0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
3 tayangan4 halaman

Bindo

Diunggah oleh

intandolok99
Hak Cipta
© All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai PDF, TXT atau baca online di Scribd
0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
3 tayangan4 halaman

Bindo

Diunggah oleh

intandolok99
Hak Cipta
© All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai PDF, TXT atau baca online di Scribd

TUGAS 2

BAHASA INDONESIA(MKWN4108)

NAMA : AYU

KELAS : 4A

NIM :878270163

PRODI :PENDIDIKAN GURU DISD

SALUT ASAHAN

UNIVERSITAS TERBUKA

TAHUN PE LAJARAN 2025/2026


[Link] artikel di atas, jawablah pertanyaan berikut!

1. Tuliskankah judul artikel yang tepat untuk tulisan/naskah tersebut!

Judul Artikel yang Tepat Melihat fokus tulisan pada kekayaan alam, kepunahan bahasa
daerah, dan nilai luhur peribahasa, judul yang tepat adalah:

"Menjaga Warisan Intelektual: Ancaman Kepunahan Bahasa Daerah dan Kearifan


Peribahasa Indonesia"

2. Temukankah dan beri tanda (warnai) bagian-bagian tulisan yang


merupakan kutipan!

Bagian Tulisan yang Merupakan Kutipan Berikut adalah bagian-bagian yang mengandung
kutipan (ditandai dengan format miring dan tebal):

 "...jumlah suku bangsa terbesar kedua di dunia setelah India ([Link])."


 "Nabila Oudri menyitir 718 bahasa daerah di Indonesia sebagian besar kondisinya
terancam punah dan kritis."
 "Secara rinci ditulis bahwa 25 dari 718 terancam punah, enam kritis, dan 11
bahasa sudah dinyatakan punah ([Link])."
 "KBBI (kamus besar bahasa Indonesia); peribahasa adalah ungkapan atau
kalimat ringkas padat, berisi perbandingan, perumpamaan, nasihat, prinsip
hidup atau aturan tingkah laku."
 "Yudhistira, Lenin, dan Irawan (2022: 44-45) mengutip beberapa sumber;
Peribahasa berupa rumusan dari kebijakan masyarakat yang menunjukkan
adanya sifat waspada lan eling yang berkaitan dengan moral dan kebajikan
hidup..."

3. Perbaikilah penulisan kutipan yang ditulis secara tidak tepat!

Perbaikan Penulisan Kutipan Beberapa kutipan dalam teks belum memenuhi standar
penulisan ilmiah (seperti APA atau EYD). Berikut perbaikannya:

1. Kutipan dari laman web:


o Salah: ...setelah India ([Link]).
o Benar: ...setelah India (Liputan6, 2024). (Catatan: Seharusnya mencantumkan
nama penulis/lembaga dan tahun).
2. Kutipan dari KBBI:
o Salah: KBBI (kamus besar bahasa Indonesia); peribahasa adalah...
o Benar: Menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI), peribahasa adalah
ungkapan atau kalimat ringkas padat, berisi perbandingan, perumpamaan,
nasihat, prinsip hidup, atau aturan tingkah laku.
3. Kutipan tidak langsung:
o Salah: ...menyitir 718 bahasa daerah di Indonesia sebagian besar kondisinya
terancam punah dan kritis.
o Benar: Oudri (dalam [Link]) menyatakan bahwa sebagian
besar dari 718 bahasa daerah di Indonesia berada dalam kondisi terancam
punah dan kritis.
2) Buat/susun daftar pustaka berdasarkan kutipan tersebut dengan
benar!

Daftar Pustaka

Berdasarkan referensi dalam teks, berikut adalah susunan daftar pustakanya (format APA):

 Itjen Kemendikbud. (Tahun Terbit). Judul Artikel yang Dikutip. Diambil dari
[Link]
 Liputan6. (Tahun Terbit). Judul Berita yang Dikutip. Diambil dari
[Link]
 Yudhistira, Lenin, & Irawan. (2022). Judul Buku/Karya Ilmiah. Kota Penerbit: Nama
Penerbit.
 Badan Pengembangan dan Pembinaan Bahasa. (2016). Kamus Besar Bahasa
Indonesia Edisi Kelima. Jakarta: Balai Pustaka.

Jawablah pertanyaan-pertanyaan berikut!

1. Bagaimana keadaan bahasa daerah kita (Indonesia) berdasarkan isi


teks tersebut?

Jawaban Pertanyaan Isi Teks

Bagaimana keadaan bahasa daerah kita (Indonesia) berdasarkan isi teks tersebut?
Berdasarkan teks, kondisi bahasa daerah di Indonesia saat ini sangat memprihatinkan dan
terancam. Dari total 718 bahasa daerah, banyak di antaranya berada dalam status kritis.
Secara spesifik, 25 bahasa terancam punah, 6 bahasa dalam kondisi kritis, dan 11 bahasa
sudah dinyatakan punah. Hal ini berisiko melenyapkan kekayaan intelektual dan nilai luhur
yang terkandung di dalamnya.

2. Tuliskan peribahasa yang Saudara ketahui selain peribahasa yang


terdapat di dalam modul!

Berikut adalah beberapa peribahasa Indonesia beserta maknanya:

1. Air tenang menghanyutkan: Orang yang pendiam biasanya memiliki banyak


pengetahuan atau bisa saja membahayakan.
2. Bagai pungguk merindukan bulan: Mengharapkan sesuatu yang sangat sulit atau
tidak mungkin tercapai.
3. Berat sama dipikul, ringan sama dijinjing: Pekerjaan yang dilakukan bersama-
sama akan terasa lebih mudah.
4. Tong kosong nyaring bunyinya: Orang yang banyak bicara biasanya tidak memiliki
banyak ilmu atau kemampuan.
5. Ada udang di balik batu: Ada maksud tersembunyi di balik suatu perbuatan.

Anda mungkin juga menyukai