0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
3 tayangan7 halaman

Sap KB

Dokumen ini merupakan Satuan Acara Penyuluhan tentang Keluarga Berencana (KB) yang disusun oleh Kelompok 2 Kendal untuk ibu postnatal di RSUD Dr. H. Soewondo Kendal. Tujuan penyuluhan adalah agar peserta memahami kontrasepsi dan penerapannya dalam kehidupan sehari-hari melalui ceramah dan diskusi. Materi mencakup pengertian, manfaat, syarat-syarat kontrasepsi, serta berbagai metode kontrasepsi yang dapat digunakan.

Diunggah oleh

april
Hak Cipta
© All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai DOCX, PDF, TXT atau baca online di Scribd
0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
3 tayangan7 halaman

Sap KB

Dokumen ini merupakan Satuan Acara Penyuluhan tentang Keluarga Berencana (KB) yang disusun oleh Kelompok 2 Kendal untuk ibu postnatal di RSUD Dr. H. Soewondo Kendal. Tujuan penyuluhan adalah agar peserta memahami kontrasepsi dan penerapannya dalam kehidupan sehari-hari melalui ceramah dan diskusi. Materi mencakup pengertian, manfaat, syarat-syarat kontrasepsi, serta berbagai metode kontrasepsi yang dapat digunakan.

Diunggah oleh

april
Hak Cipta
© All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai DOCX, PDF, TXT atau baca online di Scribd

SATUAN ACARA PENYULUHAN

KELUARGA BERENCANA (KB)


DI RUANG MAWAR ATAS RSUD Dr. H. SOEWONDO KENDAL

Disusun Oleh Kelompok 2 Kendal:


1. Isna Furaida

2. Maulia Ananda Karisma

3. Cantika Elga Antonia

4. Caressa Anja Safara

5. Nisaul Khomariyah

6. Sigit Aji Putranto

PROGRAM STUDI PROFESI NERS


FAKULTAS ILMU KEPERAWATAN
UNIVERSITAS ISLAM SULTAN AGUNG SEMARANG
2026
SATUAN ACARA PENYULUHAN (SAP)
Pokok bahasan : Pengetahuan tentang program KB
Sub pokok bahasan : Keluarga Berencana (KB)
Pelaksana : Kelompok 2 Kendal
Sasaran : Ibu Postnatal
Tempat : Ruang Mawar atas RSUD Dr. H. Soewondo Kendal
Hari/tanggal : Kamis, 30 April 2026
Pukul : 11.00 WIB
A. Tujuan
1. Tujuan Instruksional Umum
Pada akhir proses penyuluhan, diharapkan Ibu mengerti tentang
kontrasepsi untuk keluarga berencana (KB) mengaplikasikannya dalam
kehidupan sehari-hari.
2. Tujuan Instruksional Khusus
Ibu memahami dan dapat menjelaskan kembali tentang :
a. Pengertian kontrasepsi
b. Manfaat KB
c. Syarat-syarat kontrasepsi
d. Macam-macam alat kontrasepsi dan cara penggunaan
e. Efek samping
B. Metode Penyampaian
Ceramah dan diskusi
C. Media
Leaflet
D. Materi
Terlampir
E. Kegiatan Penyuluhan
No. Waktu Kegiatan Penyuluhan Kegiatan Peserta
1. Pembukaan - Salam pembuka - Menjawab
(2 menit) - Menjelaskan tujuan salam
2. Pembahasan - Pengertian kontrasepsi - Menyimak
materi - Manfaat KB materi
(5-7 menit) - Syarat-syarat
kontrasepsi
- Macam-macam alat
kontrasepsi dan cara
penggunaan
- Efek samping
3. Diskusi - Tanya jawab - Bertanya hal-
(3 menit) hal yang
belum jelas
mengenai
materi yang
disampaikan
4. Penutup - Melakukan evaluasi - Menjawab
(2 menit) - Menyimpulkan materi pertanyaan
- Menutup dengan - Bersama
salam pelaksana
penyuluhan
menyimpulkan
materi
- Menjawab
salam

F. Evaluasi
1. Evaluasi Persiapan
a. Menyiapkan materi penyuluhan
b. Menyiapkan media penyuluhan (leaflet)
c. Pelaksanaan kegiatan dilaksanakan sesuai satuan acara penyuluhan
d. Ibu berada di tempat sesuai kontrak yang disepakati
2. Evaluasi Proses
a. Ibu mampu menjelaskan pemahaman tentang kontrasepsi
keluarga berencana
b. Ibu mampu berdiskusi tentang kontrasepsi keluarga berencana
3. Evaluasi Hasil
a. Ibu mampu memberikan umpan balik tentang kontrasepsi
b. Ibu aktif dan kooperatif selama proses diskusi

G. Daftar Pustaka
Kapang, Y. kupertino. (2023). Satuan Acara Penyuluhan ( Sap ) Keluarga
Berencana ( Kb ).
MATERI PENYULUHAN

1. Pengertian
Keluarga Berencana adalah upaya untuk membentuk keluarga yang sehat dan
Sejahtera dengan membatasi jumlah anak atau memberikan jarak kelahiran
dengan menggunakan alat kontrasepsi. Kontrasepsi dapat dilakukan tanpa
menggunakan alat, secara mekanis, menggunakan obat/alat, atau dengan
operasi.

2. Manfaat KB
a. Menunda kehamilan
Pasangan dengan istri berusia dibawah 20 tahun dianjurkan menunda
kehamilannya.
b. Mengatur kehamilan
Masa saat istri berusia 20-35 tahun adalah yang paling baik untuk
melahirkan 2 anak dengan jarak kelahiran 3-4 tahun.
c. Membatasi kehamilan
Saat usia istri diatas 35 tahun , dianjurkan untuk mengakhiri kesuburan
setelah mempunyai 2 anak.

3. Syarat-Syarat Kontrasepsi
a. Aman pemakaiannya dan dapat dipercaya
b. Efek samping yang merugikan tidak ada
c. Lama kerjanya dapat diatur menurut keinginan
d. Tidak mengganggu hubungan seksual
e. Tidak memerlukan bantuan medik atau kontrol yang ketat selama
pemakaiannya
f. Cara penggunaannya sederhana
g. Harganya terjangkau
h. Dapat diterima oleh pasangan

4. Kontrasepsi Dengan Berbagai Metode


a. Metode Kontrasepsi Sederhana
1) Senggama terputus
 Cara penggunaan : mengeluarkan penis dari vagina ketika
akan ejakulasi.
 Keuntungan : tanpa biaya.
 Kelemahan : memerlukan penguasaan diri yang kuat,
kemungkinan ada sedikit cairan sperma yang tumpah
sehingga dapat menyebabkan kehamilan.
2) Metode kalender
 Cara penggunaan : menghitung masa subur wanita dan
menghindari melakukan hubungan seksual di masa subur.
 Keuntungan : tanpa biaya.
 Kelemahan : pasangan sulit untuk bisa mentaati.
b. Metode Kontrasepsi Dengan Alat/Obat
1) Kondom
 Kondom adalah sarung untuk alat kelamin pria yang
terbuat dari karet tipis. Berguna untuk menampung sperma
agar tidak masuk ke dalam vagina.
 Cara penggunaan : disarungkan pada penis, dari ujung
hingga pangkal pada saat akan melakukan hubungan
seksual.
 Keuntungan : murah, mudah didapat, dapat digunakan
sewaktu-waktu dan dapat mencegah penularan penyakit
kelamin.
 Kerugian : selalu harus memakai kondom baru,
mengganggu kenyamanan dalam berhubungan, dapat
sobek.
 Efek samping : alergi, lecet-lecet pada kemaluan bila
tergesa-gesa/ kurang pelicin.
2) Tisu KB
 Kertas tipis yang mengandung spermatisida.
 Cara penggunaan : remaslah tisu KB menjadi gumpalan
kecil, masukkan kedalam vagina, dorong hingga
menyentuh mulut rahim. Tunggu 2-5 menit sebelum
berhubungan.
 Efek samping : gatal-gatal, iritasi dinding vagina.
3) Pil KB
 Pil atau tablet yang berisi zat yang berguna untuk
mencegah lepasnya sel telur dari indung telur.
 Cara penggunaan : diminum setiap hari, tidak boleh lupa.
Pil dengan kemasan 21 tablet diminum pada hari ke 5
haid. Pil dengan kemasan 28 tablet diminum pada hari
pertama haid.
 Keuntungan : mudah penggunaan, mengurangi nyeri haid,
mengurangi resiko kanker ovarium, cocok untuk pasangan
muda.
 Kerugian : memerlukan disiplin tinggi, kembalinya
kesuburan agak lambat, tidak untuk wanita diatas 30
tahun.
 Efek samping : perdarahan, perubahan BB, kloasma,
pusing.
4) Suntikan KB
 Suntikan KB adalah obat suntik yang berisi zat yang dapat
mencegah lepasnya sel telur dari indung telur,
mengentalnya lendir dimulut rahim sehingga sperma tidak
dapat masuk ke dalam rahim dan menipiskan selaput
lendir rahim sehingga calon janin tak dapat tertanam
dalam rahim.
 Cara penggunaan : depo provera disuntikkan tiap tiga
bulan sekali, noristrat disuntikkan setiap 2 bulan selama 4
kali suntikan pertama, selanjutnya tiap 3 bulan.
 Keuntungan : praktis, efektif, aman dan tidak
mempengaruhi produksi ASI.
 Efek samping : keterlambatan haid, terdapat bercak
perdarahan di luar haid, keputihan, jerawat, perubahan
BB, dan lain-lain.
5) Susuk KB
 Susuk KB adalah 6 kapsul kecil, ramping berisi obat yang
dipasang dibawah kulit lengan atas bagian dalam untuk
dipakai selama 5 tahun.
 Cara penggunaan : dengan memasukkan susuk KB
dibawah lengan wanita.
 Keuntungan : praktis, tidak menekan produksi ASI, dapat
digunakan pada wanita yang tidak cocok dengan hormon
6) IUD/Spiral
 IUD adalah alat kontrasepsi yang ditempatkan dalam
rahim wanita. Terbuat dari plastik khusus yang diberi
benang pada ujungnya sebagai kontrol.
 Cara penggunaan : IUD dipasang pada rongga rahim
wanita oleh dokter atau bidan terlatih.
 Keuntungan : praktis, ekonomis dan mudah dikontrol.
 Efek samping : adanya rasa nyeri dan mulas beberapa saat
saat pemasangan, ada bercak perdarahan.
7) Vasektomi
 Cara penggunaan : operasi
 Keuntungan : efektif, proses operasi cepat, tidak perlu
dirawat.
 Kelemahan : harus dengan tindakan pembedahan, tidak
dilakukan pada orang yang masih ingin punya anak.
 Efek samping : komplikasi seperti perdarahan atau infeksi.
8) Tubektomi
 Cara penggunaan : operasi
 Keuntungan : efektif, angka kegagalan sterilisasi rendah,
komplikasi kecil, biaya murah.
 Kelemahan : harus dengan tindakan pembedahan, tidak
dilakukan pada orang yang masih ingin punya anak.

Anda mungkin juga menyukai