Busur Panah Srikandi
Penulis :
Fattan Ahmad Nailur Raja
DRAFT 01 (04/03/2026)
DRAFT 02 (05/03/2026)
DRAFT 03 (06/03/2026)
DRAFT 04 (07/03/2026)
DRAFT 05 (08/03/2026)
DRAFT 06 (09/03/2026)
DRAFT 07 (10/03/2026)
DRAFT 08 (02/04/2026)
CINEMANJO MAN 1 JOMBANG
01 INT. RUANG TAMU - MORNING
DEWI mengambil dan memanggul tas dengan gantungan wayang,
berjalan menuju dinding yang berisikan hiasan wayang dan foto
para leluhur nya Dewi, ia melihat foto dengan rasa kagum,
Dewi Srikandi sedang memainkan pajangan wayang di dinding.
Datang IBU menepuk tangan Dewi, seperti tidak suka Dewi
memainkan wayang. Ibu memberikan uang saku pada Dewi, dewi
srikandi menerima uang dan salim kepada ibunya, diatas meja
terlihat foto DEWI KECIL bersama ayah dan ibunya.
02 I/E. KORIDOR SEKOLAH - DAY
Dewi berjalan di lorong sekolah menyusul TEMAN-TEMANNYA,
Camera memperlihatkan poster pentas seni budaya dalam rangka
peringatan HUT Madrasah di mading.
03 INT. KAMAR - EVENING
Dewi Srikandi yang membuka pintu lemari, mengambil buku
bertuliskan "ALBUM KELUARGA", ia berjalan menuju tepi kasur,
duduk, dan melihat isi album foto, terlihat foto Kakek dan
Ayahnya yang memakai baju dalang sedang mementaskan wayang.
Melihat foto Dewi kecil memainkan wayang, ekspresi Dewi
terlihat senyum tipis dan berubah menjadi serius setelah
membalik halaman selanjutnya terlihat foto ayah bersama kakek
dan teman kakek, MBAH TEJO. Terlihat Dewi seperti mendapatkan
ide.
04 EXT. JALANAN - DAY
Dewi bersepeda mencari rumah Mbah Tejo.
05 EXT. RUMAH MBAH TEJO - DAY
Dewi berhenti di depan sebuah rumah. Terlihat rumah tua
sederhana yang khas rumah orang jawa terdapat sepeda motor
klasik di teras rumah nya. Ekspresi Dewi terlihat ragu.
06 INT. RUANG TAMU MBAH TEJO - DAY
Close up ke lukisan macan marah. Dibawah lukisan, mbah Tejo
merasa tidak nyaman memperhatikan wayang sosok srikandi, Mbah
Tejo memperhatikan wayang dan ekspresi Dewi. Akhirnya
wayangnya di lempar ke atas meja. Mbah Tejo beranjak masuk,
Dewi nampak terguncang.
MONTAGE:
Created using Celtx
2.
07A INT. RUANG KARAWITAN - DAY
Dewi membawa wayang untuk menawarkan diri untuk menjadi
dalang wayang pada TIM EXTRA KARAWITAN, Tim Karawitan saling
melihat satu sama lain dan akhir nya mengangguk.
07B INT. RUANG KARAWITAN - EVENING
Dewi memainkan wayang diiringi tabuhan tim karawitan.
08 INT. KAMAR DEWI - NIGHT
Dewi memainkan wayang dalam kondisi gelap dan lampu kecil.
09 INT. AULA SEKOLAH - AFTERNOON
Mempersiapkan panggung pentas di aula sekolah.
END OF MONTAGE
10 INT. RUMAH DEWI - AFTERNOON
Dewi turun dari sepedanya, di depan rumahnya terparkir motor
klasik milik Mbah Tejo. Dari wajah Dewi kita bisa tahu jika
dia ragu dan mencoba mengingat-ingat motor tersebut milik
siapa.
11 INT. RUANG TAMU - AFTERNOON
Dewi terlihat lelah, kaget dan khawatir melihat Mbah Tejo
tengah berbincang dengan ibunya. Langsung masuk kamar.
12 INT. KAMAR DEWI - EVENING
Dewi tampak cemas, duduk di tepi kasur. Terdengar SUARA
KNALPOT MOTOR KLASIK menjauh. Ibu masuk kamar Dewi tiba-tiba
menuju lemari dan keliling mencari sesuatu, diam sejenak mata
Ibu tertuju pada tas sekolah di samping Dewi.
Ibu dengan cepat berusaha merebut tas Dewi, tapi Dewi
berusaha menahan tas tersebut. Ibu berhasil merebut tas lalu
dibuka tampaklah wayang-wayang yang kemudian dipegang Ibunya
dengan ekspresi marah. Ibu pergi keluar. Dewi terduduk
terisak tangis.
13 EXT. RUMAH DEWI - EVENING
TEMAN KARAWITAN ragu mengetuk pintu seperti mendengar hal
yang kurang baik dari dalam rumah, lalu pergi.
Created using Celtx
3.
14 EXT. KORIDOR SEKOLAH - AFTERNOON
Pulang sekolah. Wajah Dewi murung, tak acuh sekitar. Terlihat
di sekitar Dewi banyak MURID-MURID mempersiapkan acara pentas
untuk HUT. Muncul dari ruang karawitan, Teman Karawitan
memanggil. Dewi tak menggubris, terus jalan. Temannya nampak
heran dengan sikap Dewi.
15 I/E. KAMAR DEWI - EVENING
Dewi duduk berdiam diri di kamar. Tiba-tiba muncul karakter
wayang lawak dari jendela yang terbuka disusul. Dewi menolah
dan menuju jendela. Terlihat 2 TEMAN KARAWITAN, dengan wajah
riang gembira menunjukkan tas berisi wayang. Dewi sumringah
dan meminta temannya untuk tenang agar tidak ketahuan Ibu.
16A INT. AULA SEKOLAH - NIGHT
Terlihat suasana megah dan tempat yang sudah tersetting
menjadi tempat pagelaran wayang, Dewi dan komunitasnya
menampilkan pagelaran wayang.
16B INT. AULA SEKOLAH - NIGHT
Mbah Tejo tampak menelepon seseorang tatapan matanya kesal.
16C INT. AULA SEKOLAH - NIGHT
Ibu datang ke Aula dengan tergesa dan marah. Ibu berjalan
menuju panggung, Ibu melihat pentas Dewi yang hampir selesai.
Penonton senang, tepuk tangan penonton membuat Ibu bingung.
Dewi dan Tim Karawitan berdiri menghadap penonton dan
membungkukan badan, tepuk tangan penonton semakin semangat.
Senyum Dewi berubah ketika ia melihat ibunya berdiri di
barisan penonton. Perasaan takut semakin Dewi ketika ibunya
mulai mendekat kearah Dewi. Saat dekat, Dewi menutup mata,
takut. Ibu memeluk Dewi, mendekapnya erat-erat dengan
perasaan sesal, bangga, dan haru. Dewi menangis. Penonton
masih tepuk tangan.
16D INT. AULA SEKOLAH - NIGHT
Mbah Tejo melihat dari kejauhan, emosinya semakin meledak, ia
mencopot udheng penutup kepalanya dan mengusap kepalanya.
Created using Celtx