0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
1 tayangan18 halaman

Oleh

Penelitian ini menganalisis pengaruh keputusan investasi, keputusan pendanaan, kebijakan dividen, dan pengungkapan Corporate Social Responsibility (CSR) terhadap nilai perusahaan di sektor infrastruktur. Hasil penelitian menunjukkan bahwa keputusan investasi dan pengungkapan CSR memiliki pengaruh negatif terhadap nilai perusahaan, sedangkan kebijakan dividen memiliki pengaruh positif yang tidak signifikan. Data diambil dari 18 perusahaan pertambangan yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia selama periode 2016-2020.

Diunggah oleh

silviasusmita30
Hak Cipta
© All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai PDF, TXT atau baca online di Scribd
0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
1 tayangan18 halaman

Oleh

Penelitian ini menganalisis pengaruh keputusan investasi, keputusan pendanaan, kebijakan dividen, dan pengungkapan Corporate Social Responsibility (CSR) terhadap nilai perusahaan di sektor infrastruktur. Hasil penelitian menunjukkan bahwa keputusan investasi dan pengungkapan CSR memiliki pengaruh negatif terhadap nilai perusahaan, sedangkan kebijakan dividen memiliki pengaruh positif yang tidak signifikan. Data diambil dari 18 perusahaan pertambangan yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia selama periode 2016-2020.

Diunggah oleh

silviasusmita30
Hak Cipta
© All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai PDF, TXT atau baca online di Scribd

PENGARUH KEPUTUSAN INVESTASI, KEPUTUSAN PENDANAAN,

KEBIJAKAN DIVIDEN DAN PENGUNGKAPAN CORPORATE SOCIAL


RESPONSIBILITY TERHADAP NILAI PERUSAHAAN PADA SEKTOR
INFRASTRUKTUR

ARTIKEL ILMIAH

Diajukan untuk Memenuhi Salah Satu Syarat Penyelesaian


Program Pendidikan Sarjana
Jurusan Manajemen

Oleh:
SHILVIA LINGGARJATI
NIM: 2018210811

UNIVERSITAS HAYAM WURUK PERBANAS


SURABAYA
2022

1
PENGESAHAN ARTIKEL ILMIAH

Nama : Shilvia Linggarjati


Tempat, Tanggal Lahir : Tuban, 29 Maret 2000
Nim : 2018210811
Program Studi : Manajemen
Program Pendidikan : Sarjana
Konsentrasi : Keuangan
Judul : Pengaruh Keputusan Investasi, Keputusan Pendanaan,
Kebijakan Dividen dan Pengungkapan Corporate Social
Responsibility Terhadap Nilai Perusahaan Pada Sektor
Infrastruktur

Disetujui dan diterima baik oleh:

Dosen Pembimbing
Tanggal: 7 Maret 2022

(Linda Purnama Sari, SE, [Link])


NIDN: 0728057201

Ketua Program Studi Sarjana Manajemen

(Burhanudin, S.E., [Link]., Ph.D)


NIDN: 071904770
THE EFFECT OF INVESTMENT DECISION, FUNDING DECISION,
DIVIDEND POLICY AND CORPORATE SOCIAL RESPONSIBILITY
DISCLOSURE ON FIRM VALUE IN INFRASTRUCTURE SECTOR

Shilvia Linggarjati
Universitas Hayam Wuruk Perbanas Surabaya
Email : 2018210811@[Link]

ABSTRACT

This study aims to examine and analyze the effect of investment decisions, funding
decisions, dividend policy and corporate social responsibility disclosure on the value
of infrastructure sector companies. The population of this study are infrastructure
sector companies listed on the Indonesia Stock Exchange. The sample used in this study
consisted of 18 mining companies with a research period of 4 consecutive years from
2016 to 2020 so that the total observation data was 72 data. This research uses
purposive sampling method. The data analysis of this research used SPSS 25 with
classical assumption analysis and multiple linear regression analysis. The results of
this study indicate that investment decisions have a negative and insignificant effect on
firm value, dividend policy has a positive and insignificant effect on firm value, and
corporate social responsibility disclosure has a negative effect and significant on firm
value.
Keyword: Investmen Decision, Funding Decision, Dividend policy, Corporate Social
Responsibility Disclosure, Firm Value

PENDAHULUAN
Nilai perusahaan merupakan sehingga akan meningkatkan
persepsi investor terhadap tingkat keuntungan yang diperoleh para
keberhasilan manajer dalam mengelola pemegang saham. Nilai perusahaan
sumber daya perusahaan yang dapat dijadikan acuan untuk
dipercayakan kepadanya yang sering pertimbangan investasi oleh para
dihubungkan dengan harga saham. Jika investor. Jika nilai perusahaan baik,
harga saham meningkat, maka nilai maka perusahaan akan dipandang baik
perusahaan juga akan meningkat, pula oleh investor, dan begitu juga

1
sebaliknya jika perusahaan buruk maka perusahaan merupakan hal yang sangat
perusahaan akan dipandang buruk oleh penting dalam manajemen keuangan.
investor. Jika manajer dapat menyeimbangkan
Faktor yang dapat antara biaya dan manfaat sehingga
mempengaruhi nilai perusahaan salah mampu mengambil keputusan
satunya yaitu keputusan investasi. pendanaan yang tepat maka hal ini akan
Keputusan investasi merupakan mampu menurunkan biaya modal dan
keputusan terhadap aktiva yang meningkatkan nilai perusahaan.
dikelola perusahaan dan berpengaruh Selain itu kebijakan dividen
secara langsung terhadap aliran kas juga termasuk dalam faktor yang dapat
perusahaan. Pengeluaran investasi mempengaruhi nilai perusahaan.
memberikan pengaruh positif terhadap Kebijakan dividen sendiri merupakan
pertumbuhan perusahaan di masa yang suatu keputusan yang menentukan
akan datang, sehingga meningkatkan apakah laba (return) yang diperoleh
harga saham sebagai indikator nilai. perusahaan akan dibagikan kepada
Pengalokasian dana termasuk pemegang saham atau ditahan untuk
keputusan investasi, baik dana yang pembiayaan investasi di masa yang
berasal dari dalam perusahaan maupun akan datang dalam bentuk laba ditahan.
dari luar perusahaan pada berbagai Semakin konsisten perusahan dalam
bentuk investasi. membayarkan dividen secara tunai
Faktor selanjutnya yang akan semakin meningkatkan nilai
mampu mempegaruhi nilai perusahaan perusahaan.
yaitu keputusan pendanaan. Keputusan Selain faktor-faktor tersebut,
pendanaan merupakan sebuah pengungkapan CSR (Corporate Social
keputusan yang penting untuk Responsibility) juga dapat
kelangsungan perusahaan. Keputusan mempengaruhi nilai dari suatu
pendanaan ini menyangkut struktur perusahaan. Dalam mengoperasikan
keuangan yang meliputi hutang jangka perusahaannya diperlukan suatu
pendek, hutang jangka panjang dan tanggung jawab sosial dan
modal sendiri. Pada umumnya sumber meningkatkan kesejahteraan sosial.
dana bagi suatu perusahaan dapat Banyak perusahaan kini
diperoleh dari internal perusahaan mengembangkan apa yang disebut
seperti laba ditahan dan sumber corporate social responsibility,
eksternal seperti hutang dan modal perusahaan dalam perkembangannya
sendiri. Persentase penggunaan sumber akan selalu berusaha untuk
pendanaan internal dan eksternal untuk mempertahankan keunggulan bisnisnya
memenuhi kebutuhan keuangan dalam meningkatkan nilai perusahaan.

2
Sebuah perusahaan yang baik harus Responsibility saat ini bukan lagi
mampu mengontrol potensi finansial bersifat sukarela yang dilakukan
maupun potensi non finansial di dalam perusahaan didalam
meningkatkan nilai perusahaan untuk mempertanggungjawabkan kegiatan
eksistensi perusahaan dalam jangka perusahaannya, namun beberapa
panjang. Corporate Social perusahaan wajib menerapkannya.

KERANGKA TEORITIS DAN Book Value dapat diformulasikan


HIPOTESIS sebagai berikut :
Nilai Perusahaan
Nilai perusahaan merupakan 𝒎𝒂𝒓𝒌𝒆𝒕 𝒑𝒓𝒊𝒄𝒆 𝒑𝒆𝒓 𝒔𝒉𝒂𝒓𝒆
𝑷𝑩𝑽 =
𝒃𝒐𝒐𝒌 𝒗𝒂𝒍𝒖𝒆 𝒑𝒆𝒓 𝒔𝒉𝒂𝒓𝒆
indikator penting bagi investor untuk
menilai perusahaan secara keseluruhan.
Keputusan Investasi
Semakin tinggi nilai perusahaan maka
Keputusan investasi juga
persepsi masyarakat terhadap kinerja
merupakan alokasi dana baik dari luar
perusahaan juga semakin baik, dengan
maupun di dalam perusahaan sebagai
demikian perusahaan. Meningkatkan
akibat dari berbagai bentuk investasi.
nilai perusahaan adalah kinerja yang
Keputusan investasi meliputi investasi
dikejar oleh para pemegang saham.
pada aset jangka pendek (aktiva lancar)
Ketika nilai perusahaan meningkat,
dan aset jangka panjang (aktiva tetap).
demikian pula kekayaan pemegang
Aset jangka pendek merupakan aset
saham. Oleh karena itu, tujuan utama
dengan jatuh tempo kurang dari satu
manajemen adalah memaksimalkan
tahun atau kurang dari satu siklus
kekayaan pemegang saham melalui
bisnis, dan dana yang diinvestasikan
harga saham yang tinggi. Semakin
pada aset jangka pendek diharapkan
tinggi harga saham semakin tinggi pula
dapat dipulihkan dalam waktu dekat
nilai perusahaan (Ernawati, 2016).
atau kurang dari satu tahun dan diterima
Nilai perusahaan dapat di ukur
sekaligus. Tujuan perusahaan
menggunakan Price Book Value (PBV)
berinvestasi pada aset jangka pendek
yang merupakan rasio yang mengukur
adalah untuk digunakan sebagai modal
nilai yang diberikan pasar keuangan
kerja atau operasional perusahaan.
kepada manajemen dan organisasi
Keputusan investasi dalam
perusahaan. Rasio ini merupakan
penelitian ini menggunakan rumus
perbandingan antara harga saham
yang sebagai berikut:
dengan nilai bukunya. PBV yang lebih
tinggi menyatakan bahwa pasar yakin
tentang prospek perusahaan. Price

3
𝑻𝒐𝒕𝒂𝒍 𝑨𝒔𝒔𝒆𝒕 (𝒕) − 𝑻𝒐𝒕𝒂𝒍 𝑨𝒔𝒔𝒆𝒕 (𝒕 − 𝟏) (2012:270). Dividen akan dibagikan
𝑻𝑨𝑮 =
𝑻𝒐𝒕𝒂𝒍 𝑨𝒔𝒔𝒆𝒕 (𝒕 − 𝟏)
kepada para pemegang saham sebagai
keuntungan dari laba perusahaan.
Keputusan Pendanaan
Ketika perusahaan publik mampu
Keputusan pendanaan dapat
menghasilkan keuntungan yang tinggi
diartikan sebagai keputusan yang
maka para pemegang saham
menyangkut struktur keuangan
berkesempatan untuk mendapatkan
perusahaan mengenai sumber
keuntungan dalam bentuk dividen yang
pendanaan. Hal ini menyangkut
besar pula. Perusahaan akan
komposisi pendanaan berupa ekuitas
membayarkan dividen yang tinggi
pemilik, kewajiban jangka panjang dan
kepada para pemegang sahamnya
kewajiban jangka pendek atau
karena dapat memberikan nilai tambah
kewajiban lancar. Sumber modal atau
lagi bagi perusahaan. Teori ini
pendanaan dapat berupa pinjaman
didukung oleh survei perusahaan yang
jangka panjang, peningkatan ekuitas
dinilai berdasarkan arus kas yang
dari laba ditahan, ataupun penerbitan
diterima dari pemegang saham.
saham. Kombinasi antara laba dan
Kebijakan dividen dalam penelitian ini
biaya yang optimal akan membantu
menggunakan rumus sebagai berikut :
meminimalkan biaya modal dan
meningkatkan nilai perusahaan. 𝑫𝒊𝒗𝒊𝒅𝒆𝒏𝒅 𝒑𝒆𝒓 𝒔𝒉𝒂𝒓𝒆
Keputusan pendanaan dipengaruhi oleh 𝑫𝑷𝑹 = 𝑬𝒂𝒓𝒏𝒊𝒏𝒈 𝒑𝒆𝒓 𝒔𝒉𝒂𝒓𝒆
faktor eksternal dan selanjutnya
mempengaruhi kinerja keuangan yang Pengungkapan Corporate Social
dicapai. Responsibility
Keputusan pendanaan dalam Corporate Social
penelitian ini dapat diukur dengan Responsibility (CSR) merupakan
rumus sebagai berikut : komitmen perusahaan secara penuh
untuk menjalankan bisnisnya sesuai
𝑻𝒐𝒕𝒂𝒍 𝒖𝒕𝒂𝒏𝒈
𝑫𝑬𝑹 = dengan etika dan tanggung jawab sosial
𝑻𝒐𝒕𝒂𝒍 𝒆𝒌𝒖𝒊𝒕𝒂𝒔
yang ada, serta ikut berperan dalam
Kebijakan Dividen pembangunan ekonomi dengan
Kebijakan dividen merupakan meningkatkan kesejahteraan para
keputusan apakah laba yang diperoleh karyawan, komunitas setempat,
perusahaan akan dibagikan kepada ataupun masyarakat umum. Menurut
pemegang saham sebagai dividen atau Ahmad (2018:23) CSR (Corporate
akan ditahan dalam bentuk laba ditahan Social Responsibility) juga merupakan
guna pembiayaan investasi di masa upaya perusahaan untuk menaikkan
yang akan datang Harjito & Martono citranya dimata publik dengan

4
mengadakan beberapa program baik Dalam melakukan peenilaian
eksternal maupun internal. pengungkapan CSR (Corporate Social
Untuk mengukur keberhasilan Responsibility) mengacu kepada
penerapan CSR pada suatu perusahaan indikator yang disebutkn GRI-G4
dapat menggunakan sebuah indikator guideline. Penilaian dilakukan dengan
yang dapat dijadikan acuan. Standar cara pemberian skor 0 dan 1. Dimana
yang digunakan oleh perusahaan dalam nilai 0 untuk item yang tidak diungkap
menjalankan program CSR (Corporate dan nilai 1 untuk item yang
Social Responsibility) ialah standar diungkapkan oleh perusahaan. Jika
GRI (Global Reporting Intiative) yang perusahaan mengungkapkan aktivitas
merupakan sebuah jaringan berbasis tanggung jawab sosial perusahaan
organisasi. Dalam hal ini digunakan 6 secara penuh maka nilai maksimal yang
indikator pengungkapan yaitu : dapat dicapai yaitu sebanyak 91 poin.
1. Indikator Kinerja Tenaga Kerja Indeks pengungkapan tanggung
2. Indikator Kinerja Ekonomi jawab sosial perusahaan tersebut
3. Indikator Kinerja Lingkungan kemudian dihitung dengan
4. Indikator Kinerja Sosial menggunakan rumus sebagai berikut :
5. Indikator Kinerja Hak Asasi
𝑱𝒖𝒎𝒍𝒂𝒉 𝒊𝒕𝒆𝒎 𝒚𝒂𝒏𝒈 𝒅𝒊𝒖𝒏𝒈𝒌𝒂𝒑𝒌𝒂𝒏 𝒑𝒆𝒓𝒖𝒔𝒂𝒉𝒂𝒂𝒏
𝑪𝑺𝑹𝑫𝑰 = 𝒙 𝟏𝟎𝟎%
Manusia 𝟗𝟏 𝒊𝒕𝒆𝒎 𝒊𝒏𝒇𝒐𝒓𝒎𝒂𝒔𝒊 𝑪𝑺𝑹

6. Indikator Kinerja Produk

Berdasarkan penjelasan sub bab sebelumnya, maka dapat dibuat kaitan antara
keputusan investasi (TAG), keputusan pendanaan (DER), kebijakan dividen (DPR) dan
Corporate Social Responsibility (CSR) dengan kerangka pemikiran sebagai berikut :

KEPUTUSAN INVESTASI H2 (+/-)

H3 (+/-)
KEPUTUSAN PENDANAAN NILAI
PERUSAHAAN
KEBIJAKAN DIVIDEN
H4 (+/-)

H1
PENGUNGKAPAN CSR H5 (+/-)

5
METODE PENELITIAN dengan menggunakan kriteria yang
Klasifikasi Sampel sudah disebutkan pada poin
Populasi yang digunakan pada sebelumnya. Penelitian ini dilakukan
penelitian ini adalah seluruh dengan menggunakan metode
perusahaan public yang terdaftar di pengumpulan data dari dokumen yang
Bursa Efek Indonesia. Sampel yang diperoleh melalui publikasi laporan
digunakan adalah perusahaan pada keuangan lengkap yang dilakukan oleh
sektor infrastruktur pada periode 2016- perusahaan pada sektor infrastruktur di
2020. Untuk mendapatkan hasil yang website Bursa Efek Indonesia
representative , maka digunakan teknik ([Link]) yang berupa data
pengambilan sampel dengan metode kuantitatif sekunder tahunan.
purposive sampling. Kriteria sampel
Teknik Analisis Data
pada penelitian ini adalah sebagai
Dalam penelitian ini
berikut :
digunakan metode analisis deskriptif
1. Perusahaan sektor infrastruktur
yang terdaftar di Bursa Efek
dan analisis uji hipotesis sebagai
Indonesia secara berturut-turut metode analisis data. Metode analisis
pada periode 2016 – 2020. ini menentukan pengaruh antara
2. Perusahaan sektor infrastruktur variabel yang diteliti.
yang mempublikasikan laporan 1. Analisis Deskriptif
tahunan selama 2016 – 2020 Analisis deskriptif dapat
3. Perusahaan sektor infrastruktur memberikan gambaran atau
yang tidak memiliki ekuitas negatif deskripsi dari suatu data yang
selama tahun 2016 – 2020. dilihat dari nilai rata-rata (mean),
4. Perusahaan sektor infrastruktur standar deviasi, maksimum, dan
yang pernah membagikan dividen minimum. Analisis deskriptif
selama tahun 2016 – 2020. sangat dibutuhkan untuk
5. Perusahaan sektor infrastruktur memperoleh gambaran secara
yang melaksanakan umum variabel-variabel penelitian
tanggungjawab sosial perusahaan seperti keputusan investasi,
dalam pengelolaan manajemen keputusan pendanaan, kebijakan
perusahaannya selama tahun 2016- dividen, dan juga pengungkapan
2020. CSR.
2. Analisis Uji Hipotesis
Data dan Metode Pengumpulan Data Analisis uji hipotesis
Penelitian ini menggunakan menggunakan metode multiple
sampel perusahaan infrastruktur yang regresion analysis dengan model
persamaan sebagai berikut :
terdaftar di Bursa Efek Indonesia secara
berturut-turut pada periode 2016-2020

6
PBV = βο + β1 TAG + β2 DER + β3 DER : Debt to Equity Ratio (
DPR + β4 CSRI + e Keputusan Pendanaan )
Keterangan : DPR : Dividend Payout Ratio
PBV: Price Book Value ( Nilai ( Kebijakan Dividen )
Perusahaan ) CSRI : Corporate Social
Bo: Konstanta Responsibility Disclosure Index
β1,β2,β3,β4: Koefisien regresi e : Variabel pengganggu
berganda (error)
TAG: Total Asset Growth ( Keputusan
Investasi )

ANALISIS DATA DAN


PEMBAHASAN
STATISTIK DESKRIPTIF
Variabel N Minimum Maksimum Mean Std.
Deviation
Nilai
72 0,270 9,140 1,90389 1,715695
Perusahaan
Keputusan
72 -0,250 1,120 0,16408 0,242755
Investasi
Keputusan
72 0,224 13,543 1,93764 2,029019
Pendanaan
Kebijakan
72 0,000 4,235 0,45659 0,669123
Dividen
Pengungkapan
72 0,021 0,615 0,33160 0,162649
CSR
Sumber: [Link], data diolah (2022)
Analisis Deskriptif dimiliki oleh Telkom Indonesia
(Persero) Tbk. pada tahun 2020.
Nilai perusahaan dalam penelitian ini
Artinya, pasar menghargai saham
diproksikan dengan price to book value
perusahaan tersebut lebih rendah
yang merupakan pembagian antara
sebesar 0,270 kali dibandingkan nilai
harga saham terhadap nilai buku.
buku perusahaan. Nilai maksimum
Berdasarkan hasil uji statistik deskriptif
sebesar 9,140 yang diperoleh dari
pada table tersebut menunjukan bahwa
pembagian 6.425 dibagi dengan 702
nilai minimum dari price book value
yang dimiliki oleh Tower Bersama
(PBV) sebesar 0,270 yang diperoleh
Infrastructure Tbk. pada tahun 2017.
dari harga saham sebesar 3.310 dibagi
Artinya, pasar menghargai saham
dengan nilai buku sebesar 12.203 yang

7
perusahaan tersebut lebih tinggi sebesar bersifat heterogen karena nilai rata-rata
9,140 kali dibandingkan dengan nilai lebih kecil dari nilai standar deviasi.
buku perusahannya. Nilai rata-rata Hasil statistik deskriptif pada tabel
untuk price book value dari tersebut menujukkan bahwa nilai
keseluruhan data sebesar 1,90389 minimum untuk variabel keputusan
dengan standar deviasi sebesar pendanaan dengan proksi debt to equity
1,715695. Nilai rata-rata lebih kecil ratio (DER) sebesar 0,224 atau 24%
dari nilai standar deviasi sehingga dapat yang dimiliki oleh Paramita Bangun
disimpulkan bahwa sebaran data PBV Sarana Tbk. tahun 2018. Artinya
bersifat heterogen yang artinya perusahaan memilih menggunakan
memiliki tingkat penyimpangan yang modal sendiri untuk kegiatan
tinggi atau bervariasi. operasionalnya daripada menggunakan
Hasil statistik deskriptif pada tabel hutang. Sedangkan nilai maksimum
tersebut menunjukkan bahwa nilai dimiliki Tower Bersama Infrastructure
minimum untuk variabel keputusan Tbk. sebesar 13,543 pada tahun 2016.
investasi yang diproksikan dengan total Berkebalikan dengan sebelumnya,
asset growth (TAG) sebesar -0,250 atau perusahaan ini lebih banyak
sebesar -25% yang dimiliki oleh Cardig menggunakan hutang daripada modal
Aero Services Tbk. pada tahun 2019. sendiri dalam keputusan pendanaannya.
Artinya total asset perusahaan tahun Rata-rata (mean) variabel keputusan
tersebut lebih kecil daripada total asset pendanaan dengan proksi DER sebesar
tahun sebelumnya, sehingga perusahan 1,93764 dan standart deviasi sebesar
tersebut mengalami pertumbuhan total 2,029019. Nilai rata-rata lebih besar
asset negatif sebesar -0,250 dari nilai standar deviasi sehingga dapat
dibandingkan total asset tahun disimpulkan bahwa sebaran data
sebelumnya. Sedangkan nilai keputusan pendanaan bersifat
maksimum dimiliki oleh Acset homogen.
Indonesia Tbk. sebesar 1,120 pada
Kebijakan dividen merupakan
tahun 2017 yang artinya perusahaan
variabel independen yang diproksikan
tersebut mengalami pertumbuhan total
dengan dividen payout ratio (DPR)
asset sebesar 1,120 dibandingkan
yang diukur dengan dividen per share
dengan total asset pada tahun
dibagi dengan earning per share.
sebelumnya. Rata-rata (mean) variabel
Berdasarkan hasil statistik deskriptif
keputusan investasi dengan proksi TAG
pada table tersebut menunjukan bahwa
sebesar 0,16408 dan standart deviasi
nilai minimum dari dividen payout
sebesar 0,242755 sehingga dapat
ratio sebesar 0 yang dimiliki oleh Jasa
disimpulkan bahwa sebaran data TAG
Marga (Persero) Tbk. pada tahun 2019.

8
Artinya perusahaan memilih untuk (n=91). Berdasarkan tabel diatas nilai
tidak membagikan dividennya dan CSRI minimum berada pada posisi
memilih untuk menggunakannya 0.021 yang dimiliki oleh Paramita
sebagai laba ditahan. Nilai maksimum Bangun Sarana Tbk. pada tahun 2016.
dari DPR sebesar 4,235 yang dimiliki Perusahaan dengan pengungkapan CSR
oleh Tower Bersama Infrastructure rendah artinya ada beberapa standar
Tbk. pada tahun 2018 dengan nilai nilai pengungkapan yang tidak
dividen per lembar saham (DPS) lebih dilaksanakan. Sedangkan nilai
tinggi daripada nilai laba per lembar maksimum berada pada posisi 0.615
saham (EPS). Nilai rata-rata dari yang dimiliki oleh Waskita Karya
keseluruhan data sebesar 0,45659 (Persero) Tbk. pada tahun 2019 yang
dengan nilai standar deviasi sebesar artinya perusahaan melaksanakan
0,669123. Nilai rata-rata lebih kecil penerapan CSR cukup menyeluruh
dari nilai standar deviasi sehingga dapat dengan indikator standar GRI sebagai
disimpulkan bahwa sebaran data DPR pedoman. Nilai rata-rata dari
bersifat heterogen. keseluruhan data sebesar 0.33160
Variabel CSR diukur dengan indeks dengan nilai standar deviasi sebesar
pengungkapan CSR perusahaan yaitu 0.162649. Nilai rata-rata lebih besar
pembagian antara jumlah dari nilai standar deviasi sehingga dapat
pengungkapan CSR dalam perusahaan disimpulkan bahwa sebaran data DPR
dengan jumlah item checklist CSR bersifat homogen.

HASIL REGRESI LINIER BERGANDA


Independent B thitung ttabel Sig r2 Kesimpulan
Variable
Constant 2,791
Keputusan
-0,624 -0,866 ± 1,996 0,390 0,011 H0 diterima
Investasi
Keputusan
0,272 3,058 ± 1,996 0,003 0,122 H0 ditolak
Pendanaan
Kebijakan
0,029 0,109 ± 1,996 0,913 0,0001 H0 diterima
Dividen
Pengungkapan
-3,997 -3,604 ± 1,996 0,001 0,162 H0 ditolak
CSR
Fhitung = 8,336 Ftabel = 2,51 H0 ditolak
2
R = 0,332 Sign = 0,000
Sumber: [Link], data diolah (2022)

9
Analisis Uji Hipotesis keputusan pendanaan (DER), kebijakan
Penelitian ini menggunakan dividen (DPR) dan corporate social
metode multiple regression analysis responsibility (CSRI) berpengaruh
(MRA) atau analisis regresi berganda. signifikan terhadap nilai perusahaan
Uji hepotesis bertujuan untuk (PBV).
mempengaruhi hubungan variabel
dependen yaitu nilai perusahaan (Price Koefisien Determinasi (R2)
Book Value) dengan beberapa variabel Koefisien determinasi (R2) digunakan
independen yaitu keputusan investasi untuk menentukan besarnya kontribusi
(TAG), keputusan pendanaan (DER), variabel keputusan investasi (TAG),
kebijakan dividen (DPR) dan keputusan pendanaan (DER), kebijakan
pengungkapan Corporate Social dividen (DPR) dan corporate social
Responsibility (CSRI). Berikut adalah responsibility (CSRI) secara simultan
hasil uji hipotesis dengan menggunakan dalam mempengaruhi nilai perusahaan
metode multiple regression analysis (PBV). Berdasarkan tabel tersebut dapat
(MRA). dilihat bahwa nilai R2 yang ada pada
kolom R Square sebesar 0,332 . Artinya
Uji Simultan (Uji F) kontribusi yang diberikan oleh
Uji simultan (uji F) digunakan keputusan investasi (TAG), keputusan
untuk menguji apakah variabel pendanaan (DER), kebijakan dividen
keputusan investasi (TAG), keputusan (DPR) dan corporate social
pendanaan (DER), kebijakan dividen responsibility (CSRI) secara simultan
(DPR) dan corporate social mempengaruhi nilai perusahaan (PBV)
responsibility (CSRI) yang terdapat sebesar 33,2% dan sisanya sebesar
dalam model regresi linier berganda 66,8% dipengaruhi oleh variabel lain.
(MRA) secara signifikan
mempengaruhi nilai perusahaan (PBV). Uji Parsial (Uji t)
Berdasarkan tabel tersebut menunjukan Berdasarkan tabel tersebut
bahwa nilai Fhitung sebesar 8,336 dengan dapat dilihat bahwa nilai thitung sebesar -
tingkat signifikansi sebesar 0,000. 0,866 dan ttabel sebesar 1,996. Artinya
Selanjutnya menentukan Ftabel dengan bahwa thitung < ttabel atau (-0,866 <
tingkat signifikan 0,05 serta df1 = 4 dan 1,996) maka H0 diterima, sehingga
df2 = 67, sehingga diperoleh Ftabel dapat disimpulkan bahwa keputusan
sebesar = 2,51. Hal ini mempunyai arti investasi (TAG) secara parsial tidak
bahwa Fhitung > Ftabel maka H0 ditolak. berpengaruh signifikan terhadap nilai
Maka dapat disimpulkan bahwa secara perusahaan (PBV).
simultan keputusan investasi (TAG),

10
Berdasarkan tabel tersebut perusahaan. Artinya, semakin tinggi
dapat dilihat bahwa nilai thitung sebesar perusahaan dalam menaikkan nilai
3,058 dan ttabel sebesar 1,996. Artinya investasinya maka nilai perusahaan
bahwa thitung > ttabel atau (3,058 > 1,996) akan semakin menurun. Selain itu
maka H0 ditolak, sehingga dapat adanya hasil yang menunjukkan bahwa
disimpulkan bahwa keputusan keputusan investasi berpengaruh tidak
pendanaan (DER) secara parsial signifikan terhadap nilai perusahaan
berpengaruh signifikan terhadap nilai berarti bahwa menurut calon investor
perusahaan (PBV). pertumbuhan aset perusahaan dianggap
Berdasarkan tabel tersebut dapat kurang mempengaruhi perubahan nilai
dilihat bahwa nilai thitung sebesar 0,109 perusahaan. Hasil penelitian ini tidak
dan ttabel sebesar 1,996. Artinya bahwa sesuai dengan penelitian Agung,
thitung < ttabel atau (0,109 < 1,996) maka Hasnawati, & Huzaimah (2021) yang
H0 diterima, sehingga dapat menyatakan bahwa keputusan investasi
disimpulkan bahwa secara parsial memiliki pengaruh positif dan
kebijakan dividen (DPR) tidak signifikan terhadap nilai perusahaan.
berpengaruh signifikan terhadap nilai Namun sesuai dengan penelitian
perusahaan (PBV). Sihwajoeni, Subiyantoro, & Bili (2020)
Berdasarkan tabel tersebut dapat yang menunjukkan hasil negatif dan
dilihat bahwa nilai thitung sebesar -3,997 tidak signifikan.
dan ttabel sebesar 1,996. Artinya bahwa
thitung < ttabel atau (-3,997 < -1.996) maka Pengaruh Keputusan Pendanaan
H0 ditolak, sehingga dapat disimpulkan terhadap Nilai Perusahaan
bahwa secara parsial corporate social Keputusan pendanaan merupakan
responsibility (CSR) berpengaruh suatu keputusan mengenai struktur
negatif signifikan terhadap nilai keuangan suatu perusahaan. Pada
perusahaan (PBV). penelitian ini, keputusan pendanaan
(DER) secara parsial berpengaruh
Pengaruh Keputusan Investasi positif dan signifikan terhadap nilai
terhadap Nilai Perusahaan perusahaan. Artinya, semakin tinggi
Keputusan investasi merupakan nilai debt to equity ratio maka nilai
alokasi dana baik dari luar maupun dari perusahaan akan mengalami kenaikan
dalam perusahaan sebagai akibat dari pula. Investor melihat hal ini sebagai
berbagai bentuk investasi. Pada tanda bahwa perusahaan akan lebih
penelitian ini secara parsial keputusan baik di masa yang akan datang, dan
investasi (TAG) berpengaruh negatif perusahaan mampu melunasi hutang
dan tidak signifikan terhadap nilai jangka panjang maupun jangka

11
pendeknya apabila sudah jatuh tempo. investasinya diperusahaan tersebut.
Mereka juga menilai bahwa hal ini Pada penelitian ini, kebijakan dividen
menjadi salah satu faktor atau indikator secara parsial berpengaruh positif
penting dalam berinvestasi. Hal ini namun tidak signifikan terhadap nilai
didukung dengan trade off theory yang perusahaan. Artinya, semakin tinggi
menyatakan bahwa penggunakaan nilai dividend payout ratio maka nilai
hutang akan meningkatkan nilai perusahaan akan semakin mengalami
perusahaan melalui proses kenaikan. Hal ini menunjukkan bahwa
penyelesaiannya walaupun hanya dividen yang dibagikan oleh
mencapai titik tetentu. Esensi trade off perusahaan dapat menarik investor
theory dalam struktur modal ialah untuk berinvestasi sehingga seiring
untuk menyeimbangkan manfaat dan meningkatnya harga saham maka nilai
pengorbanan yang timbul akibat perusahaan akan meningkat. Kebijakan
peggunaan hutang. Sejauh manfaat dividen pada penelitian ini tidak
lebih besar dari pengorbanan yang berpengaruh secara signifikan
dilakukan maka tambahan hutang menunjukkan bahwa pembagian
masih diperkenankan. Hasil penelitian dividen bukan menjadi indikator
ini sesuai dengan penelitian penting yang dilihat oleh investor.
Sihwajoeni, Subiyantoro, & Bili (2020) Mereka cenderung menggunakan
yang juga menyatakan bahwa pendapatan atau laba yang mereka
keputusan pendanaan berpengaruh peroleh sebagai acuan utama. Sehingga
positif dan signifikan terhadap nilai kebijakan dividen dianggap kurang
perusahaan. berpengaruh terhadap perubahan nilai
perusahaan. Hal ini didukung dan
Pengaruh Kebijakan Dividen sesuai dengan Irrelevancy Theory yang
terhadap Nilai Peusahaan menyatakan bahwa nilai sebuah
Kebijakan dividen merupakan perusahaan ditentukan oleh laba bersih
kebijakan menyatakan apakah laba dan tidak ditentukan oleh presentase
yang diperoleh perusahaan akan keuntungan yang dibagikan kepada
dibagikan sebagai dividen atau sebagai pemegang saham dalam bentuk
sumber pendanaan perusahaan. Apabila dividen. Hasil penelitian ini sesuai
perusahaan membagikan dividen lebih dengan penelitian yang dilakukan oleh
tinggi maka investor akan Aprianto, Muttaqiin, & Anshori (2021)
meningkatkan investasinya yang menunjukkan hasil yang sama
diperusahaan tersebut. Sebaliknya, jika yaitu kebijakan dividen berpengaruh
perusahaan membagikan dividennya positif namun tidak signifikan.
rendah maka investor akan mengurangi

12
Pengaruh Corporate Social Dikarenakan semakin banyak kegiatan
Responsibility tarhadap Nilai CSR yang dilakukan pasti
Perusahaan membutuhkan biaya yang sebanding.
Corporate Social Responsibility Hal ini diartikan sebagai dampak
atau tanggung jawab sosial perusahaan negatif oleh investor dikarenakan
menyatakan tentang pengelolaan proses mereka lebih terfokus pada keuangan
bisnis perusahaan dalam dampaknya perusahaan yang akan berpengaruh
terhadap masyarakat. Pada penelitian terhadap laba yang mereka dapatkan.
ini, secara parsial CSR berpengaruh Oleh karena itu, hal ini dianggap salah
negatif signifikan terhadap nilai satu faktor yang dapat menurunkan
perusahaan. Arah koefisien CSR yang nilai perusahaan.
negatif menunjukkan bahwa ketika Hasil penelitian ini didukung oleh
suatu perusahaan melaksanakan CSR penelitian yang dilakukan Sabatini &
secara besar besaran, maka investor Sudana (2019) yang juga menemukan
memandangnya sebagai alokasi dan bahwa CSR berpengaruh negatif dan
pengurangan aset perusahaan. signifikan terhadap nilai perusahaan.

KESIMPULAN, KETERBATASAN
DAN SARAN
Kesimpulan tidak signifikan terhadap nilai
Berdasarkan hasil analisis yang perusahaan (PBV) pada
digunakan dengan teknik analisis perusahaan infrastruktur yang
regresi linier berganda (MRA), maka terdaftar di Bursa Efek Indonesia.
3. Keputusan Pendanaan (DER)
dapat disimpulkan sebagai berikut:
secara parsial memiliki pengaruh
1. Berdasarkan uji F dapat
positif signifikan terhadap nilai
disimpulkan bahwa keputusan
perusahaan (PBV) pada
investasi (TAG), keputusan
perusahaan infrastruktur yang
pendanaan (DER), kebijakan
terdaftar di Bursa Efek Indonesia.
dividen (DPR), dan pengungkapan
4. Kebijakan Dividen (DPR) secara
corporate social responsibility
parsial berpengaruh positif dan
(CSRI) secara simultan
tidak signifikan terhadap nilai
berpengaruh signifikan terhadap
perusahaan (PBV) pada
nilai perusahaan (PBV) pada
perusahaan infrastruktur yang
perusahaan sektor infrastruktur
terdaftar di Bursa Efek Indonesia.
yang terdaftar di Bursa Efek
5. Pengungkapan Corporate Social
Indonesia.
Responsibility (CSRI) secara
2. Keputusan Investasi (TAG) secara
parsial berpengaruh negatif dan
parsial memiliki pengaruh yang
signifikan terhadap nilai

13
perusahaan (PBV) pada
perusahaan infrastruktur yang
terdaftar di Bursa Efek Indonesia.
2. Faktor dividen cukup banyak
Keterbatasan mengurangi sampel, selain itu
Penelitian ini masih memiliki jumlah lembar saham dan harga
keterbatasan yang mempengaruhi hasil penutup saham tidak semuanya
tertera di annual report
penelitian antara lain:
perusahaan, sehingga beberapa
1. Pada penelitian ini, hasil R Square
perusahaan harus mencari manual
relatif kecil yakni sebesar 33,2%
pada website idx.
sehingga kemampuan dalam
3. Beberapa format laporan
menjelaskan variabel dependen
pengungkapan CSR tidak sesuai
juga kecil, sedangkan sisanya
dengan standar GRI sehingga
66,8% dipengaruhi oleh faktor lain
memakan waktu cukup lama saat
diluar dari variabel dalam
pengecekan indikator.
penelitian ini.

Saran meningkatnya DER maka risiko


Bagi calon investor yang ingin keuangannya juga akan meningkat.
berinvestasi di perusahaan sektor Bagi Peneliti Selanjutnya,
infrastruktur diharapkan dapat melihat sebaiknya memperbanyak sampel
informasi mengenai keputusan untuk penelitian dan menambahkan
pendanaan sebagai pertimbangan variabel yang diduga mempunyai
dalam mengambil keputusan investasi pengaruh terhadap nilai perusahaan
dan untuk memaksimalkan keuntungan yang tidak digunakan dalam penelitian
dan menghindari resiko. ini. Misalnya, profitabilitas, struktur
Bagi Perusahaan, Manajemen modal, ukuran perusahaan dan
perusahaan harus meningkatkan lagi sebagainya. Peneliti selanjutnya juga
kinerja perusahaan pada keputusan bisa menggunakan proksi lain, seperti
pendanaannya. Perusahaan dapat nilai perusahaan dapat diproksikan
menggunakan kesempatan ini untuk dengan Tobins Q atau price earning
menarik minat investor dan ratio (PER) dan keputusan pendanaan
meningkatkan nilai perusahaan. Seiring dapat diproksikan dengan debt to asset
dengan bertambahnya utang ratio (DAR). Peneliti selanjutnya
perusahaan akan mengakibatkan DER diharap menambahkan periode terbaru
meningkat. Namun, perusahaan juga untuk penelitiannya agar memiliki hasil
harus memastikan pengelolaannya yang akurat.
dengan baik dikarenakan seiring

14
DAFTAR RUJUKAN Listed Companies in 2014-2016.
Agung, G., Hasnawati, S., & Brigham, E. F., & Houston. (2011).
Huzaimah, R. A. F. (2021). The Dasar-Dasar Manajemen
Effect of Investment Decision, Keuangan (10th ed.). Salemba
Financing Decision, Dividend Empat.
Policy on Firm Value. Jurnal
Bisnis Dan Manajemen, 17(1), 1– Ernawati, D. (2016). Pengaruh
12. Profitabilitas, Leverage dan
[Link] Ukuran Perusahaan Terhadap
1.189 Nilai Perusahaan. Jurnal Ilmu &
Riset Akuntansi.
Ahmad, L. S. (2018). Corporate Social
Responsibility dalam Perspektif Hadi, N. (2011). Corporate Social
Governance. Deepublish. Responsibility. Graha Ilmu.
Anggraini, F. D., & Herlina, E. (2018). Harjito, A., & Martono. (2012).
The effect of corporate social Manajemen Keuangan. Ekonisia.
responsibility and ownership
structure on firm value in food and Himawan, M. R. dan Y. J. C. (2016).
beverage companies in south east Pengaruh Keputusan Pendanaan
Asia. The Indonesian Accounting dan Kebijakan Dividen Terhadap
Review, 8(2), 216. Nilai Perusahaan Pada Sektor
[Link] Manufaktur di Indonesia. 4(1),
1539 194.

Aprianto, M. A. D., Muttaqiin, N., & Karina, D. R. M., & Setiadi, I. (2020).
Anshori, M. Y. (2021). … NILAI Pengaruh Csr Terhadap Nilai
PERUSAHAAN (Studi Empiris Perusahaan Dengan Gcg Sebagai
Pada Perusahaan Manufaktur Pemoderasi. Jurnal Riset
Sektor Industri Dasar dan Kimia Akuntansi Mercu Buana, 6(1), 37.
yang terdaftar di Bursa Efek [Link]
Indonesia (BEI) Periode 2014- i1.1054
2018). Ecopreneur. 12: Journal Sabatini, K., & Sudana, I. P. (2019).
…, 3(2). [Link] Pengaruh Pengungkapan C
[Link]/[Link]/ec orporate Social Responsibility
opreneur/article/view/776 pada Nilai Perusahaan dengan
Aulia, R. H., Noorlaily, S., & Isnalita. Manajemen Laba sebagai
(2018). Analysis of Profitability, Variabel Moderasi. 14(1), 56–69.
Marketing Activities and E- Salama, M., Paulina, V. R., & Victoria,
Commerce Implementation on N. U. (2019). Pengaruh Keputusan
Firm Value : Evidence from Investasi, Keputusan Pendanaan
Indonesian Consumer Goods Dan Kebijakan Dividen Terhadap

15
Nilai Perusahaan Pada Industri Sondakh, R. (2019). the Effect of
Perbankan Yang Terdaftar Di Bei Dividend Policy, Liquidity,
Periode 2014-2017. Jurnal Profitability and Firm Size on
EMBA: Jurnal Riset Ekonomi, Firm Value in Financial Service
Manajemen, Bisnis Dan Sector Industries Listed in
Akuntansi, 7(3), 2651–2660. Indonesia Stock Exchange 2015-
[Link] 2018 Period. Accountability, 8(2),
3.23715 91.
[Link]
Sihwajoeni, Subiyantoro, E., & Bili, M. 8.2.2019.91-101
R. (2020). Analysis Effect of
Investment Decision, Financing Sudana, I. M. (2011). Manajemen
and Dividend Policy on Value Keuangan Perusahaan Teori dan
Company with Variable Business Praktik. Erlangga.
Risk as Mediation. International
Journal of Research and Scientific Syafrida, H. (2014). Teknik Analisa
Innovation (IJRSI) |, 7(7), 2321– Laporan Keuangan. In Media.
2705. [Link] Wiyono, G., & Kusuma. (2017).
Siregar, S. (2013). Metode Penelitian Manajemen Keuangan Lanjutan
Kuantitatif. PT. Fajar Interpratama Berbasis Corporate Value Creation
Mandiri. (1st ed.).

16

Anda mungkin juga menyukai