3. Contoh tanah kering udara yang telah diayak lolos saringan No.
4 mencampurnya
dengan air sampai rata sehingga kira-kira tidak pecah bila dikepal.
Gambar: Pencampuran Air pada sample
4. Tanah dimasukkan kedalam mould sampai kira-kira setelah ditumbuk sebanyak 25
kali tumbukan, tingginya menjai 1/3 tinggi mould. Menumbuk dengan palu yang
telah di standari (2.5 kg)
Gambar: Tahap pemasukan sample
5. Pemadatan dilakukan sampai isi mould penuh, diisi 3 lapis tanah ditumbuk
sebanyak 25 kali pada lapisan paling atas dipasang collar atau leher mould, agar
tanah tidak tumpah.
6. Setelah pemadatan dibuka collar dan meratakan tanah pada mould, dan menimbang
beratnya.
Gambar: penimbangan mold+sample
7. Mengeluarkan tanah dari mould menggunakan extruder.
8. Membelah tanah dan mengambil sedikit pada 3 bagian, atas tengah dan bawah
untuk diukur kadar airnya. Setelah mendapatkan nilai kadar airnya, mencari rata-
rata harganya.
9.5 Perhitungan dan Cara Perhitungan
Volume mold:
1 2
V = πd t
4
1
= (3.14 )¿
2
= 942 cm3
Sampel 1
Berat mold
Berat mold + tanah
Berat tanah basah
Berat cawan
Berat cawan + tanah basah
Berat cawan + tanah kering
Berat tanah kering
Berat tanah
Yb = ¿
V
=
=
Ww
W1 = × 100 %
Ws
Ww
= × 100
Ws
=
yb
Yd =
1+ w
=
=
=
Tabel Pemadatan (proctor)
Nomor Sampel Satuan 1 2 3 4 5
Penambahan Air dari Luar 150 200 250 300 350
Berat Mold gr 3910 3910 3910 3910 3910
Berat Mold + Tanah Basah gr 5245 5565 5595 5549 5503
Berat Tanah Basah gr 1335 1655 1685 1639 1593
Berat Isi Tanah Basah (g) gr/cm³ 1,42 1,76 1,79 1,75 1,70
Berat Isi Tanah Kering (gd) gr/cm³ 1,14 1,38 1,37 1,30 1,24
Kadar Air (w) % 24,53 27,71 31,31 34,18 37,30
Kerapatan Kering "ZAV" 1,51 1,44 1,37 1,32 1,26
Nomor Sampel Satuan 1 2 3 4 5
Nomor cawan 108 110 109 221 112
Berat cawan gr 29,27 29,25 30,82 27,66 30,29
Berat cawan + tanah basah gr 244,73 236,51 201,64 188,02 197,53
Berat cawan + tanah kering gr 202,29 191,54 160,91 147,17 152,1
Berat tanah kering gr 173,02 162,29 130,09 119,51 121,81
Berat air gr 42,44 44,97 40,73 40,85 45,43
Kadar Air % 24,53 27,71 31,31 34,18 37,30
Grafik Uji Pemadatan (proctor standar)
2,0
1,9
1,8 Grafik d
Kepadatan Kering (gr/cm³)
1,7 ߛd ݉ܽ݇= ' ݏ1,64
1,6
1,5
1,4 23,1
23,2
1,3
23,3
23,4
23,5
1,2
23,6
23,7
ܹݐ imum = 20.44%
1,1 23,8
23,9
1,0 24
5 10 15 20 25 30 35 40 45 50
Kadar Air (%)
10.1 Dokumentasi
TOPIK X
PENGUJIAN CBR
10.1 Tujuan
Untuk dapat melaukan pengujian CBR dengan benar,
menentukan nilai CBR, dan menentukan nilai pengembangan.
10.2 Dasar Teori
California Baring Ration (CBR) adalah perbandingan
antara beban penetrasi suatau bahan terhadap bahan standar pada
kedalaman dan kecepatan penetrasi yang sama. Pengujian CBR
dimaksudkan untuk mendapatkan nilai daya dukung tanah dalam
keadaan padat maksimum. Pengujian CBR hampir sama dengan
pengujian pemadatan hanya saja pada uji CBR tang dipadatkan
dibagi menjai 5 lapisan. Dengan ini suatu percobaan penetrasii
dipergunakan untuk menilai kekuatan tanah dasar atau bahan
lainnya yang hendak dipakai untuk pembuatan perkerasan. Nilai
CBR yang diperoleh kemudian dipakai untuk menentukan
tebalnya lapisan perkerasan yang diperlukan di atas lapisan yang
ditentukan.
Nilai CBR diambil pada pemadatan tanah engan kondisi
kadar air optimum. Dalam hal ini akan didapat 2 nilai yaitu:
1. CBR Unsoaked Acering (Tanpa Pemadatan)
2. CBR Soaked/ Basah ( dengan pemdatan 4 x 24 jam)
Daya dukung lapisan tanah dibutuhkan untuk menentukan
lapisan perkerasan yang dibutuhkan sesuai rencana. Data yang
diperoleh adalah data CBR asli lapangan yang diuji di
laboratorium untuk menunjukkan daya dukung tersebut yang
dibandingkan dengan material atau bahan standar.
10.3 Alat dan bahan
1. Satu set mesin uji CBR yang terdiri dari:
b. Kerangka Beban
c. Piston standar
d. Dial
Gambar 10.3 Mesin penetrasi
3. Oven
4. Mould
5. Talam
6. Silinder cetakan yang sesuai
7. Palu standar
8. Timbangan dengn ketelitian 0.01 gram
9. Saringan No.4
10. Palu karet
11. Baki yang sesuai
12. Sendok tanah
13. Stop watch
14. Keeping beban
15. Oven
16. Cawan spatula
17. Desikator
18. Kuas
19. Jolang
20. Gelas ukur
21. Timbangan kapasitas 28 kg
Bahan
1. Tanah
2. Air suling/aquades
10.4 Langkah Kerja
A. Persiapan contoh tanah
1. Contoh tanah yang telah diketahui nilai kadar airnya dikeringkan menjemurnya
diterik matahari (di oven)
2. Bongkahan tanah dihancurkan dengan palu karet, kemudian menyaringnya
dengan saringan No.4
3. Contoh tanah yang lolos saringan No.4 dibagi menjadi 3 bagian masing-masing
beratnya 5 kg kemudian ditambahkan kadar airnya diaduk hingga merata.
4. Tanah yang telah diaduk merata itu disimpan selama 24 jam.
5. Contoh tanah yang telah dipadatkan dalam silinder cetakan yang menggunakan
palu standar dengaan jumlah tumbukan 15 kali, 35 kali, dan 56 kali setiap
lapisan. Kemudian meratakan bagian atas permukaannya.
B. pengujian CBR
1. Memasang proping ring dan piston dalam rangka beban.
2. Menempatkan contoh tanah diatas mesin penetrasi
3. Mengatur posisi piston hingga menyentuh permukaan tanah kemudian
stel bacaan ring pada posisi nol standar.
4. Percobaan dilakukan sebagai berikut:
a. Menyiapkan stopwatch dan alat pencatat.
b. Menekan tombol run pada mesin penetrasi hingga piston
berpenertasi dengan kecepatan penetrasi 1.27 mm/menit sambil
mencatat bacaan ring pada interval waktu 0. ¼, ½, 1, 1 ½,
2,3,4,6,8,10 menit.
c. Menghitung kadar airnya
Data Perhitungan
PENGUJIAN CBR LABORATORIUM (CBR UNSOAKED)
Tanggal pengujian : 31 Oktober 2022 Sumber sampel : Jalan Elak, Desa Blang Crum
Deskripsi tanah : Lempung Berpasir Proyek : Pengujian Tanah 1
Specimen : Tanah Asli Dikerjakan oleh : Kelompok 2
Jumlah pukulan : 15 Pukulan/lapis ( 3 lapis ) Soaked / unsoaked : Unsoaked
Rammer : 2,5 kg Ketinggian : 300 mm Standar test : SKSNI 03-1744-1989-F
Mould Nomor : 3
Diameter mould : 15,21 cm Tinggi : 11,72 cm Berat isi kering yang dikehendaki : 1,64 gram/cm³
Volume Mould : 2.126 cm³ Kadar air yang dikehendaki : 20,44%
Pengembangan Kepadatan Sebelum Test Sesudah Test
Tanggal 29 APRIL 20 26 Berat mould (gr) 5396
Jam 9 : 32 WIB Berat mould + tanah basah (gr) 9000
Pembacaan (cm) Berat tanah basah (gr) 3604
Swelling (%) Berat isi basah ( gr/cc) 1,70
Berat isi kering (gr/cc) 1,79
Penetrasi Kalibrasi alat : 5,7 lb/divisi
Waktu Penetrasi Pembacaan Dial Beban (lbs)
400
(menit) (inch) Atas Bawah Atas Bawah
0 0,000 0 0 0,0 0,0
¼ 0,013 13 6 74,1 34,2
½ 0,025 20 8 114,0 45,6
1 0,050 31 10 176,7 57,0
1½ 0,075 35 15 199,5 85,5
2 0,100 38 18 216,6 102,6 300
3 0,150 43 24 245,1 136,8
4 0,200 46 30 262,2 171,0
6 0,300 54 42 307,8 239,4
8 0,400 60 53 342,0 302,1
10 0,500 67 64 381,9 364,8
200
Pengujian Kadar Air Sebelum Test Setelah Test
Bebanlbs)
Nomor cawan 105
(
Berat cawan kosong (gr) 30,11
Berat cawan + tanah(gr) 168,76
Cawan + tanah kering (gr) 176,35
Berat tanah kering (gr) 146,24
Berat air (gr) -7,59
100
Kadar air (%) -5,19
Nilai CBR ( % )
125 ____ ATAS
0,1" x 100% = 4,2
3 x 1000
Atas ------- BAWAH
220
0,2" x 100% = 4,9
3 x 1500
0
100 0,0 0,1 0,2 0,3 0,4 0,5
0,1" x 100% = 3,3
3 x 1000
Bawah Penetrasi ( inch )
175
0,2" x 100% = 3,9 Kurva Nilai CBR Unsoaked Tanah
3 x 1500
Lempung
LEMBAR TABEL DATA DAN HASIL PRAKTIKUM
LABORATORIUM MEKANIKA TANAH
JURUSAN TEKNIK SIPIL
POLITEKNIK NEGERI LHOKSEUMAWE
PENGUJIAN CBR LABORATORIUM
Tanggal pengujian : 28 Oktober 2022 Sumber sampel : Jalan Elak, Desa Blang Crum
Deskripsi tanah : Lempung Berpasir Proyek : Pengujian Tanah 1
Specimen : Tanah Asli Dikerjakan oleh : Kelompok 2
Jumlah pukulan : 35 Pukulan/lapis ( 3 lapis ) Soaked/ unsoaked : Unsoaked
Rammer : 2,5 kg Ketinggian : 300 mm Standar test : SKSNI 03-1744-1989-F
Mould Nomor :3
Diameter mould : 15,2 cm Tinggi : 11,72 cm Berat isi kering yang dikehendaki : 1,64 gram/cm³
Volume Mould : 2.126 cm³ Kadar air yang dikehendaki : 20,44%
Pengembangan Kepadatan Sebelum Test Sesudah Test
Tanggal 28 APRIL 20 26 Berat mould (gr) 5396
Jam 13 : 30 WIB Berat mould + tanah basah (gr) 8807
Pembacaan (cm) Berat tanah basah (gr) 3411
Swelling (%) Berat isi basah ( gr/cc) 1,60
Berat isi kering (gr/cc) 1,40
Penetrasi Kalibrasi alat : 5,7 lb/divisi
Waktu Penetrasi Pembacaan Dial Beban (lbs)
(menit) (inch) Atas Bawah Atas Bawah
0 0,000 0 0 0 0 700
¼ 0,013 32 9 182,4 51,3
½ 0,025 49 15 279,3 85,5
1 0,050 67 27 381,9 153,9
600
1½ 0,075 79 37 450,3 210,9
2 0,100 88 45 501,6 256,5
3 0,150 102 61 581,4 347,7
500
4 0,200 113 75 644,1 427,5
6 0,300 128 101 729,6 575,7
8 0,400 137 121 780,9 689,7
10 0,500 146 138 832,2 786,6 400
Pengujian Kadar Air Sebelum Test Setelah Test
Beban ( lbs)
Nomor cawan 109
300
Berat cawan kosong (gr) 30,75
Berat cawan + tanah(gr) 152,81
Cawan + tanah kering (gr) 137,11
Berat tanah kering (gr) 106,36 200
Berat air (gr) 15,70
Kadar air (%) 14,76
____ ATAS
- - - - BAWAH
100
Nilai CBR ( % )
220
0,1" x 100% = 7,3
3 x 1000
Atas
395
0,2" x 100% = 8,8 0
3 x 1500
0,0 0,1 0,2 0,3 0,4 0,5
195
0,1" x 100% = 6,5 Penetrasi ( inch )
3 x 1000
Bawah
335 Kurva Nilai CBR Unsoaked Tanah
0,2" x 100% = 7,4 Lempung
3 x 1500