0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
2 tayangan94 halaman

Skripsi Final Riska

Diunggah oleh

dindafrd310
Hak Cipta
© All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai DOCX, PDF, TXT atau baca online di Scribd
0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
2 tayangan94 halaman

Skripsi Final Riska

Diunggah oleh

dindafrd310
Hak Cipta
© All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai DOCX, PDF, TXT atau baca online di Scribd

SISTEM INFORMASI PENGADUAN MASYARAKAT

BERBASIS WEB PADA KANTOR DESA LANGKO

Sefila Pebri Ariska

20SI026

SKRIPSI

Untuk memenuhi salah satu syarat guna memperoleh gelar Sarjana

pada Program Studi Sistem Informasi

PROGRAM STUDI SISTEM INFORMASI

FAKULTAS TEKNOLOGI INFORMASI DAN KOMUNIKASI

UNIVERSITAS TEKNOLOGI MATARAM

2024
SISTEM INFORMASI LAYANAN PENGADUAN MASYARAKAT

BERBASIS WEB PADA KANTOR DESA LANGKO

Disusun Oleh:

Sefila Pebri Ariska

20SI026

Program Studi Sistem Informasi

Fakultas Teknologi Informasi dan Komunikasi

Skripsi ini telah disetujui untuk dipertahankan dihadapan dewan penguji pada

tanggal seperti tertera di bawah ini

Mataram, 17 Juli 2024

Pembimbing Utama, Pembimbing Pendamping,

Zaeniah, [Link]., [Link]. Karina Nurwijayanti, [Link].


NIDN.0815018902 NIDN.0804059202
Dekan, Ketua Program Studi,

Dr. Muhammad Multazam, [Link]., [Link]. Dr. Maspaeni, [Link]., [Link].


NIDN.0831128405 NIDN.0831127906
Rektor,

Ir. H. Lalu Darmawan Bakti. [Link]., [Link].


NIDN. 0819086601

ii
SISTEM INFORMASI LAYANAN PENGADUAN MASYARAKAT

BERBASIS WEB PADA KANTOR DESA LANGKO

Disusun Oleh:
Sefila Pebri Ariska
20SI026
Program Studi Sistem Informasi
Fakultas Teknologi Informasi dan Komunikasi

SKRIPSI

Untuk memenuhi salah satu syarat ujian guna memperoleh gelar Sarjana pada
Program Studi Sistem Informasi

Telah dipertahankan di hadapan Dewan Penguji pada Tanggal


seperti tertera di bawah ini

Mataram, 17 Juli 2024


Susunan Penguji Skripsi:

1. Dr. Dwinita Arwidiarti, [Link],. [Link]. : ……………………………

2. Juhartini, [Link],. [Link]. : ……………………………

Ketua Program Studi :

Dr. Maspaeni, [Link],. [Link]. : ……………………………

Mengesahkan:

Rektor

Ir. H. Lalu Darmawan Bakti, [Link]., [Link].


NIDN.0819086601

iii
PERNYATAAN KEASLIAN PENELITIAN

Yang bertanda tangan di bawah ini:


Nama : Sefila Pebri Ariska
Nim : 20SI026
Program Studi : Sistem Informasi
Dengan ini menyatakan bahwa :
1. Skripsi ini adalah asli dan belum pernah diajukan untuk mendapatkan
gelar akademik baik di Universitas Teknologi Mataram maupun di
perguruan tinggi lain.

2. Skripsi ini adalah murni gagasan, rumusan, dan penelitian saya


sendiri, tanpa bantuan pihak lain, kecuali arahan Dosen Pembimbing.

3. Dalam skripsi ini tidak terdapat karya atau pendapat yang telah ditulis
atau di publikasikan ke orang lain, kecuali secara tertulis dengan jelas
di cantumkan sebagai acuan dalam naskah dengan di sebutkan nama
pengarang/nama penulis dan dicantumkan dalam daftar pustaka.

4. Pernyataan ini dibuat dengan sesungguhnya dan apabila di kemudian


hari terdapat ketidakbenaran dalam pernyataan ini, maka saya
bersedia menerima sanksi akademik berupa pencabutan gelar yang
telah di peroleh berkaitan dengan skripsi ini, serta sanksi lainnya
sesuai dengan norma yang berlaku di Universitas Teeknnologi
Mataram.

Mataram, 17 Juli, 2024


Yang membuat pernyataan

(Sefila Pebri Ariska)


NIM : 20SI026

iv
v
MOTTO

“Orang lain tidak akan paham struggle dan masa sulitnya kita yang

mereka ingin tahu hanyalah bagian success stories.

Berjuanglah untuk diri sendiri walaupun tidak ada bantuan dari orang lain

tapi tuhan tidak akan diam saja. Kelak diri kita di masa depan akan sangat

bangga dengan apa yang kita perjuangkan hari ini. Tetap berjuang ya!.”

Sesungguhnya bersama kesulitan itu ada kemudahan, apabila kamu

telah selesai (dari satu urusan), tetaplah bekerja keras (untuk urusan yang

lain)

- QS Al-Insyirah : 6-7 -

vi
PERSEMBAHAN

Puji syukur di panjatkan kehadirat Allah S.W.T yang telah

melimpahkan rahmat dan hidayah-Nya kepada kita semua. Tak lupa,

shalawat serta salam selalu tercurahkan kehadirat junjungan alam Nabi

Muhammad S.A.W. Skripsi ini saya persembahkan untuk kedua orang tua,

keluarga, sahabat dan kerabat serta seluruh civitas akademik Universitas

Teknologi Mataram yang terus memberikan dukungan sehingga proses

pengerjaan skripsi ini bisa selesai tepat waktu. Saya sampaikan

terimakasih sebesar-besarnya, semoga kita semua selalu dalam

lindungan Allah S.W.T. Amin, Amin, Ya Rabbalalamin.

vii
SISTEM INFORMASI LAYANAN PENGADUAN LAYANAN

MASYARAKAT BERBASIS WEB PADA KANTOR DESA LANGKO

Sefila Pebri Ariska

Program Studi Sistem Informasi, Universitas Teknologi Mataram

ABSTRAK

Layanan pengaduan masyarakat adalah salah satu bentuk partisipasi

untuk ikut berperan dalam membangun dan pengawasan terhadap kinerja

instansi pemerintahan. Dalam Hal ini peneliti mengambil studi kasus di

Kantor Desa Langko, Kecamatan Lingsar dimana masyarakat di Desa

Langko tersebut sulit untuk menyampaikan keluhan yang ada

dilingkungannya kepada pihak pemerintah terkait. Serta masyarakat yang

tidak paham sering menyampaikan keluhan yang dirasakannya ke tempat

yang tidak tepat. Dalam hal ini peneliti melakukan penelitian

menggunakan metode waterfall, tentang penyampaian aspirasi atas

permasalahan dan keluhan yang terjadi pada masyarakat Desa Langko

yang tidak tersalurkan Kepada Petugas Kantor Desa. Dengan demikian

dibutuhkan sebuah rancangan aplikasi Sistem Informasi Pengaduan

Masyarakat untuk mempermudah masyarakat dalam memnyampaikan

keluhan dan aspirasinya, sehingga dapat tersalurkan kepada Pemerintah.

Kata Kunci: Sistem Informasi, Pengaduan Masyarakat, UML, Web

Mobile.

viii
WEB-BASED PUBLIC COMPLAINT SERVICE INFORMATION SYSTEM

AT LANGKO VILLAGE OFFICE

Sefila Pebri Ariska

Informatics Engineering Study Program, Mataram Technological


University

ABSTRACT

With the increasingly rapid progress of information technology, every

government agency is trying to improve the quality of its services. Public

complaint services are a form of participation in building and monitoring

the performance of government agencies. In this case, the researcher took

a case study at the Langko Village Office, Lingsar District, where it was

difficult for the people in Langko Village to convey complaints in their

environment to the relevant government authorities. And people who don't

understand often convey their complaints to the wrong place. In this case

the researcher conducted research using the waterfall method, regarding

conveying aspirations regarding problems and complaints that occurred in

the Langko Village community which were not channeled to the Village

Office Officer. Therefore, it is necessary to design a Public Complaint

Information System application to make it easier for the public to convey

their complaints and aspirations, so that they can be submitted to the

Government.

Keywords: Information Systems, Public Complaints, UML, Mobile Web

ix
KATA PENGANTAR

Puji syukur dipanjatkan atas kehadiran ALLAH SWT yang telah

memberikan kekuatan, semangat dan hidayahnya sehingga Skripsi ini

dapat diselesaikan. Shalawat serta salam senantiasa tercurahkan kepada

Nabi Muhammad SAW yang telah menjadi panutan umat manusia menuju

keselamatan dunia serta akhirat kelak.

Selanjutnya penulis haturkan ucapan terimakasih seiring do’a,

dukungan dan harapan semua pihak yang telah membantu hingga

terselesaikannya skripsi ini. Ucapan terimakasih ini penulis sampaikan

kepada:

1. Bapak Ir. H. Lalu Darmawan Bakti, [Link]., [Link]. selaku Rektor

Universitas Teknologi Mataram (UTM).

2. Bapak Dr. Maspaeni., [Link],. [Link]. selaku Ketua Program Studi

Teknik Informatika Universitas Teknologi Mataram.

3. Ibu Zaeniah, [Link],. [Link]. Selaku Dosen pembimbing utama yang

telah banyak memberikan masukan dan bimbingan dalam

penyelesaian Skripsi ini.

4. Karina Nurwijayanti, [Link]. selaku pembimbing II yang telah dengan

sabar memberikan bimbingan dan petunjuk dalam menyelesaikan

skripsi ini.

5. Dr. Dwinita Arwidiarti, [Link]., [Link]., penguji utama atas waktu,

perhatian, serta masukan yang telah diberikan guna memperbaiki dan

x
menyempurnakan skripsi ini.

6. Juhartini, [Link]., [Link]., penguji pendamping atas waktu,

perhatian, serta masukan yang telah diberikan guna memperbaiki dan

menyempurnakan skripsi ini.

7. Bapak Ibu dosen pengajar Universitas Teknologi Mataram yang telah

banyak memberikan ilmu pengetahuan dan bimbingannya selama

penulis menuntut ilmu di Universitas Teknologi Mataram.

8. Kedua orang tua atas segala bentuk kasih sayang dan doa restu yang

telah diberikan selama ini.

9. Semua pihak yang tidak dapat disebutkan satu persatu.

Akhir kata diucapkan terima kasih, semoga skripsi ini dapat

memberikan manfaat bagi pembacanya. Tidak ada manusia yang

sempurna, untuk itu mohon kiranya dimaafkan apabila dalam

pembuatan skripsi ini ada yang kurang berkenan di hati baik dari segi

penulisan maupun tata bahasa yang digunakan di dalam skripsi ini.

Mataram, 17 Juli 2024


Penulis,

(Sefila Pebri Ariska)


NIM 20SI026

xi
DAFTAR ISI

HALAMAN JUDUL......................................................................................i

HALAMAN PERSETUJUAN......................................................................ii

HALAMAN PENGESAHAN......................................................................iii

MOTTO.......................................................................................................v

PERSEMBAHAN.......................................................................................vi

ABSTRAK................................................................................................ vii

ABSTRACT.............................................................................................viii

KATA PENGANTAR.................................................................................ix

DAFTAR ISI...............................................................................................xi

DAFTAR GAMBAR.................................................................................xiii

BAB I PENDAHULUAN.............................................................................1

1.1 Latar Belakang Penelitian.............................................................................1

1.2 Rumusan Masalah.........................................................................................3

1.3 Batasan Masalah............................................................................................3

1.4 Tujuan Penelitian............................................................................................3

1.5 Manfaat Penelitian.........................................................................................4

1.6 Sistematika Penulisan...................................................................................5

xii
xiii
BAB II TINJAUAN PUSTAKA....................................................................7

2.1 Landasan Teori...............................................................................................7

2.2 Penelitian Terkait..........................................................................................28

BAB III METODOLOGI PENELITIAN......................................................34

3.1 Metode Pengumpulan Data........................................................................34

3.2 Metode Pengembangan Sistem.................................................................35

BAB IV HASIL DAN PEMBAHASAN.......................................................39

4.1 Perancangan Sistem...................................................................................39

4.2 Pengembangan Sistem...............................................................................56

4.3 Pengujian Sistem.........................................................................................63

BAB V PENUTUP.....................................................................................71

5.1 Kesimpulan...................................................................................................71

5.2 Saran.............................................................................................................72

DAFTAR PUSTAKA.................................................................................73

xiv
DAFTAR GAMBAR

Gambar 3. 2 Siklus Pengembangan Metode Waterfall............................................36

Gambar 4. 1 Flowchart sistem lama...........................................................................39

Gambar 4. 2 Flowchart Sistem Baru..........................................................................40

Gambar 4. 3 Use Case Admin.....................................................................................41

Gambar 4. 4 Use Case User........................................................................................42

Gambar 4. 5 Diagram Activity Login Admin...............................................................43

Gambar 4. 6 Diagram Activity Login User..................................................................44

Gambar 4. 7 Diagram Activity Tambah Data/Registrasi Warga..............................45

Gambar 4. 8 Diagram Activity form pengaduan........................................................46

Gambar 4. 9 Diagram Activity form respon/tanggapan............................................47

Gambar 4. 10 Diagram Activity form laporan pengaduan........................................48

Gambar 4. 11 Diagram Activity form logout...............................................................49

Gambar 4. 12 Entity Relationship Diagram (ERD)...................................................50

Gambar 4. 17 Halaman Login Admin.........................................................................53

Gambar 4. 18 Dashboard Admin.................................................................................53

Gambar 4. 19 Registrasi..............................................................................................54

Gambar 4. 20 Pengaduan............................................................................................54

Gambar 4. 21 Respon..................................................................................................55

Gambar 4. 22 User........................................................................................................55

Gambar 4. 23 Laporan..................................................................................................56

Gambar 4. 24 Logout....................................................................................................56

Gambar 4. 25 Halaman utama pada website............................................................57

xv
Gambar 4. 26 Halaman Login Admin.........................................................................57

Gambar 4. 27 Halaman dashboard.............................................................................58

Gambar 4. 28 Halaman Pengaduan...........................................................................58

Gambar 4. 29 Halaman Respon..................................................................................59

Gambar 4. 30 Halaman Registrasi..............................................................................59

Gambar 4. 31 Halaman User.......................................................................................60

Gambar 4. 32 Halaman Dashboard Masyarakat.......................................................60

Gambar 4. 33 Flowchart Program Login....................................................................61

Gambar 4. 34 Flowchart Program Pengaduan..........................................................61

Gambar 4. 35 Flowchart Program User.....................................................................62

Gambar 4. 36 Flowchart Laporan...............................................................................62

xvi
DAFTAR TABEL

Tabel 2. 1 Simbol Flowchart........................................................................................11

Tabel 2. 2 Simbol Use Case Diagram........................................................................15

Tabel 2. 3 Simbol Activity Diagram.............................................................................18

Tabel 2. 4 Simbol Entity Relationship Diagram.........................................................21

Tabel 4. 1 Tabel Masyarakat.......................................................................................51

Tabel 4. 2 Tabel Pengaduan........................................................................................51

Tabel 4. 3 Tabel Petugas.............................................................................................52

Tabel 4. 4 Tabel Tanggapan.......................................................................................52

Tabel 4. 5 Pengujian Halaman Login..........................................................................63

Tabel 4. 6 Pengujian Halaman Registrasi..................................................................64

Tabel 4. 7 Pengujian Halaman Pengaduan...............................................................64

Tabel 4. 8 Pengujian Halaman Respon......................................................................65

Tabel 4. 9 Pengujian Halaman User...........................................................................65

Tabel 4. 10 Pengujian Halaman Laporan...................................................................66

Tabel 4. 11 Pengujian Halaman Logout.....................................................................66

xvii
BAB I

PENDAHULUAN

1.1 Latar Belakang Penelitian

Kemajuan teknologi tidak hanya di tingkat Pemerintah

Provinsi, Kabupaten/Kota, dan Kecamatan namun juga di wilayah

pedesaanpun sudah dimasuki oleh perkembangan teknologi

informasi, dengan adanya sistem inforamasi maka perangkat desa

bisa melakukan pekerjaaan administrasi desa dengan lebih

mudah (Amin Jaya,2016).

Desa Langko merupakan salah satu desa yang ada di

kecamatan Lingsar, kabupaten Lombok Barat, Provinsi Nusa

Tenggara Barat. Desa Langko memiliki visi dan misi terwujudnya

Pemerintah dan Masyarakat Desa yang Maju, Mandiri, Berbudaya,

dan Berdaya saing dengan memperbaiki sektor pendidikan,

keamanan, kebersihan serta meningkatkan fasilitas publik dengan

mengoptimalkan penyampaikan pengaduan Masyarakat.

Salah satu cara untuk mewujudkan visi misi tersebut yaitu

dengan meningkatkan pelayanan publik. Pelayanan publik adalah

segala bentuk jasa pelayanan, baik dalam bentuk barang maupun

jasa yang pada prinsipnya menjadi tanggung jawab dan

dilaksanakan oleh Instansi Pemerintah desa dengan

Pembangunan dan Pengembangan

1
2

Sistem Informasi, Pengembangan dan Pemeliharaan Jaringan

Antar Bidang, Pengelolaan dan Pengembangan Komunikasi

Publik. Beberapa layanan publik yang ada di Desa Langko yaitu

layanan Birokrasi Desa/Administrasi adalah Layanan publik yang

mengurus Pembuatan KTP, Pelatihan Desa, Surat Keterangan

Lahir, Perubahan Data Kartu Keluarga, Pengurusan Surat

Kematian, APBD Desa, Jaringan Aspirasi Rakyat, Lapor

Pemerintah. Masalah yang sering terjadi adalah masayarakat

sering mengeluhkan pelayanan yang lambat dan tidak reponsif

dari kantor desa,terutam terkait pengurusan data-data,

permohonan dokumen atau izin. Layanan public umumnya

menyediakan kotak saran kepada masyarakat yang memiliki

keluhan terhadap masalah-masalah dan tanggapan yang ada

pada Pelayanan Administrasi. Dalam pengaduan keluhan yang

sedang berjalan yaitu masyarakat menggunakan media tertulis

(kotak saran dan keluhan) dan media lisan (bertatap muka

langsung dengan pegawai).

Berdasarkan permasalahan tersebut, maka diperlukan Sistem

Informasi yang memudahkan dalam pengaduan keluhan masalah

yang terjadi pada layanan publik. Sistem informasi ini diharapkan

dapat memudahkan pengaduan masalah Masyarakat sehingga

dapat meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat.


3

Oleh karena itu maka perlu dibangun Sistem Informasi

Layanan Pengaduan Masyarakat Berbasis Web Pada Kantor

Desa Langko.

1.2 Rumusan Masalah

Bagaimana merancang Sistem Informasi Pengaduan

Layanan Masyarakat Berbasis Web Pada Kantor Desa

Langko?

1.3 Batasan Masalah

Batasan masalah dalam penelitian ini adalah sebagai

berikut:

1. Keluhan yang dimaksudkan keluhan Pelayanan

Kesehatan Masyarakat, Infratsruktur, Bantuan Pemerintah

Dan Pelayanan Administrasi.

2. Layanan web ini dapat di akses oleh admin kantor desa

dan masyarakat Desa Langko.

3. Ruang lingkup penelitian adalah Kantor Desa Langko.

Pengaduan layanan publik dari masyarakat ke Kantor

Desa Langko.

1.4 Tujuan Penelitian

1. Merancang sistem informasi layanan pengaduan

masyarakat berbasis web pada Kantor Desa Langko.


4

2. Untuk memenuhi salah satu syarat guna memperoleh

gelar sarjana pada Program Studi Sistem Informasi.


5

1.5 Manfaat Penelitian

1. Manfaat Bagi Perangkat Desa

Mempermudah petugas admin dalam mengelola dan

pengarsipan data sehingga dapat meningkatkan efektifitas

pelayanan kepada Masyarakat

2. Manfaat Bagi Peneliti

Menambah wawasan dalam hal membuat rancangan sistem

informasi layanan Pengaduan Masyarakat Desa Langko

Berbasis Web di Kantor Desa Langko. Adapun penelitian ini

dilakukan untuk persyaratan dalam mengikuti sekripsi.

3. Manfaat Bagi Masyarakat

Dengan adanya sistem informasi layanan pengaduan

masyarakat berbasis web, Masyarakat tidak perlu datang ke

kantor desa untuk melakukan pengaduan dan juga bisa

lebih efisien dalam memanfaatkan waktu dan teknologi.

4. Manfaat Bagi Universitas Teknologi Mataram

Hasil penelitian ini diharapkan menjadi tolak ukur bagi pihak

Universitas untuk mengetahui kemampuan yang dicapai

oleh mahasiswa dalam mengimplementasikan pengetahuan

yang dimiliki kedalam produk-produk berbasis teknologi

yang bermanfaat bagi masyarakat.


6

1.6 Sistematika Penulisan

Sistematika penulisan berisi struktur isi skripsi yang terdiri

dari bab dan sub-sab serta penjelasan ringkas isi masing-

masing bab sebagai berikut:

BAB I PENDAHULUAN

Bab ini berisikan tentang penjelasan latar belakang

masalah, identifikasi masalah, maksud dan tujuan,

batasan masalah, manfaat penelitian serta sistematika

penulisan.

BAB II TINJAUAN PUSTAKA

Bab ini berisikan teori-teori yang menjadi dasar dan

acuan dalam penelitian ini.

BAB III METODOLOGI PENELITIAN

Dalam bab ini berisi objek penelitian, alat dan bahan,

metode pengumpulan data, prosedur penelitian,

pengukuran variabel dan metode analisis (metode-

metode pendekatan penyelesaian permasalahan yang

dipakai dan metode analisis data).


7

BAB IV HASIL DAN PEMBAHASAN

Bab ini disajikan hasil, implementasi, analisis dan

pembahasan penelitian. Hasil dan implementasi dapat

berupa gambar alat/program dan aplikasinya. Untuk

penelitian lapangan hasil dapat berupa data (kualitatif

maupun kuantitatif). Analisis dan pembahasan berupa

hasil pengolahan data.

BAB V PENUTUP

Bab ini berisi kesimpulan dari seluruh pembahasan

dan juga memuat saran-saran untuk pengembangan.


BAB II

TINJAUAN PUSTAKA

2.1 Landasan Teori

2.1.1 Konsep Dasar

1. Pengertian Sistem

Secara umum, sistem berasal dari bahasa Latin

(systema) dan bahasa Yunani (sustema) adalah suatu

kesatuan yang terdiri atas komponen atau elemen yang

dihubungkan bersama untuk memudahkan aliran informasi,

materi, atau energi untuk mencapai tujuan. Sistem juga

merupakan sebuah kesatuan bagian-bagian yang saling

memiliki hubungan yang berbeda dalam suatu wilayah,

serta memiliki item-item sebagai penggerak (Setyaningsih :

2023).

Menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI), sistem

adalah perangkat unsur yang secara teratur saling

berkaitan sehingga membentuk suatu totalitas. Sistem juga

diartikan sebagai susunan yang teratur dari pandangan,

teori, asas, dan sebagainya. KBBI juga mendefinisikan

pengertian sistem sebagai sebuah metode.

7
8

2. Pengertian Informasi

Informasi adalah hasil pengolahan data yang telah

diberi makna dan dapat digunakan untuk berbagai

keperluan (Dian Sano, 2020).

3. Pengertian Sistem Informasi

Sistem Informasi adalah proses yang berlangsung

secara periodik dan beroperasi dalam suatu siklus yang

bergerak secara teratur. Oleh karena itu, suatu system

informasi lebih berorientasi pada informasi yang bersifat

rutin (Soufitri, 2021).

4. Pelayanan Publik

Pelayanan publik merupakan aspek pelayanan pokok

bagi aparatur negara sesuai dengan UUD 1945 alenia 4,

yaitu melindungi segenap bangsa Indonesia dan seluruh

tumpah darah Indonesia, memajukan kesejahteraan umum,

mencerdaskan kehidupan bangsa dan melaksanakan

ketertiban dunia yang berdasarkan kemerdekaan,

perdamaian abadi dan keadilan sosial (Tirka Widanti ,

2022).

5. Pengaduan Masyarakat
9

Pengaduan Masyarakat merupakan suatu sumber

informasi yang sangat penting bagi upaya-upaya

pihak penyelenggara pelayanan untuk memperbaiki

kesalahan yang mungkin terjadi, sekaligus secara

konsisten menjaga dan meningkatkan pelayanan yang

dihasilkan agar selalu sesuai dengan standar yang

ditetapkan (Wijayanti, Nugraha, & Utomo, 2022 ).

6. Pengertian Website

Website dapat diartikan sebagai Kumpulan halaman-

halaman yang digunakan untuk menampilkan informasi,

tentang data teks, data gambar, data animasi, audio, video,

dan semua kombinasi baik statis maupun dinamis yang

terhubung ke jaringan internet. Secara garis besar web

adalah perangkat lunak yang menampilkan dokumen di

web yang memungkinkan pengguna untuk mengakses

internet melalui pe`rangkat lunak dengan koneksi internet


(Efniasari et al., 2022).

7. Desa Langko

Langko merupakan salah satu desa yang ada di

kecamatan Lingsar, kabupaten Lombok Barat, provinsi

Nusa Tenggara Barat, Indonesia. Desa merupakan satu


10

dari 10 desa dan kelurahan yang berada di kecamatan

Lingsar. Desa ini memiliki semboyang geger girang genem.

Dalam hal upaya memberikan pelayanan kepada

masyarakat, pihak desa. selalu berusaha mempermudah

dan mempercepat pelayanan dengan baik. Berbagi inovasi

pelayanan diberikan untuk meningkatkan kualitas

pelayanan yang efektif dan efisien. Misalnya, dengan

membuat pamflet terkait persyaratan pengajuan, layanan

berbasis aplikasi WhatsApp dan lain sebagainya.

2.1.2 Pemodelan Sistem

Adapun pemodelan sistem yang digunakan adalah sebagai

berikut:

1. Flowchart

Flowchart sendiri sebagai representasi grafis dari suatu

proses atau algoritma meng-gunakan symbol – symbol

tententu. Biasanya digunakan dalam pemrograman komputer,

ma-najemen proyek dan bisnis untuk menggambarkan

langkah – langkah secara visual dan logis. Dalam konteks

pemrograman komputer flowchart digunakan untuk

merancang dan meng-analisis algoritma, membantu

programmer memahami logika dan urutan operasi yang diper-

lukan (Latifah et al., 2020).


11

Dalam pembuatan flowchart tidak ada rumus atau patokan

yang bersifat mutlak, karena flowchart merupakan gambaran

hasil pemikiran dalam menganalisis suatu masalah dengan

computer. Sehingga flowchart yang dihasilkan dapat

bervariasi antara satu pemograman dengan pemograman

lainnya. Namun secara garis besar, setiap pengolahan selalu

terdiri tadi tiga bagian utama, yaitu;

a. Input berupa bahan mentah.

b. Proses pengolahan.

c. Output berupa bahan jadi.

Tabel 2. 1 Simbol Flowchart

Simbol Deskripsi

Flow Direction Symbol menghubungkan

symbol yang satu dengan simbol lainnya,

simbol ini juga di sebut connecting line

Terminator Symbol Untuk permulaan (start)

atau akhir (stop) dari suatu kegiatan

Connector Symbol untuk keluar – masuk atau

penyambungan proses dalam lembar /

halaman yang sama


12

Connector symbol untuk keluar – masuk atau

penyambungan proses / halaman yang

berbeda

Processing symbol yang menunjukkan

pengolahan yang di lakakukan oleh komputer

Symbol Manual Operation yang menunjukkan

pengolahan yang tidak di lakukan oleh

computer

Symbol Decision pemilihan proses

berdasarkan dengan kondisi yang ada

Symbol Input – Output yang menyatakan

proses input dan output tanpa

tergantung dengan jenis peralatannya

Symbol Mnual Input untuk pemasukan data

secara manual on-line keyboard

Symbol Predefine Proses untuk pelaksanaan

suatu bagian (sub-program)/prosedure

Symbol Display Symbol Display menyatakan

peralatan output yang di gunakan yaitu

layar,plotter,printer dan sebagainya


13

Symbol Punch Card yang menyatakan bahwa

input berasal dari kartu atau output ditulis di

kartu

Symbol Dokument yang menyatakan input

berasal dari dokumen dalam bentuk kertas

atau output di cetak ke kertas

Untuk pengolahan data dengan computer, dapat dirangkum

urutan dasar untuk pemecahan suatu masalah, yaitu:

a. Start : berisi instuksi untuk persiapan peralatan yang

diperlukan sebelum menangani pemecahan masalah

b. Read : berisi instruksi untuk membaca data dari suatu

peralatan input.

c. Proses : berisi kegiatan yang berkaitan dengan

pemecahan persoalan sesuai dengan data yang dibaca.

d. Write : berisi instruksi untuk merekam hasil kegiatan ke

peralatan

e. output. End : mengakhiri kegiatan pengolahan

2. Unified Modeling Language (UML)


14

Unified Modelling Language (UML) adalah sebuah “bahasa”

yang telah menjadi standar dalam industri untuk visualisasi,

merancang dan mendokumentasikan sistem piranti lunak.

UML menawarkan sebuah standar untuk merancang model

sebuah sistem. Dengan menggunakan UML kita dapat

membuat model untuk semua jenis aplikasi piranti lunak,

dimana aplikasi tersebut dapat berjalan pada piranti keras,

sistem operasi dan jaringan apapun, serta ditulis dalam

bahasa pemrograman apapun.

UML memiliki beberapa permodelan diagram-diagram,

antara lain Use case Diagram dan Activity Diagram. Berikut

adalah penjelasan dari masing-masing diagram yang ada

pada UML.

a) Use Case Diagram

Use case merupakan permodelan untuk mengambarkan

behavior sistem informasi yang akan dibuat . Usecase

digunakan untuk mengetahui fungsi apa saja yang ada di

dalam sebuah sistem informasi dan siapa saja yang berhak


(Efniasari et al., 2022).
menggunakan fungsi-fungsi tersebut

Berdasarkan beberapa pendapat diatas dapat

disimpulkan bahwa Use Case menggambarkan

fungsionalitas sistem atau persyaratan yang harus dipenuhi


15

sistem dari pandangan dan sebuah interaksi antara satu

atau lebih actor dengan aplikasi yang akan dibuat.

Sebuah use case dapat mengextend use case lain

berdasarkan sifat dari case tersebut. Dan juga dapat

include dengan use case lain ketika sebuah use case

dijalankan secara normal maka use case lain akan

dieksekusi. Dalam use case diagram terdapat beberapa

elemen yang digunakan yaitu aktor, use case, sistem,

association, dependency, dan generalization.

Tabel 2. 2 Simbol Use Case Diagram


16

Simbol Keterangan

Actor mempresentasikan seorang atau pelaku

dalam sistem.

Use Case menggambarkan fungsi atau

pekerjaan dalam sistem.

Generalisation Menunjukkan spesialisasi aktor

untuk dapat berpartisipasi dengan use case.

Include Relationship Menggambarkan kegiatan

yang dibutuhkan sebelum kegiatan sebelumnya

terjadi atau terlaksana.

Extend Relationship Menggambarkan kegiatan

yang bisa dilakukan setelah kegiatan

sebelumnya.

Association Menghubungkan antara elemen.

1) Aktor adalah pegguna atau sistem lain yang

berinteraksi dengan sistem yang dibangun.

2) Use case adalah fungsionalitas yang tersedia dalam

sistem.
17

3) Sistem adalah proses yang sudah dibatasi sesuai

dengan apa yang dibangun.

4) Association adalah sebuah garis yang menggambarkan

interaksi atau hubungan antar aktor dengan sistem.

5) Dependency adalah sebuah garis yang

menghubungkan antara dua buah use case. Interaksi

ada dua macam yaitu include dan extend. Include

adalah sebuah garis yang dimana menghubungkan

satu use case membutuhkan use case lain, sedangkan

extends adalah sebuah garis yang dimana

menghubungkan satu use case ketika dibutuhkan atau

tergantung dengan keadaan use case tersebut.

6) Generalization adalah konsep pewarisan dimana aktor

pada sistem tersebut bisa mewariskan kepada aktor

lain. Pewarisan ini berlaku aktor kepada use case

maupun use case kepada aktor.

b) Activity Diagram

Activity diagram adalah diagram yang mengambarkan

workflow atau aliran kerja dari sebuah sistem atau proses

bisnis atau menu yang ada pada perangkat lunak.


(Efniasari et al., 2022)
18

Berdasarkan beberapa teori diatas disimpulkan bahwa

Activity Diagram ialah aktivitas utama dari user pada sistem

informasi yang dibuat dan merupakan teknik untuk

mendeskripsikan logika prosedural, proses bisnis dan aliran

kerja dalam banyak kasus


19

Tabel 2. 3 Simbol Activity Diagram

Simbol Nama Keterangan

Status awal Sebuah diagram aktivitas

memiliki sebuah status

awal

Aktivitas Aktivitas yang dilakukan

sistem, aktivitas

biasanya diawali dengan

kata kerja.

Percabangan / Percabangan dimana

Drcis[ion ada pilihan aktivitas yang

lebih dari satu

Penggabungan / Join Penggabungan dimana

yang mana lebih dari

satu aktivitas lalu

digabungkan jadi satu

Status Akhir Status akhir yang

dilakukan sistem, sebuah

diagram aktivitas

memiliki sebuah status

akhir.
20

Swimlane Swimlane memisahkan

organisasi bisnis yang

bertanggung jawab

terhadap aktivitas yag

terjadi

a) Start Point atau Initial State (Titik Mulai/Status Awal)

Start Point adalah lingkaran hitam kecil. Biasanya

digunakan untuk menandakan status awal, tindakan

awal, atau titik awal aktivitas untuk setiap Activity

diagram.

b) Activity (Aktivitas)

Activity merupakan aktivitas yang dilakukan atau sedang

terjadi dalam sistem. Biasanya diawali dengan “kata

kerja” dari aktivitas yang dilakukan.

c) Decision atau Percabangan merupakan suatu titik

atau poin yang mengindikasikan suatu kondisi di mana

adanya kemungkinan dalam perbedaan transisi. Hal

tersebut diperlukan ketika sistem yang dimiliki memiliki

beberapa kemungkinan atau jalan alternatif.

d) Synchronization
21

Synchronization dibagi menjadi 2 bagian, yaitu fork dan

join.

 Fork (percabangan) digunakan untuk memecah

behaviour (tingkah laku) menjadi actifity atau action

(aksi) secara paralel.

 Join (penggabungan) digunakan untuk menghubungkan

kembali Activity dengan action secara paralel.

e) Merge

Menggabungkan flow yang sudah dipecah menjadi

beberapa bagian oleh suatu flow.

f) Swimlanes

Memecah Activity diagram menjadi kolom dan baris

untuk membagi tanggung jawab objek-objek yang

melakukan suatu aktivitas.

g) Transition

Digunakan untuk menunjukan aktivitas selanjutnya dan

sebelumnya.

h) Notasi akhir (end state)

Notasi akhir digunakan untuk menandakan proses

tersebut berakhir. Pada UML, notasi akhir dapat


22

digambarkan dengan simbol sebuah bull’s eye (mata

sapi)
23

c) Entity Relationship Diagram (ERD)

Entity Relationship Diagram (ERD) memiliki dua

komponen utama yaitu Entitas (Entity) dan Relasi

(Relation). Kedua komponen ini ,masing-masing dilengkapi

dengan sejumlah atribut yang mempresentasikan seluruh


(Iswandy, 2015).
fakta yang ada di dunia nyata

Berdasarkan pengertian dari ahli di atas, maka Entity

Relationship Diagram (ERD) dapat disimpulkan sebagai

sebuah model jaringan yang menggunakan susunan data,

serta perincian yang merupakan reprentasi logika dari data

suatu organisasi atau area tertentu.

Tabel 2. 4 Simbol Entity Relationship Diagram

Simbol Nama Keterangan

Entity Entitas, yang diwakili oleh

(Entitas) persegi panjang. Entitas

Entitas adalah objek atau konsep

yang ingin Anda simpan

informasinya.

Atribut Simbol yang menjelaskan

Atribut karakteristik suatu entitas

dan juga relasinya.

Digambarkan dengan
24

elips.

Connection Simbol untuk merangkai

keterkaitan antara

notasinotasi yang berupa

garis penghubung yang

digunakan seperti entitas,

relasi dan atribut.

Relationship Simbol yang digunakan

Relationship (Relasi) untuk menghubungkan

beberapa entitas

berdasarkan fakta pada

suatu lingkungan.

Digambarkan dengan

simbol belah ketupat.

2.1.3 Bahasa Pemrograman dan Analisis Pemrograman

Bahasa pemrograman yang digunakan dalam membuat

aplikasi berbasis web terdiri dari hypertext preprocessor

(PHP), Visual Studio Code, MySQL,Bootstrap, XAMPP.

1. Hypertext Preprocessor (PHP)

PHP adalah singkatan dari PHP Hypertext

Preprocessor. Bahasa yang ditafsirkan memiliki kesamaan


25

dengan bahasa C dan Perl, yang memiliki perintah

sederhana yang digunakan untuk membangun aplikasi

web. PHP/F1 adalah nama awal untuk PHP (Personal


(Efniasari et al., 2022).
Home Page/Form Interface)

Berdasarkan pengertian diatas, maka dapat

disimpulkan bahwa hypertext preprocessor (PHP)

merupakan bahasa pemrograman yang mengolah

database, content website sehingga website yang dibuat

merupakan web dinamis, dan PHP merupakan bahasa

pemograman yang dikombinasikan dengan HTML.

2. MySQL

MySQL adalah Relational Database Management

System (RDBMS) di distribusikan secara gratis di bawah

GPL (General Public License). Dimana setiap orang dapat

menggunakan MySQL secara gratis, tetapi tidak boleh

digunakan kepentingan komersial. MySQL sebenarnya

merupakan turunan salah satu konsep utama dalam

database sejak lama, yaitu SQL (Structured Query

Language). SQL adalah sebuah konsep pengoperasian

database, terutama untuk pemilihan atau seleksi dan

pemasukan data, yang memungkinkan pengoperasian


26

data dikerjakan dengan mudah secara otomatis


(Efniasari et al., 2022).

Dapat ditarik kesimpulan bahwa MySQL merupakan

aplikasi yang digunakan untuk mengolah basis data yang

banyak digunakan untuk membangun aplikasi yang

menggunakan database.

3. Bootstrap

Bootstrap adalah front-end framework yang bagus dan

luar biasa yang mengedapankan tampilan untuk

mobiledevice (Handphone, smartphone dll.) guna

mempercepat dan mempermudah pengembangan

website. Bootstrap menyediakan HTML, CSS dan

Javascript siap pakai dan mudah untuk dikembangkan.

Bootstrap merupakan framework untuk membangun

desain web secara responsif. Artinya, tampilan web yang

dibuat oleh bootstrap akan menyesuaikan ukuran layar

dari browser yang kita gunakan baik di desktop, tablet

ataupun mobile device. Fitur ini bisa diaktifkan ataupun

dinon-aktifkan sesuai dengan keinginan kita sendiri.

Sehingga, kita bisa membuat web untuk tampilan desktop

saja dan apabila dirender oleh mobile browser maka

tampilan dari web yang kita buat tidak bisa beradaptasi


27

sesuai layar. Berdasarkan kutipan ahli, dapat disimpulkan

bahwa bootstrap merupakan sebuah aplikasi yang

dijadikan sebagai alat bantuk untuk mendesain halaman


(Suprayogi & Rahmanesa, 2019).
web yang menarik

4. Visual Studio Code

Visual Studio Code adalah perangkat lunak penyunting

kode-sumber buatan Microsoft untuk Linux, macOS, dan

Windows. Visual Studio Code menyediakan fitur seperti

penyorotan sintaksis, penyelesaian kode, kutipan kode,

merefaktor kode, pengawakutuan, dan Git.


28

5. XAMPP

Nama XAMPP merupakan singkatan dari X (sistem

operasi apapun), Apache, MySQL, PHP dan Perl.

Program ini tersedia dalam GNU General Public License

dan bebas, merupakan web server yang mudah

digunakan yang dapat melayani tampilan halaman web

yang dinamis.

XAMPP merupakan tool yang menyediakan paket

perangkat lunak ke dalam satu buah paket. Dengan

menginstall XAMPP maka tidak perlu lagi melakukan

instalasi dan konfigurasi web server Apache, PHP dan


(Ridwan et al., 2018).
MySQL secara manual

Berdasarkan pengertian dari para ahli di atas, dapat

disimpulkan bahwa XAMPP merupakan software yang

digunakan sebagai server untuk mengeksekusi fungsi

website tanpa jaringan internet.

6. Framework CodeIgniter (CI)

CodeIgniter merupakan framework PHP yang dibuat

berdasarkan model view Controlleer (MVC). CI memiliki

library yang lengkap untuk mengerjakan operasi-operasi

yang umum dibutuhkan oleh aplikasi berbasis web

misalnya mengakses database, memvalidasi form


29

sehingga sistem yang dikembangkan mudah. CI juga

menjadi satu-satunya Framework dengan dokumentasi

yang lengkap dan jelas. Source code CI yang dilengkapi

dengan comment didalamnya sehingga lebih memperjelas

fungsi sebuah kode program dan CI yang dihasilkan

sangat Bersih (clean) dan search Engine Friendly (SEF).


(Sallaby & Kanedi, 2020).

CodeIgniter menawarkan kemudahan serta standrisasi

dalam proses pengembangan website dan aplikasi

bebasis web. Dengan CodeIgniter proses pengembangan

website menjadi lebih cepat dan terstandarkan. Standar ini

sangat berguna dalam pengembangan [Link] di

kerjakan oleh tim.

CodeIgniter menggunakan konsep MVC yaitu:

1. Models adalah class PHP yang didesain untuk

beroperasi dalam menambah, mengubah,

menghapus, dan menampilkan informasi yang ada di

dalam basis data.

2. Views adalah bagian presentasi yang berisi code

HTML, views merupakan sebuah tampilan informasi

yang diperoleh dari database/models. Ketika


30

pengembang ingin mengubah tampilan yang dibuat

cukup mengubah bagian views.

3. Controller adalah bagian utama dalam aplikasi web

yang dibuat, controller merupakan logika bisnis yang

mengatur agar model dapat mengambil informasi

basis data lalu ditampilkan.

2.2 Penelitian Terkait

Terdapat bebrapa penelitian terdahulu yang memiliki kesesuaian

dengan penelitian yang akan dilakukan, yaitu:

a. Penelitian yang dilakukan oleh Anggun Titah Islamiyah ,

Wina Witanti , Asep Id Hadiana (2019) “Sistem Informasi

Pengaduan Pelanggaran di SPBU pada Direktorat Metrologi

Bandung Berbasis Mobile”. metode pengembangan yang

digunakan untuk mengembangkan system informasi pengaduan

ini adalah RAD. Karena penyampaian pelanggaran melalui

pesan singkat atau telepon ini dirasa kurang efektif karena jika

terlalu banyak pesan singkat akan terjadi penumpukan pesan

yang akibatnya pesan pertama masuk tidak terlihat oleh

penerima pesan. Jika pengaduan dilakukan melalui telepon,

ketika dua pengaduan melakukan pengaduan secara bersamaan

mengakibatkan sulitnya tersambung dengan penerima

pengaduan. Oleh sebab itu peneliti bertujuan untuk membuat


31

Aplikasi berbasis mobile dapat di akses menggunakan

smartphone pribadi masyarakat untuk melaporkan informasi

terkait pelayanan publik, mengetahui informasi dan kebijakan

pemerintah dan dapat juga di akses oleh pemerintah dan

stakeholder di pemerintahan yang dapat memberikan feedback

secara langsung kepada Masyarakat. Sistem informasi

pengaduan pelanggaran ini dapat melakukan proses pengaduan

oleh masyarakat melalui mobile dan sistem dapat melakukan

pelacakan lokasi pelanggaran menggunakan tag lokasi yang

dimasukkan oleh masyarakat. Pengaduan pelanggaran yang

dikirimkan oleh masyarakat akan diterima oleh petugas melalui

sistem informasi pengaduan pelanggaran dan akan

ditindaklanjuti oleh petugas. Sistem pengaduan pelanggaran ini

menghasilkan laporan kegiatan untuk setiap penanganan yang

dilakukan oleh petugas.

b. Penelitian yang dilakukan oleh Amelia Sahfitri , Donny

Apdian , Rukmanta Jayawiguna , Yahya Suherman (2023)

dengan judul “Rancang Bangun Sistem Informasi Layanan

Pengaduan Masyarakat Berbasis Web Pada Desa

Karyasari”. dalam penelitiannya bertujuan untuk membuat

rancang bangun sistem informasi layanan pengaduan

masyarakat berbasis web pada desa karyasari. Metode

penelitian yang digunakan adalah Design Science Research


32

Methodology (DSRM), tujuannya adalah untuk memberikan

pengetahuan yang baik dan pemahaman yang mendasar

mengenai proses pengembangan sistem sehingga dapat terjadi

komunikasi yang baik antara pengembang sistem dan pengguna.

Rancang bangun layanan pengaduan masyarakat pada Desa

Karyasari ini merupakan suatu sistem informasi berbasis website

yang menyediakan informasi layanan pengaduan masyarakat.

Sistem informasi ini selain mendukung pengelolaan data

masyarakat, data pengaduan dari masyarakat serta akan

membantu juga dalam pembuatan laporan. Sistem ini akan

digunakan oleh dua kategori pengguna/masyarakat yaitu input

pengaduan layanan dan staf Desa dalam melihat status

pengaduan masyarakat yang masuk, untuk akses pengguna ini

memiliki tugas berbeda-beda.

Hasil penelitian dapat digunakan sebagai panduan untuk

mengembangkan sistem informasi yang melakukan transaksi

secara terstruktur, atau dapat digunakan untuk menjelaskan

proses transaksi kepada pengguna dan pihak-pihak yang tertarik

untuk menggunakan sistem informasi.

c. Penelitian yang dilakukan oleh Qitfirul Dwi Cahyono, Ade

Eviyanti1, Metatia Intan Mauliana, Yulian Findawati1 (2024)

dengan judul “Perancangan Sistem Informasi Layanan Surat

Menyurat dan Pengaduan Masyarakat Berbasis WEB”. Pada


33

penelitian ini penulis menyusun sebuah sistem informasi untuk

membantu masyarakat dalam mengurus surat pada

pemerintahan dan melakukan pengaduan agar masyarakat tidak

perlu datang ke kantor pemerintah desa. Penulis menggunakan

framework Codeigniter, bahasa pemrograman PHP dan

database mysql dalam perancangan sistem informasi surat

menyurat. Untuk melakukan pengerjaan artikel ini menggunakan

metode waterfall karena pada metode tersebut memiliki tahapan-

tahapan yang terstruktur dalam perancangan sistem informasi

ini.

Sistem informasi yang sudah dibuat dapat dijalankan sesuai

dengan apa yang direncanakan. User sudah dapat melakukan

permohonan surat menyurat dan pengaduan secara online

terhadap fasilitas yang diberikan oleh pemerintah, dan juga

dapat melakukan. Begitupun dengan petugas pemerintahan

desa juga dapat melakukan pengecekan data masyarakat yang

telah melakukan pengaduan dan kepengurusan surat pribadi

Sistem informasi yang dirancang dibuat untuk

mempermudah dalam melakukan proses surat menyurat dan

pengaduan pada fasilitas. User sudah dapat melakukan

permohonan surat menyurat dan pengaduan secara online

terhadap fasilitas yang diberikan oleh pemerintah, dan juga

dapat melakukan.
34
35

d. Penelitian yang dilakukan oleh Rohmat Taufik dan Salman

Alfarizi (2021) dengan judul “Rancang Bangun Sistem

Informasi Pengaduan Masyarakat Berbasis Web Pada Desa

Sukadamai Kabupaten Tangerang”. Dalam melakukan

penelitian ini peneliti menggunakan Analisis PIECES

(Performance,information, Economy, Control, Eficiency, dan

Service). Menurut Suyono (2016), Metode PIECES digunakan

untuk mengidentifikasi kelemahan sistem yang menjadi

rekomendasi untuk perbaikan-perbaikan yang harus dibuat pada

sistem yang akan dikembangkan. PIECES ini sangat penting

untuk dilakukan sebelum mengembangkan sebuah sistem

informasi karena dalam Analisa ini biasanya akan ditemukan

beberapa masalah utama maupun masalah yang sifatnya gejala

dari masalah utama.

Perangkat lunak mampu menampung pengaduan secara

online yang dapat digunakan oleh masyarakat dalam

memberikan keluhan berdasarkan kategori, Sistem Informasi

Pengaduan Pelayanan Masyarakat Berbasis Web ini

menampilkan daftar pengaduan, pengaduan dalam proses, bukti

pengaduan, serta dapat mencetak laporan pengaduan

masyarakat.

Dimana penelitian ini menghasilakn sistem yang dapat

memudahkan proses pengaduan masyarakat terutama dalam


36

mengklasifikasikan kategori pengaduan. Berdasarkan hal

tersebutlah yang melatar belakangi penulis mengambil judul

“Rancang Bangun Sistem Informasi Pelayanan Pengaduan

Masyarakat Berbasis Web Pada Desa Sukadamai Kabupaten

Tangerang”.

e. Penelitian yang dilakukan oleh Mitha Amara, Andy Hidayat

Jatmika, Lalu Miftahul Ulum (2021) dengan judul “Sistem

Informasi Pengaduan Layanan Pada Bpkad Provinsi Nusa

Tenggara Barat Berbasis Web”. Dalam pengelolaan data

keluhan masyarakat di Badan Pengelolaan Keuangan dan

Aset Daerah (BPKAD) Provinsi Nusa Tenggara Barat, proses

penanganan keluhan dan monitoring data masih dilakukan

secara manual sehingga kurang efektif. Dengan adanya

permasalahan tersebut, maka penulis membuat “Sistem

Informasi Pengaduan Layanan BPKAD Provinsi Nusa Tenggara

Barat Berbasis Web” dengan menggunakan bahasa

pemrograman PHP dan database MySQL.

Pada tampilan halaman data penanganan berisi data-data

dari keluhan yang telah ditangani oleh admin, pada halaman ini

admin dapat mengelola data penanganan serta mengunduh data

penanganan yang terdapat pada system. dimana terdapat form

untuk menangani data keluhan. Pada form yang muncul tersebut

admin dapat memindahkan data dari keluhan yang dipilih ke data


37

penanganan dengan mengisi keterangan, tanggal penanganan,

serta status dari keluhan yang dipilih untuk kemudian data

tersebut ditangani. Dengan adanya Sistem Informasi Pengaduan

Layanan Pada Bpkad Provinsi Nusa Tenggara Barat Berbasis

Web, diharapkan dapat membantu pegawai BPKAD Provinsi

NTB dalam pengelolaan data keluhan masyarakat secara lebih

efektif dan efisien.

Dari beberapa uraian hasil penelitian terdahulu terdapat

beberapa kesamaan namun belum ada halaman cetak laporan

sehingga dartar pengaduan masyarakat masih di buat secara

manual.

Setelah melihat kelebihan dan kekurangan dari penelitian

sebelumnya, maka peneliti berusaha untuk menggali dan terus

mencari guna memberikan solusi yang terbaik yang bersumber

dari penelitian sebelumnya. Maka dari itu peneliti ingin

menambahkan beberapa menu yang berupa tampilan dari

halaman cetak laporan, Dimana berisi daftar laporan pengaduan

yang masuk yang dapat di download dan di cetak.


BAB III

METODOLOGI PENELITIAN

3.1 Metode Pengumpulan Data

Dalam membangun sistem informasi layanan pengaduan

masyarakat pada kantor desa langko, ada beberapa metode yang

digunakan untuk mendapatkan data tersebut antara lain:

1. Pengamatan (Observasi)

Observasi adalah pengamatan secara langsung kegiatan yang

sedang dilakukan di lokasi dimana peneliti mencatat informasi

sebagaimana peneliti saksikan selama melakukan penelitian.

Penyaksian terhadap peristiwa-peristiwa itu bisa dengan melihat,

mendengar, kemudian dicatat seperti tentang melihat pelayanan

kinerja staf kantor desa serta cara dalam menyampaikan

pengaduan oleh Masyarakat.

Penelitian ini melakukan tinjauan langsung ke Desa Langko

sebagai objek penelitian untuk memperoleh informasi yang tepat

dan akurat. Dari hasil observasi di dapatkan gambaran umum

pelayanan kinerja staf kantor desa serta cara kerja dalam

memberikan pengaduan.

2. Wawancara (interview)

Teknik memperoleh keterangan untuk tujuan penelitian dengan

cara tanya jawab sambil bertatap muka dan tanya jawab langsung

kepada pegawai Kantor Desa Langko Kecamatan Lingsar. Teknik

34
35

wawancara dilakukan dengan menyiapkan beberapa pertanyaan

yang akan ditanyakan kepada narasumber.

Wawancara dilakukan di lokasi penelitian dengan pihak yang

berhubungan dengan topik penelitian yang diangkat yaitu Bapak

Sekdes Kantor Desa Langko. Dari hasil wawancara di dapatkan

gambaran umun pelayanan kinerja karyawan serta cara kerja

dalam memberikan pengaduan. sehingga data ini akan menjadi

acuan dalam proses perancangan dan pembuatan Sistem

Informasi Layanan Pengaduan Masyarakat Pada Kantor Desa

Langko.

3. Studi Literatur

Studi Literatur Studi Literartur adalah teknik pengumpulan data

yang dilakukan dengan membaca referensi literature buku, jurnal,

dan penelitian terdahulu. Dalam hal ini beberapa buku dari

perpustakaan dan bersumber dari internet sebagai pendukung

untuk memperkuat landasan teori dalam penelitian ini. Teori

tersebut antara lain sistem informasi kependudukan dan teori

perancangan sistem.

3.2 Metode Pengembangan Sistem

Metode Waterfall merupakan metode yang sering digunakan oleh

penganalisa sistem pada umumnya. Inti dari metode waterfall adalah

pengerjaan dari suatu sistem dilakukan secara berurutan atau secara

linear. Jadi jika langkah ke-1 belum dikerjakan, maka langkah 2 tidak
36

dapat dikerjakan. Jika langkah ke-2 belum dikerjakan maka langkah

ke-3 juga tidak dapat dikerjakan, begitu seterusnya. Secara otomatis

langkah ke-3 akan bisa dilakukan jika langkah ke-1 dan ke-2 sudah

dilakukan. Menurut Wahid (2020) Metode waterfall adalah

metode yang paling banyak digunakan untuk tahap

pengembangan. Metode Waterfall merupakan pendekatan System

Development Life Cycle (SDLC) paling awal yang digunakan untuk

pengembangan perangkat lunak. Model waterfall ini juga

dikenal dengan nama model tradisional atau model klasik.

Gambar 3. 1 Siklus Pengembangan Metode Waterfall


1. Analisa Kebutuhan

Langkah ini merupakan analisa terhadap kebutuhan sistem.

Pengumpulan data dalam tahap ini bisa melakukan sebuah

penelitian, wawancara atau studi literatur. Sistem analis akan

menggali informasi sebanyak-banyaknya dari user sehingga akan


37

tercipta sebuah sistem komputer yang bisa melakukan tugas-tugas

yang diinginkan oleh user tersebut. Tahapan ini akan menghasilkan

dokumen user requirment atau bisa dikatakan sebagai data yang

berhubungan dengan keinginan user dalam pembuatan sistem.

Analisa kebutuhan ini lah yang akan menjadi acuan sistem analis

untuk menerjemahkan ke dalam bahasa pemrogram.

2. Desain Sistem

Tahapan dimana dilakukan penuangan pikiran dan

perancangan sistem terhadap solusi dari permasalahan yang ada

dengan menggunakan perangkat pemodelan sistem seperti

diagram alir data (data flow diagram), diagram hubungan entitas

(Entity Relationship Diagram) serta struktur dan bahasan data

3. Penulisan Kode Program

Penulisan kode program atau coding merupakan penerjemahan

design dalam bahasa yang bisa dikenali oleh komputer. Dilakukan

oleh programmer yang akan meterjemahkan transaksi yang diminta

oleh user. Tahapan ini lah yang merupakan tahapan secara nyata

dalam mengerjakan suatu sistem. Dalam artian penggunaan

komputer akan dimaksimalkan dalam tahapan ini. Setelah

pengkodean selesai maka akan dilakukan testing terhadap sistem

yang telah dibuat tadi. Tujuan testing adalah menemukan

kesalahan-kesalahan terhadap sistem tersebut dan kemudian bisa

diperbaiki.
38
39

4. Pengujian Program

Tahapan akhir dimana sistem yang baru diuji kemampuan dan

keefektifannya sehingga didapatkan kekurangan dan kelemahan

sistem yang 24 kemudian dilakukan pengkajian ulang dan

perbaikan terhadap aplikasi menjadi lebih baik dan sempurna.

5. Penerapan Program dan Pemeliharaan

Perangkat lunak yang sudah disampaikan kepada pelanggan

pasti akan mengalami perubahan. Perubahan tersebut bisa karena

mengalami kesalahan karena perangkat lunak harus menyesuaikan

dengan lingkungan (periperal atau sistem operasi baru) baru, atau

karena pelanggan membutuhkan perkembangan fungsional.


BAB IV

HASIL DAN PEMBAHASAN

4.1 Perancangan Sistem

4.1.1 Analisis Kebutuhan

A. Flowchart Sistem

Perbedaan flowchart sistem lama dan flowchart sistem baru

sebagai berikut:

1. Flowchart sistem lama

Gambar 4. 1 Flowchart sistem lama

39
40

2. Flowchart sistem baru

Gambar 4. 2 Flowchart Sistem Baru


Keterangan:

1. Mulai

2. Masuk ke landing page

3. Lalu memilih login

4. Sesudah login akan masuk ke dashboard

5. Mengisi form pengaduan


41

6. Dan sistem akan menerima pengaduan

7. Pengaduan akan di proses

8. Laporan di terima

9. Apabila laporan di terima akan di teruskan ke kades

10. Kades menerima laporan

11. Kepala desa melakukan Tindakan pengaduan

12. Selesa

B. Unified Modeling Language (UML)

1. Use Case Diagram Admin

Gambar 4. 3 Use Case Admin


42

Dapat di lihat bahwa admin dapat menerima pengaduan, mengelola

pengaduan warga, mengelola registrasi, Mengelola user dan mengelola

laporan pengaduan

2. Use case user

Gambar 4. 4 Use Case User


Dapat di lihat bahwa warga dapat menginput pengaduan, melihat

pengaduan, menghapus pengaduan.

C. Activity Diagram

1) Diagram Activy Login Admin

Pada diagram Activity ini admin melakukan login terlebih dahulu

untuk dapat mengakses ke menu utama.


43

Gambar 4. 5 Diagram Activity Login Admin

Keterangan :

1. Mulai

2. Lalu sistem menampilkan halaman utama website

3. Dan sistem melakukan login

4. Lalu admin menginputkan username & password


44

5. Apabila benar maka dashboard admin apabila salah akan muncul

notif gagal

6. Dashboard admin

7. Selesai

2) Diagram Activity Login User

Pada diagram Activity ini user melakukan login terlebih dahulu

untuk dapat mengakses ke menu utama.

Gambar 4. 6 Diagram Activity Login User


45

Keterangan :

1. Mulai

2. Menampikan Halaman utama website

3. Melakuan login

4. Lalu admin menginputkan username & password

5. Apabila tidak valid maka akan muncul notif gagal dan melakuan

login

6. Apabila valid akan muncul dashboarad admin

7. Selesai

3) Diagram Activity Tambah Data/Registrasi Warga

Gambar 4. 7 Diagram Activity Tambah Data/Registrasi Warga


46

Keteranagn :

1. Mulai

2. Menampilkan halaman dashboard

3. Lalu admin memilih menu registrasi

4. Llau mengkelik tambah data warga

5. Menampilkan tambah data warga

6. Mengisi mengisi data warga

7. Dan simpan data warga

8. Data berhasil di simapan

9. Menampilkan data warga yang berhasil di simpan

10. Selesai

4) Diagram Activity form pengaduan


47

Gambar 4. 8 Diagram Activity form pengaduan


Keterangan :

1. Mulai

2. Membuka halaman utama

3. Membaca prosedur penghaduan online

4. Menambahkan pengaduan

5. Mengisi form pengaduan

6. Database

7. Selesai

5) Diagram Activity form respon/tanggapan

Gambar 4. 9 Diagram Activity form respon/tanggapan


48

Keterangan :

1. Mulai

2. Menampilkan halaman dashboard

3. Memilih menu respon

4. Menampilkan daftar pengaduanpengaduan dan tanggal tanggapan

5. Mengkelik tombol more untuk menampilkan detail tanggapan

6. Menampilkan detailtanggapan dan pengaduan

7. Mengkelik tombol close

8. Kembali ke halaman respon

9. Selesai

6) Diagram Activity form laporan pengaduan

Gambar 4. 10 Diagram Activity form laporan pengaduan


49

Keterangan :

1. Mulai

2. Menampilkan halaman dashboard

3. Memilih laporan

4. Menampilkan laporan daftar pengaduan

5. Mengkelik tombol print

6. Menampilkan tab baru print preview

7. Mengkelik tombol cetak

8. Melakukan proses cetak

9. Selesai

7) Diagram Activity form logout

Gambar 4. 11 Diagram Activity form logout


50

Keterangan :

1. Mulai
2. Menampilkan Halman dashboard
3. Memilih menu laporan
4. Menerapkan laporan daftar pengaduan
5. Mencetak tombol cetak
6. Melakukan preses cetak
7. Selesai

D. Entity Relationship Diagram (ERD)

Gambar 4. 12 Entity Relationship Diagram (ERD)


51

Sistem Informasi Pengaduan Layanan Masyarakat Berbasis Web

memiliki beberapa tabel yang saling berkaitan dan ber relasi satu

sama lain pada gambar dibawah ini.

E. Struktur Database

1. Tabel Masyarakat

Tabel 4. 1 Tabel Masyarakat

Field Type Size

nik varchar 16

nama varchar 35

username varchar 25

password varchar 255

telp varchar 13

2. Tabel Pengaduan

Tabel 4. 2 Tabel Pengaduan

Field Type Size

id_pengaduan int 5

tgl_pengaduan varchar 20

nik varchar 16

isi_laporan text
52

foto varchar 255

status enum

3. Tabel Petugas

Tabel 4. 3 Tabel Petugas

Field Type Size

id_petugas Int 5

nama_petugas Varchar 30

username Varchar 30

password Varchar 255

telp_petugas Varchar 13

4. Tabel Tanggapan

Tabel 4. 4 Tabel Tanggapan

Field Type Size

id_tanggapan int 5

id_pengaduan int 5

tgl_tanggapan varchar 20

tanggapan text
53

id_petugas int 5
54

F. Desain Rancangan

1. Halaman Login Admin

Gambar 4. 13 Halaman Login Admin


Pada halaman login admin merupakan halaman admin

yang berfungsi untuk menentukan pihak yag dapat

menggunakan sistem dan tidak dapat di gunaka oleh pihak-

pihak yang tidak berhubungan dengan sistem ini.

2. Dashboard admin

Gambar 4. 14 Dashboard Admin


55

Pada halaman dashboard yang memperlihatkan berapa

jumlah laporan masuk dan laporan selesai.

3. Registrasi

Gambar 4. 15 Registrasi
Pada halaman registrasi admin bisa melihat data

Masyarakat yang terdaftar dalam sistem ini dan admin juga

bisa menambah atau menghapus data yang ada pada menu

registrasi.

4. Pengaduan

Gambar 4. 16 Pengaduan
56

Pada halaman pengaduan admin bisa melihat pengaduan

yang di ajukan oleh Masyarakat.

5. Respon

Gambar 4. 17 Respon
Pada halaman respon admin bisa melihat pengaduan yang

di ajukan oleh warga dan juga bisa memberikan status,

apakah pengaduan tersebut di terima, tahan atau di tolak.

6. User

Gambar 4. 18 User
57

Pada halaman user ini terdapat info tentag pengguna user

yang sudah terdaftar.

7. Laporan

Gambar 4. 19 Laporan
Pada halaman laporan, admin bisa mencetak laporan yang

beri tentang pengaduan yang di lakukan oleh masyrakat.

8. Logout

Gambar 4. 20 Logout
4.2 Pengembangan Sistem

Pada bab ini akan membahas mengenai implementasu yang

merupakan tolak ukur atau pengujian dar program yang telah di buat,
58

serta mengetahui bahwa program yang telah di buat sesuai dengan

perancanganya

A. Tampil User Interface

a) Halaman utama pada website

Halaman utama pada website menampilkan pilihan untuk

pengguna Dimana pengguna bisa memilih cetak surat sendiri

atau memilih permohonan surat.

Gambar 4. 21 Halaman utama pada website


b) Halaman login admin

Halaman login di gunakan untuk menginputkan username

dan password yang telah di tentukan.


59

Gambar 4. 22 Halaman Login Admin


c) Halaman dashboard

Halaman dashboard merupakan halaman yang di

tampilkan setelah admin login. Fungsi dari Halaman ini yaitu

admin dapat melihat jumlah laporan masuk dan laporan

selesai.

Gambar 4. 23 Halaman dashboard


d) Halaman Pengaduan

Pada halaman pengaduan admin bisa melihat

pengaduan yang masuk serta bisa menghapus dan melihat

pegaduan dengan detail.


60

Gambar 4. 24 Halaman Pengaduan


e) Halaman Respon

Pada Halaman Responi admin bisa memberikan respon

terhadap pengaduan yang masuk ke dalam sitem sepertii

memberikan status dan menghapus pengaduan.

Gambar 4. 25 Halaman Respon


f) Halaman Registrasi

Pada Halaman user admin bisa menndaftarkan warga

agar bisa mengakses sistem pengaduan dan memberikan

akun pada warga yang suda di daftarkan.

Gambar 4. 26 Halaman Registrasi


61

g) Halaman User

Pada halaman user terdapat beberapa fitur di antaranya

untuk menentukan level petugas atau admin yang mengelola

sistem pada layanan pengaduan Masyarakat Desa

Gambar 4. 27 Halaman User


h) Halaman Dashboard Masyarakat

Pada halaman Dashboard Masyarakat, Masyarakat bisa

langsung meberikan laporan serta mengupload foto sesuai

laporan yang di masukan, dan bisa melihat daftar laporan

yang sudah di ajukan sebelumnya.

Gambar 4. 28 Halaman Dashboard Masyarakat


62

B. Flowchart Program

1. Flowchart program Login

Gambar 4. 29 Flowchart Program Login


2. Flowchart program pengaduan

Gambar 4. 30 Flowchart Program Pengaduan


63

3. Flowchart Sistem User

Gambar 4. 31 Flowchart Program User


4. Flowchart Laporan

Gambar 4. 32 Flowchart Laporan


64

4.3 Pengujian Sistem

Pengujian Program ini merupakan tahapan untuk melihat

apakah sistem yang di bangun apakah sesuai dengan konsep

yang di buat atau belum. Adapun metode pengujian program

pada layanan pengaduan online Masyarakat ini adalah metode

Blacx Box Testing. Metode ini di lakukan untuk mengetahui

apakah fitur yang di buat sudah berfungsi dengan baik sehingga

menghasilkan output yang seharusnya atau belum.

1. Halaman Login

Tabel 4. 5 Pengujian Halaman Login

NO Fungsi Skenario Validasi

1. Form Login Admin Password dan username Benar

Benar

2. Form Login user Username dan password Benar

salah
65

2. Pengujihan halaman registrasi

Tabel 4. 6 Pengujian Halaman Registrasi

No Fungsi Skenario Validasi

1. Form resgistrasi Mengklik menu Benar

registrsi

2 Form tambah data Mengklik menu Benar

masyarakat tambah

3 Form edit data Mengklik menu edit Benar

3. Pengujian halaman pengaduan

Tabel 4. 7 Pengujian Halaman Pengaduan

No Fungsi Skenario Validasi

1. Form pengaduan Mengklik menu pengaduan Benar

2. Form hapus Mengklik menu hapus Benar


66

4. Pengujian halaman respon

Tabel 4. 8 Pengujian Halaman Respon

No Fungsi Skenario Validasi

1 From Mengklik menu pengaduan Benar

pengaduan

2 Form Klik more untuk melihat pengaduan dan Benar

tanggapan menanggapi

3. Form hapus Klik menu hapus untuk menghapus Benar

tanggapan tanggapan

5. Halaman pengujian user

Tabel 4. 9 Pengujian Halaman User

No Fungsi Skenario Validasi

1. Form user Mengklik menu user Benar

2. Form tambah Mengklik menu tambah Benar

data user

3 Form edit Mengklik menu edit Benar

data
67

6. Pengujian halaman laporan

Tabel 4. 10 Pengujian Halaman Laporan

Noo Fungsi Skenario Bukti

1 Form laporan Mengklik menu laporan Benar

2 Form cetak Klik menu print untuk mencetak Benar

laporan laporan

7. Pengujian halaman logout

Tabel 4. 11 Pengujian Halaman Logout

Noo fungsi Keterangan bukti

1 Form Mengklik menu logout Benar

Logout
BAB V

PENUTUP

5.1 Kesimpulan

Berdasarkan hasil penelitian dan implementasi yang telah

dilakukan, dapat disimpulkan bahwa:

1. Sistem Informasi Pengaduan Masyarakat Berbasis Web yang

dibangun dapat memfasilitasi proses penyampaian keluhan

masyarakat secara lebih cepat, efisien, dan terstruktur tanpa

harus datang langsung ke kantor desa.

2. Sistem ini menyediakan berbagai fitur seperti pendaftaran

pengguna, pengajuan pengaduan, respon dari petugas,

pengelolaan data oleh admin, dan pencetakan laporan

pengaduan. Hal ini membantu meningkatkan kualitas

pelayanan publik di Desa Langko.

3. Pengujian sistem dengan metode Black Box Testing

menunjukkan bahwa seluruh fitur berjalan sesuai dengan

fungsinya. Sistem mampu menangani input, proses, dan output

pengaduan dengan benar.

4. Penerapan sistem ini memberikan manfaat nyata baik bagi

masyarakat sebagai pengguna layanan, admin kantor desa

sebagai pengelola data, maupun bagi instansi pendidikan

sebagai sarana implementasi ilmu mahasiswa dalam bidang

sistem informasi.

71
72

5.2 Saran

Penulis menyadari banyak kekurangan dalam pembuatan

skripsi ini, oleh sebab itu diharapkan kedepannya untuk peneliti

selanjutnya dapat mengembangkan sistem ini diantaranya:

1. Membuat dalam bentuk mobile, sehingga lebih mudah di akses

oleh masyarakat dimana saja.

2. Program yang telah dirancang saat ini harapannya dapat

dikembangkan lebih baik terutama pada fitur program sehingga

fitur tidak hanya membuat pengaduan, namun juga bisa

mengakses ke fitur evaluasi layanan masyarakat dengan

memberikan rating.

3. Desain program dan laporan yang masih sederhana agar terus

dikembangkan sehingga mempunyai banyak pilihan model atau

desain laporan.
73

DAFTAR PUSTAKA

Amelia S. , Donny A., Rukmanta J., & Yahya S. (2023). RANCANG

BANGUN SISTEM INFORMASI LAYANAN PENGADUAN

MASYARAKAT BERBASIS WEB PADA DESA

KARYASARI. iterasi Digital dalam Penanganan dan

Pencegahan Cyberbullying dan Cybercrime.

Fauyhi E. N., Rohmat, T, & mohamad S. A. (2021). RANCANG

BANGUN SISTEM INFORMASI PELAYAN PENGADUAN

MASYARAKAT BERBASIS WEB PADA DESA SUKADAMAI

KABUPATEN TANGERANG. Jurnal dinamika universitas

tangerang.

Mitha A., Andy H. J., & Lalu M. U. (2021). SISTEM INFORMASI

PENGADUAN LAYANAN PADA BPKAD PROVINSI NUSA

TENGGARA BARAT BERBASIS WEB. Jurnal Begawe

Teknologi Informasi (JBegaTI),

Muhammad R. W., Mokhamad R. R., & Muhammad E. R., (2023).

PELATIHAN SISTEM INFORMASI LAYANAN PENGADUAN

DAN SURVEI KEPUASAN DARING PADA DISDUKCAPIL

KOTA MARABAHAN. Jurnal Pengabdian Kepada

Masyarakat Vol.3, ,Hal. 58 – 66


74

Olha M., Satriadi D. A., & Siti A. U., (2022). SISTEM INFORMASI

LAYANAN PENGADUAN PERJUDIAN BERBASIS WEB.

Jurnal Informatika Upgris Vol. 8 Hal. 77-6.

Qitfirul D. C., Ade Eviyanti, Metatia I. M., & Yulian Findawati. (2024)

PERANCANGAN SISTEM INFORMASI LAYANAN SURAT

MENYURAT DAN PENGADUAN MASYARAKAT BERBASIS

WEB Journal of Technology and System Information,

Volume: 1, Nomor 1 , 2024, Hal : 86-102.

Anda mungkin juga menyukai