Corporate Social Responsibility
Corporate Social Responsibility
SKRIPSI
Oleh:
Azizah Serunting
11160820000098
JURUSAN AKUNTANSI
1441 H / 2020
PENGARUH CORPORATE SOCIAL RESPONSIBILITY (CSR),
KEPEMILIKAN INSTITUSIONAL, KOMISARIS INDEPENDEN,
KEPUTUSAN PENDANAAN, DAN KEPUTUSAN INVESTASI
TERHADAP PROFITABILITAS
SKRIPSI
Oleh:
Azizah Serunting
NIM: 11160820000098
Di Bawah Bimbingan:
JURUSAN AKUNTANSI
1441 H / 2020
ii
LEMBAR PENGESAHAN UJIAN KOMPREHENSIF
Hari ini Selasa, 13 Oktober 2020 telah dilakukan Ujian Komprehensif atas
mahasiswa:
2. NIM : 11160820000098
3. Jurusan : Akuntansi/Keuangan
iii
LEMBAR PENGESAHAN UJIAN SKRIPSI
Hari ini Tanggal 23 Bulan November Tahun Dua Ribu Dua Puluh telah
dilakukan Ujian Skripsi atas Mahasiswa:
1. Nama : Azizah Serunting
2. NIM : 11160820000098
3. Jurusan : Akuntansi
4. Judul Skripsi : Pengaruh Corporate Social Responsibility (CSR),
Kepemilikan Institusional, Komisaris Independen,
Keputusan Pendanaan, dan Keputusan Investasi terhadap
Profitabilitas.
Setelah mencermati dan memperhatikan penampilan dan kemampuan yang
bersangkutan selama ujian skripsi, maka diputuskan bahwa mahasiswa tersebut di
atas dinyatakan lulus dan skripsi ini diterima sebagai salah satu syarat untuk
memperoleh gelar Sarjana Akuntansi pada Jurusan Akuntansi Fakultas Ekonomi
dan Bisnis Universitas Islam Negeri Syarif Hidayatullah Jakarta.
1. Fitri Damayanti ( )
NIP. 198107312006042003 Ketua
3. Reskino ( )
NIP. 197409282008012004 Penguji Ahli
iv
LEMBAR PENGESAHAN KEASLIAN KARYA ILMIAH
NIM : 11160820000098
Jurusan : Akuntansi
(Azizah Serunting)
v
DAFTAR RIWAYAT HIDUP
I. IDENTITAS DIRI
1. Nama : Azizah Serunting
2. Tempat, Tanggal Lahir : Tangerang, 18 Desember 1998
3. Alamat : Jalan Suka Makmur Rt 005 Rw 002
No. 56 Ciputat, Serua Indah, Tangerang
selatan.
4. Telepon :-
5. Email : azizah.serunting16@[Link]
6. Ayah : Mukdin
7. Ibu : Miliarti
8. Anak ke-, dari : 3 dari 3
II. PENDIDIKAN
1. Tahun 2004-2010 : SDN Serua Indah 3
2. Tahun 2010-2013 : SMPN 5 Kota Tangerang Selatan
3. Tahun 2013-2016 : SMAN 4 Kota Tangerang Selatan
4. Tahun 2016-sekarang : UIN Syarif Hidayatullah Jakarta
vi
THE IMPACT OF CORPORATE SOCIAL RESPONSIBILITY (CSR),
INSTITUTIONAL OWNERSHIP, INDEPENDENT COMMISSIONER,
FUNDING DECISIONS, AND INVESTMENT DECISIONS ON
PROFITABILITY
ABSTRACT
This study aims to find empirical evidence regarding the effect of Corporate
Social Responsibility (CSR), Institutional Ownership, Independent Commissioner,
Funding Decisions, and Investment Decisions on Profitability. The sample used in
this study is all manufacturing companies which includes the basic and chemical
sectors in 2014-2018. The number of samples in this study amounted to 45
samples. This study used a purposive sampling method. This test used the multiple
regression analysis using the SPSS 24.0 program.
The results showed that Corporate Social Responsibility (CSR), Institutional
Ownership, Independent Commisoner, Funding Decisions does not affect the
profitability. Whereas Investment Decisions influences Profitability.
Keywords: Corporate Social Responsibility (CSR), Institutional Ownership,
Independent Commissioner, Investment Decisions, Profitability
vii
PENGARUH CORPORATE SOCIAL RESPONSIBILITY (CSR),
KEPEMILIKAN INSTITUSIONAL, KOMISARIS INDEPENDEN,
KEPUTUSAN PENDANAAN, DAN KEPUTUSAN INVESTASI
TERHADAP PROFITABILITAS
ABSTRAK
viii
KATA PENGANTAR
ix
6. Seluruh Dosen Universitas Islam Negeri Syarif Hidayatullah Jakarta yang
telah memberi ilmu kepada penulis.
7. Pihak-pihak yang telah membantu dalam pembuatan skripsi ini yang tidak
dapat saya sebutkan satu per satu.
Wassalamu’alaikum Warrahmatullahi Wabarakaatuh.
(Azizah Serunting)
x
DAFTAR ISI
xi
5. Kepemilikan Institusional .......................................................26
6. Komisaris Independen ............................................................27
7. Keputusan Pendanaan .............................................................29
8. Keputusan Investasi ................................................................31
9. Profitabilitas ............................................................................33
B. Hasil-Hasil Penelitian Terdahulu ...................................................35
C. Keterkaitan Antar Variabel dan Perumusan Hipotesis ..................42
1. Pengaruh Corporate Social Responsibility (CSR) terhadap
Profitabilitas ............................................................................42
2. Pengaruh Kepemilikan Institusional terhadap Profitabilitas ...43
3. Pengaruh Komisaris Independen terhadap Profitabilitas ........44
4. Pengaruh Keputusan Pendanaan terhadap Profitabilitas .........45
5. Pengaruh Keputusan Investasi terhadap Profitabilitas ............45
D. Kerangka Pemikiran .......................................................................47
BAB III METODE PENELITIAN ..............................................................48
A. Ruang Lingkup Penelitian ............................................................. 48
B. Metode Penentuan Sampel ............................................................ 48
C. Metode Pengumpulan Data ........................................................... 49
D. Metode Analisis Data .....................................................................49
1. Uji Statistik Deskriptif ............................................................50
2. Uji Asumsi Klasik ...................................................................50
3. Uji Hipotesis ............................................................................53
E. Operasional Variabel Penelitian .....................................................55
1. Corporate Social Responsibility (CSR) (X1) ..........................55
2. Kepemilikan Institusional (X2) ...............................................56
3. Komisaris Independen (X3) ....................................................57
4. Keputusan Pendanaan (X4) .....................................................57
5. Keputusan Investasi (X5) ........................................................57
6. Profitabilitas (Y) .....................................................................58
xii
BAB IV ANALISIS DAN PEMBAHASAN ................................................59
A. Sekilas Gambaran Umum Objek Penelitian ...................................59
B. Hasil Uji Instrumen Penelitian ........................................................61
1. Uji Statistik Deskriptif .............................................................61
2. Uji Asumsi Klasik ...................................................................63
3. Pengujian Hipotesis .................................................................68
C. Pembahasan ....................................................................................72
1. Pengaruh Corporate Social Responsibility (CSR) terhadap
Profitabilitas ............................................................................72
2. Pengaruh Kepemilikan Institusional terhadap Profitabilitas ...75
3. Pengaruh Komisaris Independen terhadap Profitabilitas ........77
4. Pengaruh Keputusan Pendanaan terhadap Profitabilitas .........79
5. Pengaruh Keputusan Investasi terhadap Profitabilitas ............82
BAB V PENUTUP .........................................................................................85
A. Kesimpulan .....................................................................................85
B. Saran ...............................................................................................86
DAFTAR PUSTAKA ....................................................................................88
LAMPIRAN
xiii
DAFTAR TABEL
xiv
DAFTAR GAMBAR
Gambar 4.1. Hasil Uji Normalitas dengan Grafik Normal Plot ....................63
xv
xvi
BAB I
PENDAHULUAN
A. Latar Belakang
memperhatikan juga aspek sosial dan aspek lingkungan. Hal tersebut terjadi
perusahaan.
1
berdampak positif pada kinerja keuangan dan kontrol perusahaan.
salah satu kasus terkait corporate governance yaitu kasus PT. Pertamina.
2
rencana investasi di Pertamina tertuang dalam Rencana Kerja dan Anggaran
direksi dengan diawasi oleh komisaris. Bahkan, untuk nilai akuisisi tertentu
menjerat PT. Pertamina, berikut adalah beberapa daftar kasus lain yang
terjadi di Indonesia.
Tabel. 1.1.
3
Jiwasraya Anggota Komisi XI DPR RI Misbakhun meyakini
ada kerjasama antara perseroan, manajer
investasi, dan pihak terkait lainnya. (Sumber:
[Link]
04/kasus-jiwasraya-akibat-buruknya-keputusan-
investasi).
Dengan demikian, pengawasan terhadap kegiatan perusahaan tersebut
merubah apa yang biasa dikerjakan atau merubah standar yang digunakan
investasi yaitu keputusan keuangan mengenai aktiva mana yang harus dibeli
proftabilitas.
dari sektor ekonomi. Kementerian Tenaga Kerja per 16 April 2020 yang
1.270.367 orang. Dengan kata lain, total pekerja terdampak di sektor formal
ada 1.500.156 orang di 83.546 perusahaan. Selain itu, sektor informal juga
4
terdampak. Sebanyak 443.760 orang dari 30.794 perusahaan terkena
sisi lain menjadi peluang bagi perusahaan untuk ikut serta mengambil
paket bantuan mulai dari sembako hingga alat medis. Tercatat ada 22.600
paket sembako dan 40.000 masker kain dibagikan kepada masyarakat yang
5
8.625 sarung tangan medis, 20 forehead thermometer, dan 58.000 masker
medis yang diserahkan kepada rumah sakit dan tenaga kesehatan yang
tanggung jawab.
Dalam hal ini corporate social responsibility (CSR) tidak lagi merupakan
yang sahih ini belum dituangkan dalam bentuk UU di negeri ini ([Link]).
6
korupsi yang dilakukan berdasarkan hasil penyidikan, terjadi sektar tahun
2014 saat PT Sang Hyang Seri (SHS) menyalurkan dana untuk sejumlah
di bawah gabungan kelompok tani Ras. Ketiga kelompok ini menerima dana
dari PT. Sang Hyang Seri, masing-masing sekitar Rp 800 juta. Dana
pihak PT. SHS melalui rekening kelompok tani, ternyata dana hanya
7
Namun, justru masih terdapat perusahaan yang belum menerapkan
8
variabel independen lain, yakni keputusan pendanaan, dan keputusan
investasi.
kata lain, penelitian sebelumnya selama tiga tahun dan dua tahun.
(BEI).
profitabilitas. Di sisi lain, hasil berbeda dijelaskan oleh Putra & Nuzula
9
terhadap profitabilitas. Berdasarkan uraian di atas, peneliti tertarik untuk
dengan adanya penelitian ini, perusahaan manufaktur sektor dasar dan kimia
investasi.
B. Rumusan Masalah
profitabilitas?
10
C. Tujuan Penelitian
profitabilitas.
profitabilitas.
D. Manfaat Penelitian
1. Kontribusi Teoritis
profitabilitas.
11
2. Kontribusi Praktis
12
BAB II
TINJAUAN PUSTAKA
A. Tinjauan Literatur
dalam kondisi atau status ketika sistem nilai sebuah entitas kongruen
dengan sistem nilai sosial yang lebih besar di mana entitas merupakan
13
2. Teori Keagenan (Agency Theory)
cost). Salah satu kendala yang akan muncul antara agen dan principal
dkk, 2006).
14
Alasan penulis menggunakan teori ini untuk menjelaskan bahwa
keyakinan pada para investor bahwa mereka akan menerima return atas
pemegang saham, juga perlu adanya aktivisme institusi untuk ikut serta
baru dengan cara yang lain. Sementara menurut Habbash (2016), teori
dijadikan sebagai dasar oleh pihak luar dalam melakukan investasi, maka
15
bagi perusahaan yang mengungkapkan informasi lebih lengkap memiliki
nilai lebih menurut investor. Berdasarkan teori ini, perusahaan yang baik
luar perusahaan.
16
kesadaran moral usaha. Serta tidak melupakan siapa saja yang turut
17
dibedakan dari kegiatan lainnya. Pada pokoknya kegiatan public
18
perusahaan yang terdaftar, dengan memberikan nilai ada berapa
indikator.
Tabel 2.1.
KATEGORI EKONOMI
Kinerja ekonomi EC1 Nilai ekonomi langsung yang
dihasilkan.
EC2 Implikasi finansial dan risiko serta
peluang.
EC3 Cakupan kewajiban organisasi atas
program.
EC4 Bantuan finansial yang diterima.
19
pemasok lokal di operasional yang
signifikan.
KATEGORI LINGKUNGAN
Bahan EN1 Bahan yang digunakan berdasarkan
berat atau volume.
EN2 Persentase bahan yang digunakan
yang merupakan bahan input daur
ulang.
Energi EN3 Konsumsi energi dalam organisasi.
EN4 Konsumsi energi di luar organisasi.
EN5 Intensitas energi.
EN6 Pengurangan konsumsi energi.
Air EN7 Konsumsi air di luar organisasi.
EN8 Total pengambilan air berdasarkan
sumber.
EN9 Sumber air yang secara signifikan
dipengaruhi oleh pengambilan air.
EN10 Persentase dan total volume air yang
didaur ulang dan digunakan kembali.
Keanekaragaman EN11 Lokasi-lokasi operasional yang
hayati dimiliki, disewa, dikelola di dalam
atau yang berdekatan dengan
kawasan lindung dan kawasan
dengan nilai keanekaragaman hayati
tinggi di luar kawasan lindung.
EN12 Uraian dampak signifikan kegiatan,
produk, dan jasa terhadap
keanekaragaman hayati di kawasan
lindung dan kawasan dengan nilai
keanekaragaman hayati tinggi di luar
kawasan lindung.
EN13 Habitat yang dilindungi dan
dipulihkan.
EN14 Jumlah total spesies dalam iucn red
list dan spesies dalam daftar spesies
yang dilindungi nasional dengan
habitat di tempat yang dipengaruhi
operasional, berdasarkan tingkat
risiko kepunahan.
Emisi EN15 Emisi gas rumah kaca (GRK)
langsung (Cakupan 1).
EN16 Emisi gas rumah kaca (GRK) energi
tidak langsung (Cakupan 2).
EN17 Emisi gas rumah kaca (GRK) tidak
langsung lainnya (Cakupan 3).
20
EN18 Intensitas emisi gas rumah kaca
(GRK).
EN19 Pengurangan emisi gas rumah kaca
(GRK).
EN20 Emisi bahan perusak ozon (BPO).
EN21 NOX, SOX, dan emisi udara
signifikan lainnya.
Efluen dan limbah EN22 Total air yang dibuang berdasarkan
kualitas dan tujuan.
EN23 Bobot total limbah berdasarkan jenis
dan metode pembuangan.
EN24 Jumlah dan volume total tambahan
signifikan.
EN25 Bobot limbah yang dianggap
berbahaya menurut ketentuan
konvensi basel 2 lamiran I, II, III,
dan VIII yang diangkut, diimpor,
diekspor, atau diolah, dan persentase
limbah yang diangkut untuk
pengiriman internasional.
EN26 Identitas, ukuran, status lindung, dan
nilai keanekaragaman hayati dari
badan air dan habitat terkait yang
secara signifikan terkait dampak dari
pembuangan dan air limpasan dari
organisasi.
Produk dan jasa EN27 Tingkat mitigasi dampak terhadap
lingkungan produk dan jasa.
EN28 Persentase produk yang terjual dan
kemasannya yang direklamasi
menurut kategori.
Kepatuhan EN29 Nilai moneter denda signifikan dan
jumlah total sanksi non-moneter atas
ketidakpastian terhadap UU dan
peraturan lingkungan.
Transportasi EN30 Dampak lingkungan signifikan dari
pengangkutan produk dan barang
lain serta bahan untuk operasional
organisasi dan pengangkutan tenaga
kerja.
Lain-lain EN31 Total pengeluaran dan investasi
perlindungan lingkungan
berdasarkan jenis.
Asesmen pemasok EN32 Persentase penapisan pemasok baru
atas lingkungan menggunakan kriteria lingkungan.
EN33 Dampak lingkungan negatif
21
signifikan aktual dan potensial dalam
rantai pasokan dan tindakan yang
diambil.
Mekanisme EN34 Jumlah pengaduan tentang dampak
pengaduan masalah lingkungan yang diajukan, ditangani,
lingkungan dan diselesaikan melalui mekanisme
pengaduan resmi.
KATEGORI SOSIAL
SUB-KATEGORI : PRAKTEK KETENAGAKERJAAN DAN
KENYAMANAN BEKERJA
Kepegawaian LA1 Jumlah total dan tingkat perekrutan
karyawan baru dan turnover
karyawan menurut kelompok umur,
gender, dan wilayah.
LA2 Tunjangan yang diberikan bagi
karyawan purnawaktu yang tidak
diberikan bagi karyawan sementara
atau paru waktu, berdasarkan lokasi
operasi yang signifikan.
LA3 Tingkat kembali bekerja dan tingkat
retensi setelah cuti melahirkan,
menurut gender.
Hubungan industrial LA4 Jangka waktu minimum
pemberitahuan mengenai perubahan
operasional, termasuk apakah hal
tersebut tercantum dalam perjanjian
bersama.
Kesehatan dan LA5 Persentase total tenaga kerja yang
keselamatan kerja diwakili dalam komite bersama
VV formal manajemen pekerja yang
membantu mengawasi dan
memberikan saran program
kesehatan dan keselamatan kerja.
LA6 Jenis dan tingkat cedera, penyakit
akibat kerja, hari hilang, dan
kemangkiran, serta jumlah total
kematian akibat kerja, menurut
daerah dan gender.
LA7 Pekerja yang sering terkena atau
berisiko tinggi terkena penyakit yang
terkait dengan pekerjaan mereka.
LA8 Topik kesehatan dan keselamatan
yang tercakup dalam perjanjian
formal dengan serikat pekerja.
Pelatihan dan LA9 Jam pelatihan rata-rata per tahun per
pendidikan karyawan menurut gender dan
22
menurut kategori karyawan.
LA10 Program untuk manajemen
keterampilan dan pembelajaran
seumur hidup yang mendukung
keberlanjutan kerja karyawan dan
membantu mereka mengelola purna
bakti.
LA11 Persentase karyawan yang menerima
review kinerja dan pengembangan
karier secara reguler, menurut gender
dan kategori karyawan.
Keberagaman dan LA12 Komposisi badan tata kelola dan
kesetaraan peluang pembagian karyawan per kategori
karyawan menurut gender, kelompok
usia, keanggotaan kelompok
minoritas, dan indikator
keberagaman lainnya.
Kesetaraan LA13 Rasio gaji pokok dan remunerasi
remunerasi bagi perempuan terhadap laki-laki
perempuan dan laki- menurut kategori karyawan,
laki berdasarkan lokasi operasional yang
signifikan.
Asesmen pemasok LA14 Persentase penapisan pemasok baru
terkait praktik menggunakan kriteria praktik
ketenagakerjaan ketenagakerjaan.
LA15 Dampak negatif aktual dan potensial
yang signifikan terhadap praktik
ketenagakerjaan dalam rantai
pemasok dan tindakan yang diambil.
LA16 Jumlah pengaduan tentang praktik
ketenagakerjaan yang diajukan,
ditangani, dan diselesaikan melalui
pengaduan resmi.
SUB-KATEGORI : HAK ASASI MANUSIA
Investasi HR1 Jumlah total dan persentase
perjanjian dan kontrak investasi yang
signifikan yang menyertakan klausul
terkait hak asasi manusia atau
penapisan berdasarkan hak asasi
manusia.
HR2 Jumlah waktu pelatihan karyawan
tentang kebijakan atau prosedur hak
asasi manusia terkait dengan aspek
hak asasi manusia yang relevan
dengan operasi, termasuk persentase
karyawan yang dilatih.
23
Non-diskriminasi HR3 Jumlah total insiden diskriminasi dan
tindakan korektif yang diambil.
Kebebasan berserikat HR4 Operasi pemasok teridentifikasi yang
dan perjanjian kerja mungkin melanggar atau beresiko
bersama tinggi melanggar hak untuk
melaksanakan kebebasan berserikat
dan perjanjian kerja sama, dan
tindakan yang diambil untuk
mendukung hak-hak tersebut.
Pekerja anak HR5 Operasi dan pemasok yang
diidentifikasi beresiko tinggi
melakukan eksploitasi pekerja anak
dan tindakan yang diambil untuk
berkontribusi dalam penghapusan
pekerja anak yang efektif.
Pekerja paksa atau HR6 Operasi dan pemasok yang
wajib kerja diidentifikasi beresiko tinggi
melakukan pekerja paksa atau wajib
kerja dan tindakan untuk
berkontribusi dalam penghapusan
segala bentuk pekerja paksa atau
wajib kerja.
Praktik pengamanan HR7 Persentase petugas pengamanan
yang dilatih dalam kebijakan atau
prosedur hak asasi manusia
diorganisasi yang relevan dengan
operasi.
Hak adat HR8 Jumlah total insiden pelanggaran
yang melibatkan hak-hak masyarakat
adat dan tindakan yang diambil.
Asesmen HR9 Jumlah total dan persentase operasi
yang telah melakukan review atau
atau asesmen dampak hak asasi
manusia.
Asesmen pemasok HR10 Persentase penapisan pemasok baru
atas hak asasi menggunakan kriteria hak asasi
manusia manusia.
HR11 Dampak negatif aktual dan potensial
yang signifikan terhadap hak asasi
manusia dalam rantai pemasok dan
tindakan yang diambil.
Mekanisme HR12 Jumlah pengaduan tentang dampak
pengaduan atas hak terhadap hak asasi manusia yang
asasi manusia diajukan, ditangani, dan diselesaikan
melalui mekanisme pangaduan
formal.
24
SUB-KATEGORI : MASYARAKAT
Masyarakat lokal SO1 Persentase operasi dengan pelibatan
masyarakat lokal, asesmen dampak,
dan program pengembangan yang
diterapkan.
SO2 Operasi dengan dampak negatif
aktual dan potensial yang signifikan
terhadap masyarakat lokal.
Anti korupsi SO3 Jumlah total dan persentase operasi
yang dinilai terhadap risiko terkait
dengan korupsi dan risiko signifikan
yang teridentifikasi.
SO4 Komunikasi dan pelatihan mengenai
kebijakan dan prosedur anti-korupsi.
SO5 Insiden korupsi yang terbukti dan
tindakan yang diambil.
Kebijakan publik SO6 Nilai total kontribusi politik
berdasarkan negara dan penerima
manfaat.
Anti persaingan SO7 Jumlah total tindakan hukum terkait
anti-persaingan, anti-trust, serta
praktik monopoli dan hasilnya.
Kepatuhan SO8 Nilai moneter denda yang signifikan
dan jumlah total sanksi non-moneter
atas ketidakpatuhan terhadap
undang-undang.
Asesmen pemasok SO9 Persentase penapisan pemasok baru
atas dampak terhadap menggunakan kriteria untuk dampak
masyarakat terhadap masyarakat.
SO10 Dampak negatif aktual dan potensial
yang signifikan teradap masyarakat
dalam rantai pasokan dan tindakan
yang diambil.
Mekanisme SO11 Jumlah pengaduan tentang dampak
pengaduan dampak terhadap masyarakat yang diajukan,
terhadap masyarakat ditangani, dan diselesaikan melalui
mekanisme pengaduan resmi.
SUB-KATEGORI : TANGGUNGJAWAB ATAS PRODUK
Kesehatan PR1 Persentase kategori produk dan jasa
keselamatan yang signifikan dampaknya terhadap
pelanggan kesehatan dan keselamatan yang
dinilai untuk peningkatan.
PR2 Total jumlah insiden ketidakpatuhan
terhadap peraturan dan koda sukarela
terkait dampak kesehatan dan
keselamatan dari produk dan jasa
25
sepanjang daur hidup menurut jenis.
Pelabelan produk dan PR3 Jenis informasi produk dan jasa yang
jasa diharuskan oleh prosedur organisasi
terkait dengan informasi dan
pelabelan produk dan jasa, serta
persentase kategori produk dan jasa
yang signifikan harus mengikuti
persyaratan informasi sejenis.
PR4 Jumlah total insiden ketidakpatuhan
terhadap peraturan dan koda sukarela
terkait dengan informasi dan
pelabelan produk dan jasa menurut
jenis hasil.
PR5 Hasil survei untuk mengukur
kepuasan pelanggan.
Komunikasi PR6 Penjualan produk yang dilarang atau
pemasaran disengketakan.
PR7 Jumlah total insiden ketidakpatuhan
terhadap peraturan dan koda sukarela
tentang komunikasi pemasaran,
termasuk iklan, promosi, dan
sponsor menurut jenis hasil.
Privasi pelanggan PR8 Jumlah total keluhan yang terbukti
terkait dengan pelanggaran privasi
pelanggan dan hilangnya data
pelanggan.
Kepatuhan PR9 Nilai moneter denda yang signifikan
atas ketidakpatuhan terhadap
undang-undang dan peraturan
terkait.
Sumber : GRI G4
5. Kepemilikan Institusional
institusi dalam hal ini yaitu institusi pendiri perusahaan, bukan merupakan
26
investasi yang cukup besar dalam pasar modal. Dengan kepemilikan
6. Komisaris Independen
proyek akan menjamin bahwa hasil akhir tertentu telah dicapai atau
27
gedung). Anggaran dapat digunakan untuk kedua jenis sistem pengawasan
kolektivitas anggota Dewan Komisaris, dan hal ini tidak diatur dalan
berdasarkan keputusan Dewan Komisaris, hal ini tercantum dalam Pasal 108
“Dewan Komisaris yang terdiri atas lebih dari 1 (satu) orang anggota
Komisaris”.
28
perseroan secara menyeluruh dan sesuai maksud dan tujuan perseroan.
(Hasnati, 2014)
secara efektif membina hubungan yang baik dengan para pemegang saham
(Hery, 2013).
7. Keputusan Pendanaan
ada, dengan berdasar dan tepat sasaran yang sesuai dengan harapan pembuat
29
Pembuatan pemilihan (Choice Making)
harus mempertimbangkan dua sisi positif dan negatif atau kelebihan dan
yang terbaik.
yaitu apakah kebutuhan dana tertentu sebaiknya dipenuhi dari sumber dana
utang dalam hal ini utang jangka panjang atau dari modal sendiri (ekuitas).
per Share) EPS; kemampuan cash flow memenuhi kewajiban utang; biaya
30
8. Keputusan Investasi
menggantikan barang-barang modal yang lama yang telah haus dan perlu
waktu beberapa tahun. Dan apabila investasi itu sudah selesai dilaksanakan,
yaitu pada waktu industri atau perusahaan yang didirikan itu sudah mulai
sudah berjalan selama beberapa tahun. Oleh sebab itu, dalam menentukan
31
untung atau akan menimbulkan kerugian, para pengusaha haruslah membuat
dimensi waktu jangka panjang, sehingga keputusan yang akan diambil harus
jumlah dana yang besar tersebut tidak bisa diperoleh kembali dalam
32
Keputusan investasi berjangka panjang, sehingga kesalahan dalam
serta kesalahan dalam keputusan ini tidak dapat diperbaiki tanpa adanya
9. Profitabilitas
Laba merupakan unsur penting dalam dunia usaha. Tanpa laba tidak
ada orang yang tertarik untuk melakukan suatu usaha. Demikian pula tidak
ada orang yang mau membeli saham perusahaan bila perusahaan itu tidak
sebagai seluruh aliran laba yang diharapkan sepanjang umur perusahaan dan
2011).
33
Menurut Winarno, dkk. (2015), ada berbagai ukuran dari
perbandingan antara Earnings After Taxes (EAT) dengan Equity dan Return
34
B. Hasil-Hasil Penelitian Terdahulu
Adapun hasil-hasil sebelumnya dari penelitian-penelitian terdahulu mengenai topik yang berkaitan dengan penelitian
Tabel 2.2.
35
2016)
2. Rosdwianti, Pengaruh Meneliti pengaruh Periode penelitian Corporate social responsibility
Dzulkirom, & Corporate Social corporate social dan populasi berpengaruh terhadap
Zahroh (2016) Responsibility responsibility penelitian berbeda. profitabilitas.
(CSR) terhadap terhadap
Profitabilitas profitabilitas.
Perusahaan (Studi
pada Sektor
Industri Barang
Konsumsi yang
Terdaftar di Bursa
Efek Indonesia
Periode 2013-
2014).
3. Indrawati, Suci, Pengaruh Meneliti pengaruh Populasi penelitian Corporate social responsibility
& Andiani (2020) Kepemilikan kepemilikan berbeda. berpengaruh terhadap
Institusional dan institusional dan profitabilitas.
Corporate Social corporate social
Responsibility responsibility Kepemilikan institusional
terhadap terhadap berpengaruh terhadap
Profitabilitas pada profitabilitas. profitabilitas.
Perusahaan
Pertambangan.
4. Celvin & Gaol Pengaruh Meneliti pengaruh Populasi dan Corporate social responsibility
(2015) Pengungkapan pengungkapan periode penelitian tidak berpengaruh terhadap
Corporate Social corporate sosial berbeda. profitabilitas.
Responsibility responsibility (CSR)
(CSR) terhadap terhadap
36
Profitabilitas profitabilitas.
Perusahaan
Pertambangan
yang Terdaftar di
Bursa Efek
Indonesia.
5. Rimardhani, Pengaruh Meneliti pengaruh Meneliti pengaruh Kepemilikan institusional
Hidayat, & Mekanisme Good mekanisme GCG dewan direksi dan berpengaruh terhadap
Dwiatmanto Corporate (kepemilikan komite audit profitabilitas.
(2016) Governance institusional dan terhadap
terhadap komisaris profitabilitas. Komisaris independen
Profitabilitas independen) berpengaruh terhadap
Perusahaan (Studi terhadap profitabilitas.
pada Perusahaan profitabilitas
BUMN yang (ROA).
terdaftar di BEI
Tahun 2012-2014)
6. Rantung, Murni, Pengaruh Meneliti pengaruh Meneliti pengaruh Kepemilikan institusional tidak
& Maramis Kepemilikan kepemilikan market share dan berpengaruh terhadap
(2019) Institusional, institusional GCG (Ukuran profitabilitas.
Market Share, terhadap Dewan Direksi)
Corporate profitabilitas. terhadap
Governance profitabilitas.
terhadap
Profitabilitas
Perusahaan
Manufaktur yang
Terdaftar di Bursa
37
Efek Indonesia
Periode 2013-
2017.
7. Islami (2018) Pengaruh Meneliti pengaruh Meneliti pengaruh Komisaris independen
Corporate GCG (komisaris board size dan berpengaruh terhadap
Governance independen) komite audit profitabilitas.
terhadap terhadap terhadap
Profitabilitas profitabilitas. profitabilitas.
Perusahaan.
8. Putra & Nuzula Pengaruh Meneliti Pengaruh Meneliti pengaruh Komisaris independen tidak
(2017) Corporate komisaris komite audit dan berpengaruh terhadap
Governance independen terhadap kepemilikan profitabilitas.
terhadap ROA. manajerial terhadap
Profitabilitas ROE.
(Studi pada
Perusahaan
Perbankan yang
Terdaftar di Bursa
Efek Indonesia
Periode 2013-
2015)
9. Suzan & Pengaruh Biaya Meneliti pengaruh Meneliti pengaruh Keputusan pendanaan
Ramadita (2019) Produksi, Debt to keputusan biaya produksi dan berpengaruh terhadap
Equity Ratio, dan pendanaan (DER) perputaran profitabilitas.
Perputaran terhadap persediaan terhadap
Persediaan Profitabilitas. profitabilitas.
terhadap
Profitabilitas.
38
10. Chabachib & Analisis Pengaruh Meneliti pengaruh Meneliti pengaruh Keputusan pendanaan
Prakoso (2016) Current Ratio, keputusan current ratio, size, berpengaruh terhadap
Size, Debt to pendanaan Debt to dan total aset profitabilitas.
Equity Ratio, dan Equity Ratio (DER) turnover terhadap
Total Asset terhadap dividend yield.
Turnover terhadap profitabilitas.
Dividend Yield
dengan Return on
Asset sebagai
Variabel
Intervening.
11. Pangestuti & Hutang dan Meneliti pengaruh Meneliti pengaruh Tidak adanya pengaruh positif
Laksono (2018) Profitabilitas keputusan Long-term debt dan dari keputusan pendanaan
Perusahaan (Studi pendanaan Debt to short-term debt terhadap profitabilitas.
pada Perusahaan Equity Ratio (DER) terhadap
Real Estate dan terhadap profitabilitas.
Property yang profitabilitas.
Listing di Bursa
Efek Indonesia)
12. Esana & Pengaruh Meneliti pengaruh Meneliti pengaruh Keputusan investasi berpengaruh
Darmawan (2017) Kebijakan keputusan investasi kebijakan dividen terhadap profitabilitas.
Dividen dan terhadap dan keputusan
Keputusan profitabilitas. investasi terhadap
Investasi terhadap nilai perusahaan.
Nilai Perusahaan
serta Dampaknya
terhadap
Profitabilitas t+1
39
(Studi pada Sub
Sektor Industri
Barang Konsumsi
yang Terdaftar di
BEI Periode
2006-2016).
13. Pratiska (2012) Pengaruh IOS, Meneliti pengaruh Meneliti pengaruh Keputusan investasi tidak
Leverage, dan keputusan investasi leverage dan berpengaruh secara signifikan
Dividend Yield terhadap dividend yield terhadap profitabilitas.
terhadap profitabilitas. terhadap
Profitabilitas dan profitabilitas dan
Nilai Perusahaan nilai perusahaan.
Sektor
Manufaktur di
BEI.
14. Agmas, W. F. Impact of Capital Meneliti the capital Meneliti the capital The capital structure measured
(2020) Structure: structure terhadap structure terhadap by debt to equity and long-term
Profitability of Return on Asset Return on Equity debt to total asset has a
Contruction (ROA) (ROE) significant positive correlation
Companies in with Return on Equity (ROE) and
Ethiopia. Return on Assets (ROA) of
sampled contruction companies.
However, the capital structure
measured by debt to assets has a
significant negative correlation
with ROE and ROA of sampled
contruction companies in
Ethiopia.
40
15. Chandra, dkk. The Effect of Meneliti capital Meneliti firm size, Variable capital structure have
(2019) Capital Structure structure growth opportunity, no significant effect.
on Profitability tangibility, and
and Stock liquidity.
Returns:
Empirical
Analysis of Firms
listed in Kompas
100.
41
C. Keterkaitan Antar Variabel dan Perumusan Hipotesis
serta menangani resiko secara lebih efisien dan mengurangi biaya jangka
tidak ada salahnya jika Corporate Social Responsibility (CSR) bisa juga
42
Penelitian oleh Rosdwianti, Dzulkirom, & Zahroh (2016)
penelitian yang dilakukan oleh Indrawati, Suci, & Andiani (2020) yang
terhadap profitabilitas.
profitabilitas.
ini serupa juga terjadi pada penelitian yang dilakukan oleh Rimardhani,
43
3. Pengaruh Komisaris Independen terhadap Profitabilitas
profitabilitas. Hal ini serupa juga terjadi pada penelitian yang dilakukan
44
4. Pengaruh Keputusan Pendanaan terhadap Profitabilitas
juga terjadi pada penelitian yang dilakukan oleh Pangestuti & Laksono
terhadap profitabilitas.
45
Penelitian oleh Ginting (2019) membuktikan bahwa keputusan
46
D. Kerangka Pemikiran
Gambar 2.1.
Kerangka Pemikiran
GAP
Kepemilikan Institusional H2
47
BAB III
METODE PENELITIAN
benda, dan ukuran lain dari objek yang menjadi perhatian. Sedangkan
sampel adalah suatu bagian dari populasi tertentu yang menjadi perhatian
manufaktur yang termasuk sektor dasar dan kimia di Bursa Efek Indonesia
48
(BEI). Penentuan sampel dalam penelitian ini dilakukan dengan purposive
dan studi pustaka. Data tersebut diperoleh dari website resmi perusahaan
dan Bursa efek Indonesia (BEI), yaitu [Link]. Sedangkan data lain
yang mendukung penelitian ini diperoleh melalui jurnal, buku, internet, dan
lain-lain.
49
1. Uji Statistik Deskriptif
and Service Solutioan (SPSS) versi 24.0 akan diketahui sum, rata-rata
a. Uji Normalitas
uji statistik menjadi tidak valid untuk jumlah sampel kecil. Ada dua
penyebaran data (titik) pada sumbu diagonal dari grafik atau dengan
(Ghozali, 2018) :
50
Jika data menyebar di sekitar garis diagonal dan mengikuti arah
normalitas.
normalitas.
b. Uji Multikolinearitas
independen sama dengan nol. Nilai cutoff yang umum dipakai untuk
51
c. Uji Autokorelasi
waktu berkaitan satu sama lainnya. Masalah ini timbul karena residual
residual terdapat korelasi yang tinggi. Jika antar residual tidak terdapat
random. Run test digunakan untuk melihat apakah data residual terjadi
d. Uji Heteroskedastisitas
52
tersebar baik di atas maupun di bawah angka nol pada sumbu Y
(Ghozali, 2018).
3. Uji Hipotesis
Di mana:
Y = Profitabilitas
a = Konstanta
b = Koefisien Regresi
X2 = Kepemilikan Institusional
X3 = Komisaris Independen
53
X4 = Keputusan Pendanaan
X5 = Keputusan Investasi
e = Error
Quick look: bila nilai F lebih besar daripada 4 maka Ho dapat ditolak
dependen.
tabel. Bila nilai F hitung lebih besar daripada niai F tabel, maka Ho
54
Quick look: bila jumlah degree of freedom (df) adalah 20 atau lebih
0 dapat ditolak bila nilai t lebih besar dari 2 (dalam nilai absolut).
variabel dependen.
variabel dependen.
(GRI). Saat ini untuk menilai kinerja CSR masih menggunakan metode
dengan memberi skor “1” untuk setiap item yang diungkapkan dan skor
“0” untuk item yang tidak diungkapkan. Cara penelitian ini dikenal
55
∑
CSRIj =
Keterangan:
Perusahaan
diungkapkan.
dengan perbandingan antara saham yang dimiliki oleh suatu institusi dengan
56
3. Dewan Komisaris Independen (X3)
DKI = x 100 %
Mustanda, 2016)
57
KI =
6. Profitabilitas (Y)
ROA = X 100%
Tabel 3.1
58
BAB IV
Data yang digunakan dalam penelitian ini adalah data sekunder. Data
yang telah ada. Data sekunder disebut juga data tersedia bersumber dari
2014 sampai dengan tahun 2018 yang diperoleh melalui situs resmi Bursa
Package for Social Sciences (SPSS) versi 24.0 sebagai alat untuk menguji
data.
59
Tujuan dari analisis ini adalah untuk mendapatkan informasi yang
kebutuhan penelitian:
Tabel 4.1.
60
B. Hasil Uji Instrumen Penelitian
atau deskripsi suatu data yang dilihat dari nilai rata-rata (mean), standar
Tabel 4.2.
Statistik Deskriptif
Descriptive Statistics
Std.
Deviati
N Minimum Maximum Mean on
P_Y 45 ,011 ,336 ,09543 ,070503
CSR_X1 45 ,143 ,549 ,30598 ,130926
KEPl_X2 45 ,021 1,000 ,66199 ,293183
KOMI_X3 45 ,000 ,667 ,36582 ,133567
KP_X4 45 ,077 2,196 ,58042 ,509176
KI_X5 45 ,001 ,589 ,11655 ,098942
Valid N (listwise) 45
Sumber : Output SPSS yang diolah
semua variabel :
0,070503.
61
Untuk variabel CSR dari 45 sampel, nilai variabel CSR terkecil
(Minimum) adalah 0,143 dan nilai variabel CSR terbesar adalah 0,549.
Rata-rata nilai variabel CSR adalah 0,30598 dengan standar deviasi variabel
62
Keputusan Investasi adalah 0,11655 dengan standar deviasi variabel
mengikuti distribusi normal. Kalau asumsi ini dilanggar maka uji statistik
Gambar 4.1.
63
Dasar pengambilan keputusan yaitu jika data menyebar di sekitar
searah dengan garis diagonal. Jadi data pada variabel penelitian dapat
dikatakan normal.
Tabel 4.3.
64
apakah variabel pengganggu atau residual memiliki distribusi normal
menunjukkan nilai Asymp. Sig (2-tailed) 0,200 > 0,05 berarti data
Tabel 4.4.
Colinearity Statistics
Coefficientsa
Collinearity Statistics
Toleran
Model ce VIF
1 CSR_X1 ,923 1,084
KEPl_X2 ,882 1,133
KOMI_X3 ,936 1,069
KP_X4 ,930 1,076
KI_X5 ,883 1,132
a. Dependent Variable: P_Y
Sumber: Output SPSS yang diolah
variabel independen yang memiliki nilai Tolerance kurang dari 0,10 yang
berarti tidak ada korelasi antar variabel independen yang nilainya lebih
dari 95%. Hasil perhitungan nilai Variance Inflation Factor (VIF) juga
65
menunjukkan hal yang sama tidak ada satu variabel independen yang
memiliki nilai Variance Inflation Factor (VIF) lebih dari 10. Jadi dapat
Tabel 4.5.
Runs Test
Unstandardized
Residual
Test Valuea -,00667
Cases < Test Value 22
Cases >= Test Value 23
Total Cases 45
Number of Runs 17
Z -1,807
Asymp. Sig. (2-tailed) ,071
a. Median
Sumber : Output SPSS yang diolah
dengan probabilitas 0,071 signifikan pada 0,05 yang berarti hipotesis nol
66
signifikansi di atas > 0,05 sehingga dapat disimpulkan bahwa data tidak
Gambar 4.2.
menyebar secara acak baik di atas maupun di bawah angka nol pada
model regresi.
67
3. Pengujian Hipotesis
determinasi (R2), Uji signifikasi simultan (uji F), dan uji signifikasi
Nilai koefisien determinasi adalah antara nol dan satu. Nilai R2 yang
68
Tabel 4.6.
Model Summary
Std. Error of the
Model R R Square Adjusted R Square Estimate
a
1 ,655 ,429 ,356 ,056595
a. Predictors: (Constant), X5_KI, X3_KOMI, X1_CSR, X4_KP,
X2_KEPI
Sumber : Output SPSS yang diolah
Quick look : bila nilai F lebih besar daripada 4 maka Ho dapat ditolak
69
menurut tabel. Bila nilai F hitung lebih besar daripada nilai F tabel,
Tabel 4.7.
ANOVAa
Sum of Mean
Model Squares Df Square F Sig.
1 Regression ,094 5 ,019 5,857 ,000b
Residual ,125 39 ,003
Total ,219 44
a. Dependent Variable: Y_P
b. Predictors: (Constant), X5_KI, X3_KOMI, X1_CSR, X4_KP,
X2_KEPI
Sumber : Output SPSS yang diolah
Dari uji Anova atau F test didapat nilai F hitung sebesar 5,857
70
dapat ditolak bila nilai t lebih besar dari 2 (dalam nilai absolut).
Tabel 4.8.
Coefficientsa
Unstandardized Standardized
Coefficients Coefficients
Model B Std. Error Beta T Sig.
1 (Constant) ,051 ,037 1,371 ,178
X1_CSR -,107 ,068 -,199 -1,582 ,122
X2_KEPI ,028 ,031 ,115 ,891 ,379
X3_KOMI ,074 ,066 ,140 1,118 ,270
X4_KP -,028 ,017 -,202 -1,611 ,115
X5_KI ,412 ,092 ,578 4,489 ,000
a. Dependent Variable: Y_P
Sumber: Output SPSS yang diolah
konstanta adalah sebesar 1,371 < dari t tabel 2,02108 (5%,45,5) dan
nilai sig 0,178 > 0,05 hal tersebut berarti, konstanta tidak
71
Untuk nilai t hitung CSR adalah sebesar -,1,582 < dari t tabel
2,02108 (5%,45,5) dan nilai sig 0,122 > 0,05 hal tersebut berarti, CSR
0,891 < dari t tabel 2,02108 (5%,45,5) dan nilai sig 0,379 > 0,05 hal
variabel Profitabilitas.
< dari t tabel 2,02108 (5%,45,5) dan nilai sig 0,270 > 0,05 hal tersebut
Profitabilitas.
< dari t tabel 2,02108 (5%,45,5) dan nilai sig 0,115 > 0,05 hal tersebut
Profitabilitas.
dari t tabel 2,02108 (5%,45,5) dan nilai sig 0,000 < 0,05 hal tersebut
C. Pembahasan
72
responsibility (CSR) mempunyai nilai t hitung negatif sebesar -1,582
tingkat signifikansi > 0,05. Hal ini menujukan bahwa hipotesis Ha1
terkait strategi bisnis maka CSR akan bermanfaat bagi perusahaan dan
atau hanya memenuhi aturan. Dengan pola ini, sering kali program CSR
73
Menurut Putra (2015), prosesi citra yang dibangun dapat
pendapat, sikap, sifat, dan tingkah laku publik. Oleh karena itu, public
74
tidak didukung oleh penelitian Indrawati, Suci, & Andiani (2020) bahwa
sosialnya maka citra perusahaan akan baik dan tentunya akan berdampak
nilai t hitung positif sebesar 0,891 dengan tingkat signifikansi 0,379. Hal
terhadap Profitabilitas.
75
Menurut Hariyani & Serfianto (2010), investor membeli produk
besar, kita tetap perlu berhati-hati. Investasi di pasar modal tidak dijamin
76
Hasil hipotesis ini mendukung penelitian sebelumnya yang
profitabilitas perusahaan.
Profitabilitas.
77
lain mengakibatkan fungsi pengawasan internal menjadi kurang
yang gagal adalah tidak atau kurang adanya pengawasan yang memadai.
78
koordinasi, komunikasi dan pembuat keputusan. Selain itu, peran dari
baik.
dilakukan oleh Putra dan Nuzula (2017) bahwa tidak ada pengaruh
governace yang nantinya berdampak positif pada ROA. Di sisi lain, hasil
79
membuktikan variabel Keputusan Pendanaan tidak berpengaruh terhadap
profitabilitas.
Hasil penelitian ini menjelaskan tiga fungsi & peran pokok dalam
(Anwar, 2019).
tepat bagi suatu masalah dan apakah akan menggunakan utang atau
saham biasa. Oleh karena pendanaan bersifat tidak rutin, merupakan hal
dengan kondisi dan harapan pasar secara umum untuk perusahaan itu
80
Hasil penelitian ini pun sesuai dengan signaling theory yang
pada nilai pasar perusahaan, yang akan memberi insentif untuk membuat
81
sumber daya perusahaan sehingga produktifitas perusahaan meningkat
82
kelebihan dana bisa berinvestasi di bursa efek dengan membeli saham,
83
penelitian sebelumnya oleh Pratiska (2012) Hasil bahwa keputusan
perusahaan.
84
BAB V
PENUTUP
A. Kesimpulan
Efek Indonesia (BEI) yang tidak delisting selama periode penelitian yaitu
penelitian yang dilakukan oleh Indrawati, Suci, & Andiani (2020) Namun
penelitian ini mendukung hasil penelitian yang dilakukan Celvin & Gaol
(2015).
85
3. Variabel Komisaris Independen tidak berpengaruh teradap Profitabilitas.
oleh Suzan & Ramadita (2019). Namun penelitian ini mendukung hasil
B. Saran
86
2. Penelitian selanjutnya dapat lebih memfokuskan ruang lingkup
87
DAFTAR PUSTAKA
Astuti, E., Swastika, R., dan Isharijadi. (2017). Pengaruh Struntur Modal dan
Pertumbuhan Perusahaan terhadap Profitabilitas. Forum Ilmiah Pendidikan
Akuntansi, 5 (1), 493.
88
Perusahaan terhadap Nilai Perusahaan. Diponegoro Journal of Accounting, 3
(1), 7.
Chandra, dkk. (2019). “The Effect of Capital Structure on Profitability and Stock
Returns: Empirical Analysis of Firms Listed in Kompas 100”, Journal of
Chinese Economic and Foreign Trade Studies, 12 (2), pp. 74-89.
89
Fadillah, A. R. (2017). Analisis Pengaruh Dewan Komisaris Independen,
Kepemilikan Manajerial dan kepemilikan Institusional terhadap Kinerja
Perusahaan yang terdaftar di LQ45. Jurnal Akuntansi, 12 (1), 43.
Ghozali, I. (2018). Aplikasi Analisis Multivariate dengan Program IBM SPSS 25.
Semarang: Badan Penerbit – Undip.
Hariyani, I. & Serfianto, R. (2010). Buku Pintar Hukum Bisnis Pasar Modal.
Jakarta: Transmedia Pustaka
90
Hery. (2013). Rahasia Pembagian Dividen dan Tata Kelola Perusahaan.
Yogyakarta: GAVA MEDIA.
Indrawati, l., Suci, M., & Andiani, N.D. (2020). Pengaruh Kepemilikan
Institusional dan Corporate Social Responsibility terhadap Profitabilitas
pada Perusahaan Pertambangan. Jurnal Manajemen dan Bisnis, 2 (1), 46.
91
Pangestuti, I. R. D. & Laksono, E. D. P. (2018). Hutang dan Profitabilitas
Perusahaan. Diponegoro Jurnal of Management, 7 (4).
Patrisia, D., Linda, M. R., & Yulianti, U. (2019). Pengaruh Keputusan Investasi,
Keputusan Pendanaan, dan Kebijakan Dividen terhadap Nilai Perusahaan
yang Terdaftar di Bursa Efek Indonesia. Jurnal Kajian Manajemen Bisnis, 8
(2), 77.
Pratiwi, H. R. 2019. Buntut Kasus Karen, Pemerintah akan Benahi Tata Kelola
BUMN. Diakses dari
[Link]
kasus-karen-pemerintah-akan-benahi-tata-kelola-bumn pada tanggal 15
Oktober 2020 Pukul 05.00 WIB
Putri, C. A. (2020). Ini Alasan Erick Thohir Rombak Direksi & Komisaris di 10
BUMN. Diakses dari:
[Link]
alasan-erick-thohir-rombak-direksi-komisaris-di-10-bumn pada tanggal 28
November 2020 pukul 09.00 WIB.
92
Putra, A. S. & Nuzula, N. F. (2017). Pengaruh Corporate Governance terhadap
Profitabilitas. Jurnal Administrasi Bisnis (JAB), 47 (1), 110.
Rikumahu, B., Rahmawati, I., A., & Dillak, V., J. (2017). Pengaruh Dewan
Direksi, Dewan Komisaris, Komite Audit, dan Corporate Social
Responsibility terhadap Kinerja Keuangan Perusahaan. Jurnal Akuntansi &
Ekonomi FE. UN PGRI Kediri, 2 (2), 59-60.
Rosdwianti, M. K., Dzulkirom, M., & Zahroh (2016). Pengaruh Corporate Social
Responsibility (CSR) terhadap Profitabilitas Perusahaan. Jurnal
Administrasi Bisnis, 38 (2), 17-20.
93
Seni, N. N. A. & Ratnadi, N. M. D. (2017). Theory of Planned Behavior untuk
Memprediksi Niat Berinvestasi. E-Jurnal Ekonomi dan Bisnis Universitas
Udayana, 6 (12), 4046-4047.
Sidik, S. (2020). Kali Ditegur, Emiten Batu Bara Sinarmas Terancam Delisting.
Diakses dari:
[Link]
tv-digugat-pkpu-linkaja-anak-usaha-jasa-marga-mau-ipo pada 28 November
2020 pukul 09.52 WIB.
94
Winarno, Hidayati, L. N., & Darmawati, A. (2015). Faktor-Faktor yang
Memengaruhi Profitabilitas Perusahaan Manufaktur yang Listed di Bursa
Efek Indonesia. Jurnal Economia, 11 (2), 143-144.
95
LAMPIRAN
Y X1 X2 X3 X4 X5
No. Perusahaan Tahun P CSR KINS KIND KP KI
1. SMBR 2014 0,112 0,407 1,000 0,600 0,077 0,079
2. SMGR 2014 0,164 0,538 0,610 0,286 0,372 0,115
3. ARNA 2014 0,208 0,209 0,548 0,667 0,385 0,110
4. TOTO 2014 0,262 0,187 0,962 0,400 0,647 0,161
5. ISSP 2014 0,075 0,264 0,559 0,167 1,340 0,239
6. DPNS 2014 0,057 0,209 0,596 0,333 0,139 0,049
7. INCI 2014 0,070 0,341 0,691 0,000 0,083 0,087
8. IGAR 2014 0,157 0,143 0,848 0,333 0,328 0,112
9. JPFA 2014 0,022 0,231 0,576 0,333 2,196 0,056
10. SMBR 2015 0,107 0,407 0,901 0,600 0,108 0,117
11. SMGR 2015 0,122 0,538 0,985 0,286 0,390 0,111
12. ARNA 2015 0,050 0,209 0,481 0,333 0,599 0,136
13. TOTO 2015 0,234 0,187 0,924 0,400 0,636 0,203
14. ISSP 2015 0,049 0,264 0,559 0,200 1,133 0,001
15. DPNS 2015 0,037 0,209 0,599 0,333 0,138 0,021
16. INCI 2015 0,104 0,341 0,021 0,000 0,101 0,147
17. IGAR 2015 0,137 0,143 0,848 0,500 0,237 0,097
18. JPFA 2015 0,027 0,286 0,581 0,500 1,969 0,089
19. SMBR 2016 0,063 0,407 0,988 0,600 0,400 0,337
20. SMGR 2016 0,099 0,538 0,980 0,286 0,447 0,159
21. ARNA 2016 0,059 0,209 0,140 0,333 0,380 0,079
22. TOTO 2016 0,172 0,187 0,924 0,400 0,694 0,058
23. ISSP 2016 0,021 0,264 0,559 0,400 1,284 0,109
24. DPNS 2016 0,035 0,209 0,599 0,333 0,125 0,079
25. INCI 2016 0,336 0,341 0,021 0,333 0,109 0,589
26. IGAR 2016 0,168 0,143 0,848 0,333 0,176 0,145
27. JPFA 2016 0,122 0,505 0,631 0,4OO 1,117 0,064
28. SMBR 2017 0,027 0,418 0,982 0,200 0,483 0,158
29. SMGR 2017 0,027 0,549 0,985 0,286 0,633 0,109
30. ARNA 2017 0,076 0,220 0,140 0,500 0,556 0,038
31. TOTO 2017 0,089 0,209 0,924 0,400 0,694 0,095
32. ISSP 2017 0,033 0,286 0,559 0,400 1,207 0,038
33. DPNS 2017 0,021 0,220 0,599 0,333 0,152 0,042
34. INCI 2017 0,078 0,363 0,022 0,333 0,132 0,128
35. IGAR 2017 0,141 0,154 0,848 0,333 0,161 0,167
36. JPFA 2017 0,052 0,505 0,631 0,500 1,226 0,094
37. SMBR 2018 0,013 0,429 0,980 0,400 0,594 0,094
38. SMGR 2018 0,069 0,549 0,985 0,286 0,563 0,043
39. ARNA 2018 0,096 0,220 0,547 0,500 0,507 0,032
40. TOTO 2018 0,145 0,209 0,924 0,400 0,502 0,025
41. ISSP 2018 0,011 0,286 0,559 0,400 1,227 0,036
97
42. DPNS 2018 0,034 0,220 0,599 0,333 0,160 0,044
43. INCI 2018 0,135 0,363 0,021 0,333 0,223 0,288
44. IGAR 2018 0,080 0,154 0,848 0,333 0,181 0,111
45. JPFA 2018 0,098 0,505 0,641 0,500 1,335 0,154
98
Uji Statistik Deskriptif
Descriptive Statistics
99
Uji Asumsi Klasik
100
3. Uji Multikolinearitas
Coefficientsa
Collinearity Statistics
Model Tolerance VIF
1 CSR_X1 ,923 1,084
KEPl_X2 ,882 1,133
KOMI_X3 ,936 1,069
KP_X4 ,930 1,076
KI_X5 ,883 1,132
a. Dependent Variable: P_Y
Runs Test
Unstandardized
Residual
Test Valuea -,00667
Cases < Test Value 22
Cases >= Test Value 23
Total Cases 45
Number of Runs 17
Z -1,807
Asymp. Sig. (2-tailed) ,071
a. Median
101
5. Uji Heteroskedastisitas (Grafik Scatterplot)
102
Uji Hipotesis
Model Summary
Adjusted R Std. Error of
Model R R Square Square the Estimate
a
1 ,655 ,429 ,356 ,056595
a. Predictors: (Constant), X5_KI, X3_KOMI, X1_CSR, X4_KP,
X2_KEPI
ANOVAa
Sum of Mean
Model Squares Df Square F Sig.
1 Regression ,094 5 ,019 5,857 ,000b
Residual ,125 39 ,003
Total ,219 44
a. Dependent Variable: Y_P
b. Predictors: (Constant), X5_KI, X3_KOMI, X1_CSR, X4_KP,
X2_KEPI
Coefficientsa
Unstandardized Standardized
Coefficients Coefficients
Model B Std. Error Beta t Sig.
1 (Constant) ,051 ,037 1,371 ,178
X1_CSR -,107 ,068 -,199 -1,582 ,122
X2_KEPI ,028 ,031 ,115 ,891 ,379
X3_KOMI ,074 ,066 ,140 1,118 ,270
X4_KP -,028 ,017 -,202 -1,611 ,115
X5_KI ,412 ,092 ,578 4,489 ,000
a. Dependent Variable: Y_P
103