Java
Java
Edisi 1
MODUL 01
Konsep Pemrograman
Berorientasi Objek
Dr. Heni Jusuf, [Link]., [Link].
Daftar Isi
Modul 01 1.1
Konsep Pemrograman
Berorientasi Objek
Latihan 1.15
Rangkuman 1.15
Tes Formatif 1 1.16
Latihan 1.37
Rangkuman 1.37
Tes Formatif 2 1.38
P
emrograman Berorientasi Objek (PBO) atau Object Oriented Programming
(OOP) adalah suatu metode pemrograman yang berorientasi kepada objek.
Tujuan dari PBO/OOP diciptakan adalah untuk mempermudah pengembangan
program dengan cara mengikuti model yang telah ada dikehidupan sehari-hari. Jadi
setiap bagian dari suatu permasalahan adalah objek, sedangkan objek itu sendiri
merupakan gabungan dari beberapa objek yang lebih kecil lagi. Misalkan diambil
contoh Pesawat, sebagai sebuah objek. Pesawat itu sendiri terbentuk dari beberapa
objek yang lebih kecil lagi seperti mesin, roda, baling-baling, kursi, dan lain-lain.
Pesawat sebagai objek yang terbentuk dari objek-objek yang lebih kecil saling
berhubungan, berinteraksi, berkomunikasi dan saling mengirim pesan kepada objek-
objek yang lainnya. Begitu juga dengan program, sebuah objek yang besar dibentuk dari
beberapa objek yang lebih kecil, dimana objek-objek tersebut saling berkomunikasi, dan
saling berkirim pesan kepada objek yang lain.
Pada Modul 1 ini, Anda akan dibekali dengan penjelasan tentang pentingnya
pemrograman berorientasi objek, perbedaan pemrograman prosedural dengan
pemrograman berorientasi objek, dan melakukan install program java.
Pembahasan dalam Modul 1 ini terdiri atas 2 kegiatan belajar, yaitu tentang:
1. Konsep Pemrograman Berorientasi Objek.
2. Instalasi Program Java.
6. Jika Anda merasa telah menjawab Tes Formatif dengan baik dan benar,
bandingkanlah jawaban tersebut dengan kriteria yang tersedia. Apabila setelah
dihitung ternyata Anda telah mencapai tingkat penguasaan minimal 80%, Anda
dapat meneruskan ke Kegiatan Belajar Berikutnya.
MSIM4301 Modul 01 1.5
Kegiatan
Belajar
Pengantar Pemrograman
Berorientasi Objek 1
asar untuk Pemrograman Berorientasi Objek (PBO) atau Object Oriented
P Programming (OOP) dimulai pada awal tahun 1960-an. Sebuah terobosan yang
melibatkan contoh dan objek telah ditemukan di MIT dengan PDP-1, dan untuk
pertama kalinya digunakan bahasa pemrograman objek yaitu Simula 67. Bahasa Simula
67 dikembangkan oleh Kristen Nygaard dan Ole-Johan Dahl dari Norwegia dan
dirancang untuk tujuan membuat simulasi..
Bahasa Simula 67 digunakan untuk simulasi exploding kapal, karena dapat
membuat sebuah grup yang berbeda pada bagian kapal ke sebuah kategori. Setiap jenis
bagian kapal akan memiliki class, dan class akan menghasilkan perilaku yang unik dan
data. Simula 67 tidak hanya bertanggung jawab untuk memperkenalkan konsep class,
tetapi juga memperkenalkan instance dari class.
Istilah Object Oriented Programming (OOP) pertama kali digunakan oleh Xerox
PARC di luar bahasa pemprograman lainnya. Istilah ini digunakan untuk merujuk
kepada proses yang menggunakan object sebagai dasar untuk penghitungan. Tim
Smalltalk yang telah terinspirasi oleh proyek Simula 67, mereka telah merancang
Smalltalk sehingga menjadi dinamis. Object dapat diubah, diciptakan, atau dihapus, dan
hal ini berbeda dengan sistem statis yang digunakan secara umum. Smalltalk juga
merupakan bahasa pemrograman yang pertama kali memperkenalkan konsep
inheritance. Inheritance adalah fitur dimana sebuah object dapat mempunyai object
turunan. Konsep inheritance menjadikan Smalltalk melebihi Simula 67 dan
pemrograman sistem analog, meskipun sistem yang canggih pada saat itu belum bisa
menggunakan konsep inheritance tersebut .
Simula 67 merupakan sistem yang memberikan inspirasi banyak bahasa
pemrograman lain, termasuk Pascal dan Lips. Pada tahun 1980-an, pemrograman
berorientasi objek telah menjadi dominan, dan faktor utama dalam hal ini yaitu C++.
PBO juga penting untuk pengembangan grafik user interface. Cocoa dengan struktur
yang ada dalam Mac OS X adalah salah satu contoh dari GUI yang dinamis yang bekerja
dengan bahasa pemrograman berorientasi object. Paradigma dari pemrograman ini juga
telah memainkan peranan penting dalam pengembangan event-driven programming.
Niklaus Wirth dan asosiasinya membuat konsep seperti modular programming
dan abstraction dan mengembangkan sistem yang menghimpun dua unsur ini. Kedua
sistem ini adalah Oberon dan Modula-2. Oberon menggunakan pendekatan yang unik
1.6 Konsep Pemrograman Berorientasi Objek
untuk class dan object oriented yang jauh berbeda dibandingkan C++ atau Smalltalk.
Sejak diperkenalkannya PBO, sejumlah besar bahasa pemrograman modern sekarang
menggunakan konsep ini. Beberapa di antaranya adalah Visual basic, Java, C, dan C++.
Ada beberapa masalah kompatibilitas, karena banyak bahasa pemrograman yang tidak
dirancang dengan pendekatan PBO. Pemrograman bahasa berorientasi objek yang
murni tidak memiliki banyak method yang diperlukan oleh programmer.
Untuk memecahkan masalah tersebut, sejumlah peneliti telah mencoba membuat
desain baru untuk bahasa pemrograman yang menggunakan konsep object oriented
yang masih tetap menggunakan method yang diperlukan oleh programmer. Satu contoh
dari sebuah bahasa pemrograman yang telah dicapai adalah Eiffel. Bahasa pemrograman
lain yang telah berusaha untuk memecahkan masalah ini adalah Java. Java menjadi
populer karena menggunakan virtual Machine, dan sangat mirip dengan C++ dan C.
Mesin virtual penting karena memungkinkan kode untuk dijalankan pada berbagai
platform tanpa perlu diubah. Sistem lain yang serupa adalah Microsoft NET. Banyak
pengembang sekarang memahami pentingnya PBO, dan menggunakannya dalam
pembuatan berbagai aplikasinya masing-masing. Banyak peneliti terus membuat
pengembangan dengan menggunakan pendekatan object oriented.
Metode pemrograman dalam dunia programming terbagi atas 5 jenis, yaitu: (1)
Imperatif, (2) Terstruktur, (3) Prosedural, (4) Objek Oriented, dan (5) Fungsional.
Sebelum membahas tentang Pemrograman Berorientasi Objek akan dibahas terlebih
dahulu tentang Pemrograman Terstruktur dan Pemrograman Prosedural.
Pemrograman Terstruktur adalah suatu proses untuk mengimplementasikan
urutan langkah untuk menyelesaikan suatu masalah dalam bentuk program. Selain
pengertian diatas, Pemrograman Terstruktur juga dapat diartikan sebagai suatu aktivitas
pemrograman dengan memperhatikan urutan langkah-langkah perintah secara
sistematis, logis, dan tersusun berdasarkan algoritma yang sederhana dan mudah
dipahami. Prinsip dari pemrograman terstruktur adalah “Jika suatu proses telah sampai
pada suatu titik/langkah tertentu, maka proses selanjutnya tidak boleh mengeksekusi
langkah sebelumnya/kembali lagi ke baris sebelumnya, kecuali pada langkah – langkah
untuk proses berulang (Loop)”.
Pemrograman Terstruktur memilik sifat-sifat sebagai berikut.
1. Memuat teknik pemecahan masalah yang logis dan sistematis.
2. Memuat algoritma yang efisien, efektif, dan sederhana.
3. Program disusun dengan logika yang mudah dipahami.
4. Tidak menggunakan perintah GO-TO.
5. Biaya pengujian program relatif rendah.
6. Memiliki dokumentasi yang baik.
7. Biaya perawatan dan dokumentasi yang dibutuhkan relatif rendah.
MSIM4301 Modul 01 1.7
Pada PBO, method dan variabel dibungkus dalam sebuah objek atau class yang
dapat saling berinteraksi, sehingga membentuk sebuah program. Variabel dalam objek
akan menyimpan data dari objek, sedangkan method akan menentukan operasinya.
untuk lebih jelasnya pada Gambar 1.1 berikut ini.
Gambar 1.1
Konsep PBO
MSIM4301 Modul 01 1.9
Contoh objek dalam dunia nyata: mobil, burung, drone, meja, pohon, dan lainnya.
Semua objek di dunia nyata yang memiliki sifat dan tingkah laku, bisa kita
representasikan dalam kode.
Kata kunci yang perlu diingat:
“Objek isinya data dan method”
PBO dikenal juga sebagai metode pemrograman modern yang lebih efisien dan
banyak digunakan pada Framework.
Tabel 1.1
Perbedaan Antara Pemrograman Prosedural dengan PBO
Prosedural PBO
Diselesaikan dalam bentuk prosedur atau method Method dan data menjadi satu kesatuan
Program merupakan urut-urutan instruksi yang disebut objek
Program dipecah-pecah ke dalam subprogram Objek-objek dalam PBO bersifat aktif
yang lebih sederhana
Fokus utama pada prosedur dan method Cara pandang: program bukan
Method dan prosedur digunakan untuk merupakan urut-urutan instruksi saja,
memanipulasi data tapi diselesaikan oleh objek-objek yang
Data bersifat pasif bekerja sama untuk menyelesaikan
masalah
Secara umum tahap-tahap kompilasi dapat dilihat pada Gambar 1.2, dengan
penjelasan berikut :
a. membaca source code program yang ditulis dari memori komputer,
b. mengubah source code tersebut menjadi object code (bahasa assembly).
c. menghubungkan (linked) object code dengan library yang dibutuhkan untuk
membentuk file yang bisa dieksekusi.
Gambar 1.2
Tahap Kompilasi
Adapun tahapan proses kompilasi yang dilakukan oleh compiler dapat dilihat pada
Gambar 1.3 berikut.
Gambar 1.3
Urutan Proses Compiler
1.12 Konsep Pemrograman Berorientasi Objek
Untuk dapat menampilkan hasil, baik itu hasil yang sesuai maupun hasil yang
salah diperlukan urutan kode program yang akan dieksekusi, seperti terlihat pada
Gambar 1.4.
Gambar 1.4
Urutan Source Code ke Running Program
Java SDK dan NetBeans diperlukan ketika mulai membuat program dengan
bahasa pemrograman Java. Java SDK adalah platform dasar Java yang diperlukan agar
komputer atau laptop dapat digunakan untuk mengeksekusi kode-kode program bahasa
Java, sedangkan NetBeans adalah aplikasi editor terpadu (IDE atau Integrated
Develepment Environment) yang akan banyak mempermudah dalam membuat aplikasi
karena menyediakan kontrol-kontrol visual yang penting dalam pemrograman desktop
(atau lebih dikenal sebagai pemrograman visual).
MSIM4301 Modul 01 1.15
Jawab :
..............................................................................................................................
..............................................................................................................................
Jawab :
.............................................................................................................................
.............................................................................................................................
Jawab :
............................................................................................................................
............................................................................................................................
Jawab :
............................................................................................................................
............................................................................................................................
Istilah “object oriented programming” pertama kali digunakan oleh Xerox PARC
diluar bahasa pemprograman lainnya. Metode pemrograman dalam dunia programming
terbagi atas 5 jenis, yaitu (1) Imperatif, (2) Terstruktur, (3) Prosedural, (4) Object
1.16 Konsep Pemrograman Berorientasi Objek
Oriented, dan (5) Fungsional. Pada model pemrograman tradisional atau prosedural
yang dikenal dengan process-oriented model, semua data dan kode digabung menjadi
satu bagian dalam satu program. Object Oriented Programming (OOP) atau
Pemrograman Berorientasi Objek (PBO) adalah metode pemrograman yang
berorientasikan kepada objek, yaitu semua data dan method didefinisikan ke dalam
beberapa class atau objek-objek agar bisa saling bekerja sama dalam memecahkan
masalah.
Java adalah suatu teknologi di dunia software komputer, yang merupakan suatu
bahasa pemrograman, dan sekaligus suatu platform. Pada pemrograman Java terbagi
menjadi dua yaitu Java Virtual Machine (JVM) dan Java Application Programming
Interface (JavaAPI). Java SDK dan NetBeans diperlukan jika anda hendak mulai
membuat program dengan bahasa pemrograman Java. Java SDK adalah platform dasar
Java yang diperlukan agar komputer atau laptop dapat digunakan untuk mengeksekusi
kode-kode program bahasa Java, sedangkan NetBeans adalah aplikasi editor terpadu
atau Integrated Develepment Environment (IDE) yang akan banyak mempermudah
dalam membuat aplikasi karena menyediakan kontrol-kontrol visual yang penting
dalam pemrograman desktop (atau lebih dikenal sebagai pemrograman visual).
2) Istilah object oriented programming (OOP) pertama kali digunakan oleh Xerox
PARC di luar bahasa pemrograman lainnya, merujuk pada proses yang
menggunakan objek sebagai dasar ....
A. perhitungan
B. class
C. objek
D. metode
C. object oriented
D. text base
4) Model data berorientasi objek dapat memberikan fleksibitas yang lebih banyak,
karena ....
A. memberikan kemudahan dalam mengubah program
B. digunakan dalam program berskala kecil
C. terdiri dari sub-sub modul
D. setiap bagian mengandung class
6) Setiap object memiliki property. Berikut yang bukan termasuk property dari
laptop adalah ....
A. merk
B. warna
C. tipe
D. charger
9) Ketika kita melakukan proses compile suatu kode program, posisi Loader
setelah ....
A. editor
B. linker
C. CPU
D. compiler
10) Perangkat lunak yang mampu mengeksekusi kode program (yang ditulis oleh
programmer) lalu menterjemahkannya ke dalam bahasa mesin, sehingga mesin
melakukan instruksi yang diminta oleh programmer tersebut ....
A. translator
B. compiler
C. interpreter
D. assembly
Cocokkanlah jawaban Anda dengan Kunci Jawaban Tes Formatif 1 yang terdapat
di bagian akhir modul ini. Hitunglah jawaban yang benar. Kemudian, gunakan rumus
berikut untuk mengetahui tingkat penguasaan Anda terhadap materi Kegiatan Belajar 1.
Apabila mencapai tingkat penguasaan 80% atau lebih, Anda dapat meneruskan
dengan Kegiatan Belajar 2. Bagus! Jika masih di bawah 80%, Anda harus mengulangi
materi Kegiatan Belajar 1, terutama bagian yang belum dikuasai.
MSIM4301 Modul 01 1.19
Kegiatan
Belajar
Gambar 1.5
Halaman Utama Web Download Java
1.20 Konsep Pemrograman Berorientasi Objek
Untuk bisa download file instalasi Anda harus setuju dengan license agreement
Java, dengan cara klik radio button yang memiliki tulisan Accept License Agreement.
Selanjutnya silakan download file installasi Java sesuai OS Anda. Jika untuk Windows
64 bit, maka silakan memilih file yang bernama jdk-12.0.1_windows-x64_bin.
Gambar 1.6
Persetujuan untuk Install Java
Setelah file Java selesai di download maka untuk menginstalnya cukup dengan
klik 2 kali pada file Java hasil download tersebut.
Gambar 1.7
File Java yang Sudah di Download
MSIM4301 Modul 01 1.21
Jika muncul popup UAC (User Account Control) seperti Gambar 1.8 dibawah
silakan klik Yes.
Gambar 1.8
Persetujuan Memasang Java di Komputer
Kemudian akan tampil Java SE setup seperti Gambar 1.9 di bawah, pada langkah
ini klik Next.
Gambar 1.9
Setup Program Java
Pada langkah Custom Setup seperti Gambar 1.10 di bawah, biarkan default saja,
lalu klik Next.
1.22 Konsep Pemrograman Berorientasi Objek
Gambar 1.10
Proses Install Java
Apabila muncul Custom Setup lagi seperti Gambar 1.11 di bawah, klik Next.
Gambar 1.11
Proses Install Java 2
Setelah muncul tampilan seperti di Gambar 1.11 maka Anda telah berhasil meng-
install Java. Pada langkah ini silakan klik Close.
Sampai di sini Anda telah berhasil install Java di PC Windows Anda, namun ini
belum selesai. Kita masih perlu menambahkan system variabel dan path pada windows.
MSIM4301 Modul 01 1.23
Langkah pertama untuk setting system variable dan path Java pada Windows 10
silakan buka menu control panel di PC Anda. Dengan cara klik Start (logo Windows)
dan tulis control panel, maka akan muncul hasil pencarian seperti Gambar 1.12.
Kemudian silahkan pilih Control Panel.
Gambar 1.12
Setting System Variable dan Path
Setelah menu Control Panel dibuka seperti pada Gambar 1.13, maka selanjutnya pilih
System.
Gambar 1.13
Menu Control Panel
1.24 Konsep Pemrograman Berorientasi Objek
Setelah menu System dibuka Gambar 1.14, maka selanjutnya pilih Advanced
system settings.
Gambar 1.14
Menu System
Maka akan muncul tampilan seperti Gambar 1.15, lalu klik Environment
Variables.
Gambar 1.15
System Properties
Pada langkah selanjutnya, seperti Gambar 1.16 silahkan alihkan perhatian Anda
ke frame bernama System variables. Pada frame tersebut dan klik tombol New.
MSIM4301 Modul 01 1.25
Gambar 1.16
Menu Environment Variables
Maka akan muncul tampilan New System Variable seperti Gambar 1.16 berikut
Gambar 1.17
Menu System Variable
Gambar 1.18
Gambar Menu System Setelah Diisi
1.26 Konsep Pemrograman Berorientasi Objek
Selanjutnya, cari path folder intalasi Java sesuai Gambar 1.19, dan pilih folder
jdk-12.0.1. Pada contoh ini path jdk Java saya berada di directory “C:\Program
Files\Java\jdk-12.0.1“. Kemudian klik OK
Gambar 1.19
Lokasi Program Java pada Komputer
Setelah itu Variabel value pada Gambar 1.20 akan terisi path jdk Java Anda,
lanjutkan dengan klik OK
Gambar 1.20
Tampilan New System Variabel
Langkah selanjutnya pilih Path dan klik Edit (lihat Gambar 1.21).
MSIM4301 Modul 01 1.27
Gambar 1.21
Lokasi Path
Maka akan muncul sebuah tampilan Edit environment variable seperti Gambar 1.22
Gambar 1.22
Edit Environment Variable
1.28 Konsep Pemrograman Berorientasi Objek
Klik menu Browse pada Gambar 1.22, maka akan tampil Gambar 1.23
Gambar 1.23
File JDK
Setelah itu buka File Explorer, dan cari folder bin pada instalasi Java. Biasanya
terletak di dalam directory C:\Program Files\Java\. Tampilan Gambar 1.24
memperlihatkan hasil dari isi folder bin berikut.
Gambar 1.24
Edit Environment Variable
MSIM4301 Modul 01 1.29
Gambar 1.25
Edit Environment Variable
Ketik cmd pada menu search Gambar 1.26, kemudian double klik Command Prompt
Gambar 1.26
Lokasi Command Prompt
1.30 Konsep Pemrograman Berorientasi Objek
Pada prompt ketikan tulisan Java kemudian tekan tombol enter, maka akan
tampil path Java seperti Gambar 1.27 berikut ini.
Gambar 1.27
Tampilan Command Prompt
Gambar 1.28
Tampilan Web Install Eclipse
Gambar 1.29
Menu Install Eclipse
1.32 Konsep Pemrograman Berorientasi Objek
Gambar 1.30
Proses Install
Gambar 1.31
Tampilan Install Eclipse
MSIM4301 Modul 01 1.33
Gambar 1.32
Pilihan Eclipse Installer
Gambar 1.33
Instalasi
Setelah klik INSTALL, akan muncul tampilan untuk User Agreement seperti pada
Gambar 1.34. Selanjutnya pilih Accept Now.
1.34 Konsep Pemrograman Berorientasi Objek
Gambar 1.34
Tampilan User Agreement
Gambar 1.35
Install IDE for Java
MSIM4301 Modul 01 1.35
Gambar 1.36
Tampilan Setelah Install Selesai
Gambar 1.37
Tampilan Pemilihan Lokasi Aplikasi Eclipse Hasil Instalasi
Gambar 1.38
Tampilan Pilihan Aplikasi Eclipse
1.36 Konsep Pemrograman Berorientasi Objek
Jika kita pilih Create a new Java Project pada tampilan Gambar 1.38, maka
akan muncul tampilan-tampilan berikut.
MSIM4301 Modul 01 1.37
Gambar 1.39
Lembar Kerja Eclipse
Salah satu faktor yang mengakibatkan tidak lancarnya proses install Java adalah
spesifikasi komputer yang tidak sesuai, karena untuk menjalankan program Java
dibutuhkan spesifikasi komputer yang cukup tinggi.
Java Development Kit atau biasa di sebut JDK adalah software yang digunakan
untuk melakukan proses kompilasi. Langkah pertama install adalah men-download JDK
dari situs resminya.
2) Saat melakukan install Java, ada beberapa point yang harus dilakukan, kecuali ....
A. Install Java
B. Setting system
C. Setting computer
D. Setting path
6) Berikut ini adalah editor yang dapat digunakan untuk menuliskan program Java,
kecuali ....
A. JCreator
B. Notepad
C. Eclipse
D. JavaBeans
7) Sintaks java untuk melakukan kompilasi terhadap berkas program adalah ....
A. Java
B. Javac
C. Javaclass
D. Javax
10) Arsitektur Java yang digunakan untuk membuat aplikasi berbasis web adalah ….
A. J2EE
B. J2SE
C. J2ME
D. JVM
Cocokkanlah jawaban Anda dengan Kunci Jawaban Tes Formatif 2 yang terdapat
di bagian akhir modul ini. Hitunglah jawaban yang benar. Kemudian, gunakan rumus
berikut untuk mengetahui tingkat penguasaan Anda terhadap materi Kegiatan Belajar 2.
Apabila mencapai tingkat penguasaan 80% atau lebih, Anda dapat meneruskan
dengan modul selanjutnya. Bagus! Jika masih di bawah 80%, Anda harus mengulangi
materi Kegiatan Belajar 2, terutama bagian yang belum dikuasai.
MSIM4301 Modul 01 1.41
Tes Formatif 1
1) B
2) A
3) B
4) A
5) A
6) D
7) C
8) C
9) A
10) C
Tes Formatif 2
1) D
2) C
3) C
4) A
5) A
6) D
7) B
8) B
9) A
10) B
1.42 Konsep Pemrograman Berorientasi Objek
Glosarium
Daftar Pustaka