0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
1 tayangan4 halaman

Proposal Mini

Dokumen ini membahas dampak kemajuan teknologi, khususnya dalam konteks transaksi jual beli online, yang telah mengubah cara masyarakat berinteraksi dan berbisnis. Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi pandangan ekonomi Islam terhadap minat beli melalui sistem online shop serta faktor-faktor yang mempengaruhi minat tersebut. Hasil penelitian diharapkan dapat memberikan wawasan bagi masyarakat dan menjadi referensi untuk kajian ekonomi Islam lebih lanjut.

Diunggah oleh

Muhammad Ghifari
Hak Cipta
© All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai DOCX, PDF, TXT atau baca online di Scribd
0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
1 tayangan4 halaman

Proposal Mini

Dokumen ini membahas dampak kemajuan teknologi, khususnya dalam konteks transaksi jual beli online, yang telah mengubah cara masyarakat berinteraksi dan berbisnis. Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi pandangan ekonomi Islam terhadap minat beli melalui sistem online shop serta faktor-faktor yang mempengaruhi minat tersebut. Hasil penelitian diharapkan dapat memberikan wawasan bagi masyarakat dan menjadi referensi untuk kajian ekonomi Islam lebih lanjut.

Diunggah oleh

Muhammad Ghifari
Hak Cipta
© All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai DOCX, PDF, TXT atau baca online di Scribd

A. Latar Belakang.

Kemajuan teknologi saat ini tidak bisa dipisahkan dari kehidupan masyarakat.
Berbagai informasi yang terjadi di berbagai belahan dunia kini telah dapat langsung kita
ketahui berkat kemajuan teknologi (globalisasi). Kalau dahulu kita mengenal kata
pepatah “dunia tak selebar daun kelor”, sekarang pepatah itu selayaknya berganti
menjadi dunia saat ini selebar daun kelor, karena cepatnya akses informasi di berbagai
belahan dunia membuat dunia ini seolah semakin sempit dikarenakan kita dapat melihat
apa yang terjadi di Amerika misalnya, meskipun kita berada di Indonesia.
Tentu kemajuan teknologi ini menyebabkan perubahan yang begitu besar pada
kehidupan umat manusia dengan segala peradaban dan kebudayaannya. Perubahan ini
juga memberikan dampak yang begitu besar terhadap transformasi nilai-nilai yang ada di
masyarakat. 1
Saat ini kita beralih kepada era di mana transaksi tidak dilakukan secara tatap
muka, melainkan sudah melalui dunia online. Tidak lagi harus terjadi pertemuan antara
penjual dan pembeli dipasar, melainkan cukup dengan menggunakan teknologi internet,
dan langsung terjadi transaksi antara penjual dan pembeli. Telah terdapat berbagai
macam produk yang dijual tidak lagi melakukan penjualan secara tatap muka, melainkan
sudah menggunakan teknologi untuk melakukan penjualan secara online.
Dengan kemajuan teknologi yang semakin modern, seiring dengan telah lahirnya
penemuan baru seperti telepon pintar (smartphone), tablet, dan berbagai gadget lainnya.
Pada berbagai teknologi baru tersebut, konsumen dapat membeli berbagai fitur program
dari pasar online yang terdapat pada berbagai teknologi tersebut baik secara gratis
maupun berbayar.
Dalam melakukan jual beli tentu tidak bisa dengan cara asal, ada aturan-aturan
yang mengikatnya. Apabila jika jual beli dikaitkan dengan agama, karena dalam
melakukan jual beli terdapat dua pihak yang salah satunya tidak boleh merasa dirugikan,
jika ada yang merasa dirugikan maka batallah transaksi jual beli tersebut.2
Dalam islam jual beli diperkenalkan sendiri dalam bidang muamalah. Pengertian
muamalah dalam arti luas adalah aturan hukum Allah untuk mengatur manusia dalam
kaitannya dengan urusan duniawi dan definisi pengertian muamalah dalam arti sempit

1
Hendro Setyo, Wahyudi dkk, 2014. “Teknologi Dan Kehidupan Masyarakat”, Jurnal analisa
sosiologi, 1
2
Yusuf al-Qardhawi, Norma dan Etika Ekonomi Islam, (Jakarta: Gema Insani Press, 1997 M.), h.
31
adalah aturan-aturan Allah yang mengatur hubungan manusia dengan manusia dalam
kaitannya dengan cara memperoleh dan mengembangkan harta benda.
Menurut jumhur ulama salah satu yang menjadi rukun dan syarat sahnya jual beli
adalah ijab dan qobul, dimana terdapat syarat yang terkait dengan ijab dan qobul ini,
yaitu ijab dan qobul ini dilakukan dalam satu majelis. Dengan kata lain dalam melakukan
jual beli dilakukan dengan cara bertemunya dua orang yaitu penjual dan pembeli
sehingga terciptalah ijab dan qobul dalam jual beli ini disuatu tempat.3
Online shopping atau yang sering disebut belanja via online sendiri adalah suatu
proses pembelian barang atau jasa dari mereka yang menjual barang atau jasa melalui
internet dimana penjual dan pembeli tidak pernah bertemu atau melakukan kontak secara
fisik yang dimana barang yang dijual ditawarkan melalui display dengan gambar yang
ada di suatu website atau toko maya. Setelahnya pembeli dapat memilih barang yang
diinginkan untuk kemudian melakukan pembayaran kepada penjual melalui rekening
bank yang bersangkutan. Setelah proses pambayaran diterima, kewajiban penjual adalah
mengirim barang pesanan pembeli ke alamat tujuan.
Minat jual beli ini menciptakan suatu motivasi yang terus terekam dalam benaknya
dan menjadi suatu keinginan yang sangat kuat yang pada akhirnya ketika seseorang
konsumen harus memenuhi kebutuhannya akan mengaktualisasikan apa yang ada di
dalam benaknya itu. Minat ini akan timbul jika produk yang dijual sesuai dengan
keinginan pembeli, apabila keinginan konsumen ada di produk yang dijual oleh online
shop tersebut maka konsumen akan membeli produk tersebut.4
Belanja secara online memang saat ini sedang dinikmati oleh sebagian besar
masyarakat, karena dengan cara baru inilah masyarakat tidak perlu merasa kesulitan lagi
untuk memperoleh barang yang diinginkan. Memilih barang apa aja yang diinginkan,
cukup dengan memilih gambar yang tersedia di account online shop tersebut lalu
memasangnya secara langsung, membayar dengan cara mentransfer langsung, hal ini
sangat mudah sekali dilakukan.5
Para konsumen online sangat menyukai belanja secara online karena menganggap
lebih praktis, mudah dan dapat dilihat 24 jam. Selain itu, konsumen memilih pembelian
online karena lebih menghemat waktu. Seperti yang kita ketahui, sikap konsumen itulah

3
Hendi Suhendi, Fiqih Muamalah, (Jakarta: PT Raja Grafindo Persada, 2002), h. 1 .
4
Mohammad Nejatullah Siddiqi, “History of Islamic Economic Thought” dalam M. Umer Chapra,
Lanscape Baru Perekonomian Masa Depan, terjemah oleh Amdiar Amin dkk. H. 146
5
Yusuf al-Qardhawi, Norma dan Etika Ekonomi Islam, (Jakarta: Gema Insani Press, 1997 M.), h.
40
yang mendorong untuk mengkonsumsi barang secara online dan bahkan bisa berlebihan
atau dengan kata lain tidak sesuai dengan kebutuhan.
Belum ada pandangan ekonomi islam terhadap minat beli melalui sistem online shop
ini, membuat peneliti ingin mengetahui bagaimana etika bisnis yang dilakukan ketika
menjalankan transaksi online. Berdasarkan dengan hal tersebut peneliti ingin mengamati
hal-hal yang berkaitan dengan pandangan ekonomi islam terhadap minat beli melalui
sistem online shop seperti pandangan ekonomi islam terhadap minat beli melalui sistem
online shop serta faktor penghambat dan pendukung minat beli masyarakat melalui
sistem online shop.
Berdasarkan permasalahan di atas, peneliti tertarik untuk menyusun sekripsi dengan
judul: Pandangan Ekonomi Islam Terhadap Minat Beli Melalui Sistem Online Shop
(Studi Kasus Desa Kertosono Bataan RT 008 RW 003 Kecamatan Gading)
B. Rumusan Masalah
Agar penelitian tidak terlalu luas, maka peneliti merumuskan permasalahan dalam
penelitian ini sebagai berikut:
1. Bagaimana pandangan ekonomi islam terhadap minat beli melalui sistem online
shop.?
2. Apa saja faktor penghabat dan pendukung pandangan ekonomi islam terhadap minat
beli melalui sistem online shop.?
C. Tujuan Penelitian
Sesuai dengan masalah yang hendak dikaji, maka penelitian ini memiliki beberapa
tujuan yaitu:
1. Untuk mengetahui bagaimana pandangan ekonomi islam terhadap minat beli melalui
sistem online shop.
2. Untuk mengetahui bagaimana faktor penghambat dan pendukung pandangan
ekonomi islam terhadap minat beli melalui sistem online shop.
D. Manfaat penelitian
1. Secara teoritis
a. Sebagai dasar untuk penelitian selanjutnya yang lebih relevan.
b. Dapat menambah pengetahuan tentang bagaimana pandangan ekonomi islam
terhadap minat beli melalui sistem online shop.
c. Hasil penelitian dapat dijadikan sebagai bahan perbandingan terhadap kajian-
kajian dibidang ekonomi islam.
2. Secara praktis
a. Bagi peneliti
Memberi pengalaman yang berharga dalam pengetahuan pelitian dan tulis
menulis sebagai bekal menuju terhadap pendidikan yang lebih tinggi dan
berhadapan langsung dengan dunia kerja khususnya dalam dunia bisnis online
shop dan ekonomi islam.
b. Bagi Universitas Nurul Jadid
1. Menghasilkan lulusan yang memiliki keahlian akademik dan profesioanal
yang sesuai dengan tuntutan dunia lapangan kerja yang berlandasan
ekonomi islam.
2. Menanamkan kreativisitas mahasiswa khususnya prodi ekonomi syariah
agar faham di bidangnya.
c. Bagi masyarakat.
1. Menambah wawasan bagi masyarakat dalam hal pandangan ekonomi islam
terhadap minat beli melalui sistem online shop.
2. Sebagai pandangan masyarakat terhadap sistem online shop yang sesuai
dengan ekonomi islam.
d. Bagi Pembaca
1. Diharapkan hasil penelitian ini dapat berguna bagi seluruh masyarakat
terutama pihak yang berkepentingan.
2. Diharapkan hasil penelitian ini dapat menjadi referensi bagi pembaca atau
mahasiswa lain yang tertarik untuk mengangkat topik yang sama.

Anda mungkin juga menyukai