dengan efisien dan andal.

Analogi

Router memilih jalur terbaik, seperti GPS mencari rute tercepat.


Tabel Routing & Cara Router Bekerja
Tabel routing menyimpan jalur jaringan agar paket data sampai ke tujuan.

Cara Router Memilih Jalur Tabel Routing


Memeriksa alamat tujuan.
Jaringan Tujuan Hop Berikutnya Metrik
Mencocokkan dengan tabel routing.
Memilih metrik paling rendah. [Link]/24 Langsung 0

[Link]/8 [Link] 10

[Link]/16 [Link] 20

Metrik lebih kecil berarti prioritas lebih tinggi.


Klasifikasi Routing
Tiga jenis routing utama dalam jaringan komputer

Routing Statis Routing Dinamis Routing Default


Rute dibuat manual oleh administrator. Router bertukar informasi rute lewat Rute cadangan saat tidak ada rute spesifik.
Cocok untuk jaringan kecil. protokol. Cocok untuk jaringan besar. Biasanya menuju gateway internet.
Kapan Menggunakan Routing Statis vs. Dinamis
Pilih metode routing sesuai ukuran dan perubahan jaringan.

Usaha kecil Jaringan besar Jaringan yang sering berubah


Routing Statis cocok untuk jaringan kecil Routing Dinamis cocok untuk banyak lokasi Routing Dinamis lebih efisien saat perangkat
yang jarang berubah. karena rute diperbarui otomatis. atau server sering bertambah.

Perbandingan singkat:

Fitur Routing Statis Routing Dinamis

Ukuran jaringan Kecil-menengah Menengah-besar

Kompleksitas Rendah Tinggi

Biaya awal Rendah Lebih tinggi

Pengelolaan Mudah untuk jaringan stabil Mudah saat jaringan berubah

Adaptabilitas Rendah Tinggi


Rute Statis (Static Routing)

Prinsip Kapan Digunakan


Rute ditambahkan manual ke tabel Untuk jaringan kecil atau rute yang
routing. jarang berubah.

Kelebihan Kekurangan
Sederhana Tidak otomatis saat topologi
Lebih aman dan mudah diprediksi berubah

Tidak memakai bandwidth untuk Kurang cocok untuk jaringan


update routing besar

Perintah Cisco

ip route [network] [mask] [next-hop]


Cara Praktik Static Routing
Langkah praktis untuk menerapkan static routing pada jaringan dasar.

Peralatan

Router Cisco atau Cisco Packet Tracer


233 router fisik atau virtual
Kabel serial atau Ethernet

Langkah Konfigurasi
01 02

Hubungkan Perangkat Akses CLI


Sambungkan router sesuai topologi. Buka terminal konsol router.

03 04

Masuk Mode Konfigurasi Tambahkan Rute Statis


Ketik enable lalu configure terminal. Ketik ip route [destination-network] [subnet-mask] [next-hop-ip].

ip route [Link] [Link] [Link]

05

Simpan dan Verifikasi


Ketik copy running-config startup-config, lalu cek dengan show ip route.

Arti Perintah

[destination-network] = jaringan tujuan, [subnet-mask] = subnet mask, [next-hop-ip] = IP router berikutnya.

Troubleshooting

Pastikan kabel terpasang benar.


Cek IP dan subnet mask.
Gunakan ping untuk uji konektivitas.
Periksa tabel routing di setiap router.
Cek typo pada perintah ip route.
Routing Dinamis
01

Cara Kerja
Router bertukar rute otomatis via protokol routing.

02

Kelebihan
Menyesuaikan perubahan topologi otomatis
Skalabel untuk jaringan besar

03

Kekurangan
Memakai CPU, memori, dan bandwidth
Konfigurasi dan troubleshooting lebih rumit

04

Jenis Utama
Distance Vector: RIP
Link State: OSPF
Cara Praktik Dynamic Routing dengan OSPF
OSPF membantu jaringan berkembang lebih mudah. Berikut langkah dasar praktiknya.

Peralatan
Konsep Kunci
Router Cisco fisik atau virtual
Process ID: ID lokal OSPF pada router.
Cisco Packet Tracer
Area: Pembagian logis jaringan; area 0 adalah backbone.
GNS3 atau EVE-NG
Wildcard Mask: Kebalikan subnet mask untuk range IP.
Langkah Konfigurasi OSPF
1. Akses CLI router: melalui konsol, SSH, atau Telnet. Keuntungan
2. Masuk mode konfigurasi:
Rute otomatis diperbarui saat topologi berubah.
Router> enable
Router# configure terminal Lebih adaptif dan skalabel untuk jaringan besar.

3. Aktifkan OSPF: Mengurangi konfigurasi manual.


Router(config)# router ospf 1
4. Tambahkan jaringan: Topologi Jaringan
Router(config-router)# network [Link] [Link] area 0
Area 0 adalah backbone OSPF. Tiga router saling terhubung dan menjalankan OSPF untuk bertukar rute
secara dinamis.
5. Simpan konfigurasi:
Router(config-router)# end
Router# write memory
6. Verifikasi: R1
Router terhubung ke
Router# show ip ospf neighbor segmen lokal A, OSPF aktif

Router# show ip route Topologi R2


OSPF Tiga Router inti, pertukaran
Router LSDB dengan R1 dan R3

R3
Router terhubung ke
segmen lokal B, OSPF aktif

Setiap router belajar jalur terbaik otomatis tanpa rute manual.


Perbandingan: Distance Vector vs Link State
Dua pendekatan utama dalam Dynamic Routing memiliki cara kerja yang berbeda.

Distance Vector Link State


Router hanya tahu jarak ke tujuan dari tetangga. Router membangun peta jaringan lalu menghitung rute terbaik
sendiri.

Perbandingan singkat:

Kriteria Distance Vector Link State

Cara kerja Bertukar tabel routing dengan tetangga. Membangun peta jaringan lalu menghitung jalur
terpendek.

Informasi Jarak atau metrik ke tujuan. Link, status, dan LSA.

Konvergensi Lebih lambat. Lebih cepat.

Bandwidth Relatif rendah. Tinggi di awal, lalu rendah.

Contoh RIP OSPF, EIGRP


Cara Praktik RIP (Routing Information Protocol)
Langkah dasar mengonfigurasi RIP pada jaringan. RIP adalah protokol routing distance vector yang sederhana.

01 02

Akses CLI Router Mode Konfigurasi


Masuk lewat console, Telnet, atau SSH. Ketik enable lalu configure terminal.

03 04

Aktifkan RIP Pilih RIPv2


Ketik router rip. Ketik version 2 untuk VLSM dan autentikasi.

05 06

Tambahkan Jaringan Simpan dan Verifikasi


Ketik network [network-address]. Simpan konfigurasi, lalu cek dengan show ip route.

Kelebihan RIP Kekurangan RIP


Mudah dikonfigurasi. Konvergensi lambat.
Cocok untuk jaringan kecil. Hop count maksimal 15.
Ringan untuk CPU dan memori. Update rutin memakai bandwidth.

RIPv2 membantu router bertukar rute dan mencapai konvergensi pada jaringan dengan tiga router atau lebih.
RIP vs OSPF

1 1

RIP OSPF
Tipe: distance vector Tipe: link state

Metrik: hop count, maksimal 15 hop Metrik: cost berbasis bandwidth

Update rute: periodik ke semua tetangga Update rute: membangun link-state database dan menghitung jalur
terpendek
Kelebihan: sederhana, mudah dikonfigurasi
Kelebihan: cepat, mendukung VLSM, skalabel
Kekurangan: lambat, kurang efisien untuk jaringan besar
Kekurangan: konfigurasi lebih kompleks

Ringkasnya: RIP cocok untuk jaringan kecil. OSPF lebih cocok untuk jaringan enterprise.
Perbandingan Protokol Routing
Perbedaan utama protokol routing umum.

Protokol Tipe Metrik Konvergensi Penggunaan

RIP Distance Vector Hop count Lambat Jaringan kecil

OSPF Link State Cost bandwidth Cepat Jaringan enterprise

EIGRP Hibrida Bandwidth, delay, reliabilitas, Sangat cepat Lingkungan Cisco


beban

BGP Path Vector AS path, local preference Lambat Antar Autonomous System

Setiap protokol cocok untuk kebutuhan jaringan yang berbeda.


Cara Praktik EIGRP
EIGRP adalah protokol routing Cisco dengan konvergensi cepat dan efisiensi bandwidth.

Peralatan:

Router Cisco
Cisco Packet Tracer atau GNS3

Langkah Dasar
1. Akses CLI
Masuk ke command line router.
2. Mode konfigurasi
configure terminal
3. Aktifkan EIGRP
router eigrp [AS-number]
4. Tambahkan network
network [network-address] [wildcard-mask]
network [Link] [Link]
5. Nonaktifkan auto-summary
no auto-summary
6. Simpan dan cek
end
write memory
show ip eigrp neighbors
show ip route

Keuntungan Kekurangan Metrik


Konvergensi cepat Hanya Cisco Bandwidth, delay, reliability, load.
Hemat bandwidth Konfigurasi kompleks
Mendukung VLSM
EIGRP dan BGP

EIGRP
" Vendor: Cisco

" Tipe: hybrid

" Algoritma: DUAL

" Kelebihan: konvergensi cepat, hemat resource

" Penggunaan: routing internal (IGP)

BGP
" Fungsi: routing antar-AS

" Tipe: path vector

" Dasar: policy-based routing

" Peran: menghubungkan ISP dan internet global

" Catatan: kompleks dan perlu keamanan kuat


IGP vs EGP: Navigasi Jaringan
Routing di dalam dan antar jaringan

IGP EGP
Jangkauan: Dalam satu AS atau organisasi. Jangkauan: Antar AS atau organisasi.
Tujuan: Mengatur rute internal. Tujuan: Menghubungkan jaringan global.
Contoh: RIP, OSPF, EIGRP. Contoh: BGP.

IGP untuk routing internal. EGP untuk routing eksternal.


Cara Praktik BGP (Border Gateway Protocol)
BGP dikonfigurasi pada jaringan besar atau ISP.

Peralatan: Router Cisco, GNS3, atau simulator jaringan.

1 2

Akses CLI Mode Global


Masuk ke CLI router. Jalankan enable lalu configure terminal.

3 4

Aktifkan BGP Tambah Neighbor


router bgp [AS-number] neighbor [ip] remote-as [AS-number]

5 6

Advertise Jaringan Verifikasi


network [network-address] mask [subnet-mask] Gunakan show ip bgp summary dan show ip bgp.

AS Number adalah identitas jaringan. BGP Peering adalah pertukaran rute antar-AS.

BGP digunakan untuk koneksi antar jaringan enterprise atau ISP.


Routing Default dan Poin Penting
Routing Default
Rute cadangan saat tidak ada rute spesifik.
Umumnya menuju gateway atau internet.
Perintah Cisco: ip route [Link] [Link] [next-hop]

Kesimpulan Utama
Statis: manual dan sederhana.
Dinamis: otomatis dan skalabel.
Default: jalur keluar jika rute spesifik tidak ada.
Pilih sesuai kebutuhan dan ukuran jaringan.
Tools dan Simulator untuk Routing
Platform untuk latihan routing.

Cisco Packet Tracer Cisco IOS


Gratis, mudah dipakai, cocok untuk pemula. Pengalaman paling realistis dengan router fisik.

GNS3 VirtualBox + Linux

Open-source, lebih realistis, cocok untuk level lanjut. Gratis, fleksibel, butuh dasar Linux dan resource cukup.

Rekomendasi: Mulai dengan Cisco Packet Tracer, lalu lanjut ke GNS3.


Terima Kasih
Ada pertanyaan?

Anda mungkin juga menyukai