0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
1 tayangan48 halaman

Hanung Rudhiani - RPP

Diunggah oleh

rachmatika
Hak Cipta
© All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai DOCX, PDF, TXT atau baca online di Scribd
0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
1 tayangan48 halaman

Hanung Rudhiani - RPP

Diunggah oleh

rachmatika
Hak Cipta
© All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai DOCX, PDF, TXT atau baca online di Scribd

NAMA : HANUNG RUDHIANI

NOMOR PESERTA : 18031815610265


PRODI/ NOMOR ABSEN : 156- BAHASA INDONESIA/ 8
RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN
(RPP)

Nama Sekolah : SEKOLAH MENENGAH KEJURUAN


Mata Pelajaran : Bahasa Indonesia
Komp. Keahlian : X AKL, OTP, BDP
Kelas/Semester : X/ I
Tahun Pelajaran : 2018/2019
Alokasi Waktu : 4X45menit

A. KOMPETENSI INTI :
1. Menghayati dan mengamalkan ajaran agama yang dianutnya.
2. Menghayati dan mengamalkan perilaku jujur, disiplin, tanggung jawab, peduli
(gotong royong, kerja sama, toleran, damai), bertanggung-jawab, responsif, dan
proaktif melalui keteladanan, pemberian nasihat, penguatan, pembiasaan, dan
pengkondisian secara berkesinambungan serta menunjukkan sikap sebagai bagian dari
solusi atas berbagai permasalahan dalam berinteraksi secara efektif dengan
lingkungan sosial danalam serta dalam menempatkan diri sebagai cerminan bangsa
dalam pergaulan dunia.
3. Memahami, menerapkan, menganalisis pengetahuan faktual, konseptual, prosedural
berdasarkan rasa ingin tahunya tentang ilmu pengetahuan, teknologi, seni, budaya dan
humaniora dengan wawasan kemanusiaan, kebangsaan, kemanusiaan, kebangsaan,
kenegaran, dan peradaban terkait fenomena dan kejadian, serta menerapkan
pengetahuan prosedural pada bidang kajian yang spesifik sesuai dengan bakat dan
mintanya untuk memecahkan masalah.
4. Mengolah, menalar dan menyaji dalam ranah konkret dan ranah abstrak terkait dengan
pengembangan dari yang dipelajarinya di sekolah secara mandiri, dan mampu
menggunakan metoda sesuai kaidah keilmuan.

B. KOMPETENSI DASAR
3.1 Memahami teks laporan hasil observasi yang dipresentasikan dengan lisan dan tulis
4.1 Menyajikan isi teks laporan hasil observasi berdasarkan interpretasi baik secara lisan
maupun tulis

C. INDIKATOR PENCAPAIAN KOMPETENSI


Pertemuan 1
3.1.1 Menentukan isi laporan hasil observasi secara bertanggung jawab
3.1.2 Menentukan struktur dalam teks laporan hasil observasi secara bertanggung
jawab dengan tepat.
3.1.3 Menentukan kaidah kebahasaan dalam teks laporan hasil observasi secara
bertanggungj awab dengan tepat.
Pertemuan 2
4.1.1 Menentukan isi teks laporan hasil observasi secara bertanggungjawab.
4.1.2 Membuat ringkasan isi laporan hasil observasi berdasarkan isi, struktur, dan
kaidah kebahasaan teks laporan hasil observasi secara bertanggungjawab
4.1.2 Mempresentasikan hasil ringkasan teks laporan hasil observasi isi, struktur, dan
cirri kebahasaan teks laporan hasil observasi secara bertanggungjawab dengan
percaya diri.

D. TUJUAN PEMBELAJARAN
1. Setelah memperhatikan presentasi teks lapran hasil observasi, peserta didik dapat
menentukan pokok-pokok informasi laporan hasil observasi secara bertanggung
jawab.
2. Setelah berdiskusi dan menggali informasi, peserta didik dapat menentukan struktur
teks laporan hasil observasi secara bertanggungjawab dengan tepat.
3. Setelah berdiskusi dan menggali informasi, peserta didik dapat menentukan kaidah
kebahasaan teks laporan hasil observasi secara bertanggungjawab dengan tepat.
4. Setelah menyaksikan teks laaporan hasil observasi, peserta didik dapat menentukan isi
teks laporan hasil observasi secara bertanggungjawab
5. Setelah membaca teks laporan hasil observasi, peserta didik akan dapat menyusun
ringkasan berdasarkan struktur, kaidah kebahasaan, dan isi teks laporan hasil
observasi. secara bertanggungjawab
6. Setelah menyusun ringkasan, peserta didik akan dapat menampilkan hasil ringkasan
secara bertanggungjawab dengan percaya diri.

E. MATERI PEMBELAJARAN
Teks laporan hasil observasi dan contoh ringkasannya.
 Struktur teks laporan hasil observasi dan contoh telaahnya.
 Kaidah kebahasaan teks laporan hasil observasi dan contoh telaahnya.
 Ringkasan isi teks laporan hasil observasi
 Penyajian ringkasan isi teks
(Penjabaran secara lengkap terlampir)

F. PENDEKATAN, MODEL, DAN METODE


Pendekatan : Saintifik
Model : Pedagogik genre
Metode : Diskusi kelompok, tanya jawab, penugasan, unjuk kerja

G. MEDIA, ALAT, BAHAN:


Media : Teks Laporan Hasil Observasi, bagan/ skema struktur, bagan/ skema kaidah
kebahasaan, bagan alir ringkasan isi.
Alat : Laptop, LCD, sound system

H. SUMBER BELAJAR:
 Kamus Besar Bahasa Indonesia Offline.
 Kemdikbud, 2013. Bahasa Indonesia: Ekspresi Diri dan Akademik Kelas X. Jakarta:
Kemdikbud.
 Teks Laporan hasil observasi ”Wayang”, ”Tata Usaha”, dan ”Jenis Pedagang Eceran”

I. KEGIATAN PEMBELAJARAN
Alokasi
Pertemua Langkah-langkah Waktu
n
Ke
Pertama A. Kegiatan Pendahuluan : 15 menit
[Link] didik memberi salam kepada guru, berdoa, dan
mengondisikan diri siap belajar.
[Link] didik menyimak mengenai materi yang akan
dipelajari yaitu isi, struktur, dan kaidah kebahasaan teks
laporan hasil observasi.
[Link] didik menyimak tujuan dan manfaat mempelajari isi,
struktur, dan kaidah kebahasaan teks laporan hasil observasi.
[Link] didik menyimak pokok materi pembelajaran
[Link] didik menyimak lingkup dan teknik penilaian yang
akan digunakan.

B. Kegiatan Inti : 60 menit


Mengamati
1. Peserta didik berkelompok 4-5 orang.
2. Peserta didik dalam kelompok melihat contoh teks laporan
hasil observasi “Wayang”.
3. Peserta didik dalam kelompok memperhatikan teks dan
hasil ringkasan teks “Wayang”.
4. Peserta didik dalam kelompok memperhatikan bagian-
bagian yang terdapat pada teks “Wayang” untuk
mengidentifikasi struktur dan kaidah kebahasaan.
Menanya
5. Peserta didik bersama kelompok dan guru berdiskusi
tentang isi teks “Wayang”.
6. Peserta didik bersama kelompok dan guru berdiskusi
mengenai struktur yang terdapat pada teks “Wayang”.
7. Peserta didik bersama kelompok dan guru berdiskusi
mengenai kaidah kebahasaan yang terdapat pada teks
“Wayang”.
Mengumpulkan Informasi
8. Peserta didik bersama kelompok menyimak teks “Tata
Usaha”.
9. Peserta didik bersama kelompok menyimak dan mencatat
mencatat isi dari teks “Tata Usaha”.
[Link] didik bersama kelompok menyimak serta mencatat
struktur yang terdapat pada teks “Tata Usaha”.
[Link] didik bersama kelompok menyimak serta mencatat
kaidah kebahasaan yang terdapat pada teks “Tata Usaha”.
Menalar
[Link] didik membaca secara kritis hasil kerja kelompok
lain.
[Link] didik mencocokan hasil kerja kelompok lain
mengenai isi, struktur, dan kaidah kebahasaan berdasarkan
buku panduan.
14. Peserta didik memberikan komentar di bawah hasil kerja
kelompok lain.
Mengkomunikasikan
15. Peserta didik menempelkan hasil pekerjaan yang telah
dikomentari dalam papan pajang.
[Link] didik mengunjungi hasil kerja kelompok lain secara
teratur.
[Link] didik memberikan komentar tambahan pada hasil
kerja yang ditempel.
[Link] didik memperoleh penguatan dari guru terkait hasil
kerja.
C. Kegiatan Penutup
B. Kegiatan Penutup:
1. Peserta didik bersama guru menyimpulkan hasil kegiatan
pembelajaran yang telah dilakukan.
2. Peserta didik bersama guru melakukan refleksi terhadap
kegiatan pembelajaran yang telah dilakukan.
3. Peserta didik mengerjakan evaluasi pembelajaran.
4. Peserta didik menyimak informasi mengenai rencana
tindak lanjut pembelajaran.
5. Peserta didik mendapat tugas mengumpulkan data melalui
pengamatan/ observasi dengan tema “pekerjaan”
A. Kegiatan Pendahuluan :
[Link] didik memberi salam kepada guru, berdoa, dan
mengondisikan diri siap belajar.
[Link] didik menyimak mengenai materi yang telah
dipelajari yaitu isi, struktur, dan kaidah kebahasaan teks
laporan hasil observasi. (Membangun Konteks)
[Link] didik menyimak materi yang akan dipelajari yang
yaitu menyusun ringkasan dan menyajikan hasil ringkasan
teks laporan hasil observasi
[Link] didik menyimak tujuan dan manfaat mempelajari
penyusunan ringkasan dan penyajian ringkasan teks laporan
hasil observasi.
[Link] didik menyimak pokok materi pembelajaran
[Link] didik menyimak lingkup dan teknik penilaian yang
akan digunakan.

Kedua C. Kegiatan Inti 15


60 menit
Menelaah Model
1. Peserta didik membaca teks laporan hasil observasi
“Wayang”
2. Peserta didik mencermati isi, struktur, dan kaidah
kebahasaan teks laporan hasil observasi “Wayang”.
3. Peserta didik mencermati skema alir ringkasan teks laporan
hasil observasi “Wayang”. (Membangun konteks)
Mengonstruksi terbimbing
4. Peserta didik secara berkelompok membaca teks “Profesi”.
5. Peserta didik dalam kelompok mencatat isi teks laporan
hasil observasi “Profesi”.
6. Peserta didik dalam kelompok mencatat struktur teks
laporan hasil observasi “Profesi”.
7. Peserta didik dalam kelompok mencatat kaidah kebahasaan
tek laporan hasil observasi “Profesi”.
8. Peserta didik dalam kelompok menggunakan informasi
mengenai isi, struktur, dan kaidah kebahasaan berdasarkan
buku panduan.
9. Peserta didik dalam kelompok membuat ringkasan teks
hasil observasi “Profesi” secara kelompok dengan
memperhatikan struktur dan kaidah kebahasaan.
10. Peserta didik membuat ringkasan teks hasil observasi
“Profesi” secara tertulis dalam lembar kerja.
Mengontruksi Mandiri
11. Peserta didik mencatat isi teks laporan hasil observasi
“Jenis Pedagang Eceran”.
12. Peserta didik mencatat struktur teks laporan hasil observasi
“Jenis Pedagang Eceran”.
13. Peserta didik mencatat kaidah kebahasaan tek laporan hasil
observasi “Jenis Pedagang Eceran”.
14. Peserta didik menggunakan informasi mengenai isi,
struktur, dan kaidah kebahasaan berdasarkan buku
panduan.
15. Peserta didik membuat ringkasan teks hasil observasi
“Jenis Pedagang Eceran” secara individu dengan
memperhatikan struktur dan kaidah kebahasaan.
16. Peserta didik membuat ringkasan teks hasil observasi
“Jenis Pedagang Eceran” secara tertulis dalam lembar kerja
17. Peserta didik menyajikan ringkasan teks hasil observasi
yang telah ditulis dengan memanfaatkan LCD dan laptop
secara bergantian.
18. Peserta didik menyajikan ringkasan teks hasil observasi
secara lisan dan bergantian.
19. Peserta didik lain memberikan tanggapan terhadap
penyajian ringkasan.
20. Peserta didik menerima tanggapan dari peserta didik lain
dan guru.
D. Kegiatan Penutup: 15 menit
6. Peserta didik bersama guru menyimpulkan hasil kegiatan
pembelajaran yang telah dilakukan.
7. Peserta didik bersama guru melakukan refleksi terhadap
kegiatan pembelajaran yang telah dilakukan.
8. Peserta didik mengerjakan evaluasi pembelajaran.
9. Peserta didik menyimak informasi mengenai rencana
tindak lanjut pembelajaran.
10. Peserta didik mendapat tugas mengumpulkan data melalui
pengamatan/ observasi dengan tema “pekerjaan”

J. PENILAIAN :
Pertemuan 1
a. Penilaian Pengetahuan
Teknik Penilaian : Tes
Bentuk Instrumen : Tes tertulis
b. Penilaian Keterampilan
Teknik Penilaian : Produk, Unjuk Kerja
Bentuk Instrumen : Holistik
LAMPIRAN MATERI

Teks Laporan Hasil Observasi

a. Hakikat Teks Laporan Hasil Observasi


Laporan hasil observasi adalah berita atau informasi yang dibuat berdasarkan
pengamatan. Kosasih (2014:43) menyatakan bahwa teks laporan hasil observasi
mengemukakan fakta-fakta yang diperoleh dari hasil pengamatan, bukan hasil imajinasi.
Hal ini menegaskan bahwa yang diungkapkan dalam laporan hasil observasi adalah
sesuatu yang terjadi.

b. Struktur Teks Laporan Hasil Observasi


Teks laporan hasil observasi disusun dengan struktur (a) pernyataan umum atau
klasifikasi, (b) deskripsi bagian, dan (c) deskripsi manfaat. Pernyataan umum berisi
pembuka atau pengantar hal yang akan disampaikan. Bagian ini berisi hal umum tentang
objek yang akan dikaji, menjelaskan secara garis besar pemahaman tentang hal tersebut.
Deskripsi per bagian berisi penjelasan detail mengenai objek atau bagian yang
diklasifikasikan. Deskripsi manfaat menunjukkan bahwa setiap objek yang diamati
memiliki manfaat atau fungsi dalam kehidupan.

c. Kaidah Kebahasaan Teks Laporan Hasil Observasi


1. Kata serta Frasa Verba dan Nomina
Jenis kata dan kelompok kata (frasa) yang dominan digunakan dalam sebuah teks
laporan hasil observasi adalah verba (kata kerja) dan nomina (kata benda). Untuk
memahami hal tersebut, siswa harus mengetahui perbedaan antara kata dan frasa.
Kata berbentuk morfem atau morf bebas, yaitu satuan bahasa terkecil (dapat
memiliki arti maupun tidak) yang bersifat bebas. Frasa merupakan unsur yang lebih
luas, yaitu kelompok kata nonpredikatif, hanya menduduki satu fungsi dalam sebuah
kalimat.
2. Afiksasi
Dalam kegiatan berbahasa, kata yang digunakan dapat berupa kata dasar
atau kata bentukan. Kata dasar adalah kata yang belum mendapat imbuhan,
emajemukan, atau pengulangan. Kata bentukan adalah kata yang telah mendapat
imbuhan (afiksasi), pengulangan (reduplikasi), dan pemajemukan ketika digunakan.
Kata yang mendapat proses pengimbuhan dapat berubah jenis. Misalnya, kata
berjenis verba dapat berubah menjadi nomina jika mendapat imbuhan. Contoh, kata
“minum” (verba) mendapat imbuhan “– an” menjadi “minuman” (nomina).
Suatu kata dasar dapat berubah menjadi verba jika mendapat imbuhan me(N)-,
be(R)-, di-, bahkan terkadang ter- atau ke-an. Sementara itu, kata dasar yang sama
dapat berubah menjadi nomina jika diberi imbuhan pe(N)-, pe(R)-, -an, atau
terkadang ke-an.
No. Kata Jenis Imbuhan Kata Dasar
1. disebut verba di- sebut
2. menakutkan verba me(N)-kan takut
3. kemampuan nomina ke-an mampu
4. getaran nomina -an getar
5. menyusui verba me(N)-i susu
6. berasal verba be(R)- asal
7. mengisap verba me(N)- isap
8. menggigit verba me(N)- gigit
9. gigitan nomina -an gigit
10. penelitian nomina pe(N)-an teliti

3. Kalimat Definisi dan Kalimat Deskripsi


Kalimat definisi, yaitu kalimat yang menggunakan verba definitif dan kalimat
deskripsi, yaitu kalimat yang menggunakan verba sebagai deskriptif.

4. Kalimat Simpleks dan Kompleks


Kalimat dalam sebuah teks dapat dibentuk hanya oleh satu klausa, yaitu
bagian kalimat yang memiliki subjek dan predikat (predikatif). Kalimat yang hanya
memiliki satu klausa disebut sebagai kalimat simpleks atau biasa disebut pula
sebagai kalimat tunggal.
Kalimat kompleks atau kalimat majemuk adalah kalimat yang memiliki dua
atau lebih klausa. Kalimat kompleks dibagi menjadi dua macam, yaitu kalimat
kompleks atau majemuk setara dan kalimat kompleks atau majemuk bertingkat.
Kalimat majemuk setara memiliki dua klausa yang setara dalam suatu kalimat,
sedangkan kalimat majemuk bertingkat memiliki klausa ganda yang tidak sama atau
berada di bawah fungsi utama suatu kalimat.
Fungsi-fungsi utama dalam dalam kalimat majemuk setara membentuk induk
kalimat atau klausa atasan. Fungsi-fungsi yang membentuk tingkat, yaitu yang
mengikuti konjungsi subordinatif disebut klausa bawahan atau anak kalimat. Kalimat
majemuk setara biasanya ditandai dengan penggunaan konjungsi koordinatif
(setara), sedangkan kalimat majemuk bertingkat biasanya ditandai dengan
penggunaan konjungsi subordinatif (bertingkat).

NO Jenis Contoh
. Kalimat
1. Kalimat
Simpleks

2. Kalimat
Kompleks
LAMPIRAN BAGAN

1. Bagan Analisis Struktur

2. Bagan Analisis Kaidah Kebahasaan

3. Bagan Ringkasan Teks


Wayang Deskripsi
tentang salah
Dalam versi lebih modern, terdapat wayang motekar atau wayang plastik berwarna. Wayang motekar
Wayang adalah seni pertunjukan yang telah ditetapkan sebagai warisan budaya asli adalah sejenis pertunjukan teater bayang-bayang atau serupa wayang kulit. Akan tetapi, jika wayang
satu jenis
wayang
Indonesia. UNESCO, lembaga yang mengurusi kebudayaan dari PBB, pada 7 November 2003 Deskripsi
kulit memiliki bayangan yang berwarna hitam saja, wayang motekar menggunakan teknik terbaru
hingga bayang-bayangnya bisa tampil dengan warna warni penuh. Wayang motekar ditemukan dan
menetapkan wayang sebagai pertunjukan bayangan boneka tersohor berasal dari Indonesia. Wayang Bagian
dikembangkan oleh Herry Dim setelah melewati eksperimen lebih dari delapan tahun (1993 – 2001).
Wayang tersebut menggunakan bahan plastik berwarna, sistem pencahayaan teater modern, dan layar
merupakan warisan mahakarya dunia yang tidak ternilai dalam seni bertutur (Masterpiece of Oral
khusus.
and Intangible Heritage of Humanity).
Para wali songo, penyebar agama Islam di Jawa sudah membagi wayang menjadi
Bagian Isi Analisis
Manfat
tiga. Wayang kulit di Timur, wayang wong atau wayang orang di Jawa Tengah, dan wayang golek Semua jenis wayang di atas merupakan wujud ekspresi kebudayaan yang dapat dimanfaatkan dalam
wayang

berbagai kehidupan antara lain sebagai media pendidikan, media informasi, dan media hiburan.
atau wayang boneka di Jawa Barat. Penjenisan tersebut disesuaikan dengan penggunaan bahan
wayang. Struktu Deskripsi
Wayang bermanfaat sebagai media pendidikan karena isinya banyak memberikan ajaran-ajaran
kehidupan kepada manusia. Pada era modern ini, wayang juga banyak digunakan sebagai media
Manfaat
informasi. Ini antara lain dapat kita lihat dari pagelaran wayang yang disisipi informasi tentang
Wayang kulit dibuat dari kulit hewan ternak, misalnya kulit kerbau, sapi, atau
r program pembangunan seperti keluarga berencana (KB), pemilihan umum, dan sebagainya. Yang

kambing. Wayang wong berarti wayang yang ditampilkan atau diperankan oleh orang. Wayang golek WAYANG
terakhir, meski semakin jarang, wayang masih tetap menjadi media hiburan.

adalah wayang yang menggunakan boneka kayu sebagai pemeran tokoh. Selanjutnya, untuk Wayang adalah seni pertunjukan yang telah ditetapkan sebagai warisan Pernyataan
Umum atau definisi
budaya asli Indonesia. UNESCO, lembaga yang membawahi kebudayaan
mempertahankan budaya wayang agar tetap dicintai, seniman mengembangkan wayang dengan umum tentang wayang
Pernyataan
dari PBB, pada 7 November 2003 menetapkan wayang sebagai pertunjukan
bahan-bahan lain, antara lain wayang suket dan wayang motekar. Wayang kulit dilihat dari umur, dan umum atau
klasifikasi bayangan boneka tersohor dari Indonesia, sebuah warisan mahakarya dunia
gaya pertunjukannya pun dibagi lagi menjadi bermacam jenis. Jenis yang paling terkenal, karena yang tidak ternilai dalam seni bertutur (Masterpiece of Oral and Intangible
diperkirakan memiliki umur paling tua adalah wayang purwa. Purwa berasal dari bahasa Jawa, yang Heritage of Humanity). Definisi
berarti awal. Wayang ini terbuat dari kulit kerbau yang ditatah, dan diberi warna sesuai kaidah
pulasan wayang pendalangan, serta diberi tangkai dari bahan tanduk kerbau bule yang diolah
Deskripsi
tentang salah
Definisi umum tentang Umum
wayang
satu jenis
sedemikian rupa dengan nama cempurit yang terdiri atas tuding dan gapit. Wayang wong (bahasa Wayang kulit dilihat dari umur, dan gaya pertunjukannya pun dibagi lagi menjadi bermacam jenis. wayang
Jenis yang paling terkenal, karena diperkirakan memiliki umur paling tua adalah wayang purwa.
Jawa yang berarti ‘orang’) adalah salah satu pertunjukan wayang yang diperankan langsung oleh Purwa berasal dari bahasa Jawa, yang berarti awal. Wayang ini terbuat dari kulit kerbau yang ditatah,

Deskripsi
dan diberi warna sesuai kaidah pulasan wayang pendalangan, diberi tangkai dari bahan tanduk kerbau
orang. Wayang orang yang dikenal di suku Banjar adalah wayang gung, sedangkan yang dikenal di
bule yang diolah sedemikian rupa dengan nama cempurit yang terdiri atas tuding dan gapit. Cerita
suku Jawa adalah wayang topeng. Wayang topeng dimainkan oleh orang yang menggunakan topeng. Deskripsi yang biasanya digunakan adalah Ramayana dan Mahabharata. Wayang purwa terdiri atas beberapa

Wayang tersebut dimainkan dengan iringan gamelan dan tari-tarian. Perkembangan wayang orang
Bagian gaya atau gagrak seperti, gagrak Kasunanan, Mangkunegaraan; Ngayogyakarta, Banyumasan,
Jawatimuran, Kedu, Cirebon, dan sebagainya. Selain wayang purwa jenis wayang kulit yang lain yaitu:
wayang madya wayang gedog wayang dupara, wayang wahyu, wayang suluh, wayang kancil, wayang
Bagian
pun saat ini beragam, tidak hanya digunakan dalam acara ritual, tetapi juga digunakan dalam acara
calonarang, wayang krucil; wayang ajen; wayang sasak, wayang sadat, wayang parwa wayang arja,
yang bersifat menghibur. wayang gambuh, wayang cupak dan wayang

Selanjutnya, jenis wayang yang lain adalah wayang golek yang mempertunjukkan
beber yang saat ini masih berkembang di Pacitan.
Wayang kulit dibuat
boneka kayu. Wayang golek berasal dari Sunda. Selain wayang golek Sunda, wayang yang terbuat
dari kayu adalah wayang menak atau sering juga disebut wayang golek menak karena cirinya mirip dari kulit hewan ternak Wayang
Kulit
Deskripsi
dengan wayang golek. Wayang tersebut kali pertama dikenalkan di Kudus. Selain golek, wayang tentang salah
Wayang wong (bahasa Jawa yang berarti ‘orang’) adalah salah satu pertunjukan wayang yang
satu jenis
yang berbahan dasar kayu adalah wayang klithik. Wayang klithik berbeda dengan golek. diperankan langsung oleh orang. Wayang orang yang dikenal di suku Banjar adalah wayang gung,
wayang
Deskripsi sedangkan yang dikenal di suku Jawa adalah wayang topeng. Wayang topeng dimainkan oleh orang
Wayang tersebut berbentuk pipih seperti wayang kulit. Akan tetapi, cerita yang
Bagian yang menggunakan topeng. Wayang tersebut dimainkan dengan iringan gamelan dan tari-tarian.
diangkat adalah cerita Panji dan Damarwulan. Wayang lain yang terbuat dari kayu adalah wayang Perkembangan wayang orang pun saat ini beragam, tidak hanya digunakan dalam acara ritual, tetapi

Wayang yang ditampilkan


juga digunakan dalam acara yang bersifat menghibur.
papak atau cepak, wayang timplong, wayang potehi, wayang golek techno, dan wayang ajen.
Perkembangan terbaru dunia pewayangan menghasilkan kreasi berupa wayang
suket. Jenis wayang ini disebut suket karena wayang yang digunakan terbuat dari rumput yang Deskripsi atau diperankan oleh
tentang salah
Wayang
dibentuk menyerupai wayang kulit. Wayang suket merupakan tiruan dari berbagai fgur wayang kulit Selanjutnya, jenis wayang yang lain adalah wayang golek yang mempertunjukkan boneka kayu. satu jenis
orang
Wong
Wayang golek berasal dari Sunda. Wayang ini disebut juga sebagai wayang thengul. Selain wayang wayang
yang terbuat dari rumput (bahasa Jawa: suket). Wayang suket biasanya dibuat sebagai alat permainan golek Sunda, wayang yang terbuat dari kayu adalah wayang menak atau sering juga disebut wayang
golek menak karena cirinya mirip dengan wayang golek. Wayang tersebut pertama kali dikenalkan di
atau penyampaian cerita pewayangan kepada anak-anak di desa-desa Jawa. Deskripsi
Kudus. Selain golek, wayang yang berbahan dasar kayu adalah wayang klithik. Wayang klithik
Bagian
Dalam versi lebih modern, terdapat wayang motekar atau wayang plastic berwarna. berbeda dengan golek. Wayang tersebut berbentuk pipih seperti wayang kulit. Akan tetapi, cerita yang
diangkat adalah cerita Panji dan Damarwulan. Wayang lain yang terbuat
Wayang motekar adalah sejenis pertunjukan teater bayang-bayang atau serupa wayang kulit. Namun, dari kayu adalah wayang papak atau cepak, wayang timplong, wayang potehi, wayang golek techno,

Wayang golek yang


dan wayang ajen.
jika wayang kulit memiliki bayangan yang berwarna hitam saja, wayang motekar menggunakan
teknik terbaru hingga bayang-bayangnya bisa tampil dengan warna-warni penuh. Wayang tersebut Wayang
menggunakan bahan plastik berwarna, sistem pencahayaan teater modern, dan layar khusus. Deskripsi
tentang salah
mempertunjukkan boneka Golek
Semua jenis wayang di atas merupakan wujud ekspresi kebudayaan yang dapat
kayu.
Perkembangan terbaru dunia pewayangan menghasilkan kreasi berupa wayang suket. Disebut wayang
satu jenis
suket karena wayang yang digunakan terbuat dari rumput yang dibentuk menyerupai wayang kulit.
dimanfaatkan dalam berbagai kehidupan antara lain sebagai media pendidikan, media informasi, dan Deskripsi Wayang suket merupakan tiruan dari berbagai figur wayang kulit yang terbuat dari rumput (bahasa
wayang

media hiburan. Wayang bermanfaat sebagai media pendidikan karena isinya banyak memberikan Bagian Jawa:
suket). Wayang suket biasanya dibuat sebagai alat permainan atau penyampaian cerita pewayangan
ajaran kehidupan kepada manusia. Pada era modern ini, wayang juga banyak digunakan sebagai kepada anak-anak di desa-desa Jawa.

media informasi. Ini antara lain dapat kita lihat pada pagelaran wayang yang disisipi informasi
tentang program pembangunan seperti keluarga berencana (KB), pemilihan umum, dan wayang yang digunakan Wayang
[Link] terakhir, meski semakin jarang, wayang masih tetap menjadi media hiburan.
terbuat dari rumput Suket

wayang motekar atau


Wayang
wayang plastic berwarna
Motekar

Wayang untuk media


Wayang Nomina

BAGAN ANALISIS KAIDAH KEBAHASAAN


TEKS LAPORAN HASIL OBSERVASI
Wayang kulit, wayang golek, Frasa Nomina
K
wayang wong,
Bagian Struktur Isi Analisis
A
Pernyataan
Wayang adalah seni pertunjukan yang telah ditetapkan sebagai warisan budaya asli Indonesia.
Umum atau definisi

I
Pernyataan
UNESCO, lembaga yang membawahi kebudayaan dari PBB, pada 7 November 2003 menetapkan wayang umum tentang wayang
umum atau
klasifikasi sebagai pertunjukan bayangan boneka tersohor dari Indonesia, sebuah warisan mahakarya dunia yang tidak
ternilai dalam seni bertutur (Masterpiece of Oral and Intangible Heritage of Humanity). Tampil Verba
Wayang kulit dilihat dari umur, dan gaya pertunjukannya pun dibagi lagi menjadi bermacam jenis. Jenis yang paling terkenal, karena diperkirakan memiliki umur paling tua adalah
wayang purwa. Purwa berasal dari bahasa Jawa, yang berarti awal. Wayang ini terbuat dari kulit kerbau yang ditatah, dan diberi warna sesuai kaidah pulasan wayang pendalangan, diberi
Deskripsi
tentang salah
D
tangkai dari bahan tanduk kerbau bule yang diolah sedemikian rupa dengan nama cempurit yang terdiri atas tuding dan gapit. Cerita yang biasanya digunakan adalah Ramayana dan satu jenis

A
Mahabharata. Wayang purwa terdiri atas beberapa gaya atau gagrak seperti, gagrak Kasunanan, Mangkunegaraan; Ngayogyakarta, Banyumasan, Jawatimuran, Kedu, Cirebon, dan wayang
sebagainya. Selain wayang purwa jenis wayang kulit yang lain yaitu: wayang madya wayang gedog wayang dupara, wayang wahyu, wayang suluh, wayang kancil, wayang calonarang,
wayang krucil; wayang ajen; wayang sasak, wayang sadat, wayang parwa wayang arja, wayang gambuh, wayang cupak dan wayang
Deskripsi beber yang saat ini masih berkembang di Pacitan.
Bagian

H
Sudah membagi, tidak Frasa Verba
ternilai
Wayang wong (bahasa Jawa yang berarti ‘orang’) adalah salah satu pertunjukan wayang yang diperankan langsung oleh orang. Wayang orang yang dikenal di suku Banjar adalah wayang Deskripsi

K
gung, sedangkan yang dikenal di suku Jawa adalah wayang topeng. Wayang topeng dimainkan oleh orang yang menggunakan topeng. Wayang tersebut dimainkan dengan iringan gamelan tentang salah
dan tari-tarian. satu jenis
Deskripsi

Pertunjukan, diperankan,
Perkembangan wayang orang pun saat ini beragam, tidak hanya digunakan dalam acara ritual, tetapi juga digunakan dalam acara yang bersifat menghibur. wayang
Bagian
Afiksasi
E
Selanjutnya, jenis wayang yang lain adalah wayang golek yang mempertunjukkan boneka kayu. Wayang golek berasal dari Sunda. Wayang ini disebut juga sebagai wayang thengul. Deskripsi

B
Selain wayang golek Sunda, wayang yang terbuat dari kayu adalah wayang menak atau sering juga disebut wayang golek menak karena cirinya mirip dengan wayang golek. Wayang tentang salah
tersebut pertama kali dikenalkan di Kudus. Selain golek, wayang yang berbahan dasar kayu adalah wayang klithik. Wayang klithik berbeda dengan golek. Wayang tersebut berbentuk satu jenis
pipih seperti wayang kulit. Akan tetapi, cerita yang diangkat adalah cerita Panji dan Damarwulan. Wayang lain yang terbuat wayang
Deskripsi dari kayu adalah wayang papak atau cepak, wayang timplong, wayang potehi, wayang golek techno, dan wayang ajen.
Bagian

Wayang motekar adalah sejenis A


pertunjukan teater bayang-bayang Kalimat Definisi
Deskripsi
atau serupa wayang kulit. H
tentang salah

Perkembangan terbaru dunia pewayangan menghasilkan kreasi berupa wayang suket. Disebut wayang suket karena wayang yang digunakan terbuat dari rumput yang dibentuk menyerupai satu jenis

A
Deskripsi
wayang kulit. Wayang suket merupakan tiruan dari berbagai figur wayang kulit yang terbuat dari rumput (bahasa Jawa: wayang
Bagian
suket). Wayang suket biasanya dibuat sebagai alat permainan atau penyampaian cerita pewayangan kepada anak-anak di desa-desa Jawa.

Deskripsi
Wayang purwa terdiri atas beberapa gaya atau gagrak S
Dalam versi lebih modern, terdapat wayang motekar atau wayang plastik berwarna. Wayang motekar adalah sejenis pertunjukan teater bayang-bayang atau serupa wayang kulit. Akan
tentang salah
satu jenis
seperti, gagrak Kasunanan, Mangkunegaraan; Kalimat Deskripsi
A
Deskripsi tetapi, jika wayang kulit memiliki bayangan yang berwarna hitam saja, wayang motekar menggunakan teknik terbaru hingga bayang-bayangnya bisa tampil dengan warna warni penuh. wayang
Bagian Wayang motekar ditemukan dan dikembangkan oleh Herry Dim setelah melewati eksperimen lebih dari delapan tahun (1993 – 2001). Wayang tersebut menggunakan bahan plastik
Ngayogyakarta, Banyumasan, Jawatimuran, Kedu,
berwarna, sistem pencahayaan teater modern, dan layar khusus.
Cirebon, dan sebagainya.

Semua jenis wayang di atas merupakan wujud ekspresi kebudayaan yang dapat dimanfaatkan dalam berbagai kehidupan antara lain sebagai media pendidikan, media informasi, dan media Manfat A
hiburan. Wayang bermanfaat sebagai media pendidikan karena isinya banyak memberikan ajaran-ajaran kehidupan kepada manusia. Pada era modern ini, wayang juga banyak digunakan wayang
sebagai media informasi. Ini antara lain dapat kita lihat dari pagelaran wayang yang disisipi informasi tentang program pembangunan seperti keluarga berencana (KB), pemilihan umum,

N
Deskripsi dan sebagainya. Yang terakhir, meski semakin jarang, wayang masih tetap menjadi media hiburan.
Manfaat
Wayang tersebut berbentuk
pipih seperti wayang kulit. Kalimat Simpleks

Semua jenis wayang di atas merupakan wujud Kalimat Kompleks


ekspresi kebudayaan yang dapat dimanfaatkan
dalam berbagai kehidupan antara lain sebagai
media pendidikan, media informasi, dan media
hiburan.
BAGAN ALIR

1 TEKS LAPORAN HASIL OBSERVASI


Wayang Pokok-pokok isi teks Laporan Hasil
Wayang adalah seni pertunjukan yang telah ditetapkan sebagai warisan
budaya asli Indonesia. UNESCO, lembaga yang mengurusi kebudayaan dari PBB, pada Observasi
7 November 2003 menetapkan wayang sebagai pertunjukan bayangan boneka tersohor
berasal dari Indonesia. Wayang merupakan warisan mahakarya dunia yang tidak ternilai
dalam seni bertutur (Masterpiece of Oral and Intangible Heritage of Humanity).
Para wali songo, penyebar agama Islam di Jawa sudah membagi Wayang adalah seni pertunjukan yang telah
ditetapkan sebagai warisan budaya asli
wayang menjadi tiga. Wayang kulit di Timur, wayang wong atau wayang orang di Jawa Indonesia.
Tengah, dan wayang golek atau wayang boneka di Jawa Barat. Penjenisan tersebut
disesuaikan dengan penggunaan bahan wayang. Wayang kulit dibuat dari kulit hewan
ternak, misalnya kulit kerbau, sapi, atau kambing. Wayang wong berarti wayang yang
ditampilkan atau diperankan oleh orang. Wayang golek adalah wayang yang
menggunakan boneka kayu sebagai pemeran tokoh. Selanjutnya, untuk mempertahankan
budaya wayang agar tetap dicintai, seniman mengembangkan wayang dengan bahan-
Wayang dibedakan menurut penjenisan
bahan lain, antara lain wayang suket dan wayang motekar. bahan wayang meliputi wayang kulit, wayang
Wayang kulit dilihat dari umur, dan gaya pertunjukannya pun dibagi wong, dan wayang golek.

lagi menjadi bermacam jenis. Jenis yang paling terkenal, karena diperkirakan memiliki
umur paling tua adalah wayang purwa. Purwa berasal dari bahasa Jawa, yang berarti
awal. Wayang ini terbuat dari kulit kerbau yang ditatah, dan diberi warna sesuai kaidah
pulasan wayang pendalangan, serta diberi tangkai dari bahan tanduk kerbau bule yang Wayang kulit dibagi menjadi bermacam jenis
diolah sedemikian rupa dengan nama cempurit yang terdiri atas tuding dan gapit. dilihat dari umur dan gaya pertunjukannya.
Wayang wong (bahasa Jawa yang berarti ‘orang’) adalah salah satu
pertunjukan wayang yang diperankan langsung oleh orang. Wayang orang yang dikenal
di suku Banjar adalah wayang gung, sedangkan yang dikenal di suku Jawa adalah
wayang topeng. Wayang topeng dimainkan oleh orang yang menggunakan topeng.
Wayang berdasarkan pemainnya meliputi
Wayang tersebut dimainkan dengan iringan gamelan dan tari-tarian. Perkembangan wayang wong dan wayang topeng.
wayang orang pun saat ini beragam, tidak hanya digunakan dalam acara ritual, tetapi
juga digunakan dalam acara yang bersifat menghibur.
Selanjutnya, jenis wayang yang lain adalah wayang golek yang
mempertunjukkan boneka kayu. Wayang golek berasal dari Sunda. Selain wayang golek
Sunda, wayang yang terbuat dari kayu adalah wayang menak atau sering juga disebut Wayang golek adalah pertunjukan boneka
wayang golek menak karena cirinya mirip dengan wayang golek. Wayang tersebut kali kayu yang berasal dari Sunda.

pertama dikenalkan di Kudus.


Selain golek, wayang yang berbahan dasar kayu adalah wayang klithik.
Wayang klithik berbeda dengan golek. Wayang tersebut berbentuk pipih seperti wayang
Jenis wayang yang terbuat dari kayu
kulit. Akan tetapi, cerita yang diangkat adalah cerita Panji dan Damarwulan. Wayang
lain yang terbuat dari kayu adalah wayang papak atau cepak, wayang timplong, wayang
potehi, wayang golek techno, dan wayang ajen.
Perkembangan terbaru dunia pewayangan menghasilkan kreasi berupa
wayang suket. Jenis wayang ini disebut suket karena wayang yang digunakan terbuat dari Perkembangan terbaru dunia pewayangan
rumput yang dibentuk menyerupai wayang kulit. Wayang suket merupakan tiruan dari menghasilkan kreasi berupa wayang suket.
berbagai fgur wayang kulit yang terbuat dari rumput (bahasa Jawa: suket). Wayang suket
biasanya dibuat sebagai alat permainan atau penyampaian cerita pewayangan kepada
anak-anak di desa-desa Jawa.
Dalam versi lebih modern, terdapat wayang motekar atau wayang Wayang motekar atau wayang plastik
plastic berwarna. Wayang motekar adalah sejenis pertunjukan teater bayang-bayang atau berwarna adalah sejenis pertunjukan teater
bayang-bayang atau serupa wayang kulit.
serupa wayang kulit. Namun, jika wayang kulit memiliki bayangan yang berwarna hitam
saja, wayang motekar menggunakan teknik terbaru hingga bayang-bayangnya bisa
tampil dengan warna-warni penuh. Wayang tersebut menggunakan bahan plastik
berwarna, sistem pencahayaan teater modern, dan layar khusus.
Semua jenis wayang merupakan wujud
Semua jenis wayang di atas merupakan wujud ekspresi kebudayaan ekspresi kebudayaan yang dapat
yang dapat dimanfaatkan dalam berbagai kehidupan antara lain sebagai media dimanfaatkan dalam berbagai kehidupan
antara lain sebagai media pendidikan, media
pendidikan, media informasi, dan media hiburan. Wayang bermanfaat sebagai media informasi, dan media hiburan
pendidikan karena isinya banyak memberikan ajaran kehidupan kepada manusia. Pada
era modern ini, wayang juga banyak digunakan sebagai media informasi. Ini antara lain
dapat kita lihat pada pagelaran wayang yang disisipi informasi tentang program
pembangunan seperti keluarga berencana (KB), pemilihan umum, dan [Link]
terakhir, meski semakin jarang, wayang masih tetap menjadi media hiburan.
STRUKTUR BACAAN
Wayang adalah seni
2
pertunjukan yang telah RINGKASAN
DEFINISI
ditetapkan sebagai
UMUM warisan budaya asli
Wayang
Indonesia.
Wayang dibedakan Wayang adalah seni pertunjukan
menurut penjenisan
yang sudah ditetapkan sebagai warisan
bahan wayang meliputi
wayang kulit, wayang budaya asli Indonesia.
wong, dan wayang Jenis wayang yaitu Wayang
golek. Wayang kulit dibedakan menurut penjenisan bahan wayang
dibagi menjadi
meliputi wayang kulit, wayang wong, dan
bermacam jenis dilihat
dari umur dan gaya wayang golek. Wayang kulit dari Jawa
pertunjukannya. Timur, wayang wong dari Jawa Tengah, dan
Wayang berdasarkan wayang golek dari Jawa Barat. Wayang kulit
pemainnya meliputi
terbuat dari kulit hewan ternak seperti
wayang wong dan
wayang topeng. kambing, sapi, atau kerbau.
DESKRIPSI
Wayang golek adalah Wayang wong merupakan
BAGIAN pertunjukan boneka pertunjukan boneka yang diperankan
kayu yang berasal dari
Sunda. Jenis wayang langsung oleh orang. Wayang topeng
yang terbuat dari kayu. dimainkan oleh orang yang menggunakan
Perkembangan terbaru topeng.
dunia pewayangan
Wayang golek merupakan
menghasilkan kreasi
berupa wayang suket. pertunjukan boneka kayu. Wayang ini
Wayang motekar atau berasal dari Sunda. Jenis wayang yang
wayang plastik
terbuat dari kayu yaitu wayang klithik,
berwarna adalah sejenis
pertunjukan teater wayang papak atau cepak, wayang timplong,
bayang-bayang atau wayang potehi, wayang golek techno, dan
serupa wayang kulit. wayang ajen.
Semua jenis wayang Dalam versi lebih modern, terdapat
merupakan wujud wayang motekar. Wayang motekar atau
ekspresi kebudayaan
wayang plastik berwarna adalah sejenis
yang dapat
DESKRIPSI dimanfaatkan dalam pertunjukan teater bayang-bayang atau

MANFAAT berbagai kehidupan serupa wayang kulit.


antara lain sebagai Wayang memiliki beberapa manfaat
media pendidikan,
seperti dalam media informasi, media
media informasi, dan
media hiburan pendidikan, dan media hiburan. Wayang
bermanfaat dalam media pendidikan karena
isinya terdapat banyak ajaran kehidupan.
KISI-KISI

NO KOMPETENSI INDIKATOR PENILAIAN TINGKAT


SOAL
JENIS BENTUK
1. Pengetahuan- Disajikan teks Tertulis Uraian C3
Menentukan laporan hasil
pokok-pokok observasi,
informasi peserta didik
laporan hasil dapat
observasi menentukan
pokok-pokok
informasi
laporan hasil
obsrvasi
2. Pengetahuan- Disajikan teks Tertulis Uraian C3
Menentukan laporan hasil
struktur dalam observasi,
teks laporan peserta didik
hasil observasi dapat
menentukan
struktur teks
laporan hasil
obsrvasi
3. Pengetahuan- Disajikan teks Tertulis Uraian C3
Menentukan laporan hasil
kaidah observasi,
kebahasaan peserta didik
dalam teks dapat
laporan hasil menentukan
observasi kaidah
kebahasaan
teks laporan
hasil obsrvasi
LAMPIRAN

Lembar Kerja Pertemuan 1


INSTRUMEN PENILAIAN KOMPETENSI PENGETAHUAN
LEMBAR KERJA

Sekolah : SEKOLAH MENENGAH KEJURUAN


Mata Pelajaran : Bahasa Indonesia
Komp. Keahlian : X AKL, OTP, BDP
Kelas/Semester : X/ I
Tahun Pelajaran : 2018/2019
Alokasi Waktu : 2X45menit
KD

3.1 memahami teks laporan hasil observasi yang dipresentasikan dengan lisan dan tulis
IPK
3.1.1 Menentukan pokok-pokok informasi laporan hasil observasi secara bertanggungjawab
3.1.2 Menentukan struktur dalam teks laporan hasil observasi secara bertanggungjawab dengan
tepat.
3.1.3 Menentukan kaidah kebahasaan dalam teks laporan hasil observasi secara
bertanggungjawab dengan tepat.

MATERI
a. Kata serta frasa verba dan nomina
b. Afiksasi
c. Kalimat definisi dan deskriptif
d. Kalimat simpleks dan kalimat kompleks

SOAL
Petunjuk : Bacalah teks berikut, secara berkelompok jawablah pertanyaan yang terdapat di
bawahnya!

1. Jawablah pertanyaan sebagai berikut!


a. Apakah Tata Usaha itu?
b. Apa fungsi dari Tata usaha?
c. Ada berapa jenis tugas Tata Usaha?
d. Apa peran Tata Usaha dalam suatu Organisasi?
2. Analisis struktur dari teks laporan hasil observasi “Tata Usaha”!
3. Analisilah kebahasaan teks laporan hasil observasi “Tata Usaha” dengan menggunakan
bagan berikut! Cek kelas kata verba nomina dalam KBBI !
Tata Usaha

Tata Usaha adalah rangkaian kegiatan administrasi seperti, menghimpun, mengadakan,


mencatat, mengelola, mengirim, dan menyimpan keterangan-keterangan dalam sebuah
organisasi, lembaga, atau sekolah. Tata usaha memiliki 9 tugas pokok yaitu; Admintrasi,
Bedaharawan sekolah, Inventaris dan Perlengkapan, Administrasi Kepegawaian, Administrasi
Kesiswaan, Administrasi Persuratan, Pengelola Laboratorium, dan Pembantu atau Penjaga
Sekolah.
Tugas pokok Administrasi mempunyai tugas seperti, menyusun program kerja,
pengurusan administrasi pegawai, pengurusan administrasi siswa, pengurusan administrasi
perlengkapan, penyusunan dan pengkajian data statistik, dan pengurusan ketatausahaan secara
berkala.
Tugas pokok Bendaharawan sekolah mempunyai tugas mengurus segala kegiatan yang
berkaitan dengan keuangan seperti, pembayaran, membuat laporan keuangan, pengembalian,
dan pengambilan.
Tugas pokok Inventaris dan Perlengkapan mempunyai tugas mencatat hal-hal
mengenai perlengkapan mengenai perlengkapan milik lembaga atau organisasi seperti, mencatat
penerimaan dan pengeluaran barang, menyimpan dokumen kepemilikan, membuat daftar
kebutuhan barang, dan membuat laporan keadaan barang.
Tugas pokok Administrasi Kepegawaian mempunyai tugas tentang pegawai seperti,
membuat daftar pegawai, membuat daftar gaji, membuat daftar hadir pegawai, dan membuat
daftar pembayaran gaji.
Tugas pokok Administrasi Kesiswaan mempunyai tugas berkaitan dengan administrasi
siswa seperti, membuat daftar siswa, mengisi buku mutasi siswa, meyediakan blanko
pemanggilan orang tua, dan menyediakan blanko izin masuk keluar kelas.
Tugas pokok Administrasi Persuratan mempunyai tugas berkaitan dengan surat
menyurat baik antar lembaga maupun lembaga kepada perorangan seperti, menyimpan arsip,
menyampaikan surat, menggandakan surat, membuat nomor agenda surat, dan memelihara
kearsipan dan dokumen surat.
Tugas pokok Pengelola Perpustakaan mempunyai tugas tentang tata kelola
perpustakaan seperti pengklasifikasian buku, membuat buku pengunjung perpustakaan,
membuat statistik pengunjung dan peminjam, dan membuat daftar penggunaan barang
perpustakaan.
Tugas pokok Pengelola Laboratorium mempunyai tugas tentang pengurusan
laboratorium seperti, membuat data barang-barang lab, membuat daftar kebutuhan data
praktikum, melayani kebutuhan alat-alat praktikum, dan merawat alat-alat lab.
Yang terakhir adalah tugas pokok Pembantu atau penjaga sekolah yang mempunyai
tugas yang berkaitan dengan kebersihan dan keamanan seperti, menjaga dan melaksanakan
kebersihan sekolah, mengunci dan membuka seluruh ruangan sekolah, melaksanakan piket
malam, dan mengunci dan menyimpan alat makan dan minum.
Seluruh tugas Tata Usaha mempunyai peran yang penting untuk mencapai tujuan
sebuah lembaga atau organisasi, tata usaha berperan untuk membantu kelancaran sebuah
organisasi atau lembaga terutama sebagai penyedia informasi yang bisa dijadikan landasan
untuk pengambilan keputusan nantinya.
LEMBAR KERJA KELOMPOK - PENGETAHUAN

SOAL
1. Jawablah pertanyaan sebagai berikut!
a. Apakah Tata Usaha itu?
b. Apa fungsi dari Tata usaha?
c. Ada berapa jenis tugas Tata Usaha?
d. Apa peran Tata Usaha dalam suatu Organisasi?
2. Analisis struktur teks laporan hasil observasi Tata Usaha
3. Analisilah kebahasaan teks laporan hasil observasi di atas dengan menggunakan bagan berikut!

JAWAB
1. a

b.

c.

d.
TEKS LAPORAN HASIL OBSERVASI
TATA USAHA

Bagian Isi Analisis


Struktur

BAGAN STRUKTUR
TEKS LAPORAN HASIL OBSERVASI
BAGAN ANALISIS KAIDAH KEBAHASAAN
TEKS LAPORAN HASIL OBSERVASI “TATA USAHA” K

A
Bagian Isi Analisis
I
Struktur
D

N
RUBRIK PENILAIAN PENUGASAN KELOMPOK
Penilaian Kompetensi Pengetahuan

Nama kelompok : 1.
2.
3.
4.
5.
Kelas : …………………………………………………
Tanggal Penugasan : ...............................................................

Pedoman penyekoran:

No soal Deskripsi Skor Skor


maksimal
1a Menjawab dengan benar disertai alasan yang tepat 10 10
Menjawab hampir benar dengan alasan yang kurang tepat 5
1b Menjawab dengan benar disertai alasan yang tepat 10 10
Menjawab hampir benar dengan alasan yang kurang tepat 5
1c Menjawab dengan benar disertai 3 contoh. 10 10
Menjawab dengan benar disertai 2 contoh 5
Menjawab dengan benar disertai 1 contoh 3
1d Menjawab dengan benar disertai alasan yang tepat 10 10
Menjawab hampir benar dengan alasan yang kurang tepat . 5
2. Menjawab dengan benar disertai alasan yang tepat 10 20
Menjawab kurang benar disertai alasan yang kurang tepat 5
3. Menjawab dengan benar disertai contoh yang tepat 10 20
Menjawab dengan benar disertai contoh yang kurang tepat 5
Menjawab dengan kurang benar disertai contoh yang tidak tepat 3
Total

Penilaian pengetahuan untuk setiap peserta didik menggunkan rumus berikut.

Jumlah Skor
Nilai = X 100
Skor maksimal
LAMPIRAN
KUNCI JAWABAN
LK PENGETAHUAN - KELOMPOK

1. a. Tata Usaha adalah rangkaian kegiatan administrasi seperti, menghimpun, mengadakan,


mencatat, mengelola, mengirim, dan menyimpan keterangan-keterangan dalam sebuah
organisasi, lembaga, atau sekolah.
a. Fungsi Tata Usaha menghimpun, mengadakan, mencatat, mengelola, mengirim, dan
menyimpan keterangan-keterangan suatu lembaga.
b. Tata usaha memiliki 9 tugas pokok yaitu; Admintrasi, Bedaharawan sekolah, Inventaris
dan Perlengkapan, Administrasi Kepegawaian, Administrasi Kesiswaan, Administrasi
Persuratan, Pengelola Laboratorium, dan Pembantu atau Penjaga Sekolah.
c. Tata Usaha mempunyai peran yang penting untuk mencapai tujuan sebuah lembaga atau
organisasi, tata usaha berperan untuk membantu kelancaran sebuah organisasi atau
lembaga terutama sebagai penyedia informasi yang bisa dijadikan landasan untuk
pengambilan keputusan nantinya.
TEKS LAPORAN HASIL OBSERVASI
TATA USAHA BAGAN STRUKTUR
TEKS LAPORAN HASIL
OBSERVASI
Pernyataan
Pengertian Tata Usaha
umum
Bagian Isi Analisis
Struktur
Deskripsi

Tata Usaha adalah rangkaian kegiatan administrasi seperti,


Bagian
menghimpun, mengadakan, mencatat, mengelola, mengirim,
dan menyimpan keterangan-keterangan dalam sebuah
Deskripsi
organisasi, lembaga, atau sekolah.
tentang salah
satu jenis tugas pokok Tata Usaha yaitu administrasi

Tugas pokok Administrasi mempunyai tugas seperti, menyusun Deskripsi


program kerja, pengurusan administrasi pegawai, pengurusan tentang salah
administrasi siswa, pengurusan administrasi perlengkapan, satu jenis tugas pokok Tata Usaha yaitu bendaharawan
penyusunan dan pengkajian data statistik, dan pengurusan
ketatausahaan secara berkala.
Deskripsi
tentang salah
TATA
Tugas pokok Bendaharawan sekolah mempunyai tugas
satu jenis tugas pokok Tata Usaha yaitu Inventaris dan
USAHA
mengurus segala kegiatan yang berkaitan dengan keuangan Deskripsi
tentang salah
satu jenis tugas pokok Tata Usaha yaitu administrasi kepegawaian.

Tugas pokok Inventaris dan Perlengkapan mempunyai tugas


mencatat hal-hal mengenai perlengkapan mengenai
Deskripsi
perlengkapan milik lembaga atau organisasi
tentang salah
satu jenis tugas pokok Tata Usaha yaitu administrasi kepegawaian.

Tugas pokok Administrasi Kepegawaian mempunyai tugas


tentang pegawai Deskripsi
tentang salah
satu jenis tugas pokok Tata Usaha yaitu pengelola
Tugas pokok Administrasi Kesiswaan mempunyai tugas perpustakaan.
berkaitan dengan administrasi siswa
Deskripsi
tentang salah
Tugas pokok Administrasi Persuratan mempunyai tugas satu jenis tugas pokok Tata Usaha yaitu pengelola

berkaitan dengan surat menyurat laboratorium.

Deskripsi

Tugas pokok Pengelola Perpustakaan mempunyai tugas tentang salah

tentang tata kelola perpustakaan satu jenis tugas pokok Tata Usaha yaitu pembantu atau
penjaga sekolah

Manfaat Tata usaha


Tugas pokok Pengelola Laboratorium mempunyai tugas
tentang pengurusan laboratorium Deskripsi
Manfaat
Tata Usaha mempunyai peran yang penting untuk mencapai
tujuan sebuah lembaga atau organisasi
BAGAN ANALISIS KAIDAH KEBAHASAAN
TEKS LAPORAN HASIL OBSERVASI

Bagian Isi Analisis


Struktur
KISI-KISI
NO KOMPETENSI INDIKATOR PENILAIAN GAMBAR
SOAL
JENIS BENTUK
1. Keterampilan- Disajikan teks Tertulis Uraian P5
Mencatat isi teks laporan hasil
observasi,
laporan hasil observasi
peserta didik
dapat
menentukan isi
teks laporan
hasil observasi
2. Keterampilan- Disajikan teks Tertulis Uraian P5
Menyusun ringkasan laporan hasil
laporan hasil observasi,
observasi berdasarkan peserta didik
struktur, ciri dapat membuat
kebahasaan, dan isi ringkasan
teks laporan hasil laporan hasil
observasi observasi
berdasarkan
struktur, ciri
kebahasaan, dan
isi teks laporan
hasil observasi
3. Keterampilan- Peserta didik Tertulis Unjuk Kerja P5
Mempresentasikan melakukan dan lisan
hasil ringkasan teks presentasi
laporan hasil observasi dengan
berdasarkan struktur, menunjukkan
ciri kebahasaan, dan isi hasil
teks laporan hasil pekerjaannya
observasi melalui Laptop
dan LCD,
sekaligus
menjelaskan
secara lisan hasil
ringkasan
Lembar Kerja Pertemuan 2
INSTRUMEN PENILAIAN KOMPETENSI KETERAMPILAN

Sekolah : SEKOLAH MENENGAH KEJURUAN


Mata Pelajaran : Bahasa Indonesia
Komp. Keahlian : X AKL, OTP, BDP
Kelas/Semester : X/ I
Tahun Pelajaran : 2018/2019
Alokasi Waktu : 2X45menit

KD

4.1 menyajikan isi teks laporan hasil observasi berdasarkan interpretasi baik secara lisan maupun tulis

IPK
4.1.1 Mencatat isi teks laporan hasil observasi secara bertanggungjawab.
4.1.2 Menyusun ringkasan laporan hasil observasi berdasarkan struktur, ciri kebahasaan, dan isi teks laporan hasil observasi secara bertanggungjawab.
4.1.3 Mempresentasikan hasil ringkasan teks laporan hasil observasi berdasarkan struktur, ciri kebahasaan, dan isi teks laporan hasil observasi secara
bertanggungjawab dengan percaya diri.

MATERI
Skema alir ringkasan isi teks laporan hasil observasi
BAGAN ALIR Pokok-pokok isi teks Laporan Hasil
TEKS LAPORAN HASIL OBSERVASI Observasi
Wayang
Wayang adalah seni pertunjukan yang telah ditetapkan sebagai warisan budaya asli Wayang adalah seni pertunjukan yang telah
Indonesia. UNESCO, lembaga yang mengurusi kebudayaan dari PBB, pada 7 November 2003 menetapkan ditetapkan sebagai warisan budaya asli
Indonesia.
wayang sebagai pertunjukan bayangan boneka tersohor berasal dari Indonesia. Wayang merupakan
warisan mahakarya dunia yang tidak ternilai dalam seni bertutur (Masterpiece of Oral and Intangible
Heritage of Humanity).
Para wali songo, penyebar agama Islam di Jawa sudah membagi wayang menjadi tiga.
Wayang kulit di Timur, wayang wong atau wayang orang di Jawa Tengah, dan wayang golek atau wayang
boneka di Jawa Barat. Penjenisan tersebut disesuaikan dengan penggunaan bahan wayang. Wayang kulit
Wayang dibedakan menurut penjenisan
dibuat dari kulit hewan ternak, misalnya kulit kerbau, sapi, atau kambing. Wayang wong berarti wayang bahan wayang meliputi wayang kulit, wayang
yang ditampilkan atau diperankan oleh orang. Wayang golek adalah wayang yang menggunakan boneka wong, dan wayang golek.
kayu sebagai pemeran tokoh. Selanjutnya, untuk mempertahankan budaya wayang agar tetap dicintai,
seniman mengembangkan wayang dengan bahan-bahan lain, antara lain wayang suket dan wayang
motekar.
Wayang kulit dilihat dari umur, dan gaya pertunjukannya pun dibagi lagi menjadi
Wayang kulit dibagi menjadi bermacam jenis
bermacam jenis. Jenis yang paling terkenal, karena diperkirakan memiliki umur paling tua adalah wayang dilihat dari umur dan gaya pertunjukannya.
purwa. Purwa berasal dari bahasa Jawa, yang berarti awal. Wayang ini terbuat dari kulit kerbau yang
ditatah, dan diberi warna sesuai kaidah pulasan wayang pendalangan, serta diberi tangkai dari bahan
tanduk kerbau bule yang diolah sedemikian rupa dengan nama cempurit yang terdiri atas tuding dan gapit.
Wayang wong (bahasa Jawa yang berarti ‘orang’) adalah salah satu pertunjukan wayang
yang diperankan langsung oleh orang. Wayang orang yang dikenal di suku Banjar adalah wayang gung, Wayang berdasarkan pemainnya meliputi
wayang wong dan wayang topeng.
sedangkan yang dikenal di suku Jawa adalah wayang topeng. Wayang topeng dimainkan oleh orang yang
menggunakan topeng. Wayang tersebut dimainkan dengan iringan gamelan dan tari-tarian. Perkembangan
wayang orang pun saat ini beragam, tidak hanya digunakan dalam acara ritual, tetapi juga digunakan dalam
acara yang bersifat menghibur.
Selanjutnya, jenis wayang yang lain adalah wayang golek yang mempertunjukkan
Wayang golek adalah pertunjukan boneka
boneka kayu. Wayang golek berasal dari Sunda. Selain wayang golek Sunda, wayang yang terbuat dari kayu yang berasal dari Sunda.
kayu adalah wayang menak atau sering juga disebut wayang golek menak karena cirinya mirip dengan
wayang golek. Wayang tersebut kali pertama dikenalkan di Kudus.
Selain golek, wayang yang berbahan dasar kayu adalah wayang klithik. Wayang klithik
berbeda dengan golek. Wayang tersebut berbentuk pipih seperti wayang kulit. Akan tetapi, cerita yang Jenis wayang yang terbuat dari kayu
diangkat adalah cerita Panji dan Damarwulan. Wayang lain yang terbuat dari kayu adalah wayang papak
atau cepak, wayang timplong, wayang potehi, wayang golek techno, dan wayang ajen.
Perkembangan terbaru dunia pewayangan menghasilkan kreasi berupa wayang suket.
Jenis wayang ini disebut suket karena wayang yang digunakan terbuat dari rumput yang dibentuk
Perkembangan terbaru dunia pewayangan
menyerupai wayang kulit. Wayang suket merupakan tiruan dari berbagai fgur wayang kulit yang terbuat menghasilkan kreasi berupa wayang suket.
dari rumput (bahasa Jawa: suket). Wayang suket biasanya dibuat sebagai alat permainan atau penyampaian
cerita pewayangan kepada anak-anak di desa-desa Jawa.
Dalam versi lebih modern, terdapat wayang motekar atau wayang plastic berwarna.
Wayang motekar adalah sejenis pertunjukan teater bayang-bayang atau serupa wayang kulit. Namun, jika
Wayang motekar atau wayang plastik
wayang kulit memiliki bayangan yang berwarna hitam saja, wayang motekar menggunakan teknik terbaru berwarna adalah sejenis pertunjukan teater
hingga bayang-bayangnya bisa tampil dengan warna-warni penuh. Wayang tersebut menggunakan bahan bayang-bayang atau serupa wayang kulit.
plastik berwarna, sistem pencahayaan teater modern, dan layar khusus.
Semua jenis wayang di atas merupakan wujud ekspresi kebudayaan yang dapat
dimanfaatkan dalam berbagai kehidupan antara lain sebagai media pendidikan, media informasi, dan media
Semua jenis wayang merupakan wujud
hiburan. Wayang bermanfaat sebagai media pendidikan karena isinya banyak memberikan ajaran ekspresi kebudayaan yang dapat
kehidupan kepada manusia. Pada era modern ini, wayang juga banyak digunakan sebagai media informasi. dimanfaatkan dalam berbagai kehidupan
Ini antara lain dapat kita lihat pada pagelaran wayang yang disisipi informasi tentang program antara lain sebagai media pendidikan, media
informasi, dan media hiburan
pembangunan seperti keluarga berencana (KB), pemilihan umum, dan [Link] terakhir, meski
semakin jarang, wayang masih tetap menjadi media hiburan.
STRUKTUR BACAAN
Wayang adalah seni
pertunjukan yang telah RINGKASAN
DEFINISI
ditetapkan sebagai
UMUM warisan budaya asli
Wayang
Indonesia.
Wayang dibedakan Wayang adalah seni pertunjukan
menurut penjenisan
yang sudah ditetapkan sebagai warisan
bahan wayang meliputi
wayang kulit, wayang budaya asli Indonesia.
wong, dan wayang Jenis wayang yaitu Wayang
golek. Wayang kulit dibedakan menurut penjenisan bahan wayang
dibagi menjadi
meliputi wayang kulit, wayang wong, dan
bermacam jenis dilihat
dari umur dan gaya wayang golek. Wayang kulit dari Jawa
pertunjukannya. Timur, wayang wong dari Jawa Tengah, dan
Wayang berdasarkan wayang golek dari Jawa Barat. Wayang kulit
pemainnya meliputi
terbuat dari kulit hewan ternak seperti
wayang wong dan
wayang topeng. kambing, sapi, atau kerbau.
DESKRIPSI
Wayang golek adalah Wayang wong merupakan
BAGIAN pertunjukan boneka pertunjukan boneka yang diperankan
kayu yang berasal dari
Sunda. Jenis wayang langsung oleh orang. Wayang topeng
yang terbuat dari kayu. dimainkan oleh orang yang menggunakan
Perkembangan terbaru topeng.
dunia pewayangan
Wayang golek merupakan
menghasilkan kreasi
berupa wayang suket. pertunjukan boneka kayu. Wayang ini
Wayang motekar atau berasal dari Sunda. Jenis wayang yang
wayang plastik
terbuat dari kayu yaitu wayang klithik,
berwarna adalah sejenis
pertunjukan teater wayang papak atau cepak, wayang timplong,
bayang-bayang atau wayang potehi, wayang golek techno, dan
serupa wayang kulit. wayang ajen.
Semua jenis wayang Dalam versi lebih modern, terdapat
merupakan wujud wayang motekar. Wayang motekar atau
ekspresi kebudayaan
wayang plastik berwarna adalah sejenis
yang dapat
DESKRIPSI dimanfaatkan dalam pertunjukan teater bayang-bayang atau

MANFAAT berbagai kehidupan serupa wayang kulit.


antara lain sebagai Wayang memiliki beberapa manfaat
media pendidikan,
seperti dalam media informasi, media
media informasi, dan
media hiburan pendidikan, dan media hiburan. Wayang
bermanfaat dalam media pendidikan karena
isinya terdapat banyak ajaran kehidupan.
Profesi

Profesi adalah kata serapan dari sebuah kata dalam bahasa Inggris "Profess", yang dalam
bahasa Yunani adalah "Επαγγελια", yang bermakna: "Janji untuk memenuhi kewajiban
melakukan suatu tugas khusus secara tetap/permanen".

Profesi juga sebagai pekerjaan yang membutuhkan pelatihan dan penguasaan terhadap
suatu pengetahuan khusus. Suatu profesi biasanya memiliki asosiasi profesi, kode etik, serta
proses sertifikasi dan lisensi yang khusus untuk bidang profesi tersebut.

Profesi mempunyai karakteristik sendiri yang membedakannya dari pekerjaan lainnya. Daftar
karakterstik ini tidak memuat semua karakteristik yang pernah diterapkan pada profesi, juga
tidak semua ciri ini berlaku dalam setiap profesi:

1. Keterampilan yang berdasar pada pengetahuan teoretis: Profesional diasumsikan


mempunyai pengetahuan teoretis yang ekstensif dan memiliki keterampilan yang
berdasar pada pengetahuan tersebut dan bisa diterapkan dalam praktik.
2. Asosiasi profesional: Profesi biasanya memiliki badan yang diorganisasi oleh para
anggotanya, yang dimaksudkan untuk meningkatkan status para anggotanya. Organisasi
profesi tersebut biasanya memiliki persyaratan khusus untuk menjadi anggotanya.
3. Pendidikan yang ekstensif: Profesi yang prestisius biasanya memerlukan pendidikan
yang lama dalam jenjang pendidikan tinggi.
4. Ujian kompetensi: Sebelum memasuki organisasi profesional, biasanya ada persyaratan
untuk lulus dari suatu tes yang menguji terutama pengetahuan teoretis.
5. Pelatihan institutional: Selain ujian, juga biasanya dipersyaratkan untuk mengikuti
pelatihan istitusional di mana calon profesional mendapatkan pengalaman praktis
sebelum menjadi anggota penuh organisasi. Peningkatan keterampilan melalui
pengembangan profesional juga dipersyaratkan.
6. Lisensi: Profesi menetapkan syarat pendaftaran dan proses sertifikasi sehingga hanya
mereka yang memiliki lisensi bisa dianggap bisa dipercaya.
7. Otonomi kerja: Profesional cenderung mengendalikan kerja dan pengetahuan teoretis
mereka agar terhindar adanya intervensi dari luar.
8. Kode etik: Organisasi profesi biasanya memiliki kode etik bagi para anggotanya dan
prosedur pendisiplinan bagi mereka yang melanggar aturan.
9. Mengatur diri: Organisasi profesi harus bisa mengatur organisasinya sendiri tanpa
campur tangan pemerintah. Profesional diatur oleh mereka yang lebih senior, praktisi
yang dihormati, atau mereka yang berkualifikasi paling tinggi.
10. Layanan publik dan altruisme: Diperolehnya penghasilan dari kerja profesinya dapat
dipertahankan selama berkaitan dengan kebutuhan publik, seperti layanan dokter
berkontribusi terhadap kesehatan masyarakat.
11. Status dan imbalan yang tinggi: Profesi yang paling sukses akan meraih status yang
tinggi, prestise, dan imbalan yang layak bagi para anggotanya. Hal tersebut bisa
dianggap sebagai pengakuan terhadap layanan yang mereka berikan bagi masyarakat.
Jenis Pedagang Eceran
LEMBAR KERJA TERBIMBING – KETERAMPILAN Pokok-pokok isi teks Laporan Hasil Observasi

BAGAN ALIR
TEKS LAPORAN HASIL OBSERVASI

PROFESI
STRUKTUR BACAAN
RINGKASAN

PROFESI
LEMBAR KERJA MANDIRI – KETERAMPILAN Pokok-pokok isi teks Laporan Hasil Observasi

BAGAN ALIR
TEKS LAPORAN HASIL OBSERVASI

PEDAGANG ECERAN
STRUKTUR BACAAN
RINGKASAN

PEDAGANG ECERAN
Rubrik Penilaian Presentasi Ringkasan

No Nama Aspek penilaian Total nilai


kelancaran Kelengkapan Kebenaran
informasi isi
1
2
3
4

Aspek penilaian kriteria Rentang skor Skor maksimal


Kelancaran Sangat lancar 85-100 100
menyamapiakn isi teks
Cukup lancar 70-84
menyampaikan isi teks
Kurang lancar 55-69
menyampaikan isi teks
Tidak lancar menyampaikan 54-40
isi teks
Kelangkapan Isi teks yang disampaikan 85-100 100
informasi sangat lengkap
Isi teks yang disampaikan 70-84
sedikit kurang lengkap
Hanya separuh isi teks yang 55-69
disampaikan
Isi teks yang disampaikan 54-40
hanya sedikit
Kebenaran isi Isi teks yang disampaikan 85-100 100
benar semua
Isi teks yang disampaikan 70-84
sebagaian besar benar
Isi teks yang disampaikan 55-69
separuh yang benar
Isi teks yang disampaikan 54-40
sebagian besar salah
Total

Penilaian keterampilan untuk setiap peserta didik menggunakan rumus berikut.

Jumlah Skor
Nilai = X 100
Skor maksimal

Mengetahui, Pati, 2018


Kepala SMK Negeri 1 Pati Guru Mata Pelajaran

Wijanarko, [Link]., [Link] Hanung Rudhiani, S. Pd


NIP 19670910 199003 1 004
TEKS REMIDIAL
SMK N 2 Kota Tasikmalaya
SMKN 2 Kota Tasikmalaya merupakan Sekolah Menengah Kejuruan yang terletak di Jl.
Sindanggalih, Kelurahan Kahuripan, Kecamatan Tawang, Kota Tasikmalaya. Sekolah terbesar di
Tasikmalaya ini memiliki 7 jurusan yaitu, Teknik Komputer Jaringan (TKJ), Otomotif (OT),
Mesin, Listrik, Gambar Bangunan (GB), Broadcast (BC), dan Audio Video (AV). Semua jurusan
dilambangkan dengan warna-warna yang berbeda di lencana pundak. Merah untuk TKJ; biru
donker untuk OT; biru muda untuk mesin; kuning untuk listrik; coklat untuk GB; hijau untuk
BC, dan orange untuk AV.

Peraturan di sekolah ini mengharuskan semua siswanya memiliki rambut pendek. Maksimal 2
cm di bagian atas kepala dan 1 cm di bagian sisi kepala. Jumlah siswa laki-laki mendominasi
dengan presentase 83% dibandingkan perempuan yang hanya 17% saja. SMKN 2 Tasikmalaya
memiliki segudang prestasi, di antaranya juara futsal se-nasional pada tahun 2010 dan di tahun-
tahun berikutnya; 2011 juara 3, 2012 juara 2.

Sistem belajar di SMKN 2 Tasikmalaya adalah teori dan praktek dengan presentase 70% : 30%.
Teori terdiri dari pelajaran-pelajaran umum seperti matematika, bahasa inggris, fisika, kimia, dan
agama. Sementara kegiatan praktek disesuaikan dengan jurusan yang diambil oleh siswa.

Semua siswa pada semester akhir kelas XI atau semester awal kelas XII diwajibkan untuk
melakukan program Prakerin (Praktek Kerja Industri) di perusahaan-perusahaan luar, baik yang
sudah berafiliasi dengan sekolah maupun belum. Siswa dibebaskan untuk memilih tempatnya
masing-masing.

Di area lingkungan SMKN 2 Tasikmalaya terdapat dua jenis lingkungan yakni, lingkungan biotik
(benda hidup) dan lingkugan abiotik (benda tak hidup). Lingkungan biotik terdiri dari
pepohonan, tanaman hias, dan hewan-hewan umum yang sering berada di alam; sedangkan
lingkungan abiotik terdiri atas gedung sekolah, peralatan belajar,

Lingkungan abiotik di SMKN 2 berupa gedung sekolah yang terdiri dari, ruang kelas, ruang
guru, ruang TU, ruang BK, perpustakaan, masjid, koperasi, pos satpam, dan kamar mandi.
Gedung praktek siswa terdiri dari bengkel otomotif, bengkel mesin, bengkel listrik, bengkel
elektronik, studio broadcasting, lab komputer, dan lab gambar. Kantin terdapat di 5 tempat di
setiap penjuru sekolah.

Selanjutnya peralatan sekolah seperti kursi, meja, papan tulis, spidol, dan LCD proyektor.
Peralatan olahraga terdiri dari bola sepak, bola basket, bola tenis, pingpong, jaring bola voli,
jaring tenis meja dan mejanya. Berikutnya ada lapangan yang terdiri dari lapangan upacara,
lapangan sepak bola, lapangan futsal, basket, badminton, dan voli.

Lingkungan hidup atau biotik di SMKN 2 Tasikmalaya terdiri dari pepohonan besar di antaranya
mahoni dan mangga. Lalu tanaman hias yang ditanam di sepanjang jalan gerbang utama menuju
gerbang dalam sekolah; dari pos satpam sampai parkiran dalam.

SOAL:
Jawablah pertanyaan berikut dengan jelas!
1. Sebutkan isi struktur teks laporan hasil observasi !
2. Sebutkan kaidah teks laporan hasil observasi !
3. Jelaskan isi teks laporan hasil observasi !
TEKS PENGAYAAN
LAPTOP

Laptop adalah komputer yang dapat dibawa kemana-mana atau sering di sebut "komputer
jinjing".ukuran leptop relatif lebih kecil juga lebih ringan di bandinkan dengan komputer.
Sumber daya laptop berasal dari baterai yang membuat laptop itu dapat menyala. Umumnya
baterai laptop dapat bertahan ± 1-6 jam untuk menyala, tergantung cara si pengguna
memakainya.

Laptop tentunya memiliki bagian-bagian yang penting bagi leptop itu sendiri , diantaranya:
Power AC/DC Adapter. Sebuah perangkat pada laptop, untuk menumkan daya, mengubah arus
listrik AC menjadi DC. Fungsi utama dari perangkat ini adalah untuk melakukan pengisian
baterai (charging)laptop. Baterai. Perangkat yang berfungsi untuk menampung daya listrik yang
akan digunakan oleh laptop pada saat laptoptidak terhubung ke steker listrik. Motherboard.
Papan utama yang terdapat pada laptop , berfungsi untuk menanamkan hardware-hardware
lainnya. Motherboard laptop dirancancang secara spesifik sesuai dengan merk laptop masing-
masing. CMOS Baterai. Baterai yang terhubung langsung dengan sistem board laptop. Berfungsi
untuk mempertahankan setting BIOS sebuah motherboard. Keyboard. Papan ketik yang terdiri
dari tombol abjad dan tombol angka.

Processor. Otak dari sebuah laptop, processor juga dappat dibedakan berdasarkan merk, model,
dan kecepatannya. CPU Cooling Fan. Kipas kecil yang terdapat pada board laptop. Berfungsi
untuk mengendalikan suhu dari sebuah processor. Memory RAM. Randeom Acces Memory
adalah sebuah memory yang terdapat pada laptop . berfungsi untuk melakukan penyimpanan
data sementara yang akan disimpan di tempat penyimpanan yang permanen yaitu hard drive,
selain itu RAM juga dapat berfungsi untuk meningkatkan kinerja sebuah laptop. Hard Drive.
Hardware untuk menampung data-data pada laptop, bisa berupa file maupun aplikasi. Graphic
Card/Video Card. Salah satu konponen atau hardware . berfungsi untuk menerjemahkan bahasa
komputer ke bentuk gambar yang ditampilkan pada layar.

Dan ada komponen-komponen lainnya yang lelum dijelaskan, diantaranya:


 CD/DVD
 Wireles Card
 LCD Screen
 LCD Screean Cable
 Display Hinges
 Sound Card/Audio Card
 Screen Bcklight Lamp
 Screen Inverter Bord
 Web Camera
 Dll.

Pada era globalisasi seperti sekarang ini komputer sudah tidak asing lagi didengar oleh
masyarakat. Misalnya di bidang pekerjaan semua orang di tuntut untuk mengerti menggunakan
komputer , karena komputer merupakan sarana untuk mempermudah dan mempercepat proses
dalam menyelesaikan pekerjaan. Menurut banyak pendapat ada beberapa manfaat dari komputer
atau laptop, diantaranya:
 Mempermudah pekerjaan
 Sebagai alat untuk komunikasi
 Sebagai alat untuk hiburan.

Pada umumnya ada beberapa manfaat dari laptop, diantaranya:


1. Sebagai sarana mempermudah pekerjaan
2. Sebagai sarana komunikasi
3. Sebagai alat hiburan
4. Sebagai alat pendidikan
5. Sebagai sarana informasi
6. Sebagai sarana usaha

SOAL:
Jawablah pertanyaan berikut dengan jelas!
1. Sebutkan struktur teks laporan hasil observasi di atas!
2. Sebutkan kaidah kebahasaan teks laporan hasil observasi !
3. Jelaskan isi teks laporan hasil observasi di atas!

JAWABAN:
1. Definisi umum
Laptop adalah komputer yang dapat dibawa kemana-mana atau sering di sebut "komputer
jinjing". Ukuran leptop relatif lebih kecil juga lebih ringan dibangdinkan dengan komputer.
Sumber daya laptop berasal dari baterai yang membuat laptop itu dapat menyala. Umumnya
baterai laptop dapat bertahan ± 1-6 jam untuk menyala, tergantung cara si pengguna
memakainya.

Deskripsi bagian
Laptop tentunya memiliki bagian-bagian yang penting bagi leptop itu sendiri , diantaranya:
 Power AC/DC Adapter
Sebuah perangkat pada laptop, untuk menurunkan daya, mengubah arus listrik
AC menjadi DC. Fungsi utama dari perangkat ini adalah untuk melakukan
pengisian baterai (charging)laptop.
 Baterai
Perangkat yang berfungsi untuk menampung daya listrik yang akan digunakan
oleh laptop pada saat laptoptidak terhubung ke steker listrik.
 Motherboard
Papan utama yang terdapat pada laptop , berfungsi untuk menanamkan hardware-
hardware lainnya. Motherboard laptop dirancancang secara spesifik sesuai
dengan merk laptop masing-masing.
 CMOS Baterai
Baterai yang terhubung langsung dengan sistem board laptop. Berfungsi untuk
mempertahankan setting BIOS sebuah m otherboard.
 Keyboard
Papan ketik yang terdiri dari tombol abjad dan tombol angka.
 Processor
Otak dari sebuah laptop, processor juga dapat dibedakan berdasarkan merk,
model, dan kecepatannya.
 CPU Cooling Fan
Kipas kecil yang terdapat pada board laptop. Berfungsi untuk mengendalikan
suhu dari sebuah processor.
 Memory RAM
Randeom Acces Memory adalah sebuah memory yang terdapat pada laptop .
berfungsi untuk melakukan penyimpanan data sementara yang akan disimpan di
tempat penyimpanan yang permanen yaitu hard drive, selain itu RAM juga dapat
berfungsi untuk meningkatkan kinerja sebuah laptop.
 Hard Drive
Hardware untuk menampung data-data pada laptop, bisa berupa file maupun
aplikasi.
 Graphic Card/Video Card
Salah satu konponen atau hardware . berfungsi untuk menerjemahkan bahasa
komputer ke bentuk gambar yang ditampilkan pada layar.

Dan ada komponen-komponen lainnya yang belum dijelaskan, diantaranya:


 CD/DVD
 Wireles Card
 LCD Screen
 LCD Screean Cable
 Display Hinges
 Sound Card/Audio Card
 Screen Bcklight Lamp
 Screen Inverter Bord
 Web Camera
 Dll.

Deskripsi manfaat
Pada era globalisasi seperti sekarang ini komputer sudah tidak asing lagi didengar oleh
masyarakat. Misalnya di bidang pekerjaan semua orang di tuntut untuk mengerti
menggunakan komputer , karena komputer merupakan sarana untuk mempermudah dan
mempercepat proses dalam menyelesaikan pekerjaan.

Menurut banyak pendapat ada beberapa manfaat dari komputer atau laptop, diantaranya:
Mempermudah pekerjaan
Sebagai alat untuk komunikasi
Sebagai alat untuk hiburan.
Pada umumnya ada beberapa manfaat dari laptop, diantaranya:
1. Sebagai sarana mempermudah pekerjaan
2. Sebagai sarana komunikasi
3. Sebagai alat hiburan
4. Sebagai alat pendidikan
5. Sebagai sarana informasi
6. Sebagai sarana usaha

2. Kaidah Kebahasaan
a. Kalimat Derfinisi
Laptop adalah komputer yang dapat dibawa kemana-mana atau sering di sebut "komputer
jinjing".
b. Kalimat Klasifikasi
Laptop tentunya memiliki bagian-bagian yang penting bagi leptop itu sendiri ,
diantaranya: ...
c. Verba, Nomina
Verba: menyala, memakai, menampung, meningkatkan, mengendalikan
Nomina: perangkat, papan, baterai, pendidikan, pekerjaan
d. Kalimat Simpleks
e. Kalimat Kompleks
f. Sinonim dan Antonim

3. Laptop adalah komputer yang dapat dibawa kemana-mana atau sering di sebut "komputer
jinjing". Laptop memiliki ukuran lebih kecil dibandingkan komputer. Bagian-bagian laptop:
 Power AC/DC Adapter
 Baterai
 Motherboard
 CMOS Baterai
 Keyboard
 Processor
 CPU Cooling Fan
 Memory RAM
 Hard Drive
 Graphic Card/Video Card
 CD/DVD
 Wireles Card
 LCD Screen
 LCD Screean Cable
 Display Hinges
 Sound Card/Audio Card
 Screen Bcklight Lamp
 Screen Inverter Bord
 Web Camera
 Dll.
Manfaat Laptop: Sebagai sarana mempermudah pekerjaan, Sebagai sarana komunikasi, Sebagai
alat hiburan, Sebagai alat pendidikan, Sebagai sarana informasi, Sebagai sarana usaha
[Type here]

Bagian Isi Analisis


Struktur

Wayang adalah seni pertunjukan yang telah ditetapkan sebagai warisan budaya asli Indonesia. Pernyataan
Pernyataan UNESCO, lembaga yang membawahi kebudayaan dari PBB, pada 7 November 2003 menetapkan Umum atau
umum atau wayang sebagai pertunjukan bayangan boneka tersohor dari Indonesia, sebuah warisan mahakarya definisi
klasifikasi dunia yang tidak ternilai dalam seni bertutur (Masterpiece of Oral and Intangible Heritage of umum tentang
Humanity). wayang

Wayang kulit dilihat dari umur, dan gaya pertunjukannya pun dibagi lagi menjadi bermacam jenis.
Jenis yang paling terkenal, karena diperkirakan memiliki umur paling tua adalah wayang purwa.
Purwa berasal dari bahasa Jawa, yang berarti awal. Wayang ini terbuat dari kulit kerbau yang ditatah,
dan diberi warna sesuai kaidah pulasan wayang pendalangan, diberi tangkai dari bahan tanduk kerbau
bule yang diolah sedemikian rupa dengan nama cempurit yang terdiri atas tuding dan gapit. Cerita Deskripsi
Deskripsi yang biasanya digunakan adalah Ramayana dan Mahabharata. Wayang purwa terdiri atas beberapa tentang salah
Bagian gaya atau gagrak seperti, gagrak Kasunanan, Mangkunegaraan; Ngayogyakarta, Banyumasan, satu jenis
Jawatimuran, Kedu, Cirebon, dan sebagainya. Selain wayang purwa jenis wayang kulit yang lain wayang
yaitu: wayang madya wayang gedog wayang dupara, wayang wahyu, wayang suluh, wayang kancil,
wayang calonarang, wayang krucil; wayang ajen; wayang sasak, wayang sadat, wayang parwa wayang
arja, wayang gambuh, wayang cupak dan wayang
beber yang saat ini masih berkembang di Pacitan.

Wayang wong (bahasa Jawa yang berarti ‘orang’) adalah salah satu pertunjukan wayang yang
diperankan langsung oleh orang. Wayang orang yang dikenal di suku Banjar adalah wayang gung, Deskripsi
Deskripsi sedangkan yang dikenal di suku Jawa adalah wayang topeng. Wayang topeng dimainkan oleh orang tentang salah
Bagian yang menggunakan topeng. Wayang tersebut dimainkan dengan iringan gamelan dan tari-tarian. satu jenis
Perkembangan wayang orang pun saat ini beragam, tidak hanya digunakan dalam acara ritual, tetapi wayang
juga digunakan dalam acara yang bersifat menghibur.

Selanjutnya, jenis wayang yang lain adalah wayang golek yang mempertunjukkan boneka kayu.
Wayang golek berasal dari Sunda. Wayang ini disebut juga sebagai wayang thengul. Selain wayang
golek Sunda, wayang yang terbuat dari kayu adalah wayang menak atau sering juga disebut wayang
Deskripsi
golek menak karena cirinya mirip dengan wayang golek. Wayang tersebut pertama kali dikenalkan di
Deskripsi tentang salah
Kudus. Selain golek, wayang yang berbahan dasar kayu adalah wayang klithik. Wayang klithik
Bagian satu jenis
berbeda dengan golek. Wayang tersebut berbentuk pipih seperti wayang kulit. Akan tetapi, cerita yang
wayang
diangkat adalah cerita Panji dan Damarwulan. Wayang lain yang terbuat
dari kayu adalah wayang papak atau cepak, wayang timplong, wayang potehi, wayang golek techno,
dan wayang ajen.

Perkembangan terbaru dunia pewayangan menghasilkan kreasi berupa wayang suket. Disebut wayang
suket karena wayang yang digunakan terbuat dari rumput yang dibentuk menyerupai wayang kulit. Deskripsi
Deskripsi Wayang suket merupakan tiruan dari berbagai figur wayang kulit yang terbuat dari rumput (bahasa tentang salah
Bagian Jawa: satu jenis
suket). Wayang suket biasanya dibuat sebagai alat permainan atau penyampaian cerita pewayangan wayang
kepada anak-anak di desa-desa Jawa.

Dalam versi lebih modern, terdapat wayang motekar atau wayang plastik berwarna. Wayang motekar
adalah sejenis pertunjukan teater bayang-bayang atau serupa wayang kulit. Akan tetapi, jika wayang
Deskripsi
kulit memiliki bayangan yang berwarna hitam saja, wayang motekar menggunakan teknik terbaru
Deskripsi tentang salah
hingga bayang-bayangnya bisa tampil dengan warna warni penuh. Wayang motekar ditemukan dan
Bagian satu jenis
dikembangkan oleh Herry Dim setelah melewati eksperimen lebih dari delapan tahun (1993 – 2001).
wayang
Wayang tersebut menggunakan bahan plastik berwarna, sistem pencahayaan teater modern, dan layar
khusus.

Semua jenis wayang di atas merupakan wujud ekspresi kebudayaan yang dapat dimanfaatkan dalam
berbagai kehidupan antara lain sebagai media pendidikan, media informasi, dan media hiburan.
Wayang bermanfaat sebagai media pendidikan karena isinya banyak memberikan ajaran-ajaran
Deskripsi Manfat
kehidupan kepada manusia. Pada era modern ini, wayang juga banyak digunakan sebagai media
Manfaat wayang
informasi. Ini antara lain dapat kita lihat dari pagelaran wayang yang disisipi informasi tentang
program pembangunan seperti keluarga berencana (KB), pemilihan umum, dan sebagainya. Yang
terakhir, meski semakin jarang, wayang masih tetap menjadi media hiburan.

Anda mungkin juga menyukai