0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
20 tayangan20 halaman

RPM Sel

Dokumen ini adalah rencana pembelajaran untuk mata pelajaran Biologi di SMA Al-Azhar 3 Bandar Lampung, yang berfokus pada materi sel. Rencana ini mencakup identifikasi peserta didik, materi pembelajaran, tujuan, dan metode pengajaran yang melibatkan praktik dan kolaborasi. Selain itu, terdapat penjelasan tentang asesmen untuk mengevaluasi pemahaman siswa mengenai struktur dan fungsi sel serta perbedaan antara sel tumbuhan dan sel hewan.

Diunggah oleh

Nurul Wahidah
Hak Cipta
© All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai DOCX, PDF, TXT atau baca online di Scribd
0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
20 tayangan20 halaman

RPM Sel

Dokumen ini adalah rencana pembelajaran untuk mata pelajaran Biologi di SMA Al-Azhar 3 Bandar Lampung, yang berfokus pada materi sel. Rencana ini mencakup identifikasi peserta didik, materi pembelajaran, tujuan, dan metode pengajaran yang melibatkan praktik dan kolaborasi. Selain itu, terdapat penjelasan tentang asesmen untuk mengevaluasi pemahaman siswa mengenai struktur dan fungsi sel serta perbedaan antara sel tumbuhan dan sel hewan.

Diunggah oleh

Nurul Wahidah
Hak Cipta
© All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai DOCX, PDF, TXT atau baca online di Scribd

PERENCANAAN PEMBELAJARAN MENDALAM

Satuan Pendidikan : SMA Al-Azhar 3 Bandar Lampung


Mata Pelajaran : Biologi
Fase/Kelas : F / XI
Tahun Pelajaran : 2026/202
Semester : 1/Ganjil
Alokasi Waktu : 10 JP ( 2 x 45 menit per pertemuan)
Penyusun : Nurul Wahidah, S. Pd., Gr.
Materi : Sel

A. Identifikasi
1. Peserta Didik

● Pengetahuan Awal: Peserta didik umumnya telah mengenal bahwa sel


merupakan unit terkecil penyusun makhluk hidup dari pembelajaran pada jenjang
sebelumnya. Mereka juga telah mengetahui bahwa tumbuhan dan hewan tersusun
atas sel, namun pemahaman mengenai sejarah penemuan sel, komponen kimiawi
penyusun sel, klasifikasi sel, struktur dan fungsi organel, serta perbedaan antara
sel tumbuhan dan sel hewan masih bersifat dasar dan perlu diperdalam melalui
pengamatan dan analisis secara ilmiah.
● Minat: Peserta didik cenderung tertarik mempelajari hal-hal yang tidak dapat
diamati secara langsung dengan mata telanjang, seperti struktur sel dan organel
penyusunnya melalui gambar atau mikroskop. Mereka juga memiliki ketertarikan
untuk mengetahui bagaimana sel bekerja sebagai unit kehidupan, mengapa sel
tumbuhan dan sel hewan memiliki perbedaan struktur, serta bagaimana
pengetahuan tentang sel berhubungan dengan kesehatan, pertumbuhan,
perkembangan organisme, dan kemajuan ilmu pengetahuan di bidang biologi serta
bioteknologi.

2. Materi Pembelajaran

● Jenis Pengetahuan: Materi ini mencakup pengetahuan faktual (sejarah


penemuan sel, nama dan letak organel, komponen kimiawi penyusun sel),
pengetahuan konseptual (konsep sel sebagai unit struktural dan fungsional
kehidupan, klasifikasi sel, hubungan antara struktur dan fungsi organel, serta
perbedaan sel tumbuhan dan sel hewan), pengetahuan prosedural (langkah-
langkah penggunaan mikroskop dan pembuatan preparat sederhana untuk
mengamati sel, serta prosedur mengidentifikasi organel berdasarkan hasil
pengamatan atau gambar), dan pengetahuan metakognitif (merefleksikan
pentingnya memahami struktur dan fungsi sel sebagai dasar dalam mempelajari
sistem kehidupan serta menyadari keterbatasan pengamatan terhadap objek
mikroskopis tanpa bantuan teknologi).
● Relevansi dengan Kehidupan Nyata: Materi ini sangat relevan karena sel
merupakan unit dasar penyusun seluruh makhluk hidup. Pemahaman tentang
struktur, fungsi, dan komponen penyusun sel menjadi dasar untuk mempelajari
berbagai bidang biologi, seperti genetika, fisiologi, bioteknologi, kedokteran, dan
kesehatan. Pengetahuan ini juga membantu peserta didik memahami proses
pertumbuhan, perkembangan, perbaikan jaringan, penyakit yang berkaitan dengan
kerusakan sel, serta pemanfaatan teknologi berbasis sel dalam kehidupan sehari-
hari.
Tingkat Kesulitan: Tingkat kesulitan materi ini bervariasi. Konsep dasar
mengenai sejarah penemuan sel, klasifikasi sel, dan perbedaan sel tumbuhan serta
sel hewan relatif mudah dipahami. Namun, pemahaman tentang komponen
kimiawi penyusun sel, struktur dan fungsi organel, serta keterkaitan antarorganel
dalam menjalankan fungsi kehidupan memerlukan kemampuan analisis yang lebih
tinggi. Sebagian besar objek kajian bersifat mikroskopis sehingga membutuhkan
bantuan media visual, model, atau pengamatan menggunakan mikroskop agar
konsep dapat dipahami secara lebih konkret.

3. Profil Lulusan

√ DPL1 DPL2
Keimanan dan Ketakwaan terhadap Kewargaan
Tuhan YME
√ DPL3 √
DPL4
Penalaran Kritis Kreativitas

√ DPL5 DPL6
Kolaborasi Kemandirian

√ DPL7 DPL8
Kesehatan Komunikasi
B. Desain Pembelajaran
4. Capaian Pembelajaran

Pada akhir fase F, Peserta didik memahami struktur sel; pembelahan sel; transpor
pada membran; metabolisme dan sintesis protein; hukum Mendel dan pola hereditas;
pertumbuhan dan perkembangan; teori evolusi dan mengaitkannya dengan
biodiversitas di masa kini maupun pada masa lampau serta hubungannya dengan
perubahan iklim; serta keterkaitan struktur organ pada sistem organ dengan
fungsinya dalam merespons stimulus internal dan eksternal.

5. Topik Pembelajaran

o Sejarah penemuan sel


o Komponen-komponen kimiawi penyusun sel
o Klasifikasi sel
o Organel Penyusun sebuah sel tumbuhan dan hewan
o Struktur dan fungsi organel sel tumbuhan dan hewan
o Struktur dan organel-organel penyusun sel hewan dan sel tumbuhan

6. Tujuan Pembelajaran

Melalui praktikum sederhana atau simulasi peserta didik mampu:


1. Menjelaskan Sejarah penemuan sel
2. Menjelaskan komponen-komponen kimiawi penyusun sel
3. Menjelaskan klasifikasi sel
4. Mengidentifikasi berbagai organel yang menyusun sebuah sel tumbuhan dan
hewan
5. Menjelaskan struktur dan fungsi organel sel tumbuhan dan hewan
6. Membedakan struktur dan organel-organel penyusun sel hewan dan sel tumbuhan

1. Praktik Pedagogis

1. Model Pembelajaran: Discovery Learning.


2. Strategi Pembelajaran: Kooperatif (Diskusi Kelompok), Berbasis Inkuiri,
Eksperimen/Praktikum (jika memungkinkan), Literasi Sains.
3. Metode Pembelajaran: Diskusi, Tanya Jawab, Presentasi, Demonstrasi,
Pengamatan Mikroskopis/Makroskopis.

2. Mitra Pembelajaran

1. Rekan Sejawat Mata Pelajaran Biologi

3. Lingkungan Pembelajaran

1. Ruang Fisik: Kelas yang fleksibel untuk diskusi kelompok


2. Ruang Virtual: Blogger , youtube
3. Budaya Belajar (Mendukung Pembelajaran Mendalam):
 Budaya Ilmiah: Mendorong peserta didik untuk berpikir logis, kritis, dan
berdasarkan bukti.
 Budaya Kolaborasi: Mengutamakan kerja sama, saling menghargai pendapat,
dan belajar dari pengalaman teman.
 Budaya Refleksi: Mendorong peserta didik untuk merefleksikan pemahaman
mereka tentang mikroorganisme dan hubungannya dengan kehidupan sehari-hari.
 Budaya Inovasi: Mendorong peserta didik untuk berpikir kreatif dalam
menyampaikan informasi atau mencari solusi.

4. Pemanfaatan Digital

1. Perencanaan: berbasis komputer


2. Pelaksanaan: penggunaan PPT, LCD, dan audio visual, Canva, Youtube
3. Asesmen : Teks diambil dari informasi digital menggunakan
● Canva/Piktochart: Untuk pembuatan infografis/poster digital (proyek).
● PowerPoint/Google Slides: Untuk presentasi kelompok.
● YouTube/Situs Web Edukasi: Untuk video animasi struktur mikroorganisme,
siklus hidup, atau dokumenter.

C. Pengalaman Belajar
5. Langkah-Langkah Pembelajaran
Pertemuan 1 - Sejarah Penemuan Sel, Komponen Kimiawi Penyusun Sel,
Klasifikasi Sel, dan Identifikasi Organel Sel

a. Awal (Berkesan, Bermakna) (15 menit)

1) Guru membuka pembelajaran dengan salam, doa bersama, dan sapaan untuk
menciptakan suasana belajar yang positif.
2) Guru menerapkan permainan singkat pemusatan konsentrasi.
3) Guru melakukan presensi dan mengajukan pertanyaan pemantik: "Menurut kalian,
mengapa makhluk hidup dapat tumbuh, berkembang, dan memperbaiki jaringan
tubuhnya?"
4) Guru menampilkan gambar gabus yang diamati oleh Robert Hooke dan gambar sel
menggunakan mikroskop modern.
5) Guru mengaitkan jawaban peserta didik dengan sejarah penemuan sel.
6) Guru menyampaikan tujuan pembelajaran yang akan dicapai.

b. Inti (bermakna, menggembirakan) (105 menit)

Memahami (Differentiation by Content):

1) Guru menjelaskan sejarah penemuan sel oleh Robert Hooke, Antonie van
Leeuwenhoek, Schleiden, Schwann, dan Virchow.
2) Guru menjelaskan komponen kimiawi penyusun sel (air, karbohidrat, protein,
lipid, asam nukleat, dan mineral).
3) Guru menjelaskan klasifikasi sel (prokariotik dan eukariotik).
4) Peserta didik menyimak penjelasan dan mencatat informasi penting.

Mengaplikasi (Differentiation by Process & Product):

5) Guru membagi peserta didik ke dalam kelompok.


6) Guru membagikan LKPD yang berisi gambar sel prokariotik, sel hewan, dan sel
tumbuhan.
7) Peserta didik mengidentifikasi organel yang terdapat pada masing-masing gambar.
8) Peserta didik mengelompokkan gambar berdasarkan jenis sel serta memberikan
alasan.
9) Setiap kelompok mempresentasikan hasil diskusi.
10) Guru memberikan umpan balik dan penguatan konsep.

Merefleksi (Meaningful Learning):

11) Peserta didik menuliskan dua pengetahuan baru yang diperoleh hari ini.
12) Guru memberikan penguatan mengenai pentingnya sel sebagai unit dasar
kehidupan.
4. Penutup (berkesadaran) (15 menit)

1) Guru bersama peserta didik menyimpulkan materi sejarah penemuan sel,


komponen penyusun sel, klasifikasi sel, dan organel sel.
2) Guru memberikan pertanyaan refleksi: "Mengapa penemuan mikroskop sangat
penting bagi perkembangan ilmu biologi?"
3) Guru memberikan tugas mencari informasi mengenai fungsi salah satu organel sel.
4) Guru menutup pembelajaran dengan doa dan salam.

Pertemuan 2 - Struktur dan Fungsi Organel Sel serta Perbedaan Sel Hewan dan Sel
Tumbuhan
a. Awal (Berkesan, Bermakna) (15 menit)

1) Guru membuka pembelajaran dengan salam, doa, dan mengecek kehadiran peserta
didik.
2) Guru mengulas materi sebelumnya melalui kuis singkat.
3) Guru menampilkan gambar sel tumbuhan dan sel hewan tanpa keterangan.
4) Guru mengajukan pertanyaan pemantik: "Mengapa sel tumbuhan memiliki
kloroplas sedangkan sel hewan tidak?"
5) Guru menyampaikan tujuan pembelajaran.

b. Inti (bermakna, menggembirakan) (105 menit)

Memahami (Differentiation by Content):

1) Guru menjelaskan struktur dan fungsi organel sel (membran sel, dinding sel,
sitoplasma, inti sel, ribosom, RE, badan Golgi, mitokondria, lisosom, vakuola,
kloroplas, sentriol, dan organel lainnya).
2) Guru menjelaskan hubungan antara struktur organel dengan fungsinya.
3) Guru menjelaskan persamaan dan perbedaan sel hewan dan sel tumbuhan.

Mengaplikasi (Differentiation by Process & Product):

4) Peserta didik bekerja dalam kelompok mengamati preparat sel bawang merah dan
sel epitel pipi menggunakan mikroskop (atau menggunakan gambar/virtual
microscope jika mikroskop terbatas).
5) Peserta didik mengidentifikasi organel yang tampak pada hasil pengamatan.
6) Peserta didik mengisi LKPD berupa tabel perbedaan sel hewan dan sel tumbuhan.
7) Setiap kelompok mempresentasikan hasil pengamatan dan diskusi.
8) Guru memberikan penguatan terhadap hasil presentasi peserta didik.
Merefleksi (Meaningful Learning):

9) Peserta didik menuliskan manfaat mempelajari struktur dan fungsi sel bagi
kehidupan sehari-hari.
10) Guru memberikan penguatan bahwa setiap organel memiliki fungsi yang saling
berkaitan dalam mempertahankan kehidupan sel.

5. Penutup (berkesadaran) (15 menit)

1) Guru bersama peserta didik menyimpulkan struktur dan fungsi organel sel serta
perbedaan sel tumbuhan dan sel hewan.
2) Guru memberikan pertanyaan refleksi: "Bagaimana jika salah satu organel sel
tidak dapat berfungsi dengan baik?"
3) Guru memberikan apresiasi kepada peserta didik atas partisipasi selama
pembelajaran.
4) Guru menutup pembelajaran dengan doa dan salam.

D. Asesmen Pembelajaran
A. Asesmen Awal Pembelajaran (Diagnostik)
● Tujuan: Mengidentifikasi pengetahuan awal, minat, dan kesiapan belajar peserta didik
mengenai konsep sel sebagai unit struktural dan fungsional makhluk hidup.
● Format Asesmen:
○ Survei Pra-Pembelajaran (Google Forms/Tertulis):
1. Menurut kalian, apa yang dimaksud dengan sel?
2. Sebutkan bagian-bagian sel yang sudah kalian ketahui.
3. Menurut kalian, apakah sel tumbuhan dan sel hewan memiliki struktur yang
sama? Jelaskan secara singkat.
4. Mengapa kita perlu mempelajari struktur dan fungsi sel dalam Biologi?
5. Apa cara belajar yang paling membantu kalian memahami materi Biologi?
(video, praktikum, diskusi, membaca, atau lainnya)
o Kuis Singkat Interaktif (Kahoot!/Quizizz):
Pertanyaan pilihan ganda sederhana mengenai:
 Pengertian sel.
 Penemu sel.
 Organel yang terdapat di dalam sel.
 Perbedaan dasar sel prokariotik dan eukariotik.
 Perbedaan sederhana antara sel tumbuhan dan sel hewan.
B. Asesmen Proses Pembelajaran (Formatif)
● Tujuan: Memantau perkembangan pemahaman peserta didik selama proses
pembelajaran serta memberikan umpan balik untuk meningkatkan ketercapaian tujuan
pembelajaran.
● Format Asesmen:
○ Observasi Partisipasi Diskusi Kelompok: Guru mengamati keaktifan, kemampuan
bertanya, menjawab, dan berkolaborasi setiap peserta didik dalam diskusi kelompok.
(Rubrik: 1-4)
○ Umpan Balik Lisan/Tertulis Singkat:
Guru memberikan umpan balik ketika peserta didik:
 Mengidentifikasi organel pada gambar atau preparat.
 Menjelaskan fungsi organel.
 Membandingkan sel tumbuhan dan sel hewan.
 Menyampaikan hasil presentasi kelompok.

○ Jurnal Refleksi/Exit Ticket:


Di akhir pembelajaran peserta didik menuliskan:
1. Hal baru yang saya pelajari hari ini adalah ....
2. Organel sel yang menurut saya paling penting adalah .... karena ....
3. Hal yang masih membingungkan bagi saya adalah ....
○ LKPD Analisis Sel:
Peserta didik mengerjakan LKPD yang berisi:
 Mengidentifikasi organel pada gambar sel.
 Menentukan fungsi setiap organel.
 Mengelompokkan jenis sel.
 Membandingkan sel tumbuhan dan sel hewan.
○ Presentasi Kelompok:
Peserta didik mempresentasikan hasil analisis mengenai struktur sel dan fungsi
organelnya.
 Aspek yang dinilai:
 Ketepatan materi.
 Kemampuan komunikasi.
 Kerja sama kelompok.
 Kemampuan menjawab pertanyaan.
C. Asesmen Akhir Pembelajaran (Sumatif)
● Tujuan: Mengukur pencapaian tujuan pembelajaran secara keseluruhan setelah
rangkaian pembelajaran.
● Format Asesmen:
○ Penilaian Proyek (Profil Singkat Mikroorganisme - Pertemuan 8):
■ Tugas: Setiap kelompok membuat Poster atau Infografis "Struktur dan
Fungsi Sel" (digital maupun manual) yang memuat:
- Sejarah penemuan sel.
- Komponen kimiawi penyusun sel.
- Klasifikasi sel (prokariotik dan eukariotik).
- Struktur dan fungsi organel sel.
- Perbedaan sel tumbuhan dan sel hewan.
■ Rubrik Penilaian:
■ Aspek 1: Kedalaman dan Ketepatan Materi (40%)
■ Sangat Baik (4): Informasi lengkap, akurat, dan mendalam.
Menunjukkan pemahaman komprehensif.
■ Baik (3): Informasi cukup lengkap dan akurat, namun kurang
mendalam.
■ Cukup (2): Informasi kurang lengkap atau ada beberapa
ketidakakuratan.
■ Kurang (1): Informasi tidak relevan atau banyak ketidakakuratan.
■ Aspek 2: Relevansi dan Contoh Kontekstual (30%)
■ Sangat Baik (4): Contoh-contoh sangat relevan dengan kehidupan nyata
dan memperkaya pemahaman.
■ Baik (3): Contoh-contoh cukup relevan, namun kurang variatif.
■ Cukup (2): Contoh-contoh kurang relevan.
■ Kurang (1): Tidak ada contoh atau tidak relevan.
■ Aspek 3: Kreativitas dan Komunikasi (20%)
■ Sangat Baik (4): Desain/presentasi sangat menarik, informatif, dan
mudah dipahami. Komunikasi efektif.
■ Baik (3): Desain/presentasi menarik dan informatif, namun ada sedikit
kekurangan. Komunikasi cukup efektif.
■ Cukup (2): Desain/presentasi kurang menarik atau kurang informatif.
Komunikasi kurang jelas.
■ Kurang (1): Desain/presentasi tidak menarik dan tidak informatif.
■ Aspek 4: Kolaborasi dan Tanggung Jawab (10%)
■ Sangat Baik (4): Anggota kelompok berkolaborasi aktif, bertanggung
jawab, dan saling mendukung.
■ Baik (3): Anggota kelompok berkolaborasi, namun ada sedikit
ketidakseimbangan peran.
■ Cukup (2): Kolaborasi kurang efektif atau ada anggota yang tidak
berpartisipasi.
■ Kurang (1): Tidak ada kolaborasi.

○ Tes Tertulis (Esai/Pilihan Ganda Kompleks):


■ Tugas:
Peserta didik menjawab soal yang mengukur kemampuan untuk:
- Menjelaskan sejarah penemuan sel.
- Menjelaskan komponen kimiawi penyusun sel.
- Membedakan sel prokariotik dan eukariotik.
- Mengidentifikasi struktur dan fungsi organel sel.
- Menganalisis hubungan struktur organel dengan fungsinya.
- Membandingkan sel tumbuhan dan sel hewan berdasarkan organel
penyusunnya.
D. Program Pengayaan dan Remedial
a. Program Remedial
Tujuan:
Membantu peserta didik yang belum mencapai ketercapaian tujuan pembelajaran agar
mampu memahami konsep dasar tentang sel, struktur dan fungsi organel, serta perbedaan sel
tumbuhan dan sel hewan.
Sasaran:
Peserta didik yang memperoleh nilai di bawah KKTP atau belum menunjukkan ketercapaian
indikator pembelajaran.
Bentuk Kegiatan:
1. Guru mengidentifikasi materi yang belum dikuasai berdasarkan hasil asesmen.
2. Guru memberikan pembelajaran ulang (reteaching) dengan menggunakan media visual,
video pembelajaran, atau model sel.
3. Peserta didik mengerjakan LKPD remedial yang berisi soal-soal dengan tingkat kesulitan
bertahap.
4. Peserta didik melakukan pengamatan kembali terhadap gambar atau preparat sel untuk
mengidentifikasi organel beserta fungsinya.
5. Guru memberikan bimbingan secara individual atau kelompok kecil pada konsep yang
masih mengalami kesulitan.
6. Peserta didik mengikuti tes remedial untuk mengetahui ketercapaian tujuan pembelajaran
setelah memperoleh bimbingan.

b. Program Pengayaan
Tujuan:
Mengembangkan kemampuan berpikir kritis, analitis, dan kreatif peserta didik yang telah
mencapai atau melampaui tujuan pembelajaran.
Sasaran:
Peserta didik yang telah mencapai KKTP dengan kategori sangat baik.
Bentuk Kegiatan:
1. Peserta didik mencari informasi dari berbagai sumber mengenai perkembangan teknologi
yang berkaitan dengan penelitian sel, seperti mikroskop elektron, kultur jaringan, sel
punca (stem cell), dan terapi berbasis sel.
2. Peserta didik membuat infografis, poster, atau presentasi digital tentang struktur dan
fungsi organel sel beserta penerapannya dalam kehidupan sehari-hari.
3. Peserta didik menganalisis hubungan kerusakan organel sel dengan berbagai penyakit
pada manusia.
4. Peserta didik membandingkan struktur sel prokariotik dan eukariotik serta menjelaskan
implikasinya terhadap kompleksitas makhluk hidup.
5. Peserta didik mempresentasikan hasil kajian di depan kelas dan memberikan tanggapan
terhadap hasil presentasi kelompok lain.

Mengetahui Bandar Lampung, Juni 2026


Kepala SMA AL-Azhar 3 Bandar Lampung, Guru Mata Pelajaran,

Ice Rosina Sari, S. Pd. Gr__ Nurul Wahidah, [Link]., Gr


NIK. 19850613 202201 2 40
Lampiran

1. Penilaian tes tertulis

No. Soal Pilihan Jawaban Kunci


A. Antonie van Leeuwenhoek
Ilmuwan yang pertama kali memperkenalkan B. Robert Hooke
1 istilah "sel" setelah mengamati irisan gabus C. Rudolf Virchow B
menggunakan mikroskop adalah.... D. Matthias Schleiden
E. Theodor Schwann
A. Protein
B. Karbohidrat
Komponen kimia penyusun sel yang jumlahnya
2 C. Air C
paling banyak adalah....
D. Lipid
E. Asam nukleat
A. Sel eukariotik
B. Sel hewan
Sel yang tidak memiliki membran inti dan
3 C. Sel tumbuhan D
organel bermembran disebut....
D. Sel prokariotik
E. Sel gamet
A. Mitokondria
B. Ribosom
Organel yang berfungsi sebagai pusat pengendali
4 C. Inti sel (nukleus) C
seluruh aktivitas sel adalah....
D. Badan Golgi
E. Retikulum endoplasma
A. Ribosom
Organel yang berfungsi sebagai tempat B. Mitokondria
5 berlangsungnya respirasi sel sehingga C. Lisosom B
menghasilkan energi (ATP) adalah.... D. Vakuola
E. Sentriol
A. Lisosom
Organel yang hanya dimiliki oleh sel tumbuhan B. Sentriol
6 dan berfungsi sebagai tempat berlangsungnya C. Kloroplas C
fotosintesis adalah.... D. Nukleolus
E. Badan Golgi
7 Perbedaan utama antara sel tumbuhan dan sel A. Sel hewan memiliki membran B
hewan adalah.... sel, sedangkan sel tumbuhan
tidak.
B. Sel tumbuhan memiliki
dinding sel dan kloroplas,
sedangkan sel hewan tidak.
C. Sel hewan memiliki inti sel,
sedangkan sel tumbuhan tidak.
D. Sel tumbuhan tidak memiliki
sitoplasma.
No. Soal Pilihan Jawaban Kunci
E. Sel hewan memiliki vakuola
besar.
A. Ribosom
B. Mitokondria
Organel yang berperan dalam sintesis protein
8 C. Lisosom A
adalah....
D. Sentriol
E. Vakuola
A. Semua makhluk hidup tersusun
atas jaringan.
B. Sel hanya terdapat pada
tumbuhan.
Pernyataan yang tepat mengenai teori sel C. Sel merupakan unit struktural
9 C
adalah.... dan fungsional makhluk hidup.
D. Semua sel memiliki bentuk
yang sama.
E. Sel hanya dapat diamati tanpa
mikroskop.
A. Retikulum Endoplasma
Organel yang berfungsi mengemas, B. Badan Golgi
10 memodifikasi, dan menyalurkan hasil sintesis C. Nukleus B
protein adalah.... D. Mitokondria
E. Kloroplas
Aspek Kriteria Skor
Penilaian
Jawaban benar Siswa memilih jawaban yang sesuai kunci 1
Jawaban salah Siswa memilih jawaban yang tidak sesuai kunci 0

2. Penilaian Sikap

Aspek yang Skor 4 (Sangat Skor 3 (Baik) Skor 2 Skor 1 (Kurang)


Dinilai Baik) (Cukup)
1. Observasi Sangat aktif Aktif berdiskusi, Cukup aktif, Pasif, tidak
Partisipasi berdiskusi, kadang jarang bertanya menunjukkan
Diskusi mengajukan bertanya/menjawab, atau inisiatif, dan
Kelompok dan menjawab dan bekerja sama menjawab, dan tidak bekerja
pertanyaan dengan baik. kurang terlibat sama.
secara kritis, dalam kerja
serta sangat kelompok.
kooperatif
dalam
kelompok.
2. Umpan Merespons Merespons umpan Merespons Tidak merespons
Balik umpan balik balik dengan baik seadanya dan umpan balik,
Lisan/Tertulis secara reflektif dan memperbaiki hanya sedikit tidak
Guru dan sebagian tugas. memperbaiki memperbaiki
memperbaiki tugas. tugas.
tugas dengan
sangat baik.
3. Presentasi Penyampaian Penyampaian jelas, Penyampaian Tidak jelas,
Mini sangat jelas, sebagian besar kurang jelas, banyak informasi
Kelompok informasi informasi benar, ada kesalahan salah, hanya satu
akurat, semua sebagian anggota informasi, orang yang
anggota terlibat aktif. sedikit anggota menyampaikan.
aktif. aktif.

Skor Akhir Format Asesmen Formatif


 Skor Maksimal per aspek = 4
 Total aspek = 3
 Skor Maksimal = 12
 Rumus

3. LKPD
LEMBAR KERJA PESERTA DIDIK (LKPD)
LKPD adalah panduan dalam melakukan aktivitas pembelajaran, yaitu:
Kelas/Semester : XI / .......
Mata Pelajaran : .......................................................................................................
Hari/Tanggal : .......................................................................................................
Nama siswa : .......................................................................................................
Materi pembelajaran : .......................................................................................................
.......................................................................................................

Cermati berbagai skema gambar berbagai organel sel di kolom pertama tabel berikut, kemudian
deskripsikan struktur dan fungsinya pada kolom yang tersedia!
No. Gambar organel sel Deskripsi struktur Fungsi
1.

Dinding sel
2.

Membran sel
3.

Mitokondria
4.

Nukleus
5.

Ribosom
6.

Retikulum endoplasma
7.

Badan golgi
8.

Lisosom
9.

Sentriol
10.

Vakuola
11.

Kloroplas
LEMBAR KERJA PESERTA DIDIK (LKPD)

LKPD adalah panduan dalam melakukan aktivitas pembelajaran, yaitu:


Kelas/Semester : XI / .......
Mata Pelajaran : .......................................................................................................
Hari/Tanggal : .......................................................................................................
Nama siswa : .......................................................................................................
Materi pembelajaran : .......................................................................................................
.......................................................................................................

1. Cermati gambar struktur struktur sel hewan dan sel tumbuhan berikut!
Gambar struktur sel hewan dan tubuhan
Sumber: [Link]

2. Identifikasilah berbagai organel penyusun sel hewan dan sel tumbuhan tersebut!
3. Dari hasil identifikasi berbagai organel sel hewan dan tumbuhan, isikan hasil identifikasi ke
dalam tabel sebagai berikut:
Pembeda Sel hewan Sel tumbuhan
Lisosom
Plastida
Dinding sel
Sentriol
Vakuola

Anda mungkin juga menyukai