PERENCANAAN PEMBELAJARAN MENDALAM
(DEEP LEARNING)
Satuan Pendidikan : ……………….
Mata Pelajaran : KK TKJ
Elemen : Administrasi Sistem Jaringan
Nama Guru : Bulan Purnama
Kelas/ Semester : XI/GENAP
Alokasi Waktu : 22 x 45 menit (3 Pertemuan)
Tahun Ajaran : 2025 /2026
IDENTIFIKASI PESERTA DIDIK
Peserta didik kelas XI TKJ umumnya sudah memiliki pemahaman dasar
tentang jaringan dan mungkin pernah menginstal sistem operasi server pada
pertemuan sebelumnya. Namun, konsep hosting (terutama perbedaannya)
mungkin masih abstrak bagi sebagian besar. Minat mereka kemungkinan
besar tinggi untuk memahami bagaimana aplikasi atau website yang mereka
buat dapat diakses publik. Beberapa peserta didik mungkin memiliki
pengalaman awal dengan website pribadi atau blog, yang bisa menjadi titik
tolak yang baik. Penting untuk mengidentifikasi pengetahuan awal mereka
tentang cara kerja website dan server, serta kebutuhan belajar individual
mereka, agar dapat memberikan penjelasan yang relevan dan mendalam.
MATERI PELAJARAN
Materi pelajaran "Administrasi Sistem Jaringan" pada bagian ini berfokus
pada pengujian layanan jaringan yang telah dikonfigurasi dan
pemahaman konsep hosting (shared, dedicated, VPS). Jenis pengetahuan
yang akan dicapai meliputi pengetahuan konseptual (pengertian dan jenis
hosting), prosedural (pengujian akses layanan), dan metakognitif (analisis
dan penentuan jenis hosting). Relevansi materi ini sangat tinggi karena
hosting adalah fondasi bagi aplikasi web dan layanan online. Tingkat
kesulitan materi ini berada pada kategori menengah, membutuhkan
pemahaman teori dan kemampuan menganalisis studi kasus. Struktur materi
akan dimulai dari pengujian ulang layanan, pengenalan konsep hosting,
perbandingan karakteristik, hingga analisis kebutuhan dan penentuan jenis
hosting. Materi ini juga mengintegrasikan nilai dan karakter seperti
ketelitian, penalaran kritis, kolaborasi, dan kemampuan mengambil
keputusan.
DIMENSI PROFIL LULUSAN
1. Penalaran Kritis: Peserta didik menganalisis kebutuhan sistem dan
menentukan jenis hosting yang tepat berdasarkan data.
2. Kolaborasi: Peserta didik bekerja sama dalam kelompok untuk
menguji layanan dan menganalisis studi kasus hosting.
3. Kemandirian: Peserta didik mampu menguji layanan jaringan secara
mandiri dan memahami konsep hosting.
4. Komunikasi: Peserta didik menjelaskan konsep hosting, perbedaan
karakteristik, dan hasil analisis studi kasus.
DESAIN CAPAIAN PEMBELAJARAN: Menginstal OS jaringan, konfigurasi
PEMBELAJARAN layanan jaringan (DHCP, DNS, FTP, dll.), hosting, VPN, monitoring.
TOPIK PEMBELAJARAN: Menguji layanan dan memahami konsep
hosting (shared, dedicated, VPS).
TUJUAN PEMBELAJARAN:
1. Menjelaskan pengertian dan jenis-jenis hosting: shared, dedicated,
VPS.
2. Menjelaskan perbedaan karakteristik, kelebihan, dan kekurangan
setiap jenis hosting.
3. Menguji akses layanan jaringan melalui localhost dan jaringan lokal.
4. Menganalisis kebutuhan sistem terhadap jenis hosting yang
digunakan.
5. Menentukan jenis hosting yang tepat berdasarkan studi kasus
penggunaan sistem.
PRAKTIK PEDAGOGIS:
1. Pembelajaran Berbasis Proyek (mini-project simulasi hosting)
2. Diskusi kelompok, studi kasus, dan presentasi
MITRA PEMBELAJARAN:
1. Penyedia layanan hosting (webinar atau narasumber).
2. Web developer atau startup yang menggunakan berbagai jenis
hosting.
3. Alumni TKJ yang bekerja di bidang server management atau web
hosting.
LINGKUNGAN PEMBELAJARAN:
1. Ruang Fisik: Laboratorium Komputer/Jaringan dengan server yang
terinstal OS jaringan, client PC yang terhubung dalam jaringan lokal.
2. Ruang Virtual: Platform daring untuk diskusi, sumber belajar online
tentang hosting, platform simulasi cloud (opsional).
3. Budaya Belajar: Berpikir kritis, kolaboratif, berorientasi pemecahan
masalah, dan bertanggung jawab.
PEMANFAATAN DIGITAL:
1. Perencanaan: Aplikasi presentasi (misalnya Google Slides), tools
mind mapping.
2. Pelaksanaan: Video penjelasan hosting, website penyedia hosting
sebagai studi kasus, browser web untuk pengujian akses, command
line tools (ping, tracert/traceroute, netstat).
3. Asesmen: Kuis daring (misalnya Google Forms), lembar observasi
praktik, lembar analisis studi kasus.
PENGALAMAN Pertemuan 1: Pengujian Layanan Jaringan dan Pengenalan Konsep
BELAJAR Hosting
Alokasi Waktu: 22 x 45 menit
Kegiatan Awal (Berkesadaran, Bermakna)
1. Peserta didik menjawab salam guru.
2. Peserta didik berdoa sebelum memulai kegiatan pembelajaran
dengan dipimpin salah satu peserta didik.
3. Peserta didik menjawab presensi guru dan menunjukkan kesiapan
belajar.
4. Peserta didik menyimak Capaian Pembelajaran dan tujuan
pembelajaran yang akan dicapai yang disampaikan oleh guru.
5. Peserta didik menyimak motivasi dari guru tentang pentingnya
memastikan layanan jaringan berfungsi dengan baik sebelum masuk
ke konsep hosting.
6. Peserta didik menyimak dan merespon apersepsi dengan
mengajukan pertanyaan: "Bagaimana kita tahu jika website atau
layanan yang kita buat benar-benar bisa diakses oleh orang lain?"
7. Peserta didik menyimak garis besar cakupan materi dan kegiatan
yang akan dilakukan.
8. Guru memulai dengan menampilkan video singkat atau animasi
tentang website yang diakses dari berbagai lokasi di dunia.
9. Guru memberikan pertanyaan pemantik: "Bagaimana sebuah
website bisa diakses oleh jutaan orang dari seluruh dunia? Di mana
website itu 'tinggal'?" untuk menstimulasi rasa ingin tahu peserta
didik.
10. Peserta didik melakukan literasi melalui bahan bacaan (modul,
artikel, atau website) tentang konsep dasar hosting dan fungsinya.
11. Guru tanya jawab dengan peserta didik mengenai bahan bacaan
untuk menumbuhkan pemahaman awal tentang hosting: a. "Apa yang
kalian pahami tentang 'hosting'?" b. "Mengapa sebuah website atau
aplikasi perlu di-hosting?" c. Memaparkan tujuan pembelajaran yang
akan dicapai dan menghubungkan dengan relevansi materi. d. "Apa
bedanya hosting dengan server fisik yang kita instal di lab?"
Kegiatan Inti
MEMAHAMI (Berkesadaran, Bermakna) Sintaks PBL: Orientasi Siswa
pada Masalah & Mengorganisasi Siswa untuk Belajar
1. Peserta didik berdiskusi dalam kelompok untuk menguji akses
layanan jaringan melalui localhost dan jaringan lokal yang telah
mereka konfigurasi pada pertemuan sebelumnya (misalnya akses web
server via [Link] atau [Link] dan
[Link] dari client lain).
2. Peserta didik mencatat hasil pengujian dan mengidentifikasi potensi
masalah jika ada.
3. Guru memfasilitasi diskusi dan membimbing peserta didik untuk
menjelaskan pengertian dan jenis-jenis hosting: shared,
dedicated, VPS, serta perbedaannya.
4. Peserta didik membuat diagram atau ringkasan visual yang
menggambarkan karakteristik utama setiap jenis hosting.
MENGAPLIKASI (Bermakna, Menggembirakan) Sintaks PBL:
Membimbing Penyelidikan Individual pada Kelompok
1. Guru memberikan skenario sederhana yang membutuhkan
pemahaman jenis hosting, misalnya "Sebuah startup kecil ingin
meluncurkan website produknya dengan anggaran terbatas. Jenis
hosting apa yang paling cocok?"
2. Peserta didik dalam kelompok mengidentifikasi kelebihan dan
kekurangan awal dari masing-masing jenis hosting yang relevan
dengan skenario.
3. Peserta didik melakukan riset singkat (melalui internet) tentang
contoh penyedia layanan hosting untuk setiap jenis (shared,
dedicated, VPS) dan fitur-fitur yang ditawarkan.
MEREFLEKSI (Berkesadaran, Bermakna) Sintaks PBL:
Mengembangkan dan Menyajikan Hasil
1. Peserta didik mempresentasikan hasil pengujian layanan jaringan
mereka dan memberikan solusi jika ada masalah.
2. Peserta didik juga mempresentasikan pemahaman awal mereka
tentang jenis-jenis hosting dan kelebihan/kekurangannya.
3. Peserta didik mendapatkan umpan balik dari teman dan guru.
4. Peserta didik membuat jurnal refleksi individu tentang hubungan
antara layanan jaringan yang telah diuji dengan konsep hosting.
Kegiatan Penutup (Berkesadaran)
1. Guru dan Peserta didik menyimpulkan pembelajaran tentang
pengujian layanan jaringan dan pengenalan konsep hosting.
2. Guru mengajak peserta didik merencanakan pembelajaran
selanjutnya, yaitu menganalisis karakteristik dan kebutuhan sistem
terhadap jenis hosting.
3. Guru memuliakan peserta didik dengan menghargai partisipasi aktif
dan ide-ide yang telah disampaikan.
4. Peserta didik mengakhiri pembelajaran dengan doa dan salam
penutup.
Pertemuan 2: Analisis Karakteristik dan Kebutuhan Hosting
Alokasi Waktu: 22 x 45 menit
Kegiatan Awal (Berkesadaran, Bermakna)
1. Peserta didik menjawab salam guru.
2. Peserta didik berdoa sebelum memulai kegiatan pembelajaran
dengan dipimpin salah satu peserta didik.
3. Peserta didik menjawab presensi guru dan menunjukkan kesiapan
belajar.
4. Peserta didik menyimak Capaian Pembelajaran dan tujuan
pembelajaran yang akan dicapai pada pertemuan ini.
5. Peserta didik menyimak motivasi dari guru tentang pentingnya
memilih jenis hosting yang tepat untuk keberhasilan sebuah aplikasi
atau website.
6. Peserta didik menyimak dan merespon apersepsi dengan mengingat
kembali pengertian dasar shared, dedicated, dan VPS hosting.
7. Peserta didik menyimak garis besar cakupan materi dan kegiatan
praktik yang akan dilakukan.
8. Guru memulai dengan menampilkan studi kasus sederhana tentang
dua website yang berbeda kebutuhannya: satu adalah blog pribadi
dengan trafik rendah, satu lagi adalah toko online besar dengan
potensi trafik tinggi.
9. Guru memberikan pertanyaan pemantik: "Apakah kedua website
ini bisa menggunakan jenis hosting yang sama? Mengapa atau
mengapa tidak? Faktor apa saja yang harus kita pertimbangkan dalam
memilih hosting?" untuk menstimulasi pemikiran kritis peserta didik.
10. Peserta didik melakukan literasi melalui bahan bacaan (modul,
artikel, atau website penyedia layanan) tentang perbedaan
karakteristik, kelebihan, dan kekurangan setiap jenis hosting
(shared, dedicated, VPS) secara lebih mendalam.
11. Guru tanya jawab dengan peserta didik mengenai bahan bacaan: a.
"Apa saja batasan yang sering ditemui pada shared hosting?" b.
"Kapan sebaiknya kita beralih ke VPS atau dedicated server?" c.
Memaparkan tujuan pembelajaran yang akan dicapai dan
menghubungkan dengan analisis studi kasus. d. "Jika kita salah
memilih jenis hosting, apa dampaknya terhadap website atau aplikasi
kita?"
Kegiatan Inti
MEMAHAMI (Berkesadaran, Bermakna) Sintaks PBL: Orientasi Siswa
pada Masalah & Mengorganisasi Siswa untuk Belajar
1. Peserta didik berdiskusi dalam kelompok untuk menjelaskan
perbedaan karakteristik, kelebihan, dan kekurangan setiap jenis
hosting (shared, dedicated, VPS) secara rinci, termasuk aspek
seperti performa, keamanan, skalabilitas, kontrol, dan biaya.
2. Peserta didik membuat matriks perbandingan komprehensif untuk
ketiga jenis hosting.
3. Guru memberikan beberapa studi kasus penggunaan sistem yang
lebih kompleks, misalnya: a. Website portofolio pribadi seorang
desainer grafis. b. Platform e-learning untuk 500 siswa. c. Sistem
informasi akademik universitas dengan jutaan data. d. Aplikasi
mobile backend dengan jutaan pengguna.
MENGAPLIKASI (Bermakna, Menggembirakan) Sintaks PBL:
Membimbing Penyelidikan Individual pada Kelompok & Mengembangkan
dan Menyajikan Hasil
1. Peserta didik dalam kelompok menganalisis kebutuhan sistem
terhadap jenis hosting yang digunakan untuk setiap studi kasus
yang diberikan. Analisis meliputi: a. Perkiraan jumlah
pengguna/trafik. b. Kebutuhan resource (CPU, RAM, Storage). c.
Tingkat keamanan yang diperlukan. d. Anggaran yang tersedia. e.
Tingkat kontrol yang diinginkan.
2. Peserta didik mendiskusikan dan memberikan argumentasi mengapa
suatu jenis hosting lebih cocok atau tidak cocok untuk skenario
tersebut.
3. Guru memfasilitasi diskusi dan memberikan masukan terhadap
analisis peserta didik.
MEREFLEKSI (Berkesadaran, Bermakna) Sintaks PBL: Menganalisis
dan Mengevaluasi
1. Peserta didik mempresentasikan hasil analisis kebutuhan sistem
mereka untuk setiap studi kasus.
2. Peserta didik mendapatkan umpan balik dari teman dan guru, serta
berdiskusi tentang perbedaan sudut pandang.
3. Peserta didik membuat jurnal refleksi individu tentang proses
analisis dan pengambilan keputusan dalam memilih jenis hosting.
4. Peserta didik melakukan evaluasi diri terhadap kemampuan mereka
dalam menganalisis kebutuhan sistem terkait hosting.
Kegiatan Penutup (Berkesadaran)
1. Guru dan Peserta didik menyimpulkan pembelajaran tentang
karakteristik hosting dan analisis kebutuhan sistem.
2. Guru mengajak peserta didik merencanakan pembelajaran
selanjutnya, yaitu penentuan jenis hosting berdasarkan studi kasus
riil.
3. Guru memuliakan peserta didik dengan menghargai kemampuan
analisis kritis mereka.
4. Peserta didik mengakhiri pembelajaran dengan doa dan salam
penutup.
Pertemuan 3: Penentuan Jenis Hosting Berdasarkan Studi Kasus dan
Refleksi Akhir
Alokasi Waktu: 22 x 45 menit
Kegiatan Awal (Berkesadaran, Bermakna)
1. Peserta didik menjawab salam guru.
2. Peserta didik berdoa sebelum memulai kegiatan pembelajaran
dengan dipimpin salah satu peserta didik.
3. Peserta didik menjawab presensi guru dan menunjukkan kesiapan
belajar.
4. Peserta didik menyimak Capaian Pembelajaran dan tujuan
pembelajaran yang akan dicapai pada pertemuan ini.
5. Peserta didik menyimak motivasi dari guru tentang pentingnya
membuat keputusan yang tepat dalam memilih hosting untuk proyek
IT.
6. Peserta didik menyimak dan merespon apersepsi dengan mengingat
kembali analisis kebutuhan hosting yang telah dilakukan pada
pertemuan sebelumnya.
7. Peserta didik menyimak garis besar cakupan materi dan kegiatan
yang akan dilakukan.
8. Guru memulai dengan menampilkan studi kasus komprehensif
tentang sebuah proyek IT (misalnya, pengembangan platform startup
baru yang diproyeksikan akan berkembang pesat dalam 2 tahun).
9. Guru memberikan pertanyaan pemantik: "Bagaimana kita bisa
menentukan jenis hosting yang paling optimal untuk proyek ini,
mempertimbangkan pertumbuhan di masa depan dan batasan
anggaran awal?" untuk menstimulasi pemikiran kritis peserta didik.
10. Peserta didik melakukan literasi singkat mengenai faktor-faktor
penentu dalam pemilihan hosting selain karakteristik teknis, seperti
dukungan teknis, lokasi server, dan reputasi provider.
11. Guru tanya jawab dengan peserta didik mengenai bahan bacaan: a.
"Selain spesifikasi teknis, faktor non-teknis apa yang penting dalam
memilih hosting?" b. "Bagaimana cara memprediksi kebutuhan
hosting di masa depan?" c. Memaparkan tujuan pembelajaran yang
akan dicapai dan menghubungkan dengan studi kasus final. d. "Apa
risiko jika kita terlalu menghemat biaya dalam memilih hosting?"
Kegiatan Inti
MEMAHAMI (Berkesadaran, Bermakna) Sintaks PBL: Orientasi Siswa
pada Masalah & Mengorganisasi Siswa untuk Belajar
1. Peserta didik berdiskusi dalam kelompok untuk mengulas kembali
semua konsep hosting (shared, dedicated, VPS), karakteristik,
kelebihan, dan kekurangannya.
2. Peserta didik mendiskusikan strategi terbaik untuk menentukan
jenis hosting yang tepat berdasarkan studi kasus penggunaan
sistem yang komprehensif.
3. Guru membimbing peserta didik dalam mempertimbangkan
berbagai aspek, termasuk skalabilitas dan keberlanjutan.
MENGAPLIKASI (Bermakna, Menggembirakan) Sintaks PBL:
Membimbing Penyelidikan Individual pada Kelompok & Mengembangkan
dan Menyajikan Hasil
1. Peserta didik dalam kelompok secara mendalam menganalisis
kebutuhan sistem terhadap jenis hosting yang digunakan untuk
studi kasus komprehensif yang diberikan. Mereka harus
memperhitungkan: a. Perkiraan pertumbuhan pengguna dan trafik. b.
Jenis aplikasi yang akan di-hosting (database, web, API). c.
Kebutuhan resource saat ini dan proyeksi masa depan. d. Tingkat
keamanan dan redundansi yang diperlukan. e. Anggaran awal dan
jangka panjang.
2. Berdasarkan analisis tersebut, peserta didik menentukan jenis
hosting yang tepat untuk studi kasus tersebut, dilengkapi dengan
justifikasi yang kuat.
3. Peserta didik menyiapkan presentasi yang berisi hasil analisis dan
rekomendasi jenis hosting mereka.
MEREFLEKSI (Berkesadaran, Bermakna) Sintaks PBL: Menganalisis
dan Mengevaluasi
1. Peserta didik mempresentasikan hasil analisis dan keputusan
penentuan jenis hosting mereka.
2. Peserta didik mendapatkan umpan balik dari teman, guru, dan jika
memungkinkan, dari mitra pembelajaran (praktisi IT) yang diundang.
3. Peserta didik membuat jurnal refleksi individu yang merangkum
keseluruhan pembelajaran tentang hosting, mulai dari pengertian
hingga penentuan jenis yang tepat.
4. Peserta didik melakukan evaluasi diri terhadap keseluruhan
pencapaian tujuan pembelajaran dan mengidentifikasi area yang perlu
ditingkatkan.
5. Peserta didik menemukan solusi alternatif atau rencana mitigasi
risiko untuk skenario yang telah dianalisis.
Kegiatan Penutup (Berkesadaran)
1. Guru dan Peserta didik menyimpulkan seluruh pembelajaran tentang
pengujian layanan jaringan dan konsep hosting.
2. Guru mengajak peserta didik merencanakan pembelajaran
selanjutnya, yaitu mengenai VPN dan monitoring.
3. Guru memuliakan peserta didik dengan menghargai kemampuan
mereka dalam menganalisis, mengambil keputusan, dan
mempresentasikan hasil.
4. Peserta didik mengakhiri pembelajaran dengan doa dan salam
penutup.
ASESMEN Asesmen pada Awal Pembelajaran:
PEMBELAJARAN
Kuis singkat (pilihan ganda)
Asesmen pada Proses Pembelajaran:
Kuis singkat (pilihan ganda)
Asesmen pada Akhir Pembelajaran:
Proyek/Praktik
Mengetahui, Pekalongan, Juli 2025
Kepala Sekolah, Guru Mapel
Matahari Bulan Purnama
BAHAN AJAR
Memahami Konsep Hosting dan Menguji Layanan Jaringan
Pengertian dan Jenis-Jenis Hosting: Shared, Dedicated, dan VPS
Hosting adalah layanan yang memungkinkan organisasi atau individu menempatkan website
atau aplikasi mereka di internet. Bayangkan hosting sebagai "rumah" bagi website Anda di
dunia maya, di mana semua file dan data yang dibutuhkan agar website dapat diakses oleh
pengunjung disimpan. Tanpa hosting, website Anda tidak akan bisa diakses secara publik.
Ada beberapa jenis hosting yang masing-masing dirancang untuk kebutuhan yang berbeda:
Shared Hosting adalah jenis hosting yang paling dasar dan paling murah. Dalam skenario
ini, banyak website berbagi satu server fisik yang sama. Sumber daya server seperti CPU,
RAM, dan ruang disk dibagi rata di antara semua website yang ada di server tersebut. Ini
mirip dengan tinggal di sebuah apartemen: Anda berbagi fasilitas umum dengan penghuni
lain. Shared hosting ideal untuk website pribadi, blog kecil, atau bisnis skala kecil dengan
lalu lintas rendah hingga menengah.
Virtual Private Server (VPS) Hosting menawarkan lingkungan yang lebih terisolasi
dibandingkan shared hosting. Meskipun masih berada di satu server fisik yang sama, server
fisik tersebut dibagi menjadi beberapa "server virtual" independen. Setiap VPS memiliki
alokasi sumber daya sendiri (CPU, RAM, disk space) yang terjamin dan tidak terpengaruh
oleh aktivitas VPS lain di server fisik yang sama. Anda juga mendapatkan akses root, yang
memberikan kontrol lebih besar atas lingkungan server Anda. VPS ini seperti memiliki
kondominium: Anda masih berbagi gedung, tapi punya unit sendiri dengan sumber daya
terjamin. VPS cocok untuk website yang sedang berkembang, aplikasi bisnis, atau proyek
dengan kebutuhan kustomisasi yang lebih tinggi.
Dedicated Server Hosting adalah jenis hosting di mana Anda menyewa satu server fisik
utuh untuk penggunaan eksklusif Anda sendiri. Anda memiliki kendali penuh atas server,
termasuk pilihan sistem operasi, hardware, dan semua konfigurasi. Ini memberikan kinerja,
keamanan, dan fleksibilitas maksimal karena semua sumber daya server hanya digunakan
oleh website atau aplikasi Anda. Dedicated server seperti memiliki rumah pribadi: semua
fasilitas sepenuhnya milik Anda. Jenis hosting ini umumnya digunakan oleh perusahaan
besar, website dengan lalu lintas sangat tinggi, aplikasi yang membutuhkan sumber daya
intensif, atau bisnis yang memiliki persyaratan keamanan ketat.
Perbedaan Karakteristik, Kelebihan, dan Kekurangan Setiap Jenis Hosting
Setiap jenis hosting memiliki karakteristik unik serta kelebihan dan kekurangannya sendiri
yang memengaruhi pilihan Anda:
Shared Hosting:
Karakteristik: Sumber daya dibagi, lingkungan server yang telah dikonfigurasi,
manajemen oleh penyedia.
Kelebihan: Sangat terjangkau, mudah digunakan (tidak perlu pengetahuan teknis
server yang mendalam), pemeliharaan server ditangani oleh penyedia.
Kekurangan: Performa bisa terpengaruh oleh "tetangga" yang padat (noisy neighbor
effect), kontrol terbatas, keamanan bisa menjadi isu jika ada satu website yang rentan,
tidak cocok untuk lalu lintas tinggi.
VPS Hosting:
Karakteristik: Sumber daya terisolasi dan terjamin per VPS, akses root, skalabilitas
yang lebih baik.
Kelebihan: Harga lebih terjangkau daripada dedicated server, kinerja lebih stabil
daripada shared hosting, fleksibilitas dan kontrol yang lebih besar, dapat di-upgrade
dengan mudah.
Kekurangan: Membutuhkan pengetahuan teknis yang lebih tinggi untuk manajemen
server (kecuali menggunakan Managed VPS), masih berbagi hardware fisik dengan
VPS lain.
Dedicated Server Hosting:
Karakteristik: Server fisik tunggal untuk satu pengguna, kontrol penuh, sumber daya
eksklusif.
Kelebihan: Kinerja maksimal dan konsisten, keamanan tertinggi, fleksibilitas
konfigurasi tanpa batas, cocok untuk lalu lintas sangat tinggi dan aplikasi kompleks.
Kekurangan: Paling mahal, membutuhkan pengetahuan teknis server yang sangat
mendalam untuk manajemen (atau biaya tambahan untuk managed service), tanggung
jawab penuh terhadap pemeliharaan dan keamanan server.
Menguji Akses Layanan Jaringan Melalui Localhost dan Jaringan Lokal
Pengujian akses layanan jaringan adalah langkah krusial untuk memastikan website atau
aplikasi Anda dapat diakses dengan benar. Pengujian ini umumnya dilakukan pada dua
tingkat: localhost dan jaringan lokal.
Pengujian melalui Localhost:
Konsep: Mengakses layanan yang berjalan di komputer atau server yang sama tempat
Anda bekerja. "Localhost" mengacu pada alamat IP [Link]. Ini adalah cara
tercepat untuk memverifikasi apakah layanan Anda (misalnya, web server
Apache/Nginx, database MySQL/PostgreSQL, atau aplikasi PHP/Python) berjalan
dengan benar tanpa melibatkan jaringan eksternal.
Contoh Uji Akses (Standar LSP P1 TKJ):
1. Verifikasi Layanan Web Server: Buka browser di server atau PC Anda, lalu
ketik [Link] atau [Link] pada bilah alamat.
Jika web server (misalnya Apache atau Nginx) berjalan dengan benar, Anda
akan melihat halaman default atau konten website Anda.
2. Menggunakan ping: Buka Terminal/Command Prompt dan ketik ping
localhost atau ping [Link]. Hasilnya harus menunjukkan respons
yang cepat, menandakan bahwa antarmuka loopback berfungsi.
3. Menggunakan curl atau wget (untuk melihat konten): Dari
Terminal/Command Prompt, ketik curl [Link] atau wget
-qO- [Link] Ini akan menampilkan kode HTML dari
halaman web yang dihosting secara lokal, memverifikasi bahwa konten
disajikan.
Pengujian melalui Jaringan Lokal:
Konsep: Mengakses layanan dari perangkat lain (misalnya, komputer atau
smartphone lain) yang terhubung ke jaringan lokal yang sama dengan server Anda. Ini
menguji apakah server Anda dapat dijangkau dari perangkat lain dalam segmen
jaringan yang sama dan apakah konfigurasi firewall atau alamat IP sudah benar.
Contoh Uji Akses (Standar LSP P1 TKJ):
1. Dapatkan Alamat IP Server: Dari Terminal/Command Prompt di server
Anda, ketik ip a (Linux) atau ipconfig (Windows) untuk menemukan
alamat IP lokal server Anda (misalnya, [Link]).
2. Uji Akses dari Perangkat Lain: Dari komputer atau smartphone lain yang
terhubung ke jaringan lokal yang sama, buka browser dan ketik
[Link] (misalnya, [Link]
Jika website atau aplikasi Anda muncul, artinya akses melalui jaringan lokal
berhasil.
3. Menggunakan ping dari Perangkat Lain: Buka Terminal/Command
Prompt di perangkat lain dan ketik ping <IP_SERVER_ANDA>. Respon
yang berhasil menunjukkan konektivitas dasar.
4. Memastikan Port Terbuka: Gunakan nmap (jika terinstal) dari perangkat
lain untuk memeriksa port yang digunakan layanan Anda (misalnya port 80
untuk HTTP): nmap -p 80 <IP_SERVER_ANDA>. Hasilnya harus
menunjukkan port 80 terbuka.
Menganalisis Kebutuhan Sistem terhadap Jenis Hosting yang Digunakan
Pemilihan jenis hosting yang tepat sangat bergantung pada analisis mendalam terhadap
kebutuhan sistem Anda. Ini bukan sekadar memilih yang paling murah atau paling mahal,
melainkan mencari keseimbangan antara kinerja, skalabilitas, keamanan, kontrol, dan
anggaran.
Pertimbangkan beberapa faktor ini:
Jumlah Lalu Lintas (Traffic): Berapa banyak pengunjung yang Anda harapkan?
Website dengan 1.000 pengunjung per bulan mungkin cocok dengan shared hosting,
tetapi website dengan 100.000 pengunjung per bulan jelas memerlukan VPS atau
bahkan dedicated server untuk menjaga performa.
Sumber Daya Aplikasi: Apakah aplikasi Anda membutuhkan CPU dan RAM yang
besar (misalnya, aplikasi e-commerce kompleks, platform streaming, atau aplikasi
analisis data)? Atau apakah itu hanya blog statis? Aplikasi yang "berat" akan
memerlukan lebih banyak sumber daya terjamin.
Tingkat Kustomisasi: Apakah Anda perlu menginstal software khusus, mengubah
konfigurasi server secara mendalam, atau menjalankan sistem operasi tertentu? Jika
ya, VPS atau dedicated server yang menawarkan akses root akan lebih sesuai. Shared
hosting biasanya memiliki lingkungan yang sangat terbatas.
Tingkat Kontrol dan Pengetahuan Teknis: Seberapa nyaman Anda atau tim Anda
mengelola server? Shared hosting tidak memerlukan banyak pengetahuan teknis. VPS
membutuhkan pemahaman dasar Linux/Windows server, sementara dedicated server
memerlukan keahlian administrasi server yang tinggi (kecuali menggunakan layanan
"Managed").
Anggaran: Berapa banyak yang Anda bersedia alokasikan untuk hosting setiap bulan
atau tahun? Ini adalah faktor penentu utama, tetapi jangan korbankan kualitas dan
kinerja hanya demi harga termurah jika itu merugikan pengalaman pengguna atau
fungsi website Anda.
Kebutuhan Keamanan dan Kepatuhan: Untuk aplikasi yang menangani data
sensitif (misalnya, data keuangan, kesehatan), dedicated server mungkin menjadi
pilihan terbaik karena menawarkan isolasi maksimum dan kontrol penuh atas
langkah-langkah keamanan.
Menentukan Jenis Hosting yang Tepat Berdasarkan Studi Kasus Penggunaan Sistem
Untuk LSP P1 TKJ, Anda mungkin akan dihadapkan pada studi kasus untuk menentukan
jenis hosting yang tepat. Berikut adalah beberapa contoh dan alasannya:
Studi Kasus 1: Website Pribadi/Blog Pemula
Kebutuhan: Lalu lintas rendah, anggaran terbatas, tidak memerlukan kustomisasi
khusus, tujuan utama untuk berbagi konten.
Analisis: Kinerja tidak menjadi prioritas utama, dan biaya harus minimal.
Kemudahan penggunaan penting karena kurangnya pengetahuan teknis.
Rekomendasi Hosting: Shared Hosting. Ini adalah pilihan paling hemat biaya dan
mudah dikelola, sangat cocok untuk pemula.
Studi Kasus 2: Toko Online Skala Kecil/Menengah
Kebutuhan: Lalu lintas moderat (ribuan pengunjung per hari), membutuhkan kinerja
yang stabil, kemampuan untuk menginstal beberapa plugin e-commerce, mungkin
perlu SSL/TLS kustom.
Analisis: Performa dan stabilitas penting untuk pengalaman belanja yang baik. Ada
kebutuhan untuk sedikit kustomisasi dan kontrol yang lebih baik daripada shared
hosting. Anggaran masih dipertimbangkan.
Rekomendasi Hosting: VPS Hosting. Memberikan keseimbangan yang baik antara
harga, kinerja, dan kontrol. Sumber daya terjamin akan mencegah website lambat saat
ada lonjakan pengunjung.
Studi Kasus 3: Aplikasi Web Enterprise/Platform SaaS
Kebutuhan: Lalu lintas sangat tinggi (ratusan ribu hingga jutaan pengunjung),
membutuhkan kinerja puncak, keamanan tingkat tinggi, kustomisasi penuh pada
server, skalabilitas ekstrem, dan kepatuhan regulasi.
Analisis: Tidak ada toleransi untuk downtime atau performa yang buruk. Keamanan
data dan kontrol penuh atas lingkungan sangat kritikal. Anggaran bukan kendala
utama dibandingkan dengan keandalan dan kinerja.
Rekomendasi Hosting: Dedicated Server Hosting. Menyediakan kinerja dan
keamanan tak tertandingi, serta kontrol penuh yang diperlukan untuk aplikasi skala
besar dan sensitif.
Dengan memahami karakteristik masing-masing jenis hosting dan menganalisis kebutuhan
spesifik dari sistem atau aplikasi, Anda dapat membuat keputusan yang tepat untuk
memastikan layanan Anda berjalan optimal.
ASESMEN AKHIR PEMBELAJARAN
SATUAN PENDIDIKAN : …………………………………
KELAS / SEMESTER : XI / Genap
MATA PELAJARAN : KK TKJ
TUJUAN PEMBELAJARAN
1. Menjelaskan pengertian dan jenis-jenis hosting: shared, dedicated, VPS.
2. Menjelaskan perbedaan karakteristik, kelebihan, dan kekurangan setiap jenis hosting.
3. Menguji akses layanan jaringan melalui localhost dan jaringan lokal.
4. Menganalisis kebutuhan sistem terhadap jenis hosting yang digunakan.
5. Menentukan jenis hosting yang tepat berdasarkan studi kasus penggunaan sistem.
INDIKATOR PENCAPAIAN KOMPETENSI
1.1 Menyebutkan jenis-jenis hosting beserta pengertiannya.
2.1 Menguraikan perbedaan karakteristik, kelebihan, dan kekurangan masing-masing jenis
hosting.
3.1 Menguji akses aplikasi berbasis web melalui localhost dan jaringan lokal.
4.1 Menganalisis spesifikasi dan kebutuhan sistem terhadap pilihan hosting.
5.1 Menentukan solusi hosting yang sesuai dengan kebutuhan klien berdasarkan studi kasus.
KISI-KISI SOAL PROYEK
No IPK Materi Bentuk Level Kognitif Indikator Soal
Penilaian
1 1.1 Jenis-jenis hosting Proyek C2 Menjelaskan pengertian
(Memahami) dan jenis hosting
2 2.1 Perbandingan Proyek C4 Menganalisis kelebihan
karakteristik (Menganalisis) dan kekurangan tiap
hosting jenis hosting
3 3.1 Pengujian akses Proyek C3 Melakukan pengujian
(Menerapkan) localhost dan jaringan
lokal
4 4.1 Analisis Proyek C5 Mengevaluasi kebutuhan
kebutuhan sistem (Mengevaluasi) hosting dari skenario
sistem
5 5.1 Studi kasus Proyek C6 (Mencipta) Menentukan jenis
hosting hosting yang tepat
berdasarkan studi kasus
SOAL PROYEK
Sebuah perusahaan desain web meminta konsultasi teknis dari Anda sebagai siswa TKJ
terkait kebutuhan hosting. Perusahaan tersebut memiliki 3 proyek utama:
1. Website Company Profile ringan untuk UMKM.
2. Aplikasi Web Inventory yang dipakai secara internal oleh 20 pegawai setiap hari.
3. Toko Online berskala besar dengan fitur transaksi dan sistem login pelanggan yang
aktif 24 jam.
Perusahaan ingin tahu pilihan hosting apa yang cocok untuk tiap proyek tersebut. Mereka
juga ingin Anda menunjukkan hasil uji akses layanan web berbasis localhost dan jaringan
lokal.
TUGAS PROYEK
Kerjakan proyek berikut dalam bentuk laporan teknis:
1. Jenis dan karakteristik hosting
a. Jelaskan perbedaan antara Shared Hosting, VPS Hosting, dan Dedicated Hosting.
b. Sebutkan kelebihan dan kekurangan masing-masing.
2. Pengujian layanan jaringan
a. Instalasi dan konfigurasi server lokal (XAMPP/LAMP/Nginx) di komputer Anda.
b. Jalankan aplikasi web sederhana dan uji akses dari localhost serta satu komputer
client di jaringan lokal.
3. Analisis kebutuhan sistem dan hosting
a. Analisis kebutuhan dari ketiga proyek perusahaan di atas.
b. Tentukan jenis hosting yang paling tepat untuk masing-masing proyek dan berikan
alasannya.
4. Dokumentasi hasil dan kesimpulan
a. Sertakan screenshot hasil pengujian akses web.
b. Sajikan tabel rekomendasi jenis hosting untuk tiap proyek beserta justifikasinya.
c. Berikan simpulan akhir terkait keputusan Anda sebagai teknisi jaringan.
KUNCI JAWABAN (KRITERIA IDEAL)
No Aspek yang Dinilai Kriteria Ideal
1 Penjelasan jenis Tercantum shared, VPS, dedicated dengan deskripsi,
hosting kelebihan & kekurangan yang tepat
2 Uji layanan web Aplikasi bisa diakses via localhost dan jaringan lokal, bukti
dokumentasi ada
3 Analisis kebutuhan Menganalisis tiap proyek secara logis sesuai karakter sistem
4 Rekomendasi Pilihan tepat untuk tiap proyek disertai alasan teknis
hosting
5 Dokumentasi & Lengkap, jelas, sistematis, disertai tangkapan layar dan
simpulan kesimpulan kuat
RUBRIK PENILAIAN
Kriteria Skor 4 (Sangat Skor 3 (Baik) Skor 2 Skor 1 (Kurang)
Baik) (Cukup)
Penjelasan Jenis Lengkap, Cukup lengkap Kurang Hanya menyebut
Hosting analitis analitis nama
Uji Akses Web Berhasil 100% Berhasil Banyak Tidak bisa diakses
sebagian error
Analisis Tepat, logis & Umum tapi Kurang Tidak sesuai
Kebutuhan realistis sesuai spesifik kasus
Rekomendasi Relevan & Relevan, tanpa Sebagian Tidak sesuai
Hosting disertai alasan alasan kuat tepat kebutuhan
Dokumentasi & Rapi, lengkap, Cukup lengkap Tidak Tidak
Simpulan jelas sistematis didokumentasi
Total Nilai Maksimal: 100
📄 ASESMEN PROSES PEMBELAJARAN
SATUAN PENDIDIKAN : .................................................
KELAS / SEMESTER : XII / GASAL
MATA PELAJARAN : KK TKJ
ELEMEN : Pemasangan dan Konfigurasi Perangkat Jaringan
🎯 TUJUAN PEMBELAJARAN
1. Menjelaskan pengertian dan jenis-jenis hosting: shared, dedicated, VPS.
2. Menjelaskan perbedaan karakteristik, kelebihan, dan kekurangan setiap jenis hosting.
3. Menguji akses layanan jaringan melalui localhost dan jaringan lokal.
4. Menganalisis kebutuhan sistem terhadap jenis hosting yang digunakan.
5. Menentukan jenis hosting yang tepat berdasarkan studi kasus penggunaan sistem.
📌 INDIKATOR PENCAPAIAN KOMPETENSI (IPK)
No Indikator Pencapaian Level Kognitif
1 Menjelaskan pengertian dan jenis-jenis hosting C2 (Memahami)
2 Membandingkan karakteristik, kelebihan dan kekurangan tiap C3 (Menerapkan)
jenis hosting
3 Melakukan uji layanan melalui localhost dan IP jaringan lokal C3 (Menerapkan)
4 Menganalisis jenis hosting berdasarkan kebutuhan sistem C4
(Menganalisis)
5 Menentukan solusi hosting berdasarkan studi kasus yang C5 (Evaluasi)
diberikan
🧩 KISI-KISI SOAL
No Materi IPK Leve No.
l Soal
1 Jenis-jenis hosting Menjelaskan pengertian jenis-jenis C2 1
hosting
2 Perbandingan shared vs VPS Membandingkan karakteristik dan C3 2
vs dedicated kelebihan
3 Kelebihan hosting VPS Membandingkan kelebihan VPS C3 3
4 Uji localhost vs jaringan Melakukan pengujian layanan C3 4
lokal
5 Analisis kebutuhan hosting Menganalisis kebutuhan sistem C4 5
terhadap jenis hosting
6 Studi kasus: sekolah e- Menentukan jenis hosting untuk C5 6
learning sistem e-learning
7 Analisis hosting untuk Menganalisis hosting terbaik untuk C4 7
UMKM bisnis kecil
8 Evaluasi server toko online Menentukan hosting dengan trafik C5 8
tinggi
9 Karakteristik dedicated Membandingkan hosting dedicated C3 9
server
10 Uji layanan web di localhost Menguji layanan lokal dari sisi C3 10
IP/akses
📝 SOAL PILIHAN GANDA
1.
Jenis hosting yang membagi satu server fisik untuk beberapa pengguna dan umumnya
digunakan oleh pemula dengan kebutuhan ringan adalah...
A. Dedicated hosting
B. Private cloud hosting
C. VPS hosting
D. Shared hosting
E. Hybrid server
✅ Jawaban: D
2.
Seorang pengguna memilih dedicated server karena ia membutuhkan kontrol penuh atas
server dan beban trafik tinggi. Apa kelemahan utama dari dedicated hosting?
A. Tidak bisa diakses publik
B. Biaya lebih tinggi dari shared hosting
C. Tidak memiliki akses root
D. Perlu internet cepat
E. Tidak bisa digunakan secara mandiri
✅ Jawaban: B
3.
Jika Anda menginginkan kontrol penuh seperti dedicated server tetapi dengan harga lebih
murah karena server dibagi dalam mesin virtual, maka pilihan terbaik adalah...
A. Shared hosting
B. Dedicated hosting
C. VPS hosting
D. CDN hosting
E. Proxy server
✅ Jawaban: C
4.
Ketika guru menginstal Apache di laptop dan mengakses [Link] maka
layanan web server...
A. Gagal diakses dari luar jaringan
B. Berhasil diuji secara online
C. Diakses secara lokal di mesin sendiri
D. Sudah di-upload ke server global
E. Menggunakan IP DNS secara default
✅ Jawaban: C
5.
Sebuah instansi sekolah membutuhkan layanan hosting untuk sistem ujian online dengan
pengguna lebih dari 300 siswa secara bersamaan. Hosting yang paling cocok digunakan
adalah...
A. Shared hosting
B. VPS hosting
C. Free hosting
D. Dedicated hosting
E. Cloud shared
✅ Jawaban: D
6.
Sebuah toko online berskala nasional membutuhkan performa tinggi, uptime 99.9%, dan
fleksibilitas pengelolaan penuh server. Maka jenis hosting yang paling sesuai adalah...
A. Shared hosting
B. VPS hosting
C. Dedicated hosting
D. WordPress hosting
E. File hosting
✅ Jawaban: C
7.
UMKM dengan anggaran terbatas ingin membuat website profil bisnis dengan trafik rendah.
Hosting yang paling ekonomis namun cukup untuk kebutuhan tersebut adalah...
A. Dedicated hosting
B. VPS hosting
C. Shared hosting
D. Hybrid hosting
E. Cloud server
✅ Jawaban: C
8.
Siswa menguji akses [Link] dari komputer client ke server lokal yang
menjalankan web server. Artinya...
A. Server sedang offline
B. Client tidak terhubung jaringan
C. Akses web server berjalan melalui jaringan lokal
D. Web server gagal diinstal
E. Port 80 diblok oleh ISP
✅ Jawaban: C
9.
Berikut ini adalah kelebihan dari layanan dedicated server, kecuali...
A. Kinerja tinggi dan stabil
B. Akses root penuh
C. Harga murah dan gratis
D. Sumber daya tidak dibagi
E. Cocok untuk aplikasi besar
✅ Jawaban: C
10.
Seorang admin memerlukan hosting untuk sistem keuangan sekolah dengan kontrol penuh, IP
statis, dan kapasitas besar. Jenis hosting yang tidak tepat adalah...
A. VPS hosting
B. Dedicated server
C. Shared hosting
D. Private server
E. On-premise server
✅ Jawaban: C
✅ KUNCI JAWABAN
No Jawaban
1 D
2 B
3 C
4 C
5 D
6 C
7 C
8 C
9 C
10 C
📊 RUBRIK PENILAIAN
Jawaban Benar Skor
10 100
9 90
8 80
7 70
6 60
5 50
<5 Remedial
📘 LEMBAR KERJA PESERTA DIDIK (LKPD)
SATUAN PENDIDIKAN : …………………………………
KELAS / SEMESTER : XII / GASAL
MATA PELAJARAN : KK TKJ
ELEMEN : Pemasangan dan Konfigurasi Perangkat Jaringan
🎯 TUJUAN PEMBELAJARAN
1. Menjelaskan pengertian dan jenis-jenis hosting: shared, dedicated, VPS.
2. Menjelaskan perbedaan karakteristik, kelebihan, dan kekurangan setiap jenis hosting.
3. Menguji akses layanan jaringan melalui localhost dan jaringan lokal.
4. Menganalisis kebutuhan sistem terhadap jenis hosting yang digunakan.
5. Menentukan jenis hosting yang tepat berdasarkan studi kasus penggunaan sistem.
🔧 ALAT DAN BAHAN
Komputer/laptop dengan OS Windows/Linux
Aplikasi XAMPP atau web server lokal lainnya
Browser (Chrome/Firefox)
Akses ke jaringan lokal (LAN/Wi-Fi)
Dokumen skenario kasus kebutuhan hosting
Text Editor (Notepad++, VS Code, dsb.)
🧩 TUGAS / PRAKTIK
💼 Skenario:
Sekolah Anda akan meluncurkan dua sistem:
Sistem E-Learning yang digunakan oleh lebih dari 300 siswa secara bersamaan.
Website Profil Sekolah yang berisi informasi umum dan tidak mengalami trafik
tinggi.
Tugas Anda adalah menentukan jenis hosting yang tepat, serta melakukan pengujian layanan
berbasis localhost untuk memahami bagaimana layanan berjalan di berbagai jenis hosting.
💻 LANGKAH PRAKTIK
✅ LANGKAH 1: Pemahaman Konsep Hosting (20 poin)
Jawablah pertanyaan berikut di buku kerja:
1. Jelaskan pengertian dari shared hosting, VPS hosting, dan dedicated hosting secara
singkat.
2. Sebutkan satu kelebihan dan satu kekurangan dari masing-masing jenis hosting.
✅ LANGKAH 2: Analisis Kebutuhan Sistem (20 poin)
Berdasarkan skenario, jawablah:
1. Jenis hosting apa yang paling cocok untuk sistem E-Learning? Jelaskan alasan
teknisnya.
2. Jenis hosting apa yang cukup efisien untuk website profil sekolah? Jelaskan
alasannya.
✅ LANGKAH 3: Uji Layanan Hosting Lokal (40 poin)
Langkah-langkah:
1. Aktifkan XAMPP (Apache dan MySQL).
2. Buat file HTML sederhana bernama [Link] di folder htdocs.
3. Akses file melalui browser dengan alamat [Link]
4. Sambungkan ke komputer teman dalam jaringan LAN dan akses melalui
[Link]
Dokumentasikan hasil akses pada localhost dan jaringan lokal:
Tulis tangkapan hasil tampilan (dalam bentuk deskripsi atau tangkapan layar jika
memungkinkan).
Catat IP Address yang digunakan saat akses melalui jaringan lokal.
✅ LANGKAH 4: Evaluasi dan Refleksi (20 poin)
Jawablah secara tertulis:
1. Apa kendala yang Anda temui saat melakukan pengujian layanan di jaringan lokal?
2. Bagaimana Anda menyelesaikannya?
3. Setelah mempelajari jenis hosting dan pengujian lokal, mana yang akan Anda
rekomendasikan untuk website dinamis dengan trafik sedang? Jelaskan.
✅ KUNCI JAWABAN (Guru)
Langkah 1:
Shared: digunakan bersama, murah – Kelebihan: murah; Kekurangan: performa
terbagi
VPS: virtual server sendiri, kontrol lebih – Kelebihan: fleksibel; Kekurangan: lebih
mahal dari shared
Dedicated: seluruh server sendiri – Kelebihan: performa tinggi; Kekurangan: mahal
Langkah 2:
E-learning: Dedicated hosting karena kebutuhan trafik tinggi dan kestabilan
Website profil: Shared hosting cukup karena trafik rendah dan biaya rendah
Langkah 3:
Dinyatakan benar jika berhasil mengakses melalui localhost dan IP jaringan
lokal, serta dicatat IP dan tampilan yang muncul.
Langkah 4:
Jawaban dapat bervariasi, dinilai berdasarkan analisis logis dan solusi teknis yang
relevan.
📊 RUBRIK PENILAIAN
Langkah Skor Maks
Langkah 1: Pemahaman Konsep 20
Langkah 2: Analisis Kebutuhan Sistem 20
Langkah 3: Uji Layanan Hosting Lokal 40
Langkah 4: Evaluasi dan Refleksi 20
TOTAL SKOR 100