0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
3 tayangan4 halaman

Control Panel Hosting

Control panel hosting adalah sistem yang memudahkan pengelolaan situs web dan layanan hosting, termasuk manajemen domain, file, email, dan basis data. Manfaat utamanya meliputi kemudahan pengelolaan, keterpusatan fitur, dan kepraktisan dalam menjalankan proses. Terdapat berbagai jenis control panel seperti cPanel, Plesk, dan Cyberpanel, serta konsep Model View Controller (MVC) yang memisahkan pengembangan aplikasi menjadi tiga komponen untuk efisiensi dan kemudahan pemeliharaan.

Diunggah oleh

zulhamsyah prenta
Hak Cipta
© All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai DOCX, PDF, TXT atau baca online di Scribd
0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
3 tayangan4 halaman

Control Panel Hosting

Control panel hosting adalah sistem yang memudahkan pengelolaan situs web dan layanan hosting, termasuk manajemen domain, file, email, dan basis data. Manfaat utamanya meliputi kemudahan pengelolaan, keterpusatan fitur, dan kepraktisan dalam menjalankan proses. Terdapat berbagai jenis control panel seperti cPanel, Plesk, dan Cyberpanel, serta konsep Model View Controller (MVC) yang memisahkan pengembangan aplikasi menjadi tiga komponen untuk efisiensi dan kemudahan pemeliharaan.

Diunggah oleh

zulhamsyah prenta
Hak Cipta
© All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai DOCX, PDF, TXT atau baca online di Scribd

Apa itu Control Panel Hosting?

Control panel hosting adalah sistem yang digunakan untuk mengelola situs web dan
layanan hosting mereka. Panel kontrol hosting menyediakan cara yang mudah untuk
mengelola semua aspek hosting situs web, termasuk pendaftaran domain, manajemen file,
akun email, dan manajemen basis data. Melalui panel kontrol, pengguna dapat
mengonfigurasi pengaturan server web mereka, mengunggah file, membuat database, dan
mengelola pengguna. Panel kontrol juga menawarkan fitur keamanan seperti firewall dan
sertifikat SSL. Panel kontrol ini memungkinkan pengguna untuk memantau penggunaan
sumber daya mereka seperti ruang disk, bandwidth, pemanfaatan CPU, dan banyak lagi.
Secara keseluruhan, panel kontrol hosting mempermudah pemilik situs web untuk
memelihara situs web mereka tanpa harus mengetahui setiap detail teknis tentang layanan
web hosting.

Apa Saja Manfaat Control Panel Hosting?


Control panel hosting memiliki banyak sekali fitur yang dapat mempermudah Anda untuk
menjalankan berbagai kebutuhan website. Berikut ini adalah beberapa manfaat control
panel hosting.

1. Mempermudah Pengelolaan
Setiap control panel hosting biasanya memiliki tampilan antarmuka yang mudah dipahami,
jelas, dan intuitif. Masing-masing bagian, atau ikon, yang ada di dalam antarmuka control
panel hosting akan melambangkan fitur yang tersedia dengan jelas.

Setiap pengelompokkan bagian biasanya akan didasarkan pada kategori yang sesuai.
Sebagai contoh, setiap hal yang berhubungan dengan pengelolaan berkas biasanya akan
masuk ke bagian “Files”. Selain itu, control panel hosting juga biasanya memiliki fitur
search bar di nama Anda bisa mencari bagian atau fitur apa pun yang ada di dalam control
panel hosting.

Tidak hanya itu saja, biasanya akan ada fitur tutorial penggunaan juga yang dapat
membantu Anda memahami fungsi dan fitur yang ada di dalam control panel hosting.
Dengan begitu, Anda dapat mengelola serta menjalankan setiap proses dan kebutuhan
website dengan lebih mudah.

2. Terpusat
Pada control panel hosting, semua fitur yang dibutuhkan untuk mengelola website
biasanya sudah terpusat pada satu halaman. Jadi, Anda tidak perlu repot mencari fitur yang
ingin digunakan, cukup masuk pada halaman tersebut lalu pilih fitur yang ingin digunakan
atau dapat juga mencarinya menggunakan search bar.

Selain itu, control panel hosting juga memiliki fitur penyedia informasi seperti indikator
sumber daya, IP hosting, serta informasi penting lainnya. Jadi, Anda hanya perlu masuk
pada satu halaman dan Anda bisa mengelola website sepenuhnya dari sana.

3. Praktis
Control panel hosting dapat membuat hampir semua proses yang perlu dilakukan menjadi
lebih praktis. Hanya dengan beberapa klik saja, Anda dapat memasang berbagai macam
aplikasi atau perangkat lunak. Selain itu, control panel hosting juga dapat membantu Anda
mengonfigurasikan aplikasi atau perangkat lunak yang sudah terpasang.

Apa Saja Jenis-Jenis Control Panel Hosting?


Ada banyak sekali control panel hosting yang dapat Anda gunakan. Berikut ini adalah
beberapa jenis-jenis control panel hosting yang ada.
1. cPanel
cPanel merupakan control panel hosting yang sangat populer yang berbasis Linux. Fitur-
fitur yang ada di dalam cPanel dapat dikatakan cukup dasar karena memang ditujukan
khusus untuk satu pengguna saja. Walaupun begitu, cPanel dapat memberikan Anda akses
penuh terhadap seluruh pengelolaan website dan administrasi hosting melalui web
browser.

2. Plesk
Plesk merupakan salah satu control panel hosting yang paling populer yang berbasis Linux
dan Windows. Plesk memungkinkan Anda untuk mengelola akun hosting melalui
antarmuka yang berbasis web. Plesk memungkinkan penggunanya untuk mengontrol
ratusan, hingga ribuan, virtual host di dalam satu mesin. Selain itu, Plesk juga dapat
mengotomatisasi berbagai tugas sehingga dapat menghemat biaya.

3. Cyberpanel
Cyberpanel adalah control panel hosting berbasis Linux yang dapat digunakan secara
gratis. Walaupun gratis, Cyberpanel ini memiliki berbagai macam fitur yang dapat
memaksimalkan performa website, terutama dari segi kecepatan dan keamanannya.

4. ISPConfig
ISPConfig adalah control panel hosting open source yang memungkinkan Anda mengelola
beberapa server sekaligus di dalam satu control panel. ISPConfig ini memiliki fitur multi
bahasa dan mampu mengelola FTP, BIND DNS, SQL, virtual server, serta database.

5. Zpanel
Zpanel adalah control panel hosting berbasis Linux, Windows, dan MacOS yang dapat
digunakan secara gratis. Selain gratis, Zpanel ini juga sangat mudah digunakan. Zpanel ini
ditulis dalam bahasa PHP murni dan akan dapat berjalan dengan baik pada PHP, Apache,
dan MySQL.

6. Kloxo
Kloxo merupakan control panel hosting yang dapat dibilang sudah cukup canggih dan
tersedia secara gratis untuk distro CentOS dan Redhat. Kloxo dapat membantu
penggunanya mengelola atau menjalankan Apache dan BIND, serta memungkinkan
pengguna beralih antarmuka setiap program tanpa kehilangan data.

7. Webmin
Webmin adalah control panel hosting berbasis Linux yang sangat fungsional dan canggih.
Control panel hosting yang satu ini mampu untuk mengelola berbagai komponen website
melalui antarmuka berbasis web dari pengaturan web server. Webmin juga dapat
membantu penggunanya menjaga dan memelihara FTP dan email server.

8. Domain Technology Control (DTC)


DTC merupakan control panel hosting yang penggunaannya diutamakan untuk admin dan
akuntansi layanan hosting GPL. DTC ini dapat membantu penggunanya mendelegasikan
berbagai macam tugas seperti membuat email, database, subdomain, akun FTP, dan masih
banyak lagi, melalui antarmuka GUI berbasis web.

9. Easy Hosting Control Panel (EHCP)


EHCP termasuk ke dalam control panel hosting berbasis web yang dapat digunakan secara
gratis. EHCP dapat membantu penggunanya mengelola database MySQL, akun email,
domain, dan FTP, serta masih banyak lagi. EHCP adalah satu-satunya control panel hosting
yang sudah mendukung Nginx dan PHP-FPM serta dapat memberikan kinerja yang sangat
baik pada server low-end.
10. Webuzo
Webuzo merupakan control panel hosting berbasis Linux yang mudah digunakan dan
dapat digunakan oleh beberapa pengguna sekaligus. Webuzo memiliki 3 level akses, yaitu
admin, reseller, dan user. Akses level tersebut dapat membantu pengelolaan hosting agar
sesuai dengan tujuannya.

Sistem Pemrograman Model View Controller (MVC)

MVC yang merupakan singkatan dari Model View Controller adalah satu software design
pattern yang sekarang banyak dipergunakan dalam pengembangan sebuah aplikasi
maupun situs web. Design pattern ini sekarang banyak dimanfaatkan pada PHP
Framework populer di dunia seperti Laravel, Symfony, Code Igniter, maupun Yii. MVC
memisahkan program dalam tiga bagian terpisah yang saling terhubung sesuai dengan
namanya, yaitu: Model, View, dan Controller.

Komponen MVC – Model View Controller


Seperti namanya, ada tiga komponen yang dapat dideskripsikan sebagai berikut:

 Model berfungsi untuk mengatur data, fungsi dan aturan dari aplikasi
 View berfungi untuk mengatur tampilan atau output yang tampil di layar, tidak
hanya berupa data, namun juga termasuk komponen lain, seperti gambar, video,
diagram, dan sebagainya.
 Controller merupakan program yang mengatur menerima input dan menjalankan
beberapa perintah untuk dijalankan di model.

Kegunaan dari MVC


Design pattern ini dikembangkan dengan tujuan untuk membuat sebuah program yang
dapat dipergunakan secara berulang kali untuk hal yang serupa, dan dikembangkan
dengan modul tambahan sehingga tidak terjadi proses pengulangan pengembangan dari
nol. Don’t reinvent the wheel – pepatah yang seringkali didengungkan di dunia
pengembangan aplikasi, merupakan salah satu tujuan utama pemanfaatkan design pattern
MVC.

Pada pemrograman web sebelumnya, programmer harus menghabiskan waktu yang


sangat banyak untuk melakukan pengubahan fitur dalam aplikasi berbasis web atau
website yang dikembangkannya. Seringkali pengubahan program tanpa disengaja
mengubah juga bagian tampilan yang telah dibuat sebelumnya.

Dengan memanfaatkan design pattern ini, diharapkan programmer tidak lagi dipusingkan
apabila client meminta programmer untuk mengubah tampilan dari program. Dalam hal ini
programmer bisa memfokuskan perhatiannya pada bagian View.

Demikian pula apabila terjadi penambahan fitur pada aplikasi yang mengakibatkan
pengubahan pada logic dari program serta perubahan pada basis data. Database designer
dan programmer dapat bekerjama dalam mengubah Model maupun Controller tanpa harus
terlalu bingung apa yang mereka kerjakan akan mempengaruhi tampilan.

Penggunaan MVC juga seringkali membuat implementasi aplikasi lebih sederhana dan
jumlah baris program yang harus dibuat lebih minim. Fitur ini terutama yang menjadi
dasar pengembangan berbagai framework yang telah disebutkan sebelumnya.

Kesimpulan
MVC yang merupakan salah satu design pattern yang sekarang banyak dipergunakan oleh
berbagai framework merupakan salah metode pengembangan aplikasi yang harus dikuasai.
Dengan menggunakan MVC perawatan sebuah program akan lebih mudah, mengingat
semua bagian program telah dipetakan dalam struktur yang jelas, sehingga pengubahan
desain tidak mengubah logic maupun data. Demikian pula pengubahan data akan terhindar
dari pengubahan tampilan secara tidak sengaja. Pengubahan logic atau program juga lebih
dimudahkan karena dapat dilakukan di bagian program yang terpisah.

Anda mungkin juga menyukai