PROPOSAL
RENCANA KEGIATAN EKSTRKURKULER
A. PENDAHULUAN
Kegiatan pramuka merupakan salah satu kegiatan ekstrakurikuler yang dapat mengembangkan
bakat dan minat serta karakter anak. Karena dalam kegiatan pramuka terdapat berbagai macam
kegiatan-kegiatan yang dapat mengembangkan karakter anak seperti cinta tanah air, komunikatif
atau bersahabat, disiplin, jujur, mandiri, bertanggung jawab, kerja keras, berjiwa sosial dan lain-
lain. Menurut Gunawan (2012: 265) kepramukaan merupakan proses pendidikan di luar
lingkungan sekolah dalam bentuk kegiatan yang menarik, menyenangkan, sehat, teratur yang
dilakukan di alam terbuka yang bertujuan untuk pembentukan watak, akhlak dan berbudi pekerti.
Pendidikan Kepramukaaan memiliki jalur dan jenjang sebagaimana isi UU No. 12 Tahun 2010
tentang Gerakan Pramuka pasal 11 dan pasal 12 yang menyebutkan bahwa: “Pendidikan
kepramukaan dalam Sistem Pendidikan Nasional.
Termasuk jalur pendidikan nonformal yang diperkaya dengan pendidikan nilai-nilai gerakan
pramuka dalam pembentukan kepribadian yang berakhlak mulia, berjiwa, patriotik, taat hukum,
disiplin, menjunjung tinggi nilai-nilai luhur bangsa dan memiliki kecakapan hidup”; dan jenjang
pendidikan kepramukaan terdiri atas jenjang pendidikan: siaga, penggalang, penegak, pandega,
dalam Suherman (2011: 58). Dewasa ini pendidikan karakter sangat dibutuhkan guna untuk
menciptakan generasi-generasi penerus bangsa yang berkualitas. Di Indonesia, masih kurangnya
penanaman pendidikan karakter. Diantaranya semakin banyaknya penyimpangan-penyimpangan
norma agama maupun sosial kehidupan yang dilakukan oleh orang dewasa maupun anak-anak.
Tidak hanya orang dewasa, anak-anak pun sekarang ini banyak menunjukkan sikap yang kurang
baik di sekolah seperti kurangnya perilaku hormat kepada guru maupun karyawan sekolah, siswa
kurang menghargai perbedaan dalam Kerangka Bhineka Tunggal Ika, siswa juga masih sering
saling mengejek antar siswa satu dengan siswa yang lainnya, siswa juga tampak acuh tak acuh
kepada guru dan 2 karyawan di sekolah, sikap gotong royong dan bekerja sama antar siswa juga
masih kurang, siswa juga masih mengutamakan kepentingan pribadi dari pada kepentingan
kelompok, dan lain-lain.
B. NAMA DAN TEMA KEGIATAN
1. Nama Kegiatan : - Ekstrakurikuler Pramuka
2. Tema : - Menumbuhkan Jiwa kepemimpinan
C. TUJUAN DAN MANFAAT
1. Tujuan : - Untuk menjadikan siswa mandiri
2. Manfaat : Disiplin, Bertangung Jawab, Jujur, Gotong Royong, Kerja Keras
D. SASARAN : - Seluruh Siswa/Siswi Penggalang di SDN CENGKONG I
E. WAKTU DAN TEMPAT KEGIATAN :
1. Waktu Kegiatan : dilaksanakan setiap hari Sabtu pukul 08.00 WIB s/d 10.00 WIB.
2. Temat Kegitan : SDN CENGKONG I
F. MATERI :
Gerakan Kepanduan Praja Muda Karana, lebih dikenal sebagai Gerakan Pramuka Indonesia, adalah
nama organisasi pendidikan nonformal yang menyelenggarakan pendidikan kepanduan di Indonesia.
Kata "Pramuka" merupakan singkatan dari Praja Muda Karana, yang memiliki arti Jiwa Muda yang
Suka Berkarya. Tapi sebelum singkatan ini ditetapkan, kata Pramuka asalnya diambil oleh Sultan
Hamengkubuwono IX dari kata "pramuka" (ejaan Jawa latin, dibaca pramuko) yang berarti pasukan
terdepan dalam perang. Dalam Kamus Bausastra Jawa karya W.J.S Poerwadarminta tahun 1939,
pramuka berarti pangarep atau lelurah, yang artinya pemimpin.
Pramuka merupakan sebutan bagi anggota Gerakan Pramuka, yang meliputi; Pramuka Siaga (7–10 tahun),
Pramuka Penggalang (11–15 tahun), Pramuka Penegak (16–20 tahun) dan Pramuka Pandega (21-25
tahun). Kelompok anggota yang lain yaitu Pembina Pramuka, Andalan Pramuka, Korps Pelatih
Pramuka, Pamong Saka Pramuka, Staf Kwartir dan Majelis Pembimbing.
Kepramukaan adalah proses pendidikan diluar lingkungan sekolah dan di luar lingkungan keluarga dalam
bentuk kegiatan menarik, menyenangkan, sehat, teratur, terarah, praktis yang dilakukan di alam
terbuka dengan Prinsip Dasar
Kepramukaan dan Metode Kepramukaan, yang sasaran akhirnya pembentukan watak, akhlak, dan budi
pekerti luhur. Kepramukaan adalah sistem pendidikan kepanduan yang disesuaikan dengan keadaan,
kepentingan, dan perkembangan masyarakat, dan bangsa Indonesia.
Gerakan Pramuka dipimpin oleh Ketua Kwartir Nasional, yang saat ini dijabat Komisaris Jenderal Polisi
(Purn.) Budi Waseso. Pada tanggal 26 Oktober 2010, Dewan Perwakilan Rakyat mengabsahkan
Undang-Undang Nomor 12 Tahun 2010 tentang Gerakan Pramuka. Berdasarkan Undang Undang ini,
maka Pramuka bukan lagi satu-satunya organisasi yang boleh menyelenggarakan pendidikan
kepramukaan. Organisasi profesi juga diperbolehkan untuk menyelenggarakan kegiatan
kepramukaan.[4]
G. KEGIATAN
Minggu Pertama
- Sejarah Singkat Pramuka Dunia
Minggu Ke Dua
- Sejarah Singkat Pramuka Indonesia
Minggu Ke Tiga
- Menjabarkan Filosfinya Pramuka
Minggu Ke Empat
- Menjelaskan Golongan Kepramukaan ( Siaga ,Penggalang,Penegak,Pandega)
Minggu Ke Lima
- Menjelaskan Arti Lambang Bersadasarkan Warna (Hijau,Merah,Kuning,Coklat)
Minggu ke Enam
- Menjelaskan arti cikal bakal ( Tunas Kelapa)
Minggu Ke Tujuh
- Menjelaskan Gambar Padi
Minggu Ke Delapan
- Menjelaskan Gambar Kapas
Minggu Ke Sembilan
- Menjelaskan Gambar sepuluh Roda ( Dasa Darma )
Minggu Ke Sepuluh
- Menjelaskan Gambar Tulisan Pramuka
Minggu Ke Sebelas
- Menjelaskan Gambar Tunas Kelapa Yang menunujulang ke bintang
Minggu Ke Dua Belas
- Menjelaskan Bintang Lima ( PancaSila )
Minggu Ke Tiga Belas
-Mengelompokkan semua peserta didik tidak di kelas yang homogen
Minggu ke Empat belas
- Menerapkan Peraturan Baris Berbaris (PBB)
Minggu Ke Lima Belas
- Menggunakan Yel-yel Kelompok/Pindru
H. SUSUNAN PENGURUS
- Kamabigus : Rosid Saepudin, [Link]
- Pembina Gudep Putra : Tegar Ridzky Permana, [Link]
- Pembina Gudep Putri : Siti Nur Hasanah, [Link]
Yaumil Maulani, [Link]
I. PERALATAN YANG DIPERLUKAN
- Tali Kur
- Kayu Pandu
- Tenda Pramuka
- Stok
- Kompas
- Matras/Tikar Tenda
- Alat-Alat P3K
- Peralatan Memasak
- Tungku Bakar/Kayu Bakar
- Tongkat Semapur
J. BIAYA
- Tali Kur 40.000 10 : 400.000
- Kayu Tenda 1440 000 2 : 2.880.000
- Tenda Pramuka 1450.000 2 : 2.900.000
- Stok 50.0000 2 : 1.000.000
- Kompas 129.000 2 : 258.000
- Matras/Tikar Tenda 45.000 2 : 90.000
- Alat-Alat P3K 100.000 2 : 200.000
- Peralatan Memasak 1.000.000 2 : 2.000.000
- Tungku Bakar/Kayu Bakar 500.000 2 : 1.200.000
- Tongkat Semapur 15.000 40 : 600.000
11.528.000
PENUTUP
Demikian pengajuan proposal pembentukan ektrakurikuler ini kami sampaikan. Mudah-mudahan proposal
yang kami ajukan mendapat apresiasi dari pihak yang bersangkutan. Semoga Allah SWT member
kelancaran dalam kegiatan ini. Atas segala dukungandemi terlaksana nya kegiatan ini kami ucapkan terima
kasih.
AR HADIR SISWA EKSTRAKURIKULER PRAMUKA
MINGGU
I
Lampiran 1
PROGRAM KEGIATAN PRAMUKA
PROGRAM KERJA KEGIATAN EKSTRAKURIKULER KEPRAMUKAAN
A. Nama Program:
Kegiatan Ekstrakurikuler kepramukaan SDN CENGKONG I
B. Tujuan Program:
1. Menciptakan pedoman kegiatan yang teratur dan terarah.
2. Meningkat kembangkan bakat dan minat serta kemampuan siswa dalam berorganisasi
terutama dalam kepramukaan.
3. Meningkatkan prestasi kemampuan kepramukaan siswa.
4. Meningkatkan citra/prestise atau nama baik sekolah di masyarakat.
5. Melaksanakan program kurikulum 2013
C. Pelaksanaan Kegiatan:
1. Kegiatan wajib latihan untuk kelas dilaksanakan setiap hari sabtu minggu 1
2. Kegiatan wajib latihan untuk kelas VIII dilaksanakan setiap hari sabtu minggu ke 2
3. Kegiatan wajib latihan untuk kelas IX dilaksanakan setiap hari sabtu minggu ke 3
4. Kegiatann pada pembentukan Karakter dan Kepribadian dengan peningkatan pengetahuan, ketrampilan
dan pengalaman serta meningkatkan keimanan dan ketaqwaan untuk memperoleh Life [Link]
pada mimggu 4-5
5. Kegiatan rutin dilaksanakan dilokasi sekolah pada hari sabtu
6. Jika diperlukan maka kegiatan latihan dapat dilaksanakan di tempat lain dengan seijin Kepala
Sekolah.
7. Pengembangan kegiatan dapat dilakukan dengan mengikuti kegiatan-kegiatan lomba dan kegiatan ditingkat
Ranting, Cabang, Daerah, dan Nasional,dapat dilaksanakan pada waktu tertentu sesuai SK kegiatan .
8. Jika dianggap perlu maka waktu latihan/kegiatan dapat diubah atau ditambah untuk terlaksanakan
ekstrakurikuler yang baik dan Efektif.
D. Pelaksana Kegiatan:
1. Kegiatan Ekstrakurikuler Kepramukaan dilaksanakan oleh tim Pembina Gugus depan yang ditetapkan oleh
Kepala Sekolah selaku Kamabigus.
E. Macam – macam Kegiatan:
Kegiatan wajib untuk seluruh siswa
1. Latihan rutin setiap hari sabtu.
2. Upacara Bendera.
3. Kemah Pelantikan
4. Kegiatan Ibadah.
5. Kegiatan Bakti Sekolah dan Bakti Masyarakat
Kegiatan Orang Dewasa/ Pembina.
1. Rapat Koordinasi rutin maupun incidental.
2. Karang Pamitran Pembina.
3. Rapat/ Sidang Dewan Kehormatan.
4. Pendampingan Berbagai Kegiatan Ambalan.
F. Pembina Kegiatan :
1. Pembina Pramuka sebagaimana tercantum dalam Surat Keputusan SDN CENGKONG I
2. Anggota seluruh siswa/I SDN CENGKONG I
G. Biaya Kegiatan :
Seluruh kegiatan kepramukaan dibiayai melalui :
1. Anggaran Gugus depan yang disetujui oleh Kepala Sekolah
2. Iuran-iuran kegiatan insidental dari siswa/ peserta kegiatan.
Lampiran.2. Jadwal kegiatan
Minggu Pertama (2 Mei 2026)
- Sejarah Singkat Pramuka Dunia & Indonesia
Minggu Ke Dua (9 Mei 2026)
- Menjabarkan Filosfinya Pramuka & Menjelaskan Golongan Kepramukaan ( Siaga
,Penggalang,Penegak,Pandega)
Minggu Ke Tiga (16 Mei 2026)
- Menjelaskan arti lambang, arti cikal bakal (Tunas Kelapa), menjelaskan gambnar padi & kapas
Minggu Ke Empat (23 Mei 2026)
- Menjelaskan tentang Dasa Dharma & Tri Satya Pramuka
Minggu Ke Lima (30 Mei 2026)
- Pelantikan Ramu
Minggu ke Enam (6 Juni 2026)
- Memahami dan mempraktekan tentang SMS (Sandi, Morse, dan Semaphore)
Minggu Ke Tujuh (13 Juni 2026)
- Memahami dan mempraktekan tentang PBB (Pasukan Baris Berbaris)
Minggu Ke Delapan
- Memahami dan mempraktekan tentang Tali Temali
Minggu Ke Sembilan
- Memahami dan mempraktekan tentang PPGD
Minggu Ke Sepuluh
- Menggunakan Yel – yel Kelompok / PindrU
Lampiran.3. Struktur Kegiatan
struktur organisasi Gerakan Pramuka adalah sebagai berikut:
1. Majelis Pembimbing yang meminta bantuan dan bantuan moril, organisatoris, materi, dan finansial
untuk kwartir, gugusdepan, dan unit karya pramuka. Majelis Pembinaan di tingkat Nasional, Daerah,
Cabang, Ranting, Gugusdepan dan Saka. Majelis Pembimbing: ex-officio:
1. di tingkat nasional (Mabinas) oleh Presiden Republik Indonesia
2. di tingkat daerah (Mabida) oleh Gubernur
3. di tingkat cabang (Mabicab) oleh Bupati / Walikota
4. di tingkat ranting (Mabiran) oleh Camat
5. Sementara di tingkat gugusdepan (Mabigus) dipilih dari anggota Mabigus yang ada dan di
tingkat Saka (Mabi Saka) dijabat oleh para pejabat di lembaga / lembaga terkait.
2. Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) Gerakan Pramuka adalah badan independen yang membentuk
Musyawarah Gerakan Pramuka dan bertanggung jawab kepada Musyawarah Gerakan Pramuka.
3. Kwartir dan Koordinator Gudep merupakan perangkat dan peran kerja untuk mencapai tujuan
Gerakan Pramuka. Kwartir pengaturan di tingkat:
1. Nasional, disebut Kwartir Nasional (Kwarnas), ditetapkan dalam Musyawarah Nasional
(Munas) dengan masa bakti 5 tahun.
2. Daerah, disebut Kwartir Daerah (Kwarda), ditetapkan dalam Musyawarah Daerah (Musda)
dengan masa bakti 5 tahun.
3. Cabang, disebut Kwartir Cabang (Kwarcab), ditetapkan dalam Cabang Musyawarah (Mucab)
dengan masa bakti 5 tahun.
4. Ranting, disebut Kwartir Ranting (Kwarran), ditetapkan dalam Musyawarah Ranting
(Musran) dengan masa bakti 3 tahun.
5. Gugusdepan yang ada di satu wilayah kelurahan / desa dikoordinasikan oleh Koordinator
Gudep (Korgudep), ditetapkan dalam Musyawarah Ranting (Musran) dengan masa bakti 3
tahun.
4. Gugusdepan (Gudep) adalah pangkalan pesertadidik yang merupakan wadah pendidikan dalam
organisasi Gerakan Pramuka.
5. Satuan Karya Pramuka (Saka) merupakan wadah kegiatan kepramukaan untuk meningkatkan
pengetahuan, kemampuan, dan keterampilan
peserta didik dalam pemahaman tertentu serta melakukan kegiatan nyata sebagai pengabdian bagi
masyarakat yang sesuai dengan aspirasi pemuda Indonesia.
6. Kwartir merupakan badan-badan yang memiliki tugas membantu kwartir. Badan Kelengkapan
Kwartirengkapan:
1. Dewan Kehormatan
2. Lembaga Pendidikan Kader Gerakan Pramuka yang terdiri atas Lemdikanas, Lemdikada, dan
Lemdikacab (di tingkat Cabang).
3. Dewan Kerja Pramuka Penegak dan Pramuka Pandega atau disebut Dewan Kerja yang terdiri
atas DKN atau Dewan Kerja Nasional, DKD
atau Dewan Kerja Daerah, DKC atau Dewan Kerja Cabang, dan DKR atau Dewan Kerja Ranting
(di tingkat Ranting).
4. Pimpinan Satuan Karya pramuka (Saka)
5. Pembantu Andalan
6. Badan Usaha Kwartir
7. Satuan Kegiatan sesuai dengan situasi dan kondisi lokal dan
interaksi situasional. Staf Kwartir.
8
7. Pramuka
. Utama Gerakan Pramuka adalah Kepala Negara Republik Indonesia (Presiden).
8. Musyawarah Kwartir merupakan lembaga di lingkungan Gerakan Pramuka yang bersidang pada
akhir masa bakti kwartir atau gugusdepan serta memegang kekuasaan tertinggi dalam kwartir atau
gugusdepan. Musyawarah ini terdiri atas :
1. Musyawarah Nasional yang diadakan sekali dalam waktu 5 (lima) tahun. Peserta Munas
terdiri atas utusan/wakil Kwarnas, Mabinas, Kwarda, dan Mabida.
2. Musyawarah Daerah yang diadakan sekali dalam waktu 5 (lima) tahun. Peserta Musda
terdiri atas utusan/wakil Kwarda, Mabida,
Kwarcab, dan Mabicab.
3. Musyawarah Cabang yang diadakan sekali dalam waktu 5 (lima) tahun. Peserta Mucab terdiri
atas utusan/wakil Kwarcab, Mabicab, Kwarran, dan Mabiran.
4. Musyawarah Ranting yang diadakan sekali dalam waktu 3 (lima) tahun. Peserta Musran
terdiri atas utusan/wakil Kwarran, Mabiran, Korgudep, Mabi Desa, Gudep dan Mabigus.
5. Musyawarah Gugusdepan yang diadakan sekali dalam waktu 3
(lima) tahun. Peserta Mugus terdiri atas peserta / wakil gudep dan Mabigus.
Itulah tentang Struktur Organisasi Gerakan Pramuka dengan penjelasan singkat terkait masing-masing komponen
dalam struktur tersebut. Untuk lebih lanjut pertimbangkan struktur organisasi silakan baca SK Kwarnas
No: 220 Tahun 2007.
Lampiran.4. Presensi Organisasi
Buku Presensi atau buku kehadiran adalah salah satu bagian dari administrasi Pramuka yang harus dimiliki
oleh setiap satuan yang ada dalam Gerakan Pramuka. Menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia, presensi
artinya adalah kehadiran. Jadi yang dimaksud dengan Buku Presensi adalah buku yang memuat
tentang
keterangan hadir ataupun tidak hadir dari seseorang dengan beberapa keterangan seperti izin,
sakit,danabsen.
Buku Presensi menjadi komponen yang sangat penting karena bisa dijadikan alat untuk memantau
kehadiran dari setiap anggota Pramuka. Mengingat dari pentingnya buku Presensi dalam sebuah organisasi
modern seperti Gerakan Pramuka, maka KakaKiky akan memberikan contoh cara membuat buku presensi.
Berikut ini adalah contoh dari buku presensi (kehadiran) Gerakan Pramuka.
Lampiran.5. Jurnal kegiatan.
JURNAL KEGIATAN PRAMUKA
Bulan : Februari 2023
TTD/
N Uraian Pembin Ket
o Kegitan a
1 Guru
Ekskul
3 Kepramukaa Guru
n, Ekskul
filosofinya DiIndonesia
Menjelaskan golongan
4 Sabtu,2 kepramukaan Guru
6 Ekskul
(Siaga,Penggalang,Penegak,Pand
Februari ega)
2023
JURNAL KEGIATAN PRAMUKA
Bulan : Maret 2023
TTD/
N Hari/ Uraian Pembin Ket
o Tanggal Kegitan a
Sabtu ,4 Maret Menjelaskan Arti lambang Pramuka
1 2023 berdasarkan warna Guru Ekskul
(Hijau,Merah,kuning,Coklat)
Menjelaskan Gambar Padi
2 Sabtu,11 Maret Guru Ekskul
2023
Sabtu,25 Maret Menjelaskan Gambar Kapas
3 2023 Guru Ekskul
JURNAL KEGIATAN PRAMUKA
Bulan : April 2023
TTD/Ket
No Hari/Tanggal Uraian Kegitan Pembina
Sabtu,1 April Menjelaskan Gambar Kapas
1 2023 Guru Ekskul
Menjelaskan Gambar 10 roda (dasa
2 Sabtu,8 April darma) Guru Ekskul
2023
Sabtu,15 April Menjelaskan Gambar tulisan
3 2023 pramuka Guru Ekskul
Sabtu,22 April Menjelaskan Gambar tunas kelapa
4 2023 (cikal bakal) Guru Ekskul
JURNAL KEGIATAN PRAMUKA
Bulan : Mei 2023
TTD/Ket
No Hari/Tanggal Uraian Kegitan Pembina
Sabtu,6 mei Membentuk kelompok ( Pindru)
1 2023 Guru Ekskul
Sabtu,13 mei Menggunakan yel-yel kelompok
2 2023 pindru Guru Ekskul
BUKU CATATAN PRESTASI
NO. HARI/TANGGAL NAMA SISWA PRESTASI DIRAIH TINGKAT PRESTASI KETERANGA
N
1
2
3
4
5
6
7
DST.
BUKU ADMINISTRASI KEUANGAN
NO. HARI/TANGGAL URAIAN PEMASUKAN (RP) PENGELUARAN (RP) SALDO (RP)
1
2
3
4
5
6
7
DST.
PENILAIAN
NO. ASPEK PENILAIAN ADA TIDAK ADA NILAI
1
2
3
4
5
6
DST.
INSTRUMEN PENILAIAN PESERTA EKSTRAKURIKULER PRAMUKA
N NAMA ASPEK YANG PENILAIAN
O1 SISWA DIAMATI AKHIR
2
3
4
5
6
DST.
BUKU PANDUAN KEGIATAN
NO KEGIATAN AWAL KEGIATAN INTI KEGIATAN
AKHIR
1
2
3
4
5
6
DST.
KUMPULAN NILAI SISWA
NO. NAMA BULA SKOR
SISWA JANUAR FEBRUA N
MARE APRI ME JUNI AKHI
I R T L Y R
1. Y
2.
3.
4.
5.
6.
DST
.
ANALISIS EVALUASI
NO. NAMA MENGUAS KESELARASAN SKOR NILAI KETERAMPILA
KETERAMPILAN AI N
SANGA BAI CUKU
SISWA PBB SANDI T K P
BAIK
1
2
3
4
5
6
DST
.
KEGIATAN TINDAK LANJUT
NO. HARI/TANGGAL KETERAMPILAN KEGIATAN ALOKASI
WAKTU
1
2
3
4
5
6
7
8
DST.
LAPORAN KEGIATAN
NO. HARI/TANGGAL JAM MATERI KEGIATAN EVALUASI TINDAK NAM KETERANGA
TUJUAN YANG KEGIATAN A N
KEGIATAN KEGIATAN DILAKSANAKA &
N TTD
1
2
3
4
5
6
7
DST
.