STANDARD OPERATING PROCEDURE BUILDYWEB
Dokumen resmi alur kerja tim untuk memastikan efisiensi kerja, menjaga standar kualitas visual dan
kode, serta memperjelas tanggung jawab setiap anggota tim BuildyWeb.
FASE 1: AKUISISI & NEGOSIASI (1-3 Hari)
Penanggung Jawab: Tim Marketing & Project Manager (PM)
1. Lead Generation: Tim Marketing melakukan pendekatan ke calon klien dan mengidentifikasi
kebutuhan dasar (jenis website, referensi, dan estimasi budget).
2. Filtering & Skema Harga: Data klien diserahkan ke PM. PM bersama Lead Programmer
menentukan jalur pengerjaan:
o Jalur Cepat (Budget < Rp 1.500.000): Menggunakan template/WordPress. Dikerjakan
oleh 1 Programmer dan PM.
o Jalur Custom (Budget > Rp 2.500.000): Desain eksklusif dan custom coding
(React/[Link]/Express). Melibatkan UI/UX dan 2 Programmer.
3. Quotation & Kontrak: PM merilis Invoice Down Payment (DP minimal 50%) lengkap dengan
Syarat & Ketentuan (termasuk batasan revisi). Marketing mempresentasikan ke klien.
4. Kick-off Internal: Setelah DP dibayarkan:
o Alokasi Kas BuildyWeb (10-15%) & Komisi Marketing (15-20%) langsung dicatat.
o PM membuat Folder Proyek di Google Drive.
FASE 2: DESAIN & VISUAL (3-7 Hari)
Penanggung Jawab: UI/UX Designer & PM sebagai Art Director
(Catatan: Fase ini dilewati untuk proyek Jalur Cepat)
1. Wireframing: UI/UX Designer membuat sketsa kasar layout di Figma.
2. Internal Review (Wajib): Desain dipresentasikan ke PM. PM akan mengevaluasi hierarki visual,
estetika (misal: modern dark aesthetic), dan keterbacaan tipografi sebelum ditunjukkan ke
klien.
3. Prototyping & Client Approval: Desain high-fidelity dikirim ke klien. Segala revisi layout atau
warna diselesaikan pada tahap ini.
4. Design Freeze: Klien memberikan persetujuan (ACC). Setelah ini, TIDAK ADA perubahan
desain mayor yang diizinkan saat sudah masuk tahap coding.
FASE 3: DEVELOPMENT & INTEGRASI (Sesuai Kompleksitas)
Penanggung Jawab: Lead Programmer & Programmer
1. Technical Briefing: PM, Lead Dev, dan Programmer melakukan pembagian tugas (Frontend vs
Backend).
2. Environment Setup: Persiapan repository Git, database, dan file pendukung. Semua source
code wajib di- push ke repository utama, bukan hanya disimpan di lokal.
3. Proses Coding: Tim mengerjakan berdasarkan desain yang sudah berstatus Freeze. Jika ada
fitur yang tidak realistis secara teknis, Programmer lapor ke PM, dan PM yang akan negosiasi
dengan klien.
4. Internal Testing (Staging): Proyek diunggah ke server staging agar bisa diakses oleh PM untuk
pengujian awal.
FASE 4: QUALITY ASSURANCE & OPTIMASI SEO (1-2 Hari)
Penanggung Jawab: Project Manager (PM)
1. Cross-Device Testing: PM menguji tautan staging di HP, tablet, dan desktop untuk memastikan
responsivitas desain sempurna.
2. SEO On-Page Injection: PM menyempurnakan struktur website agar ramah Google
(memastikan Tag Title, Meta Description, Alt Text Gambar, dan Heading H1-H3 sudah
terpasang dengan benar).
3. Bug Tracking: Jika ada error atau tampilan pecah, PM mengembalikan proyek ke tim
Programmer untuk hotfix sebelum penyerahan.
FASE 5: HANDOVER & PELUNASAN (1 Hari)
Penanggung Jawab: Tim Marketing, PM, & Lead Programmer
1. Client Review: Marketing mengirimkan tautan staging final ke klien untuk pengecekan
terakhir.
2. Pelunasan: Klien memberikan ACC final, dan Marketing menerbitkan Invoice Pelunasan.
3. Deployment (Go Live): Setelah dana pelunasan masuk, tim Programmer memigrasikan website
ke domain/hosting utama klien.
4. Handover: PM menyerahkan Manual Book (PDF/Video) kepada klien.
5. Distribusi Honor: PM merekap seluruh keuangan dan membagikan sisa dana produksi kepada
tim yang bertugas (PM, UI/UX, Programmer) sesuai proporsi. Proyek ditutup.