MODUL AJAR BAB 1
Bagaimana Tubuh kita Bergerak
(Pembelajaran dengan Pendekatan DEEP LEARNING)
PENYUSUN
( ____________________________________)
BAB I | Bagaimana Tubuh Kita Bergerak?
MODUL AJAR IPAS
I. INFORMASI UMUM
II. IDENTITAS MODUL
Penyusun :
Instansi : SD/MI ……………………………
Tahun Penyusunan : 20..
Jenjang Sekolah : SD/MI
Mata Pelajaran : IPAS
Fase / Kelas : C/6
Bab : Bagaimana Tubuh kita Bergerak
Alokasi Waktu : 20 JP x 35 menit (5 Pertemuan)
A. KOMPETENSI AWAL
1. Peserta didik memahami fungsi organ tubuh yang berkaitan dengan sistem gerak.
2. Peserta didik mengenali berbagai bagian tubuh yang berperan dalam pergerakan.
3. Peserta didik memahami hubungan antara sistem saraf dan sistem gerak dalam tubuh manusia.
4. Peserta didik memahami bagaimana tubuh dapat bergerak melalui kerja sama antara tulang,
otot, dan sendi.
5. Peserta didik mengenali cara menjaga kesehatan sistem gerak melalui pola hidup sehat,
olahraga, dan asupan nutrisi yang tepat.
B. DELAPAN DIMENSI PROFIL LULUSAN
Pada kegiatan pembelajaran ini akan dilatihkan 8 dimensi profil lulusan tentang:
1. Keimanan dan Ketakwaan terhadap Tuhan YME
Memahami bagaimana tubuh bergerak melalui kerja sama antara tulang, otot, dan saraf
menunjukkan kebesaran Tuhan dalam menciptakan manusia. Kesadaran ini menumbuhkan rasa
syukur dan keimanan peserta didik terhadap karunia tubuh yang sehat.
2. Kewargaan
Mengetahui cara menjaga kesehatan sistem gerak membantu peserta didik memahami
pentingnya menjaga tubuh agar tetap sehat, sehingga mereka bisa berkontribusi secara aktif
dalam masyarakat, baik dalam bekerja, berolahraga, maupun membantu sesama.
3. Penalaran Kritis
Menganalisis hubungan antara sistem gerak dan sistem saraf, serta memahami penyebab
gangguan pada sistem gerak, melatih peserta didik berpikir kritis untuk menemukan solusi dalam
menjaga kesehatan tubuh.
4. Kreativitas
Menggunakan model atau diagram untuk menjelaskan sistem gerak, serta membuat simulasi
sederhana tentang cara kerja otot dan tulang, mendorong peserta didik untuk berpikir kreatif
dalam memahami konsep ilmiah.
5. Kolaborasi
Bekerja sama dalam kelompok untuk mengidentifikasi organ tubuh yang berperan dalam sistem
gerak atau mendiskusikan cara menjaga kesehatan sistem gerak membantu peserta didik
mengembangkan keterampilan bekerja sama dan menghargai pendapat orang lain.
6. Kemandirian
Mempraktikkan cara menjaga kesehatan sistem gerak, seperti melakukan olahraga secara rutin
dan menjaga pola makan yang baik, melatih peserta didik untuk bertanggung jawab terhadap
kesehatannya sendiri.
BAB I | Bagaimana Tubuh Kita Bergerak?
7. Kesehatan
Mengetahui pentingnya aktivitas fisik, posisi duduk yang benar, serta pola makan yang baik untuk
menjaga sistem gerak membantu peserta didik menjalani gaya hidup sehat dan menghindari
masalah pada tulang, otot, atau sendi.
8. Komunikasi
Menyampaikan hasil diskusi atau laporan tentang sistem gerak dengan bahasa yang jelas dan
runtut melatih peserta didik untuk berkomunikasi secara efektif dalam menyampaikan informasi
ilmiah.
GURU MENANYAKAN PELAKSANAAN 7 KEBIASAAN ANAK HEBAT
• Bangun-tidur bagaimana kamu memulai hari dengan baik?
• Beribadah -apa yang kamu lakukan untuk mengingat tuhan setiap hari?
• Berolahraga- mengapa penting untuk berolahraga setiap hari/
• Gemar belajar -apa hal yang kamu pelajari hari ini?
• Makan sehat dan bergizi -apa makanan yang sehat yang kamu konsumsi?
• Bermasyarakat- apa yang kamu lakukan untuk membantu teman atau keluarga?
• Tidur cepat - mengapa tidur yang cukup itu penting
C. SARANA DAN PRASARANA/ALAT DAN BAHAN
1. Ruang Kelas
2. LCD Projector
3. Laptop
4. Jaringan Internet/Wifi
5. Buku Guru dan buku Siswa IPAS kelas VI, serta sumber referensi lain
6. Alat dan Bahan
Pertemuan 1
a. Gambar kerangka (Lampiran 6.1) untuk masing-masing peserta didik
b. Kertas karton bekas
c. Alat tulis (spidol atau pensil)
d. Gunting
e. Sedotan plastik bekas yang sudah dicuci bersih
f. Benang tebal
g. Selotip
Pertemuan 2
a. 1 batang lilin
b. korek api
c. es batu secukupnya
d. stopwatch
Pertemuan 3
a. alat tulis
b. toples kaca yang mempunyai tutup
c. cuka
d. telur
e. sendok
D. TARGET PESERTA DIDIK
Peserta didik reguler (bukan berkebutuhan khusus)
BAB I | Bagaimana Tubuh Kita Bergerak?
E. MODEL PEMBELAJARAN
1. Tatap Muka
2. Pertemuan 1, 2, 3, 4: Pembelajaran Discovery Learning
3. Pertemuan 5: Pembelajaran PjBL
F. PENDEKATAN PEMBELAJARAN
1. Pembelajaran Mendalam (Deep Learning)
G. METODE PEMBELAJARAN
Pertemuan 1: Diskusi Interaktif, Brainstorming, Tanya Jawab, Membaca Mandiri, Diskusi
Kelompok, Eksperimen Kecil, Praktikum, dan Proyek Sederhana.
Pertemuan 2: Diskusi Interaktif, Permainan Interaktif, Observasi, Diskusi Kelompok,
Presentasi, Membaca Mandiri, Diskusi Klasikal, dan Refleksi.
Pertemuan 3: Diskusi Interaktif, Brainstorming, Tanya Jawab, Praktikum, Observasi,
Eksperimen Kecil, Simulasi, Analisis Data, Diskusi Klasikal dan Presentasi.
Pertemuan 4: Diskusi Interaktif, Brainstorming, Tanya Jawab, Membaca Mandiri, Diskusi
Kelompok, Praktikum, Diskusi Klasikal, Presentasi, Refleksi.
Pertemuan 5: Diskusi Interaktif, Brainstorming, Perencanaan Proyek, Praktikum, Presentasi
dan Diskusi Klasikal, Refleksi Individu, Diskusi Klasikal, Penguatan Konsep,
Evaluasi Mandiri.
KOMPETENSI INTI
A. TUJUAN PEMBELAJARAN
1. Peserta didik dapat mengidentifikasi organ tubuh yang berkaitan dengan sistem gerak dengan
benar.
2. Peserta didik dapat menjelaskan cara tubuh kita bisa bergerak dengan benar.
3. Peserta didik dapat mengidentifikasi sistem saraf yang mengendalikan tubuh kita dengan benar.
4. Peserta didik dapat menjelaskan cara menjaga kesehatan sistem gerak dalam perilaku sehari-
hari dengan benar.
B. CAPAIAN PEMBELAJARAN
Elemen Capaian Pembelajaran
Pemahaman Konsep Merefleksikan sistem organ tubuh manusia yang dikaitkan dengan cara menjaga
kesehatan tubuhnya; menganalisis hubungan antar komponen biotik dan abiotik, serta
pengaruhnya terhadap ekosistem; menjelaskan fenomena gelombang bunyi dan
cahaya dalam kehidupan sehari-hari; menghasilkan upaya penghematan energi, serta
pemanfaatan sumber energi alternatif dari sumber daya yang ada di sekitarnya
sebagai upaya mitigasi perubahan iklim; menjelaskan sistem tata surya, serta
kaitannya dengan rotasi dan revolusi bumi; menjelaskan letak dan kondisi geografis
negara Indonesia dengan menggunakan peta konvensional/digital; meninjau sejarah
perjuangan para pahlawan di lingkungan sekitar tempat tinggalnya; menemukan
keragaman budaya nasional dalam konteks kebhinekaan berdasarkan pemahaman
terhadap nilai-nilai kearifan lokal yang berlaku di wilayah tempat tinggal; serta
menerapkan kegiatan ekonomi masyarakat di lingkungan sekitar.
Keterampilan Proses Keterampilan Proses Mampu menerapkan keterampilan proses yang meliputi:
• Mengamati Murid mengamati fenomena dan peristiwa secara sederhana, mencatat
BAB I | Bagaimana Tubuh Kita Bergerak?
Elemen Capaian Pembelajaran
hasil pengamatannya, serta mencari persamaan dan perbedaannya.
• Mempertanyakan dan Memprediksi Dengan panduan pendidik, murid
mengidentifikasi pertanyaan yang dapat diselidiki secara ilmiah dan membuat
prediksinya. Merencanakan dan Melakukan Penyelidikan Secara mandiri, murid
merencanakan dan melakukan langkah-langkah operasional untuk menjawab
pertanyaan yang diajukan. Murid melakukan observasi menggunakan alat bantu
pengukuran sederhana.
• Memproses serta Menganalisis Data dan Informasi Murid mengolah data dalam
bentuk tabel dan grafik, serta menjelaskan hasil pengamatan dan pola atau hubungan
pada data. Murid membandingkan data dengan prediksi dan memberikan alasan
berdasarkan bukti.
• Mengevaluasi dan Refleksi Melakukan refleksi dan memberikan saran perbaikan
terhadap penyelidikan yang sudah dilakukan.
• Mengomunikasikan Hasil Murid mengomunikasikan hasil penyelidikan secara utuh
yang ditunjang dengan argumen dalam berbagai media
C. PEMAHAMAN BERMAKNA
Sistem gerak manusia memungkinkan kita untuk melakukan berbagai aktivitas sehari-hari, seperti
berjalan, berlari, menulis, dan mengangkat benda. Dengan memahami organ tubuh yang berperan
dalam sistem gerak, peserta didik dapat mengetahui bagaimana tulang, otot, dan sendi bekerja sama
agar tubuh bisa bergerak. Selain itu, sistem saraf berperan penting dalam mengendalikan pergerakan
tubuh melalui sinyal yang dikirim dari otak ke otot. Dalam kehidupan sehari-hari, menjaga kesehatan
sistem gerak sangat penting agar tubuh tetap kuat dan aktif. Kebiasaan seperti duduk dengan posisi
yang benar, rutin berolahraga, mengonsumsi makanan bergizi, serta menghindari kebiasaan buruk
seperti membawa beban terlalu berat dapat membantu menjaga kesehatan sistem gerak. Dengan
memahami hal ini, peserta didik dapat lebih sadar akan pentingnya menjaga tubuhnya agar tetap
sehat dan dapat bergerak dengan baik sepanjang hidup.
D. PERTANYAAN PEMANTIK
Mindful Learning:
1. Apa yang terjadi pada tubuh kita jika salah satu organ dalam sistem gerak mengalami cedera
atau tidak berfungsi dengan baik?
2. Pernahkah kalian merasa lelah setelah berolahraga? Bagaimana sistem gerak bekerja saat kita
berlari, melompat, atau mengangkat benda berat?
3. Mengapa kita perlu menyadari pentingnya menjaga kesehatan tulang, otot, dan sendi sejak dini?
Meaningful Learning:
4. Jika seseorang mengalami patah tulang, bagaimana sistem tubuhnya beradaptasi agar tetap bisa
bergerak?
5. Saat menulis, menggambar, atau bermain alat musik, bagaimana sistem saraf dan sistem gerak
bekerja sama?
6. Mengapa orang yang sudah lanjut usia sering mengalami kesulitan bergerak dibandingkan anak-
anak atau remaja?
7. Bagaimana cara kita menerapkan kebiasaan sehat untuk menjaga kesehatan sistem gerak dalam
kehidupan sehari-hari?
Joyful Learning:
8. Pernahkah kalian bermain lompat tali atau sepak bola? Bagian tubuh mana saja yang bekerja
saat melakukan aktivitas tersebut?
9. Ayo coba berdiri dengan satu kaki selama beberapa detik! Apa yang kalian rasakan? Organ atau
sistem apa saja yang membantu kalian menjaga keseimbangan?
BAB I | Bagaimana Tubuh Kita Bergerak?
10. Jika kalian bisa memiliki kekuatan super yang berhubungan dengan sistem gerak, kekuatan apa
yang kalian inginkan dan bagaimana cara tubuh kalian bekerja untuk mewujudkannya?
E. PERSIAPAN PEMBELAJARAN
1. Guru menyiapkan kebutuhan pembelajaran seperti Media Ajar guru Indonesia, menyiapkan
lembar kerja peserta didik, dsb.
2. Guru mengingatkan peserta didik untuk mempersiapkan buku teks, laptop, alat dan bahan yang
dibutuhkan.
F. KEGIATAN PEMBELAJARAN
Pertemuan Pertama (3 JP x 35 menit)
Topik A: Rangka, Sendi, dan Otot: Aktor Dibalik Bentuk Tubuh Kita (Mari Mencoba)
Alokasi
Kegiatan Pembelajaran
Waktu
Kegiatan Pendahuluan 15 menit
1. Guru memberi salam dan meminta salah satu peserta didik memimpin pembacaan doa
dilanjutkan dengan penegasan oleh guru tentang pentingnya berdoa sebelum memulai
suatu kegiatan dalam rangka menanamkan keyakinan yang kuat terhadap kuasa
Tuhan Yang Maha Esa dalam memahami ilmu yang dipelajari.
2. Guru menyapa peserta didik (menanyakan kabar, mengecek kehadiran dan kesiapan
peserta didik, dan lain-lain), serta menyemangati peserta didik dengan tepukan, atau
bernyanyi. (Joyful Learning)
3. Guru mengajukan pertanyaan pemantik berbasis deep learning:
• Mindful Learning: "Apa yang kalian rasakan ketika bergerak? Apakah kalian
pernah memperhatikan bagaimana tubuh kita bisa bergerak?"
• Meaningful Learning: "Mengapa kita perlu memahami cara tubuh kita bergerak?
Bagaimana pengetahuan ini bisa berguna dalam kehidupan sehari-hari?"
• Joyful Learning: "Jika kalian bisa menciptakan gerakan baru, gerakan seperti
apa yang ingin kalian ciptakan dan mengapa?"
4. Guru mengadakan tes kemampuan awal melalui pertanyaan awal:
"Apa yang kalian ketahui tentang tulang, otot, dan sendi?"
5. Guru menyampaikan tujuan kegiatan pembelajaran kali ini dan menjelaskan kegiatan
apa saja yang akan dilakukan serta hal-hal apa saja yang akan dinilai dari peserta didik
selama proses pembelajaran.
Kegiatan Inti 75 menit
Sintaks 1: Stimulation (Pemberian Rangsangan)
Metode: Diskusi interaktif dengan tanya-jawab
1. Guru mengarahkan peserta didik untuk memerhatikan gambar pembuka bab.
Deep Learning:
• Mindful Learning: Guru meminta peserta didik merenungkan pengalaman
mereka tentang gerakan tubuh dengan pertanyaan, "Apa yang kalian rasakan
ketika bergerak? Bagaimana tubuh kita bisa melakukan gerakan seperti itu?"
Sintaks 2: Problem Statement (Identifikasi Masalah)
BAB I | Bagaimana Tubuh Kita Bergerak?
Alokasi
Kegiatan Pembelajaran
Waktu
Metode: Brainstorming dan tanya-jawab
2. Guru menanyakan kepada peserta didik apakah mereka memiliki pengalaman serupa
seperti pada gambar? Lalu, kira-kira bagaimana Ian dapat bergerak dalam kondisi
tersebut?
Deep Learning:
• Meaningful Learning: Guru mengaitkan pertanyaan dengan kehidupan sehari-
hari, misalnya, "Apa yang terjadi jika kita tidak bisa bergerak? Mengapa penting
memahami cara tubuh kita bergerak?"
Sintaks 3: Data Collection (Pengumpulan Data)
Metode: Membaca mandiri dan diskusi kelompok
3. Guru mengajak peserta didik untuk mempelajari narasi pengantar Topik A. Guru dapat
melakukan diskusi yang berkaitan dengan teks.
Diferensiasi:
• Proses: Peserta didik dapat membaca teks secara individu, berpasangan, atau
dalam kelompok kecil.
Deep Learning:
• Joyful Learning: Guru menggunakan permainan tanya-jawab untuk membuat
suasana belajar lebih menyenangkan.
Sintaks 4: Data Processing (Pengolahan Data)
Metode: Eksperimen kecil (menggerakkan jari dan mengamati)
4. Guru mengajak peserta didik membuka telapak tangannya, menggerakkan jarinya,
kemudian mengamati bagaimana jari bergerak.
Pendekatan Saintifik: Peserta didik diajak untuk mengamati (observasi), menanya,
dan mencoba menjelaskan mekanisme gerak jari.
Sintaks 5: Verification (Pembuktian)
Metode: Praktikum dan Proyek Sederhana
5. Guru mengarahkan peserta didik membuat replika tangan melalui aktivitas “Mari
Mencoba” sesuai dengan panduan di buku siswa.
Diferensiasi:
• Produk: Peserta didik dapat memilih cara menyajikan hasil observasi (gambar,
tulisan, atau presentasi lisan).
6. Guru membagikan LKPD I (kegiatan 1 dan 2) kepada peserta didik dan berikan arahan
seputar kegiatan observasi sesuai panduan yang ada pada LKPD I. (lihat LKPD I pada
lampiran)
7. Guru membuat time line (alokasi waktu) untuk menyelesaikan proyek.
8. Selama peserta didik berkegiatan mandiri, guru dapat membantu peserta didik yang
masih kesulitan memahami instruksi kegiatan atau mengisi hasil pengamatan di lembar
kerja.
Kegiatan Penutup 15 menit
1. Peserta didik membuat resume dan menyimpulkan tentang poin-poin penting yang
muncul dalam kegiatan pembelajaran yang telah dilakukan.
2. Guru mengaitkan materi dengan Dimensi Profil Lulusan berikut:
• Keimanan dan Ketakwaan terhadap Tuhan YME: "Bagaimana kita bisa
bersyukur atas karunia Tuhan yang memberikan tubuh yang bisa bergerak
dengan sempurna?"
• Kewargaan: "Bagaimana kita bisa membantu teman atau orang lain yang
mengalami kesulitan dalam bergerak?"
• Penalaran Kritis: "Apa yang terjadi jika salah satu bagian tubuh kita tidak bisa
bergerak? Bagaimana kita bisa mengatasinya?"
• Kreativitas: "Bagaimana kalian bisa menciptakan gerakan baru yang bermanfaat
untuk kesehatan?"
• Kolaborasi: "Bagaimana kerja sama dalam kelompok membantu kalian
memahami materi ini?"
BAB I | Bagaimana Tubuh Kita Bergerak?
Alokasi
Kegiatan Pembelajaran
Waktu
3. Guru mengagendakan pekerjaan rumah.
4. Guru mengagendakan materi yang harus dipelajari pada pertemuan berikutnya.
5. Guru menutup kegiatan pembelajaran dengan menyanyikan lagu Nasional/Daerah
dilanjutkan dengan doa dan mengucapkan salam.
Pertemuan Kedua (3 JP x 35 menit)
Topik A: Rangka, Sendi, dan Otot: Aktor Dibalik Bentuk Tubuh Kita (Lakukan Bersama, Mari
Refleksikan)
Alokasi
Kegiatan Pembelajaran
Waktu
Kegiatan Pendahuluan 10 menit
1. Guru memberi salam dan meminta salah satu peserta didik memimpin pembacaan doa
dilanjutkan dengan penegasan oleh guru tentang pentingnya berdoa sebelum memulai
suatu kegiatan dalam rangka menanamkan keyakinan yang kuat terhadap kuasa
Tuhan Yang Maha Esa dalam memahami ilmu yang dipelajari.
2. Guru menyapa peserta didik (menanyakan kabar, mengecek kehadiran dan kesiapan
peserta didik, dan lain-lain), serta menyemangati peserta didik dengan tepukan, atau
bernyanyi. (Joyful Learning)
3. Guru mengajukan pertanyaan pemantik berbasis deep learning:
• Mindful Learning: "Apa yang kalian rasakan ketika menggerakkan tangan atau
kaki? Bagaimana tubuh kalian bisa melakukan gerakan tersebut?"
• Meaningful Learning: "Mengapa kita perlu memahami cara tubuh kita bergerak?
Bagaimana pengetahuan ini bisa membantu kita dalam kehidupan sehari-hari?"
• Joyful Learning: "Jika kalian bisa menciptakan gerakan baru, gerakan seperti
apa yang ingin kalian ciptakan dan mengapa?"
4. Guru mengadakan tes kemampuan awal melalui pertanyaan awal.
5. Guru menyampaikan tujuan kegiatan pembelajaran kali ini dan menjelaskan kegiatan
apa saja yang akan dilakukan serta hal-hal apa saja yang akan dinilai dari peserta didik
selama proses pembelajaran.
Kegiatan Inti 75 menit
Sintaks 1: Stimulation (Pemberian Rangsangan)
Metode: Diskusi interaktif dengan tanya-jawab
1. Setelah peserta didik mengenal tulang dan sendi, guru akan mengajak peserta didik
untuk melakukan kegiatan “Lakukan Bersama” di area terbuka di lingkungan sekolah.
Deep Learning:
• Mindful Learning: Guru meminta peserta didik merenungkan pengalaman
mereka tentang gerakan tubuh dengan pertanyaan, "Apa yang kalian rasakan
ketika bergerak? Bagaimana tubuh kita bisa melakukan gerakan seperti itu?"
Sintaks 2: Problem Statement (Identifikasi Masalah)
Metode: Brainstorming dan tanya-jawab
2. Guru menanyakan, "Bagaimana tulang, sendi, dan otot bekerja sama untuk membuat
tubuh kita bergerak?"
Deep Learning:
• Meaningful Learning: Guru mengaitkan pertanyaan dengan kehidupan sehari-
hari, misalnya, "Apa yang terjadi jika salah satu bagian tubuh kita tidak bisa
bergerak? Mengapa penting memahami cara tubuh kita bergerak?"
Sintaks 3: Data Collection (Pengumpulan Data)
Metode: Permainan Interaktif dan Observasi
3. Guru memandu peserta didik saat bermain Nama Berkata sesuai dengan buku siswa.
Diferensiasi:
• Proses: Peserta didik dapat bekerja secara individu atau berkelompok.
Deep Learning:
BAB I | Bagaimana Tubuh Kita Bergerak?
Alokasi
Kegiatan Pembelajaran
Waktu
• Joyful Learnin): Guru memastikan suasana kegiatan menyenangkan dan
interaktif.
Sintaks 4: Data Processing (Pengolahan Data)
Metode: Diskusi Kelompok dan Presentasi
4. Guru memandu peserta didik untuk menyimpulkan mekanisme gerak tubuh
berdasarkan kegiatan yang dilakukan.
Pendekatan Saintifik: Peserta didik diajak untuk mengamati (observasi), menanya,
dan mencoba menjelaskan mekanisme gerak tubuh.
Sintaks 5: Verification (Pembuktian)
Metode: Membaca Mandiri dan Diskusi Klasikal
5. Guru mengajak peserta didik untuk membaca bacaan tentang “Sendi dan Otot”.
Diferensiasi:
• Konten: Guru menyediakan teks dengan variasi tingkat kesulitan (misalnya, teks
singkat untuk peserta didik yang membutuhkan bantuan dan teks lengkap untuk
peserta didik yang mandiri).
Sintaks 6: Generalization (Penyimpulan)
Metode: Refleksi dan Presentasi
6. Guru memandu peserta didik untuk menyimpulkan mekanisme gerak tubuh
berdasarkan hasil observasi dan diskusi.
Deep Learning
• Meaningful Learning: Guru mengaitkan kesimpulan dengan manfaat memahami
gerak tubuh dalam kehidupan sehari-hari.
Kegiatan Penutup 20 menit
1. Guru dapat melakukan Evaluasi dan Pengayaan dengan menginstruksikan peserta
didik mengerjakan soal pada aktivitas “Mari Refleksikan” secara individu.
2. Kemudian guru mengarahkan peserta didik menjawab soal pada aktivitas “Memilih
Tantangan”.
3. Peserta didik membuat resume dan menyimpulkan tentang poin-poin penting yang
muncul dalam kegiatan pembelajaran yang telah dilakukan.
4. Guru mengaitkan materi dengan Dimensi Profil Lulusan berikut:
• Keimanan dan Ketakwaan terhadap Tuhan YME: "Bagaimana kita bisa
bersyukur atas karunia Tuhan yang memberikan tubuh yang bisa bergerak
dengan sempurna?"
• Kewargaan: "Bagaimana kita bisa membantu teman atau orang lain yang
mengalami kesulitan dalam bergerak?"
• Penalaran Kritis: "Apa yang terjadi jika salah satu bagian tubuh kita tidak bisa
bergerak? Bagaimana kita bisa mengatasinya?"
• Kreativitas: "Bagaimana kalian bisa menciptakan gerakan baru yang bermanfaat
untuk kesehatan?"
• Kolaborasi: "Bagaimana kerja sama dalam kelompok membantu kalian
memahami materi ini?"
5. Guru mengagendakan pekerjaan rumah:
• Peserta didik diminta untuk mengamati gerakan tubuh mereka saat melakukan
aktivitas sehari-hari (misalnya, berjalan, berlari, atau menulis) dan mencatat
peran tulang, sendi, dan otot dalam gerakan tersebut.
• Peserta didik juga diminta untuk mencari informasi tentang satu jenis penyakit
yang menyerang sistem gerak dan menuliskan cara mencegahnya.
6. Guru mengagendakan materi yang harus dipelajari pada pertemuan berikutnya.
7. Guru menutup kegiatan pembelajaran dengan menyanyikan lagu Nasional/Daerah
dilanjutkan dengan doa dan mengucapkan salam.
BAB I | Bagaimana Tubuh Kita Bergerak?
Pertemuan Ketiga (4 JP x 35 menit)
Topik B: Sistem Saraf: Kabel Panjang di Tubuh Kita
Alokasi
Kegiatan Pembelajaran
Waktu
Kegiatan Pendahuluan 20 menit
1. Guru memberi salam dan meminta salah satu peserta didik memimpin pembacaan doa
dilanjutkan dengan penegasan oleh guru tentang pentingnya berdoa sebelum memulai
suatu kegiatan dalam rangka menanamkan keyakinan yang kuat terhadap kuasa
Tuhan Yang Maha Esa dalam memahami ilmu yang dipelajari.
2. Guru menyapa peserta didik (menanyakan kabar, mengecek kehadiran dan kesiapan
peserta didik, dan lain-lain), serta menyemangati peserta didik dengan tepukan, atau
bernyanyi. (Joyful Learning)
3. Guru mengajukan pertanyaan pemantik berbasis deep learning:
• Mindful Learning: "Apa yang kalian rasakan ketika tangan kalian secara tidak
sengaja terkena benda panas? Bagaimana tubuh kalian meresponsnya?"
• Meaningful Learning: "Mengapa kita perlu memahami cara sistem saraf
bekerja? Bagaimana pengetahuan ini bisa membantu kita dalam kehidupan
sehari-hari?"
• Joyful Learning: "Jika kalian bisa menciptakan sistem saraf supercepat, seperti
apa sistem saraf itu dan mengapa?"
4. Guru mengadakan tes kemampuan awal melalui pertanyaan awal.
5. Guru menyampaikan tujuan kegiatan pembelajaran kali ini dan menjelaskan kegiatan
apa saja yang akan dilakukan serta hal-hal apa saja yang akan dinilai dari peserta didik
selama proses pembelajaran.
Kegiatan Inti 100
Sintaks 1: Stimulation (Pemberian Rangsangan) menit
Metode: Diskusi Interaktif dengan tanya-jawab
1. Guru mengarahkan peserta didik untuk membaca dan mengamati gambar pembuka
Topik B.
2. Guru menampilkan gambar berikut.
Deep Learning:
• Mindful Learning: Guru meminta peserta didik merenungkan pengalaman
mereka tentang respons tubuh terhadap rangsangan, misalnya, "Apa yang kalian
rasakan ketika tangan kalian terkena benda panas?"
Sintaks 2: Problem Statement (Identifikasi Masalah)
Metode: Brainstorming dan Tanya-Jawab
3. Guru menanyakan, "Bagaimana sistem saraf bekerja saat kita merespons
rangsangan? Mengapa respons tubuh kita bisa sangat cepat?"
Deep Learning:
• Meaningful Learning: Guru mengaitkan pertanyaan dengan kehidupan sehari-
hari, misalnya, "Apa yang terjadi jika sistem saraf kita tidak bekerja dengan baik?"
Sintaks 3: Data Collection (Pengumpulan Data)
Metode: Praktikum dan Observasi
4. Guru mengarahkan peserta didik untuk mengerjakan aktivitas “Mari Mencoba”.
BAB I | Bagaimana Tubuh Kita Bergerak?
Alokasi
Kegiatan Pembelajaran
Waktu
Diferensiasi:
• Proses: Peserta didik dapat bekerja secara individu atau berkelompok.
Deep Learning:
• Joyful Learning: Guru memastikan suasana kegiatan menyenangkan dan
interaktif.
Sintaks 4: Data Processing (Pengolahan Data)
Metode: Eksperimen Kecil dan Pengisian LKPD
5. Guru membagikan LKPD II kepada peserta didik dan berikan arahan seputar kegiatan
observasi sesuai panduan yang ada pada LKPD II. (lihat LKPD II pada lampiran)
Pendekatan Saintifik: Peserta didik diajak untuk mengamati (observasi), menanya,
dan mencoba menjelaskan mekanisme kerja sistem saraf.
Sintaks 5: Verification (Pembuktian)
Metode: Simulasi dan Analisis Data
6. Guru mengarahkan peserta didik untuk melakukan simulasi “Lakukan Bersama”
tentang kecepatan respons sistem saraf.
Diferensiasi:
• Produk: Peserta didik dapat memilih cara menyajikan hasil simulasi (tabel, grafik,
atau presentasi lisan).
Sintaks 6: Generalization (Penyimpulan)
Metode: Diskusi Klasikal dan Presentasi
7. Guru memandu peserta didik untuk menyimpulkan mekanisme kerja sistem saraf
berdasarkan hasil observasi dan simulasi.
Deep Learning:
• Meaningful Learning: Guru mengaitkan kesimpulan dengan manfaat memahami
sistem saraf dalam kehidupan sehari-hari.
Kegiatan Penutup 20 menit
1. Guru dapat melakukan Evaluasi dan Pengayaan dengan menginstruksikan peserta
didik mengerjakan soal pada aktivitas “Mari Refleksikan” secara individu.
2. Kemudian guru mengarahkan peserta didik menjawab soal pada aktivitas “Memilih
Tantangan”.
3. Peserta didik membuat resume dan menyimpulkan tentang poin-poin penting yang
muncul dalam kegiatan pembelajaran yang telah dilakukan.
4. Guru mengaitkan materi dengan Dimensi Profil Lulusan berikut:
• Keimanan dan Ketakwaan terhadap Tuhan YME: "Bagaimana kita bisa
bersyukur atas karunia Tuhan yang memberikan sistem saraf yang sempurna?"
• Kewargaan: "Bagaimana kita bisa membantu orang lain yang mengalami
gangguan pada sistem saraf?"
• Penalaran Kritis: "Apa yang terjadi jika sistem saraf kita tidak bekerja dengan
baik? Bagaimana kita bisa mengatasinya?"
• Kreativitas: "Bagaimana kalian bisa menciptakan alat atau cara untuk mencegah
gangguan pada sistem saraf?"
• Kolaborasi: "Bagaimana kerja sama dalam kelompok membantu kalian
memahami materi ini?"
5. Guru mengagendakan pekerjaan rumah:
• Peserta didik diminta untuk mengamati gerakan tubuh mereka saat melakukan
aktivitas sehari-hari (misalnya, berjalan, berlari, atau menulis) dan mencatat
peran sistem saraf dalam gerakan tersebut.
• Peserta didik juga diminta untuk mencari informasi tentang satu jenis penyakit
yang menyerang sistem saraf dan menuliskan cara mencegahnya.
6. Guru mengagendakan materi yang harus dipelajari pada pertemuan berikutnya.
7. Guru menutup kegiatan pembelajaran dengan menyanyikan lagu Nasional/Daerah
dilanjutkan dengan doa dan mengucapkan salam.
BAB I | Bagaimana Tubuh Kita Bergerak?
Pertemuan Keempat (4 JP x 35 menit)
Topik C: Penyakit yang Menyerang Sistem Gerak
Alokasi
Kegiatan Pembelajaran
Waktu
Kegiatan Pendahuluan 20 menit
1. Guru memberi salam dan meminta salah satu peserta didik memimpin pembacaan doa
dilanjutkan dengan penegasan oleh guru tentang pentingnya berdoa sebelum memulai
suatu kegiatan dalam rangka menanamkan keyakinan yang kuat terhadap kuasa
Tuhan Yang Maha Esa dalam memahami ilmu yang dipelajari.
2. Guru menyapa peserta didik (menanyakan kabar, mengecek kehadiran dan kesiapan
peserta didik, dan lain-lain), serta menyemangati peserta didik dengan tepukan, atau
bernyanyi. (Joyful Learning)
3. Guru mengajukan pertanyaan pemantik berbasis deep learning:
• Mindful Learning: "Apa yang kalian rasakan ketika mengalami nyeri atau cedera
pada tubuh? Bagaimana tubuh kalian meresponsnya?"
• Meaningful Learning: "Mengapa kita perlu memahami penyakit yang menyerang
sistem gerak? Bagaimana pengetahuan ini bisa membantu kita menjaga
kesehatan tubuh?"
• Joyful Learning: "Jika kalian bisa menciptakan alat atau cara untuk mencegah
cedera pada sistem gerak, seperti apa alat atau cara itu dan mengapa?"
4. Guru mengadakan tes kemampuan awal melalui pertanyaan awal.
5. Guru menyampaikan tujuan kegiatan pembelajaran kali ini dan menjelaskan kegiatan
apa saja yang akan dilakukan serta hal-hal apa saja yang akan dinilai dari peserta didik
selama proses pembelajaran.
Kegiatan Inti 100
Sintaks 1: Stimulation (Pemberian Rangsangan) menit
Metode: Diskusi Interaktif dengan Tanya-Jawab
1. Guru mengarahkan peserta didik untuk mengamati gambar pembuka Topik C.
2. Guru menampilkan gambar berikut.
Deep Learning:
• Mindful Learning: Guru meminta peserta didik merenungkan pengalaman
mereka tentang cedera atau nyeri pada tubuh.
Sintaks 2: Problem Statement (Identifikasi Masalah)
Metode: Brainstorming dan Tanya-Jawab
3. Guru menanyakan kepada peserta didik:
a. Apa yang diinformasikan pada gambar tersebut?
b. Bagian tubuh mana yang digambarkan memiliki cedera?
c. Apakah kalian pernah mengalami nyeri yang serupa?
d. Kira-kira apa penyebabnya?
Deep Learning:
• Meaningful Learning: Guru mengaitkan pertanyaan dengan kehidupan sehari-
hari, misalnya, "Apa yang terjadi jika kita tidak menjaga kesehatan sistem gerak?"
Sintaks 3: Data Collection (Pengumpulan Data)
Metode: Membaca Mandiri dan Diskusi Kelompok
BAB I | Bagaimana Tubuh Kita Bergerak?
Alokasi
Kegiatan Pembelajaran
Waktu
4. Guru mengarahkan peserta didik untuk membaca narasi pengantar Topik C.
Diferensiasi:
• Konten: Guru menyediakan teks dengan variasi tingkat kesulitan (misalnya, teks
singkat untuk peserta didik yang membutuhkan bantuan dan teks lengkap untuk
peserta didik yang mandiri).
Deep Learning:
• Joyful Learning: Guru menggunakan permainan tanya-jawab untuk membuat
suasana belajar lebih menyenangkan.
Sintaks 4: Data Processing (Pengolahan Data)
Metode: Praktikum dan Pengisian LKPD
5. Guru mengarahkan peserta didik untuk mengerjakan pada aktivitas “Mari Mencoba”.
Diferensiasi:
• Proses: Peserta didik dapat bekerja secara individu atau berkelompok.
Pendekatan Saintifik: Peserta didik diajak untuk mengamati (observasi), menanya,
dan mencoba menjelaskan penyebab cedera pada sistem gerak.
Sintaks 5: Verification (Pembuktian)
Metode: Diskusi Klasikal dan Presentasi
6. Guru memandu peserta didik untuk menyimpulkan penyebab dan cara mencegah
penyakit yang menyerang sistem gerak berdasarkan hasil observasi dan diskusi.
Deep Learning:
• Meaningful Learning: Guru mengaitkan kesimpulan dengan manfaat menjaga
kesehatan sistem gerak dalam kehidupan sehari-hari.
Sintaks 6: Generalization (Penyimpulan)
Metode: Refleksi dan Presentasi
7. Guru memandu peserta didik untuk menyimpulkan mekanisme kerja sistem gerak dan
penyakit yang menyerangnya.
Deep Learning:
• Critical Thinking: Guru meminta peserta didik menganalisis hubungan antara
aktivitas sehari-hari dan kesehatan sistem gerak.
Kegiatan Penutup 20 menit
1. Guru dapat melakukan Evaluasi dan Pengayaan dengan menginstruksikan peserta
didik mengerjakan soal pada aktivitas “Mari Refleksikan” secara individu.
2. Kemudian guru mengarahkan peserta didik menjawab soal pada aktivitas “Memilih
Tantangan”.
3. Peserta didik membuat resume dan menyimpulkan tentang poin-poin penting yang
muncul dalam kegiatan pembelajaran yang telah dilakukan.
4. Guru mengaitkan materi dengan Dimensi Profil Lulusan berikut:
• Keimanan dan Ketakwaan terhadap Tuhan YME: "Bagaimana kita bisa
bersyukur atas karunia Tuhan yang memberikan tubuh yang sehat?"
• Kewargaan: "Bagaimana kita bisa membantu orang lain yang mengalami
gangguan pada sistem gerak?"
• Penalaran Kritis: "Apa yang terjadi jika kita tidak menjaga kesehatan sistem
gerak? Bagaimana kita bisa mencegahnya?"
• Kreativitas: "Bagaimana kalian bisa menciptakan alat atau cara untuk mencegah
cedera pada sistem gerak?"
• Kolaborasi: "Bagaimana kerja sama dalam kelompok membantu kalian
memahami materi ini?"
5. Guru mengagendakan pekerjaan rumah:
• Peserta didik diminta untuk mengamati gerakan tubuh mereka saat melakukan
aktivitas sehari-hari (misalnya, berjalan, berlari, atau menulis) dan mencatat
peran tulang, sendi, dan otot dalam gerakan tersebut.
• Peserta didik juga diminta untuk mencari informasi tentang satu jenis penyakit
yang menyerang sistem gerak dan menuliskan cara mencegahnya.
BAB I | Bagaimana Tubuh Kita Bergerak?
Alokasi
Kegiatan Pembelajaran
Waktu
6. Guru mengagendakan materi yang harus dipelajari pada pertemuan berikutnya.
7. Guru menutup kegiatan pembelajaran dengan menyanyikan lagu Nasional/Daerah
dilanjutkan dengan doa dan mengucapkan salam.
Pertemuan Kelima (6 JP x 35 menit)
Sub: Proyek Belajar
Alokasi
Kegiatan Pembelajaran
Waktu
Kegiatan Pendahuluan 15 menit
1. Guru memberi salam dan meminta salah satu peserta didik memimpin pembacaan doa
dilanjutkan dengan penegasan oleh guru tentang pentingnya berdoa sebelum memulai
suatu kegiatan dalam rangka menanamkan keyakinan yang kuat terhadap kuasa
Tuhan Yang Maha Esa dalam memahami ilmu yang dipelajari.
2. Guru menyapa peserta didik (menanyakan kabar, mengecek kehadiran dan kesiapan
peserta didik, dan lain-lain), serta menyemangati peserta didik dengan tepukan, atau
bernyanyi. (Joyful Learning)
3. Guru mengajukan pertanyaan pemantik berbasis deep learning:
• Mindful Learning: "Apa yang kalian rasakan ketika menggerakkan tangan atau
kaki? Bagaimana tubuh kalian bisa melakukan gerakan tersebut?"
• Meaningful Learning: "Mengapa kita perlu memahami cara tubuh kita bergerak?
Bagaimana pengetahuan ini bisa membantu kita dalam kehidupan sehari-hari?"
• Joyful Learning: "Jika kalian bisa menciptakan gerakan baru, gerakan seperti
apa yang ingin kalian ciptakan dan mengapa?"
4. Guru mengadakan tes kemampuan awal melalui pertanyaan awal.
5. Guru menyampaikan tujuan kegiatan pembelajaran kali ini dan menjelaskan kegiatan
apa saja yang akan dilakukan serta hal-hal apa saja yang akan dinilai dari peserta didik
selama proses pembelajaran.
Kegiatan Inti 175
Sintaks 1: Pertanyaan Pemantik (Driving Question) menit
Metode: Diskusi Interaktif dengan Tanya-Jawab
1. Guru membagikan lembar kerja proyek I kepada peserta didik. (lihat LKP I pada
lampiran)
Deep Learning:
• Meaningful Learning: Guru meminta peserta didik merenungkan pertanyaan,
"Bagaimana tulang, otot, dan sistem saraf bekerja sama untuk membuat tubuh
kita bergerak?"
Sintaks 2: Perencanaan (Planning)
Metode: Brainstorming dan Perencanaan Proyek
2. Guru meminta peserta didik untuk melaksanakan kegiatan sesuai instruksi yang tertulis
pada LKP I yang telah dibagikan.
Diferensiasi:
• Proses: Peserta didik dapat bekerja secara individu atau berkelompok.
Deep Learning:
• Joyful Learning: Guru memastikan suasana kegiatan menyenangkan dan
interaktif.
Sintaks 3: Penelitian dan Pembuatan (Research and Creation)
Metode: Praktikum dan Pengisian LKP
3. Guru mendampingi peserta didik selama kegiatan proyek berlangsung.
Pendekatan Saintifik: Peserta didik diajak untuk mengamati (observasi), menanya,
dan mencoba menjelaskan mekanisme gerak tubuh.
Sintaks 4: Presentasi (Presentation)
Metode: Presentasi dan Diskusi Klasikal
BAB I | Bagaimana Tubuh Kita Bergerak?
Alokasi
Kegiatan Pembelajaran
Waktu
4. Setelah peserta didik menyelesaikan karya yang telah dibuat, guru meminta peserta
didik untuk mempresentasikan hasil karya mereka di depan teman-temannya.
Diferensiasi:
• Produk: Peserta didik dapat memilih cara menyajikan hasil proyek (gambar,
tulisan, atau presentasi lisan).
Sintaks 5: Refleksi (Reflection)
Metode: Refleksi Individu dan Diskusi Klasikal
5. Selanjutnya guru meminta peserta didik untuk menjawab pertanyaan refleksi kegiatan
proyek berikut ini:
a. Apa pengalaman menarik yang kalian dapatkan saat melakukan kegiatan proyek
ini?
b. Apa saja hambatan yang kalian dapatkan saat melakukan kegiatan proyek ini?
c. Seberapa puas kalian dengan hasil yang didapatkan dari melakukan kegiatan
proyek ini? Apa yang membuat kalian merasa puas/tidak puas?
d. Berdasarkan pengalaman kalian menyelesaikan proyek ini, menurut kalian
manakah yang lebih penting tulang, otot, atau sistem saraf? Jelaskan!
Sintaks 6: Penguatan Konsep (Concept Reinforcement)
Metode: Diskusi Klasikal dan Penguatan Konsep
6. Guru dapat mengajak peserta didik untuk mengisi bersama-sama pada kolom peta
konsep.
7. Guru dapat menuliskannya pada papan tulis.
Sintaks 7: Evaluasi (Evaluation)
Metode: Evaluasi Mandiri dan Diskusi Klasikal
8. Guru meminta peserta didik untuk mengerjakan soal pada aktivitas “Uji Pemahaman”.
Soal tersebut dapat dikerjakan secara individu atau secara diskusi tergantung
kebijakan dari guru.
9. Guru mengoreksi dan membahas hasil pekerjaan peserta didik secara bersama-sama.
Kegiatan Penutup 20 menit
1. Peserta didik membuat resume dan menyimpulkan tentang poin-poin penting yang
muncul dalam kegiatan pembelajaran yang telah dilakukan.
2. Guru mengaitkan materi dengan Dimensi Profil Lulusan berikut:
• Keimanan dan Ketakwaan terhadap Tuhan YME: "Bagaimana kita bisa
bersyukur atas karunia Tuhan yang memberikan tubuh yang bisa bergerak
dengan sempurna?"
• Kewargaan: "Bagaimana kita bisa membantu teman atau orang lain yang
mengalami kesulitan dalam bergerak?"
• Penalaran Kritis: "Apa yang terjadi jika salah satu bagian tubuh kita tidak bisa
bergerak? Bagaimana kita bisa mengatasinya?"
• Kreativitas: "Bagaimana kalian bisa menciptakan gerakan baru yang bermanfaat
untuk kesehatan?"
• Kolaborasi: "Bagaimana kerja sama dalam kelompok membantu kalian
memahami materi ini?"
3. Guru mengagendakan pekerjaan rumah:
• Tugas 1: Peserta didik diminta untuk mengamati gerakan tubuh mereka saat
melakukan aktivitas sehari-hari (misalnya, berjalan, berlari, atau menulis) dan
mencatat peran tulang, sendi, dan otot dalam gerakan tersebut. Hasil
pengamatan ditulis dalam bentuk laporan singkat (1-2 paragraf).
• Tugas 2: Peserta didik diminta untuk mencari informasi tentang satu jenis
penyakit yang menyerang sistem gerak (misalnya, osteoporosis, arthritis, atau
kram otot) dan menuliskan:
a. Penyebab penyakit tersebut.
b. Gejala yang dialami.
c. Cara mencegah atau mengatasinya.
BAB I | Bagaimana Tubuh Kita Bergerak?
Alokasi
Kegiatan Pembelajaran
Waktu
Hasil pencarian ditulis dalam bentuk poster mini atau infografis sederhana.
4. Guru menutup kegiatan pembelajaran dengan menyanyikan lagu Nasional/Daerah
dilanjutkan dengan doa dan mengucapkan salam.
G. ASESMEN
No Jenis Asesmen Bentuk Asesmen
• Pertanyaan pemantik sebelum pembelajaran dimulai.
1. Diagnostik
• Tanya jawab sebagai tindak lanjut.
Penilaian proses, observasi sikap, performa berupa
presentasi dan pameran hasil karya, keterampilan dan
2. Formatif
pengetahuan selama peserta didik mempelajari bab 1,
yaitu bagaimana tubuh kita bergerak?
3. Sumatif Tertulis (Soal Pilihan Ganda)
H. KEGIATAN REMEDIAL DAN PENGAYAAN
1. Kegiatan Remedial:
Peserta didik yang hasil belajarnya belum mencapai target guru melakukan pengulangan materi
dengan pendekatan yang lebih individual dan memberikan tugas individual tambahan untuk
memperbaiki hasil belajar peserta didik yang bersangkutan.
2. Kegiatan Pengayaan:
Peserta didik yang daya tangkap dan daya kerjanya lebih dari peserta didik lain, guru
memberikan kegiatan pengayaan yang lebih menantang dan memperkuat daya serapnya
terhadap materi yang telah dipelajari.
I. REFLEKSI PESERTA DIDIK DAN GURU
1. Refleksi Peserta didik
Pertanyaan refleksi Jawaban
Bagian manakah yang menurutmu paling sulit dari
pelajaran ini?
Apa yang akan kamu lakukan untuk memperbaiki
hasil belajarmu?
Kepada siapa kamu akan meminta bantuan untuk
memahami pelajaran ini?
Jika kamu diminta untuk memberikan bintang 1
sampai 5, berapa bintang akan kamu berikan pada
usaha yang telah kamu lakukan?
Bagian mana yang paling kamu sukai?
Apa yang tidak kamu sukai selama kegiatan
pembelajaran hari ini?
2. Refleksi Guru
No Pertanyaan Jawaban
1 Apa yang sudah berjalan baik di dalam
kelas? Apa yang saya sukai dari kegiatan
pembelajaran kali ini? Apa yang tidak saya
sukai?
2 Pelajaran apa yang saya dapatkan selama
pembelajaran?
3 Apa yang ingin saya ubah untuk
meningkatkan/memperbaiki
pelaksanaan/hasil pembelajaran?
4 Dengan pengetahuan yang saya dapat/miliki
BAB I | Bagaimana Tubuh Kita Bergerak?
No Pertanyaan Jawaban
sekarang, apa yang akan saya lakukan jika
harus mengajar kegiatan yang sama di
kemudian hari?
5 Kapan atau pada bagian mana saya merasa
kreatif ketika mengajar? Jelaskan
alasannya!
6. Pada topik mana, peserta didik
mendapatkan pengalaman belajar paling
menarik? Jelaskan!
7. Pada momen apa peserta didik menemui
kesulitan saat mengerjakan tugas akhir
mereka?
8. Bagaimana mereka mengatasi masalah
tersebut dan apa peran saya pada saat itu?
9. ……………...
10. ……………...
Mengetahui,
Kepala Sekolah Guru Mata Pelajaran
……………………. …………………….
NIP. - NIP. -
BAB I | Bagaimana Tubuh Kita Bergerak?
LAMPIRAN
Lampiran 1. Penilaian
A. PENILAIAN DIAGNOSTIK
1. Diagnostik Non Kognitif
Asesmen diagnostik non kognitif di awal pembelajaran dilakukan untuk menggali hal-hal meliputi
kesejahteraan psikologi peserta didik, sosial emosi, aktivitas peserta didik selama belajar di
rumah, kondisi keluarga dan pergaulan peserta didik, gaya belajar, karakter, dan minat peserta
didik.
Pilihan Jawaban
No Pertanyaan
Ya Tidak
1. Apa kabar hari ini?
2. Apakah ada yang sakit hari ini?
3. Apakah kalian dalam keadaan sehat?
4. Apakah anak-anak merasa bersemangat hari ini?
5. Apakah anak-anak sudah makan?
6. Apakah tadi malam sudah belajar?
2. Diagnostik Kognitif
No. Pertanyaan
Apa yang terjadi pada tubuh kita jika salah satu organ dalam sistem gerak mengalami
1.
cedera atau tidak berfungsi dengan baik?
Pernahkah kalian merasa lelah setelah berolahraga? Bagaimana sistem gerak bekerja
2.
saat kita berlari, melompat, atau mengangkat benda berat?
Mengapa kita perlu menyadari pentingnya menjaga kesehatan tulang, otot, dan sendi
3.
sejak dini?
Jika seseorang mengalami patah tulang, bagaimana sistem tubuhnya beradaptasi agar
4.
tetap bisa bergerak?
Saat menulis, menggambar, atau bermain alat musik, bagaimana sistem saraf dan
5.
sistem gerak bekerja sama?
Mengapa orang yang sudah lanjut usia sering mengalami kesulitan bergerak
6.
dibandingkan anak-anak atau remaja?
Bagaimana cara kita menerapkan kebiasaan sehat untuk menjaga kesehatan sistem
7.
gerak dalam kehidupan sehari-hari?
Pernahkah kalian bermain lompat tali atau sepak bola? Bagian tubuh mana saja yang
8.
bekerja saat melakukan aktivitas tersebut?
Ayo coba berdiri dengan satu kaki selama beberapa detik! Apa yang kalian rasakan?
9.
Organ atau sistem apa saja yang membantu kalian menjaga keseimbangan?
Jika kalian bisa memiliki kekuatan super yang berhubungan dengan sistem gerak,
10. kekuatan apa yang kalian inginkan dan bagaimana cara tubuh kalian bekerja untuk
mewujudkannya?
B. PENILAIAN FORMATIF
1. Instrumen Penilaian Kompetensi Sikap
Pedoman Pengamatan Sikap
Kelas : …………………………………..
Hari, Tanggal : …………………………………..
Pertemuan Ke- : …………………………………..
Materi Pembelajaran : …………………………………..
No Nama Peserta Aspek Penilaian
BAB I | Bagaimana Tubuh Kita Bergerak?
Didik Tanggung
Religius Komunikatif Demokratis
Jawab
1.
2.
3.
4.
5.
Berilah tanda cek list () pada kolom yang tersedia jika peserta didik sudah menunjukan
sikap/perilaku tersebut.
2. Instrumen Penilaian Observasi dan Tanya Jawab
Pernyataan
Pengungkapan Ketepatan
Nama Peserta Kebenaran
No Gagasan yang Penggunaan Skor
Didik Konsep
Orisinil Istilah
1 2 1 2 1 2
1.
2.
3.
4.
5.
Keterangan: 1 = tidak, 2 = ya
Penilaian sikap untuk setiap peserta didik dapat menggunakan rumus berikut
3. Instrumen Penilaian Kompetensi Keterampilan
Pedoman Penilaian Kompetensi Keterampilan
Aspek Penilaian
No Nama Peserta Didik Jumlah Nilai
1 2 3
1.
2.
3.
4.
5.
Aspek dan Rubrik Penilaian
No Aspek Penilaian Nilai Perolehan Nilai
1. Kejelasan dan kedalaman informasi
a. Informasi disampaikan secara jelas, lengkap,
dan relevan dengan topik/tema yang 30
didiskusikan.
b. Informasi disampaikan secara jelas, lengkap,
tetapi kurang relevan dengan topik/tema yang 20
didiskusikan.
c. Informasi disampaikan secara jelas, tetapi
10
kurang lengkap.
2. Keaktifan dalam berdiskusi
a. Sangat aktif dalam diskusi. 30
b. Cukup aktif dalam diskusi. 20
c. Kurang aktif dalam diskusi. 20
3. Kejelasan dan kerapian dalam presentasi
a. Presentasi sangat jelas dan rapi. 40
BAB I | Bagaimana Tubuh Kita Bergerak?
No Aspek Penilaian Nilai Perolehan Nilai
b. Presentasi cukup jelas dan rapi. 30
c. Presentasi dengan jelas tetapi kurang rapi. 20
d. Presentasi dengan kurang jelas dan kurang rapi. 10
Perhitungan Perolehan nilai
Nilai akhir yang diperoleh merupakan akumulasi dari perolehan nilai untuk setiap aspek dengan
ketentuan sebagai berikut :
Jika peserta didik pada aspek pertama memperoleh nilai 20, aspek kedua 30, aspek keempat 40,
maka total perolehan nilainya adalah 90.
4. Instrumen Penilaian Kompetensi Pengetahuan
a. Penilaian Kognitif Pertemuan Pertama
No. Soal
1. Bagaimana menurut kalian jika anggota gerak kita tidak mempunyai sendi?
2. Apakah ada batasan dari gerakan yang bisa dilakukan tubuh kalian? Mengapa?
3. Apa yang akan terjadi apabila kita tidak memiliki tulang?
b. Penilaian Kognitif Pertemuan Kedua
No. Soal
1. Apa hubungan sistem saraf dengan gerak tubuh kita?
2. Mengapa kita dapat merasa sakit?
3. Bagaimana hubungan otak dengan gerak yang dilakukan tubuh kalian?
4. Apakah kalian dapat menyadari semua gerakan yang dilakukan tubuh?
5. Mengapa tubuh kita dapat merespon bahaya dengan cepat?
c. Penilaian Kognitif Pertemuan Ketiga
No. Soal
1. Bagaimana cara menjaga agar tulang kita tetap sehat?
2. Apa yang perlu dilakukan untuk menghindari cedera otot saat olahraga?
3. Mengapa berjemur di bawah sinar Matahari pagi baik untuk kesehatan tulang
kita?
4. Apakah kalian sudah cukup menjaga kesehatan tulang kalian? Apa buktinya?
C. PENILAIAN SUMATIF
Asesmen sumatif merupakan asesmen yang dilakukan guru setelah menyelesaikan proses
pembelajaran. Hasil asesmen sumatif digunakan untuk mengukur pencapaian hasil belajar peserta
didik, mengukur konsep dan pemahaman peserta didik, serta mendorong untuk melakukan aksi dalam
mencapai kompetensi yang dituju.
Soal Pilihan Ganda
1. Berikut yang merupakan sifat otot, kecuali ….
a. Kontraktilitas b. Ekstensibilitas
c. Elastisitas d. Visibilitas
2. Sendi yang memungkinkan satu tulang dapat melakukan putaran terhadap tulang lain disebut
sendi ....
BAB I | Bagaimana Tubuh Kita Bergerak?
a. Sendi engsel b. Sendi putar
c. Sendi peluru d. Sendi geser
3. Berikut yang merupakan bagian tubuh yang memiliki peran penting dalam sistem gerak, kecuali
….
a. Tulang b. Otot
c. Rangka d. Sendi
4. Pengertian sendi adalah ....
a. Kumpulan dari tulang b. Kumpulan sel otot yang membentuk
jarngan dan berfungsi untuk
menggerakan organ tubuh
c. Tempat dua tulang bertemu dan d. Organ keras dari semua jaringan dalam
membuat tulang kita dapat digerakkan tubuh yang bersifat kuat dan kaku serta
sulit dibengkokkan
5. Berikut yang termasuk ciri-ciri otot polos adalah ....
a. Bentuknya serabut b. Menempel pada rangka
c. Berbentuk gelondong d. Hanya terdapat di dinding jantung
6. Berikut yang termasuk sistem saraf, kecuali ….
a. Otak b. Otot
c. Sumsum tulang belakang d. Sel-sel saraf
7. Yang dimaksud dengan Skoliosis adalah ….
a. Penyakit yang menyebabkan b. Kondisi tulang belakang yang membuat
kepadatan tulang menurun sehingga bagian punggung sebelah atas
tulang keropos dan mudah patah membulat secara berlebihan
d. Kelainan tulang punggung di mana
c. Kelainan tulang punggung yang
bagian bawah melengkung secara
membengkok ke kanan atau ke kiri
berlebihan
8. Tubuh lebih mudah mengalami kram dan nyeri karena kekurangan ….
a. Vitamin D b. Vitamin E
c. Vitamin C d. Vitamin A
9. Kondisi seluruh tubuh menjadi kaku, tegang, dan sulit bergerak disebut ….
a. Terkilir b. Kram
c. Defisiensi vitamin D d. Tetanus
10. Kelainan tulang punggung di mana bagian bawah melengkung secara berlebihan disebut ....
a. Lordosis b. Kifosis
c. Skiolosis d. Osteoporosis
11. Berikut cara menjaga kesehatan sistem gerak, kecuali ….
a. Konsumsi makanan yang kaya nutrisi b. Olahraga teratur
c. Mendapat asupan vitamin D yang d. Begadang untuk olahraga
cukup
BAB I | Bagaimana Tubuh Kita Bergerak?
12. Yang dimaksud sendi engsel adalah ….
a. Sendi yang memungkinan tulang b. Sendi yang dapat memberikan gerakan
bergerak menyerupai gerakan pintu dua arah
dan bersifat satu arah
c. Sendi punya gerakan dua arah d. Sendi yang berbentuk seperti peluru
13. Berikut yang bukan termasuk ciri-ciri otot jantung adalah ….
a. Bentuknya serabut dan membentuk b. Bekerja tanpa kita sadari/tanpa
anyaman diperintahkan
c. Hanya terdapat di dinding jantung d. Dikendalikan secara sadar
14. Sendi yang memungkinkan pergerakan tulang yang menggeser tulang yang lain adalah ….
a. Sendi putar b. Sendi peluru
c. Sendi geser d. Sendi engsel
15. Tulang tersusun atas kalsium, suatu zat yang sifatnya ….
a. Lentur b. Keras
c. Lunak d. Fleksibel
Kunci Jawaban
1 D 6 B 11 D
2 B 7 C 12 A
3 A 8 A 13 D
4 C 9 D 14 C
5 C 10 A 15 B
Nilai Akhir : Jumlah skor yang diperoleh x 100
15
BAB I | Bagaimana Tubuh Kita Bergerak?
Lampiran 2. Lembar Kerja Peserta Didik
LKPD I
(Kegiatan 1)
(Lembar Kerja Peserta Didik)
Nama :
Kelas :
No. Absen :
Membuat Replika Tangan
A. Alat dan Bahan
1. 1 lembar kertas karton bekas
2. Alat tulis (spidol atau pensil)
3. 1 buah gunting
4. 5 batang sedotan plastik bekas yang sudah dicuci bersih
5. 1 roll benang tebal
6. 1 buah selotip
* dapat disesuaikan dengan kebutuhan Peserta didik
B. Instruksi Kerja
1. Letakkan tangan di atas kertas karton. Lalu, telusuri tepian tangan menggunakan pensil/spidol seperti
gambar berikut.
2. Gunting gambar tangan yang telah dibuat. Lebihkan untuk lengan sepanjang 10 cm.
3. Gunting sedotan sepanjang ruas jari kalian sebanyak 14 buah.
4. Gunting sedotan sepanjang telapak tangan kalian sebanyak 5 buah.
5. Tempelkan sedotan ke setiap gambar jari tangan dengan selotip.
6. Masukkan benang ke dalam masing-masing sedotan seperti gambar berikut.
BAB I | Bagaimana Tubuh Kita Bergerak?
7. Ikat seluruh benang yang di ujung jari menjadi satu simpul.
8. Tarik benang yang terhubung dengan ibu jari, jari telunjuk, jari tengah, jari manis, dan jari kelingking
satu per satu. Kemudian, amati apa yang terjadi.
9. Tarik seluruh benang secara bersamaan dan amati apa yang terjadi.
10. Setelah melakukan percobaan sederhana ini, jawab pertanyaan berikut untuk lebih memahami
bagaimana tangan bekerja.
a. Apa fungsi sedotan dalam percobaan ini?
b. Menurut kalian apa yang akan terjadi jika kita tidak menggunakan sedotan dalam percobaan ini?
c. Apa fungsi dari tali dalam percobaan ini?
d. Apakah replika tangan dapat bergerak jika kita tidak menggunakan tali?
e. Bagaimana perasaan kalian saat membuat replika tangan dan menggerakkannya?
11. Kaitkan apa yang kalian pelajari dengan mekanisme gerak pada tangan kalian.
BAB I | Bagaimana Tubuh Kita Bergerak?
LKPD I
(Kegiatan 2)
(Lembar Kerja Peserta Didik)
Nama :
Kelas :
No. Absen :
Menyusun Replika Rangka
A. Alat dan Bahan
1. Gambar kerangka (dipersiapkan guru)
2. Karton bekas
3. Gunting
4. Benang
5. Lem kertas
* dapat disesuaikan dengan kebutuhan Peserta didik
B. Instruksi Kerja
1. Tempelkan gambar kerangka yang dibagikan guru kalian pada karton bekas.
2. Gunting setiap bagian tulang.
3. Beri lubang pada bagian yang ditandai lingkaran.
4. Satukan bagian-bagian tulang dengan benang, namun jangan terlalu kencang agar tulang masih bisa
digerakkan.
5. Setelah disatukan, gunakan kerangka tersebut untuk membantu kalian belajar mengenali rangka
tubuh.
6. Gerakkan setiap bagian tulang untuk mengetahui bagaimana rangka kita lebih leluasa dalam bergerak
dengan bantuan sendi.
BAB I | Bagaimana Tubuh Kita Bergerak?
LKPD II
(Lembar Kerja Peserta Didik)
Nama :
Kelas :
No. Absen :
Seberapa Sensitif Kulit Kita?
A. Alat dan Bahan
1. 1 batang lilin
2. Korek api
3. Es batu secukupnya
4. Stopwatch
* dapat disesuaikan dengan kebutuhan Peserta didik
B. Instruksi Kerja
Percobaan 1
1. Ambil lilin dan nyalakan.
2. Kemudian, dekatkan tangan kalian ke arah sumber api (pastikan kalian berada pada jarak aman).
3. Amati apa yang dirasakan seiring dengan kalian mendekatkan tangan ke nyala lilin.
4. Tulis hasil pengamatan dari percobaan yang telah dilakukan di buku tugas.
Percobaan 2
1. Ambil sebongkah es batu.
2. Kemudian, genggam batu es menggunakan tangan kanan dan nyalakan stopwatch.
3. Teruslah berusaha menggenggam es batu. Pastikan kalian tidak membuka kepalan tangan dan tidak
mengganti posisi es batu. Amati apa yang kalian rasakan.
4. Matikan stopwatch jika kalian sudah merasa tidak kuat menggenggam es batu tersebut.
5. Tulis hasil pengamatan dari percobaan yang telah dilakukan di buku tugas.
Percobaan 3
1. Minta teman kalian untuk meletakkan tangan kanannya di atas meja dalam keadaan telapak tangan
menghadap ke bawah.
BAB I | Bagaimana Tubuh Kita Bergerak?
2. Kemudian, mintalah teman kalian untuk menutup mata.
3. Cubit punggung tangan kanan teman kalian menggunakan jari telunjuk dan jempol kalian secara
perlahan.
4. Tanyakan kepada teman kalian, apakah ia merasa sakit?
5. Coba cubit kembali punggung tangan kanan teman kalian dengan lebih bertenaga dibandingkan
sebelumnya.
6. Pastikan kalian tidak sampai melukai tangan teman kalian. Hentikan proses mencubit jika teman kalian
sudah merasa sakit.
7. Tanyakan kepada teman kalian, cubitan manakah yang rasanya lebih sakit, cubitan pertama atau
kedua.
8. Ulangi tahapan aktivitas nomor 1 - 7. Namun, kali ini lakukan cubitan di lengan bagian kanan teman
kalian.
9. Tanyakan pada teman kalian:
a. Bagian tangan manakah yang lebih sensitif terhadap rasa sakit, bagian punggung tangan atau
lengan?
b. Bagian manakah yang lebih mudah sakit, bagian punggung tangan atau lengan?
10. Tulis jawaban dari pertanyaan di atas pada buku tugas.
BAB I | Bagaimana Tubuh Kita Bergerak?
LKPD III
(Lembar Kerja Peserta Didik)
Nama :
Kelas :
No. Absen :
Kulit Telur yang Hilang
A. Alat dan Bahan
1. Toples kaca yang mempunyai tutup
2. Cuka
3. Telur
4. Sendok
5. Alat tulis
* dapat disesuaikan dengan kebutuhan Peserta didik
B. Instruksi Kerja
1. Masukkan telur ayam mentah ke dalam toples kaca.
2. Tuangkan cuka ke dalam toples hingga telur terendam oleh cairan cuka. Kemudian, tutup.
3. Simpan toples kaca di tempat yang aman (tidak mudah dijangkau oleh anak kecil).
4. Lakukan pengamatan setiap hari, dimulai dari awal percobaan (H-0) hingga hari ke-5 (H-5).
5. Catat apa yang kalian amati setiap hari. Kemudian, tuliskan di buku tugas/kertas pengamatan.
6. Setelah hari ke-5, jawab pertanyaan berikut pada buku tugas/kertas pengamatan.
a. Apa yang kalian amati pada hari ke-5 setelah telur direndam di dalam toples berisi air cuka?
b. Apa yang dapat kalian simpulkan dari percobaan yang sudah dilakukan?
c. Apa hubungan antara eksperimen menghilangkan cangkang telur dengan sistem gerak kita,
terutama tulang?
d. Apa yang terjadi jika tulang rangka kita rapuh?
LKP I
(Lembar Kerja Projek 1)
Nama :
Kelas :
No. Absen :
BAB I | Bagaimana Tubuh Kita Bergerak?
A. Tujuan
1. Melalui kegiatan projek, peserta didik dapat menceritakan mekanisme gerak dalam suatu aktivitas
dengan baik dan kreatif.
B. Alat dan Bahan
1. Alat tulis
2. Media presentasi atau media lainnya
*menyesuaikan dengan kebutuhan Peserta didik
C. Instruksi Kerja
1. Tentukan aktivitas dalam kehidupan sehari-hari yang akan kalian jadikan objek penelitian.
2. Pilih aktivitas yang paling sering kalian lakukan atau yang kalian gemari. Misalnya, kalian memilih
aktivitas memasak.
3. Identifikasi jenis otot, nama tulang, dan sendi yang terlibat dalam aktivitas yang kalian pilih. Kalian bisa
mencari referensi jenis otot, nama tulang, dan sendi dari internet, bertanya kepada pakar, membaca
buku, dan sebagainya. Misalnya, kalian mengidentifikasi jenis otot, nama tulang, dan nama sendi yang
sangat berkaitan dengan gerakan yang dilakukan saat memasak.
4. Ceritakan mengenai hasil proyek kalian dalam media presentasi yang menarik.
5. Kalian bisa membuat media presentasi dalam berbagai bentuk, seperti video penjelasan, poster, slide
presentasi, atau media lainnya.
6. Presentasikan proyek mandiri yang telah kalian lakukan kepada orang lain.
Refleksi Proyek
1. Apa pengalaman menarik yang kalian dapatkan saat melakukan kegiatan proyek ini?
2. Apa saja hambatan yang kalian dapatkan saat melakukan kegiatan proyek ini?
3. Seberapa puas kalian dengan hasil yang didapatkan dari melakukan kegiatan proyek ini? Apa yang
membuat kalian merasa puas/tidak puas?
4. Berdasarkan pengalaman kalian menyelesaikan proyek ini, menurut kalian manakah yang lebih
penting tulang, otot, atau sistem saraf? Jelaskan!
BAB I | Bagaimana Tubuh Kita Bergerak?
Lampiran 3. Bahan Bacaan
Bahan bacaan untuk peserta didik dan guru diambilkan dari buku siswa dan buku guru IPAS kelas VI,
Media Ajar guru Indonesia, serta bisa juga menambahkan dari sumber internet yang berkaitan dengan
materi yang dipelajari.
Lampiran 4. Glosarium
No Istilah Arti
1. Otot bagian pada tubuh manusia dan hewan yang berfungsi
menggerakkan bagian tubuh tertentu
2. Rahang kedua bagian tulang baik di atas dan bawah dalam rongga mulut
3. Replika tiruan
4. Sendi tempat bertemunya dua tulang atau lebih agar tulang tersebut
bisa bergerak
5. Sistem saraf sistem jaringan dalam tubuh yang mengatur kerja organ tubuh
dan menyalurkan rangsangan ke anggota tubuh tertentu
6. Sumsum tulang belakang bagian tubuh manusia (berupa jaringan lunak) yang berada di
tengah-tengah tulang belakang
7. Tulang bagian tubuh yang sangat keras yang berfungsi melindungi
organ-organ penting dalam tubuh
8. ………….
9. ………….
Lampiran 5. Daftar Pustaka
Amalia Fitri, dkk. (2022). Buku Panduan Guru Ilmu Pengetahuan Alam dan Sosial untuk SD/MI kelas VI.
Jakarta Selatan: Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi.
Amalia Fitri, dkk. (2022). Ilmu Pengetahuan Alam dan Sosial untuk SD/MI kelas VI. Jakarta Selatan:
Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi.
BAB I | Bagaimana Tubuh Kita Bergerak?